Tag: MBTI

  • ISTP Kepribadian, Cek Sekarang Yuk!

    Apakah Anda mengetahui tentang kepribadian ISTP dalam tes MBTI? Tes ini merupakan tes kepribadian khusus dengan pendekatan spesifik. Katharine Cook Briggs beserta anaknya pada tahun 1942 yang mengembangkannya.

    MBTI adalah kepanjangan dari Meyers Briggs Type Indicator. Tes ini mengacu pada kepribadian seseorang yang sangat beragam. Tujuannya adalah agar orang-orang dapat lebih mengenali diri mereka sendiri dan dapat mengetahui hal yang cocok dengan kepribadiannya.

    Sebelumnya, Kita telah mengenal introvert dan extrovert untuk mendefinisikan kepribadian seseorang. Namun, unsur yang ada dalam penilaian MBTI lebih banyak lagi dan menghasilkan 16 tipe kepribadian yang berbeda. Unsur-unsur dimensi kepribadian tersebut adalah Introversion (I) vs Extraversion (E), Intuitive (N) vs Sensory (S), Thinking (T) vs Feeling (F), dan Judging (J) vs Perceiving (P). Meski terdapat 16 kepribadian yang terdapat pada tes ini, artikel ini akan berfokus pada ISTP Personality.

    ISTP: The Crafter – A Virtuoso Personality in the MBTI, known for their introversion, sensing, thinking, and perceptive traits.

    Terdapat beberapa tokoh ISTP, antara lain Michael Jordan, Frida Kahlo, James Dean, Tom Cruise, dan masih banyak tokoh-tokoh lainnya. Manusia dengan kepribadian ini kemungkinan berjumlah 4-6 persen dari seluruh populasi dunia.

    Perbedaan ISTP-T Dan ISTP-A

    Huruf yang membentuk ISTP merupakan dimensi unsur kepribadian yang ada dalam diri seseorang. Huruf I mewakili Interoversion merupakan dimensi sumber energi. S mewakili Sensory merupakan dimensi cara seseorang memahami informasi dari luar. T mewakili Thinking merupakan dimensi cara seseorang dalam mengambil keputusan. P mewakili Perceiving merupakan dimensi yang menunjukkan pola hidup.

    Dari unsur-unsur kepribadian tersebut, kita dapat menyimpulkan bagaimana cara seseorang dalam menjalani kehidupannya. Seseorang yang memiliki hasil tes ISTP memiliki peluang menjadi ISTP-T ataupun ISTP-A.

    Huruf belakang yang terpisah dari tes ini yang selalu A atau T menunjukkan jenis kepribadian. Perbedaan ISTP-A dan ISTP-T cukup perbedaan besar satu sama lain. A yang berarti Asertif memiliki makna bahwa ISTP-A merupakan orang yang stabil secara emosional tapi tegas. T yang berarti Turbulensi memiliki makna bahwa orang tersebut perfeksionis, peduli terhadap penilaian orang lain, bahkan berpacu pada keberhasilan.

    Karakteristik dengan Kepribadian ISTP

    Karakteristik dengan Kepribadian ISTP
    ISTP

    Apabila Anda mengetes kepribadian melalui MBTI, sebenarnya hasilnya mungkin akan berbeda pada kemudian hari. Hal tersebut terjadi karena tes ini hanya mengambil sampel dari kepribadian yang saat ini. Seperti yang kita tahu bahwa manusia merupakan makhluk yang dinamis sehingga senantiasa berubah-ubah.

    Namun, Jika Anda merupakan orang dengan kepribadian ISTP saat ini, ada baiknya untuk memperhatikan beberapa detail dalam hidup. Detail seperti karir, percintaan, kelemahan, bahkan kelebihan yang Anda miliki.

    1. KELEBIHAN ISTP

    ISTP merupakan kepribadian yang dikategorikan sebagai seorang Virtuoso. Kepribadian ini memiliki kelebihan dari sikapnya yang selalu optimis dan enerjik. Hal itu membuat kepribadian ISTP senantiasa menjadi pribadi yang baik dan ceria sehingga membuatnya jarang merasa stress dalam pekerjaan.

    Kepribadian ini juga cukup kreatif. Ia dengan mudah memunculkan ide-ide yang unik dan senang untuk merealisasikannya. Sikap tersebut juga diimbangi dengan sikapnya yang spontan menjadikan ia individu yang fleksibel dan serba bisa.

