Tag: Resep

  • Resep Sayur Asem Lezat dan Segar, Cocok untuk Santapan Keluarga!

    Sayur asem adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang menggugah selera dengan cita rasa asam segar dan gurih. Dikenal sebagai masakan tradisional Sunda dan Jawa, sayur asem sering menjadi menu andalan di rumah karena mudah dibuat dan kaya nutrisi. Di artikel ini, kami akan membagikan resep sayur asem autentik dilengkapi tips rahasia agar rasanya lebih nikmat. Simak juga bahan-bahan segar dan variasi resep yang bisa Anda coba!


    Kenapa Sayur Asem Populer?

    Sayur asem memiliki kombinasi rasa unik dari asam jawa (asam) dan rempah-rempah yang seimbang. Hidangan ini juga fleksibel karena bisa dimasak dengan beragam sayuran sesuai selera. Selain lezat, sayur asem kaya serat dan vitamin dari bahan-bahan alami seperti labu siam, kacang panjang, dan jagung. Cocok untuk menu sehat keluarga!


    Bahan-Bahan Sayur Asem (4 Porsi)

    Bahan-Bahan Sayur Asem

    Berikut daftar bahan segar yang perlu disiapkan:

    • Sayuran:
    • 100 gram labu siam, potong dadu
    • 1 buah jagung manis, potong 3 bagian
    • 10 buah kacang panjang, potong 2 cm
    • 2 buah terung bulat, potong sesuai selera
    • 1 genggam daun melinjo muda
    • 5 buah melinjo (opsional)
    • Bumbu Halus:
    • 4 siung bawang merah
    • 3 siung bawang putih
    • 3 buah cabai merah (sesuaikan tingkat pedas)
    • 2 cm lengkuas
    • 2 sendok teh terasi bakar
    • Bahan Pelengkap:
    • 1 liter air
    • 2 sendok makan asam jawa, larutkan dengan 50 ml air
    • 1 sendok teh gula merah
    • Garam dan kaldu jamur secukupnya

    Cara Membuat Sayur Asem Sederhana

    1. Siapkan Bahan:
    • Cuci bersih semua sayuran dan potong sesuai ukuran.
    • Haluskan bumbu (bawang merah, bawang putih, cabai, lengkuas, dan terasi).
    1. Rebus Air dan Bumbu:
    • Didihkan air dalam panci, masukkan bumbu halus, lengkuas geprek, dan larutan asam jawa.
    • Tambahkan gula merah, garam, dan kaldu jamur. Aduk rata.
    1. Masukkan Sayuran:
    • Masukkan jagung dan labu siam terlebih dahulu karena butuh waktu lama empuk.
    • Setelah 5 menit, tambahkan kacang panjang, terung, dan daun melinjo.
    • Masak hingga semua sayuran lunak (jangan over-matang agar tekstur tetap segar).
    1. Koreksi Rasa:
    • Cicipi kuahnya, pastikan balance antara asam, gurih, dan sedikit manis.
    • Matikan api, sajikan hangat dengan nasi putih dan sambal terasi.

    Baca Juga: Macam-Macam Bumbu Dapur Khas Indonesia


    Tips Agar Sayur Asem Lebih Nikmat

    • Gunakan Asam Jawa Segar: Asam berkualitas baik memberikan rasa asam alami tanpa pahit.
    • Urutan Masak Sayuran: Mulai dari yang paling keras (jagung, labu) ke yang lunak (daun melinjo) agar tidak lembek.
    • Tambahkan Protein: Untuk variasi, tambahkan tetelan sapi atau tempe goreng.
    • Sajikan Segar: Sayur asem paling enak dimakan saat baru matang atau dalam 2-3 jam setelah dimasak.

    Variasi Resep Sayur Asem

    1. Sayur Asem Sunda: Tambahkan kacang tanah dan nangka muda untuk cita rasa lebih kaya.
    2. Sayur Asem Betawi: Pakai santan encer agar kuah lebih gurih.
    3. Sayur Asem Vegan: Hilangkan terasi, ganti dengan miso paste atau bumbu jamur.

    FAQ Seputar Sayur Asem

    Q: Bolehkah mengganti asam jawa dengan bahan lain?
    A: Bisa pakai belimbing wuluh atau lemon cui, tetapi rasa akan sedikit berbeda.

    Q: Berapa lama sayur asem bisa disimpan di kulkas?
    A: Simpan dalam wadah kedap udara, tahan hingga 2 hari. Panaskan sebentar sebelum disajikan.

    Q: Sayuran apa yang tidak boleh dimasak ke sayur asem?
    A: Hindari sayuran berdaun hijau seperti bayam atau kangkung karena cepat layu.

    Baca Juga: Resep dan Tips Membuat Tongseng Kambing yang Lezat dan Gurih


    Resep sayur asem di atas sangat cocok untuk menu harian yang praktis dan bergizi. Dengan bahan-bahan mudah ditemukan dan cara memasak yang simpel, Anda bisa menyajikan hidangan tradisional ini tanpa ribet. Jangan lupa kreasikan sesuai selera keluarga!

    Jika resep ini membantu, bagikan ke teman atau keluarga Anda. Selamat mencoba dan semoga jadi favorit baru di rumah!

  • Kue Keranjang: Sejarah, Tradisi, dan Resep Lengkap

    Kue Keranjang, atau yang dikenal juga sebagai Nian Gao, adalah salah satu hidangan khas yang selalu hadir saat perayaan Tahun Baru Imlek. Kue ini tidak hanya lezat, tetapi juga memiliki nilai sejarah dan filosofi yang mendalam. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara lengkap mengenai sejarah, makna, serta cara membuat Kue Keranjang yang otentik.

    Apa Itu Kue Keranjang?

    Kue Keranjang adalah kue tradisional Tionghoa yang terbuat dari tepung ketan dan gula merah. Nama “Kue Keranjang” berasal dari cetakan berbentuk keranjang yang digunakan untuk mencetak adonan kue. Dalam bahasa Hokkien, kue ini disebut sebagai tiⁿ-kóe.

    Secara etimologi, “Nian” berarti tahun, dan “Gao” berarti kue, sehingga Nian Gao secara harfiah berarti “kue tahun baru”. Dalam tradisi Tionghoa, Kue Keranjang melambangkan keberuntungan dan kemakmuran. Kue ini biasanya disusun tinggi saat sembahyang sebagai simbol doa agar rezeki terus meningkat di tahun yang baru.


