Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi, menegaskan bahwa Festival Cap Go Meh yang berlangsung di Glodok, Jakarta Barat, merupakan puncak perayaan Tahun Baru Imlek dan mencerminkan Jakarta sebagai kota yang ramah bagi semua lapisan masyarakat.
“Sebagai cerminan Indonesia dalam skala kecil, Jakarta harus mampu menjadi tempat yang nyaman bagi seluruh warganya, tanpa memandang agama, suku, keyakinan, maupun budaya,” ujar Teguh saat menghadiri festival tersebut pada Rabu (12/2).
Cap Go Meh, yang juga dikenal sebagai festival lampion, melambangkan harapan, kebahagiaan, dan doa untuk kehidupan yang lebih baik. Selain itu, tradisi ini juga mengajarkan nilai-nilai luhur seperti kesetiaan, integritas, penghormatan, dan kasih sayang dalam kehidupan bermasyarakat.
Lebih lanjut, Teguh menyebutkan bahwa perayaan Cap Go Meh mencerminkan akulturasi budaya yang harmonis dan memperkuat persatuan di tengah keberagaman. Salah satu contoh nyata adalah kehadiran kuliner khas, lontong Cap Go Meh, yang menjadi simbol perpaduan budaya Tionghoa dengan kekayaan kuliner Nusantara.
Menurutnya, sajian lontong Cap Go Meh memiliki makna mendalam yang melambangkan harapan akan keberuntungan, umur panjang, kesejahteraan, dan kemakmuran.
“Jakarta bisa menjadi rumah yang hangat bagi berbagai etnis, agama, dan budaya, di mana semua hidup berdampingan dalam harmoni,” pungkas Teguh.
Cap Go Meh, yang jatuh pada 12 Februari 2025, menjadi puncak perayaan Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili. Sebagai hari ke-15 bulan pertama kalender Tionghoa, tradisi ini melambangkan penyempurnaan kebahagiaan dan harapan baru. Di Jakarta, kawasan Pecinan Glodok di Jakarta Barat akan kembali menjadi pusat kemeriahan dengan ragam acara budaya, seni, dan kuliner yang memadukan kekayaan Tionghoa dan Betawi.
Berdasarkan rilis resmi Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta, perayaan Cap Go Meh 2025 di Glodok akan digelar pada Rabu, 12 Februari 2025, mulai pukul 13.00 WIB. Acara ini tidak hanya menjadi agenda wajib warga Jakarta, tetapi juga menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.
Rangkaian Acara Cap Go Meh 2025 di Glodok:
Kolaborasi Budaya Tionghoa & Betawi Mengusung tema “Jati Diri Indonesia, Megapolitan Dunia”, perayaan Cap Go Meh tahun ini menegaskan Jakarta sebagai kota global yang menghargai keragaman. Berikut highlight acara yang wajib dinantikan:
Pertunjukan Budaya Spektakuler
Barongsai dan Liong (Naga): Simbol pengusiran energi negatif dan pembawa keberuntungan.
Tari Betawi & Ondel-Ondel: Menampilkan kekhasan budaya lokal Jakarta.
Musik Tanjidor dan Angklung: Kolaborasi harmonis alat musik tradisional.
Atraksi Egrang & Lentera Harapan: Aktivitas interaktif untuk pengunjung.
Festival Kuliner Khas Tionghoa Jelajahi hidangan ikonik seperti Lontong Cap Go Meh, Yu Sheng, Bakmi Gang Kelinci, dan kue keranjang. Tak ketinggalan, jajanan Betawi seperti Kerak Telor dan Soto Betawi turut meramaikan bazaar kuliner.
Pasar Rakyat & Workshop Seni
Bazaar dengan produk kerajinan tangan, souvenir Imlek, dan UMKM lokal.
Workshop kaligrafi Tionghoa dan pembuatan lampion.
