Tag: laporan keuangan

  • Pentingnya Pembukuan Keuangan Pada Perusahaan

    Pembukuan keuangan perusahaan ini biasanya digunakan oleh para pebisnis muda yang sering akan lupa untuk kebutuhan. Pembukuan keuangan ini biasanya mereka lebih difokuskan untuk produk dan bagaimana cara pemasaran. Aliran kas yang setiap harinya terus berjalan ini perlu diperhatikan dan dicatat lebih rinci, maka dari itu sangat penting sekali pembukuan keuangan perusahaan ini.

    Pembukuan keuangan yang tidak baik juga akan berpengaruh pada pemasaran, maka dari itu pembukuan keuangan harus baik. Sebab, hal tersebut sangat penting sekali untuk melihat pembukuan keuangan dengan benar atau belum pada perusahaan tersebut. Terlebih jika masih menjadi pebisnis pemula, akan sangat penting terus belajar mengenai pembukuan keuangan yang baik seperti apa.

    Ciri-ciri Pembukuan Keuangan yang Baik

    Pembukuan keuangan perusahaan yang benar dan baik bisa menjadi sebuah kunci untuk mempertahankan perusahaan atau usaha agar berhasil. Hal itu juga berdampak agar berhasil menjadi usaha yang sebelumnya hanya skala kecil, tetapi bisa menjadi besar sekalipun. Simak penjelasan mengenai pembukuan keuangan dibawah ini.

    Pembukuan keuangan adalah sebuah proses yang digunakan untuk mencatat dan dilakukan secara teratur untuk mengumpulkan data atau informasi keuangan. Contohnya meliputi harta, kewajiban, modal, dan penghasilan hingga jumlah biaya perolehan atau penyerahan barang dan jasa. Laporan ini digunakan untuk pembukuan dengan penutup perhitungan menggunakan neraca, laporan laba rugi, dan perhitungan periode tahun pajak.

    Berikut merupakan fungsi pembukuan keuangan yang baik dan benar:

    1. Mengetahui dan melihat seberapa besar keuntungan dan kerugian yang didapatkan pada masa itu
    2. Mengetahui setiap transaksi yang dilakukan setiap hari
    3. Melacak transaksi keluar masuk yang dilakukan pada setiap periode tersebut
    4. Mempermudah dalam mengatur pemasaran dan pembukuan keuangan terlihat rapi.

    Maka dari itu banyak sekali pebisnis yang menggunakan jasa konsultan mengenai akuntansi ataupun bisnis untuk membuat laporan keuangan. Hal itu digunakan untuk melacak setiap transaksi dan membantu para pebisnis untuk mengambil keputusan setiap langkahnya. Tetapi banyak pula yang berat untuk pebisnis awal membuat laporan keuangan atau pembukuan keuangan perusahaan.

    Baca Juga: Laporan Keuangan Adalah: Pengertian dan Jenis-jenisnya

    Membuat Laporan Keuangan

    Membuat Laporan Keuangan

    Cara membuat laporan keuangan perusahaan:

    1. Mencatat setiap pengeluaran : catatan ini dilakukan ketika akan membuka usaha, dicatat dari awal. Maka buatlah buku khusus untuk mencatat seluruhnya mengenai pengeluaran tentang bisnis yang akan Anda jalankan. Catatlah belanja dengan sedetail mungkin dan memulai operasional, bahan baku, atau gaji yang berkelanjutan secara jelas dan masuk akal.
    2. Mencatat setiap pemasukan : catatan ini juga sangat penting sekali diurus ketika pencatatan pengeluaran sudah beres. Biasanya menggunakan buku kas pemasukan untuk melihat dan mengetahui semua bentuk transaksi yang dimiliki sehingga berkaitan dengan pemasukan perusahaan. Contohnya saja pemasukan setiap jumlah penjualan produk atau barang yang telah dijual setiap hari atau piutang apa saja yang telah dibayarkan.
    3. Buatlah buku kas wajib : buku kas ini bisa ditetapkan wajib ada karena sangat utama keberadaannya dalam sebuah perusahaan untuk mendukung pembukuan keuangan. Tujuannya ada buku ini adalah digunakan untuk menggabungkan segala bentuk pemasukan dan juga berbagai pengeluaran yang akan digunakan. Sehingga semua pebisnis akan jelas bisa melihat berapa keuntungan ataupun kerugian yang didapatkan dalam setiap periode atau setiap harinya.
    4. Mempunyai buku stok barang : buku ini juga termasuk wajib untuk pebisnis karena bisa mempermudah untuk pembukuan keuangan. Sebab transaksi yang berputar tidak hanyalah seputar uang saja tetapi bisa termasuk barang atau jasa yang masih tersedia. Maka dari itu, buku stok barang ini akan sangat wajib untuk pebisnis melakukan pengawasan mengenai persediaan barang yang ada untuk bisnis Anda.
    5. Mempunyai buku inventaris barang : mencatat semua barang perusahaan yang akan dibeli atau sudah dibeli juga sangat penting dalam pembukuan keuangan. Sebab inventaris barang juga akan memudahkan setiap pebisnis untuk menjaga berbagai aset perusahaan yang ada di bawah kendalinya dan susah untuk terlihat.
    6. Adanya buku laba rugi : buku ini juga tidak boleh dilupakan untuk pebisnis awal untuk memperlancar dalam proses pembukuan keuangan. Buku ini wajib ada untuk mencatat berapa banyak pendapatan yang akan dibebankan kepada perusahaan. Sehingga pebisnis akan mengetahui apakah perusahaan atau bisnis sedang berada di kondisi yang atas atau bawah atau bisa disebut sebagai profit tinggi atau merugi.
    7. Mencatat laporan perubahan ekuitas : cara membuat laporan ini untuk mengetahui modal atau kekayaan entitas yang meliputi seperti perusahaan, UKM, dan contoh lainnya. Ekuitas ini juga bisa didapatkan dengan laporan yang ada di selisih antara jumlah aktiva atau aset yang telah dikurangi dengan kewajiban atau pasiva yang ada.
    8. Buatlah neraca keuangan : neraca keuangan ini merupakan hal yang sangat wajib bagi pebisnis awal maupun pebisnis handal. Sebab pebisnis akan lebih mudah mengetahui kondisi keuangan setiap periode pada perusahaan atau bisnis yang dijalankan. Neraca ini juga berguna untuk mengetahui seberapa nilai perusahaan setelah melakukan berbagai kegiatan yang ada di keuangan perusahaan tersebut.

    Setelah mengetahui ciri-ciri pembukuan keuangan yang baik dan benar seperti apa, Anda bisa melihat pembukuan keuangan Anda bagaimana. Anda bisa melihat banyak sekali contoh dan cara untuk melakukan pencatatan yang seperti apa melalui internet. Anda tidak perlu melakukan pencatatan pembukuan keuangan melalui jasa konsultasi bisnis dan akuntansi dengan yang mahal.

    Langkah-langkah diatas ini bisa dilakukan dengan baik dan tepat untuk bisa menjadi pembukuan keuangan yang sudah handal. Namun apabila bisnis atau perusahaan yang kamu jalankan sudah berkembang sangat pesat, kamu lebih baik menggunakan jasa tersebut. Tetapi jika kamu yakin akan melakukan pembukuan keuangan sendiri akan lebih baik dan lebih efisien tidak mengeluarkan uang untuk jasa konsultasi.

    Bisnis yang Anda jalankan ini yang mengetahui lebih detail adalah Anda sendiri maka akan lebih banyak pencatatan yang dilakukan dengan manual atau secara tradisional. Belum lagi jika terjadi human error, performa Anda pasti akan tidak efisien dan tidak efektif. Sehingga membutuhkan waktu yang lama dalam memakan waktu yang lama sehingga tidak tepat waktu dalam penyelesaian pembukuan tersebut.

    Biasanya terjadi kesalahan yang dilakukan dengan mencampur dengan keuangan usaha dengan meliputi keuangan pribadi. Memerlukan dengan pembukuan walaupun kamu baru dijalankan dalam sebuah bisnis atau perusahaan yang bisa kamu ambil manfaatnya. Akan lebih baik dilakukan secara terus menerus dan belajar agar bisa melakukan pembukuan keuangan secara mandiri.

    Pembukuan keuangan perusahaan ini bisa digunakan untuk mengontrol besarnya biaya operasional perusahaan atau bisnis, meminimalisir risiko kehilangan sebuah perusahaan, dan mengetahui progres dari usaha yang akan dijalankan. Jadi berikut merupakan manfaat pembukuan keuangan perusahaan dan bisa berpengaruh pada set perusahaan yang berpengaruh pada laba rugi usaha.

