Tag: viral

  • Video Viral Dua Remaja SMP Mezum di Kuburan Cina Jember

    Peristiwa tak pantas terjadi di kawasan Pemakaman Cina, Jember, Jawa Timur, melibatkan dua remaja yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). Tindakan mereka terekam dalam video berdurasi 1 menit 25 detik, yang kemudian menjadi viral di media sosial.

    Dalam video viral yang didapat dari link sosial media tersebut, seorang remaja laki-laki dan perempuan terlihat sedang berbuat tak senonoh di area pemakaman yang berlokasi di Jalan Teratai, Kelurahan Kaliwates, Kecamatan Kaliwates. Momen itu berakhir ketika warga memergoki keduanya. Sang remaja laki-laki segera diamankan, sementara pasangannya berhasil melarikan diri.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku laki-laki berinisial IF, berusia 13 tahun, dan merupakan warga setempat. Kejadian ini dibenarkan oleh Hermanto (35), petugas pemakaman. Ia menyebut bahwa insiden tersebut terjadi sekitar seminggu yang lalu, tepatnya pada sore hari.

    “Peristiwa itu benar terjadi di sini, tetapi saya tidak terlalu mengenal pelakunya. Kejadiannya sore hari sekitar seminggu lalu,” ujar Hermanto, Sabtu (21/12/2024).

    Baca Juga: Video Viral Audrey Davis 1 Menit 36 Detik Banyak Yang Unduh [Cek Disini]

    Lokasi Pemakaman Sering Digunakan untuk Pacaran

    Hermanto menambahkan bahwa area pemakaman sering dijadikan tempat berkumpul oleh pasangan muda, terutama pelajar. Meskipun ia telah berulang kali mengingatkan, aksi serupa masih kerap terjadi.

    “Tempat ini memang sering digunakan untuk pacaran, terutama oleh anak-anak SMP dan SMA. Suasananya memang sejuk, sehingga mereka suka bersembunyi di sini,” ungkapnya.

    Ia menjelaskan bahwa aktivitas tersebut biasanya terjadi setelah jam sekolah, baik siang maupun sore hari. Namun, menurutnya, pada malam hari jarang ada yang datang karena takut.

    “Saat siang, terutama setelah pulang sekolah atau setelah dzuhur, mereka sering ke sini. Kalau malam, hampir tidak ada karena mereka takut,” jelas Hermanto.

    Baca Juga: Viral Link Video Syur Diduga Melibatkan Azizah Salsha Gegerkan Media Sosial

    Harapan Patroli Kembali Dilakukan

    Hermanto juga mengungkapkan bahwa sebelumnya ada patroli rutin dari Satpol PP di area tersebut. Kehadiran petugas membuat lokasi menjadi lebih aman dan aktivitas tak pantas berkurang. Namun, patroli tersebut telah dihentikan beberapa bulan terakhir.

    “Saat patroli aktif, suasana lebih kondusif dan kejadian seperti ini jarang terjadi. Sekarang patroli jarang dilakukan, sehingga kejadian seperti ini kembali muncul. Semoga patroli bisa diadakan lagi,” tutupnya.

  • Netizen Temukan Link Video Viral 12 Menit Lydia onic

    Baru-baru ini, internet diramaikan oleh kabar tentang link video viral Lydia Onic. Berita ini beredar di berbagai platform media sosial, terutama di X (dulu dikenal sebagai Twitter), serta Telegram. Banyak warganet penasaran mengenai kebenaran video yang disebut-sebut melibatkan Lydia, Brand Ambassador (BA) dari Onic Esports untuk game Mobile Legends Bang Bang. Namun, hingga saat ini, belum ada bukti atau pernyataan resmi yang memastikan keaslian video tersebut.

    Spekulasi ini tampaknya lebih didorong oleh rasa ingin tahu pengguna media sosial, sementara keberadaan atau keabsahan video itu sendiri belum tervalidasi. Salah satu akun X yang membahas topik ini adalah @EldridgeGi79303, yang menulis, “Viral, kabar tentang link video 12 menit 13 detik Lydia Onic ramai dibicarakan di medsos, apakah benar?” Postingan ini menarik banyak perhatian, memicu diskusi di kalangan warganet. Lydia sendiri di akun Instagramnya juga menerima banyak pertanyaan serupa, meski hingga kini belum ada klarifikasi langsung dari pihaknya.

    Mengenal Lydia Onic

    Lydia Setiawan, yang dikenal luas sebagai Lydia Onic, adalah sosok populer di dunia eSports dan media sosial. Lahir pada 24 Juli 2004 di Samarinda, Kalimantan Timur, ia mulai bergabung dengan Onic Esports sebagai Brand Ambassador sejak November 2021. Dengan kepribadiannya yang energik dan karismatik, Lydia menjadi idola bagi banyak penggemar, khususnya generasi muda penggemar game. Melalui Instagram dan TikTok, Lydia sering membagikan kesehariannya serta aktivitasnya sebagai BA Onic, menjadikannya figur yang disukai banyak pengikutnya.

    Menanggapi Kabar Viral

    Banyak orang menilai isu video viral seperti ini sebaiknya tidak terlalu dianggap serius. Sering kali, kabar viral seperti ini muncul dari spekulasi atau keisengan di media sosial yang tidak didukung bukti kuat. Sebagai figur publik, Lydia bisa saja menjadi target rumor yang tidak jelas sumbernya. Untuk para penggemar Lydia dan pengguna media sosial pada umumnya, penting untuk menanggapi berita semacam ini dengan bijak dan menahan diri untuk tidak ikut menyebarkannya tanpa memastikan kebenarannya terlebih dahulu.

  • Kasus Video Syur Audrey Davis: Fakta Baru dan Pengakuan Pemeran Wanita

    Kasus video syur yang melibatkan Audrey Davis, putri dari musisi terkenal Indonesia David Bayu alias David Naif, terus menarik perhatian publik. Dalam perkembangan terbaru, Audrey mengakui bahwa dirinya adalah wanita dalam video viral tersebut. Pengakuan ini menambah dimensi baru dalam penyelidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian.