Pusat acara bertempat di Pancoran Chinatown Point, Pecinan Glodok, Jakarta Barat – kawasan sejarah yang menjadi jantung budaya Tionghoa Jakarta. Untuk memudahkan akses, berikut tips transportasi:
TransJakarta: Turun di Halte Kota (Koridor 1), lanjut jalan kaki 10 menit.
KRL Commuter Line: Turun di Stasiun Jakarta Kota, lalu naik bajaj atau ojek online.
Parkir: Tersedia di ITC Mangga Dua atau Mall Mangga Dua (gunakan shuttle bus gratis).
Mengapa Cap Go Meh di Glodok Istimewa?
Glodok, sebagai Chinatown tertua di Indonesia, menawarkan pengalaman autentik dengan nuansa historis. Selain menyaksikan atraksi budaya, pengunjung bisa menjelajahi:
Vihara Dharma Bhakti: Tempat ibadah tertua di Jakarta.
Pasar Glodok: Pusat belanja perlengkapan Imlek dan oleh-oleh khas.
Jalan Kemenangan III: Spot foto instagenik dengan lampion raksasa.
Sejarah Cap Go Meh di Indonesia
Cap Go Meh dirayakan sejak era kolonial Belanda, terutama oleh komunitas Tionghoa di Batavia. Tradisi ini sempat vakum selama Orde Baru, namun kembali bangkit pasca-Reformasi 1998. Kini, perayaan di Glodok tidak hanya sebagai ritual, tetapi juga simbol toleransi dan persatuan dalam keberagaman.
Tips Menikmati Cap Go Meh 2025 di Jakarta
Datang Lebih Awal: Hindari kerumunan dengan tiba sebelum pukul 13.00 WIB.
Gunakan Transportasi Umum: Antisipasi kepadatan lalu lintas di sekitar Glodok.
Bawa Cash & E-Money: Meski banyak merchant menerima QRIS, siapkan uang tunai untuk pedagang kecil.
Pakai Pakaian Nyaman: Cuaca Februari cenderung panas, pilih bahan katun atau linen.
FAQ Seputar Cap Go Meh 2025
Q: Apakah acara ini gratis? A: Ya, semua pertunjukan dan festival terbuka untuk umum tanpa biaya.
Q: Apakah ada larangan selama acara? A: Hindari membawa hewan peliharaan dan barang berharga berlebihan.
Q: Bagaimana kondisi parkir di lokasi? A: Parkir terbatas. Disarankan parkir di ITC Mangga Dua dan lanjut dengan shuttle bus.
Cap Go Meh 2576 di Jakarta bukan sekadar perayaan, tetapi juga bukti hidup harmonis antara budaya Tionghoa, Betawi, dan modernitas ibu kota. Jadikan momen ini untuk memperkaya wawasan budaya, menikmati kuliner legendaris, dan merajut kebersamaan dengan keluarga.
Jangan lupa bagikan momen spesial Anda di media sosial dengan tagar #CapGoMehGlodok2025 dan #Imlek2576Jakarta!
Informasi Terkini: Pantau akun Instagram @JakartaTourism untuk update real-time acara!
Imlek adalah momen penting bagi masyarakat Tionghoa untuk merayakan pergantian tahun berdasarkan kalender lunar. Setiap tahun dalam kalender ini diwakili oleh salah satu dari 12 shio, yang masing-masing melambangkan sifat, kepribadian, dan keberuntungan tertentu. Lalu, tahun 2025 shio apa? Pada Imlek 2025, kita memasuki Tahun Shio Ular dengan elemen Kayu.
Shio dalam Kalender Tionghoa
Tabel Shio 2025
Dalam kalender Tionghoa, siklus 12 tahunnya mencakup 12 shio, yaitu:
Tikus
Kerbau
Macan
Kelinci
Naga
Ular
Kuda
Kambing
Monyet
Ayam
Anjing
Babi
Setiap shio diimbangi dengan lima elemen—Kayu, Api, Tanah, Logam, dan Air—yang memperkaya karakteristik shio tersebut.
