Bagi kamu yang suka mengeksplorasi tontonan di platform streaming, libur panjang ini menjadi momen sempurna untuk menikmati berbagai film menarik tanpa harus keluar rumah. Netflix, sebagai salah satu platform streaming terbesar, menghadirkan sederet film terpopuler yang menjadi favorit penonton selama sepekan terakhir. Dari horor lokal hingga aksi mendebarkan, berikut daftar film Netflix yang cocok untuk menemani waktu santaimu.
1. Rambut Kafan
Rambut Kafan merupakan film horor Indonesia yang dibintangi oleh Bulan Sutena, Catherine Wilson, dan Yama Carlos. Film ini mengisahkan kehidupan Tari, seorang anak perempuan yang selama tiga tahun merawat ibunya, Mirna, yang sering mengalami keguguran. Kehidupan mereka berubah drastis setelah kehadiran Gendis, seorang perempuan misterius yang dicurigai memiliki ilmu hitam. Sejak saat itu, teror supranatural terus menghantui Tari dan keluarganya.
2. Back In Action
Film Back In Action mengangkat genre aksi dengan bumbu intrik dan ketegangan. Dibintangi Cameron Diaz dan Jamie Foxx, film ini menceritakan pasangan mantan agen CIA, Emily dan Matt, yang memutuskan untuk pensiun dan menjalani hidup damai. Namun, kedamaian mereka terganggu ketika identitas masa lalu mereka terungkap, memaksa keduanya kembali ke dunia spionase yang berbahaya.
3. Gunung Kawi
Gunung Kawi adalah film horor mistis yang mengangkat kisah sekelompok anak muda yang penasaran dengan cerita pesugihan di sebuah tempat keramat. Keisengan mereka berujung petaka ketika makhluk gaib mulai meneror mereka. Dengan nuansa mencekam, film ini menghadirkan misteri gelap yang tersembunyi di balik keangkeran Gunung Kawi.
Film ini menawarkan perpaduan unik antara horor dan komedi. Kang Mak from Pee Mak berkisah tentang Mak, seorang pria desa yang pulang ke kampung halaman setelah perang. Keanehan mulai muncul dari istrinya, Nak, dan suasana desa yang semakin menyeramkan. Dalam film ini, kengerian bercampur dengan kelucuan dari tingkah laku kocak geng Mak.
5. Laura
Film Laura mengangkat kisah dramatis kehidupan seorang influencer bernama Laura Anna. Setelah kecelakaan mobil tragis yang membuatnya lumpuh total, Laura harus menghadapi kenyataan pahit ditinggalkan oleh kekasihnya, Jojo. Film ini memberikan pesan mendalam tentang perjuangan hidup, kekuatan, dan ketegaran di tengah cobaan.
6. Kaka Boss
Dalam film Kaka Boss, penonton diajak mengikuti perjalanan seorang ayah bernama Ferdinand Omakare, yang rela meninggalkan karier sebagai pengusaha sukses untuk menjadi penyanyi demi membahagiakan putrinya. Film ini menyuguhkan cerita inspiratif dengan nuansa yang hangat.
7. Thaghut
Mengusung tema supranatural, Thaghut bercerita tentang Ainun, seorang remaja pesantren yang mengagumi sosok Abah Mulya. Ketika Abah Mulya meninggal secara misterius, Ainun mulai menggali rahasia besar di balik kematian tersebut dan menemukan hubungan yang mengejutkan antara dirinya dan sosok Abah Mulya.
8. Late Night with the Devil
Bagi pecinta horor supernatural, Late Night with the Devil menjadi tontonan yang pas. Berlatar tahun 1977, film ini mengisahkan teror yang terjadi selama siaran langsung acara TV pada malam Halloween. Kehadiran iblis yang menguasai studio siaran menjadi inti dari alur cerita yang menegangkan.
9. Dilarang Masuk
Film Dilarang Masuk membawa nostalgia ke era film horor Indonesia klasik. Berkisah tentang hilangnya seorang murid secara misterius di sebuah sekolah, sekelompok siswa mencoba mengungkap misteri tersebut. Mereka menemukan lantai rahasia di sekolah yang diduga menjadi lokasi kejadian angker.
10. The Sandcastle
The Sandcastle adalah film Netflix original yang mengisahkan Yasmine dan keluarganya yang terjebak di sebuah pulau terasing. Mereka berjuang untuk bertahan hidup dan menemukan jalan keluar dari pulau tersebut. Film ini menyuguhkan ketegangan sekaligus drama keluarga yang emosional.
Pilihan Film Netflix untuk Semua Selera
Libur panjang tak lagi membosankan dengan daftar rekomendasi film Netflix ini. Mulai dari horor, drama, aksi, hingga komedi, semua genre tersedia untuk menemani hari-harimu. Jangan lupa tambahkan film-film ini ke daftar tontonanmu dan nikmati pengalaman menonton dari kenyamanan rumah. Streaming film favorit di Netflix kini menjadi cara terbaik untuk menghabiskan waktu berkualitas bersama keluarga atau teman.
Dengan beragamnya pilihan tontonan, Netflix tetap menjadi platform andalan bagi para penikmat film di seluruh dunia. Jadi, tunggu apa lagi? Siapkan popcorn, pilih film favoritmu, dan nikmati momen liburan dengan hiburan terbaik!
Penggemar serial Squid Game akhirnya mendapatkan kabar baik! Setelah penantian panjang selama tiga tahun sejak musim pertamanya memukau dunia, Squid Game 2 dipastikan akan tayang pada 26 Desember 2024 di platform Netflix. Serial ini kembali dengan cerita yang lebih intens dan mendalam, menyoroti perjuangan Gi-hun dalam menghentikan permainan mematikan ini.
Cerita Baru, Ketegangan Lebih Mencekam
Musim kedua akan melanjutkan kisah Gi-hun, karakter utama yang kini bertekad untuk membongkar organisasi di balik permainan kejam tersebut. Menggunakan kekayaan yang ia menangkan di musim pertama, Gi-hun memulai penyelidikan untuk mengakhiri siklus permainan ini. Namun, ia harus kembali terjun ke dalam bahaya yang lebih besar dibanding sebelumnya.
Selain karakter-karakter yang sudah dikenal seperti Lee Jung-jae (Gi-hun) dan Gong Yoo (perekrut), musim ini juga memperkenalkan wajah-wajah baru seperti Yim Si-wan dan Park Gyu-young, yang akan membawa dinamika baru ke dalam cerita.
Plot mendalam: Fokus pada misi Gi-hun untuk mengungkap kebenaran.
Karakter baru: Beberapa pemain baru akan memperkaya cerita.
Visual lebih sinematik: Dengan trailer terbaru, Netflix menjanjikan pengalaman visual yang lebih menegangkan.
Squid Game Musim Ketiga Sudah Direncanakan
Netflix juga mengonfirmasi bahwa musim ketiga akan menjadi penutup cerita ini, dijadwalkan tayang pada tahun 2025. Hal ini memberikan jaminan bahwa cerita akan selesai dengan rapi, menjawab berbagai pertanyaan yang masih menggantung sejak musim pertama.
