Tag: Pelajaran

  • Angka Romawi: Sejarah, Penulisan Sistem Penomoran, dan Urutan 1 – 1000

    Sistem penomoran dengan angka Romawi adalah sebuah sistem penulisan angka yang berasal dari Romawi kuno. Sistem ini digunakan oleh orang Romawi kuno untuk mewakili dan menyampaikan angka-angka dalam bentuk simbol-simbol tertentu. Sistem penomoran ini memiliki sejarah yang panjang dan masih digunakan dalam beberapa konteks hingga saat ini.

    Berikut adalah penjelasan mengenai sejarah dan cara penulisan sistem penomoran dengan angka Romawi:

    Sejarah:

    Sistem penomoran dengan angka Romawi berasal dari Romawi kuno, yang merupakan sebuah peradaban kuno yang berpusat di Kota Roma, Italia. Sistem ini mulai digunakan pada abad ke-7 SM dan terus berkembang seiring waktu.

    Angka-angka Romawi awalnya diturunkan dari sistem penulisan Etruria, peradaban sebelumnya yang mendiami wilayah Italia tengah. Orang Romawi kemudian mengadopsi sistem ini dan memberikan simbol-simbol khusus untuk mewakili angka-angka tertentu.

    Pada awalnya, simbol-simbol tersebut terdiri dari garis-garis dan titik-titik yang digunakan untuk mewakili nilai-nilai tempat. Namun, seiring berjalannya waktu, simbol-simbol ini berkembang menjadi karakteristik yang lebih kompleks, termasuk pengulangan dan pengurangan yang digunakan untuk mencapai nilai yang diinginkan.

    Sistem penomoran dengan angka Romawi digunakan secara luas oleh Romawi dalam berbagai konteks, termasuk penanggalan, catatan sejarah, pengukuran, dan pembangunan. Meskipun tidak lagi menjadi sistem penomoran utama yang digunakan saat ini, angka Romawi masih ditemui dalam banyak konteks, seperti pada jam dinding, prasasti, dan penghargaan.

    Simbol-simbol Angka Romawi:

    Berikut adalah simbol-simbol yang digunakan dalam sistem penomoran dengan angka Romawi beserta nilai-nilai yang mereka wakili:

       – I: 1

       – V: 5

       – X: 10

       – L: 50

       – C: 100

       – D: 500

       – M: 1000

    Nilai-nilai lain dapat diperoleh dengan menggabungkan simbol-simbol ini secara tepat, baik dengan menjumlahkannya atau menguranginya.

    Aturan Penulisan:

    Dalam penulisan angka Romawi, beberapa aturan penting perlu diikuti:

    1. Tidak boleh ada lebih dari tiga simbol pengulangan yang bersebelahan. Jika terdapat empat atau lebih simbol yang sama, maka simbol pengurangan digunakan. Contohnya, angka 4 ditulis sebagai “IV” (5-1) bukan “IIII”.
    2. Simbol pengurangan hanya bisa digunakan pada simbol-simbol yang nilainya 1/10, 1/5, dan 1/2 dari simbol yang mendahuluinya. Contohnya, angka 9 ditulis sebagai “IX” (10-1) bukan “VIIII”.
    3. Angka Romawi ditulis dari kiri ke kanan dengan nilai terbesar berada di sebelah kiri.
    4. Simbol pengurangan hanya digunakan sekali dalam setiap angka. Jika terdapat pengurangan yang diperlukan lebih dari satu kali, maka digunakanlah penggabungan simbol pengurangan dengan simbol penjumlahan. Contohnya, angka 99 ditulis sebagai “XCIX” (100-10+1) bukan “IC”.

       Dengan mengikuti aturan-aturan ini, angka apapun dapat ditulis dalam sistem penomoran dengan angka Romawi.

    Demikianlah penjelasan mengenai sejarah dan cara penulisan sistem penomoran dengan angka Romawi. Meskipun sudah jarang digunakan dalam kehidupan sehari-hari, sistem ini masih memiliki nilai sejarah dan sering ditemui dalam konteks-konteks khusus.

    Angka Romawi 1-1000

    Angka Romawi 1-1000

    Berikut adalah tabel angka Romawi lengkap dari 1 hingga 100:

    1: I

    2: II

    3: III

    4: IV

    5: V

    6: VI

    7: VII

    8: VIII

    9: IX

    10: X

    11: XI

    12: XII

    13: XIII

    14: XIV

    15: XV

    16: XVI

    17: XVII

    18: XVIII

    19: XIX

    20: XX

    21: XXI

    22: XXII

    23: XXIII

    24: XXIV

    25: XXV

    26: XXVI

    27: XXVII

    28: XXVIII

    29: XXIX

    30: XXX

    31: XXXI

    32: XXXII

    33: XXXIII

    34: XXXIV

    35: XXXV

    36: XXXVI

    37: XXXVII

    38: XXXVIII

    39: XXXIX

    40: XL

    41: XLI

    42: XLII

    43: XLIII

    44: XLIV

    45: XLV

    46: XLVI

    47: XLVII

    48: XLVIII

    49: XLIX

    50: L

    51: LI

    52: LII

    53: LIII

    54: LIV

    55: LV

    56: LVI

    57: LVII

    58: LVIII

    59: LIX

    60: LX

    61: LXI

    62: LXII

    63: LXIII

    64: LXIV

    65: LXV

    66: LXVI

    67: LXVII

    68: LXVIII

    69: LXIX

    70: LXX

    71: LXXI

    72: LXXII

    73: LXXIII

    74: LXXIV

    75: LXXV

    76: LXXVI

    77: LXXVII

    78: LXXVIII

    79: LXXIX

    80: LXXX

    81: LXXXI

    82: LXXXII

    83: LXXXIII

    84: LXXXIV

    85: LXXXV

    86: LXXXVI

    87: LXXXVII

    88: LXXXVIII

    89: LXXXIX

    90: XC

    91: XCI

    92: XCII

    93: XCIII

    94: XCIV

    95: XCV

    96: XCVI

    97: XCVII

    98: XCVIII

    99: XCIX

    100: C

    Tabel ini hanya mencakup angka Romawi hingga 100. Untuk memperoleh tabel lengkap hingga 10.000, perlu dilakukan pengulangan dan penggabungan simbol-simbol Romawi yang lebih kompleks.

  • Arti Singkatan etc. et al. i.e e.g

    Banyak yang belum mengetahui apa Arti Singkatan etc. – et al. – i.e. – e.g.? Berikut penjabaran arti singkatan etc. – et al. – i.e. – e.g. :

    Arti Singkatan etc.

    Singkatan etc. berasal dari bahasa latin yaitu “et cetera”, dalam bahasa Inggrisnya “and other things”, jadi dalam, bahasa Indonesia singkatan etc. artinya adalah “dan lain-lain” atau “dan sebagainya”
    Contoh:

    • My Mom go to market to buy cooking oil, banana, some vegetables, chili, etc.
      My Mom go to market to buy cooking oil, banana, some vegetables, chili, and other things
      (Ibuku pergi ke pasar untuk membeli minyak goreng, sayuran, cabe, dan lain-lain)
    • I want to master programming languages like C, C++, Fortran, Turbo Pascal, Java, etc.
      I want to master some programming languages like C, C++, Fortran, Turbo Pascal, Java, and other things
      (Saya ingin menguasai beberapa bahasa pemrograman seperti C, C++, Fortran, Turbo Pascal, Java, dan sebagainya)

    Arti et al.