    Sejarah Kue Keranjang

    Persembahan kepada Dewa Dapur

    Kue Keranjang telah menjadi bagian dari tradisi Tahun Baru Imlek sejak ribuan tahun yang lalu. Menurut kepercayaan, kue ini disiapkan sebagai persembahan kepada Dewa Dapur, yang dipercaya melaporkan keadaan rumah tangga kepada Kaisar Giok setiap akhir tahun. Dengan memberikan Kue Keranjang, masyarakat berharap agar laporan Dewa Dapur menguntungkan dan membawa berkah.

    Legenda Wu Zixu

    Ada juga kisah lain yang mengaitkan Kue Keranjang dengan sejarah perang di Kerajaan Wu. Ketika Wu Zixu, seorang jenderal terkenal, memberikan nasihat untuk menyimpan makanan di bawah fondasi tembok kota, hal ini kemudian menyelamatkan banyak nyawa saat pengepungan oleh Kerajaan Yue. Fondasi tersebut ternyata dibuat dari tepung ketan, yang kemudian dikenal sebagai asal mula pembuatan Kue Keranjang.

    Filosofi Bentuk Bulat

    Bentuk Kue Keranjang yang bulat memiliki filosofi tersendiri. Bentuk bulat melambangkan keharmonisan dan kesatuan dalam keluarga. Selain itu, teksturnya yang lengket dianggap sebagai simbol hubungan keluarga yang erat dan tidak mudah terpisahkan.


    Keunikan Kue Keranjang

    1. Tekstur dan Rasa: Tekstur Kue Keranjang lembut dan lengket, sementara rasa manisnya berasal dari gula merah yang memberikan aroma khas.
    2. Cara Penyajian: Selain disantap langsung, Kue Keranjang juga sering digoreng dengan telur atau diolah menjadi camilan lain seperti bakwan Kue Keranjang.
    3. Makna Simbolis: Menikmati Kue Keranjang diyakini dapat mendatangkan kemakmuran, keberuntungan, dan kebahagiaan bagi seluruh keluarga.

    Resep Kue Keranjang

    Resep Kue Keranjang
    Nian Gao

    Berikut adalah resep sederhana untuk membuat Kue Keranjang yang otentik.

    Bahan-Bahan:

    • 100 gram tepung ketan
    • 50 gram tepung sagu
    • 50 gram tepung beras
    • 200 ml air
    • 200 gram gula merah, sisir halus
    • 1 sendok teh garam
    • 1 lembar daun pandan

    Cara Membuat:

    1. Siapkan panci, masukkan air, gula merah, daun pandan, dan garam. Rebus hingga larut dan tercampur rata.
    2. Saring larutan gula untuk menghilangkan kotoran, lalu dinginkan sejenak.
    3. Campurkan tepung ketan, tepung sagu, dan tepung beras dalam wadah besar.
    4. Tuangkan larutan gula ke dalam campuran tepung sambil diaduk menggunakan whisk hingga adonan tercampur rata.
    5. Oleskan cetakan kue dengan sedikit minyak agar kue tidak lengket. Tuang adonan hingga penuh.
    6. Kukus adonan dalam cetakan selama 3 jam dengan api sedang.
    7. Setelah matang, angkat dan dinginkan sebelum dikeluarkan dari cetakan.
    8. Kue Keranjang siap disajikan.

    Tips Membuat Kue Keranjang:

    • Gunakan api sedang saat mengukus agar kue matang merata.
    • Lapisi tutup kukusan dengan kain agar uap tidak menetes ke adonan.

    Baca Juga: Cara Buat Roti Pisang: Resep Mudah dan Praktis untuk Hasil Lembut dan Lezat


    Variasi dan Inovasi Kue Keranjang

    1. Kue Keranjang Goreng Telur

    Potong Kue Keranjang tipis-tipis, celupkan ke dalam adonan telur kocok, lalu goreng hingga kecokelatan. Tekstur renyah di luar dan lembut di dalam menjadikan variasi ini sangat digemari.

    2. Bakwan Kue Keranjang

    Campurkan potongan Kue Keranjang dengan sayuran seperti wortel dan kol, lalu goreng dengan adonan tepung. Rasanya gurih dan manis sekaligus.

    3. Kue Keranjang Panggang

    Oleskan mentega pada Kue Keranjang, lalu panggang di oven hingga permukaannya sedikit karamelisasi. Sajikan hangat untuk rasa yang lebih kaya.


    FAQ tentang Kue Keranjang

    1. Apa fungsi utama Kue Keranjang dalam perayaan Imlek?
    Kue Keranjang digunakan sebagai persembahan kepada Dewa Dapur dan melambangkan doa untuk kemakmuran, keberuntungan, dan hubungan keluarga yang erat.

    2. Berapa lama Kue Keranjang dapat disimpan?
    Jika disimpan dalam wadah kedap udara, Kue Keranjang dapat bertahan hingga beberapa bulan. Namun, teksturnya akan semakin keras seiring waktu.

    3. Apa perbedaan Kue Keranjang dengan dodol lainnya?
    Perbedaannya terletak pada bahan dan filosofi pembuatannya. Kue Keranjang memiliki tekstur yang lebih lengket dan rasa yang lebih khas karena menggunakan tepung ketan dan gula merah.


    Kue Keranjang bukan sekadar makanan, tetapi juga simbol budaya dan tradisi yang sarat makna. Dengan memahami sejarah dan cara pembuatannya, kita dapat lebih menghargai warisan budaya yang melekat pada hidangan ini. Cobalah membuat sendiri di rumah untuk merasakan kehangatan dan keberuntungan yang dibawa oleh Kue Keranjang.

  • Cara Buat Roti Pisang: Resep Mudah dan Praktis untuk Hasil Lembut dan Lezat

    Roti pisang adalah salah satu camilan favorit yang memiliki rasa manis, tekstur lembut, dan kaya nutrisi. Selain enak, roti ini juga sangat mudah dibuat di rumah dengan bahan-bahan sederhana. Dalam artikel ini, Anda akan menemukan panduan lengkap tentang cara buat roti pisang yang dijamin lezat, serta tips agar hasilnya sempurna.


    Bahan-Bahan Membuat Roti Pisang

    Bahan-Bahan Membuat Roti Pisang

    Berikut bahan-bahan yang perlu Anda siapkan untuk membuat roti pisang:

    Bahan Utama:

    • 3 buah pisang matang (gunakan pisang cavendish atau pisang raja)
    • 2 butir telur
    • 100 gram gula pasir
    • 100 ml minyak sayur atau mentega cair
    • 200 gram tepung terigu serbaguna
    • 1 sendok teh baking powder
    • ½ sendok teh soda kue
    • 1 sendok teh vanila ekstrak
    • Sejumput garam

    Bahan Tambahan (opsional):

    • 50 gram cokelat chip atau kismis
    • Potongan kacang almond atau kenari
    • Taburan gula halus untuk hiasan

    Langkah-Langkah Membuat Roti Pisang yang Mudah

    Langkah-Langkah Membuat Roti Pisang yang Mudah
    Menghaluskan Adonan Roti Pisang

    1. Persiapkan Alat dan Panaskan Oven

    Panaskan oven terlebih dahulu pada suhu 180°C untuk memastikan panas merata saat memanggang. Siapkan loyang dengan melapisi kertas roti atau mengolesinya dengan mentega.

