Tag: Kpop

  • BPKN RI Turun Tangan Atasi Chaos Redemption Wristband Konser SEVENTEEN di Jakarta: Perlindungan Konsumen K-Pop Jadi Sorotan


    Jakarta, 5 Februari 2025 – Badan Perlindungan Konsumen Nasional Republik Indonesia (BPKN RI) kembali menjadi perhatian publik setelah ribuan penggemar K-Pop SEVENTEEN (CARATs) mengadukan masalah redemption wristband yang kacau di Lotte Mall, Jakarta Selatan. Promotor Mecimapro dikecam karena dinilai gagal mengantisipasi kerumunan massa saat penukaran gelang konser tur dunia SEVENTEEN RIGHT HERE Jakarta. Insiden ini menyoroti pentingnya peran BPKN dalam memastikan hak konsumen di industri hiburan, khususnya event K-Pop yang marak di Indonesia.


    BPKN RI Pantau Langsung Chaos Redemption Tiket: Venue Terlalu Sempit dan Jumlah Petugas Tak Memadai

    BPKN RI Turun Tangan Atasi Chaos Redemption Wristband Konser SEVENTEEN di Jakarta

    Menanggapi keluhan CARATs, Ketua Komisi Advokasi BPKN RI, Fitrah Bukhari, mengonfirmasi bahwa timnya telah memantau langsung kerumunan di Lotte Mall sejak 4 Februari 2025. Dalam pernyataannya kepada media, Fitrah menekankan bahwa Mecimapro tidak melakukan antisipasi memadai terkait kapasitas venue dan jumlah petugas.
    Venue penukaran wristband di Lotte Mall terlalu sempit untuk menampung ribuan penggemar. Selain itu, jumlah petugas lapangan tidak proporsional dengan jumlah konsumen, sehingga menimbulkan risiko ketidakamanan,” ujarnya.
    Salah satu CARATs yang hadir pada 5 Februari mengeluh: “Antreannya sangat panjang, tapi ruangannya kecil. Kami sampai berdesakan dan beberapa orang pingsan karena kelelahan.”


    Rekomendasi BPKN untuk Promotor: Penyesuaian Venue dan Sistem Antrean Berjenjang

    Berdasarkan pemantauan lapangan, BPKN RI memberikan tiga rekomendasi krusial kepada Mecimapro:

    1. Peningkatan Kapasitas Venue: Gunakan area lebih luas atau tambahan lokasi redemption untuk hindari penumpukan massa.
    2. Penambahan Petugas dan Sistem Online: Terapkan sistem time slot berbasis aplikasi dan pastikan jumlah petugas sesuai rasio pengunjung.
    3. Pengaturan Waktu Fleksibel: Hindari redemption hanya di jam sibuk dan perluas periode penukaran hingga H-1 konser.
      Promotor hiburan harus belajar dari kasus Seraph Entertainment tahun lalu yang mangkir dari tanggung jawab ke Melody (fans BTOB). BPKN tak ingin insiden serupa terulang,” tegas Fitrah.

    Mengapa Kasus K-Pop Jadi Prioritas BPKN RI?

    Maraknya konser artis Korea Selatan di Indonesia, termasuk SEVENTEEN RIGHT HERE di Jakarta International Stadium (JIS) pada 8-9 Februari 2025, membuat BPKN RI semakin fokus pada perlindungan konsumen di sektor ini. Data BPKN menunjukkan, 65% pengaduan konsumen hiburan sepanjang 2024 berasal dari event K-Pop, dengan isu utama meliputi:

    • Penjualan tiket scalping
    • Venue tak memenuhi standar keselamatan
    • Promotor tidak responsif terhadap keluhan
      Fitrah menambahkan, “Kami sedang menyusun panduan khusus untuk promotor konser bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Tujuannya, memastikan hak konsumen dan keselamatan acara berjalan seimbang.”

    Baca Juga: Band ECLIPSE ‘Lovely Runner’ Masuk Billboard 200, Bagaimana Kalau Debut di Dunia Nyata?


