Tag: Liga Premier

  • Liverpool vs Wolves 2-0, Laga Perpisahan yang โ€œManisโ€ untuk Jurgen Klopp

    Liverpool vs Wolves tersaji di pekan ke-38 Liga Premier Inggris. The Reds berhasil memetik kemenangan meyakinkan atas tamunya Wolves dengan hasil akhir 2-0 pada Minggu (19/5/24) di Anfield Stadium. Laga ini sekaligus menjadi pertandingan terakhir Jurgen Klopp sebagai Manajer Liverpool.

    Tim tamu asuhan Gary Oโ€™Neil melakukan perlawanan yang sempat merepotkan The Reds sejak sepak mula dimulai. Namun, Virgil van Dijk dkk tampil solid dan kembali memegang jalannya laga dengan sejumlah serangan berbahaya bagi Wolves. 

    Trisula Liverpool di lini depan yakni Salah, Gakpo, dan Diaz silih berganti melancarkan serangan yang membuat lini pertahanan Wolves kocar-kacir. Beberapa tendangan ke arah gawang dari penggawa The Reds masih bisa dipatahkan oleh pemain bertahan Wolves, termasuk tendangan jarak jauh on target dari Virgil van Dijk yang berhasil ditangkap Jose Sa.

    Wolves semakin sulit untuk menguasai laga setelah Nelson Semedo diganjar kartu merah karena pelanggaran kerasnya ke Alexis Mac Allister pada menit ke-28. Wasit Chris Kavanagh awalnya memberikan kartu kuning, tapi setelah melihat VAR ia mengubahnya menjadi kartu merah untuk Semedo.

    Tak berselang lama, tepatnya pada menit ke-34, Liverpool berhasil membuka keunggulan lewat gol sundulan Alexis Mac Allister memanfaatkan umpan silang dari Harvey Elliott. 

    Jarrel Quansah berhasil menggandakan keunggulan The Reds. Tendangan Mo Salah yang membentur pemain Wolves berhasil disambar Quansah di depan mulut gawang Wolves. Bagi Quansah, gol ini menjadi gol keduanya dari dua pertandingan terakhir di Liga Inggris.

    Wolves bukan tanpa peluang berbahaya, Hwang Hee Chan sempat mengagetkan lini pertahanan Liverpool dengan tendangan kerasnya pada menit  yang masih bisa ditepis oleh Alisson Becker.

    Wasit memberikan tambahan waktu 8 menit di babak pertama, sejumlah peluang berbahaya dari Salah, Quansah, hingga Elliott masih belum mampu menggetarkan jala gawang Jose Sa untuk ketiga kalinya. Babak pertama berakhir dengan kedudukan 2-0 bagi tim tuan rumah.

    Di babak kedua, Liverpool yang unggul jumlah pemain masih terus melancarkan serangan-serangan untuk menambah keunggulan.

    Pada menit ke-50 Liverpool menciptakan peluang emas, pressing dari Cody Gakpo berhasil merebut bola di kotak penalti Wolves, umpan silangnya disambar Luis Diaz dengan kaki kirinya. Bola hanya membentur tiang gawang dan memantul ke tanah, namun masih belum melewati garis gawang. Lalu bola berhasil diamankan Jose Sa.

    Wolves sempat beberapa kali mencoba peruntungan lewat serangan balik dari Mateus Cunha, Rayan Ait-Nouri, hingga Pedro Neto yang baru masuk di babak kedua. Namun pemain-pemain belakang Liverpool masih bisa mengantisipasinya.

    Liverpool melakukan beberapa pergantian, seperti Nunez dan Szoboszlai yang menggantikan Gakpo dan Diaz. Serangan-serangan dari pemain pengganti The Reds juga belum membuahkan hasil sehingga tidak ada lagi gol yang tercipta di babak kedua.

    Dengan hasil ini, Liverpool finish di peringkat ketiga mengoleksi 82 poin sementara Wolves finish di peringkat 14 dengan 46 poin.

    Baca Juga: Man City Menang di Liga Inggris Taklukan West Ham United 3-1, Benarkah Pep Guardiola akan Pamit Darinya?

    Liverpool vs Wolves: Laga Perpisahan Jurgen Klopp

    Pertandingan melawan Wolves merupakan pertandingan terakhir Klopp bersama Liverpool. Meski sudah mengumumkan secara resmi bahwa akan meninggalkan klub sejak Januari kemarin, momen tersebut masih tetap terasa emosional bagi fans dan pemain-pemain Liverpool di laga kemarin.

    Sejak awal laga, publik Anfield menampilkan mozaik khusus untuk Jurgen Klopp. Chants dari supporter Liverpool juga lantang terdengar sejak sepak mula dimulai.

