Tag: Film Korea

  • 5 Film Semi Korea dan Link Nonton Streaming

    Korea memiliki koleksi film semi Korea yang penuh dengan adegan syur. Namun, tidak hanya tentang adegan panas belaka, film semi Korea ini juga menawarkan pengalaman menonton yang mendebarkan berkat jalan cerita yang menarik. Hal yang lebih menarik lagi, bintang-bintang terkenal seringkali menjadi bagian dari film-film semi Korea ini.

    Lebih dari itu, film-film semi Korea yang kami sajikan di bawah ini telah meraih rating tinggi, menjadikannya sebagai pilihan menarik untuk masuk dalam daftar tontonan Anda. Namun, penting untuk diingat bahwa film-film semi Korea ini hanya cocok bagi mereka yang sudah mencapai usia dewasa, yaitu 18 tahun ke atas.

    Baca Juga: 26 Film Semi Barat Romantis Terbaik, Nonton Segera!

    Berikut adalah lima film semi Korea yang menghadirkan adegan yang memikat:

    Mine

    “Mine” adalah sebuah film semi Korea yang mengisahkan tentang konflik dalam sebuah hubungan cinta segitiga yang penuh dengan gairah dan intrik. Kisahnya terjalin di sekitar ketidakpastian dan obsesi, menciptakan ketegangan yang tak terduga antara karakter-karakter utamanya.

    Tasty Chicken and Passion

    Dalam “Tasty Chicken and Passion,” penonton akan diajak ke dalam dunia restoran yang tidak hanya menyajikan hidangan lezat tetapi juga perasaan yang mendalam. Film ini menggambarkan bagaimana gairah dan hasrat bisa berselubung di balik urusan kuliner, menciptakan sebuah kisah yang manis dan menggoda.

    Pachinko

    “Pachinko” adalah film yang mengangkat cerita epik tentang sekeluarga yang menghadapi berbagai cobaan dan perjuangan dalam mencari kehidupan yang lebih baik. Dengan latar belakang budaya Korea di luar negeri, film ini memaparkan konflik emosional dan budaya yang memukau.

    Love and Leashes

    “Love and Leashes” adalah kisah romansa yang tidak biasa antara seorang manusia dan pasangan anjingnya. Film ini membawa penonton dalam perjalanan emosional yang menggugah hati tentang cinta dan kesetiaan yang tak terbatas.

    Fanta: G-Spot

    “Fanta: G-Spot” adalah film yang menghadirkan cerita sensual dan misterius. Dengan adegan-adegan yang menggoda, film ini menjelajahi sisi gelap hasrat manusia dan keinginan untuk menjelajahi kenikmatan yang terlarang.

    Baca Juga: 8 Film Semi Jepang yang Patut Anda Tonton

    Link Download Film Semi Korea

    Untuk streaming nonton film-film semi Korea, Anda dapat mengikuti langkah-langkah sederhana berikut:

    1. Kunjungi situs resmi Drakor-ID atau situs streaming favorit Anda.
    2. Cari judul film semi Korea yang ingin Anda tonton.
    3. Klik pada tautan unduhan yang telah disediakan.
    4. Tunggu hingga proses pengunduhan selesai.
    5. Setelah selesai, Anda dapat membuka file tersebut menggunakan pemutar media favorit Anda.

    Dengan mengikuti panduan ini, Anda dapat dengan mudah streaming film semi Korea yang menarik ini dalam waktu singkat.

  • Rangkuman Film Hijack 1971, yang Diangkat dari Kisah Nyata Pembajakan Pesawat Korea Selatan

    Setelah sukses dirilis di Korea Selatan pada 21 Juni 2024, film Hijack 1971 akhirnya resmi tayang di Indonesia pada 17 Juli 2024. Film debut sutradara Kim Sung Han ini mengangkat kisah nyata pembajakan pesawat Korean Air F27 pada tahun 1971.

    Seorang pria Korea bernama Yong Dae (Yeo Jin Goo) adalah pelaku pembajakan pesawat tersebut. ia meminta agar pesawat itu diterbangkan menuju Korea Utara.

    Pesawat dengan rute penerbangan domestik dari Gangneung ke Seoul ini berisi kurang dari 100 penumpang.

    Sang sutradara mengatakan, film Hijack 1971 dibuat tanpa drama berlebihan karena ingin menggambarkan situasi ketika tragedi tersebut terjadi.