  • Laporan Keuangan Adalah: Pengertian dan Jenis-jenisnya

    Terutama pada segi manajemen keuangan terkait kebutuhan pribadi pastinya tidak terlepas dari pola hidup. Tentunya kebutuhan untuk setiap orang akan berbeda-beda sesuai dengan lingkungan, pendapatan maupun kepentingan. Terutama bagi keluarga yang pastinya seringkali terdapat manajemen keuangan dari penghasilan yang lebih banyak namun tetap memiliki utang konsumtif.

    Pengertian Laporan Keuangan Adalah

    Laporan keuangan adalah Sebuah alat bantu yang memberikan detail terkait Setiap proses pemasukan serta pengeluaran untuk evaluasi kedepannya. Maka dari itu sangat dibutuhkan perusahaan atau organisasi agar keuangan tetap stabil. Yang terpenting yaitu pengeluaran tidak melebihi dari pemasukan karena akan memberikan risiko buruk seperti kebangkrutan.

    Bahkan dengan hal ini adanya laporan juga memberikan acuan untuk memberikan perkembangan yang baik. Maka dari itu menyusun strategi agar kinerja perusahaan semakin baik setiap melihat pembukuan. Di mana bisa mengetahui antara laba serta rugi dalam periode tertentu untuk keberlangsungan lebih baik karena pencatatan secara akurat dan mampu menanggulangi masalah.

    Jenis-jenis Laporan Keuangan Adalah

    Di mana isi dari laporan keuangan adalah sebuah dokumen dari transaksi pemasukan ataupun kas serta pengeluaran untuk kebutuhan dalam jangka waktu tertentu. Umumnya perusahaan atau organisasi akan membuat pembukuan ini dalam rentangan waktu setiap 3 bulan sampai 1 tahun. Maka dari itu ketentuannya disesuaikan pada jenis serta kebutuhan perusahaan.

    Tentunya dalam pemberian laporan keuangan ini harus tetap mengikuti kebijakan dari perusahaan karena setiap periode akuntansinya berbeda. Terutama dalam pencatatan tersebut Anda bisa melihat dengan jelas aktivitas perusahaan secara rinci. Dengan hal ini semua transaksi akan lebih akurat sehingga memiliki perhitungan tepat untuk perencanaan atau penentuan di periode berikutnya.

    Neraca

    Untuk jenis-jenis perhitungan administrasi ataupun akuntansi yang berbeda, laporan keuangan pertama terdapat Neraca. Dimana akan membahas dengan rinci terdapat indrapertensi setiap komponen baik dari aset kewajiban maupun ekuitas dari pemilik. Maka dari itu menjadi perhitungan akhir yang tepat setiap periode untuk penentuan dan pertimbangan kebutuhan kedepannya.

    Laba Rugi

    Laporan keuangan adalah gambaran untuk pendapatan serta pengeluaran dari perusahaan yang pastinya dapat memperlihatkan laba dan rugi. Maka dari itu laporan ini sangat penting untuk analisis terkait keuntungan yang didapat dari periode tertentu. Di mana mulai dari pendapatan, biaya, laba bersih serta margin keuntungan untuk mengelola pengeluaran dan menambah pemasukan.

    Arus Kas

    Selanjutnya laporan arus kas saya yang pastinya juga sangat penting karena menginterpretasi antara aliran kas yang masuk maupun keluar perusahaan. Di mana dengan hal ini terdapat perbedaan setiap jenis kasnya mulai dari operasi, pendanaan, investasi maupun likuiditas. Tentu akan lebih mudah dalam pemantauan untuk pemasukan dan pengeluaran dari terbesar hingga terkecil.

    Perubahan Modal

    Pastinya dalam perusahaan laporan keuangan adalah aspek yang panjang seperti adanya perubahan modal. Tentunya hal ini bukan hanya terkait adanya peningkatan saja melainkan saat terdapat penurunan dari aktiva bersih sebuah usaha dalam periode tertentu. Maka dari itu perhitungan akuntansinya harus sangat tepat untuk melihat penyebab dari perubahan tersebut. Di mana data akan memperlihatkan dari modal awal, prive atau pengambilan dan total laba atau rugi bersih.

    CALK

    Sedangkan untuk laporan yang wajib dibuat oleh perusahaan sebagai jenis entitas untuk laporan bisnis yaitu terdapat catatan atas laporan keuangan (CALK). Di mana isinya akan memiliki penjelasan secara lebih rinci untuk hal-hal dalam laporan bisnis. Dengan hal ini akan menjadi pemantauan lebih baik terhadap setiap aktiva bersih yang dimiliki setelah melihat rincian pengeluaran.