    2. Haluskan Pisang

    Kupas dan haluskan pisang matang dengan garpu di dalam mangkuk besar. Jangan terlalu halus, biarkan sedikit tekstur untuk memberikan rasa yang lebih kaya.

    3. Campurkan Bahan Cair

    Tambahkan telur, gula pasir, minyak sayur, dan vanila ekstrak ke dalam mangkuk berisi pisang. Aduk rata menggunakan whisk atau spatula hingga adonan homogen.

    4. Ayak Bahan Kering

    Di wadah lain, ayak tepung terigu, baking powder, soda kue, dan sejumput garam. Pengayakan membantu mencegah gumpalan tepung dan membuat tekstur roti lebih halus.

    5. Campur Adonan

    Masukkan campuran bahan kering ke dalam adonan cair secara bertahap sambil diaduk perlahan. Jangan mengaduk terlalu lama agar tekstur roti tetap lembut. Jika ingin menambahkan bahan tambahan seperti cokelat chip atau kacang, masukkan pada tahap ini.

    6. Tuangkan ke Loyang

    Tuangkan adonan ke dalam loyang yang sudah disiapkan. Ratakan permukaannya dengan spatula.

    7. Panggang Roti Pisang

    Panggang adonan dalam oven selama 40–50 menit. Untuk mengecek kematangan, tusukkan tusuk gigi ke tengah roti. Jika tusuk gigi keluar bersih, roti sudah matang.

    8. Dinginkan dan Sajikan

    Setelah matang, keluarkan loyang dari oven dan biarkan dingin sejenak. Potong roti pisang sesuai selera dan sajikan dengan teh hangat.


    Tips Membuat Roti Pisang yang Sempurna

    Untuk hasil yang maksimal, ikuti tips berikut:

    • Gunakan pisang yang sangat matang: Pisang matang memberikan rasa manis alami yang lebih kuat.
    • Aduk dengan lembut: Jangan overmix adonan agar roti tetap lembut dan mengembang sempurna.
    • Variasi rasa: Tambahkan bubuk kayu manis atau pala untuk cita rasa yang unik.
    • Simpan dengan benar: Simpan roti pisang dalam wadah kedap udara agar tetap lembut hingga 3 hari.

    FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

    1. Apakah bisa menggunakan pisang yang belum terlalu matang?
    Bisa, tetapi rasanya tidak akan semanis jika menggunakan pisang matang. Anda dapat menambahkan sedikit gula untuk menyesuaikan rasa.

    2. Bisakah roti pisang dibuat tanpa oven?
    Tentu! Anda bisa menggunakan panci tebal dengan api kecil sebagai alternatif oven.

    3. Berapa lama roti pisang bisa disimpan?
    Jika disimpan dalam wadah kedap udara, roti pisang dapat bertahan hingga 3 hari di suhu ruangan atau 1 minggu di dalam lemari es.


    Manfaat Mengonsumsi Roti Pisang

    Roti pisang bukan hanya lezat, tetapi juga mengandung berbagai manfaat kesehatan berkat bahan utamanya:

    • Sumber energi alami: Kandungan karbohidrat pada pisang membantu meningkatkan energi.
    • Kaya serat: Membantu melancarkan pencernaan.
    • Kandungan vitamin dan mineral: Pisang kaya akan vitamin C, B6, dan kalium yang baik untuk tubuh.

    Dengan kandungan tersebut, roti pisang cocok sebagai camilan sehat untuk keluarga.


    Membuat roti pisang di rumah sangatlah mudah dan hemat. Dengan bahan-bahan sederhana dan langkah-langkah yang praktis, Anda bisa menghasilkan roti yang lezat untuk keluarga. Jangan lupa mengikuti tips agar roti Anda mengembang sempurna dan memiliki tekstur yang lembut.

    Selamat mencoba resep cara buat roti pisang ini di rumah. Bagikan hasilnya di media sosial dan nikmati camilan sehat bersama keluarga!

  • Pepaya Salad ‘Som Tum’ yang Rasanya Nendang Banget!

    Makanan ringan tapi menyehatkan, ‘Pepaya Salad’. Membuatnya cukup mudah hanya beberapa menit. Di Thailand, salad papaya muda ini sangat terkenal. Di sana disebut dengan’Som Tum’, rasanya pedes-manis, asem. “Rasanya benar-benar nendang,” kata cookpad.

    Senada dengan itu, ‘Chef Ting’ atau Chef Vindex Tengker pun bicara yang sama. “Membuat variasi makan papaya biar ga bosen,” tulis Chef Vindex di akun instagramnya. “Pepaya mengkal boleh dicampur dengan manga mengkal atau full manga mengkal ‘boljug’ (boleh juga). Tambah sedikit kacang Panjang, ulek barengan dressing oke banget.”

    “Bagi yang demen wansui atau daun ketumbar, boleh juga ditambahin sepotong dua potong atau berpotong-potong. Kebetulan saya sedang tidak punya stok,” papar Chef yang rajin bagi-bagi resep masakan enak kepada followernya di medsos.

    Som Tum
    Som Tum

    Resep Pepaya Salad

    Berikut resep ‘Salad Pepaya’ kreasi Chef Vindex.

    Bahan:
    300 g papaya / mangga mengkal
    100 g lobak putih
    1 sg bawang putih
    5 bh rawit / sesuai selera
    1 sdm ebi sangrai
    1/2 sdm gula merah
    1- 2 sdm air matang
    1/2 sdt garam
    1/2 sdt gula pasir
    1 – 2 sdm fish sauce
    1 bh nipis, ambil airnya
    1/2 bh lemon, ambil airnya

    Cara Membuat:

    Bawang putih 1, cabe jumlahnya sesuai selera bisa 3,5, atau 9 yang penting ganjil (kata tukang rujak harus ganjil kalo mau pedas), semuanya diuleg kasar (jangan halus).

    Setelah itu masukkan ebi yang sudah disangrai, diuleg juga tapi tidak halus, kasar2 saja.

    Masukkan gula merah untuk balancing rasa, jadi ada manisnya. Banyaknya gula merah bisa diatur sendiri sesuai keinginan.