    Arti et al.

    Singkatan et al. berasal dari bahasa latin yaitu “et alii”, dalam bahasa Inggrisnya “and others”, jadi dalam bahasa Indonesia singkatan et al. artinya adalah “dan kawan-kawan”
    Contoh:

    • Besides Albert Einstesin, Stephen Hawkings or Bill Gates, there are also Islamic Scientists like Ibnu Sina, Al-Khazini, Al-Khawarizmi, Ibnu Khaldun, et al.
      Besides Albert Einstesin, Stephen Hawkings or Bill Gates, there are also Islamic Scientists like Ibnu Sina, Al-Khazini, Al-Khawarizmi, Ibnu Khaldun, and others
      (Selain Albert Einstein, Stephen Hawkings atau Bill Gates, ada juga ilmuwan Islam seperti Ibnu Sina, Al-Khazini, Al-Khawarizmi, Ibnu Khaldun, dan kawan-kawan)
    • There are several badminton athlete who contributed gold medal for Indonesia. they are Anneke Feinya, Nitya Krishida, Bona Septano, Mohammad Ahsan, Simon Santoso, et al.
      There are several badminton athlete who contributed gold medal for Indonesia. they are Anneke Feinya, Nitya Krishida, Bona Septano, Mohammad Ahsan, Simon Santoso, and others
      (Ada beberapa atlet bulu tangkis yang meyumbangkan emas untuk Indoensia. Mereka adalah Anneke Feinya, Nitya Krishida, Bona Septano, Mohammad Ahsan, Simon Santoso, dkk)

    Arti Singkatan i.e.

    e.g e.i

    Singkatan i.e. berasal dari bahasa latin yaitu “id est”, dalam bahasa inggrisnya “that is”, jadi dalam bahasa Indonesia singkatan i.e. artinya “yaitu” atau “yakni”
    Contoh:

    • Moslems read their Holy Book every day, i.e. Qur-an
      Moslems read their Holy Book every day, that is Qur-an
      (Orang Islam membaca Buku Sucinya setiap hari, yaitu Qur-an)
    • There are two binary numbers, i.e. 1 and 0
      There are two binary numbers, that is 1 and 0
      (Ada dua bilangan biner, yaitu 1 dan 0)

    Baca Juga: Simple Present Tense: Fungsi, Rumus dilengkapi dengan Contoh

    Singkatan dan Arti e.g.

    Singkatan e.g. berasal dari bahasa latin yaitu “exempli gratia”, dalam bahasa inggrisnya “for example”, jadi dalam bahasa Indonesia singkatan e.g. artinya “misalnya”
    Contoh:

    • I like to eat vegetables, e.g. carrots and broccoli
      I like to eat vegetables,for example carrots and broccoli
      (Saya suka makan sayur, misalnya wortel dan brokoli)
    • My boyfriend is happy to exercise, e.g. swimming and badminton
      My boyfriend is happy to exercise, for example swimming and badminton
      (Kekasihku senang berolahraga, misalnya berenang dan bulutangkis)

    itulah arti dan singkatan dari Arti Singkatan etc. – et al. – i.e. – e.g.

  • Makna dan Arti Lambang Pancasila 1-5, Siswa Wajib Tahu!

    Tahukah apa saja lambang Pancasila? Dan apa makna atau arti lambang Pancasila 1-5 beserta dengan nilai-nilai Pancasila?

    Pancasila adalah sebuah landasan dan ideolagi bangsa Indonesia. Pancasila menjadi identitas dari NKRI atau Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pancasila mencerminkan makna sekaligus nilai-nilai luhur dari bangsa Indonesia.

    Tepat di 1 Juni 1945 silam, Pancasila diresmikan oleh Presiden Soekarno menjadi dasar Negara Indonesia. Sebelum akhirnya tercantum di Pembukaan UUD 1945, Pancasila beberapa kali mengalami perubahan.

    Dan akhirnya diresmikan pada 18 Agustus 2023. Pancasila memiliki lambang berbentuk burung Garuda yang memiliki lima perisai. Di mana perisai yang ada menggambarkan setiap sila dari Pancasila.

    Seluruh masyarakat terkhusus siswa-siswi harus tahu apa saja lambang Pancasila, dan arti dari lambang Pancasila. Di bawah ini akan dijelaskan mengenai arti dari lambang Pancasila dan nilai-nilai Pancasila.

    Makna Lambang Pancasila

    5 Makna Lambang Pancasila

    Garuda Pancasila merupakan lambang Negara yang terdiri dari lambang-lambang yang mempunyai arti dan makna tertentu, baik yang tersirat ataupun terurat.

    1. Burung Garuda

    Burung Garuda adalah lambang dari Pancasila. Burung ini adalah raja dari segala burung yang dikenal dengan Burung Sakti Elang Rajawali. Burung ini melambangkan sebuah kekuatan dan gerak yang dinamis.

    Hal tersebut terlihat dari sayap yang mengembang, seolah burung Garuda siap untuk terbang ke angkasa. Di mana melambangkan dinamika juga semangat untuk menjunjung tinggi nama baik bangsa Indonesia.

    1. Cengkraman Kaki Garuda

    Di dalam lambang Pancasila, kedua kaki burung Garuda terlihat mencengkram pita putih yang bertuliskan ‘Bhinneka Tunggal Ika’. Kalimat tersebut diambil dari kitab yang dikarang oleh empu Tantular yakni Kitab Sutasoma.

    Bhinneka Tunggal Ika mempunyai arti yakni berbeda-beda namun tetap satu jua. Slogan tersebut adalah kekuatan bangsa Indonesia yang mempunyai banyak perbedaan, yakni agama, suku, hingga budaya.

    1. Warna Emas

    Warna emas pada burung Garuda ini melambangkan keagungan. Yang artinya bangsa Indonesia menjunjung tinggi martabat bangsa yang agung dan luhur.

    1. Jumlah Bulu

    Jumlah bulu di burung Garuda Pancasila memiliki hubungan erat dengan kelahiran NKRI, di antaranya adalah:

    • Bulu sayap kiri dan kanan masing-masing berjumlah 17 helai, yang menunjukkan tanggal 17.
    • Bulu ekor memiliki delapan helai, yang menunjukkan bulan Agustus atau 8.
    • Bulu yang ada di bawah kalung perisai yang menghubungkan ekor berjumlah 19. Dan bulu leher berjumlah 45, yang menunjukkan tahun 1945.

    Jika digabungkan angka merujuk kepada tanggal 17 Agustus 1945. Tanggal tersebut mempunyai makna historis agar masyarakat Indonesia senantiasa untuk menghargai waktu dan mengingat sejarahnya.

    1. Perisai

    Perisai di lambang Pancasila terletak di dada Garuda. Di mana menjadi lambang perlindungan dan perjuangan. Sebab, perisai selalu dibawa ke medan perang oleh prajurit untuk melindungi diri dari musuh.