    2. KELEMAHAN ISTP

    Kelebihan dari ISTP justru memberikan dampak buruk pada dirinya sendiri dan orang lain. Dengan ide yang kreatif dan optimis membuat tipe kepribadian ini menjadi pribadi yang egois. Ia sering kali merasa jengkel dengan kritik yang orang lain lontarkan.

    Kepribadiannya yang mampu untuk menghasilkan hal baru seolah tidak seimbang dengan kebiasaannya yang mudah bosan. Idealismenya menjadi boomerang yang membuatnya merasa ide yang ia buat terlalu sulit untuk terealisasikan. Sikap tersebut membuat ISTP menjadi seseorang yang tidak dapat berkomitmen dalam satu hal.

    3. HUBUNGAN CINTA KEPRIBADIAN ISTP

    Meski orang dengan tipe kepribadian ISTP kurang dalam hal komitmennya bekerja, nyatanya ia bukanlah orang yang tidak bisa untuk setia.

    Kepribadian ISTP merupakan seseorang dengan pemikiran luas yang bebas dan tidak ingin adanya pengekangan. Ia ingin pasangannya membiarkan ia untuk menjadi dirinya sendiri sebab berpura-pura baginya adalah ketidaknyamanan. Itulah sebabnya orang dengan kepribadian ini sangat baik saat melakukan self healing.

    ISTP bukan orang yang betah berlama-lama dengan ketidaknyamanan. ISTP bisa pergi meninggalkan pasangannya semau mereka dan melupakannya begitu saja apabila ia tak suka.

    4. KEPRIBADIAN ISTP DALAM PERTEMANAN

    Berteman dengan kepribadian ini sebenarnya mudah untuk Anda mengerti, tetapi sulit untuk Anda lakukan. Bukan tanpa alasan, sebab kepribadian ISTP merupakan seseorang yang dinamis sehingga berteman dengannya membutuhkan ekstra pengertian.

    5. MENJADI ORANG TUA

    Sebagai orang tua, ISTP merupakan orang tua yang memberikan kebebasan kepada anaknya untuk memilih. Meskipun begitu, ia akan kebingungan apabila anak mereka bermalas-malasan dan tidak melakukan apapun. ISTP merupakan orang tua yang berharap anak mereka menggunakan waktu luang dengan bijak.

    6. PERJALANAN KARIR

    Orang dengan kepribadian ISTP merupakan seorang generalist. kepribadian ini menyukai untuk mempelajari hal yang baru ketimbang menekuni hal yang sama. Tipe kepribadian ini terlahir untuk memecahkan masalah melalui solusi praktis. Jurusan yang cocok dengan ISTP adalah teknik mesin, desain grafis, ataupun ilmuwan forensik.

    Baca Juga: Mengenal MBTI: Tes Kepribadian Populer untuk Rekrutmen dan Pengembangan Karier

    7. RITME BEKERJA KEPRIBADIAN ISTP

    Tipe kepribadian ini merupakan sosok yang sulit ditebak. Ia merupakan peribadi dinamis yang awalnya enerjik dan dapat berubah sewaktu-waktu. Hal ini tentu menjadi hal yang menarik bagi keluarga maupun lingkungan kerja. Namun, bagi orang yang baru mengenal ISTP dapat menjadi hal yang memusingkan.

    COBALAH UNTUK TETAP FOKUS

    Seorang ISTP yang memiliki pemikiran dinamis dalam hidupnya perlu untuk menemukan fokus. Ia mungkin akan menemukan sandungan dalam hal mempertahankan kewajibannya, tetapi cobalah untuk bertahan. Orang dengan tipe kepribadian ini perlu untuk memperbaiki diri melalui penguatan dalam kelemahannya.

    ISTP juga perlu untuk menentukan peta fokusnya. Ia harus mengetahui tujuannya sebelum mencari lebih jauh tentang bagaimana mencapai tujuan.

  • Mengenal MBTI: Tes Kepribadian Populer untuk Rekrutmen dan Pengembangan Karier

    Pernahkah Anda mendengar tentang tes Myers-Briggs Type Indicator (MBTI)? Tes ini merupakan salah satu alat uji kepribadian yang paling populer dan sering digunakan di seluruh dunia.