    Baca Juga: 3 Resep Bumbu Sate Kambing Agar Empuk dan Tidak Bau

    Setelah itu masukkan dua sendok makan air. Mirip-mirip bumbu tahu gejrot ya Masukkan irisan tomat, kemudian tambah sedikit gula putih dan garam. Setelah itu masukkan fish sauce kira2 1 sendok. Setelah itu beri jeruk nipis dan ½ buah perasan lemon, agar terasa makin segar.

    Setelah semua bumbu selesai diracik, kita siramkan ke papaya muda yang sudah diiris-iris memanjang. Jika mau rasanya semakin enak, bisa ditambahkan dengan taburan kacang yang sudah disangrai dan diulek kasar.

  • Mie Ayam: Sejarah, Jenis, dan Resep

    Mie ayam merupakan salah satu makanan yang sangat populer di Indonesia. Makanan ini biasanya dijual di warung-warung kecil atau pedagang kaki lima. Mie ayam terdiri dari mie, ayam yang telah direbus, dan berbagai bahan pelengkap seperti sawi, tauge, dan daun bawang. Berikut ini adalah sejarah, variasi, dan cara membuat mie ayam.

    Sejarah Mie Ayam

    Mie ayam pertama kali dibuat di Indonesia pada awal abad ke-20. Makanan ini pertama kali dibuat oleh para imigran Tionghoa yang tinggal di Indonesia. Mie ayam merupakan perpaduan antara masakan Indonesia dan masakan Tionghoa. Meskipun mie ayam dibuat oleh orang Tionghoa, saat ini mie ayam telah menjadi makanan yang sangat populer di kalangan masyarakat Indonesia.

    Variasi Mie Ayam

    Mie ayam memiliki banyak variasi, tergantung pada daerah dan bahan-bahan yang digunakan. Beberapa variasi mie ayam yang populer di Indonesia adalah:

    1. Mie Ayam Jakarta

    Mie ayam Jakarta biasanya menggunakan mie kuning, ayam, tauge, dan bawang goreng. Biasanya mie ayam Jakarta disajikan dengan tambahan pangsit goreng dan bakso.

    1. Mie Ayam Surabaya

    Mie ayam Surabaya menggunakan mie putih, ayam, tauge, sawi, dan kerupuk. Mie ayam Surabaya juga biasanya disajikan dengan tambahan pangsit goreng dan bakso.

    1. Mie Ayam Solo

    Mie ayam Solo menggunakan mie kuning, ayam, tauge, dan bawang goreng. Mie ayam Solo juga biasanya disajikan dengan tambahan koya, yang terbuat dari bawang goreng, kedelai goreng, dan cabai bubuk.

    Resep Mie Ayam

    Berikut adalah resep mie ayam bakso yang bisa kamu coba:

    Bahan-bahan:

    • 250 gram mie telur
    • 100 gram bakso sapi, iris tipis
    • 1 batang daun bawang, iris halus
    • 2 siung bawang putih, haluskan
    • 2 cm jahe, haluskan
    • 1 sendok makan kecap manis
    • 1 sendok makan kecap asin
    • 1 sendok teh garam
    • 1/2 sendok teh merica bubuk
    • 1 sendok teh minyak wijen
    • 1 sendok makan minyak sayur
    • 500 ml air kaldu ayam
    • 100 gram tauge
    • 2 butir telur rebus, belah menjadi 2 bagian

    Bahan pelengkap:

    • Bakso sapi goreng
    • Bawang goreng
    • Seledri iris
    • Sambal cabe rawit

    Cara membuat:

    1. Rebus mie hingga matang, tiriskan dan sisihkan.
    2. Panaskan minyak sayur, tumis bawang putih dan jahe hingga harum.
    3. Tambahkan bakso sapi, aduk hingga berubah warna.
    4. Masukkan air kaldu ayam, kecap manis, kecap asin, garam, dan merica bubuk. Aduk rata.
    5. Masak hingga bakso matang dan kuah agak mengental.
    6. Tambahkan daun bawang, minyak wijen, dan tauge. Aduk rata.
    7. Siapkan mangkuk saji, letakkan mie di dalamnya, tambahkan bakso sapi dan kuah di atasnya.
    8. Beri telur rebus yang sudah dipotong menjadi 2 bagian di atasnya.
    9. Taburi dengan bakso sapi goreng, bawang goreng, dan seledri iris.
    10. Sajikan mie ayam bakso dengan sambal cabe rawit sebagai pelengkap.

    Selamat mencoba!

  • Resep dan Tips Membuat Tongseng Kambing yang Lezat dan Gurih

    Tongseng Kambing adalah salah satu hidangan tradisional Indonesia yang sangat digemari, terutama bagi pecinta masakan berbahan dasar daging kambing. Hidangan ini terkenal dengan kuahnya yang kaya rempah, cita rasa gurih yang berpadu dengan sedikit rasa manis dan pedas, serta aroma yang menggugah selera. Dalam artikel ini, kita akan membahas lebih dalam tentang Tongseng Kambing, mulai dari bahan-bahan, cara memasak, hingga tips agar tongseng kambing yang Anda buat memiliki rasa yang sempurna.

    Apa Itu Tongseng Kambing?

    Tongseng Kambing merupakan variasi dari tongseng yang menggunakan daging kambing sebagai bahan utamanya. Hidangan ini populer di berbagai daerah di Indonesia, terutama di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Daging kambing yang dipotong kecil-kecil dimasak dalam kuah yang kaya akan bumbu-bumbu khas Nusantara. Bumbu utama yang digunakan dalam pembuatan tongseng antara lain bawang merah, bawang putih, kemiri, kunyit, ketumbar, jintan, serta tambahan rempah seperti serai dan daun jeruk untuk memperkuat aroma.

    Proses Memasak Tongseng Kambing

    Bumbu Tongseng Kambing
    Bumbu Tongseng Kambing

    Memasak Tongseng Kambing membutuhkan kesabaran dan perhatian pada setiap tahapannya agar bumbu meresap sempurna ke dalam daging. Berikut langkah-langkah yang bisa Anda ikuti:

    Bahan Membuat Tongseng Kambing:

    • 750 gr daging kambing, potong dadu kecil
    • 500 ml air
    • 250 ml santan cair dari ½ butir kelapa
    • 150 gr kol, potong kasar
    • 10 buah cabe rawit merah, iris kasar
    • 10 lembar daun jeruk, iris halus
    • 5 butir cengkeh
    • 3 batang serai, memarkan
    • 3 sdm kecap manis
    • 3 sdm bawang goreng untuk taburan
    • 2 cm lengkuas, memarkan
    • 1 sdt merica
    • 1 buah tomat, iris kasar
    • 2 sdm minyak untuk menumis

    Bumbu Halus Tongseng Kambing:

    • 6 siung bawang merah
    • 5 siung bawang putih
    • 5 buah kemiri
    • 3 cm kunyit
    • 1 sdm ketumbar
    • 1 sdt jintan
    • 1 sdm gula pasir
    • Garam secukupnya