Pada Imlek 2025, tahun baru dimulai pada 29 Januari 2025, menandai dimulainya Shio Ular Kayu.
Shio Ular menempati posisi keenam dalam zodiak Tionghoa. Dalam budaya Tionghoa, ular adalah simbol kebijaksanaan, kecerdasan, intuisi, dan transformasi. Ular sering dikaitkan dengan keberuntungan, kelahiran kembali, dan kemakmuran.
Elemen Kayu pada Shio Ular 2025 menambahkan dimensi unik:
Kayu melambangkan pertumbuhan, kreativitas, dan stabilitas.
Kombinasi ini menciptakan harmoni antara sifat introspektif ular dengan sifat ekspansif elemen kayu, menjadikan tahun ini ideal untuk transformasi pribadi dan spiritual.
Keberuntungan Shio Tahun 2025: Shio Apa yang Paling Diuntungkan?
Keberuntungan di Tahun Ular Kayu 2025 bervariasi tergantung pada shio masing-masing individu. Berikut rangkuman keberuntungan untuk masing-masing shio:
Shio yang Beruntung:
Tikus: Peluang finansial dan karier meningkat.
Monyet: Kreativitas dan inovasi membawa keberhasilan.
Ayam: Kesempatan baik dalam hubungan dan kerja sama.
Kuda: Tahun yang penuh dengan energi dan dinamika positif.
Naga: Kemajuan besar dalam proyek jangka panjang.
Shio yang Perlu Waspada:
Babi, Kambing, dan Kerbau: Perlu berhati-hati dalam mengambil keputusan besar.
Shio Netral:
Anjing, Kelinci, Macan, dan Ular: Stabil, tetapi tetap perlu strategi untuk memanfaatkan peluang.
Karakteristik Orang dengan Shio Ular Kayu
Orang yang lahir pada tahun Shio Ular Kayu dikenal memiliki sifat-sifat berikut:
Cerdas dan intuitif, mampu memahami situasi dengan mendalam.
Kreatif dan inovatif dalam menghadapi tantangan.
Misterius, cenderung menjaga rahasia dan sulit ditebak.
Transformasional, seperti ular yang melepas kulitnya, mereka mampu memperbarui diri untuk mencapai tujuan.
Namun, sisi negatifnya, mereka bisa menjadi terlalu tertutup atau licik. Oleh karena itu, keseimbangan dalam hubungan dan karier sangat penting.
Feng Shui untuk Tahun Ular Kayu 2025
Untuk meningkatkan keberuntungan di Tahun Shio Ular Kayu, praktikkan feng shui yang mendukung energi positif tahun ini:
Warna Keberuntungan: Hijau, cokelat, dan biru yang mewakili elemen kayu dan air.
Arah Keberuntungan: Timur dan tenggara adalah arah yang membawa keberuntungan.
Elemen Dekorasi: Tambahkan elemen kayu seperti tanaman indoor atau furniture berbahan kayu untuk membawa harmoni.
Peluang dan Tantangan di Tahun 2025
Tahun Ular Kayu dikenal sebagai tahun yang tenang tetapi penuh peluang. Ini adalah waktu untuk:
Refleksi: Pelajari pelajaran dari masa lalu.
Transformasi: Lakukan perubahan dalam kebiasaan atau cara berpikir yang tidak lagi mendukung pertumbuhan.
Strategi: Bertindaklah dengan perencanaan matang untuk memaksimalkan hasil.
Namun, seperti ular yang penuh misteri, ada risiko bahaya tersembunyi. Oleh karena itu, penting untuk tetap waspada terhadap keputusan besar.
Kesimpulan: Imlek 2025 Shio Apa?