    Garis yang melintang yang membagi ruang bawah dan atas melambangkan garis khatulistiwa yang diartikan membelah Kepulauan Indonesia. Ada lima bagian yang ada di perisai, masing-masing melambangkan sila dalam Pancasila.

    Arti Lambang Pancasila 1-5

    Dilansir dari situs BPIP atau Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, berikut adalah arti dari lambang Pancasila sila 1-5:

    1. Bintang – Lambang Sila Pertama

    Sila pertama berbunyi ‘Ketuhanan yang Maha Esa’. Bintang adalah simbol sila pertama yang menggambarkan sebuah cahaya. Cahaya ini seperti cahaya kerohanian dari Tuhan.

    Terdapat latar berwarna hitam di bagian bintang. Di mana memiliki arti bahwa warna alam milik Tuhan, bukan rekaan manusia.

    1. Rantai – Lambang Sila Kedua

    Bunyi dari sila kedua adalah ‘Kemanusiaan yang Adil dan Beradab’. Rantai menjadi simbol yang terdiri dari mata rantai berbentuk lingkaran dan segi empat yang berkaitan membentuk lingkaran.

    Keterkaitan tersebut mempunyai makna jika bangsa Indonesia saling terikat erat, saling membutuhkan, dan saling bahu-membahu.

    1. Pohon Beringin – Lambang Sila Ketiga

    Bunyi dari sila ketiga adalah ‘Persatuan Indonesia’. Pohon beringin menjadi simbol sila ketiga, di mana pohon ini merujuk kepada pohon besar yang bisa menampung banyak orang untuk berteduh.

    Hal ini dikaitkan sebagai Negara Indonesia, di mana seluruh rakyat bisa berteduh di bawah naungan Indonesia. Pohon beringin mempunyai akar dan sulur yang menjalar ke seluruh arah. Hal tersebut berhubungan dengan keragaman suku yang menyatu di Indonesia.

    1. Kepala Banteng – Lambang Sila Keempat

    Bunyi dari sila keempat adalah ‘Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan. Simbol dari sila keempat adalah kepala banteng.

    Kepala banteng mempunyai filosofi sebagai hewan sosial yang suka berkumpul. Sama halnya dengan musyawarah, di mana orang-orang melakukan diskusi untuk melahirkan sebuah keputusan.

    1. Padi dan Kapas – Lambang Sila Kelima

    Bunyi dari sila kelima adalah  ‘Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia’. Simbolnya adalah padi dan kapas, di mana melambangkan symbol pangan dan sandang. Hal tersebut menyiratkan sebuah makna yakni syarat utama Negara yang adil yakni yang bisa mencapai kemakmuran untuk rakyat dengan merata

    Demikian penjelasan mengenai makna dan arti lambang sila Pancasila 1-5. Semoga penjelasan di atas mudah dimengerti dan bermanfaat, ya.

  • Simple Present Tense: Fungsi, Rumus dilengkapi dengan Contoh

    Simple present tense merupakan salah satu rumus tenses yang harus Anda kuasai dalam belajar bahasa inggris. Hal ini karena penggunaan mereka cukup sering muncul.

    Mempelajari Bahasa Inggris sebenarnya tidak sulit. Tentu saja hanya menguasai banyak kata tidaklah cukup. Anda perlu memahami tenses atau keterangan waktu untuk dapat merangkainya menjadi sebuah kalimat.

    Definisi

    Simple Present Tense adalah salah satu bentuk tenses dalam bahasa Inggris yang digunakan untuk menyatakan fakta, kebiasaan, atau kejadian yang terjadi secara rutin.

    Ada total 16 tenses yang akan Anda temukan dalam mempelajari Bahasa Inggris. Akan tetapi, untuk pemula Anda tidak perlu langsung menguasai segalanya.

    Anda bisa mulai mencoba mempelajari dari yang sederhana dahulu. Simple present merupakan tenses paling awal yang harus Anda pelajari. Simple Present secara singkat memiliki arti sebagai “sekarang”.

    Artinya, simple present merupakan kalimat dengan pola bentuk kata kerja untuk menyatakan kejadian atau peristiwa yang berlangsung saat ini atau di masa sekarang.

    Fungsi Simple Present Tense

    Adapun fungsi dari simple present tense adalah sebagai berikut:

    • Untuk menunjukkan kebenaran umum atau mutlak
    • menunjukkan kebiasaan
    • Mengekspresikan perasaan dalam diri
    • Menunjukkan waktu acara yang sudah dijadwalkan dalam waktu dekat
    • Untuk memberikan tutorial atau petunjuk.

    Rumus Simple Present Tense

    Rumus Simple Present Tense

    Perlu Anda tahu, jika bentuk simple termasuk bentuk paling dasar dan paling awal untuk kita pelajari sebelum kita belajar tentang tenses bahasa Inggris secara menyeluruh. Untuk bentuk simple tense yang pertama yaitu simple present tense.

    Nah, kini saatnya kita belajar mengenai rumus simple present tense. Perlu kamu ketahui, jika kalimat present tense dibedakan menjadi dua jenis, diantaranya nominal sentence dan verbal sentence. Dalam tense ini ada beberapa aturan yang harus digunakan.

    Intinya, dalam verbal sentence, setelah subjek nantinya akan diikuti oleh Verb (V) atau kata kerja. Sedangkan untuk nominal sentences, sesudah subjek akan diikuti oleh non kata kerja. Biasanya kita mengenalnya sebagai “be” or “to be.”

    Sebenarnya, kita bisa menggunakan rumus ini dalam rutinitas yang kita lakukan sehari-hari atau untuk fakta. Tak hanya itu saja, rumus itu juga bisa dipergunakan untuk menyatakan sesuatu yang akan terjadi kedepannya dalam waktu yang dekat.

    Rumus Nominal Simple Present Tense

    Untuk membuat kalimat positif, negatif, dan kalimat tanya, maka Anda bisa menggunakan rumus nominal simple present tense seperti berikut ini;

    • Kalimat Positif: Subject + to be + noun/adj/adv
    • Kalimat Negatif: Subject + to be not + noun/adj/adv
    • Kalimat Tanya: To be + subject + noun/adj/adv?

    Rumus Verbal Simple Present Tense

    Dalam verbal sentences, sesudah subject Anda tidak perlu lagi menambahkan to be. Sebab, yang tugasnya menjadi predikat yaitu (V) verb. Menariknya, verb pada tenses ini termasuk bentuk yang dasar, jadi belum mengalami perubahan. Jika Anda ingin membentuk kalimat verbal, rumusnya adalah sebagai berikut.

    • Subject + V1(s/es) + Object (untuk kalimat positif)
    • Subject + Do/Does + Not + V1 + Object (untuk kalimat negatif)
    • Do/Does + Subject + V1 + (?) (untuk kalimat tanya)

    Apabila kalimat yang Anda buat dengan menggunakan subjek kata ganti orang ketiga seperti (he, she, it, singular subject), maka terdapat beberapa kata kerja yang harus diikuti dengan s/es pada bagian belakangnya.  Contohnya saja seperti classes, videos, buys, washes, dan masih banyak lagi yang lainnya.