    Jutaan orang menjalani tes MBTI setiap tahunnya untuk berbagai keperluan, mulai dari pendidikan hingga pekerjaan. Banyak perusahaan menggunakan tes ini dalam proses perekrutan dan pelatihan karyawan. Mungkin Anda juga pernah mengalaminya dalam salah satu tahap rekrutmen pekerjaan Anda.

    Lalu, apa sebenarnya tes MBTI itu dan mengapa banyak perusahaan menggunakannya? Mari kita simak penjelasan berikut ini!

    Apa Itu MBTI?

    MBTI adalah sebuah tes kepribadian yang pertama kali diperkenalkan oleh Katharine Cook Briggs dan putrinya, Isabel Briggs Myers, pada tahun 1942. Tes ini didasarkan pada teori psikologi yang dikembangkan oleh Carl Jung. Sepanjang hidup mereka, Briggs dan Myers berusaha untuk mengembangkan indikator kepribadian yang memungkinkan individu memahami diri mereka sendiri dengan lebih baik dan menemukan pekerjaan yang sesuai.

    Banyak orang menganggap bahwa hanya ada dua jenis kepribadian utama, yaitu introvert dan ekstrovert. Namun, MBTI menunjukkan bahwa kepribadian manusia lebih kompleks daripada itu. Tes ini membagi kepribadian berdasarkan empat dikotomi utama: Introversion (I) vs. Extraversion (E), Intuition (N) vs. Sensing (S), Thinking (T) vs. Feeling (F), dan Judging (J) vs. Perceiving (P). Kombinasi dari delapan kategori ini menghasilkan 16 tipe kepribadian yang unik.

    Mengapa Perusahaan Menggunakan MBTI?

    MBTI Tes Kepribadian Populer untuk Rekrutmen dan Pengembangan Karier

    Banyak perusahaan dan lembaga menggunakan MBTI dalam proses rekrutmen untuk mengenali dan memutuskan kandidat yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka. Hasil tes ini memberikan wawasan tentang bagaimana seseorang mungkin berperilaku dalam lingkungan kerja dan bagaimana mereka berinteraksi dengan kolega. Selain itu, MBTI sering digunakan sebagai dasar dalam penyelenggaraan pelatihan dan pengembangan karyawan.

    Meski begitu, tidak semua pakar psikologi setuju dengan penggunaan MBTI. Beberapa mengkritik bahwa tes ini didasarkan pada teori yang tidak sepenuhnya terbukti dan hasilnya dapat bervariasi dan tidak konsisten. Namun, banyak perusahaan besar tetap menganggapnya sebagai alat yang efektif.

    Bagaimana MBTI Diterapkan?

    Secara individual, tes MBTI dapat membantu seseorang mengenali diri mereka sendiri dengan lebih baik. Dengan mengetahui preferensi kepribadian, seseorang dapat lebih memahami cara mereka bereaksi dalam berbagai situasi. Dalam dunia karier, banyak perusahaan besar menggunakan MBTI untuk rekrutmen, pembangunan tim, pelatihan kepemimpinan, dan manajemen potensi.

    Kategori Kepribadian dalam MBTI

    Berikut adalah penjelasan tentang empat dikotomi utama dalam tes MBTI:

    1. Introversion (I) vs. Extraversion (E)
    • Introversion (I): Seseorang dengan kecenderungan introversi lebih fokus pada pemikiran internal dan menikmati interaksi sosial yang lebih mendalam dan bermakna.
    • Extraversion (E): Seseorang dengan kecenderungan ekstroversi merasa energik dan semangat setelah berinteraksi dengan orang lain.
    1. Intuition (N) vs. Sensing (S)
    • Intuition (N): Lebih memperhatikan pola dan kesan serta lebih senang memikirkan kemungkinan di masa depan.
    • Sensing (S): Fokus pada fakta dan detail yang dialami secara langsung.
    1. Thinking (T) vs. Feeling (F)
    • Thinking (T): Mengambil keputusan secara objektif dan analitis.
    • Feeling (F): Mengambil keputusan dengan mempertimbangkan nilai, emosi, dan perasaan.
    1. Judging (J) vs. Perceiving (P)
    • Judging (J): Menyukai kehidupan yang terstruktur dan terencana.
    • Perceiving (P): Lebih fleksibel dan terbuka terhadap perubahan.

