Tag: Hollywood

  • 5 Fakta Film Deadpool & Wolverine, Salah Satunya Sebagai “Kesalahan Terbesar” Marvel Studios

    “Deadpool & Wolverine” adalah film terbaru Marvel Cinematic Universe (MCU) paling antisipatif yang akan rilis pada 26 Juli mendatang. Dalam film ketiganya yang masih dibintangi oleh Ryan Reynolds sebagai Deadpool, Hugh Jackman bergabung memeriahkan film anti-hero eksentrik ini sebagai Wolverine.

    Hadir pula Matthew Macfadyen sebagai cast terbaru yang beberapa tahun belakangan pamornya melambung kembali melalui aktinya dalam serial HBO terbaik, “Succession”. Tak ketinggalan aktris muda yang sedang naik daun, Emma Corrin juga akan bergabung dalam jajaran cast.

    Terlihat mengusung konsep multiverse kembali, “Deadpool & Wolverine” mempertemukan Deadpool dengan Wolverine untuk mengubah Marvel Cinematic Universe. Semenjak pertama kali diumumkan, instalasi terbaru dari “Deadpool” dipromosikan dengan cara yang unik dan penuh kejutan yang masih meninggalkan tanya pada penonton.

    Dimana akhirnya efektif untuk membangun rasa penasaran dan mengantisipasi film terbaru MCU ini pada Juli 2024. Berikut beberapa fakta yang telah dikumpulkan sepanjang masa promosi “Deadpool & Wolverine”!

    Berbagai Kejutan Deadpool & Wolverine yang Telah Diungkapkan Ryan Reynolds

    deadpool & wolverine

    Highlight terbesar dalam film MCU terbaru ini pastinya duo Deadpool dan Wolverine, dua karakter anti-hero dengan latar belakang problematik dalam MCU. Sejak pengumuman pertama di kanal Youtube pribadinya, Ryan Reynolds mengatakan bahwa Wolverine satu ini berbeda dari Wolverine alias Logan yang dikisahkan telah meninggal pada “Logan” (2017). Namanya juga MCU dengan multiverse-nya, selalu ada cara untuk menemukan versi lain dari karakter yang masih hidup di semesta lainnya.

    Konsep ini menimbulkan ekspektasi akan banyak kejutan dalam wujud cameo seperti pada “Spider-Man: No Way Home” (2021) yang sukses memberikan nostalgia pada penggemar Spider-Man lintas generasi. Salah satu aktor “Deadpool & Wolverine”, Karan Soni yang berperan sebagai Dopinder pun menyatakan bahwa akan ada banyak cameo pada film MCU kali ini.

    Spekulasi tentang cameo yang tidak habisnya ini bahkan menimbulkan prediksi penonton akan munculnya Taylor Swift. Mendengar spekulasi dan antusiasme penggemar soal cameo, Reynolds pun memberikan tanggapan dalam wawancaranya dengan Fandango, “Film seperti ini pasti menimbulkan banyak spekulasi tentang orang-orang yang akan muncul. Saya bahkan melihat teori yang begitu yakin bahwa Elvis bakal muncul d film ini. Apa pun bisa terjadi dan itulah yang saya sukai dari semesta ini. Kejutan adalah inti dari Deadpool.”

    Apa Film Deadpool & Wolverine akan Memiliki Post Credit?

    deadpool & wolverine

    Bicara tentang film MCU, pastinya semua penonton ingin memastikan; apa akan ada post credit scene di akhir film “Deadpool & Wolverine”? Pada April kemarin, ada bocoran dari internet tentang post credit dalam film ini yang menakjubkan. Robe Liefeld sebagai kreator “Deadpool” pun akhirnya mengkonfirmasi kebenaran bocoran tersebut.

    Namun penggemar MCU dibikin bingung kembali ketika Ryan Reynolds menyanggah informasi tersebut melalui video di kanal YouTube pribadinya. Dimana pada titik ini, kita bisa melihat bagaimana sang aktor juga menggunakan kanalnya tersebut untuk mempromosikan berbagai filmnya dengan cara unik.

    Dikutip dari video klarifikasinya, Reynolds mengungkapkan, “(Di film ini) Kami kebanyakan akan saling mengalahkan secara tidak masuk akal, bermusuhan dengan Disney, membuat beberapa lelucon kotor, membuat banyak lelucon yang mengorbankan saya dan Hugh Jackman, dan sepenuhnya menghindari adegan after credit yang diamanatkan oleh Marvel, yang jika kamu belum mengetahuinya,adegan post credit sebenarnya adalah iklan untuk film lain.”

    Pada akhirnya, kebenaran akan ada atau tidaknya adegan post credit dalam film ini masih simpang siur. Kemungkinan besar memang disengajah sebagai salah satu upaya promosi unik dari film MCU terbaru ini.