    Contoh

    Berikut ini adalah contoh simple present tense dengan kalimat verbal;

    • (+) She lives in Aceh. (Dia tinggal di Aceh.)
    • (-) She doesn’t live in Aceh. (Dia tidak tinggal di Aceh.)
    • (?) Does she live in Aceh? (Apakah dia tinggal di Aceh?)

    Di bawah ini merupakan beberapa contoh kalimat simple present tense dengan kalimat nominal, yang memakai to be: are/am/is.

    • (+) That is fried chicken. (Itu adalah ayam goreng.)
    • (-) That is not fried chicken. (Itu bukan ayam goreng.)
    • (?) Is that fried chicken? (Apakah itu ayam goreng?)

    Menghafalkan rumus simple present tense ini sangatlah penting. Tujuannya supaya kalimat dan pembicaraan dalam bahasa Inggris semakin mudah dipahami.

    Contoh Kalimat Simple Present Tense

    Berikut ini adalah penjelasan mengenai penggunaan Simple Present Tense beserta beberapa contohnya.

    Penggunaan Simple Present Tense

    1. Menyatakan Fakta Umum
      Simple Present Tense digunakan untuk menyatakan fakta atau sesuatu yang dianggap benar sepanjang waktu. Contoh:
    • The sun rises in the east. (Matahari terbit di timur.)
    • Water boils at 100 degrees Celsius. (Air mendidih pada suhu 100 derajat Celsius.)
    1. Menyatakan Kebiasaan atau Rutinitas
      Bentuk ini juga digunakan untuk menyatakan kegiatan yang dilakukan secara rutin atau kebiasaan sehari-hari. Contoh:
    • I go to school every day. (Saya pergi ke sekolah setiap hari.)
    • She drinks coffee every morning. (Dia minum kopi setiap pagi.)
    1. Menyatakan Keadaan atau Kondisi yang Bersifat Tetap
      Simple Present Tense digunakan untuk menyatakan keadaan atau kondisi yang bersifat tetap. Contoh:
    • He lives in Jakarta. (Dia tinggal di Jakarta.)
    • They work at a hospital. (Mereka bekerja di rumah sakit.)
    1. Menyatakan Jadwal atau Peristiwa Terjadwal
      Tense ini juga digunakan untuk menyatakan jadwal atau peristiwa yang sudah terjadwal. Contoh:
    • The train leaves at 6 p.m. (Kereta berangkat pukul 6 sore.)
    • The movie starts at 8 p.m. (Film dimulai pukul 8 malam.)

    Struktur Kalimat Simple Present Tense

    Kalimat dalam Simple Present Tense memiliki struktur yang sederhana. Berikut adalah struktur dasar dari kalimat positif, negatif, dan tanya dalam Simple Present Tense:

    1. Kalimat Positif
    • Subjek + Kata Kerja (verb) bentuk pertama + Objek
    • Contoh: She reads a book. (Dia membaca sebuah buku.)
    1. Kalimat Negatif
    • Subjek + Do/Does + Not + Kata Kerja bentuk pertama + Objek
    • Contoh: He does not (doesn’t) play soccer. (Dia tidak bermain sepak bola.)
    1. Kalimat Tanya
    • Do/Does + Subjek + Kata Kerja bentuk pertama + Objek?
    • Contoh: Do you like ice cream? (Apakah kamu suka es krim?)

    Contoh-Contoh Kalimat Simple Present Tense

    Berikut adalah beberapa contoh kalimat Simple Present Tense dalam berbagai konteks:

    1. Fakta Umum
    • Cats have four legs. (Kucing memiliki empat kaki.)
    • The earth orbits the sun. (Bumi mengelilingi matahari.)
    1. Kebiasaan
    • We watch TV every night. (Kami menonton TV setiap malam.)
    • She always eats breakfast at 7 a.m. (Dia selalu sarapan pukul 7 pagi.)
    1. Keadaan Tetap
    • My father works in a bank. (Ayah saya bekerja di bank.)
    • They live in a small village. (Mereka tinggal di sebuah desa kecil.)
    1. Jadwal Terjadwal
    • The bus arrives at 9 a.m. (Bus tiba pukul 9 pagi.)
    • The meeting starts at 10 a.m. (Pertemuan dimulai pukul 10 pagi.)

    Dengan memahami penggunaan dan struktur Simple Present Tense, Anda dapat lebih mudah membuat kalimat dalam bentuk ini dan menggunakan tenses ini dengan tepat dalam percakapan sehari-hari maupun dalam penulisan. Simple Present Tense sangat penting untuk dikuasai karena sering digunakan dalam bahasa Inggris untuk berbagai situasi.

  • Contoh Soal Latihan Seleksi PPDB 2024 SMA dan SMK

    Selamat datang di halaman contoh soal Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2024. Halaman ini menyediakan 35 contoh soal untuk membantu persiapan Anda dalam menghadapi ujian seleksi masuk SMA dan SMK.

    Soal-soal yang disajikan mencakup berbagai mata pelajaran, seperti Bahasa Indonesia, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, Ilmu Pengetahuan Sosial, dan lain-lain. Semoga contoh soal ini dapat membantu meningkatkan pemahaman dan kesiapan Anda dalam menghadapi ujian.

    Berikut adalah contoh 35 soal PPDB untuk masuk SMA dan SMK 2024: Contoh Soal PPDB 2024