    Pada hari Rabu, 7 Agustus 2024, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Ade Safri Simanjuntak, memberikan keterangan resmi kepada wartawan mengenai status kasus ini. “Dari keterangan saksi AD, penyidik memperoleh beberapa informasi baru yang akan didalami lebih lanjut dalam penyidikan kasus ini,” ujarnya. Kombes Ade Safri juga mengungkapkan bahwa Audrey telah menyerahkan barang bukti kepada penyidik untuk dianalisis lebih lanjut.

    Meskipun demikian, pihak kepolisian belum dapat memerinci lebih jauh mengenai bukti baru tersebut. “Kami akan memberikan update perkembangan kasus ini. Saat pemeriksaan saksi AD, dia juga menyerahkan beberapa dokumen kepada penyidik yang akan dianalisis terkait dugaan tindak pidana yang terjadi,” jelas Kombes Ade Safri.

    Pengakuan Audrey Davis dan Penyelidikan Lanjutan

    Audrey Davis, dengan didampingi pengacaranya Sandi Arifin dan ayahnya David Bayu, menghadiri pemeriksaan lanjutan di Subdirektorat Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. Pemeriksaan ini berlangsung selama tiga jam, mulai pukul 14.00 WIB hingga 17.00 WIB. Sebelumnya, Audrey tiba di lokasi pukul 13.45 WIB.

    Dalam pemeriksaan tersebut, Audrey menerima 27 pertanyaan dari penyidik terkait dugaan tindak pidana dalam kasus video syur. “Saksi AD mengakui bahwa sosok wanita dalam video tersebut adalah dirinya,” ungkap Kombes Ade Safri. Pemeriksaan ini merupakan bagian dari rangkaian tindakan yang sudah dilakukan oleh pihak kepolisian, termasuk penangkapan dua orang tersangka yang diduga bertindak sebagai penyebar video tersebut.

    Penetapan Tersangka dan Upaya Hukum

    Pihak kepolisian telah menetapkan dua tersangka, yakni MRS (22) dan JE (35), yang diduga berperan dalam penyebaran video syur tersebut. Keduanya dijerat dengan Pasal 27 ayat (1) juncto Pasal 45 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE. Selain itu, mereka juga dikenai Pasal 4 ayat (1) juncto Pasal 29 dan/atau Pasal 7 juncto Pasal 33 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008.

    Dalam kasus ini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan apakah pemeran pria dalam video tersebut merupakan penyebar pertama atau bukan. Kombes Ade Safri menegaskan bahwa proses penyidikan akan dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel. “Nanti kami akan memberikan update. Penyelidikan sedang kami lakukan,” tegasnya.

    Baca Juga: Pemeriksaan Audrey Davis Terkait Dugaan Video Syur: Pengacara Ungkap Kondisi Terkini

    Dukungan Keluarga dan Pendapat Publik

    Kasus Video Syur Audrey Davis: Fakta Baru dan Pengakuan Pemeran Wanita
    Audrey davis dan David Bayu setelah pemeriksaan

    Di tengah sorotan media, dukungan dari keluarga menjadi sumber kekuatan bagi Audrey Davis. David Bayu, ayah Audrey, menegaskan dukungannya terhadap putrinya. “Selalu support untuk anak. Intinya selalu support untuk anak. Mohon doanya,” ujar David kepada wartawan.

    Kasus ini juga menimbulkan diskusi publik mengenai dampak dan konsekuensi penyebaran konten sensitif di era digital. Banyak pihak menyerukan pentingnya kesadaran akan privasi dan penggunaan media sosial secara bertanggung jawab.

    Penyelidikan kasus video syur ini masih berlangsung, dan pihak kepolisian terus bekerja untuk mengungkap kebenaran serta memastikan bahwa proses hukum berjalan sesuai aturan. Kombes Ade Safri menutup pernyataannya dengan janji untuk memberikan informasi terkini kepada publik seiring perkembangan kasus ini.

  • Pemeriksaan Audrey Davis Terkait Dugaan Video Syur: Pengacara Ungkap Kondisi Terkini

    Pada hari Selasa, 6 Agustus 2024, Audrey Davis, anak dari musisi David Bayu atau yang lebih dikenal dengan nama David “Naif”, menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya terkait dugaan keterlibatannya dalam video syur yang tengah menjadi sorotan publik. Pengacara Audrey, Sandi Arifin, memberikan klarifikasi mengenai status hukum kliennya serta kondisi terkini yang dialaminya.

    Status Audrey Masih Sebagai Saksi

    Sandi Arifin menegaskan bahwa saat ini Audrey Davis berstatus sebagai saksi dalam kasus tersebut. “Untuk statusnya saat ini masih saksi, tetapi yang jelas bisa dipertanyakan kepada penyidik kepolisian ya,” ujar Sandi Arifin ketika ditemui di Polda Metro Jaya. Ia juga menjelaskan bahwa dirinya baru saja menerima surat kuasa dari David “Naif” untuk mewakili putrinya dalam kasus ini. “Karena kita baru mendapatkan surat kuasa dan juga pemeriksaan belum masuk ke materi lebih lanjut. Jadi kami minta waktu untuk mempelajari, mungkin besok bisa lebih detail kita sampaikan,” tambahnya.

    Kondisi Audrey Masih Tertekan

    Sandi Arifin mengungkapkan bahwa Audrey mengalami kondisi syok akibat situasi yang dihadapinya saat ini. Ia mengapresiasi pihak kepolisian yang memahami kondisi psikologis Audrey yang masih membutuhkan waktu untuk menenangkan diri sebelum memberikan keterangan lebih lanjut. “Mungkin masih syok dan juga masih butuh waktu untuk memberikan keterangan,” kata Sandi. “Kami meminta secara resmi tadi untuk menunda atau pun meminta pemeriksaan menjadi besok siang karena klien kami juga kondisinya masih belum fit dan masih belum siap,” jelasnya lebih lanjut.

    Sayangnya, Sandi Arifin belum dapat memberikan komentar lebih jauh mengenai dugaan video syur tersebut. “Nanti, ya. Mungkin karena kita juga baru beberapa pertanyaan dan kita minta ditunda pemeriksaan lebih lanjut, karena alasan kesehatan klien kami. Mungkin baru besok kita jelaskan,” tandasnya.