    Setiap perincinan harus dicatat dengan detail, benar dan terarah. Karena catatan ini nantinya akan digunakan untuk perencanaan selanjutnya. Bagaimana langkah perusahaan yang harus dilakukan baik di prioritas pertama, kedua, dan seterusnya. Sehingga CALK memang menjadi bagian sangat penting untuk sebuah lembaga.

    Anggaran atau Kas

    Sedangkan untuk jenis lainnya pada laporan keuangan adalah terkait anggaran ataupun kas yang memberikan rencana dari pemasukan. Dimana mulai dari pendapatan beban serta laba dan rugi yang diharapkan pada entitas di suatu periode. Maka dari itu digunakan untuk mengukur kinerja secara aktual dan terencana dengan baik untuk pemantauan lebih lanjut dalam setiap periode akuntansi.

    Tanpa adanya anggaran tentu saja setiap lembaga baik kecil maupun besar bisa mengalami masalah. Anggaran yang sehat berasal dari keuntungan yang dihasilkan oleh perusahan tersebut, baik melalui laba jasa maupun produk yang ditawarkan, tergantung pada bidangnya. Sementara itu meski bisa dikatakan sebagai kebutuhan produktif, tetapi anggaran berupa suatu pinjaman bisa dikatakan sebagai jenis yang tidak sesehat anggaran dari laba.

    Audit

    Tentunya terdapat juga laporan audit yang berfungsi untuk menunjukkan pendapat dari auditor independen terkait kebenaran dan kelengkapannya. Karena laporan keuangan adalah salah satu entitas yang wajib dipertimbangkan matang setiap keputusannya untuk meningkatkan kredibilitas. Serta kepercayaan terhadap laporan tersebut dalam setiap periodenya oleh para akuntan.

    Akuntan yang mengerjakan tidak hanya satu tetapi berupa tim, di dalam sebuah perusahaan. Bukan hanya mengaudit tetapi penting juga untuk mampu memaparkan bagaimana kondisinya di rapat dewan direksi. Karena nantinya hal inilah yang jadi tanggung jawab tim audit.

    Baca Juga: 7+ Hal Penting Tentang Laporan Keuangan yang Wajib Diketahui

    Analisis Rasio

    Terakhir yaitu terdapat jenis laporan analisis rasio yang memberikan pertunjukan dalam perbandingan 2 atau lebih elemen. Jenis ini laporan keuangan adalah fungsi terbaik untuk mengukur likuiditas, solvabilitas, rentabilitas, atau aktivitas suatu entitas. Maka dari itu terperinci dengan baik serta membantu dalam membandingkan. Maka dari itu laporan akan mudah dipertimbangkan.

    Kesimpulan

    Laporan keuangan adalah suatu informasi yang pastinya sangat penting dan detail untuk aktivitas keuangan dari suatu perusahaan. Tentunya dibutuhkan ilmu untuk pencatatan secara akurat sehingga menjadi bukti valid. Maka dari itu memang harus selalu dipantau setiap akhir pembukuan untuk pemutusan perencanaan di periode selanjutnya agar perusahaan semakin maju atau tetap stabil.

    Tentunya untuk jenis laporan akan sangat beragam sehingga disesuaikan kembali pada aktivitas di perusahaan tersebut. Begitupun dalam suatu organisasi pastinya banyak jenisnya akan disesuaikan kembali. Maka dari itu pengenalan lebih dalam terkait laporan keuangan harus dipelajari dengan baik, sehingga dibutuhkan pekerja yang memang mendalami seperti akuntan.

    Untuk penghitungan atau periode pencatatan dari laporan keuangan akan berbeda-beda karena setiap perusahaan memiliki ketentuan masing-masing. Umumnya yang paling cepat yaitu sekitar 3 bulan sekali sedangkan paling sering ditemui setiap akhir tahun. Hal ini tentunya akan bergantung pada kebutuhan perusahaan sehingga umumnya pencatatan akan berbeda.

    Bahkan laporan keuangan adalah suatu pencatatan yang benar-benar mempengaruhi kinerja perusahaan di periode mendatang. Maka dari itu harus memiliki perhitungan yang akurat sehingga dibutuhkan ilmu akuntansi dalam administrasi ini. Tentunya isi harus sesuai dengan keadaan perusahaan tanpa ditambah atau dikurangi demi kelancaran dan kestabilan dimasa depan.