Sebagai salah satu serial paling populer dalam sejarah Netflix, Squid Game berhasil memecahkan rekor dengan 265 juta jam tayang dalam waktu sebulan setelah peluncurannya. Musim kedua ini diprediksi akan melampaui kesuksesan tersebut, menawarkan cerita penuh intrik dan aksi yang tidak boleh dilewatkan.
When the Phone Rings episode 7 adalah salah satu episode yang paling ditunggu-tunggu oleh penggemar drama Korea di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Tayang hari ini, Jumat, 20 Desember 2024, drama ini semakin menarik perhatian dengan konflik baru dan perkembangan hubungan karakter utamanya, Sa Eon dan Hee Joo.
Simak ulasan lengkap tentang spoiler, jadwal tayang, serta bocoran adegan emosional yang membuat episode ini semakin menarik untuk disaksikan!
Rekap Episode 6
Pada episode sebelumnya, When the Phone Ringsepisode 6 meninggalkan cliffhanger yang mengejutkan. Hee Joo terjatuh dari tebing saat mendaki gunung bersama Sa Eon. Adegan ini memicu kepanikan besar, terutama bagi Sa Eon yang menunjukkan sisi emosionalnya. Kejadian ini juga memunculkan pertanyaan besar di benak penonton: apakah kecelakaan ini benar-benar kebetulan atau ada pihak lain yang terlibat?
Spoiler When the Phone Rings Episode 7
Berikut beberapa bocoran menarik dari episode 7:
Pengungkapan Identitas Penelpon Misterius (406) Episode 7 diprediksi akan mengungkap lebih dalam tentang misteri nomor 406. Sa Eon, yang sudah mengetahui bahwa Hee Joo adalah sosok di balik nomor misterius tersebut, memilih untuk menyembunyikan kebenaran demi melindungi Hee Joo. Interaksi keduanya akan semakin intens, menghadirkan drama penuh emosi dan ketegangan.
Kejadian di Balik Kecelakaan Hee Joo Insiden jatuhnya Hee Joo dari tebing diperkirakan akan menjadi salah satu fokus utama. Spekulasi tentang adanya pihak lain yang terlibat, seperti Park Dong Jae, akan mulai terkuak. Penonton akan diajak menebak-nebak motif di balik peristiwa ini.
Perkembangan Hubungan Sa Eon dan Hee Joo Hubungan Sa Eon dan Hee Joo terus mengalami perubahan. Meskipun dibumbui dengan rahasia dan kebohongan, episode ini diprediksi akan menghadirkan momen romantis antara keduanya. Sa Eon yang awalnya terlihat dingin, mulai menunjukkan sisi lembutnya kepada Hee Joo.
Konflik dan Konfrontasi Ketegangan akan meningkat seiring terkuaknya kebenaran-kebenaran baru. Konfrontasi antara Sa Eon dan Park Dong Jae diprediksi menjadi salah satu momen penting, terutama jika keterlibatan Park Dong Jae dalam kecelakaan Hee Joo terbukti.
Jadwal Tayang When the Phone Rings Episode 7 di Netflix Indonesia
Kabar baik untuk penggemar di Indonesia! Episode 7 When the Phone Rings akan tersedia di Netflix Indonesia pada hari ini, Jumat, 20 Desember 2024, sekitar pukul 21.30 WIB. Biasanya, episode baru dirilis beberapa jam setelah penayangan perdana di Korea Selatan.
Cara Nonton When the Phone Rings Episode 7 Sub Indo
Untuk menikmati drama ini, pastikan Anda memiliki langganan Netflix aktif. Episode terbaru dapat ditonton dengan subtitle bahasa Indonesia yang akan memudahkan Anda memahami alur cerita yang penuh intrik ini.
When the Phone Rings episode 7 menawarkan kombinasi konflik, drama emosional, dan pengungkapan misteri yang membuat penonton semakin penasaran. Jangan lewatkan momen-momen krusial dalam episode ini, terutama perkembangan hubungan Sa Eon dan Hee Joo serta misteri di balik kecelakaan Hee Joo.
Netflix mempersembahkan drama Korea terbaru, When the Phone Rings, yang telah memulai debutnya pada 22 November 2024. Serial ini, yang diadaptasi dari web novel populer The Number You Have Dialed, menyuguhkan cerita penuh misteri dan romansa yang mengguncang dunia pasangan dengan pernikahan yang rumit.
Drama ini terdiri dari 12 episode, dengan format tayang mingguan setiap Jumat dan Sabtu. Berikut adalah jadwal lengkap dengan pembaruan terbaru:
Episode 1: 22 November 2024
Episode 2: 23 November 2024
Episode 3: 29 November 2024
Episode 4: 30 November 2024
Episode 5: 6 Desember 2024
Episode 6: 7 Desember 2024
Episode 7: 13 Desember 2024
Episode 8: 21 Desember 2024
Episode 9: 27 Desember 2024
Episode 10: 28 Desember 2024
Episode 11: 3 Januari 2025
Episode 12 (Finale): 4 Januari 2025
Jam Tayang di Berbagai Zona Waktu
Untuk memudahkan penonton internasional, berikut waktu rilis berdasarkan zona waktu:
Korea Standard Time (KST): 21:50
Greenwich Mean Time (GMT): 13:20
Eastern Standard Time (EST): 08:20
Pacific Standard Time (PST): 05:20
Indian Standard Time (IST): 18:20
Plot Menarik yang Membuat Penasaran
Drama ini menceritakan kehidupan Baek Sa Eon (Yoo Yeon Seok), juru bicara presiden termuda di Korea, dan istrinya Hong Hui Ju (Chae Soo Bin), seorang penerjemah bahasa isyarat yang menderita mutisme akibat trauma masa kecil. Pernikahan mereka, yang awalnya hanya untuk kenyamanan, diuji ketika Hui Ju diculik. Insiden ini membuka lapisan konflik, misteri, dan rahasia yang memperumit hubungan mereka.
Tim Produksi dan Pemeran
Disutradarai oleh Park Sang Woo (The Forbidden Marriage) dan ditulis oleh Kim Ji Woon (Melancholia), serial ini mempertemukan deretan aktor berbakat:
Yoo Yeon Seok sebagai Baek Sa Eon
Chae Soo Bin sebagai Hong Hui Ju
Heo Nam Jun sebagai Ji Jung U
Jang Gyu Ri sebagai Na Yu Ri
Alasan untuk Tidak Melewatkan When the Phone Rings
When the Phone Rings tidak hanya menawarkan kisah cinta yang penuh liku tetapi juga intrik dan ketegangan yang memikat. Dengan plot yang kaya dan performa akting yang memukau, drama ini telah menjadi topik hangat di kalangan penggemar K-drama.
Saksikan When the Phone Rings di Netflix atau saluran televisi MBC
Serial misteri terbaik di Netflix memiliki ciri khas yang tidak dimiliki oleh platform streaming lainnya. Tak melulu bicara tentang horor dan genre supernatural murni, ada racikan unik pada setiap serial misteri terbaik di Netflix yang terlihat menyenangkan, seru, dan mengundang fandom baru terbentuk yang mendedikasikan diri mereka untuk serial yang memiliki berbagai elemen ikonik.