    Pemeriksaan Singkat Karena Kondisi Kesehatan

    Pemeriksaan terhadap Audrey Davis di Polda Metro Jaya tidak berlangsung lama. Direskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Ade Safri Simanjuntak, menyatakan bahwa pemeriksaan dimulai sekitar pukul 16.30 WIB dan berakhir pukul 17.10 WIB dengan total enam pertanyaan yang diajukan kepada Audrey. “Dikarenakan kondisi kesehatan saksi AD tidak memungkinkan untuk dilanjutkan pemeriksaan pada hari ini, maka pemeriksaan terhadap yang bersangkutan ditutup atau selesai pada pukul 17.10 WIB,” tutur Kombes Ade Safri.

    Hingga kini, belum ada kepastian mengenai jadwal pemeriksaan lanjutan terhadap Audrey. Pihak kepolisian masih mempertimbangkan kondisi kesehatan Audrey sebelum melanjutkan proses hukum lebih lanjut.

    Penangkapan Pelaku Penyebar Video

    Sementara itu, pihak kepolisian telah berhasil menangkap dua orang pelaku yang diduga terlibat dalam penyebaran video asusila yang diduga diperankan oleh Audrey. Kedua pelaku tersebut berinisial MRS (22) dan JE (35). Penangkapan ini didasarkan pada laporan polisi dengan nomor LP/B/3944/VII/2024 tertanggal 12 Juli 2024 dan LP/B/4343/VII/2024 tertanggal 29 Juli 2024.

    Tersangka JE diketahui sebagai pemilik akun X (Twitter) dengan username @HwanDongZhou yang digunakan untuk menyebarkan video tersebut. Sementara itu, MRS mengaku sebagai admin serta pengelola channel Telegram yang digunakan untuk mendistribusikan konten video asusila. “Tersangka mengiklankan konten video pornografi, salah satunya video yang diduga melibatkan anak seorang musisi, melalui channel Telegram milik tersangka,” ungkap pihak kepolisian.

    Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 27 Ayat (1) Juncto Pasal 45 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan/atau Pasal 4 Ayat (1) Jo Pasal 29 dan/atau Pasal 7 Jo Pasal 33 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.

  • 30+ Bahasa Gaul yang Viral pada Tahun 2024: Makna dan Contohnya

    Perkembangan bahasa gaul di kalangan anak muda Indonesia semakin pesat. Bahasa gaul adalah sebuah fenomena linguistik yang mencerminkan dinamika sosial dan budaya di masyarakat. 

    Tahun ini, berbagai istilah dan frasa baru muncul dan menjadi viral, terutama di media sosial. Artikel ini akan membahas beberapa bahasa gaul yang populer di tahun 2024 beserta contohnya, serta bagaimana fenomena ini mempengaruhi komunikasi sehari-hari.

    Mengapa Bahasa Gaul Begitu Populer?

    Bahasa gaul menjadi populer karena beberapa alasan:

    1. Ekspresi Identitas: Bahasa gaul sering digunakan oleh anak muda untuk mengekspresikan identitas mereka. Dengan menggunakan istilah-istilah baru, mereka merasa lebih terkoneksi dengan kelompok sebaya.
    2. Pengaruh Media Sosial: Platform seperti TikTok, Instagram, dan Twitter memainkan peran besar dalam menyebarkan bahasa gaul. Video pendek dan meme menjadi alat utama dalam mempopulerkan istilah-istilah baru.
    3. Kreativitas: Anak muda senang bereksperimen dengan bahasa. Mereka menggabungkan kata-kata, mengubah makna, dan menciptakan istilah baru yang unik dan lucu.
    4. Kebutuhan untuk Berkomunikasi Lebih Cepat: Bahasa gaul sering kali merupakan bentuk singkatan atau akronim yang memudahkan dan mempercepat komunikasi.

    Bahasa Gaul Viral 2024

    Bahasa gaul terbaru

    Berikut adalah beberapa istilah gaul populer yang sering digunakan, lengkap dengan penjelasannya.

    1. FOMO (Fear of Missing Out)

    Pengertian:
    FOMO adalah singkatan dari “Fear of Missing Out,” yang menggambarkan rasa takut atau cemas akan ketinggalan tren, acara, atau informasi terbaru yang dianggap penting oleh banyak orang.

    Contoh Penggunaan:
    Seseorang yang sering merasa tidak nyaman jika tidak bisa hadir di acara-acara sosial, seperti konser atau pesta, atau tidak mengikuti tren terbaru di media sosial.

    Dampak Psikologis:
    FOMO dapat mempengaruhi kesehatan mental seseorang, meningkatkan kecemasan, dan menciptakan tekanan sosial untuk selalu ‘terhubung’ dengan dunia luar.

    Baca Juga: Apa Itu FOMO: Penyebab dan Dampak pada Kesehatan Mental

    2. Backingan

    Pengertian:
    Backingan merujuk pada bantuan atau dukungan yang diberikan kepada seseorang, terutama saat mereka berada dalam situasi sulit atau kontroversial.

    Contoh Penggunaan:
    Dalam dunia selebriti, backingan sering diberikan oleh penggemar yang setia untuk mendukung idola mereka ketika menghadapi kritik publik.

    Signifikansi:
    Backingan dapat berfungsi sebagai penguat moral dan kepercayaan diri seseorang, menunjukkan bahwa mereka tidak sendirian dalam menghadapi masalah.

    3. Sasimo (Sana Sini Mau)

    Pengertian:
    Sasimo adalah singkatan dari “Sana Sini Mau,” yang menggambarkan seseorang yang supel dan mudah bergaul, sering kali memiliki banyak teman dari berbagai kalangan.

    Contoh Penggunaan:
    Orang yang dikenal sebagai sasimo cenderung memiliki jaringan pertemanan yang luas dan sering diundang ke berbagai acara sosial.

    Keuntungan Sosial:
    Sasimo bisa mendapatkan banyak kesempatan baru dan memperluas jaringan sosial mereka, namun bisa juga menimbulkan persepsi negatif jika dianggap terlalu berusaha untuk disukai.