  • Jenis-jenis Laporan Keuangan Perusahaan Sebagai Analisis Penting

    Laporan keuangan perusahaan merupakan salah satu analisis terhadap kinerja dari perusahaan dalam dunia bisnis untuk melihat laporan keuangan. Di mana dengan hal ini dapat terdeteksi aktivitas rutin dari bisnis untuk kunci penting dalam evaluasi. Bahkan adanya laporan dapat melihat data-data secara jelas dan konkret untuk pengambilan keputusan yang cerdas dan strategis.

    Dengan hal ini pimpinan perusahaan dapat melihat informasi untuk pengukuran setiap stabilitas pertumbuhannya dalam periode yang ditentukan tentunya sangat penting sehingga memberikan informasi untuk mengukur stabilitas dalam pertumbuhan. Maka dari itu para pengusaha ataupun investor bisa memiliki keputusan lebih cerdas untuk masa yang datang dalam keuntungan.

    Pengertian Laporan Keuangan Perusahaan

    laporan keuangan perusahaan adalah sebuah catatan yang isinya berupa informasi dari kegiatan di suatu perusahaan dalam periode tertentu. Dengan hal ini situasi kerja akan ditulis dalam data-data yang sangat jelas dan biasanya terdapat perhitungan dari setiap minggu, bulan ataupun 1 tahun. Maka dari itu bisa selalu mengevaluasi dari setiap perkembangannya untuk mendapatkan kemajuan.

    Bahkan dari pencatatan laporan keuangan perusahaan bisa dipertanggungjawabkan dengan valid serta meminimalisir kerugian. Maka dari itu harus dipelajari dan selalu diterapkan dengan baik untuk pengaturan strategi di setiap langkah-langkah selanjutnya. Bahkan sejenis laporan ini harus diberikan kepada audit perusahaan agar pengambilan keputusan bisa berjalan dengan baik.

    Adapun petugas yang melakukan pelaporan harus memiliki kompetensi di bidangnya. Sebaiknya semakin besar sebuah perusahan maka tim yang dibuat memiliki member solid dengan SOP jelas, sehingga pekerjaan tidak tumpang tindih dan memiliki tanggung jawab masing-masing. Setiap member tim harus mengetahui arah dan alur laporan keuangan.

    Jenis-jenis Laporan Keuangan Perusahaan

    Dengan adanya laporan keuangan perusahaan tentunya terjadi karena rutinitas yang dilakukan harus selalu terdata dengan baik. Terutama dari segi kegiatan ekonomi maupun keuangan sehingga banyaknya jenis transaksi harus selalu dipantau. Maka dari itu laporan pencatatan keuangan tersebut bisa sekaligus menilai kinerja dalam suatu perusahaan untuk upgrade secara berkala.

    Umumnya laporan keuangan ini akan dibentuk baik secara sederhana untuk jenis-jenis perusahaan atau bisnis dalam skala kecil sampai menengah. Maka dari itu dapat memiliki keuangan yang dikelola untuk terus berkembang dengan arah tujuan jelas. Begitupun pada jenis perusahaan besar yang menggunakan akuntan ahli karena aktivitas ekonominya lebih padat sehingga harus rapi dan detail.

    Baca Juga: 7+ Hal Penting Tentang Laporan Keuangan yang Wajib Diketahui

    Income Statement

    Untuk jenis-jenis laporan keuangan perusahaan diantaranya mulai dari income statement, menjadi salah satu kepentingan untuk gambaran dari kinerja perusahaan. Dengan adanya laporan Ini catatan terhadap semua pendapatan yang diperoleh perusahaan serta pengeluaran akan tersusun dengan rapi. Maka dari itu akan terlihat kinerjanya dalam periode waktu tertentu dengan data yang sama.

    Balance Sheet

    Terdapat juga Balance sheet yang menjadi laporan keuangan perusahan dengan menampilkan posisi dari kegiatan dan langsung terdapat dua bagian utama. Berupa jenis aset perusahaan dan kewajiban serta ekuitas dari pemilik untuk membantu dalam penilaian. Maka dari itu perusahaan bisa melakukan proyeksi dengan menilai likuiditas, solvabilitas, dan stabilitas keuangan.