Imlek 2025 merupakan Tahun Shio Ular Kayu, dimulai pada 29 Januari 2025. Dengan elemen kayu yang melambangkan pertumbuhan dan kreativitas, tahun ini adalah waktu yang tepat untuk transformasi pribadi, spiritual, dan profesional.
Baik Anda yang memiliki shio ular maupun shio lainnya, tahun ini menawarkan peluang besar untuk berkembang. Pastikan Anda siap menghadapi tantangan dengan kebijaksanaan dan strategi yang matang. Selamat menyambut Tahun Baru Imlek 2025, semoga menjadi tahun keberuntungan untuk kita semua!
Tahun Baru Imlek atau Chinese New Year 2025 akan segera tiba, menandai dimulainya Tahun Ular Kayu dalam kalender zodiak Cina. Perayaan ini jatuh pada tanggal 29 Januari 2025 dan dirayakan dengan meriah oleh jutaan orang di seluruh dunia. Momen ini menjadi salah satu tradisi terpenting bagi komunitas Tionghoa untuk menyambut keberuntungan, kebahagiaan, dan kemakmuran di tahun yang baru.
Makna Tahun Ular Kayu 2025
Tahun Ular merupakan salah satu dari 12 zodiak dalam siklus shio Cina. Ular sering diasosiasikan dengan kebijaksanaan, kecerdikan, dan daya tarik. Dalam elemen kayu, tahun ini diyakini membawa energi kreatif, transformasi, dan inovasi. Mereka yang lahir di Tahun Ular (seperti 1941, 1953, 1965, 1977, 1989, 2001, dan 2013) dipercaya memiliki kecerdasan tinggi dan pesona alami.
Tahun Ular Kayu juga dianggap sebagai momen refleksi dan pertumbuhan pribadi. Sama seperti ular yang berganti kulit, tahun ini adalah waktu untuk melepaskan hal-hal negatif dan memulai awal yang baru.
Imlek adalah waktu untuk berkumpul bersama keluarga, menghormati leluhur, dan merayakan keberuntungan dengan berbagai tradisi yang penuh makna. Berikut adalah beberapa tradisi yang dilakukan selama Hari Raya Imlek 2025:
Membersihkan Rumah Sebelum perayaan dimulai, keluarga membersihkan rumah untuk mengusir nasib buruk dan memberikan ruang bagi keberuntungan baru.
Menghias Rumah dengan Warna Merah Warna merah adalah simbol keberuntungan dan kebahagiaan. Lentera merah, kertas ucapan, serta dekorasi lainnya dipasang di rumah-rumah dan tempat umum.
Hóngbāo atau Angpao Memberikan angpao, yaitu amplop merah berisi uang, adalah tradisi penting. Ini melambangkan doa untuk kesejahteraan dan keberuntungan penerima.
Makanan Tradisional Perayaan tidak lengkap tanpa makanan khas seperti kue keranjang, pangsit, dan sup. Di Hong Kong, sup ular adalah hidangan unik yang menjadi bagian dari tradisi kuliner selama Imlek.
Pertunjukan Barongsai dan Liong Tarian barongsai dan naga menjadi hiburan yang ditunggu-tunggu. Pertunjukan ini tidak hanya memeriahkan suasana, tetapi juga dipercaya mengusir roh jahat.
Memberikan Ucapan Selamat Imlek Jangan lupa mengucapkan selamat kepada orang-orang tercinta dengan frasa seperti:
“Gong Xi Fa Cai, Xin Nian Kuai Le” (Selamat Tahun Baru, semoga sejahtera!)
“Selamat Tahun Baru Imlek“
“Happy Chinese New Year 2025” atau “Happy Lunar New Year“.
Perayaan Imlek di Indonesia dalam pertunjukan Barongsai
Di Indonesia, Hari Raya Imlek 2025 dirayakan dengan semarak, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Medan. Warga Tionghoa menghias vihara, menyalakan lilin merah besar, dan mengadakan acara budaya seperti pertunjukan wayang dan tarian naga.