    4. Salty

    Pengertian:
    Salty adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan perasaan kesal atau jengkel terhadap suatu situasi atau orang lain.

    Contoh Penggunaan:
    Seorang gamer yang mengalami kekalahan dalam permainan mungkin merasa salty terhadap lawannya.

    Asal Usul:
    Istilah ini berasal dari bahasa Inggris yang berarti ‘asin’, dan digunakan untuk menggambarkan rasa yang tidak menyenangkan.

    5. Red Flag dan Green Flag

    Red Flag:
    Red flag adalah istilah yang menunjukkan tanda peringatan atau indikasi bahwa sebuah hubungan atau situasi memiliki potensi bahaya atau masalah serius.

    Green Flag:
    Sebaliknya, green flag adalah tanda positif yang menunjukkan bahwa sebuah hubungan atau situasi dianggap sehat dan mendukung.

    Contoh Penggunaan:
    Dalam konteks hubungan asmara, red flag bisa berupa perilaku manipulatif, sedangkan green flag bisa berupa komunikasi yang jujur dan saling mendukung.

    Baca Juga: Apa Arti Red Flag, Ini Tanda-Tandanya!

    6. Pick Me Girl/Boy

    Pengertian:
    Istilah ini menggambarkan seseorang yang berusaha keras untuk menonjol atau mendapatkan perhatian dengan cara tertentu agar dipilih atau dianggap istimewa oleh orang lain.

    Contoh Penggunaan:
    Pick me girl/boy sering menunjukkan perilaku yang mengesankan bahwa mereka berbeda atau lebih baik daripada orang lain untuk menarik perhatian.

    Dampak Sosial:
    Meskipun perilaku ini bisa efektif dalam mendapatkan perhatian, seringkali juga menimbulkan kritik karena dianggap manipulatif.

    7. Yellow Flag

    Pengertian:
    Yellow flag adalah tanda awal yang perlu diwaspadai dalam menjalin hubungan dengan seseorang, meskipun tidak seberbahaya red flag, tetap membutuhkan perhatian.

    Contoh Penggunaan:
    Seseorang yang menunjukkan perilaku tidak konsisten atau tidak tegas dalam hubungan mungkin menunjukkan yellow flag.

    Pentingnya Kesadaran:
    Memahami yellow flag dapat membantu mencegah masalah yang lebih besar di masa depan dalam suatu hubungan.

    8. Sokin (So Akrab)

    Pengertian:
    Sokin adalah singkatan dari “so akrab,” yang menggambarkan kedekatan yang terjalin dengan cepat antara dua orang, seringkali baru dikenal.

    Contoh Penggunaan:
    Sokin sering terjadi di lingkungan pergaulan baru, di mana orang cepat merasa dekat meskipun belum saling mengenal lama.

    Manfaat dan Risiko:
    Meskipun dapat membantu dalam membangun jaringan sosial dengan cepat, sokin juga bisa membuat seseorang terlihat tidak tulus.

    9. OOT (Out of Topic)

    Pengertian:
    OOT adalah singkatan dari “Out of Topic,” yang menunjukkan pembicaraan yang keluar dari topik utama yang sedang dibahas.

    Contoh Penggunaan:
    Dalam diskusi formal, sering kali peserta dianggap OOT jika menyimpang dari agenda yang telah ditetapkan.

    Pentingnya Fokus:
    Menjaga pembicaraan agar tetap fokus pada topik utama penting untuk menjaga efisiensi dan efektivitas diskusi.

    10. Flexing

    Pengertian:
    Flexing mengacu pada tindakan memamerkan sesuatu, sering kali untuk mendapatkan pengakuan atau perhatian dari orang lain.

    Contoh Penggunaan:
    Orang yang memamerkan barang-barang mewah di media sosial sering disebut sedang melakukan flexing.

    Pengaruh Sosial:
    Fenomena ini dapat menciptakan tekanan sosial untuk tampil lebih ‘sukses’ atau ‘kaya’ daripada yang sebenarnya, sering kali mendorong konsumerisme berlebihan.

    11. Cringe

    Pengertian:
    Cringe menggambarkan perasaan tidak nyaman atau jijik terhadap sesuatu yang dianggap memalukan atau canggung.

    Contoh Penggunaan:
    Video atau perilaku yang dianggap tidak pantas atau terlalu berlebihan bisa menimbulkan reaksi cringe.

    Asal Usul:
    Istilah ini berasal dari bahasa Inggris yang berarti meringis, menggambarkan reaksi fisik terhadap rasa malu.

    12. HTS (Hubungan Tanpa Status)

    Pengertian:
    HTS adalah singkatan dari “Hubungan Tanpa Status,” yang menggambarkan hubungan antara dua orang yang tidak memiliki status resmi, seperti pacaran.

    Contoh Penggunaan:
    Dua orang yang sering menghabiskan waktu bersama tetapi tidak menyatakan hubungan mereka secara resmi dianggap menjalani HTS.

    Dinamika HTS:
    HTS seringkali rumit dan dapat menimbulkan kebingungan atau rasa tidak aman jika tidak ada kesepakatan yang jelas antara kedua belah pihak.

    13. IDK (I Don’t Know)

    Pengertian:
    IDK adalah singkatan dari “I Don’t Know,” digunakan untuk menunjukkan ketidakpahaman atau ketidaktahuan seseorang tentang suatu hal.

    Contoh Penggunaan:
    Ketika ditanya tentang rencana ke depan dan tidak memiliki jawaban pasti, seseorang mungkin berkata, “IDK.”

    Relevansi Dalam Percakapan:
    Menggunakan IDK dapat memberikan kesan jujur dalam komunikasi, tetapi juga bisa menunjukkan kurangnya persiapan.

    14. Kane

    Pengertian:
    Kane adalah singkatan dari “enak,” digunakan untuk menyatakan kesukaan atau kenikmatan terhadap sesuatu.

    Contoh Penggunaan:
    Seseorang yang menikmati hidangan lezat mungkin berkomentar, “Makanan ini kane banget!”