    Cara Membuat Tongseng Kambing:

    1. Tumis Bumbu: Panaskan minyak dalam wajan, lalu tumis bumbu halus hingga harum. Tambahkan serai, lengkuas, daun jeruk, dan cengkeh, aduk hingga semua bumbu mengeluarkan aroma wangi yang kuat.
    2. Masukkan Daging: Tambahkan potongan daging kambing, aduk-aduk hingga daging berubah warna dan mulai mengeluarkan minyak alami.
    3. Rebus Daging: Tuangkan air ke dalam wajan, lalu tambahkan merica dan irisan cabe rawit. Biarkan mendidih dan masak hingga daging empuk dan kuah sedikit menyusut.
    4. Santan dan Sayuran: Masukkan santan, kecap manis, kol, dan tomat ke dalam wajan. Masak dengan api sedang hingga mendidih dan sayuran menjadi layu.
    5. Sajikan: Angkat tongseng kambing dari kompor, lalu sajikan dengan taburan bawang goreng di atasnya.

    Baca Juga: 5 Resep Tongseng Ayam Lezat dengan Santan, Pedas dan Gurih

    Tips untuk Membuat Tongseng Kambing yang Sempurna

    1. Pemilihan Daging: Gunakan daging kambing muda agar lebih cepat empuk saat dimasak dan tidak berbau prengus. Anda bisa menggunakan bagian daging dengan sedikit lemak untuk menambah cita rasa.
    2. Pengolahan Daging: Sebelum dimasak, daging kambing bisa direbus sebentar dengan daun salam dan jahe untuk mengurangi bau amis.
    3. Keseimbangan Rasa: Jangan ragu untuk menyesuaikan jumlah kecap manis, gula merah, dan cabai sesuai selera. Jika Anda menyukai rasa pedas yang kuat, tambahkan lebih banyak cabai rawit atau cabai merah besar.
    4. Penggunaan Santan: Pastikan santan yang digunakan adalah santan segar untuk mendapatkan rasa yang lebih gurih dan tekstur kuah yang lebih lembut.

    Tongseng Kambing bukan hanya sekadar hidangan, tetapi juga warisan kuliner yang kaya akan budaya dan cita rasa Nusantara. Dengan bahan-bahan sederhana namun bumbu yang kaya, Anda bisa menghadirkan hidangan spesial ini di meja makan keluarga. Selamat mencoba resep Tongseng Kambing ini dan rasakan kelezatan yang membuat siapa saja tergoda untuk mencicipinya lagi dan lagi!

  • 3 Resep Bumbu Sate Kambing Agar Empuk dan Tidak Bau

    Mengolah daging kambing memang tak seperti daging lainnya. Ada cara yang perlu diperhatikan untuk mengolah daging kambing agar tidak bau dan alot. Simak, beberapa resep bumbu sate kambing sederhana yang empuk dan tidak bau.

    Pasalnya, daging kambing teksturnya lebih alot dan tak jarang meninggalkan bau kambing yang tak sedap jika tak pandai mengolahnya. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui tips dan resep bumbu sate kambing agar dagingnya empuk dan tidak bau. Agar daging kambing bisa dinikmati bersama keluarga dan orang terdekat.

    Sate kambing tak hanya enak dari pemilihan dagingnya saja. Bumbu sate kambing menjadi salah satu faktor yang dapat mempengaruhi cita rasa dari nikmatnya sate kambing. Banyak pilihan rasa bumbu sate kambing yang sesuai dengan selera. Bumbu sate kambing bisa menggunakan kecap, merica, dan bumbu-bumbu lainnya.

    Baca Juga: 5 Resep Tongseng Ayam Lezat dengan Santan, Pedas dan Gurih

    AcuanToday akan memberikan beberapa resep bumbu sate kambing kurban sederhana yang empuk dan tidak bau. Simak ulasannya di bawah ini:

    Berikut adalah berbagai macam resep bumbu sate kambing kurban yang empuk dan tidak bau yang bisa dicoba:

    Sate Kambing Bumbu Kacang

    Sate kambing bumbu kacang

    Resep untuk membuat sate kambing bumbu kacang paling umum dijumpai. Bagi yang ingin membuat hidangan olahan daging kambing menjadi sate kambing, bisa mencoba resep yang akan dijelaskan di bawah ini:

    Bumbu oles sate kambing:

    • Kecap manis 120 gram
    • Garam 10 gram
    • Merica 10 gram
    • Margarin 50 gram dilelehkan

    Bumbu kacang:

    • Bawang merah 100 gram
    • Bawang putih 80 gram
    • Cabai merah 50 gram
    • Kacang tanah sesuai selera, dihaluskan
    • Kecap manis sesuai selera
    • Gula pasir
    • Garam

    Cara mengolah sate kambing:

    • Potong daging kambing dengan bentuk dadu.
    • Bungkus daging kambing menggunakan daun pepaya yang sudah diremas-remas.
    • Lalu diamkan selama 30 menit.
    • Setelah itu ambil dan tusukkan daging ke bambu sate.
    • Lumuri daging dengan bahan olesan yang telah dicampurkan.
    • Marinasi daging selama kurang lebih satu jam sampai meresap.
    • Lalu oleskan kembali bumbu ke daging kambing.
    • Lalu daging kambing siap untuk dibakar.

    Cara membuat bumbu sate kacang:

    • Haluskan bumbu lalu tumis hingga harum.
    • Masukkan kacang tanah yang sudah halus dan aduk hingga rata dengan bumbu.
    • Lalu tambahkan air secukupnya.
    • Tambahkan gula pasir, kecap manis, dan garam lalu aduk hingga merata, masak hingga matang.

    Bumbu Sate Kambing Ketumbar

    Bahan:

    • Daging kambing 500 gram di potong dadu
    • Kecap manis 5 sdm
    • Madu 3 sdm
    • Air asam jawa 1 sdm
    • Minyak goreng 2 sdm
    • Daun jeruk 3 lembar

    Bumbu yang dihaluskan:

    • Bawang merah 6 buah
    • Bawang putih 3 siung
    • Ketumbar 1 sdm disangrai
    • Jahe 1 cm
    • Garam 1 sdt
    • Merica bubuk ½ sdt

    Bahan sambal kecap:

    • Cabai rawit 10 buah diiris
    • Bawang merah 5 buah diiris
    • Daun jeruk 2 lembar diiris
    • Tomat 1 buah diiris
    • Kecap manis 100 ml

    Cara membuat:

    • Tumis bumbu yang sudah dihaluskan dengan daun jeruk sampai harum.
    • Masukkan madu, kecap, dan air asam jawa. Lalu aduk rata usai mengering.
    • Lumuri daging sate dengan bumbu halus yang telah ditumis. Dan marinasi atau diamkan selama satu jam di dalam kulkas sampai bumbu meresap.
    • Setelah dimarinasi, tusuk potongan daging lalu dipanggang hingga matang.
    • Untuk sambal kecap cara membuatnya dengan mencampurkan irisan bawang merah, cabai, tomat, dan daun jeruk di satu wadah. Lalu tambahkan kecap manis dan aduk rata.