    Tips dari BPKN RI untuk Konsumen Hadapi Redemption Tiket

    Sebagai bentuk edukasi, BPKN RI membagikan tips bagi CARATs dan penggemar K-Pop lainnya:

    1. Pastikan informasi redemption wristband jelas, baik melalui situs resmi maupun sosial media promotor.
    2. Hindari datang di jam puncak jika tidak memiliki waktu slot khusus.
    3. Laporkan langsung ke BPKN RI via website atau hotline 0858 jika menemukan pelanggaran hak konsumen.
    4. Dokumentasikan bukti antrean atau ketidaknyamanan sebagai bahan pengaduan.

    Mecimapro Berkomitmen Perbaiki Layanan: Akankah BPKN RI Turun Tangan Lagi?

    Usai tekanan dari BPKN RI, pihak Mecimapro mengeluarkan permohonan maaf resmi dan menjanjikan perbaikan sistem redemption mulai 6 Februari 2025. Langkah ini termasuk penambahan venue di Senayan City dan pembagian waktu berdasarkan nomor tiket. Namun, BPKN tetap akan memantau langsung hingga hari konser.
    “Kami apresiasi upaya perbaikan, tetapi pengawasan ketat tetap diperlukan. Keselamatan konsumen adalah prioritas utama,” pungkas Fitrah.


    Dampak Jangka Panjang: BPKN RI Dorong Regulasi Ketat untuk Promotor Konser

    Insiden ini memicu wacana perlunya regulasi khusus bagi promotor hiburan di Indonesia. BPKN RI mengusulkan:

    • Sertifikasi wajib bagi promotor yang menggelar event dengan kapasitas di atas 5.000 orang.
    • Denda administratif bagi yang melanggar prosedur perlindungan konsumen.
    • Kolaborasi dengan pihak venue untuk audit kesiapan lokasi.
      Dengan langkah ini, BPKN RI berharap insiden seperti chaos redemption SEVENTEEN dan kasus Seraph Entertainment bisa diminimalisir di masa depan.

    Kasus redemption wristband SEVENTEEN di Jakarta menjadi pengingat pentingnya peran aktif BPKN RI dalam mengawal hak konsumen, khususnya di industri hiburan yang semakin dinamis. Bagi para CARATs, pastikan tetap memantau informasi terbaru dari Mecimapro dan melapor ke BPKN jika menemukan kendala. Dengan sinergi antara promotor, konsumen, dan lembaga seperti BPKN RI, event K-Pop di Indonesia diharapkan bisa lebih terorganisir dan aman bagi semua pihak.

  • Band ECLIPSE ‘Lovely Runner’ Masuk Billboard 200, Bagaimana Kalau Debut di Dunia Nyata?

    Berkat kepopuleran drama Korea Lovely Runner, band ECLIPSE berhasil debut di chart Billboard 200. Dengan lagu berjudul Sudden Shower, band fiksi ECLIPSE berhasil menempati posisi 199 di chart Billboard Global 200.

    “ECLIPSE, band fiksi dari serial drama Korea Selatan Lovely Runner, debut di tangga lagu Billboard untuk pertama kalinya,” tulis Billboard di media sosial X @billboardcharts, Jumat (6/6/2024) malam.

    Selain debut di No.199 chart global Billboard 200, lagu Sudden Shower juga menempati posisi ke-76 di Global Excl. AS (new peak). Lagu ini pun mampu bersaing dengan lagu-lagu Kpop lainnya, seperti Lost! (RM BTS), How Sweet (New Jeans), Magnetic (ILLIT), hingga Supernova (aespa).

    Billboard 200 sendiri adalah tangga album resmi yang sering digunakan untuk mengukur ketenaran sebuah grup maupun penyanyi. Tangga album ini dibuat berdasarkan jumlah penjualan album di Amerika Serikat, baik dalam bentuk digital maupun kepingan, serta jumlah streaming.

    Selain merilis lagu, band ECLIPSE juga mengeluarkan album fisik sebagai OST Lovely Runner. Dikutip dari berbagai sumber, album ini memiliki dua versi.