    Fungsi Ekspresif:
    Istilah ini menunjukkan penilaian positif terhadap suatu pengalaman, sering digunakan dalam konteks informal.

    15. Sabi

    Pengertian:
    Sabi adalah singkatan dari “bisa,” yang menunjukkan kemampuan atau keahlian seseorang untuk melakukan sesuatu.

    Contoh Penggunaan:
    Ketika ditanya apakah bisa menyelesaikan tugas tertentu, seseorang mungkin menjawab, “Sabi lah!”

    Konotasi Positif:
    Sabi sering digunakan untuk mengekspresikan kepercayaan diri dan kemampuan yang dimiliki seseorang.

    16. ASAP (As Soon As Possible)

    Pengertian:
    ASAP adalah singkatan dari “As Soon As Possible,” digunakan untuk menunjukkan urgensi atau kebutuhan untuk melakukan sesuatu secepat mungkin.

    Contoh Penggunaan:
    Dalam lingkungan kerja, seorang manajer mungkin meminta laporan untuk diselesaikan ASAP.

    Pentingnya Kecepatan:
    Istilah ini menekankan pentingnya respons cepat dalam berbagai konteks, terutama dalam situasi yang mendesak.

    17. Sokab (So Akrab)

    Pengertian:
    Sokab adalah singkatan dari “so akrab,” menggambarkan kedekatan yang terjalin secara cepat dan spontan, mirip dengan istilah sokin.

    Contoh Penggunaan:
    Dua orang yang baru bertemu di sebuah acara dan langsung merasa sangat dekat disebut sokab.

    Aspek Sosial:
    Sokab menunjukkan keterbukaan dan kemampuan beradaptasi dalam situasi sosial baru, meskipun bisa dianggap berlebihan oleh sebagian orang.

    18. POV (Point Of View)

    Pengertian:
    POV adalah singkatan dari “Point Of View,” yang merujuk pada sudut pandang atau cara pandang seseorang terhadap suatu situasi atau peristiwa.

    Contoh Penggunaan:
    Dalam dunia konten, video atau tulisan sering diberi label POV untuk menunjukkan bahwa isinya dilihat dari perspektif tertentu.

    Nilai Perspektif:
    Memahami berbagai POV dapat memperkaya pemahaman dan toleransi terhadap pandangan yang berbeda.

    19. A6 (Asik)

    Pengertian:
    A6 adalah singkatan dari “Asik,” yang digunakan untuk menggambarkan kesenangan atau kepuasan terhadap suatu pengalaman atau situasi.

    Contoh Penggunaan:
    Ketika menikmati waktu berkumpul dengan teman, seseorang mungkin berkomentar, “Acara ini a6 banget!”

    Ekspresi Positif:
    Istilah ini menunjukkan apresiasi dan kebahagiaan dalam konteks sosial atau pengalaman pribadi.

    20. Nolep (No Life)

    Pengertian:
    Nolep adalah singkatan dari “No Life,” yang menggambarkan keadaan hidup yang dianggap monoton atau kurang bermakna, biasanya karena terlalu fokus pada satu aspek, seperti bermain game.

    Contoh Penggunaan:
    Seseorang yang menghabiskan seluruh waktu di depan komputer tanpa aktivitas sosial lainnya mungkin disebut nolep.

    Implikasi Sosial:
    Istilah ini sering digunakan secara bercanda namun juga mengingatkan tentang pentingnya keseimbangan dalam kehidupan sehari-hari.

    21. PANSOS (Panjat Sosial)

    Pengertian:
    PANSOS adalah singkatan dari “panjat sosial,” menggambarkan usaha berlebihan untuk meningkatkan status sosial atau popularitas di media sosial.

    Contoh Penggunaan:
    Memamerkan kehidupan glamor di Instagram untuk mendapatkan lebih banyak pengikut adalah salah satu contoh pansos.

    Konsekuensi Sosial:
    PANSOS dapat memberikan dampak negatif, seperti menimbulkan persepsi palsu tentang kehidupan seseorang dan meningkatkan tekanan sosial.

    22. Clingy

    Pengertian:
    Clingy adalah istilah yang menggambarkan seseorang yang terlalu membutuhkan perhatian atau ketergantungan pada orang lain, terutama dalam hubungan personal.

    Contoh Penggunaan:
    Pasangan yang selalu ingin bersama dan merasa cemas saat berpisah sebentar mungkin dianggap clingy.

    Keseimbangan Hubungan:
    Menjadi clingy bisa menjadi tantangan dalam hubungan, karena dapat menyebabkan ketidakseimbangan antara kebutuhan pribadi dan kebebasan.

    23. Virtual

    Pengertian:
    Virtual merujuk pada hubungan yang terjalin secara online melalui media sosial atau platform digital lainnya.

    Contoh Penggunaan:
    Persahabatan yang terbentuk di dunia maya, seperti melalui game online atau media sosial, disebut sebagai hubungan virtual.

    Era Digital:
    Virtual menjadi semakin umum dalam era digital saat ini, menawarkan kemudahan komunikasi, meskipun seringkali menghadapi tantangan dalam hal keaslian dan kepercayaan.

    24. Damage

    Pengertian:
    Damage adalah istilah yang menggambarkan rasa kagum atau terpesona terhadap seseorang atau sesuatu yang dianggap sangat menarik.

    Contoh Penggunaan:
    Melihat penampilan seorang selebriti di karpet merah bisa membuat seseorang berkata, “Wah, damage banget!”

    Dampak Sosial:
    Istilah ini mencerminkan apresiasi dan pengaruh kuat yang bisa dimiliki seseorang atau sesuatu terhadap orang lain.

    25. YTTA (Yang Tau Tau Aja)

    Pengertian:
    YTTA adalah singkatan dari “Yang Tau Tau Aja,” yang merujuk pada informasi atau pengetahuan yang hanya diketahui oleh kelompok tertentu.

    Contoh Penggunaan:
    Dalam lingkup pertemanan, YTTA sering digunakan untuk membahas topik yang hanya dipahami oleh anggota kelompok yang sama.

    Eksklusivitas:
    YTTA menciptakan rasa kebersamaan dan keunikan di antara orang-orang yang memiliki pemahaman atau pengalaman yang sama.