Selain itu, banyak masyarakat yang berfoto bersama patung-patung naga atau lentera merah yang menghiasi pusat-pusat perbelanjaan. Tradisi berbagi angpao juga menjadi momen yang dinanti oleh anak-anak.
Gambar Imlek 2025 dan Tren Digital
Seiring perkembangan teknologi, tren digital mulai memengaruhi cara orang merayakan Imlek. Kini, ucapan Gong Xi Fa Cai 2025 tidak hanya diberikan secara langsung tetapi juga melalui media sosial, lengkap dengan gambar Imlek 2025 yang menarik. Banyak orang berbagi gambar lentera merah, barongsai, atau kaligrafi Cina sebagai bentuk partisipasi dalam perayaan ini.
Pesan Positif untuk Tahun Baru Imlek 2025
Imlek bukan hanya perayaan budaya tetapi juga waktu untuk merenung, bersyukur, dan memulai sesuatu yang baru dengan semangat positif. Dalam semangat gong xi fa cai, mari kita sambut Hari Raya Imlek 2025 dengan hati yang penuh kebahagiaan, harapan, dan keberuntungan.
Tahun Baru Imlek 2025 yang jatuh pada tanggal 29 Januari 2025 merupakan momen spesial bagi masyarakat Tionghoa di seluruh dunia. Berdasarkan kalender Tionghoa, tahun ini adalah Tahun Ular Kayu, yang diyakini membawa keberuntungan, keseimbangan, dan peluang baru. Perayaan Imlek selalu identik dengan tradisi berkumpul bersama keluarga, berbagi kebahagiaan, dan menyampaikan harapan baik.
Di tengah suasana penuh kebahagiaan ini, ucapan selamat Imlek Gong Xi Fa Cai menjadi cara penting untuk menyampaikan doa, keberuntungan, dan kebahagiaan kepada keluarga, teman, maupun rekan kerja. Berikut adalah inspirasi kata-kata ucapan selamat Imlek yang penuh makna, lengkap dengan bahasa Mandarin, Inggris, dan Indonesia untuk dibagikan kepada orang-orang terdekat Anda.
Inspirasi Ucapan Selamat Imlek 2025
1. Ucapan Selamat Imlek Gong Xi Fa Cai dalam Bahasa Indonesia
Selamat Tahun Baru Imlek 2025, semoga Tahun Ular Kayu membawa keberuntungan dan kebahagiaan untuk kita semua. Gong Xi Fa Cai!
Di tahun baru ini, semoga rezeki melimpah, kesehatan menyertai, dan kebahagiaan selalu ada. Selamat Imlek!
Gong Xi Fa Cai! Semoga semua harapan dan doa baik Anda terwujud di tahun baru ini.
Tahun baru, semangat baru, dan harapan baru. Selamat merayakan Imlek bersama keluarga tercinta.
Selamat Tahun Baru Imlek 2025, semoga setiap langkah Anda menuju kesuksesan semakin dekat.
2. Ucapan Imlek dalam Bahasa Mandarin (汉语祝福语)
Xīn Nián Kuài Lè (新年快乐): Selamat Tahun Baru!
Gōng Xǐ Fā Cái (恭喜发财): Selamat Tahun Baru, semoga sukses!
Wàn Shì Rú Yì (万事如意): Semoga segala urusan lancar!
Nián Nián Yǒu Yú (年年有余): Semoga hidup selalu berlimpah rezeki setiap tahun.
Shēn Tǐ Jiàn Kāng (身体健康): Semoga selalu sehat dan kuat!
3. Ucapan Tahun Baru Imlek dalam Bahasa Inggris
Happy Chinese New Year 2025! May this year bring you health, wealth, and endless happiness. Gong Xi Fa Cai!
Wishing you prosperity and success in the Year of the Wood Snake. Happy Lunar New Year!