Mulai dari adaptasi novel, komik, hingga karakter ikonik di skena misteri yang populer. Serial-serial Netflix Original ini juga kerap menjadi panggung ditemukannya aktor-aktor muda berbakat. Seperti Millie Bobby Brown yang kini sangat populer berkat penampilannya di “Stranger Things”. Selain penampilan aktor-aktor mudanya yang memikat serta pemilihan materi sumber yang menarik, eksekusi produksinya juga tidak tanggung-tanggung dalam mewujudkan semesta misteri baru yang seru.
Mulai dari misteri laga, horor, supernatural, serta berbagai genre fusion unik lainnya, berikut sederet rekomendasi serial misteri terbaik di Netflix!
1. Lockwood & Co.
“Lockwood & Co.” adalah serial misteri terbaik di Netflix yang sayangnya tidak akan dilanjutkan musimnya. Padahal ketika “Stranger Things” akan berakhir tak lama lagi, serial Inggris ini memiliki potensi besar untuk menjadi serial utama Netflix dengan elemen petulangan dan supranaturalnya. “Lockwood & Co.” dibintangi oleh tiga aktor Inggris muda, Ruby Stokes (Bridgerton), Cameron Chapman, dan Ali Hadji Heshmati. Ketiga aktor juga memiliki chemistry yang bagus sebagai tiga sekawan, mengingatkan kita pada trio “Harry Potter”.
Dalam semesta “Lockwood & Co.”, Inggris tak lagi aman di malam hari semenjak hantu gentanyangan meneror manusia. Anak-anak remaja pun dikirim ke sekolah khusus untuk dilatih menjadi pemburu hantu. Lucy adalah remaja pemburu hantu berbakat. Setelah tragedi yang menimpanya saat bertugas di agensi, Lucy pun kabur ke London dan bekerja untuk agensi pemburu hantu swasta amatir, Lockwood & Co. Meskipun tidak lanjut musim berikutnya,”Lockwood & Co.” masih bisa dinikamti karena akhir musimnya tidak terlalu mengantung.
2. Dead Boy Detectives
“Dead Boy Detectives” adalah serial misteri terbaru di Netflix. Dibintangi oleh George Rexstrew dan Jayden Revri, Edwin dan Charles adalah dua hantu remaja yang berlari dari Kematian sembari menjalankan agensi detektif khusus hantu. Serial yang diadaptasi dari karya Neil Gaiman berbagai semesta dengan serial misteri terbaik di Netflix, “The Sandman”.
Dalam musim pertamanya, diceritakan Edwin dan Charles terjebak di kota Washington. Dimana keduanya memiliki dua teman manusia, Crystal dan Niko. Setiap episodenya kita akan mengikuti petualangan Edwin dan Charles memecahkan misteri dan teka-teki supranatural, baik untuk membantu hantu maupun manusia. “Dead Boy Detectives” adalah perpaduan “Stranger Things” dengan “Lockwood and Co.”.
3. The Sandman
“The Sandman” adalah serial misteri terbaik Netflix yang sudah dikonfirmasi akan kembali dengan musim terbaru. Dibintangi oleh Tom Sturridge sebagai Dream atau Morpheus sebagai protagonis yang menjalin berbagai skenario supranatural di setiap episodenya. Serial bertema kematian dan kehidupan ini memiliki berbagai karakter personifikasi seperti Desire (Hasrat), Death (Kematian), Despair (Putus Asa), hingga sosok mitologi familiar seperti Lucifer dari neraka yang dibintangi oleh Gwendoline Christie.
Tak selalu fokus dengan kisah Morpheus sebagai protagonis, “The Sandman” memiliki banyak elemen cerita dan skenario semi-antologi yang mengeksplorasi berbagai peristiwa manusia, menyangkut kehidupan dan kematian. Mulai dari kisah tragis pria yang menuntut kebenaran setelah hidup dalam kebohongan seumur hidupnya, pertarungan puitis Morpheus dengan Lucifer, hingga episode konferensi pembunuh berantai yang unik.
4. The Umbrella Academy
“The Umbrella Academy” awalnya populer karena diadaptasi dari komik karya Gerard Way dan Gabriel Ba. Namun dengan promosi dan desain produksi yang maksimal, serial misteri terbaik di Netflix ini memiliki fanbase yang tak kalah kuat seperti “Stranger Things”. “The Umbrella Academy” Season 4 akan menjadi musim penutup yang akan rilis pada Agustus 2024. Serial ini dibintangi oleh Elliot Page, Tom Hopper, David Castaneda, Emmy Raver-Lampman, Robert Sheehan, dan Aidan Gallagher.
Di tengah maraknya demam superhero, “The Umbrella Academy” hadir sebagai salah satu dalam genrenya, namun dengan gaya dan nuansa yang berbeda. Jika supehero MCU dan DC adalah superhero tradisional yang heroik, “The Umbrella Academy” lebih nyentrik dan disfungsional. Tak hanya diisi dengan deretan cast utama yang memikat, villain di setiap episodenya juga selalu memiliki gaya yang tak kalah ikonik dan memikat.
5. Deadly Class
Satu lagi serial yang masih dalam skena superhero/supervillain adalah “Deadly Class”. Sayangnya, serial misteri terbaik di Netflix ini juga memiliki nasib yang serupa dengan “Lockwood & Co.” dengan tidak mendapatkan musim terbaru setelah debut pada 2019. Berlatar pada 1980an, King’s Dominion adalah sekolah swasta underground khusus para pembunuh berbakat muda. Mulai dari remaja jalanan hingga anak-anak mafia elit menuntut ilmu dan menjalin koneksi di sekolah ini.
Dibintangi oleh Benjamin Wadsworth sebagai Marcus Lopez Arguello, ia adalah remaja jalanan yang hidupnya luntang-lantung. Ia direkrut untuk bersekolah di King’s Dominion agar bakat bertarung dan membunuhnya tidak tersiakan. Sebagai kepala sekolah, Master Lin (Benedict Wong) melatih Marcus untuk menjadi pembunuh profesional dengan kode etik dan metode yang membuat derajatnya lebih tinggi daripada pembunuh gila kelas jalanan.
6. Girl from Nowhere
Tidak selalu dari barat saja, “Girl from Nowhere” adalah serial misteri terbaik di Netflix dari Thailand. Dibintangi oleh Chicha Amatayakul, ia adalah Nanno, perempuan misterius, rupawan, cerdik, dan berbahaya. Kita akan mengikuti Nanno berpindah-pindah sekolah untuk menyudutkan setiap pihak di institusi pendidikan, mengekspos sisi terburuk mereka, kemudian memberikan pelajaran yang sepadan secara brutal. Mulai dari guru hidung belang, tukang perundung, dan berbagai jenis kenakalan remaja lainnya.
Bernaung dalam genre thriller dan misteri, “Girl from Nowhere” memiliki episode-episode antologi. Semua episode berlatar di sekolah baru dengan protagonis baru, bedanya akan selalu ada Nanno sebagai karakter yang mengendalikan jalannya cerita dengan manipulasi yang menarik untuk disimak. Beberapa episode memiliki nuansa yang terlalu aneh hingga rasanya menggangu secara psikologi, ada juga episode-episode yang menunjukan kesadisan tak tanggung.