    Cash Flow Statement

    Selanjutnya terdapat cash flow statement yang menjadi jenis pelaporan tak kalah penting karena mencatat semua transaksi untuk indikator di periode mendatang. Dengan susunannya diperjelas untuk setiap jenis sehingga perusahaan memiliki pemahaman manajemen secara holistik. Maka dari itu biasanya dilakukan perusahaan skala besar untuk pengungkapan informasi keuangan baik.

    Cash flow harus dicatat dengan balance, karena akan sangat mempengaruhi alur keuangan dari setiap perusahaan. Tanpa keseimbangan yang baik maka jika terus dilanjutkan perusahaan bisa mengalami masalah, misalnya pailit atau kebangkrutan. Pembuatan cash flow juga tidak bisa dilakukan sembarang orang, harus akuntan yang memang ahli di bidangnya.

    Statement of Changes in Equity

    Berikutnya terdapat statement of changes in equity yang memiliki tugas dalam pencatatan setiap perubahan modal dari ekuitas pemilik. Biasanya terjadi dalam periode waktu tertentu sehingga mencakup dari investasi, dividen maupun laba yang ditahan serta perubahan-perubahan lainnya. Maka dari itu memang pencatatan terhadap ekuitas dari perusahaan.

    Laporan untuk Laporan Keuangan

    Adanya juga laporan yang dibuat untuk menyajikan laporan keuangan sehingga penjelasan akan terlihat lebih rinci serta detail saat dibaca. Di mana penyusunannya bisa dilihat informasi untuk setiap pekerja perusahaan. Namun umumnya memang disajikan bagi para petinggi maupun investor Yang pastinya perlu memeriksa laporan dari keuangan perusahaan sebelum mengambil keputusan.

    Laporan Anggaran

    Laporan anggaran juga menjadi bagian yang penting karena menunjukkan rencana mulai dari pendapatan serta beban yang ada disertai laba maupun rugi. Di mana diharapkan suatu entitas dalam periode periode tertentu sehingga fungsinya untuk mengukur kinerja aktual. Lalu dihubungkan dengan kinerja yang direncanakan demi keberlangsungan perusahaan.

    Audit Statement

    Sedangkan pada jenis audit statement ini menunjukkan berupa pendapat auditor independen terkait kebenaran ataupun kewajaran dari laporan keuangan. Maka dari itu kelengkapan yang akan disajikan sebuah entitas dapat digunakan dalam kredibilitas. Maka dari itu dapat meningkat dengan baik begitupun kepercayaan terhadap laporan keuangan yang diberikan.

    Ratio Analysis Report

    Terakhir yaitu terdapat ratio analysis report yang dapat memberikan perbandingan antara dua elemen laporan keuangan. Maka dari itu dapat terstruktur data dengan baik karena fungsinya sebagai peralatan pengukur likuiditas, solvabilitas, rentabilitas, atau aktivitas suatu entitas. Maka dari itu setiap laporan keuangan perusahaan pastinya sangat penting dan saling terkait.

    Kesimpulan

    Dengan adanya laporan keuangan perusahaan Anda bisa memantau terkait kinerja serta arus dari sebuah organisasi maupun individu. Maka dari itu bisa digunakan sebagai strategi dalam langkah-langkah selanjutnya sehingga selalu memajukan. Pastinya dengan hal ini juga laporan akan diberikan untuk audit perusahaan terkait setiap keputusan di periode tertentu.

    Bahkan adanya laporan keuangan perusahaan bisa memberikan informasi lebih objektif, netral serta selalu konsisten. Maka dari itu saat Anda membandingkan pada entitas lainnya baik yang sejenis atau pada periode sebelumnya akan mudah dalam menilai. Maka dari itu membantu dalam efektivitas manajemen serta efisiensi yang dilakukan secara konsisten dan terarah dengan baik.

    Bahkan dalam laporan keuangan ini akan disusun berdasarkan prinsip akuntansi yang berlaku umum. Maka dari itu sudah dipastikan bahwa isinya memang benar-benar terstruktur rapi karena sesuai Standar Akuntansi Keuangan (SAK) di Indonesia maupun International Financial Reporting Standards (IFRS) di internasional. Jadi tak perlu lagi khawatir baik laporan sederhana maupun ahli.