May your family be blessed with harmony, joy, and fortune this Chinese New Year.
A new year, a new journey. Let’s embrace this Chinese New Year with hope and optimism.
May every day of this Lunar New Year bring you closer to your dreams and happiness.
Makna Gong Xi Fa Cai dan Tradisi Perayaan Imlek
Gong Xi Fa Cai (恭喜发财) adalah salah satu ucapan paling populer saat Imlek, yang berarti “Semoga Anda mendapatkan keberuntungan dan kemakmuran.” Ucapan ini melambangkan harapan untuk kesuksesan finansial dan kebahagiaan dalam kehidupan.
Selain ucapan, perayaan Tahun Baru Imlek juga diwarnai dengan berbagai tradisi khas, seperti:
Makan Kue Keranjang: Melambangkan keharmonisan dan manisnya hubungan keluarga.
Memberikan Angpao: Simbol harapan akan keberuntungan dan rezeki.
Pertunjukan Barongsai: Untuk mengusir energi negatif dan membawa keberuntungan.
Dekorasi Warna Merah: Warna merah dipercaya membawa keberuntungan dan kebahagiaan.
Merayakan Tahun Baru Imlek tidak hanya tentang tradisi, tetapi juga tentang berbagi kebahagiaan dan harapan baik kepada sesama. Dengan ucapan selamat Imlek Gong Xi Fa Cai yang bermakna, kita dapat menjalin kedekatan dan mempererat hubungan dengan orang-orang di sekitar kita.
Selamat Tahun Baru Imlek 2025! Gong Xi Fa Cai, Wan Shi Ru Yi! Semoga Tahun Ular Kayu membawa keberuntungan, kebahagiaan, dan kesuksesan untuk Anda dan keluarga.
Kue Keranjang, atau yang dikenal juga sebagai Nian Gao, adalah salah satu hidangan khas yang selalu hadir saat perayaan Tahun Baru Imlek. Kue ini tidak hanya lezat, tetapi juga memiliki nilai sejarah dan filosofi yang mendalam. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara lengkap mengenai sejarah, makna, serta cara membuat Kue Keranjang yang otentik.
Apa Itu Kue Keranjang?
Kue Keranjang adalah kue tradisional Tionghoa yang terbuat dari tepung ketan dan gula merah. Nama “Kue Keranjang” berasal dari cetakan berbentuk keranjang yang digunakan untuk mencetak adonan kue. Dalam bahasa Hokkien, kue ini disebut sebagai tiⁿ-kóe.
Secara etimologi, “Nian” berarti tahun, dan “Gao” berarti kue, sehingga Nian Gao secara harfiah berarti “kue tahun baru”. Dalam tradisi Tionghoa, Kue Keranjang melambangkan keberuntungan dan kemakmuran. Kue ini biasanya disusun tinggi saat sembahyang sebagai simbol doa agar rezeki terus meningkat di tahun yang baru.
Sejarah Kue Keranjang
Persembahan kepada Dewa Dapur
Kue Keranjang telah menjadi bagian dari tradisi Tahun Baru Imlek sejak ribuan tahun yang lalu. Menurut kepercayaan, kue ini disiapkan sebagai persembahan kepada Dewa Dapur, yang dipercaya melaporkan keadaan rumah tangga kepada Kaisar Giok setiap akhir tahun. Dengan memberikan Kue Keranjang, masyarakat berharap agar laporan Dewa Dapur menguntungkan dan membawa berkah.
Legenda Wu Zixu
Ada juga kisah lain yang mengaitkan Kue Keranjang dengan sejarah perang di Kerajaan Wu. Ketika Wu Zixu, seorang jenderal terkenal, memberikan nasihat untuk menyimpan makanan di bawah fondasi tembok kota, hal ini kemudian menyelamatkan banyak nyawa saat pengepungan oleh Kerajaan Yue. Fondasi tersebut ternyata dibuat dari tepung ketan, yang kemudian dikenal sebagai asal mula pembuatan Kue Keranjang.