    Sate Kambing Bumbu Kecap

    sate kambing bumbu kecap

    Bahan:

    • Daging kambing 500 gram bagian lemusir dan lemaknya
    • Cabai rawit 4 buah
    • Kemiri 2 butir
    • Bawang merah 3 siung
    • Bawang putih 1 siung
    • Kecap manis secukupnya
    • Jeruk nipis sesuai selera

    Cara membuat:

    • Potong daging kambing dengan bentuk kotak kecil.
    • Rebus kemiri, cabai, bawang putih, dan bawang merah hingga matang.
    • Bakar daging kambing setengah matang. Setelah itu celupkan dagingnya ke dalam kecap manis, lalu panggang kembali hingga matang.
    • Sajikan sate kambing dengan kecap manis.
    • Dan campurkan bumbu bawang putih, cabai, dan bumbu lain yang telah dihaluskan.
    • Tambahkan irisan bawang merah dan irisan jeruk nipis.

    Itulah beberapa resep bumbu sate kambing kurban yang empuk dan tidak bau yang bisa dicoba. Semoga informasi di atas bermanfaat, ya.

  • Simak, Ini Sejarah Bubur Asyura Lengkap dengan Resep dan Cara Memasaknya

    Bubur Asyura adalah salah satu kuliner khas Tahun Baru Islam. Umat Islam merayakan Hari Asyura pada hari ke-10 bulan Muharam yang ditandai dengan puasa sunah. Lalu, bagaimana sejarah memasak bubur Asyura? Apa resepnya? Yuk, simak ulasannya berikut ini.

    Sejarah Bubur Asyura

    Memasak bubur Asyura menjadi tradisi sebagai ungkapan rasa syukur atas keselamatan dan rahmat yang telah diberikan oleh Allah SWT.

    Menurut sejarahnya, bubur Asyura sudah ada sejak jaman Nabi Nuh. Diriwayatkan, bahwa ketika perahu Nabi Nuh a.s telah berlabuh (siap digunakan) pada hari ‘asyuro, Nabi Nuh berkata pada kaumnya, “kumpulkan seluruh perbekalan yang ada pada diri kalian!”

    Kemudian, beliau datang (kepada mereka) dan berkata, “(ambillah) kacang fuul ini sekepal dan ‘adas (biji-bijian) ini sekepal, dan ini dengan beras, dan ini dengan gandum, dan ini dengan jelai”.

    Lalu kata Nabi Nuh, “masaklah semua itu oleh kalian! Niscaya kalian akan senang dalam keadaan selamat”.

    Dari peristiwa tersebut, kaum muslimin kemudian (terbiasa) masak biji-bijian. Kejadian itu juga menjadi praktik memasak yang pertama di bumi setelah bencana topan dan menjadi kebiasaan setiap Hari Asyuro.

    Sejak itu, memasak bubur Asyura menjadi tradisi umat muslim di berbagai penjuru dunia, termasuk di Indonesia.

    Jadi Tradisi Umat Muslim di Indonesia

    Hampir di seluruh wilayah di Indonesia yang masyarakatnya melaksanakan puasa Muharram memiliki tradisi memasak bubur Asyura.

    Untuk rasanya sendiri bisa berbeda antar daerah, karena bahan yang digunakan juga mungkin berbeda. Ada yang cita rasanya gurih karena terbuat dari daging dan rempah-rempah, namun ada juga yang terasa manis karena dibuat dari umbi-umbian.

    Selain itu, masyarakat biasanya memasak bubur Asyura dalam porsi besar karena dibagikan kepada warga satu desa.

    Resep dan Cara Memasak Bubur Asyura

    Sebetulnya tidak ada resep pasti mengenai 41 bahan yang digunakan dalam pembuatan bubur ini. Jika tidak genap 41 bahan, bisa ditambahkan kacang-kacangan, sayuran, atau daging sesuai selera. Berikut ini resep bubur Asyura yang bisa dicoba di rumah:

    Baca Juga: 5 Resep Tongseng Ayam Lezat dengan Santan, Pedas dan Gurih

    Bahan-Bahan:

    Berikut ini bahan-bahan yang perlu disiapkan untuk membuat bubur Asyura:

    • 150 gram beras
    • 30 gram bayam
    • 30 gram kangkung
    • 40 gram jagung manis
    • 40 gram wortel
    • 40 gram kentang
    • 20 gram kacang tanah
    • 20 gram kacang hijau
    • 20 gram kacang kedelai
    • 20 gram kacang panjang
    • 50 gram ayam (potong kecil-kecil)
    • 50 gram daun pucuk labu
    • 30 gram daun kemangi
    • 100 ml santan
    • 3 lembar daun salam
    • 1 ikat daun melinjo
    • 40 gram buah melinjo
    • Bawang putih cincang secukupnya
    • Jahe geprek secukupnya
    • Garam dan lada
    • Air secukupnya

    Aneka bahan lainnya agar genap 41 bahan

    Bahan pelengkap:

    • Abon sapi
    • Sambal goreng tempe
    • Telur dadar iris

    Cara Membuat Bubur Asyura

    Setelah semua bahan siap, sekarang waktunya memasak bubur Asyura dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini.

    1. Rendam beras agar cepat lunak ketika dimasak.
    2. Siapkan panci, tumis bawang putih dalam minyak panas hingga harum.
    3. Masukkan beras yang telah direndam. Tumis bersama bawang putih dan jahe selama lima menit. Pastikan beras bercampur dengan minyak secara merata.
    4. Tuang air secukupnya. Masukkan daun salam, kemudian masak bubur.
    5. Tambahkan bahan-bahan yang lebih lama matangnya, seperti ayam potong dan kacang-kacangan.
    6. Kemudian masukkan sayuran yang bertekstur keras, seperti wortel, kentang, dan jagung manis.
    7. Masak dan jangan lupa sesekali mengaduknya. Gunakan api sedang hingga bubur hampir matang.
    8. Lalu, masukkan sayuran yang cepat matang seperti bayam, kangkung, daun melinjo, buah melinjo, daun kemangi, pucuk labu, dan lainnya.
    9. Aduk hingga rata, masukkan bumbu dan santan. Koreksi rata, kemudian masak hingga bumbur matang.
    10. Hidangkan bubur Asyura selagi hangat. Jangan lupa tambahkan pelengkapnya!