7. Wednesday
Wednesday sudah memiliki fanbase yang cukup besar bahkan sebelum “Wednesday” menajdi serial misteri terbaik di Netflix. Sebelum Jenna Ortega, Wednesday Addams adalah putri pertama keluarga Addams yang dicintai berkat penampilan Christina Ricci muda yang juga bermain dalam serial yang diproduseri oleh Tim Burton ini. Sebelumnya belum ada serial yang fokus pada Wednesday sebagai karakter utama dalam semesta “The Addams Family”, membuat serial menjadi mimpi yang menjadi kenyataan bagi para penggemar Wednesday.
Selalu mendapatkan masalah di sekolah umum, Wednesday akhirnya dikirim untuk bersekolah di almamater orang tuanya, Nevermore Academy. Di Nevermore, Wednesday memiliki teman sekamar dari keluarga manusia serigala, ditaksir oleh laki-laki yang bisa membuat lukisan menjadi nyata, hingga tak sengaja bemusuhan dengan peri duyung yang populer. “Wednesday” ibarat Hogwart namun khusus para makhluk mistis yang belajar untuk mengendalikan kekuatan mereka agar bisa hidup bekerja sama dengan manusia sekitar.
8. The Fall of the House of Usher
“The Fall of the House of Usher” menjadi karya terakhir Mike Flanagan yang ia rilis di Netflix. Sutradara horror berbakat ini telah merilis banyak serial misteri terbaik di Netflix seperti ‘The Haunting Series’, “Midnight Mass”, dan “The Midnight Club”. ‘House of Usher’ diadaptasi dari karya klasik Edgar Allan Poe yang di modernisasi oleh Flanagan. Bercerita tentang keluarga Usher yang telah membangun kerajaan bisnis farmasi sukses selama bertahun-tahun. Dengan segala kesuksesan, keuntungan, dan kekuasaan, keturunan Usher harus bayar harga besar ketika pimpinan keluarga, Roderick Usher mendekati ajalnya.
‘House of Usher’ bisa dibilang karya paling berani dan sadis dari Mike Flanagan selama karirnya menjadi sutradara horor. Jika karya-karya sebelumnya lebih kental dengan nuansa drama yang melankolis dan senduh, ‘House of Usher’ diisi dengan kisah sederet karakter dengan dosa masing-masing dan konsekuensi yang harus mereka hadapi. tak sedikit dari anak-anak Roderick Usher harus menghadapi akhir yang brutal dan menyakitkan. Serial horor misteri ini bisa dikategorikan sebagai horor splatter ala “Final Destination” namun dengan naskah yang lebih berkualitas.
9. Guillermo del Toro’s Cabinet of Curiosities
Satu lagu sutradara berbakat yang berkolaborasi dengan Netflix adalah Guillermo del Toro. “Guillermo del Toro’s Cabinet of Curiosities” adalah serial misteri terbaik di Netflix, mengumpulkan karya-karya horor sutradara berbakat yang masih merintis karir, dikurasi langsung oleh Guillermo del Toro. Percaya dengan ahlinya, selera horor del Toro memang tak main-main. Mulai dari misteri sci-fi, body horror, supranatural, ‘Cabinet of Curiosities’ membuat berbaai judul terbaik dengan eksekusi kaya subgenre dari genre misteri dan horor.
Ada 8 episode yang bisa dinikmati dari ‘Cabinet of Curiosities’, semuanya tidak berhubungan dan bisa ditonton secara acak. Beberapa judul terbaik di antaranya; ‘The Autopsy’ oleh David Prior yang menegangkan, ‘The Outside’ oleh Ana Lily Amirpour dengan tema lookism dan body horror, ‘The Viewing’ oleh Panos Cosmatos dengan sinematografi misteri sci-fi yang unik, dan ‘The Murmuring’ oleh Jennifer Kent yang mengharukan.
10. Creeped Out
“Creeped Out” adalah serial misteri terbaik di Netflix yang termasuk hidden gems. Buat penggemar serial horor anak-anak seperti “Goosebumps” yang sempat populer pada era 90an, “Creeped Out” bisa jadi tontonan yang seru di Netflix bersama anggota keluarga anak-anak menuju dewasa. Tak hanya menghibur dengan berbagai episode misteri horornya, beberapa skenario dalam serial ini juga memiliki muatan moral untuk penonton remaja anak-anak.
“Creeped Out” mungkin bukan serial dengan penampilan akting dan produksi terbaik, namun setuhan produksi yang minim memberikan nuansa campy dan nostalgia meskipun ini adalah serial produksi 2010an. Ada kisah tentang anak yang menjual jiwa orang tuanya, ponsel yang mampu membuat penggunanya populer, remaja yang menerima konsekuensi karena suka menjahili teman-temannya di sosial media, video game misterius di internet, dan berbagai skenario misteri menarik lainnya.
Film Vina (Vina, Sebelum 7 Hari) masih menjadi topik trending di dunia perfilman Indonesia. Film yang disutradarai oleh Anggy Umbara tersebut diangkat dari kisah nyata tragis Vina Cirebon yang terjadi pada 2016 silam. Vina yang masih remaja dengan pasangannya menjadi korban pelecehan dan kekerasan seksual kemudian dibunuh secara mengenaskan oleh sekelompok geng motor. Anggy sebagai sutradara mengungkapkan bahwa ia hendak mengkampayekan anti-bullying dan membantu menguak kasus Vina Cirebon yang masih belum tuntas.
Nyatanya, film Vina telah mengundang pro dan kontra di kalangan masyarakat dan pakar film. Lepas dari kesuksesan dengan pencapaian angka penonton yang telah mencapai 5 juta lebih, banyak pula pihak yang kritisi eksekusi dan muatan dari film Vina yang tidak etis dalam mengangkat isu pelecehan seksual. Padahal ada banyak cara untuk menulis naskah dengan isu sensitif tersebut untuk lebih mengedukasi dan menimbulkan simpati tanpa eksploitasi.
Hal tersebut juga telah terbukti dengan banyak karya-karya yang mengangkat topik pelecehan dan kekerasan seksual tanpa ada adegan kekerasan, eksploitasi tragedi, dan romantisasi pada pelakunya. Berikut sederet serial dan film tentang pelecehan seksual yang tidak eksploitatif seperti film Vina.
1. Patrick Melrose (2018)
“Patrick Melrose” adalah miniseries yang dibintangi oleh aktor papan atas Benedict Cumberbatch sebagai karakter titular. Patrick adalah putra tunggal keluarga keluarga kaya. Namun jauh dari kata sejahtera, ia ditelantarkan oleh ibunya dan mengalami pelecehan seksual oleh ayahnya sendiri. Sama sekali tidak memperlihatkan adegan pelecehannya, serial ini lebih fokus pada dampak yang terjadi pada Patrick sepanjang hidupnya.
Meskipun dalam narasinya diceritakan hanya sekali Patrick mengalami pelecehan, penonton tetap bisa merasakan trauma, luka, dan dampak psikologi yang akhirnya mempengaruhi Patrick dengan kehidupannya yang problematik di kala dewasa. Akting Benedict Cumberbatch juga punya andil besar dalam mengeksekusi karakter yang jelas bukan panutan, namun tetap membutuhkan simpati sebagai korban pelecehan seksual.