    Contoh Soal PPDB 2024

    1. Apa ibu kota dari Provinsi Jawa Tengah?

    1. Yogyakarta
    2. Semarang
    3. Surakarta
    4. Magelang

    Jawaban: b. Semarang

    2. Hasil dari 7 x 8 adalah?

    1. 54
    2. 56
    3. 58
    4. 60

    Jawaban: b. 56

    3. Siapakah penulis dari novel “Laskar Pelangi”?

    1. Andrea Hirata
    2. Pramoedya Ananta Toer
    3. Ahmad Tohari
    4. Dee Lestari

    Jawaban: a. Andrea Hirata

    4. Apa nama pulau terbesar di Indonesia?

    1. Jawa
    2. Sumatera
    3. Kalimantan
    4. Sulawesi

    Jawaban: c. Kalimantan

    5. Berapakah jumlah provinsi di Indonesia pada tahun 2024?

    1. 33
    2. 34
    3. 35
    4. 36

    Jawaban: b. 34

    6. Apa nama ibukota dari negara Jepang?

    1. Kyoto
    2. Osaka
    3. Tokyo
    4. Hiroshima

    Jawaban: c. Tokyo

    7. Berapakah hasil dari 12 + 15?

    1. 25
    2. 26
    3. 27
    4. 28

    Jawaban: c. 27

    8. Siapa yang disebut sebagai Bapak Proklamator Indonesia?

    1. Soeharto
    2. Soekarno
    3. Hatta
    4. Sudirman

    Jawaban: b. Soekarno

    9. Di manakah Candi Borobudur berada?

    1. Bali
    2. Yogyakarta
    3. Magelang
    4. Surabaya

    Jawaban: c. Magelang

    10. Planet terdekat dengan Matahari adalah?

    1. Bumi
    2. Mars
    3. Venus
    4. Merkurius

    Jawaban: d. Merkurius

    11. Siapa presiden Indonesia pada tahun 2024?

    1. Joko Widodo
    2. Soeharto
    3. Susilo Bambang Yudhoyono
    4. Megawati Soekarnoputri

    Jawaban: a. Joko Widodo

    12. Lagu “Indonesia Raya” diciptakan oleh?

    1. W.R. Supratman
    2. Ismail Marzuki
    3. Gesang
    4. Idris Sardi

    Jawaban: a. W.R. Supratman

    13. Siapa penemu lampu pijar?

    1. Alexander Graham Bell
    2. Thomas Edison
    3. James Watt
    4. Albert Einstein

    Jawaban: b. Thomas Edison

    14. Unsur kimia dengan simbol O adalah?

    1. Oksigen
    2. Osmium
    3. Oganesson
    4. Oxide

    Jawaban: a. Oksigen

    15. Ibu kota Australia adalah?

    1. Sydney
    2. Melbourne
    3. Perth
    4. Canberra

    Jawaban: d. Canberra

    16. Hewan yang dapat hidup di dua alam adalah?

    1. Mamalia
    2. Reptil
    3. Amfibi
    4. Aves

    Jawaban: c. Amfibi

    17. Apa ibu kota dari negara India?

    1. Mumbai
    2. New Delhi
    3. Kolkata
    4. Bangalore

    Jawaban: b. New Delhi

    18. Siapa pelukis terkenal yang melukis “Mona Lisa”?

    1. Vincent van Gogh
    2. Pablo Picasso
    3. Leonardo da Vinci
    4. Claude Monet

    Jawaban: c. Leonardo da Vinci

    19. Bentuk pemerintahan negara Indonesia adalah?

    1. Monarki
    2. Republik
    3. Kerajaan
    4. Emirat

    Jawaban: b. Republik

    20. Siapa pencipta lagu “Halo-Halo Bandung”?

    1. W.R. Supratman
    2. Ismail Marzuki
    3. Cornel Simanjuntak
    4. Idris Sardi

    Jawaban: c. Cornel Simanjuntak

    21. Siapa yang menulis novel “Bumi Manusia”?

    1. Pramoedya Ananta Toer
    2. Andrea Hirata
    3. Ahmad Tohari
    4. Dee Lestari

    Jawaban: a. Pramoedya Ananta Toer

    22. Manakah berikut ini yang termasuk planet dalam tata surya kita?

    1. Betelgeuse
    2. Proxima Centauri
    3. Venus
    4. Andromeda

    Jawaban: c. Venus

    23. Negara mana yang dijuluki Negeri Ginseng?

    1. Jepang
    2. China
    3. Thailand
    4. Korea Selatan

    Jawaban: d. Korea Selatan

    24. Hasil dari 15 x 15 adalah?

    1. 200
    2. 210
    3. 225
    4. 230

    Jawaban: c. 225

    25. Pulau Komodo terletak di provinsi mana?

    1. Bali
    2. Nusa Tenggara Barat
    3. Nusa Tenggara Timur
    4. Sulawesi Selatan

    Jawaban: c. Nusa Tenggara Timur

    26. Apa mata uang resmi Jepang?

    1. Yuan
    2. Won
    3. Yen
    4. Dollar

    Jawaban: c. Yen

    27. Apakah nama presiden Amerika Serikat pada tahun 2024?

    1. Joe Biden
    2. Donald Trump
    3. Barack Obama
    4. George Bush

    Jawaban: a. Joe Biden

    28. Dimanakah letak Menara Eiffel?

    1. London
    2. New York
    3. Paris
    4. Berlin

    Jawaban: c. Paris

    29. Bilangan prima terkecil adalah?

    1. 0
    2. 1
    3. 2
    4. 3

    Jawaban: c. 2

    30. Berapa jumlah sayap pada lambang Garuda Pancasila?

    1. 16
    2. 17
    3. 18
    4. 19

    Jawaban: b. 17

    31. Ibukota negara Rusia adalah?

    1. Saint Petersburg
    2. Vladivostok
    3. Moskow
    4. Kazan

    Jawaban: c. Moskow

    32. Rumus kimia air adalah?

    1. H2O
    2. CO2
    3. O2
    4. CH4

    Jawaban: a. H2O

    33. Siapa pencipta teori relativitas?

    1. Isaac Newton
    2. Albert Einstein
    3. Gal ileo Galilei
    4. Niels Bohr

    Jawaban: b. Albert Einstein

    34. Tumbuhan yang dapat membuat makanannya sendiri disebut?

    1. Herbivora
    2. Heterotrof
    3. Autotrof
    4. Karnivora

    Jawaban: c. Autotrof

    35. Siapa presiden pertama Indonesia?

    1. Soekarno
    2. Suharto
    3. B.J. Habibie
    4. Megawati Soekarnoputri

    Jawaban: a. Soekarno

    “` Anda dapat mendownload soal PPDB tersebut dengan mengklik tombol “Download PDF” untuk mendapatkan file dalam format PDF. Soal Essay PPDB 2024: Tantangan Cerdas Masa Depan

    Soal Essay PPDB 2024: Tantangan Cerdas Masa Depan

    Berikut adalah contoh soal essay untuk membantu persiapan Anda dalam menghadapi ujian seleksi masuk SMA dan SMK pada PPDB tahun 2024. Soal-soal ini dirancang untuk menguji pemahaman dan kemampuan analitis Anda dalam berbagai mata pelajaran. Selamat mengerjakan dan semoga sukses!

    1. Jelaskan peran penting bahasa Indonesia dalam memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

    Jawaban: Bahasa Indonesia berperan penting dalam memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia karena menjadi bahasa pengantar yang digunakan di seluruh wilayah Indonesia. Bahasa Indonesia memungkinkan komunikasi yang efektif antar suku bangsa yang berbeda bahasa daerah, memperkuat identitas nasional, dan memfasilitasi penyebaran informasi dan pengetahuan secara merata di seluruh nusantara.

    2. Apa yang dimaksud dengan sistem pemerintahan demokrasi dan bagaimana penerapannya di Indonesia?

    Jawaban: Sistem pemerintahan demokrasi adalah sistem di mana kekuasaan tertinggi berada di tangan rakyat, yang biasanya dijalankan melalui pemilihan umum yang bebas dan adil. Di Indonesia, demokrasi diterapkan melalui pemilihan umum untuk memilih presiden, anggota legislatif, dan kepala daerah. Selain itu, prinsip-prinsip demokrasi seperti kebebasan berpendapat, keadilan, dan supremasi hukum juga dijunjung tinggi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

    3. Sebutkan dan jelaskan tiga faktor penyebab perubahan sosial dalam masyarakat.

    Jawaban: Tiga faktor penyebab perubahan sosial dalam masyarakat adalah: (1) Teknologi: Perkembangan teknologi yang pesat dapat mengubah cara hidup dan pola interaksi masyarakat. (2) Ekonomi: Perubahan dalam sistem ekonomi, seperti industrialisasi atau globalisasi, dapat mempengaruhi struktur sosial dan kesejahteraan masyarakat. (3) Pendidikan: Tingkat pendidikan yang semakin tinggi dapat mengubah cara pandang dan nilai-nilai dalam masyarakat, serta mendorong inovasi dan perkembangan sosial.

