Tag: Asmaul Husna

  • Bacaan Doa Asmaul Husna Pembuka dan Penutup (Latin, Arab, dan Artinya)

    Sebagaimana diketahui, Allah SWT memiliki 99 nama indah dan mulia yang dikenal sebagai Asmaul Husna. Membaca Asmaul Husna memiliki banyak keutamaan dan manfaat bagi umat Islam.

    Pentingnya Berdoa dengan Asmaul Husna

    Umat Islam dianjurkan untuk berdoa menggunakan nama-nama Allah SWT. Hal ini bukan tanpa alasan, karena setiap nama dalam Asmaul Husna mencerminkan sifat-sifat Allah yang agung. Dengan menghafal, membaca, dan memahami maknanya, seorang Muslim dapat merasakan ketenangan dan kedekatan spiritual yang lebih dalam.

    Asmaul Husna dalam Al-Qur’an

    Makna Asmaul Husna dijelaskan dalam beberapa ayat Al-Qur’an, salah satunya adalah dalam Surat Al-Isra ayat 110:

    “Katakanlah: ‘Serulah Allah atau serulah Ar-Rahman. Dengan nama yang mana saja kamu seru, Dia mempunyai al-asmaaul husna (nama-nama yang terbaik) dan janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam shalatmu dan janganlah pula merendahkannya, dan carilah jalan tengah di antara keduanya.’”

    Keutamaan Membaca Asmaul Husna

    Dalam buku karya Syekh Tosun Bayrak al-Jerrahi berjudul Asmaul Husna, dijelaskan bahwa Allah SWT adalah al-ism al-azham atau “nama yang paling agung” yang mencakup seluruh sifat-Nya yang indah. Berdoa dengan menyebut Asmaul Husna memiliki berbagai keutamaan, di antaranya:

    • Mendekatkan diri kepada Allah
    • Memberikan ketenangan hati
    • Meneguhkan keimanan
    • Mendapatkan perlindungan dan rahmat-Nya

    Sebagaimana firman Allah dalam Surat Al-A’raf ayat 180:

    “Hanya milik Allah asmaul husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asmaul husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-nama-Nya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.”

    Bacaan Doa Asmaul Husna

    Terdapat dua doa utama yang berkaitan dengan Asmaul Husna, yaitu doa pembuka dan doa penutup. Berikut adalah bacaan lengkapnya beserta arti:

    1. Doa Pembuka Asmaul Husna

    Arab:
    بِسْمِ اللّٰهِ بَدَأْنَا، وَالْـحَمْدُ لِرَبِّنَا، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ لِنَبِيِّ حَبِيبِنَا، يَا اللّٰهُ يَا رَبَّنَا أَنْتَ مَقْصُودُنَا، رِضَاكَ مَطْلُوبُنَا دُنْيَانَا وَأُخْرَانَا

    Latin:
    Bismillaahi bada’na – Wal khamdu lirabbina, Wash sholaatu wassalaam – Linnabii khabiibina, Yaa Allah yaa Robbanaa – Anta Maqshuudunaa, Ridhooka math luubunaa – Dun yaana wa uhraanaa

    Artinya:
    “Dengan nama Allah, kami memulai (membaca). Segala puji bagi Tuhan kami. Shalawat dan salam untuk Nabi Kekasih kami. Ya Allah, ya Tuhan kami, Engkau tujuan kami, ridha-Mu yang kami cari di dunia dan akhirat.”

    2. Doa Penutup Asmaul Husna

    Arab:
    بِأَسْمَائِكَ الْحُسْنَى اغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا، وَلِوَالِدِينَا وَذُرِّيَّاتِنَا، كَفِّرْ عَنَّا سَيِّئَاتِنَا وَاسْتُرْ عَلَى عُيُوبِنَا، وَاجْبُرْ عَلَى نُقْصَانِنَا، وَارْفَعْ دَرَجَاتِنَا، وَزِدْنَا عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا وَاسِعًا، حَلَالًا طَيِّبًا وَعَمَلًا صَالِحًا، وَنَوِّرْ قُلُوبَنَا، وَيَسِّرْ أُمُورَنَا، وَصَحِّحْ أَجْسَادَنَا، دَائِمًا فِي حَيَاتِنَا، إِلَى الْخَيْرِ قَرِّبْنَا، وَعَنِ الشَّرِّ بَاعِدْنَا، وَالْقُرْبَى رَجَاؤُنَا، أَخِيرًا نِلْنَا الْمُنَى، بَلِّغْ مَقَاصِدَنَا، وَاقْضِ حَوَائِجَنَا، وَالْـحَمْدُ لِإِلٰهِنَا الَّذِي هَدَانَا، صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى طٰهَ حَبِيبِ الرَّحْمٰنِ، وَآلِهِ وَصَحْبِهِ إِلَى آخِرِ الزَّمَانِ