2. Unbelievable (2019)
“Unvelievable” adalah serial Netflix yang diangkat dari kasus nyata, kurang lebih seperti film Vina. Serial Amerika ini diangkat dari kasus pemerkosaan berantai yang terjadi di Washington dan Colorado pada tahun 2008 sampai 2011. Serial ini lebih didominasi oleh sudut pandang investigasi oleh dua detektif wanita yang dibintangi oleh Toni Collette dan Merritt Wever.
Selain memalsukan identitas para korban, serial ini juga mengeksplorasi isu ‘victim blaming’ yang kerap terjadi pada kasus-kasus seperti ini. Ada satu sudut pandang cerita diambil dari korban remaja perempuan yang dibintangi oleh Kaitlyn Dever. Dimana menunjukan kesulitannya menghadapi penghakiman sosial dan penegak hukum yang tidak memihak pada korban dalam kasus pemerkosaan yang sensitif dan tricky.
3. Promising Young Woman (2020)
Banyak yang mengkritik bagaimana film Vina seharusnya tidak dijadikan film horror, namun film documenter saja. Masalahnya lebih karena muatan dan naskah daripada pemilihan genre. “Promising Young Woman” adalah film dengan isu pelecehan dan kekerasan seksual dengan korban yang akhirnya bunuh diri, dikemas dalam naskah thriller revenge yang mencerahkan sekaligus menghibur. Dibintangi oleh Carey Mulligan sebagai Cassie, ia adalah mantan mahasiswa kedokteran yang dropout pasca tragedi yang terjadi pada sahabatnya, Nina.
Dihantui trauma, Cassie mendedikasikan hidupnya untuk memberi pelajaran pada pria hidung belang dan balas dendam pada pelaku yang melecehkan sahabatnya. “Promising Young Woman” tetap sasaran dalam mengkritisi dan memberikan pelajaran pada setiap pihak yang bertanggung jawab ketika terjadi pelecehan seksual. Mulai dari institusi, penegak hukum, saksi mata yang memilih untuk diam, hingga akhirnya para pelaku.
4. The Assistant (2019)
“The Assistant” adalah film debut dari sutradara film dokumenter, Kitty Green. Sebelumnya ia banyak membuat film dokumenter bermuatan feminisme dan kasus pembunuhan anak “Casting JonBenet” dengan cara paling sensitif dan tidak mengeksploitasi tragedi. “The Assistant” adalah narasi fiksi, namun terinspirasi oleh praktek manipulasi dan pelecehan seksual yang terjadi di rumah produksi hiburan besar.
Dibintangi Julia Garner sebagai Jane, ia adalah asisten baru seorang produser pria di rumah produksi besar. Ia mulai melihat berbagai bukti dan indikasi bahwa telah terjadi pelecehan seksual oleh produsernya pada banyak wanita muda yang ingin menjadi aktris. Bahkan tanpa sedikit pun adegan pelecehan dalam film, penonton bisa memahami bahwa pelecehan telah terjadi namun pilihannya ada dua; melaporkan atau pura-pura tidak tahu. “The Assistant” terlihat sangat brutal melalui narasinya bahkan tanpa adegan eksplisit sama sekali.
5. The Perks of Being a Wallflower (2012)
“The Perks of Being a Wallflower” memiliki muatan isu pelecehan seksual, namun tidak dipromosikan dengan film dengan topik tersebut. Dibintangi oleh Logan Lerman sebagai Charlie, ia adalah remaja 15 tahun yang gelisah akan kehidupan barunya sebagai siswa SMA. Bertemu dan akhirnya dengan senior yang ramah, ini adalah kisah Charlie dalam menjalani hidup baru dan menangani masalah mental yang ia miliki karena berbagai trauma dari masa lalu.
Selain trauma karena sahabatnya meninggal, Charlie juga dinarasikan sempat mengalami pelecehan seksual oleh tantenya sendiri. Namun tanpa ada adegan yang menampilkannya secara eksplisit, film ini lebih fokus pada dampak emosional Charlie yang telah dieksekusi dengan berkualitas oleh Lorgan Lerman.
6. Women Talking (2022)
“Women Talking” adalah film drama yang bercerita tentang sekelompok wanita dari koloni agama terisolasi. Rahasia terungkap ketika para wanita memutuskan untuk membicarakan situasi mereka, dimana alih-alih gangguan gaib, ternyata selama bertahun-tahun para wanita muda maupun dewasa menjadi korban pemerkosaan para pria di koloni tersebut. Mereka dicekoki obat-obatan agar tidak sadar ketika sedang dilecehkan, kemudian menyalahkan tragedi tersebut pada iblis.
Sesuai dengan judulnya, film ini benar-benar didominasi dengan sekelompok wanita muda hingga lanjut usia tentang pelecehan yang terjadi. Mulai dari sekelompok wanita muda yang mengalami pelecehan dan sedang dalam mengalami trauma, ibu-ibu yang mengkhawatirkan anak-anak mereka, dan para petuah yang merasa kabur bukan pilihan paling bijak. Film ini mengangkat topik seperti film Vina, namun lebih memilih untuk ‘tell, not show’ yang eksploitatif untuk isu demikian.
7. Marlina, Si Pembunuh dalam Empat Babak (2017)
Tidak hanya film dan serial Hollywood, film Indonesia juga ada banyak yang angkat isu pelecehan dan kekerasan seksual namun tidak eksploitatif seperti film Vina. Salah satunya adalah “Marlina, Si Pembunuh dalam Empat Babak” yang dibintangi oleh Marsha Timothy. Kalau ini tidak brutal ke korbannya, namun kebrutalan ditujukan pada pelakunya. Marlina adalah janda yang tidak bisa memakamkan suaminya karena tidak ada biaya. Keadaan semakin buruk ketika ia dirampok dan diperkosa. Marlina pun bertekad balas dendam dan menuntut keadilan.
Film Marlina mungkin tidak mengeksplorasi trauma korban dengan pendekatan emosi yang depresi, namun lebih kemarahan dan balas dendam yang juga bisa menjadi manifestasi korban pelecehan seksual. Satu lagi isu yang dibahas dalam film ini adalah penegak hukum di daerah terpencil di Indonesia yang masih tidak peka apalagi sensitif dengan kasus pelecehan seksual ketika ada korban melapor.
8. 27 Steps of May (2018)
Satu lagi film Indonesia yang belakangan disandingkan oleh film Vina adalah “27 Steps of May”. Film ini dibintangi oleh Raihaanun sebagai May, wanita yang menjadi korban pemerkosaan pada Kerusuhan Mei 1998, kala itu ia masih 14 tahun. Karena trauma yang mendalam dan tak berujung, ia pun mengisolasi diri dari dunia dalam perlindungan ayahnya dibintangi Lukman Sardi. Alih-alih menambah trauma dengan adegan eksploitatif, film ini mengajak penonton untuk memahami trauma dalam kesunyian.
Sepanjang narasi, May tak lagi berkomunikasi, tak ingin merasakan emosi apapun, apalagi melihat dunia luar. Hingga suatu hari ia bertemu berkomunikasi dengan pesulap melalui lubang di rumahnya. Tak hanya mengangkat perspektif korban, “27 Steps of May” juga mengeksplorasi ketidakberdayaan keluarga korban yang sama-sama larut dalam trauma. Kemudian melalui pesulap yang dibintangi Ario Bayu, diperlihatkan sepatutnya penonton menanggapi korban pelecehan dengan lebih sensitif.