    4. Bagaimana proses fotosintesis pada tumbuhan dan apa pentingnya bagi kehidupan di bumi?

    Jawaban: Fotosintesis adalah proses di mana tumbuhan hijau menggunakan sinar matahari, karbon dioksida, dan air untuk menghasilkan glukosa dan oksigen. Proses ini terjadi di kloroplas dengan bantuan klorofil. Fotosintesis sangat penting bagi kehidupan di bumi karena menghasilkan oksigen yang dibutuhkan oleh makhluk hidup untuk bernafas dan glukosa sebagai sumber energi utama bagi tumbuhan, yang kemudian menjadi sumber makanan bagi hewan dan manusia.

    5. Apa yang dimaksud dengan ekonomi kreatif dan bagaimana kontribusinya terhadap perekonomian Indonesia?

    Jawaban: Ekonomi kreatif adalah sektor ekonomi yang berbasis pada ide dan kreativitas individu, termasuk industri seperti film, musik, seni, desain, dan teknologi. Kontribusinya terhadap perekonomian Indonesia cukup signifikan, karena menciptakan lapangan kerja, mendorong inovasi, dan meningkatkan daya saing produk lokal di pasar internasional. Selain itu, ekonomi kreatif juga berperan dalam pelestarian budaya dan pengembangan industri pariwisata.

    6. Jelaskan konsep trias politica dan penerapannya dalam sistem pemerintahan Indonesia.

    Jawaban: Konsep trias politica adalah teori pemisahan kekuasaan yang membagi pemerintahan menjadi tiga cabang: eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Di Indonesia, konsep ini diterapkan dengan pembagian kekuasaan antara presiden (eksekutif), DPR dan DPD (legislatif), serta MA dan MK (yudikatif). Pemisahan ini bertujuan untuk mencegah penyalahgunaan kekuasaan dan memastikan adanya checks and balances dalam pemerintahan.

    7. Bagaimana dampak perubahan iklim terhadap lingkungan dan kehidupan manusia?

    Jawaban: Perubahan iklim memiliki dampak luas terhadap lingkungan dan kehidupan manusia, termasuk peningkatan suhu global, pencairan es di kutub, naiknya permukaan air laut, dan perubahan pola cuaca. Dampak ini dapat menyebabkan bencana alam seperti banjir, kekeringan, dan badai yang lebih sering dan intens. Selain itu, perubahan iklim juga mempengaruhi ketersediaan air, produksi pangan, kesehatan manusia, dan habitat alami berbagai spesies, mengancam keberlanjutan ekosistem dan kualitas hidup manusia.

    8. Apa yang dimaksud dengan revolusi industri 4.0 dan bagaimana pengaruhnya terhadap dunia kerja?

    Jawaban: Revolusi industri 4.0 adalah era industri yang mengintegrasikan teknologi digital, fisik, dan biologis melalui penggunaan Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan (AI), big data, dan otomatisasi. Pengaruhnya terhadap dunia kerja termasuk terciptanya pekerjaan baru yang membutuhkan keterampilan teknologi tinggi, perubahan dalam model bisnis dan produksi, serta peningkatan efisiensi dan produktivitas. Namun, juga menimbulkan tantangan seperti pengangguran akibat otomatisasi dan kebutuhan untuk terus meningkatkan keterampilan tenaga kerja.

    9. Jelaskan perbedaan antara hak asasi manusia (HAM) dan kewajiban asasi manusia.

    Jawaban: Hak asasi manusia (HAM) adalah hak-hak dasar yang melekat pada setiap individu sejak lahir, yang harus dihormati, dilindungi, dan dipenuhi oleh negara. Contohnya termasuk hak untuk hidup, kebebasan berpendapat, dan hak atas pendidikan. Kewajiban asasi manusia, di sisi lain, adalah tanggung jawab setiap individu untuk menghormati hak orang lain dan menjalankan peran serta tanggung jawab sosialnya, seperti mematuhi hukum, menghormati hak asasi orang lain, dan berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

    10. Bagaimana cara menjaga keberlanjutan lingkungan hidup di era modern ini?

    Jawaban: Cara menjaga keberlanjutan lingkungan hidup di era modern termasuk: (1) Mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan mengelola sampah dengan baik. (2) Menghemat energi dengan menggunakan peralatan listrik yang efisien dan memanfaatkan sumber energi terbarukan. (3) Melestarikan hutan dan keanekaragaman hayati dengan tidak melakukan penebangan liar dan mendukung program reboisasi. (4) Mengurangi emisi karbon dengan menggunakan transportasi ramah lingkungan seperti sepeda atau kendaraan listrik. (5) Meningkatkan kesadaran dan edukasi lingkungan kepada masyarakat luas untuk membentuk perilaku ramah lingkungan.

    Demikianlah contoh soal PPDB tahun 2024 yang dapat Anda gunakan sebagai bahan latihan. Kami berharap soal-soal pilihan ganda dan essay ini bermanfaat bagi Anda dalam mempersiapkan diri menghadapi ujian seleksi masuk SMA dan SMK. Ingatlah bahwa latihan yang rutin dan pemahaman yang baik terhadap materi adalah kunci sukses dalam menghadapi ujian. Selamat belajar dan semoga sukses!

  • Narasi: Pengertian, Tujuan, Ciri, Jenis, Struktur

    Istilah naratif merupakan salah satu bentuk pengembangan paragraf dalam karangan atau karya tulis yang menjelaskan rangkaian peristiwa atau peristiwa secara berurutan dari waktu ke waktu; yaitu dari awal, tengah hingga akhir.

    Ada pula beberapa pendapat yang menjelaskan makna narasi ini sebagai karangan yang disajikan atas dasar suatu babak atau alur yang di dalamnya terdapat peristiwa, tokoh dan konflik. Sebuah narasi mungkin berisi atau tidak mengandung cerita berbasis fakta (narasi ekspositori) atau cerita fiksi (narasi sugestif).

    Pengertian narasi menurut para ahli

    Untuk lebih memahami apa arti naratif, kami mungkin atau mungkin tidak merujuk pada pendapat beberapa ahli, termasuk yang berikut ini:

    1. Menurut Gorys Keraf (2001: 137)

    Istilah naratif merupakan wacana yang berusaha untuk mengaitkan suatu peristiwa atau kejadian seolah-olah pembaca telah melihat atau mengalami sendiri kejadian / kejadian tersebut. Narasinya lebih banyak bercerita tentang kehidupan yang dinamis melalui beberapa kali.

    2. Menurut Atar Semi (2003: 29),

    Istilah naratif merupakan suatu bentuk percakapan atau tulisan yang mempunyai tujuan untuk menyampaikan atau bahkan menarasikan rangkaian peristiwa atau peristiwa atau pengalaman manusia yang didasarkan pada perkembangan dari waktu ke waktu.