    Lalu, bagaimana akhir ceritanya? Apakah sang pembajak berhasil mendapatkan keinginannya?

    Cerita Film Hijack 1971

    1. Tujuan Yong Dae membajak pesawat

    Yong Dae nekat membajak pesawat yang dikemudikan oleh co-pilot Tae In (Ha Jung Woo). Bahkan, ia tak segan menyakiti penumpang dan kru pesawat yang melawannya.

    Tindakan Yong Dae memang salah. Namun, latar belakang masa lalunya yang menyedihkan mampu menggoyahkan perasaan penonton.

    Sebab, Yong Dae yang tinggal di Sokcho, Provinsi Gangwon, mengalami diskriminasi karena saudaranya bergabung sebagai Tentara Rakyat Korea Utara saat Perang Korea. Setelah ibunya, ia membajak pesawat tersebut karena ingin bertemu kembali dengan saudaranya.

    2. Perjuangan co-pilot Tae In hingga titik darah penghabisan

    Yang paling menonjol dari film Hijack 1971 adalah perjuangan dan pengorbanan co-pilot Tae In. Mantan pilot pesawat tempur ini berjuang hingga titik darah penghabisan supaya pesawatnya tidak memasuki wilayah Korea Utara.

    Tae In bahkan sampai kehilangan salah satu tangannya setelah menutupi bom rakitan dari Yong Dae. Pengorbanan Tae In ini pun memancing penumpang dan kru lainnya untuk ikut bersama-sama berjuang, hingga aksi Yong Dae dapat mereka hentikan.

    3. Seluruh penumpang selamat, namun kematian Tae In buat perasaan jadi emosional

    Dibuat dengan efek visual dan sinematografi yang memukau, Tae In sukses menjauh dari Korea Utara dan kembali menerbangkan pesawatnya ke Korea Selatan. Ia mendaratkan pesawat tersebut di pinggir pantai dan seluruh penumpang di dalamnya selamat.

    Hijack 1971 memang berakhir bahagia. Namun, juga membuat sisi kemanusiaan penonton tersentuh, karena setelah pengorbanan Tae In yang begitu besar, ia meninggal.

    Kisahnya semakin emosional, karena ini adalah penerbangan pertama sekaligus terakhir baginya.

    4. Nasib akhir Yong Dae

    Akhir film ini memperlihatkan nashi Yong Dae yang dibiarkan terkapar sendirian di dalam pesawat setelah diberondong peluru. Selain itu, film Hijack 1971 juga menyertakan video asli pembajakan pesawat itu.

    Apakah Film Hijack 1971 Layak Ditonton?

    Bisa dibilang, premis film ini cukup umum. Mulai dari tema sampai plotnya bisa ditebak dengan mudah, terutama bagi penonton yang terbiasa menonton film serupa.

    Namun, Hijack 1971 berhasil mengemas premis yang umum tersebut dengan visual dan sinematografi yang apik. Berbagai aspek seperti framing, pencahayaan, dan pergerakan kamera akan membawa penonton ikut merasakan kekacauan di dalam pesawat.

    Efek visualnya pun terasa membekas, karena bisa membuat adegan, seperti pesawat berpindah arah dengan ekstrem hingga pesawat lepas kendali dari sang pilot, terasa nyata.

    Alur filmnya pun dibuat secara perlahan dengan perjuangan kru pesawat dan penumpang sebagai sorotan. Hal ini membang membuat film menjadi lebih berwarna. Namun sisi lain, penonton juga bisa merasa bosan karena ceritanya digambarkan dengan formula yang sangat klise.

    Baca Juga: LayarKaca21 Berbahaya? ini Daftar List Alternatif Link Streaming Film Online

    Hal lain yang menarik dari film ini adalah music scoring. Aspek satu ini dapat meningkatkan ketegangan dengan nada-nadanya yang mengerikan di momen yang tepat, selain itu porsinya juga pas.

    Begitu pula dengan sound effect yang terdengar di sepanjang film. Mulai dari suara tembakan, ledakan, hingga suara cipratan darah, terdengar natural.

    Secara keseluruhan, Hijack 1971 sangat layak ditonton. Sebelumnya, film yang lebih dahulu tayang di Korea Selatan ini sukses meraih 1 juta penonton usai sembilan hari penayangan.