    Latin:
    Bi ‘asmaa ‘ikal khusnaa – Ighfir lanaa dhunuubanaa, Waliwalidiinaa – Wa dhurriyaa tinaa, Kaffir ‘an sayyi’a tinaa – Waastur ‘alaa ‘uyuu binaa, Waajbur ‘alaa nuq shoo ninaa – Waarfa’ darojaa tinaa, Wa zidnaa ‘ilmaannaa fi’aan – Warizqon Waasi’aan, Khalaalan thoyyiban – Wa’amalan sholikhaan, Wanawwir quluu banaa – Wayassir umuu ronaa, Wa shokhi’ ajsaa danaa – Daaa’ima khayaatinaa, ilal khoiri qorribnaa – ‘Anisy syarri baa’idnaa, Waalqurbaa rojaaa ‘una – Akhiiroon nilnalmunaa, Balligh maqooshidanaa – Waqdhi khawaa ‘ijanaa, Walkhamdu li’ilaahinaa – Alladhii hadaanaa, Sholli wasalim ‘alaa – Thoohaa kholiilir rokhmaan, Wa ‘aa lihii washokhbihii – ‘Ilaa aakhirizzamaan

    Artinya:
    “Dengan Asmaul Husna, ampunilah dosa kami, dosa kedua orang tua kami, dan keturunan kami. Hapuskan kejelekan kami, tutuplah aib kami, sempurnakan kekurangan kami, dan angkat derajat kami. Tambahkan ilmu yang bermanfaat, rezeki yang luas, halal, dan baik, serta amal yang sholeh.

    Terangkanlah hati kami, mudahkan urusan kami, sehatkan tubuh kami, dekatkan kebaikan kepada kami, jauhkan dari keburukan, dekatkan harapan kami kepada-Mu, penuhi kebutuhan kami, dan segala puji bagi Allah yang telah memberi petunjuk. Semoga shalawat dan salam tercurah untuk Nabi Muhammad, keluarga, dan sahabatnya hingga akhir zaman.”

    Penutup

    Demikian bacaan doa pembuka dan penutup Asmaul Husna dalam Arab, Latin, beserta artinya. Untuk mendalami lebih lanjut, Anda bisa mempelajari 99 Asmaul Husna lengkap beserta maknanya agar mendapatkan keberkahan dan manfaat dalam kehidupan sehari-hari.

  • Keindahan 99 Asmaul Husna dan Artinya Yang Menginspirasi

    Asmaul Husna adalah kumpulan 99 nama atau sifat yang agung dari Allah dalam ajaran Islam. Setiap nama ini bukan hanya sekadar sebutan, tetapi juga merepresentasikan keagungan, kekuasaan, dan kasih sayang Allah. Asmaul Husna adalah cerminan dari sifat-sifat Allah yang sempurna dan merupakan sumber inspirasi serta petunjuk bagi umat Muslim untuk lebih memahami dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

    Sebagaimana yang disabdakan oleh Nabi Muhammad SAW dalam riwayat Bukhari dan Muslim:

    إِنَّ لِلَّهِ تِسْعَةً وَتِسْعِينَ اسْمًا، مِائَةً إِلَّا وَاحِدًا، مَنْ أَحْصَاهَا دَخَلَ الْجَنَّةَ

    “Sesungguhnya Allah memiliki 99 nama, seratus kurang satu. Barang siapa yang menghafalnya (memahaminya), maka ia akan masuk surga.” (HR. Bukhari no. 2736, 7392; Muslim no. 6989)

    Allah SWT juga berfirman:
    اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ لَهُ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَىٰ

    Artinya:
    “Dialah Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Dia memiliki nama-nama yang indah (al-Asma’ul Husna).” (QS. Thaha [20:8])

    Pentingnya Memahami dan Mengamalkan Asmaul Husna

    Mengenal dan memahami makna dari Asmaul Husna memiliki peranan yang sangat penting dalam kehidupan seorang Muslim. Setiap nama atau sifat Allah dalam Asmaul Husna membawa pesan mendalam tentang keesaan dan kemuliaan Allah. Dengan memahami Asmaul Husna, umat Muslim dapat lebih mendalami keimanannya dan merasakan kehadiran Allah dalam setiap aspek kehidupan. Misalnya, mengetahui bahwa Allah adalah Ar-Rahman (Maha Pengasih) dan Ar-Rahim (Maha Penyayang) dapat menginspirasi kita untuk selalu berbuat baik dan penuh kasih terhadap sesama.