    26. Taylor

    Pengertian:
    Taylor merujuk pada penggemar Taylor Swift yang sering berinteraksi dan berdiskusi di media sosial, menunjukkan dukungan dan kesetiaan mereka terhadap penyanyi tersebut.

    Contoh Penggunaan:
    Para Taylor biasanya membahas rilis lagu baru atau berbagi pengalaman konser di platform media sosial.

    Budaya Penggemar:
    Taylor mencerminkan fenomena fandom, di mana penggemar terlibat aktif dalam komunitas online dan berbagi minat yang sama.

    27. Skena

    Pengertian:
    Skena adalah istilah yang menggambarkan grup atau komunitas dengan minat atau kesukaan yang sama, seringkali dalam konteks musik, seni, atau subkultur lainnya.

    Contoh Penggunaan:
    Skena musik indie di kota besar sering kali menciptakan ruang bagi musisi lokal untuk berkumpul dan berbagi karya.

    Kontribusi Budaya:
    Skena berperan penting dalam memperkaya keragaman budaya dan memberikan platform bagi ekspresi kreatif.

    28. Katrok

    Pengertian:
    Katrok menggambarkan seseorang atau perilaku yang dianggap ketinggalan zaman atau norak, sering kali dalam konteks fashion atau teknologi.

    Contoh Penggunaan:
    Seseorang yang masih menggunakan teknologi usang mungkin disebut katrok oleh teman-temannya.

    Konotasi Negatif:
    Istilah ini sering digunakan untuk mengkritik kurangnya penyesuaian terhadap perkembangan zaman, meskipun bisa dianggap merendahkan.

    29. Second Choice

    Pengertian:
    Second choice adalah istilah yang merujuk pada pilihan kedua dalam sebuah hubungan atau situasi, sering kali dianggap kurang diinginkan.

    Contoh Penggunaan:
    Dalam hubungan asmara, seseorang yang merasa dipilih hanya karena pilihan pertama tidak tersedia mungkin merasa seperti second choice.

    Pentingnya Keputusan:
    Istilah ini mengingatkan tentang pentingnya membuat pilihan berdasarkan keinginan dan nilai pribadi, bukan hanya sebagai alternatif.

    30. Tipis-tipis

    Pengertian:
    Tipis-tipis adalah ungkapan yang digunakan untuk menggambarkan melakukan sesuatu secara perlahan atau sedikit demi sedikit, sering kali dalam konteks bersenang-senang.

    Contoh Penggunaan:
    Menghabiskan waktu santai dengan minum kopi di sore hari sambil berbincang-bincang dengan teman disebut tipis-tipis.

    Gaya Hidup Santai:
    Tipis-tipis mencerminkan pendekatan santai dan tidak berlebihan dalam menikmati hidup sehari-hari.

    Baca Juga: Pragos, Istilah Viral di Tiktok

    Dengan penjelasan ini, kita dapat lebih memahami dan menggunakan istilah-istilah gaul ini dalam konteks yang tepat. Selain itu, istilah-istilah ini juga mencerminkan dinamika sosial yang berkembang di kalangan anak muda saat ini.

    Pengaruh Bahasa Gaul terhadap Komunikasi

    Pengaruh Bahasa Gaul terhadap Komunikasi

    Bahasa gaul memiliki dampak yang signifikan terhadap cara komunikasi di kalangan anak muda. Beberapa dampak positif dari penggunaan bahasa gaul adalah:

    • Menciptakan Kedekatan: Bahasa gaul sering kali menciptakan kedekatan antar pengguna yang merasa memiliki kode atau cara komunikasi yang sama.
    • Inovasi Bahasa: Bahasa gaul mendorong inovasi linguistik dan memperkaya kosa kata dalam bahasa Indonesia.
    • Kekompakan Komunitas: Penggunaan istilah gaul sering kali menjadi tanda keanggotaan dalam sebuah komunitas atau kelompok sosial.

    Namun, ada juga beberapa dampak negatif yang harus diperhatikan, seperti:

    • Kehilangan Makna Asli: Penggunaan bahasa gaul yang berlebihan dapat menyebabkan kehilangan makna asli dari kata-kata dalam bahasa Indonesia.
    • Kesenjangan Antar Generasi: Bahasa gaul kadang menciptakan kesenjangan antara generasi muda dan generasi yang lebih tua, yang mungkin tidak memahami istilah-istilah baru ini.

    Bagaimana Memanfaatkan Bahasa Gaul dengan Bijak?

    Untuk memanfaatkan bahasa gaul dengan bijak, ada beberapa hal yang bisa dilakukan:

    1. Pahami Konteks: Gunakan bahasa gaul sesuai dengan konteks dan lawan bicara. Jangan sampai penggunaannya menimbulkan kebingungan atau salah paham.
    2. Jaga Sopan Santun: Meskipun bahasa gaul sering kali bersifat santai, tetap jaga sopan santun dalam berkomunikasi.
    3. Belajar dan Beradaptasi: Selalu belajar istilah-istilah baru dan beradaptasi dengan perubahan bahasa yang terjadi.
    4. Gunakan untuk Kreativitas: Manfaatkan bahasa gaul sebagai sarana untuk mengekspresikan kreativitas dan inovasi dalam berbahasa.

    Bahasa gaul adalah cerminan dari dinamika sosial dan budaya di Indonesia. Tahun 2024, banyak istilah baru yang muncul dan menjadi tren di kalangan anak muda. Dalam penggunaannya, penting untuk memahami konteks dan dampak dari bahasa gaul tersebut agar bisa dimanfaatkan secara bijak. Dengan demikian, bahasa gaul tidak hanya menjadi sarana komunikasi yang menyenangkan, tetapi juga memperkaya khasanah bahasa Indonesia.

  • Profil Wanda Hara, Pria Bercadar yang Ikut Kajian Ustadz Hanan Attaki

    Kamu mungkin pernah mendengar nama Wanda Hari. Ya, pria ini memang berkecimpung di industri hiburan bersama artis Tanah Air, terutama soal urusan fashion stylist atau tata busana.