    Deadpool & Wolverine Adalah Kesalahan Terbesar Marvel

    sinopsis deadpool & wolverine

    Bagi penggemar setia MCU, pastinya sudah tidak asing lagi dengan krisis konten yang sedang dialami partai superhero terbesar di Hollywood ini pasca ‘Endgame’ pada 2019. Banyak film-film judul terbaru, sekuel, hingga serial rilisan Disney+ menuai kritik dan ulasan yang menyebutkan penurunan kualitas cerita. Ditengah-tengah keengganan penonton, masih ada beberapa judul yang menampilkan kualitas baik dan rilisan mendatang yang masih diantisipasi, salah satunya “Deadpool & Wolverine”.

    Namun, dalam rangkaian promosi terbaru, “Deadpool & Wolverine” disebut-sebut sebagai kesalahan terbesar bagi Marvel Studios. Dilansir dari Comic Book, MCU merilis synopsis terbaru dari film terbaru “Deadpool” ini yang sedikit janggal sebagai materi promosi. Berikut kutipan lengkapnya;

    “Marvel Studios menghadirkan kesalahan paling signifikan mereka hingga saat ini, “Deadpool & Wolverine”. Wade Wilson yang lelah bekerja keras dalam kehidupan biasa. Hari-harinya sebagai tantara bayaran yang fleksibel secara moral, Deadpool, telah berlalu. Ketika kampung halamannya menghadapi ancaman nyata, Wade harus dengan enggan menyesuaikan dirinya lagi dengan yang lebih enggan…Paling enggan? Dia harus menyakinkan Wolverine yang enggan untuk- Persetan. Sinopsisnya sangat bodoh.”

    Tentu saja hal ini adalah bagian dari gimmick promosi “Deadpool & Wolverine”. Sinopsis ini ditampilkan pada poster versi Rating R khusus penonton dewasa.

    Deadpool & Wolverine Mendapatkan Izin Rating R oleh Disney

    deadpool & wolverine

    Ketika rilis instalasi pertamanya,”Deadpool” sudah tampil berani sebagai film MCU pertama yang diberi Rating R. Kala itu “Deadpool” masih berada di bawah naungan 20th Century Studios. Sukses di box office, “Deadpool 2” pun dirilis pada 2018, mempertahankan konsep komedi laga supehero dengan konten dewasanya. Ketika MCU berada di bawah naungan Disney, kelanjutan nasib “Deadpool” sempat dipertanyakan.

    Disney Studios populer sebagai studio yang memproduksi berbagai film dan serial yang ramah keluarga. Namun Ryan Reynolds dibuat terkejut ketika Disney menginjikan film yang ia bintangi tersebut dipertahankan sebagai film MCU Rating R atau dewasa.

    “Saya terkejut mereka memberikan kami R yang keras, tapi sangat bersyukur untuk itu. Maksudnya, tidak ada cara lain untuk melakukannya”, ungkap Reynolds. Bagi sang bintang, tidak ada cara lain untuk mengeksekusi “Deadpool” tanpa menampilkan kekerasan, adegan bertarung brutal, lelucon kotor, dan umpatan dalam dialognya. Deadpool adalah anti-hero yang tengil, begitu pula Wolverine adalah anggota X-Men yang terkenal paling keras, emosional, dan brutal dalam menggunakan kekuatannya.

    Tak hanya menjadi film yang diberi Rating R oleh Disney, “Deadpool & Wolverine” juga menjadi film MCU pertama yang dirilis di bawah naungan Disney Studios. Itu mengapa izin ini sangat mengejutkan sekaligus melegakan bagi Ryan Reynolds dan pihak-pihak yang memproduksi film ini.

    Mengenal Cassandra Nova, Penjahat dalam Deadpool & Wolverine

    deadpool & wolverine cassandra nova

    Selain antusias melihat aksi duo Deadpool dan Wolverine yang akan tampil sebagai “superhero”, kehadiran villain atau penjahat utama dalam film MCU pastinya tidak kalah penting. Emma Corrin yang populer melalui peran manisnya sebagai Putri Diana dalam “The Crown”, kini akan tampil sebagai villain MCU bernama Cassandra Nova.

    Dalam trailer “Deadpool & Wolverine”, sudah dilihatkan potongan penampilan Corrin sebagai Cassandra Nova, mengendalikan Wolverine layaknya boneka. Ternyata penjahat kali ini memiliki kekuatan telekinesis, mirip dengan Profesor X alias Charles Xavier dari X-Men.

    Cassandra Nova sendiri pertama kali diperkenalkan dalam semesta X-Men melalui komik “New X-Men #114” pada 2001. Jika ditelusuri asal-usulnya, secara teknis ia adalah saudara kembar Charles Xavier. Cassandra Nova disebut sebagai Mummudrai yaitu anggota dari ras ekstra. Mummudrai juga disebut sebagai Revenants, makhluk yang lahir sebagai kesadaran, bersama dengan janin sesungguhnya dalam rahim.