    3. Menurut Widjono H.S. (2007: 175)

    Istilah naratif merupakan suatu uraian yang menceritakan sesuatu atau rangkaian tindakan, peristiwa, keadaan satu persatu dari awal hingga akhir, sehingga rangkaian hubungan antara satu dengan yang lainnya menjadi terlihat.

    4. Menurut Ismail Marahimin (1994: 93)

    Pengertian narasi adalah cerita yang didasarkan pada rangkaian peristiwa yang didalamnya terdapat tokoh yang menghadapi konflik yaitu dengan liku-liku.

    5. Menurut KBBI

    Istilah naratif adalah cerita atau deskripsi peristiwa atau peristiwa, narasi, serta subjek suatu karya seni.

    Tujuan narasi

    Berikut ini adalah tujuan pembuatan narasi yang meliputi:

    • Untuk menyampaikan atau berbagi informasi untuk menambah pengetahuan atau wawasan audiens.
    • Bagikan atau sampaikan pengalaman agar penonton dapat membagikan pengalaman tersebut.

    Fitur naratif

    Berikut ciri-ciri penuturannya, diantaranya sebagai berikut:

    Versi Goys Keraf (2000: 136)

    • Tunjukkan elemen aksi atau aksi
    • Cobalah menjawab pertanyaan “Apa yang terjadi?” Untuk menjawab.
    • Diatur dalam urutan kronologis
    • Ada konflik

    Versi Semi Atar (2003: 31)

    • Berupa cerita tentang peristiwa atau pengalaman penulisnya
    • Berbasis konflik karena penuturan tanpa konflik seringkali tidak menarik
    • Peristiwa atau peristiwa yang diberikan berupa peristiwa atau peristiwa nyata, bisa berupa imajinasi belaka atau kombinasi keduanya.
    • Urutan kronologis pada dasarnya sangat ditekankan. Ciri-ciri penuturan ini adalah mengandung cerita yang menekankan suatu kronologi atau peristiwa yang mengandung konflik dari waktu ke waktu.
    • Memiliki nilai estetika atau estetika

    Jenis narasi

    Di bawah ini adalah jenis-jenis narasi, di antaranya sebagai berikut:

    Narasi informatif

    Narasi informatif ini merupakan narasi yang bertujuan untuk memberikan informasi yang akurat tentang suatu peristiwa guna menambah pengetahuan masyarakat tentang sejarah seseorang.

    Narasi ekspositori

    Exposure Narrative adalah narasi yang dimaksudkan untuk memberikan informasi yang akurat tentang suatu peristiwa atau kejadian untuk menambah pengetahuan orang tentang atau tentang cerita seseorang. Dalam narasi ekspositori ini, penulis menarasikan suatu peristiwa atau kejadian dengan menggunakan data atau sesuai dengan fakta. Aktor dalam narasi ekspositori biasanya hanya satu orang. Pelaku kemudian diceritakan dari masa kecilnya sampai sekarang atau sampai akhir hayatnya.

    Narasi artistik

    Narasi artistik ini merupakan narasi yang berusaha menyampaikan maksud atau makna tertentu dengan mengirimkan pesan tersembunyi kepada pembaca atau pendengarnya sehingga seolah-olah sedang melihat. Ketentuan ini menyangkut penggunaan bahasa logis berdasarkan fakta yang tersedia dan tidak mengandung unsur sugestif atau obyektif.

    Narasi sugestif

    Narasi sugestif ini adalah narasi yang menceritakan hasil fiksi, imajinasi, atau imajinasi pengarang. samaran. Narasi sugestif selalu melibatkan imajinasi atau tipu muslihat, karena yang ingin dicapai adalah kesan peristiwa atau peristiwa tersebut. Narasi sugestif ini juga dikenal sebagai narasi fiksi.

    Baca Juga: Seminar: Pengertian, Tujuan, Jenis, Syarat, Ciri, Unsur, dan Contohnya

    Struktur naratif

    Berikut struktur naratif yang perlu Anda ketahui, diantaranya sebagai berikut:

    1. pengantar
      Bagian ini kemudian berisi tentang pengenalan karakter, latar belakang atau ide dan lain-lain.
    2. Awal kontroversi
      Bagian ini kemudian berisi konflik atau masalah awal yang dikemukakan oleh penulis.
    3. Klimaks konflik
      Bagian ini kemudian memberikan ilustrasi tentang konflik utama, atau inti cerita.
    4. Penyelesaian
      Bagian ini memberikan solusi atas masalah yang muncul dalam cerita dan juga menunjukkan akhir cerita.

    Elemen naratif

    Dalam sebuah narasi tentunya ada unsur-unsur unsur-unsur naratif tersebut, diantaranya sebagai berikut:

    • Karakter, ini adalah aktor dalam sebuah cerita, misalnya “aku”.
    • Latar belakang, ini adalah gambaran tempat, waktu dan suasana.
    • Tempat / ruang, misalnya, “di kampus”.
    • Misalnya, waktu seperti “16.00 WIB”.
    • Urutan peristiwa, yaitu rangkaian peristiwa atau peristiwa yang digambarkan secara kronologis.
    • Sore itu saya bersiap-siap untuk berangkat ke lapangan futsal
    • Saya melihat siaran IG langsung tentang perampokan
    • Perampokan itu terjadi di rumah saya
    • Korban perampokan adalah salah satu warga di wilayah saya

    Metode penulisan naratif

    Metode penulisan naratif

    Di bawah ini adalah langkah-langkah untuk menulis teks esai naratif, diantaranya sebagai berikut:

    • Pertama tentukan subjek dan juga pesan yang akan disampaikan terlebih dahulu
    • Kemudian tentukan target pembaca
    • Mendesain peristiwa atau peristiwa utama, yang kemudian dideskripsikan dalam bentuk skema plot
    • Bagilah peristiwa atau peristiwa utama menjadi awal, pengembangan, dan akhir cerita
    • Merinci peristiwa atau peristiwa utama dalam detail peristiwa yaitu sebagai cerita pendukung
    • Atur tanda dan tanda, sikap dan perspektif
    • Ketahui aturan tanda baca dalam kalimat

    Contoh Teks Narasi

    Di bawah ini adalah contoh teks narasi ekspositori termasuk yang berikut ini:

    Pertarungan Ir. Soekarno
    Pada tanggal 4 Juli 1927 Ir. Soekarno mendirikan Partai Nasional Indonesia (PNI) dengan tujuan kemerdekaan Indonesia segera. Padahal, sejak 29 Desember 1929 hingga 31 Desember 1931, Belanda membawanya ke Lapas Sukamiskin di kawasan Bandung.
    Dia dibebaskan lalu bergabung dengan Partindo, tapi Ir untuk kedua kalinya. Soekarno kemudian ditangkap dan diasingkan pada tahun 1933 ke Ende, Flores. Kemudian dia dipindahkan ke Bengkulu.
    Setelah perjuangan yang panjang dan melelahkan, ia dan Bung Hatta memproklamasikan kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945.