    Bahkan, tidak sedikit artis populer Indonesia yang mempercayakan gaya busana mereka kepada Wanda Hara. Sebut saja seperti Nagita Slavina, Titi Kamal, Luna Maya, hingga Raffi Ahmad.

    Meski tidak asing dengan namanya, kamu mungkin penasaran dengan biodata dan profil Wanda Hara. Nah, untuk itu langsung saja simak ulasan berikut ini sampai selesai!

    Profil Wanda Hara

    Berikut ini biodata, perjalanan karir, hingga kehidupan pribadi Wanda Hara:

    1. Biodata

      • Nama lahir: Irwansyah
      • Tempat/tanggal lahir: Medan, 6 April 1985
      • Usia: 39 tahun
      • Agama: Islam
      • Jenis kelamin: Laki-laki
      • Pekerjaan: Penata busana
      • Instagram: @wanda_haraa

      2. Perjalanan Karir

      Sebelum sukses seperti sekarang, Wanda pernah bekerja di Jakarta sebagai penulis di salah satu majalah perempuan yang membahas fashion. Ia mulai menekuni bidang fashion sejak tahun 2006. Meski awalnya Wanda ingin menjadi makeup artis, namun ia justru lebih senang dengan dunia tata busana.

      Wanda pun akhirnya mantap berprofesi sebagai fashion stylist. Pada awalnya ia menjadi penata busana pribadi Titi Kamal.

      Dikutip dari channel YouTube Ronal dan Tike “RoTiVi”, Wanda mengaku sebagai alumni SMAN 28. Ia tidak pernah mengenyam pendidikan di perguruan tinggi, dan semua hal yang ia tahu tentang fashion stylish dipelajarinya secara otodidak.

      Jadi, Wanda tidak pernah belajar di sekolah khusus tata busana ataupun tata rias. Selain itu, ia juga pernah mendapatkan undangan dan tampil di Bangkok Fashion Week tahun 2012 silam. Sekarang, Wanda dipercaya menangani gaya busana para artis ternama.

      3. Kehidupan Pribadi

      Karena berprofesi sebagai fashion stylist artis, Wanda Hara pun memiliki lingkungan pertemanan dari kalangan selebritas. Sebut saja seperti Jefri Nichol, Anya Geraldine, Nia Ramadhani, Luna Maya, Nagita Slavina, dan banyak lainnya.

      Bersama teman-teman artisnya itu, Wanda juga sering melakukan berbagai kegiatan bersama seperti liburan atau olahraga. Momen itu pun kerap ia bagikan di akun Instagram miliknya @wanda_haraa. Selain momen bersama rekan-rekannya, Wanda juga sering membagikan aktivitasnya saat mengikuti event fashion di luar negeri lewat media sosial pribadinya.

      Setelah namanya semakin terkenal, ia pun mulai mendapatkan tawaran endorsement lewat Instagram miliknya dan beberapa kali menjadi brand ambassador dari brand tertentu.

      Menurutnya, profesi sebagai penata busana sangat menjanjikan. Selain dapat membangun relasi dengan kalangan yang memiliki potensi untuk karir, pekerjaan ini juga dapat memperbaiki serta meningkatkan perekonomian.

      Viral karena Memakai Cadar di Kajian Ustadz Hanan Attaki

      Baru-baru ini Wanda Hara menjadi sorotan netizen setelah tampil bercadar di kajian Ustadz Hanan Attaki. Ia datang bersama selebritis lainnya seperti Syahnaz Sadiqah, Nisya Ahmad, hingga Nagita Slavina. Foto-fotonya saat ikut pengajian pun beredar dan menjadi viral di media sosial pada Minggu, (21/7/2024).

      Menanggapi hal tersebut, panitia pengajian Ustadz Hanan Attaki memutuskan untuk tidak berkomentar. Melalui akun Instagram @ayah_amanah, panitia mengaku bahwa mereka tidak mengetahui bahwa sosok bercadar tersebut sebenarnya adalah seorang pria.

      Pihak panitia juga mengonfirmasi bahwa Wanda tidak bergabung dengan jamaah wanita lainnya. Ia diketahui hanya duduk di pojok jamaah wanita dan tidak ikut membaur. Selain itu, panitia juga memastikan Wanda tidak masuk ke toilet wanita.

      “Dan setelah kami telusuri dia pun duduk di pojokan shaf perempuan, bukan dihimpit (membaur) di tengah-tengah peserta perempuan,” jelas panitia.

      Wanda Hara Minta Maaf dan Mengakui Kesalahannya

      Setelah kegaduhan tersebut, Wanda akhirnya meminta maaf karena mengikuti pengajian Ustadz Hanan Attaki dengan menggunakan cadar. Melalui unggahan di Instagram pribadinya, ia juga mengakui kesalahannya.

      Baca Juga: Perjalanan Spiritual Dali Wassink Kembali Jadi Sorotan, Sudah Mualaf?

      “Saya Wanda Hara dari hati yang paling dalam mohon maaf atas kegaduhan ini dalam kajian yang diselenggarakan Ustadz Hanan Attaki kemarin. Atas kejadian yang telah terjadi karena perbuatan saya yang menyinggung banyak pihak. Saya menyadari ini adalah kesalahan saya,” kata Wanda.

      Wanda Hara juga menambahkan bahwa dirinya telah meminta maaf pada Ustadz Hanan Attaki dan tim Ayah Amanah, penyelenggara pengajian, dan pihak-pihak yang terseret dalam kejadian itu.

    1. Viral Penghuni Kos Timbun Sampah Diduga Idap Hoarding Disorder, Apa Itu?

      Belum lama ini viral di media sosial video yang memperlihatkan seorang pemilik kos menggerebek salah satu penghuni yang diduga menderita hoarding disorder. Video yang menyebar luas di berbagai platform media sosial itu memperlihatkan bagaimana pemilik kos melakukan tindakan tegas setelah menemukan kamar yang penuh dengan barang-barang berserakan dan timbunan sampah yang tidak terurus.