    16 Tipe Kepribadian MBTI

    16 Tipe Kepribadian MBTI
    16 Tipe Kepribadian MBTI

    Dari kombinasi empat dikotomi di atas, terbentuklah 16 tipe kepribadian. Berikut adalah penjelasan singkat masing-masing tipe:

    1. ISTJ (The Inspector): Pendiam, praktis, dan menghargai ketertiban serta tradisi.
    2. ISTP (The Crafter): Mandiri, menyukai waktu untuk berpikir sendiri, dan senang pengalaman baru.
    3. ISFJ (The Protector): Hangat, efisien, dan bertanggung jawab, memperhatikan detail kehidupan sehari-hari.
    4. ISFP (The Artist): Terbuka, memiliki minat besar terhadap kehidupan dan pengalaman baru.
    5. INFJ (The Advocate): Idealistik, peduli pada nilai-nilai kemanusiaan, dan gemar membantu orang lain.
    6. INFP (The Mediator): Idealistik, kreatif, dan didorong oleh nilai-nilai tinggi.
    7. INTJ (The Architect): Pemecah masalah berbakat, menyukai penalaran logis dan strategi.
    8. INTP (The Thinker): Analitis, sering menghabiskan waktu untuk memikirkan cara kerja.
    9. ESTP (The Entrepreneur): Energik, berorientasi pada tindakan, dan suka mengejar peluang.
    10. ESTJ (The Executive): Pemimpin yang tegas, mampu menawarkan solusi logis.
    11. ESFP (The Performer): Sosial, suka suasana yang hidup, dan senang menemukan hal-hal baru.
    12. ESFJ (The Caregiver): Ramah, setia, dan mendapat energi dari berinteraksi dengan orang lain.
    13. ENFJ (The Protagonist): Hangat, ramah, dan mampu menjalin persahabatan dengan berbagai tipe kepribadian.
    14. ENFP (The Campaigner): Menggemari ide-ide besar dan memiliki energi hidup yang membara.
    15. ENTJ (The Commander): Pemimpin yang tegas dan menyukai pencapaian.
    16. ENTP (The Debater): Kreatif, berani, dan gemar berdebat serta mendekonstruksi ide-ide.

    Test MBTI

    Tes MBTI untuk Rekrutmen Pegawai

    Tes MBTI untuk Rekrutmen Pegawai

    1. Anda merasa nyaman bekerja dalam tim.

    2. Anda lebih suka bekerja dengan panduan yang jelas daripada menjelajahi ide-ide baru sendiri.

    3. Anda lebih suka lingkungan kerja yang terstruktur daripada yang fleksibel.

    4. Anda sering merasa lebih produktif ketika bekerja sendiri daripada dalam kelompok.

    5. Ketika menghadapi masalah, Anda lebih cenderung mengandalkan logika daripada perasaan.

    6. Anda tetap tenang di bawah tekanan.

    7. Anda lebih suka memiliki kolega yang ramah dan suportif daripada yang kompetitif.

    8. Anda lebih suka mengerjakan satu tugas hingga selesai sebelum memulai tugas lain.

    9. Anda sering merencanakan jauh ke depan daripada bertindak spontan.

    10. Anda merasa lebih nyaman dengan fakta dan data daripada dengan teori dan ide.

    Kesimpulan

    MBTI adalah salah satu tes kepribadian yang paling sering digunakan dan dianggap penting oleh banyak perusahaan dalam proses rekrutmen dan pengembangan karyawan. Meskipun terdapat kritik dari kalangan psikolog, tes ini tetap digunakan secara luas karena dianggap efektif dalam mengidentifikasi kepribadian dan preferensi individu. Dengan memahami hasil MBTI, individu dapat lebih mengenal diri mereka sendiri dan bagaimana mereka berinteraksi dengan orang lain di lingkungan kerja.

    Selain MBTI, masih banyak jenis tes kepribadian lainnya yang dapat membantu dalam pengembangan diri dan karier. Sebagai contoh, tes Holland RIASEC juga dapat memberikan wawasan yang berharga tentang kepribadian dan potensi seseorang. Memahami berbagai jenis tes ini dapat membantu Anda dalam perjalanan karier dan pengembangan pribadi.