    Pastinya dalam setiap laporan keuangan perusahaan akan memiliki perhitungan periode yang berbeda-beda bagi perusahaan. Karena jelas menggambarkan aktivitas perusahaan sehingga kebijakan yang dilakukan tidak sama. Terutama perhitungannya juga bisa dilakukan pada setiap 3 bulan sekali maupun akhir tahun untuk pembukuan yang lebih jelas. 

  • 7+ Hal Penting Tentang Laporan Keuangan yang Wajib Diketahui

    Laporan keuangan merupakan salah satu dokumen penting dalam dunia bisnis atau organisasi tertentu. Di mana dengan hal ini bertujuan sebagai pemantauan terkait jalannya arus keuangan dari suatu instansi atau organisasi. Bahkan sampai individu sekalipun sehingga dapat sekaligus menunjukkan kinerja, entitas dan segala pengelolaan agar berjalan dengan baik.

    Terutama dalam laporan ini Anda dapat mengetahui perhitungan antara laba dan kerugian sehingga mudah dalam mengatasi permasalahan. Terutama dalam perusahaan pastinya mengetahui setiap detail sehingga disusun berdasarkan fakta. Pastinya dengan hal ini bisa mendapatkan pedoman yang pas setiap perhitungan untuk periode selanjutnya sehingga evaluasi.

    Pengertian Laporan Keuangan

    Laporan keuangan merupakan catatan informasi untuk data-data secara teliti dan biasanya digunakan perusahaan. Maka dari itu akan teridentifikasi ketika pembukuan sehingga bisa mengetahui catatan agar selalu upgrade. Maka dari itu dokumen ini akan digunakan dalam menggambarkan situasi kinerja usaha atau organisasi dalam transaksi atau kas. 

    Dengan adanya laporan ini meski lebih banyak ditemukan untuk perusahaan, tentunya dapat digunakan banyak pihak lainnya. Karena jelas setiap pihak harus mengetahui laporan tersebut untuk bisa menilai dengan baik. Maka dari itu umumnya selalu dibutuhkan oleh pemilik, manajemen, karyawan, kreditur, investor, pemerintah, dan masyarakat dalam pengeluaran atau pemasukan.

    Jenis-jenis Laporan Keuangan

    Dalam laporan keuangan ini umumnya disusun berdasarkan prinsip akuntansi sehingga perhitungan harus dilakukan dengan pemahaman mendalam. Bahkan memang berlaku umum dan sesuai standar akuntansi keuangan di Indonesia. Begitupun dengan International Financial Reporting Standards (IFRS) secara internasional agar terpantau dengan baik.

    Maka dari itu dalam ringkasan informasi keuangan ini akan disajikan secara sistematis dan terstruktur. Jelas setiap laporan harus mencerminkan segala informasi dengan baik agar mudah dibaca dalam hasil operasi, posisi keuangan, dan arus kas. Di mana pastinya akan terpantai setiap periode untuk mengevaluasi dari beberapa laporan berikut ini.

    Laporan Laba Rugi

    Pertama terdapat laporan laba rugi, di mana sangat penting bagi usaha dalam mengetahui berbagai proses dari pendapatan, beban, laba dan rugi secara bersih. Di mana pastinya diperoleh dari suatu entitas dalam periode tertentu. Maka dari itu rentangan waktunya yaitu dari setiap tahun atau satu kuartal pada umumnya agar laporan mengidentifikasi dengan baik dan bertahap.

    Laporan Posisi Keuangan

    Terdapat juga laporan posisi keuangan, di mana dalam informasi yang diberikan berupa beberapa aset, kewajiban serta ekuitas yang dimiliki entitas tertentu. Maka dari itu perhitungannya pada tanggal tertentu untuk pembukuan akhir dari per minggu ataupun sampai setiap tahunnya. Maka dari itu Anda bisa melihat hasil laporan kekayaan bersih ataupun sumber dan penggunaan dana.

    Laporan Perubahan Ekuitas

    Laporan perubahan ekuitas, menjadi yang menunjukkan dari perubahan ekuitas dalam suatu entitas sehingga penyebabnya biasa dari laba maupun rugi bersih. Begitupun dengan rata-rata tambahan seperti dividen, saham ataupun transaksi lainnya. Maka dari itu laporan ekuitas ini berupa laporan perubahan kekayaan bersih ataupun posisi dari keuangan tersebut.