    Dihadiri 60.000 supporter, nama Jurgen Klopp kerap dinyanyikan di hari terakhirnya bersama klub Merseyside tersebut. Kesuksesannya mengantarkan segudang prestasi bagi The Reds membuat fans menaruh respect terhadap dirinya.

    Statistik Jurgen Klopp di Liverpool (Oktober 2015-Mei 2024):

    • 491 pertandingan
    • 299 menang
    • 109 seri
    • 83 kalah
    • 1x juara Liga Inggris 2019/2020
    • 1x juara Liga Champions Eropa 2018/2019
    • 1x juara Piala Dunia Antar Klub 2019/2020
    • 1x juara Piala Super UEFA 2019
    • 1x juara Piala FA 2021/2022
    • 2X juara Carabao 2021/20222 dan 2023/2024
    • 1x Community Shield 2022

    Susunan pemain:

    Liverpool: Alisson, Endo, Van Dijk, Diaz (Nunez, 69), Mac Allister (Gravenberch, 69), Salah, Gakpo (Szoboszlai, 80), Elliott (Jones, 80), Robertson, Alexander-Arnold (Bradley, 69), Quansah.

    Wolves: Jose Sa, Kilman, Toti, Bueno, Bellegarde (Traore 63′), Gomes, Lemina, Ait-Nouri (Bueno 81′ (Doyle 84′)), Semedo, Hee-Chan (Doherty 62′), Cunha.

  • Man City Menang di Liga Inggris Taklukan West Ham United 3-1, Benarkah Pep Guardiola akan Pamit Darinya?

    Manchester City, Phill Foden dkk raih juara Liga Inggris empat musim mengalahkan West Ham United dengan skor 3-1 pada Minggu (19/5/24) di Etihad Stadium, Kota Manchester, Inggris.

    Man City sebagai tim asuhan Pep Guardiola kini telah membuat sejarah emas usai juara di Premier League pada musim 2023/204. Sebelumnya, Man City masih harus melawan Arsenal dan berhasil ungguli Arsenal dua poin.

    Man City unjuk gigi dengan tampil superior di kandang sendiri dan unggul dua gol melalui aksi mantap Foden dan satu gol oleh Rodri. Mohammed Kudus pun membantu West Ham memperkecil ketinggalan dengan mencetak satu gol.

    Laga baru saja berjalan dua menit namun Man City sudah mampu mengungguli West ham satu poin lewat gol Phil Foden.

    Setelah tendangan melengkung Foden dari luar kotak penalti menuju di sudut gawang Alphonse Areola, Foden langsung semakin membuktikan kemampuannya sebagai pemain terbaik di Liga Premir Inggris dengan menggandakan keunggulan Man City pada menit ke-18.

    Mohammed Kudus mencoba memberi asa kepada West Ham dengan memberikan satu gol apik dari situasi sepak pojok menjelang waktu break.

    Pada menit ke-59, Rodri sang pencetak gol kemenangan Man City di final Liga Champions 2023 akhirnya menyumbang gol yang semakin menekan West Ham dengan tembakan mendatar tepat dari luar kota penalti.

    Secara keseluruhan, Man City telah meraih delapan gelar dan menjadi kesebelasan pertama yang meraih gelar dalam empat musim berturut-turut sejak 2020/2021.

    Pep Guardiola selaku manajer Man City pun menyebut kerja keras dan dukungan penuh dari klub menjadi faktor penting atas kesuksesan saat ini. Hal tersebut juga menjadi konsistensi Man City yang enam kali juara Liga Inggris pada tujuh musim terakhir.

    “Arsenal mendorong kami ke level lain, sebelumnya Liverpool, dan dalam dua musim terakhir adalah Arsenal. Musim ini sudah luar biasa. Kami dapat pesannya, kami tahu mereka akan ada di persaingan bertahun-tahun ke depan,” kata Guardiola dikutip dari detiksport.

    Sayangnya, beredar kabar Guardiola akan pamit dari Stadion Etihad setelah mengantarkan Man City meraih gelar juara ke delapan.

    “Pada kenyataannya saya lebih dekat untuk pergi ketimbang bertahan. Ini sudah delapan tahun dan akan masuk tahun ke sembilan,” ujar Guardiola dilansir CNN Indonesia.

    “Kami telah berbicara dengan klub, saya merasa ingin bertahan sekarang. Saya akan bertahan hingga musim depan karena saya juga harus melihat pemain, jika mereka mengikuti saya maka mereka akan mengikuti kami dan selama musim ini kami akan berbicara, tetapi delapan atau sembilan tahun kita akan lihat,” tambahnya.

    Pep Guardiola dianggap sebagai salah satu sosok yang menghadirkan perubahan gaya permainan sepak bola di dunia dan telah menyatakan keinginannya untuk pindah dari Man City bukan baru-baru ini. Padahal, Guardiola datang mengasuh Man City sejak 2016 dan masih memiliki kontrak hingga musim depan.