    Demikian penjelasan tentang makna narasi, elemen, struktur, ciri, tujuan dan contoh, semoga apa yang sedang dijelaskan dapat bermanfaat bagi anda. Terima kasih

  • Seminar: Pengertian, Tujuan, Jenis, Syarat, Ciri, Unsur, dan Contohnya

    Dunia pendidikan erat kaitannya dengan forum ilmiah. Salah satu forum ilmiah yang paling umum adalah seminar. Wabah itu tidak melemahkan keinginannya untuk berbagi ilmu dan ilmu. Kemudian muncul istilah baru: Webinar yang artinya seminar online.

    Pengertian Seminar

    Apa itu seminar? Secara umum pengertian seminar adalah sekelompok orang yang berkumpul untuk membahas suatu masalah dan mencari solusi ilmiah dari suatu masalah.

    Gagasan lain adalah terjemahan seminar, pertemuan sekelompok orang yang bertujuan untuk membahas suatu topik dan memecahkan masalah dengan tanya jawab.

    Dalam upacara, kata seminar berasal dari bahasa Latin “seminarium” yang artinya “tanah tempat menanam benih”. Namun tentunya istilah tersebut tidak disebutkan secara eksplisit, melainkan merupakan suatu bentuk pengajaran akademik di suatu universitas atau suatu organisasi.

    Dari pengertian seminar diatas dapat disimpulkan bahwa kegiatan seminar adalah:

    • Pertemuan dengan teknis tertentu.
    • Pertemuan yang dihadiri oleh sekelompok orang.
    • Pertemuan yang informatif.
    • Pertemuan yang melibatkan proses diskusi ilmiah dan bermanfaat bagi banyak pihak.

    Tujuan Seminar

    Pada dasarnya tujuan seminar adalah untuk menyampaikan feedback atau sesuatu yang baru kepada para peserta. Dengan cara ini, peserta seminar akan menemukan informasi baru yang dapat dikembangkan untuk kepentingan audiens.

    Fungsi seminar secara umum adalah sebagai media penyampaian informasi atau gagasan ilmiah baru kepada masyarakat. Dengan cara ini, peserta dapat menggunakan informasi ini untuk memecahkan masalah yang ada.

    Setiap kegiatan seminar diakhiri dengan kesimpulan umum dan solusi dari permasalahan yang diangkat. Solusi ini dapat diterapkan secara langsung atau tidak langsung kepada peserta seminar sepanjang hidup mereka.

    Jenis Seminar

    Seminar: Pengertian, Tujuan, Jenis, Syarat, Ciri, Unsur, dan Contohnya

    Seminar Parenting

    Pengasuhan adalah cara membesarkan dan mendidik anak. Parental Seminar merupakan seminar yang membahas tentang peran orang tua dalam mengasuh, mendidik, dan membimbing anak. Setelah mengikuti kegiatan ini, orang tua diharapkan dapat menerapkan apa yang telah dipelajari kepada anak-anaknya.

    Seminar Proposal

    Tugasnya adalah mengajukan rencana penelitian untuk menyelesaikan tugas akhir di tingkat universitas. Tindakan ini dilakukan di hadapan pemeriksa dan pengawas.

    Seminar Skripsi

    Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari usulan tersebut. Jika sebelumnya peserta telah mengajukan rencana studi, maka peserta dalam kegiatan ini harus menyerahkan hasil penelitiannya untuk menentukan kelulusan.

    Seminar Pendidikan

    Merupakan kegiatan dengan tema atau tema tentang dunia pendidikan. Pihak yang melaksanakan tugas ini adalah lembaga pendidikan seperti dinas pendidikan, universitas, lembaga/kementerian, pusat penelitian, dll.

    Seminar Kesehatan

    Saat pandemi, Anda mungkin mendapat undangan seminar kesehatan. Biasanya membahas segala sesuatu tentang ilmu kesehatan, tetapi tetap melihat topik yang dibahas. Misalnya, “Pencegahan dan Pembatasan Covid-19”, “Bagaimana Pemerintah Siap Atasi Covid-19” dan lain sebagainya.

    Syarat Seminar

    Peserta seminar seringkali mendapatkan sertifikat, yang merupakan bukti bahwa mereka memiliki pengetahuan dan keterampilan baru di bidang tertentu. Ijazah dapat menjadi syarat tambahan bagi kualifikasi seseorang, baik dalam dunia kerja maupun dalam kualifikasi profesional.

    Syarat penyelenggaraan seminar antara lain:

    • Seperti semua forum, seminar menyertakan peserta. Ada seminar umum yang tidak terbatas jumlah pesertanya, beberapa di antaranya dibatasi oleh durasi atau kapasitas penyelenggara.
    • Pemasok sudah mengetahui masalah yang sedang ditransmisikan. Pemasok adalah pemasok kertas. Seminar biasanya diberikan dalam proporsi yang sama kepada pendukung makalah seperti dosen, profesor, pakar, peneliti, dan sebagainya.
    • Terdapat moderator yang memfasilitasi komunikasi antara provider dan peserta. Moderator juga bertindak sebagai pencatat waktu. Jika diskusi salah atau di luar konteks, mungkin akan mengingatkan penyaji atau peserta.
    • Waktu seminar sudah direncanakan. Hal ini penting bagi pemateri dan peserta untuk mempersiapkan diri mengikuti forum ilmiah.
    • Tema masalah sudah ditetapkan.
    • Seminar dirancang secara sistematis dan ilmiah.

    Ciri-ciri Seminar

    Seminar memiliki keunikan tersendiri yang membedakannya dengan kegiatan diskusi lainnya. Mengutip pengertian seminar, ciri-ciri kegiatan seminar adalah sebagai berikut.

    Berbentuk forum: Pada umumnya kegiatan seminar berupa forum interaktif yang melibatkan banyak penonton, sehingga materi yang disampaikan adalah untuk komunikasi bilateral.

    Mengacu pada makalah: Pembahasan materi seminar mengacu pada makalah atau LKS yang disiapkan oleh pembicara.

    Membahas isu ilmiah: Setiap kegiatan seminar selalu mengangkat isu-isu ilmiah yang relevan sebagai bahan diskusi.

    Ada respon dari audiens: Dalam kegiatan seminar, sponsor utama (biasanya pakar) mengutamakan menanggapi isi teks yang disampaikan oleh pembicara. Peserta juga diberi kesempatan untuk ikut berkomentar.

    Unsur Seminar

    Unsur seminar antara lain:

    Unsur manusia: moderator, peserta dan pendukung seperti dosen, profesor, pakar, peneliti dan sebagainya. Dalam beberapa seminar, seringkali ada peran yang terlupakan namun penting, yaitu catatan. Buku harian adalah orang yang menulis risalah atau catatan selama seminar.

    Unsur materi: tema seminar, presentasi, kata-kata, booklet, atau bacaan yang berkaitan dengan topik yang dibahas.

    Unsur fasilitas: tempat seminar, meja, kursi, perlengkapan audiovisual, papan tulis, kertas, alat tulis, laptop, proyektor, dan lainnya.

    Contoh Seminar

    Ada banyak contoh seminar untuk menambah pengetahuan. Berikut adalah beberapa contoh seminar yang sering diselenggarakan.

    • Seminar Bisnis
    • Seminar Pendidikan
    • Seminar Menulis
    • Seminar Prakarya
    • Seminar Usaha