    Baca Juga: 3 Resep Opor Ayam Mudah Dan Enak Untuk Sajian Spesial Lebaran

    Itulah sejarah, resep hingga cara membuat bubur Asyura yang perlu kamu ketahui. Meski membutuhkan banyak bahan, membuatnya ternyata tidak sulit ya, meski perlu waktu cukup lama hingga bubur benar-benar matang. Selamat mencoba!

  • 5 Resep Tongseng Ayam Lezat dengan Santan, Pedas dan Gurih

    Resep tongseng ayam menjadi hidangan pedas berkuah yang seringkali disajikan dalam kondisi hangat. Ini menjadi salah satu kuliner khas Indonesia. Asal mula dari penamaan tongseng yaitu karena masakan ini dibuat melalui cara menggongseng daging dengan campuran bumbu.

    Seperti kecap, kubis, irisan tomat dan lainnya. Apabila Anda mengalami kesulitan menemukan ide masakan yang bisa menggugah selera, maka tongseng menjadi pilihan yang paling tepat. Bagian ayam yang paling cocok untuk dibuat masakan tongseng yaitu bagian paha atas maupun bawah.

    Alasannya, daging ini berlemak, sehingga teksturnya terasa lebih kenyal dibandingkan di bagian dada ayam. Selain itu juga disarankan agar membuat tongseng daging paha ayam beserta dengan kulitnya.

    Ciri khas tongseng yaitu adalah bumbu gulai. Gulai merupakan bumbu yang khas dari Jawa, karena racikannya berbeda dibandingkan dengan gulai Sumatera. Untuk bumbunya terdiri dari bawang putih, bawang merah, ketumbar, merica, jintan, kunyit, kemiri, dan jahe.

    Baca Juga: Resep Rendang Daging Sapi Hitam Padang Spesial

    Ada juga bumbu lainnya seperti daun jeruk, serai, daun salam, kapulaga, dan kayu manis.

    Untuk pembuatan tongseng ayam yang lezat dan nikmat bisa mencoba mengikuti resep berikut, di antaranya:

    1. Tongseng Ayam Biasa

    Tongseng Ayam Biasa

    Masakan tongseng pada umumnya memang menggunakan santan segar sebagai kuahnya, supaya terasa lebih gurih dan enak. Namun ada juga tongseng yang tidak menggunakan santan dan hal ini diganti menggunakan kaldu atau air saja.

    Berikut ini resep tongseng ayam biasa, di antaranya:

    Bahan:

    • Bawang merah 4 siung.
    • Bawang putih 2 siung.
    • Kemiri 3 buah, sangrai terlebih dahulu.
    • Kunyit bubuk ½ sdm.
    • Lengkuas bubuk ½ sdm.
    • Ketumbar bubuk ½ sdt.
    • Daun jeruk 3 lembar.
    • Daun salam satu lembar.
    • Kecap manis 2 sdm.
    • Garam, gula, merica, secukupnya.
    • Tomat 1 buah.

    Cara Memasak:

    • Silakan tumis bumbu halus menggunakan minyak sayur sampai harum.
    • Lalu masukkan ayam, masak sampai ayam matang.
    • Tuang santan kental, kemudian tambahkan air.
    • Masukkan daun salam, daun jeruk, cabe rawit, dan gula merah.
    • Masak menggunakan api sedang sampai ayam matang, kemudian berikan potongan tomat.

    2. Tongseng Ayam Santan Rasa Gurih

    Tongseng Ayam Santan Rasa Gurih

    Rasa gurih yang ada pada tongseng ayam bisa dirasakan karena penggunaan santan kental. Tidak hanya itu saja, Anda juga dapat memperkaya rasa tongseng ayam dengan menambahkan sayur. Contohnya tomat, daun kol, cabe rawit hijau maupun cabe rawit merah.

    Untuk proses pembuatan tongseng ayam santan bisa menggunakan langkah-langkah berikut:

    Bahan:

    • Daun salam 2 lembar.
    • Serai 1 batang.
    • Lengkuas 3 cm.
    • Garam secukupnya.
    • Penyedap rasa secukupnya.
    • Gula jawa sesuai selera.

    Bumbu Halus:

    • Bawang putih 2 siung.
    • Bawang merah 5 siung.
    • Cabai merah keriting 4 buah.
    • Kemiri 3 butir, sangrai.
    • Kunyit 2 cm, sangrai.
    • Jahe 1 cm, sangrai.
    • Ketumbar halus 1 sdt.
    • Lada bubuk 1 sdt.
    • Cabe rawit 8 buah.

    Cara Memasak:

    • Tumis bumbu halus terlebih dahulu hingga aromanya harum.
    • Lalu masukkan seluruh bumbu lainnya, terkecuali gula, garam dan santan.
    • Lalu aduklah hingga rempahnya layu.
    • Masukkan daging ayam, tambahkan santan air, kecap, gula, garam, dan penyedap rasa.
    • Masak sampai kuah mendidih. Aduk agar santan tidak pecah.
    • Masukkan potongan sayuran, kemudian matikan kompor.
    • Tongseng ayam santan siap disajikan.

    3. Tongseng Ayam Fibercream

    Tongseng Ayam Fibercream

    Mau coba memasak tongseng ayam dengan rasa yang berbeda dan tampilan yang unik, maka Anda dapat mencoba resep tongseng ayam fibercream. Cita rasa dari resep ini tidak kalah dibandingkan dengan beberapa resep yang ada di atas.

    Untuk itu, Anda bisa mencoba resep ini untuk dijadikan menu masakan yang bisa memanjakan lidah. Berikut ini resep yang bisa diketahui:

    Bahan:

    • Cabe merah keriting 2 buah, potong kecil.
    • Daun salam 4 lembar.
    • Sereh 1 batang, geprek.
    • Jahe 1 ruas, geprek.
    • Fiber cream 3 sdm agar terasa lebih kental.
    • Kaldu jamur 1 sdt.
    • Lada bubuk 1 sdt.
    • Ketumbar bubuk ½ sdt.
    • Kecap manis 8 sdm atau sesuai selera.
    • Air 1 liter sesuai selera.
    • Margarin untuk menumis.
    • Gula pasir dan garam secukupnya.

    Bumbu halus:

    • Bawang merah 5 siung.
    • Bawang putih 3 siung.
    • Cabe rawit 5 buah.
    • Cabai merah keriting 3 buah.