    Laporan Perubahan Modal

    Selanjutnya terdapat laporan perubahan modal yang fungsinya yaitu untuk melakukan Jika terjadi perubahan pada suatu perusahaan untuk mengambil modal. Maka dari itu isinya berupa besarnya perubahan modal keuangan yang terjadi pada setiap periode tertentu. Bahkan laporan keuangan ini sangat berperan penting untuk perubahan atau perencanaan perusahaan di masa yang akan datang.

    Laporan Arus Kas

    Sedangkan pada penerimaan dan pengeluaran kas terdapat laporan arus kas yang dilakukan entitas juga di saat periode tertentu. Maka dari itu terdapat tiga aktivitas dalam klasifikasinya dari pengoperasian investasi dan terakhir pendanaan. Selain itu juga menjadi tipe laporan berupa sumber ataupun aliran kas selama menjalankan kegiatan ataupun usaha tertentu.

    Laporan Audit

    Berikutnya terdapat jenis laporan audit yang menunjukkan hasil dari pendapatan auditor independen. Di mana fungsinya yaitu untuk meningkatkan kredibilitas serta kepercayaan terhadap laporan keuangan. Maka dari itu isinya berupa pendapat auditor independen tentang kewajaran, kebenaran, dan kelengkapan dari sebuah laporan keuangan dari satu entitas.

    Tim audit memiliki tanggung jawab dalam memastikan data yang diaudit sudah benar. Selanjutnya akan dilakukan rapat yang membahas tentang pertanggungjawaban setiap detail data yang diaudit karena berhubungan langsung dengan kondisi keuangan perusahaan.

    Laporan Analisis Rasio

    Pada jenis laporan yang memiliki perbandingan antara dua ataupun lebih dari elemen tertentu disebut sebagai analisis rasio. Di mana perbandingan ini memiliki fungsi yaitu untuk digunakan dalam mengukur likuiditas, solvabilitas, rentabilitas, atau aktivitas. Maka dari itu bisa menjadi bahan pertimbangan untuk berbagai solusi lainnya secara lebih akurat dan kritis.

    Laporan Neraca

    Terakhir terdapat jenis laporan neraca atau biasa disebut balance sheet karena dalam akuntansi pastinya sangat awam. Jenis laporan ini memberikan perusahaan mendapat gambaran terkait kondisi informasi sampai posisi di suatu bisnis. Maka dari itu neraca ini menjadi jenis laporan yang paling dibutuhkan pada jenis perusahaan untuk perencanaan proyek kedepan.

    Setiap perusahaan memiliki petugas tersendiri yang wajib membuat laporan neraca secara terstruktur dan reliable, karena satu per satu datanya akan dicek. Oleh sebab itulah peran akuntan di sebuah perusahaan sangat besar, dan semakin besar perusahaannya maka semakin besar pula peran serta tanggung jawab dari seorang akuntan.

    Kesimpulan

    Jenis laporan keuangan ini harus disusun dari setiap perusahaan pribadi ataupun golongan bukan hanya sebagai pelaporan biasa saja. Informasi yang sangat penting sehingga Anda bisa mengetahui jenis maupun jumlah dari aktiva setelah melakukan perhitungan bersih. Bahkan menjadi informasi serta introspeksi terhadap kekurangan ataupun masalah yang harus segera ditangani.

    Tentunya dalam laporan keuangan ini bukanlah tipe informasi yang harus diberikan setiap hari karena harus ditelaah dan disusun bertahap. Maka dari itu informasi mengenai harta bersih yang dimiliki suatu perusahaan akan dihitungnya dalam periode tertentu. Maka dari itu pencatatannya harus benar-benar akurat dan mengetahui keadaan perusahaan tanpa perlu dikurang atau ditambah.

    Bahkan ketika sedang melakukan perhitungan ini tentunya baik ke organisasi ataupun perusahaan akan menghitung sesuai dengan ketetapan. Maka dari itu periode yang dimiliki pasti berbeda-beda bahkan mulai dari setiap minggu, bulan ataupun tahun. Hal ini pastinya diberitahukan sebelum proses pengerjaan dan menyesuaikan kebutuhan pada organisasi tersebut.

    Dalam menyusun laporan keuangan ini tentunya bukanlah pencatatan biasa saja melainkan disusun berdasarkan sasar yang kuat dan akurat. Terutama yang memang sudah ahli dalam memahami ilmu keuangan sehingga biasa juga diperlukan jasa khusus. Maka dari itu dengan memberikan laporan keuangan akan menjadi hal yang paling mendebarkan karena mengetahui laba dan rugi dengan jelas.