9. Penyalin Cahaya (2021)
“Penyalin Cahaya” juga menjadi film Indonesia dengan isu pelecehan seksual di kalangan remaja. Dibintangi oleh Shenina Cinnamon sebagai Suryani, ia merasa dirinya adalah korban ketika foto tidak senonohnya tersebar di media sosial, mengancam status beasiswa kuliahnya. Ia merasa dirinya telah dipermainkan oleh para senior klub teater dalam pesta kemenangan mereka yang sempat ia datangi. Bersama dengan petugas foto copy kampus, Suryani memutuskan melakukan investigasi yang membawanya pada kebenaran yang lebih besar dari yang duga.
“Penyalin Cahaya” bisa jadi film tentang pelecehan seksual dengan narasi dan muatan yang cukup berbeda pada skenanya. Alih-alih mengeksplorasi trauma atau emosi-emosi yang murung dan depresif, film ini lebih menekankan pada pentingnya penegakan hukum dan pelaku yang harusnya diadili. Meskipun para korban terlihat biasa-biasa a dan masih bisa melanjutkan hidup, bukan berarti tidak terjadi apa-apa.
10. Silenced (2011)
Sempat bikin gempar Korea Selatan seperti film Vina yang menggeparkan Indonesia, “Silenced” adalah film drama tentang pelecehan seksual yang terinspirasi dari kisah nyata. “Silenced” dibintangi oleh aktor Korea Selatan populer, Gong Yoo sebagai guru Bernama Kang In-ho. Mulai mengajar di sekolah khusus pelajar tuna rungu di Gwangju, ia mulai menyadari bahwa beberapa siswa mengalami pelecehan seksual oleh staf sekolah namun tak bisa mengadu karena bisu.
Dalam “Silenced” teror dan horor yang dialami setiap anak di bawah umur memiliki presentasi yang mengerikan meskipun tanpa menunjukan adegan pelecehan seksual sama sekali. Ini menjadi salah satu film tentang kasus pelecehan seksual yang sulit untuk ditonton meskipun sama sekali tidak mengandung kebrutalan visual meskipun ada korban jiwa juga seperti film Vina. Sama juga seperti film Vina, “Silenced” membuat kasus pelecehan pada siswa-siswa tuna rungu dan tuna wicara di Gwangju pada 2000an diangkat lagi ke pengedalian Korea Selatan.
Serial Jepang terbaik banyak bisa kita nikmati di berbagai platform streaming utama. Baik di Netflix hingga Disney+ Hotstar, dari yang terbaik hingga yang terbaru dari berbagai genre. Mulai dari drama berlatar sejarah, slice of life yang popular di skena hiburan Jepang, romansa, dan pastinya horor yang populer di Indonesia.
Kebanyakan serial terbaik Jepang ini hanya limited series yang sudah tamat, jadi tak perlu menanti season terbaru. Namun ada juga yang bersiap untuk kembali dengan season terbaru. Bisa di-binge dulu musim pertamanya supaya bisa ikutan hype-nya ketika musim terbaru rilis nanti.
Berikut sederet rekomendasi serial Jepang terbaik sampai yang terbaru di berbagai platform streaming!
1. Shogun
“Shogun” adalah serial Jepang terbaik yang diciptakan oleh Rachel Kondo dan Justin Marks. Berdasarkan novel klasik oleh James Clavell pada 1975, “Shogun” sebelumnya juga telah diangkat sebagai serial pada 1980. Namun “Shogun” versi terbaru ini tak kalah memikat untuk dintonton dengan eksekusi dan arahan yang berbeda sepanjang 10 episodenya. “Shogun” dibintangi oleh Cosmos Jarvis, Hiroyuki Sanada, dan Anna Sawai.
Diceritakan John Blackthrone adalah pria Inggris pertama yang menginjakan kaki di Jepang karena terdampar bersama kapalnya pada 1600. Pada saat yang bersamaan, sedang terjadi perebutan tahta politik di Osaka yang menyudutkan Lord Toranaga. Kehadiran Blackthrone bisa menjadi kesempatan bagi Toranaga untuk membalik keadaan. Begitu demikian Blackthrone membutuhkan bantuan Toranaga untuk bertahan hidup di negara asing. “Shogun” bisa di-streaming di Disney+ Hotstar, baru-baru ini juga dikabarkan akan mendapatkan musim baru.
2. House of Ninjas
Jika Amerika punya FBI, CIA, dan IMF (dari Mission Impossible), sementara Inggris punya James Bond, Jepang ternyata punya shinobi alias ninja. “House of Ninjas” adalah serial Netflix terbaru yang dikembangkan oleh Dave Boyle dan Kento Kaku, actor Jepang yang juga membintangi serial ini.
Setelah kehilangan putra sulung mereka dalam misi, keluarga ninja Tawara berusaha meninggalkan kehidupan lamanya. Namun munculnya sekte misterius di Jepang membuat Badan Pengendalian Shinobi membutuhkan jasa mereka kembali. “House of Ninjas” adalah serial Jepang terbaik dengan latar modern yang segar dari materi sumbernya. Serial ini juga komplit dengan elemen drama keluarga, komedi, romansa, dan pastinya laga ninja yang epik.
3. Alice in Borderland
“Alice in Borderland” adalah serial Jepang terbaik dan terpopuler di Netflix. Menjadi adaptasi live-action dari manga bertajuk serupa, serial yang telah memiliki dua season sukses ini bergenre death game, dimana seorang pengangguran yang hobi gaming terdepak ke dimensi lain bersama orang-orang lainnya. Kemudian diadu dalam berbagai permainan menguras otak maupun fisik yang mampu merenggut nyawa mereka.
“Alice in Borderland” dibintangi oleh Kento Yamazaki sebagai Arisu dan love intrest-nya Usagi dibintangi oleh Tao Tsuchiya. Namun serial ini diisi oleh jajaran actor yang memerankan karakter-karakter dengan kelebihan masing-masing yang tak kalah memikat. Setiap permainan mematikan dipresentasikan dengan ketegangan dan keunikan yang tak akan bikin bosan. “Alice in Borderland” sedang bersiap merilis season ketiga yang belum dikonfirmasi jadwalnya.
4. A Town Without Seasons
Ada banyak serial Jepang terbaik yang menjaddi hidden gems di Disney+ Hotstar, salah satu yang terbaru adalah “A Town Without Seasons”. Serial ini memiliki 10 episode yang langsung tamat satu season. Dibintangi oleh Sosuke Ikematsu, ia seorang penulis yang menerima pekerjaan untuk tinggal di hunian sementara untuk para korban bencana alam.
Namun, meski telah 13 tahun pasca bencana alam, “hunian sementara” tersebut telah berubah menjadi pemukiman liar dengan berbagai penduduk yang memiliki kisah unik. Mulai dari seorang pria yang berpura menjadi masinis kereta, seorang pria yang menanggung beban keluarga, pasangan yang saling bertukar suami istri, idol yang memiliki anak dari setiap penduduk pria, bahkan kisah petualangan kucing sang penulis yang jenaka. Ini bisa menjadi tontonan yang heartwarming dan mengundang tawa bagi penggemar slice of life Jepang.