    Cara Memasak:

    • Silahkan tumis seluruh bumbu halus menggunakan margarin, apabila sedikit kering dan tercium aroma harum, masukkan daun salam, sereh dan jahe.
    • Kemudian tumis sebentar.
    • Masukkan dada ayam, tambahkan cabai, air, lada bubuk, kaldu jamur, ketumbar, garam, kecap manis, dan gula pasir.
    • Masak sampai air mendidih, silahkan tambahkan fibercream. Aduk sebentar.
    • Apabila ayam sudah matang, silahkan masukkan sayuran.
    • Masak kembali sebentar, kemudian angkat dan sajikan.
    • Tongseng ayam fibercream siap disantap.

    4. Bumbu Tongseng Kecap

    Bumbu Tongseng Kecap

    Banyak sekali varian tongseng ayam yang bisa membuat perut terasa lapar bahkan nambah terus menerus. Sama seperti dengan resep bumbu tongseng kecap yang sangat terasa manis dan pastinya terasa gurih. Berikut resepnya:

    Bahan:

    • Jahe 2 cm.
    • Lengkuas 4 cm.
    • Ketumbar ½ sdt, sangrai.
    • Jintan ½ sdt, sangrai.
    • Minyak secukupnya.
    • Daun salam 2 lembar.
    • Batang serai 2 batang, geprek.
    • Kunyit, daun jeruk 5 lembar.
    • Pala ½ butir, hancurkan.
    • Cengkeh 2 butir.
    • Bunga lawang 1 butir.
    • Kapulaga 3 sampai 5 butir.
    • Kayu manis 3 sampai 4 cm.
    • Asam kandis ½ buah.
    • Air 1 liter.
    • Santan instan kental 200 ml.
    • Kaldu sapi 2 sdt.
    • Gula pasir 1 sdt.
    • Saos tiram ½ sdm.
    • Kecap manis 1 sdm.
    • Margarin 1 sdm.

    Bumbu Halus:

    • Bawang putih 8 siung.
    • Bawang merah 10 siung.
    • Kemiri 4 butir.
    • Cabe keriting merah 50 gram.
    • Kunyit 5 cm.
    • Garam 1 sdt.
    • Merica ½ sdt/.

    Bumbu Iris:

    • Cabe rawit 7 buah, iris.
    • Kol 100 gram, iris.
    • Daun bawang 2 batang, iris
    • Tomat merah 1 buah, iris kotak.
    • Bawang bombay ½ buah, iris.
    • Bawang merah 5 siung, iris.

    Cara Membuat:

    • Haluskan seluruh bahan bumbu sampai halus.
    • Kemudian tumis bumbu sampai harum.
    • Kemudian masukkan bawang merah, bawang bombay, cabe rawit, daun bawang, daun salam, serai, daun jeruk, cengkeh, pala, kapulaga, bunga lawang, asam kandis, kayu manis, aduk rata.
    • Tambahkan merica, garam, kaldu bubuk, serta ayam yang sudah dipotong.
    • Tambahkan air secukupnya.
    • Jika ayam sudah empuk, masukkan gula dan santan, aduk merata.
    • Tambahkan kol, kecap manis, saus tiram, secukupnya.

    5. Tongseng Ayam Kuah Merah

    Tongseng Ayam Kuah Merah

    Resep tongseng ayam selanjutnya yaitu menggunakan kuah merah yang dijamin memiliki cita rasa sangat lezat. Sehingga Anda wajib mencoba resep ini untuk dijadikan sebagai hidangan makan malam yang sangat enak di lidah.

    Bahan:

    • Daun salam 2 lembar.
    • Serai 1 batang.
    • Kecap manis 3 sdm.
    • Gula merah, garam dan kaldu bubuk.
    • Minyak secukupnya.
    • Air secukupnya.
    • Cabe rawit merah.

    Bumbu Halus:

    • Kemiri 2 butir.
    • Jahe dan kunyit 2 ruas.
    • Bawang merah 4 siung.
    • Bawang putih 3 siung.
    • Merica 1 sdt.

    Cara Memasak:

    • Tumis bumbu halus terlebih dahulu hingga tercium harum.
    • Masukkan ayam, serai dan daun salam.
    • Aduk hingga warna daging ayam berubah kecoklatan.
    • Masukkan air secukupnya.
    • Tunggu sampai mendidih.
    • Tambahkan penyedap rasa, garam, kecap manis, gula, aduk merata.
    • Cek rasa, kemudian masukkan sayuran potongan bawang merah, irisan cabai.
    • Aduk kembali, tunggulah sampai sayuran layu.
    • Lalu matikan api,
    • Tongseng ayam bumbu kuah merah siap disajikan.

    Menciptakan masakan yang enak tentu harus dikombinasikan dengan bumbu yang tepat dan takaran yang pas pula. Sama seperti resep tongseng ayam yang memiliki banyak varian dan pastinya bumbu yang digunakan juga tidak sama.

  • Seblak: Lezatnya Kuliner Khas Bandung

    Seblak adalah salah satu kuliner khas Bandung yang semakin populer di berbagai daerah di Indonesia. Dengan cita rasa gurih dan pedas, seblak menjadi favorit banyak orang. Jika Anda penasaran dan ingin mencoba membuatnya di rumah, berikut adalah resep seblak yang mudah dan praktis.

    Resep Seblak

    Bahan-bahan:

    • 100 gram kerupuk mentah
    • 2 butir telur
    • 1 batang daun bawang, iris tipis
    • 100 gram daging ayam atau sosis, potong kecil-kecil
    • 1 liter air

    Bumbu Seblak:

    • 3 siung bawang putih
    • 3 siung bawang merah
    • 5 buah cabai merah keriting
    • 10 buah cabai rawit (sesuai selera)
    • 2 cm kencur
    • Garam dan gula secukupnya

    Cara Membuat Seblak:

    1. Rendam Kerupuk: Rendam kerupuk mentah dalam air panas hingga lunak, tiriskan.
    2. Tumis Bumbu: Haluskan bawang putih, bawang merah, cabai merah, cabai rawit, dan kencur. Tumis bumbu halus hingga harum.
    3. Masak Seblak: Tambahkan daging ayam atau sosis ke dalam tumisan bumbu, masak hingga berubah warna. Kemudian, masukkan air dan biarkan mendidih.
    4. Campurkan Bahan: Masukkan kerupuk yang sudah direndam dan daun bawang. Aduk rata.
    5. Tambahkan Telur: Kocok telur, lalu masukkan ke dalam panci sambil diaduk perlahan. Masak hingga semua bahan matang dan bumbu meresap.
    6. Sajikan: Seblak siap disajikan. Tambahkan topping sesuai selera seperti bakso, ceker ayam, atau sayuran.

    Selamat mencoba resep seblak ini di rumah! Dengan bahan dan bumbu seblak yang mudah didapat, Anda bisa menikmati kelezatan kuliner khas Bandung kapan saja.