Filosofi Bentuk Bulat
Bentuk Kue Keranjang yang bulat memiliki filosofi tersendiri. Bentuk bulat melambangkan keharmonisan dan kesatuan dalam keluarga. Selain itu, teksturnya yang lengket dianggap sebagai simbol hubungan keluarga yang erat dan tidak mudah terpisahkan.
Keunikan Kue Keranjang
Tekstur dan Rasa: Tekstur Kue Keranjang lembut dan lengket, sementara rasa manisnya berasal dari gula merah yang memberikan aroma khas.
Cara Penyajian: Selain disantap langsung, Kue Keranjang juga sering digoreng dengan telur atau diolah menjadi camilan lain seperti bakwan Kue Keranjang.
Makna Simbolis: Menikmati Kue Keranjang diyakini dapat mendatangkan kemakmuran, keberuntungan, dan kebahagiaan bagi seluruh keluarga.
Resep Kue Keranjang
Nian Gao
Berikut adalah resep sederhana untuk membuat Kue Keranjang yang otentik.
Bahan-Bahan:
100 gram tepung ketan
50 gram tepung sagu
50 gram tepung beras
200 ml air
200 gram gula merah, sisir halus
1 sendok teh garam
1 lembar daun pandan
Cara Membuat:
Siapkan panci, masukkan air, gula merah, daun pandan, dan garam. Rebus hingga larut dan tercampur rata.
Saring larutan gula untuk menghilangkan kotoran, lalu dinginkan sejenak.
Campurkan tepung ketan, tepung sagu, dan tepung beras dalam wadah besar.
Tuangkan larutan gula ke dalam campuran tepung sambil diaduk menggunakan whisk hingga adonan tercampur rata.
Oleskan cetakan kue dengan sedikit minyak agar kue tidak lengket. Tuang adonan hingga penuh.
Kukus adonan dalam cetakan selama 3 jam dengan api sedang.
Setelah matang, angkat dan dinginkan sebelum dikeluarkan dari cetakan.
Kue Keranjang siap disajikan.
Tips Membuat Kue Keranjang:
Gunakan api sedang saat mengukus agar kue matang merata.
Lapisi tutup kukusan dengan kain agar uap tidak menetes ke adonan.
Potong Kue Keranjang tipis-tipis, celupkan ke dalam adonan telur kocok, lalu goreng hingga kecokelatan. Tekstur renyah di luar dan lembut di dalam menjadikan variasi ini sangat digemari.
2. Bakwan Kue Keranjang
Campurkan potongan Kue Keranjang dengan sayuran seperti wortel dan kol, lalu goreng dengan adonan tepung. Rasanya gurih dan manis sekaligus.
3. Kue Keranjang Panggang
Oleskan mentega pada Kue Keranjang, lalu panggang di oven hingga permukaannya sedikit karamelisasi. Sajikan hangat untuk rasa yang lebih kaya.
FAQ tentang Kue Keranjang
1. Apa fungsi utama Kue Keranjang dalam perayaan Imlek? Kue Keranjang digunakan sebagai persembahan kepada Dewa Dapur dan melambangkan doa untuk kemakmuran, keberuntungan, dan hubungan keluarga yang erat.
2. Berapa lama Kue Keranjang dapat disimpan? Jika disimpan dalam wadah kedap udara, Kue Keranjang dapat bertahan hingga beberapa bulan. Namun, teksturnya akan semakin keras seiring waktu.
3. Apa perbedaan Kue Keranjang dengan dodol lainnya? Perbedaannya terletak pada bahan dan filosofi pembuatannya. Kue Keranjang memiliki tekstur yang lebih lengket dan rasa yang lebih khas karena menggunakan tepung ketan dan gula merah.