    Makhluk ini membentuk diri menyerupai janin, namun tumbuh bersama sebagai anti-diri,atau versi jahat dari Charles Xavier. Diyakini lahir mati karena telah dibunuh oleh Xavier berkat insting alami, ternyata bayi tersebut selamat dan tumbuh sebagai Cassandra Nova. Setidaknya ini penjelasan tentang Cassandra Nova berdasarkan materi sumbernya.

  • 10 Film Terpopuler Anya Taylor-Joy Pemeran Furiosa: A Mad Max Saga

    Anya Taylor-Joy sedang ramai diperbicangkan di panggung utama Hollywood. Terutama karena penampilannya sebagai Imperator Furiosa di film prekuel terbaru, “Furiosa: A Mad Max Saga”. Meskipun sangat terkenal dan telah membintangi banyak film, ini menjadi pertama kalinya ia menjadi protagonis perempuan garang di latar fantasi laga.

    Anya Taylor-Joy juga sempat bermain dalam beberapa serial. “The Queen’s Gambit” menjadi salah satu serial Netflix yang turut membesarkan namanya. Ia juga sempat tampil sebagai pemeran tamu dalam serial mafia populer “Peaky Blinders”.

    Sebelumnya, Anya lebih banyak menjadi protagonis di film horor. Sebelum perilisan “Furiosa: A Mad Max Saga”, Anya juga memberikan kejutan dengan tampil dalam “Dune: Part Two”. Menjamin popularitas untuk beberapa tahun kedepan lagi dengan bergabung di franchise film fantasi tersukses saat ini.

    Sambil menunggu “Furiosa: A Mad Max Saga” masuk bioskop Indonesia, bisa nonton dulu sederet film populer Anya Taylor-Joy!

    1. The Witch (2015)

    The Witch (2015)

    Anya Taylor-Joy memiliki debut solid dengan membintangi film folk horror “The Witch”. Anya masih berusia 18 tahun kala itu. Berlatar pada abad ke-17, “The Witch” berkisah tentang keluarga yang diasingkan dari komunitas agama karena memiliki kepercayaan baru. Hendak mendirikan pemukiman baru tak jauh dari hutan misterius, keluarga tersebut mulai mengalami banyak kesialan.

    Anya berperan sebagai Thomasin, putri sulung dari William yang diperankan oleh Ralph Ineson. Tak hanya Anya, seluruh cast dalam “The Witch” beserta Kate Dickie dan aktor muda Harvey Scrimshaw memberikan penampilan terbaik mereka sebagai keluarga yang kepanikan dalam teror.

    2. Split (2016)

    Split (2016)

    “Split” menjadi salah satu film ikonik sutradara horor nyentrik, M Night Shyamalan yang dibintangi oleh James McAvoy. Anya memerankan salah satu dari tiga remaja, Casey Cooke yang diculik oleh pria dengan kepribadian diasosiatif, Kevin.

    Tak kalah dengan McAvoy dengan peran menantangnya, Anya juga memberikan penampilan yang tak kalah berkesan sebagai final girl dalam film ini. Film memang didominasi dengan Casey dan Kevin berinteraksi. Anya kemudian muncul lagi dalam film sekuel “Spilt”, “Glass”.

    3. Thoroughbreds (2017)

    Thoroughbreds (2017)

    “Thoroughbreds” menjadi film non-komersial yang menarik dalam filmografi Anya Taylor-Joy. Dimana ia beradu akting dengan Olivia Cooke yang sedang populer berkat penampilannya dalam serial HBO, “House of the Dragon”. Akhirnya keluar dari skena horor, “Thoroughbreds” adalah film black comedy oleh Cory Finley.

    Olivia berperan sebagai Amanda, remaja yang tidak memiliki perasaan. Sementara Lily yang diperankan oleh Anya adalah remaja dari kalangan sosial elit. Keduanya menemukan koneksi dan merencanakan pembunuhan ayah Lily yang kejam.

    4. Emma. (2020)

    Semakin melebarkan jangkauan genre filmnya, Anya membintangi film drama period “Emma.”. Berbeda pada film period drama pada umumnya, film yang diangkat dari novel Jane Austen ini dieksekusi dengan sentuhan komedi romantis serta sinematografi yang lebih segar dan penuh warna. Penampilan Anya juga memberikan pesona terbaru dari karakter Emma yang menawan dan cerdik.

    Daripada mencari pasangan untuk dirinya sendiri di tengah gaya hidup periode Regensi Inggris, Emma mengklaim dirinya sebagai mak comblang handal di antara teman-temannya. Namun, setelah melihat banyak pasangan mengalami pasang surut romansa, akan ‘kah Emma akhirnya tersadar untuk menemukan kisah cintanya sendiri?