5. Because We Forget Everything
Satu lagi hidden gems di Disney+ Hotstar adalah “Because We Forget Everything”. Serial Jepang terbaik ini dibintangi oleh Hiroshi Abe sebagai penulis novel misteri tanpa nama. Suatu hari, kekasihnya menghilang setelah terakhir kali terlihat pada malam Halloween. Di tengah mempersiapkan buku terbarunya, sang novelis juga disibukan dengan urusan mencari kekasihnya tersebut.
Sekilas terdengar seperti serial thriller, namun “Because We Forget Everything” adalah drama slice of life tentang kehidupan pria modern di Tokyo. Jauh dari kata menegangkan, serial ini sangat tenang, heartwarming, dan bahkan lucu. Setiap akhir episode selalu ada penampilan live music di cafe yang kerap dikunjungi oleh protagonisnya.
6. Gannibal
Kalau mau yang beneran menegangkan, “Gannibal” adalah serial Jepang terbaik di Disney+ Hotstar dalam skena genre horror thriller. Diangkat dari manga bertajuk serupa, dibintangi oleh Yagira Yuya sebagai Agawa Daigo, polisi yang ditugaskan di desa terpencil Bernama Kuge. Dari judulnya, semua pasti memiliki asumsi akan serial bertema kanibal yang sadis, namun “Gannibal” lebih fokus pada perspektif Daigo yang melakukan investigasi.
Meskipun tanpa ada penampakan sadis maupun praktek kanibal secara langsung, sepanjang tujuh episode dijamin tetap menegangkan. Setelah tayang perdana pada 2022, “Gannibal” telah diumumkan akan mendapatkan musim baru, meskipun belum dikonfirmasi jadwal rilisnya.
7. The Makanai: Cooking for the Maiko House
Buat penggemar film-film drama Jepang, siapa yang tidak mengenal sutradara Hirokazu Kore-eda? Sutradara ini terkenal juga di kalangan penikmat film Indonesia berkat karya-karya seperti “Shoplifters”, “Broker”, dan yang terbaru “Monster”. Ada juga nih, serial Jepang terbaik Kore-eda yang bisa di-streaming di Netflix judulnya “The Makanai: Cooking for the Maiko House”.
Serial live-action ini diangkat dari manga slice of life bertajuk “Kiyo in Kyoto” oleh Aiko Koyama. Bercerita tentang dua remaja bersahabat, Kiyo dan Sumire yang bercita-cita untuk jadi Geisha di Kyoto. Mereka berdua pun merantau bersama sekalipun masa depan berbeda dari dugaan mereka. Serial ini menjadi tontonan yang otentik dan akurat buat yang penasaran dengan kehidupan para Maiko dan Geisha masih kerap disalahpahami definisinya secara global.
8. The Days
Mirip serial HBO “Chernobyl”, “The Days” juga diangkat dari insiden Nuklir Fukushima Daiichi di Jepang pada 2011. Peristiwa tersebut memakan 7 hari untuk ditanangin oleh sederet ahli dibidangnya. Serial ini menangkap peristiwa buruk tersebut dari tiga perspektif; pemerintahan, organisasi korporat, dan para tenaga yang mengadu nyawa di lokasi insiden.
“The Days” adalah serial Jepang terbaik dengan genre tragedi sejarah dengan total 8 episode yang bisa di-streaming di Netflix. Dibintangi oleh Koji Yakusho, aktor Jepang yang terkenal di kancah internasional. Baru-baru ini Yakusho kembali popular berkat penampilannya dalam film drama “Perfect Days”.
9. Ju-On: Origins
“Ju-On” merupakan salah satu franchise horor populer dari Jepang. Selain berbagai film lokalnya hingga adaptasi Hollywood, instalasi ini juga memiliki miniseries yang bisa di-streaming di Netflix. Dengan total enam episode, “Ju-On: Origins” tak hanya serial horor yang fokus pada kengerian teror arwah penuh dendam yang bersemanyam di suatu properti. Sesuai dengan judulnya, ini menjadi awal dari kisah kutukan yang dilahirkan dari kekerasan dan kekejaman dunia.
“Ju-On: Origins” termasuk serial dengan material yang gelap dan depresif. Mengandung perundungan, kekerasan, hingga kekerasan seksual yang bisa membuat tidak nyaman beberapa penonton. Namun jika tahan menonton film horor yang mengeksplorasi kejahatan dan sisi terburuk manusia, secara objektif, “Ju-On: Origins” adalah serial Jepang terbaik dalam skena temanya.
10. Midnight Diner: Tokyo Stories
Ada satu lagi rekomendasi serial Jepang terbaik bergenre slice of life yang cukup ikonik dalam skenanya yaitu “Midnight Diner: Tokyo Stories”. Kedua season pertama serial ini bisa di-streaming di Netflix. Dibintangi oleh Kaoru Kobayashi, seorang juru masak misterius yang hanya diperkenalkan sebagai The Master. The Master memiliki kedai makanan sederhana yang hanya buka pada tengah malam dan tutup saat 7 pagi.
Dari perspektif The Master, kita bisa menyimak kisah-kisah para pelanggan dan pengunjung lainnya ketika melepas penat setelah seharian berkegiatan. Sambil menyimak kisah kehidupan yang bisa relatable, kita juga bisa melihat keahlian The Master menyiapkan hidangan sesuai request pengunjungnya.
Serial terbaru Juni 2024 diramaikan oleh berbagai rilisan paling antisipatif yang udah dinanti-nanti. Mulai platform streaming seperti HBO GO, Netflix, Prime Video, hingga Disney+ Hotstar, semuanya memiliki setidaknya satu serial terbaru yang popular. Baik serial baru maupun kembalinya serial-serial populer lintas genre, bulan Juni ini tidak akan ada masa sepi tontonan.
Mulai dari serial fantasi, drama romansa, serial thriller, hingga drama kehidupan, adapula serial terbaru Indonesia ikut memeriahkan musim serial terbaru. Berikut sederet update serial terbaru Juni 2024 yang bisa ditonton di berbagai platform streaming!
1. Star Wars: The Acolyte (4 Juni)
“The Acolyte” adalah serial terbaru Juni 2024 dalam semesta Star Wars. Dibintangi oleh Amandla Stenberg, Dafne Keen, Manny Jacinto, Rebecca Henderson, Carrie-Anne Moss, dan aktor Korea Selatan yang terkenal melalui “Squid Game”, Lee Jung-jae.
Serial fantasi sci- fi ini akan rilis di Disney+ Hotstar pada 4 Juni dengan dua episode perdana. Totalnya ada enam episode yang kemudian akan rilis setiap minggunya. “The Acolyte” memiliki sentuhan thriller berlatar pada akhir era High Republic. Penonton akan mengikuti kisah Pandawan yang bergabung Bersama Jedi Master untuk menginvestigasi kekuatan dari sisi gelap dan berbagai rahasia dalam bayangan.
2. Sweet Tooth Season 3 (6 Juni)
“Sweet Tooth” telah menjadi salah satu serial populer di Netflix yang akan segera mengakhiri musim. Dibintangi oleh aktor muda, Christian Convery sebagai Gus akan segera menemukan konklusi dari petualangan dunia berlatar post-apocalypse. Bagi penggemarnya, Season 3 diharapkan mampu menutup serial ini dengan jawaban akan pandemi dan misteri para Hybrid.