Kue Keranjang bukan sekadar makanan, tetapi juga simbol budaya dan tradisi yang sarat makna. Dengan memahami sejarah dan cara pembuatannya, kita dapat lebih menghargai warisan budaya yang melekat pada hidangan ini. Cobalah membuat sendiri di rumah untuk merasakan kehangatan dan keberuntungan yang dibawa oleh Kue Keranjang.
Tahun Baru Imlek, salah satu momen yang paling dinantikan oleh masyarakat Tionghoa di seluruh dunia, segera tiba. Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri Nomor 1017 Tahun 2024, hari libur resmi Imlek 2576 dalam kalender Kongzili telah ditetapkan pada Rabu, 29 Januari 2025. Tahun ini menjadi istimewa karena memasuki tahun shio ular dengan elemen kayu, yang diyakini membawa keberuntungan dan energi positif bagi banyak orang.
Imlek, juga dikenal sebagai “Festival Musim Semi” atau 春节 (Chūnjié), merupakan perayaan yang berlangsung selama 15 hari. Tradisi ini mencerminkan semangat kebersamaan, penghormatan terhadap leluhur, dan harapan untuk tahun yang lebih baik. Beberapa tradisi utama dalam perayaan Imlek meliputi:
Bersih-bersih rumah: Melambangkan menyambut keberuntungan baru dan membuang energi negatif.
Makan bersama keluarga: Hidangan khas seperti 年糕 (niángāo) dan 饺子 (jiǎozi) menjadi simbol kebahagiaan dan kemakmuran.
Pemberian angpau: Sebagai doa dan harapan untuk kesejahteraan generasi muda.
Dekorasi merah dan lampion: Warna merah dipercaya mengusir nasib buruk dan membawa keberuntungan.
Selain itu, pemerintah juga menetapkan cuti bersama untuk memperpanjang waktu libur, memberikan kesempatan lebih banyak kepada masyarakat Tionghoa untuk mempersiapkan perayaan ini.
Shio Ular Kayu: Keberuntungan dan Energi Positif di Tahun 2025
Menurut penanggalan Tiongkok, tahun ular kayu berlangsung mulai 29 Januari 2025 hingga 16 Februari 2026. Shio ular dikenal melambangkan kecerdasan, keanggunan, dan kebijaksanaan. Elemen kayu memperkuat karakteristik tersebut dengan menambahkan fleksibilitas, kreativitas, dan rasa ingin tahu yang tinggi. Kombinasi ini menciptakan kepribadian yang hangat, penuh adaptasi, namun tetap memiliki kemampuan analisis mendalam.
Berikut adalah gambaran peruntungan shio ular kayu di tahun Imlek 2025:
Karier dan Keuangan Tahun ini membuka peluang besar, terutama bagi mereka yang bekerja di bidang seni, pendidikan, atau teknologi inovatif. Elemen kayu mendukung kreativitas dan keberanian mengambil langkah baru. Namun, penting untuk berhati-hati dalam pengambilan keputusan finansial. Fokus pada perencanaan jangka panjang dan hindari investasi impulsif.
Kesehatan Elemen kayu mendukung harmoni tubuh, tetapi menjaga pola makan sehat dan olahraga tetap penting. Aktivitas seperti yoga atau meditasi dapat membantu mengurangi stres yang mungkin muncul dari beban kerja.
Hubungan dan Cinta Dalam hubungan, shio ular cenderung tertutup, namun tahun ini memberikan peluang untuk memperkuat komunikasi. Bagi yang berkomitmen, keharmonisan akan meningkat. Sementara itu, mereka yang masih lajang didorong untuk membuka diri terhadap koneksi baru.
Perayaan Imlek 2025 tidak hanya menjadi momen untuk menghormati tradisi, tetapi juga kesempatan untuk mempererat hubungan keluarga dan komunitas. Dengan semangat Gong Xi Fa Cai, mari sambut tahun baru ini dengan harapan, kebahagiaan, dan keberuntungan.