    5. The New Mutants (2020)

    The New Mutants (2020)

    “The New Mutants” mungkin bukan film dengan rating terbaik dalam skena film superhero, namun penampilan Anya Taylor-Joy sebagai Magik meninggalkan kesan lepas dari statusnya sebagai aktor pendukung saja kali ini. Selain karena akurasi penampilannya, Anya membuat Magik tampil keren dengan kekuatan supernya yang unik.

    Illyana Rasputin alias Magik adalah remaja dengan kekuatan sihir antar dimensi. Ia memiliki Pedang Jiwa dan menggunakan dimensi yang bisa ia akses untuk teleportasi. Bisa dibilang penampilan sebagai Magik adalah penampilan terbaik dalam salah satu film Marvel yang kurang sukses tersebut.

    6. Last Night in Soho (2021)

    Last Night in Soho (2021)

    Kembali tampil dalam film horor, Anya Taylor-Joy berperan sebagai perempuan dalam mimpi di “Last Night in Soho”. Dibintangi oleh Thomasin McKenzie sebagai Eloise, ia pindah ke London untuk mengejar mimpinya sebagai desainer. Namun setiap malam ia selalu bermimpi menjalankan hidup seorang perempuan dari era lain yang memiliki impian sebagai penyanyi.

    Anya Taylor-Joy beradu akting dengan aktor yang sedang naik daun juga era ini, Matt Smith. Salah satu adengan ikoniknya adalah ketika ia berdansa dengan Matt. Anya juga menunjukan kemampuannya bernyanyi dalam salah satu adegan.

    7. The Menu (2022)

    The Menu (2022)

    Bukan thriller horror biasa, “The Menu” adalah sajian unik dalam skenanya. Anya sebagai protaginis beradu akting dengan aktor kawakan, Ralph Fiennes dan Nicholas Hoult. Margot berkencan dengan seorang elitis makanan ke restoran terpencil di suatu pulau dengan juru masak ternama, Chef Slowik. Chef Slowik bersama staff-nya telah menyiapkan hidangan yang akan mengejutkan para tamu ekslusifnya.

    Anya tak hanya berhasil mencuri layar karena kecantikan alaminya sepanjang film, ia mendapatkan peran dengan penulisan karakter yang kuat dan berhasil mengeksekusinya. Sebagai Margot, ia tampil memikat sebagai protagonis yang selalu kita dukung hingga akhir film.

    8. Amsterdam (2022)

    Amsterdam (2022)

    “Amsterdam” merupakan salah satu film trending pada akhir 2022, karena kebanyakan aktor ternama dan figur ikonik berkumpul dalam daftar pemain, termasuk Anya Taylor-Joy. Meskipun bukan sebagai bintang utama kali ini, Anya berperan sebagai Libby Voze, istri Tom Voze yang diperankan oleh Rami Malek.

    “Amsterdam” sendiri merupakan film drama komedi misteri yang dibintangi oleh Christian Bale, Margot Robbie, dan John David Washington sebagai tiga sekawan yang memecahkan kasus pembunuhan keluarga kaya. Film ini juga meriahkan oleh Taylor Swift, Robert de Niro, Zoe Saldana, Michael Shannon, dan bintang Hollywood lainnya.

    9. The Northman (2022)

    anya taylor-joy the northman

    “The Northman” adalah film laga petualangan yang disutradarai oleh Robert Eggers. Dibintangi oleh Alexander Skargard sebagai Pangeran Amleth,yang ayahnya dibunuh sementara ibunya diculik oleh pamannya yang keji. Ia kemudian melakukan perjalanan yang mengungkap kebenaran gelap tentang keluarganya sendiri.

    Anya Taylor-Joy Kembali bermain dalam film sutradara yang telah membesarkan namanya melalui “The Witch”. Kali ini ia berperan sebagai Olga the Birch Forest, seorang penyihir Slavic.

    10. The Super Mario Bros. Movie (2023)

    The Super Mario Bros. Movie (2023)

    Selain “Furiosa: A Mad Max Saga” dan penampakannya di “Dune: Part Two”, “The Super Mario Bros.” yang rilis pada 2023 termasuk kesempatan bagi sang aktris makin relevan di panggung utama Hollywood. Dalam film animasi adaptasi video game ikonik tersebut, Anya berkesempatan mengisi suara Princess Peach.

    Anya mengisi suara Princess Peach yang dalam versi film animasi ini menjadi pemimpin dan pahlwan untuk warga kerajaannya. Bekerja sama dengan Mario yang suaranya diisi oleh Chris Pratt, melawan Bowser yang dengan Jack Black sebagai pengisi suara.