      Dalam video viral tersebut, kondisi kamar dari penghuni kos yang diduga mengidap hoarding disorder terlihat sangat berantakan, dengan barang-barang yang menutupi hampir seluruh permukaan lantai sehingga tidak terlihat lagi. Tidak hanya menutupi lantai, barang dan sampah yang menumpuk tersebut juga merusak fasilitas kamar kos yang dihuninya. 

      Selain itu, terlihat pemilik kos menemukan alat makan yang dibiarkan penuh dengan sisa makanan hingga membusuk. Keadaan ini semakin memperparah kondisi kamar dan menunjukkan bahwa penghuni tersebut mungkin tidak menjaga kebersihan dengan baik.

      Video viral ini mendapatkan banyak perhatian. Tidak sedikit warganet yang berkomentar dan berspekulasi bahwa penghuni kos tersebut menderita hoarding disorder. Asumsi ini muncul dari keadaan kamar yang sangat berantakan dan penuh dengan barang-barang yang tidak tertata rapi.

      Apa itu Hoarding Disorder?

      Berdasarkan keterangan Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI), hoarding disorder merupakan salah satu bentuk gangguan kesehatan mental yang ditandai dengan kebiasaan mengumpulkan atau menimbun barang-barang yang sering kali tidak berguna. 

      Baca Juga: Awas! 10 Makanan Ini Wajib Dihindari Saat Diet

      Pengidap hoarding disorder cenderung menyimpan berbagai jenis benda di dalam ruangan, sehingga ruang tersebut menjadi sangat penuh dan berantakan. Kebiasaan menimbun barang oleh pengidap hoarding disorder bukanlah tanpa alasan. Beberapa alasannya antara lain:

      • Barang-barang yang mereka kumpulkan akan berguna suatu hari nanti 
      • Barang yang dikumpulkan memiliki kenangan tertentu atau nilai sentimental yang membuat pengidap sulit untuk membuangnya.
      • Merasa lebih aman dan nyaman ketika dikelilingi oleh barang-barang tersebut.

      Pengidap hoarding disorder sering kali mengalami kesulitan yang besar untuk membuang atau berpisah dengan barang-barang mereka. Ada perasaan yang kuat untuk menyelamatkan setiap benda, yang membuat mereka tidak bisa menyingkirkan barang-barang tersebut meskipun sudah tidak lagi berguna.

      Gangguan ini sering kali membuat kondisi rumah menjadi sangat sempit karena penuh dengan barang-barang yang tidak diperlukan. Dalam beberapa kasus, kondisi ini mungkin tidak berdampak signifikan pada kehidupan sehari-hari. 

      Namun, pada tingkat yang lebih parah, hoarding disorder bisa mengganggu fungsi kehidupan sehari-hari, seperti membuat ruang hidup menjadi tidak nyaman, berbahaya, atau bahkan tidak bisa digunakan secara normal.

      Penyebab Hoarding Disorder

      Hoarding disorder memiliki penyebab yang belum dapat dipastikan. Para ahli menduga bahwa kombinasi beberapa faktor dapat berkontribusi pada perkembangan kondisi ini. Di antaranya adalah:

      1. Faktor Genetik

      Ada kemungkinan bahwa hoarding disorder memiliki komponen genetik, di mana kecenderungan untuk menimbun barang bisa diwariskan dari orang tua kepada anak.

      2. Gangguan Fungsi Otak

      Beberapa penelitian menunjukkan adanya hubungan antara hoarding disorder dan gangguan fungsi otak, terutama yang terkait dengan pengambilan keputusan dan pengelolaan emosi.

      3. Peristiwa Kehidupan yang Stres

      Peristiwa-peristiwa kehidupan yang penuh tekanan, seperti kematian orang yang dicintai, perceraian, atau kehilangan harta benda akibat bencana, sering kali dikaitkan dengan timbulnya hoarding disorder.

      Gejala Hoarding Disorder

      Secara umum, gejala hoarding disorder ditandai dengan kecenderungan menyimpan barang dalam jumlah berlebihan. Beberapa gejala utama dari hoarding disorder adalah:

      1. Menyimpan Barang secara Berlebihan

      Pengidap hoarding disorder cenderung menumpuk barang secara bertahap di ruangan rumah mereka, hingga akhirnya kesulitan membuang barang-barang tersebut karena merasa sayang atau takut akan membutuhkannya di masa depan.

      2. Kesulitan Membuang Barang

      Pengidap hoarding disorder merasa sangat kesulitan untuk berpisah dengan barang-barang yang telah dikumpulkan, bahkan jika barang-barang tersebut tidak lagi berguna. Biasanya, rumah penuh dengan barang-barang yang tidak diperlukan, hingga tidak ada lagi ruang untuk menyimpan barang-barang tersebut. 

      3. Perasaan Aman dengan Barang-barang

      Pengidap hoarding disorder sering kali merasa aman ketika dikelilingi oleh barang-barang yang telah mereka kumpulkan.

      4. Keragu-raguan dan Perfeksionisme

      Pengidap hoarding disorder memiliki kecenderungan untuk ragu-ragu dalam mengambil keputusan, kerap menunda, perfeksionisme, menghindari sesuatu, serta bermasalah dalam perencanaan dan pengorganisasian.

      5. Kerap Konflik dengan Orang Lain

      Pengidap hoarding disorder sering mengalami konflik dengan orang lain yang mencoba mengurangi atau menghilangkan kekacauan dari rumah mereka.

      Salah satu tantangan terbesar dalam menangani hoarding disorder adalah bahwa pengidap sering kali tidak menyadari bahwa mereka memiliki gangguan ini. Mereka cenderung melihat tindakan mereka sebagai sesuatu yang normal dan tidak melihat perlunya untuk mendapatkan bantuan. 

      Baca Juga: Hati-Hati, Ini 5 Bahaya Buah Kecubung dan Cara Atasi Konsumsinya

      Namun, seperti banyak kondisi kesehatan mental lainnya, mendapatkan perawatan ketika ada gejala awal dapat membantu mencegah penimbunan menjadi lebih buruk. Jika kamu mengalami kesulitan untuk membuang barang sehingga terjadi penumpukan barang di rumah, segera kunjungi dokter atau ahli kesehatan mental untuk mendapatkan bantuan.***