“Sweet Tooth” adalah serial fantasy sci-fi tentang virus mematikan yang telah memusnahkan sebagaian besar populasi manusia. Bertepatan dengan pandemi, lahir generasi baru manusia dalam wujud manusia setengah binatang yang disebut dengan Hybrid.
3. Bridgerton 3 – Part 2 (13 Juni)
“Bridgerton” merupakan serial terbaru Juni 2024 period drama terpopuler di Netflix. Telah menuai kesuksesan sejak season perdana, serial ini terus dinantikan oleh penggemarnya meskipun karakter utamanya ganti tiap season.
Setelah menyimak kisah cinta Daphne Bridgerton, Anthony Bridgerton, dan Ratu Charlotte dalam spin-off, kini giliran kisah Penelope Featherington yang sejak awal jatuh hati dengan Colin Bridgerton.
“Bridgerton” Season 3 Part 1 sudah rilis sejak 16 Mei dan bisa di-streaming di Netflix. Namun kisah belum selesai, karena ada Part 2 yang rilis terpisah pada 13 Juni mendatang.
4. Nightmares and Daydreams (14 Juni)
Belakangan ini semakin banyak tontonan Indonesia yang masuk Netflix, “Nightmares and Daydreams” adalah serial terbaru karya Joko Anwar yang akan rilis pada 14 Juni. Serial terbaru Juni 2024 bergenre sci-fi supernatural ini dibintangi oleh 65 aktor Indonesia. Mulai dari Ario Bayu, Marissa Anita, Asmara Abigail, Fachry Albar, Lukman Sardi, Nirina Zubir, Yoga Pratama, Sita Nursanti, dan masih banyak lagi.
Dengan total tujuh episode, penonton akan mengikuti kisah karakter-karakter yang berbeda setiap episodenya. Setiap episode juga mengangkat berbagai fenomena supranatural yang tidak biasa untuk ditelusuri dan dipahami. Terkenal sebagai sutradara horor beberapa tahun belakangan, Joko Anwar menyebutkan, ini saatnya ia juga mengeksplorasi topik lain yang juga ia gemari yaitu tentang alien.
5. The Boys Season 4 (13 Juni)
“The Boys” adalah serial superhero brutal dan sadis yang sangat populer di skenanya saat ini. Selain melanjutkan dari Season 3, ini juga berkaitan dengan serial spin-off-nya, “Gen V”. Dimana plot baru yang signifikan terjadi, yaitu kehadiran virus yang bisa membunuh superhero. Akan muncul juga beberapa superhero baru yang semakin bikin penggemar penasaran.
Sambil mempromosikan Season 4, “The Boys” Season 5 juga sudah dikonfrimasi oleh Prime Video. Pada musim terbaru ini, kita akan melihat Homelander bersekutu dengan Victoria Neuman. Sementara Butcher masih dengan The Boys juga belum kehabisan sumber daya untuk menandingi musuh besar mereka. “The Boys” adalah serial terbaru Juni 2024 paling antisipatif.
6. House of the Dragon Season 2 (16 Juni)
Satu lagi serial terbaru Juni 2024 paling antisipatif adalah “House of the Dragon” di HBO. Semenjak akhir dari season perdananya yang sukses, Season 2 dipromosikan dengan kehadiran kubuh Hijau yang mendukung Raja Aegon II dan kubuh Hitam yang mendukung Rhaenyra Targaryen dibintangi oleh Emma D’Arcy. Keduanya bertarung untuk memperebutkan Iron Throne yang ikonik dalam semesta “Games of Thrones”.
“House of the Dragon” Season 2 sangat dinanti karena perang yang sudah semakin memanas, dimana menjadi potensi munculkan adegan-adegan bertarung dengan naga oleh para darah Targaryen yang semakin epik dibandingan dengan musim pertamanya.
7. Hierarchy (7 Juni)
Buat penggemar k-drama, “Hierarchy” adalah serial terbaru Juni 2024 yang akan tayang di Netflix. Serial ini dibintangi oleh Ji Hye-won, Lee Won-jung, Kim Jae-won, dan Lee Chae-Min. “Hierarchy” berlatar di sekolahan swasta bergengsi, Jooshin High School. Dimana 0.01% murid-murid unggulan mengontrol hierarki sosial sekolahan berdasarkan kekayaan serta status.
“Hierarchy” menjadi latar sempurna untuk scenario drama sosial yang sedang populer di skena k-drama, kehidupan sekolah dengan sentuhan dystopia, thriller, dan pastinya romansa remaja yang tidak bisa ketinggalan dari sajian k-drama.
8. Presumed Innocent (12 Juni)
“Persumed Innocent” adalah serial drama kriminal terbaru Apple+ yang dibintangi oleh Jake Gyllenhaal sebagai Rusty Sabich. Rusty adalah seorang deputi di Chicago, yang kehidupan berubah drastis ketika menjadi tersangkah utama kasus pembunuhan yang mengenaskan. Serial ini akan mengeksplorasi kompleksitas sistem hukum, kekuatan media, dan problematika yang dihadapi seseorang dalam menghadapi tuduhan yang bisa jadi salah.
Selain dibintangi oleh Jake Gyllenhall, “Persumed Innocent” juga diisi oleh penampilan sederet aktor ternama lainnya. Mulai dari Ruth Negga, Bill Camp, O-T Fagbenle, dan Elizabeth Marvel. Serial ini akan memiliki total delapan episode.
9. The Bear Season 3 (22 Juni)
“The Bear” Season 3 juga menjadi serial terbaru Juni 2024 paling antisipatif setelah kesuksesan dua season pertamanya. Masih dibintangi oleh Jeremy Allen White, Ayo Edebiri, dan Ebon Moss-Bachrach, kembali ke restoran mereka yang telah mengalami re-branding dari kedai roti lapis menjadi restoran fine dining. Namun, apakah bisnis kuliner mereka berjalan dengan lancar pasca malam pembukaan pada akhir Season 2?
Jika Season 1 menjadi sekuen kekacauan dan kekalutan di dapur yang bikin penonton stress, Season 2 diselingi dengan momen-momen tenang hingga kisah tentang kesempatan kedua yang inspiratif. Eksekusi yang tidak bertahan dengan resep main aman tersebut membuat penonton menebak-nebak apa yang mungkin akan disajikan oleh Christopher Storer sebagai kreator untuk “The Bear” Season 3.
10. Tsuiraku JK to Haijin Kyoshi Lesson Season 2 (18 Juni)
Buat penggemar drama Jepang alias dorama, Tsuiraku JK to Haijin Kyoshi Lesson (Fallen High School Girl and Disabled Teacher) kembali dengan Season 2. Serial ini bercerita tentang seorang siswi SMA yang mencoba bunuh diri, Mikoto Ochiai. Tindakan ekstrimnya tersebut berhasil digagalkan oleh seorang guru Bernama Jin Haiba.
Keduanya menjalin hubungan untuk memberikan alas an Mikoto tetap hidup. Serial Jepang ini masih akan dibintangi oleh Ryo Hashimoto dan Akari Takaishi. Tsuiraku JK to Haijin Kyoshi Lesson Season 2 akan rilis pada 18 Juni.