    Pada versi pertama menampilkan karakter Ryu Sun Jae (Byeon Woo Seok) dan Im Sol (Kim Hye Yoon) di bagian sampul. Sedangkan album versi kedua menampilkan semua personel band ECLIPSE.

    Seperti album Kpop umumnya, album band fiksi ini juga dilengkapi poster. Dengan bagian belakang poster menampilkan para anggota, sedangkan bagian depannya hanya menampilkan logo band ECLIPSE.

    Tidak hanya itu, mereka juga mengeluarkan photobook dan empat photocard para personelnya. Penggemar juga mendapatkan merchandise spesial, seperti stiker, gantungan kunci, bingkai foto, hingga tiket edisi spesial.

    Pre-order album ini sudah dibuka mulai 22 Mei 2024. Bahkan, album mereka berhasil mencetak rekor pre-order album OST Korea tertinggi sepanjang sejarah.

    Bagaimana Jika Band ECLIPSE Debut di Dunia Nyata?

    Saat ini para penggemar Korea tengah membahas band fiksi ECLIPSE. Band yang terbentuk dari drakor Lovely Runner ini, sukses menarik perhatian dan mendapatkan sambutan baik dari penggemar Kpop meski tidak debut di dunia nyata.

    Band ECLIPSE berisikan empat anggota yaitu Byeon Woo Seok, Lee Seung Hyub, Yang Hyuk, dan Moon Xion. Lalu, seperti apa jadinya kalau mereka berhasil debut sebagai band di dunia nyata?

    1. Paket lengkap idola

    Keempat member ECLIPSE tentu saja memiliki kualitas sebagai idol Kpop yang sudah diakui penggemar. Tidak hanya visualnya yang rupawan, setiap member juga memiliki bakat musik yang mumpuni. Oleh karenanya, mereka jadi paket lengkap idola.

    Lee Seung Hyub merupakan penyanyi dari band nyata N.Flying. Ia juga merupakan penulis lagu, pemain gitar, dan handal bernyanyi rap. Sedangkan Byeon Woo Seok sudah sukses merebut hati penggemar lewat suara lembutnya saat menyanyikan “Sudden Shower”.

    2. Memiliki Popularitas yang Besar

    Kesuksesan drama Lovely Runner turut memengaruhi popularitas ECLIPSE. Lagu-lagu yang mereka bawakan pun begitu disukai. Beberapa lagu yang mereka nyanyikan seperti “Run Run”, “You & I” , “I’ll Be There”, “Sudden Shower”, dan “No Fate”, telah berhasil mengukir prestasi.

    Bahkan lagu “Sudden Shower” menempati posisi ke-5 di chart Melon Top 100. Selain itu, “Sudden Shower” dan “Run Run” juga menjadi playlist Lagu Viral di platform musik digital, Spotify.

    Baca Juga: 10 Rekomendasi Serial Misteri Terbaik di Netflix

    Lalu, semua lagu ECLIPSE juga pernah menduduki Melon HOT100 secara bersamaan. Jadi, tidak bisa dipungkiri kalau ECLIPSE debut di dunia nyata maka akan sangat populer.

    3. Band ECLIPSE Siap Tur Dunia!

    Popularitas drakor Lovely Runner tidak hanya di Korea Selatan, tapi seluruh dunia. Karena itu, band fiksi ECLIPSE juga disukai oleh penggemar Kpop di seluruh dunia. Popularitas mereka ini pun membuatnya layak untuk mendapatkan tur dunia jika benar menjadi band nyata.

    Band fiksi ini bahkan sempat dirumorkan akan manggung di KCON LA pada 26-27 Juli mendatang. Namun kabar ini telah dibantah oleh CJ Entertainment dan tvN dengan mengonfirmasi bahwa kabar ini hanyalah hoaks. Namun, tetap saja tidak sedikit penggemar yang ingin menyaksikan penampilan ECLIPSE secara langsung.

    Jika bisa debut di panggung asli, ECLIPSE pasti akan mendapatkan popularitas yang sangat besar. Lalu jika benar diperbolehkan debut di dunia nyata, kira-kira pa ya nama fandom untuk band ECLIPSE?