    Mengamalkan Asmaul Husna dalam Kehidupan Sehari-Hari

    Mengamalkan Asmaul Husna tidak hanya sebatas melafalkan nama-nama Allah, tetapi juga menginternalisasi sifat-sifat tersebut dalam perilaku kita sehari-hari. Beberapa cara praktis untuk mengamalkan Asmaul Husna adalah:

    1. Menghafal dan Memahami: Menghafal 99 nama Allah dan merenungkan maknanya dapat memperdalam iman dan mendekatkan diri kepada Allah.
    2. Menerapkannya dalam Doa dan Dzikir: Mengucapkan Asmaul Husna dalam doa atau dzikir dapat meningkatkan kedekatan spiritual dengan Allah.
    3. Mencerminkan dalam Tindakan: Contohnya, dengan meniru sifat Al-Ghafur (Maha Pengampun), kita bisa lebih pemaaf terhadap kesalahan orang lain, atau dengan meneladani Al-Adl (Maha Adil), kita bisa berusaha lebih adil dalam kehidupan sehari-hari.

    Baca Juga: Pengertian dan Makna “Masyaallah Tabarakallah” dalam Kehidupan Sehari-hari

    Manfaat Spiritual dari Asmaul Husna

    Mengamalkan Asmaul Husna memberikan banyak manfaat rohani dan spiritual, antara lain:

    • Ketenangan Batin: Merenungkan nama-nama Allah dapat memberikan ketenangan hati dan menjauhkan kita dari kecemasan.
    • Penghiburan dalam Kesulitan: Menyadari bahwa Allah adalah Al-Wahhab (Maha Pemberi Karunia) dan Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki) dapat menjadi penghibur di saat kita menghadapi tantangan hidup.
    • Penguatan Iman: Dengan mengingat sifat-sifat Allah, iman kita akan semakin kokoh dan rasa cinta kepada Allah akan semakin mendalam.

    Daftar 99 Asmaul Husna

    Daftar 99 Asmaul Husna arab latin
    Kaligrafi Asmaul Husna

    Berikut adalah 99 nama Asmaul Husna, yang terdiri dari versi Latin, Arab, dan artinya:

    1. Ar-Rahman: الرحمن – Maha Pengasih
    2. Ar-Rahim: الرحيم – Maha Penyayang
    3. Al-Malik: الملك – Maha Merajai
    4. Al-Quddus: القدوس – Maha Suci
    5. As-Salam: السلام – Maha Memberi Kesejahteraan
    6. Al-Mu’min: المؤمن – Maha Memberi Keamanan
    7. Al-Muhaymin: المهيمن – Maha Pengawas
    8. Al-‘Aziz: العزيز – Maha Perkasa
    9. Al-Jabbar: الجبار – Maha Memperbaiki
    10. Al-Mutakabbir: المتكبر – Maha Megah
    11. Al-Khaliq: الخالق – Maha Pencipta
    12. Al-Bari’: البارئ – Maha Melepaskan
    13. Al-Musawwir: المصور – Maha Membentuk Rupa
    14. Al-Ghaffar: الغفار – Maha Pengampun
    15. Al-Qahhar: القهار – Maha Memaksa
    16. Al-Wahhab: الوهاب – Maha Pemberi Karunia
    17. Ar-Razzaq: الرزاق – Maha Pemberi Rezeki
    18. Al-Fattah: الفتاح – Maha Pembuka
    19. Al-‘Alim: العليم – Maha Mengetahui
    20. Al-Qabid: القابض – Maha Menyempitkan
    21. Al-Basit: الباسط – Maha Melapangkan
    22. Al-Khafid: الخافض – Maha Merendahkan
    23. Ar-Rafi’: الرافع – Maha Meninggikan
    24. Al-Mu’izz: المعز – Maha Memuliakan
    25. Al-Mudzill: المذل – Maha Menghinakan
    26. As-Sami’: السميع – Maha Mendengar
    27. Al-Basir: البصير – Maha Melihat
    28. Al-Hakam: الحكم – Maha Menentukan
    29. Al-‘Adl: العدل – Maha Adil
    30. Al-Latif: اللطيف – Maha Lembut
    31. Al-Khabir: الخبير – Maha Mengenal
    32. Al-Halim: الحليم – Maha Penyantun
    33. Al-‘Azim: العظيم – Maha Agung
    34. Al-Ghafur: الغفور – Maha Pengampun
    35. Asy-Syakur: الشكور – Maha Pembalas Budi
    36. Al-‘Aliyy: العلي – Maha Tinggi
    37. Al-Kabir: الكبير – Maha Besar
    38. Al-Hafiz: الحفيظ – Maha Memelihara
    39. Al-Muqit: المقيت – Maha Pemberi Kecukupan
    40. Al-Hasib: الحسيب – Maha Membuat Perhitungan
    41. Al-Jalil: الجليل – Maha Mulia
    42. Al-Karim: الكريم – Maha Pemurah
    43. Ar-Raqib: الرقيب – Maha Mengawasi
    44. Al-Mujib: المجيب – Maha Mengabulkan
    45. Al-Wasi’: الواسع – Maha Luas
    46. Al-Hakim: الحكيم – Maha Bijaksana
    47. Al-Wadud: الودود – Maha Mengasihi
    48. Al-Majid: المجيد – Maha Mulia
    49. Al-Ba’ith: الباعث – Maha Membangkitkan
    50. Asy-Syahid: الشهيد – Maha Menyaksikan
    51. Al-Haqq: الحق – Maha Benar
    52. Al-Wakil: الوكيل – Maha Memelihara
    53. Al-Qawiyy: القوي – Maha Kuat
    54. Al-Matin: المتين – Maha Kokoh
    55. Al-Waliyy: الولي – Maha Melindungi
    56. Al-Hamid: الحميد – Maha Terpuji
    57. Al-Muhsi: المحصي – Maha Menghitung
    58. Al-Mubdi: المبدئ – Maha Memulai
    59. Al-Mu’id: المعيد – Maha Mengembalikan Kehidupan
    60. Al-Muhyi: المحيي – Maha Menghidupkan
    61. Al-Mumit: المميت – Maha Mematikan
    62. Al-Hayy: الحي – Maha Hidup
    63. Al-Qayyum: القيوم – Maha Berdiri Sendiri
    64. Al-Wajid: الواجد – Maha Menemukan
    65. Al-Majid: الماجد – Maha Mulia
    66. Al-Wahid: الواحد – Maha Tunggal
    67. Al-Ahad: الاحد – Maha Esa
    68. As-Samad: الصمد – Maha Dibutuhkan, Tempat Meminta
    69. Al-Qadir: القادر – Maha Berkuasa
    70. Al-Muqtadir: المقتدر – Maha Berkuasa
    71. Al-Muqaddim: المقدم – Maha Mendahulukan
    72. Al-Mu’akhkhir: المؤخر – Maha Menunda
    73. Al-Awwal: الأول – Maha Awal
    74. Al-Akhir: الآخر – Maha Akhir
    75. Az-Zahir: الظاهر – Maha Nyata
    76. Al-Batin: الباطن – Maha Ghaib
    77. Al-Wali: الوالي – Maha Memerintah
    78. Al-Muta’ali: المتعالي – Maha Tinggi
    79. Al-Barr: البر – Maha Penderma (Penuh Kebaikan)
    80. At-Tawwab: التواب – Maha Penerima Tobat
    81. Al-Muntaqim: المنتقم – Maha Pembalas Dendam
    82. Al-‘Afuww: العفو – Maha Pemaaf
    83. Ar-Ra’uf: الرؤوف – Maha Pengasih
    84. Malikul-Mulk: مالك الملك – Pemilik Kerajaan (Segala Kekuasaan)
    85. Dzul-Jalal Wal-Ikram: ذو الجلال والإكرام – Pemilik Keagungan dan Kemuliaan
    86. Al-Muqsit: المقسط – Maha Pemberi Keadilan
    87. Al-Jami’: الجامع – Maha Mengumpulkan
    88. Al-Ghaniyy: الغني – Maha Kaya
    89. Al-Mughni: المغني – Maha Pemberi Kekayaan
    90. Al-Mani’: المانع – Maha Mencegah
    91. Ad-Darr: الضار – Maha Penyebab Kesusahan
    92. An-Nafi’: النافع – Maha Memberi Manfaat
    93. An-Nur: النور – Maha Penerang
    94. Al-Hadi: الهادي – Maha Pemberi Petunjuk
    95. Al-Badi: البديع – Maha Pencipta yang Maha Luar Biasa
    96. Al-Baqi: الباقي – Maha Kekal
    97. Al-Warith: الوارث – Maha Pewaris
    98. Ar-Rasyid: الرشيد – Maha Pandai
    99. As-Sabur: الصبور – Maha Sabar

    Mempelajari dan mengamalkan Asmaul Husna adalah bagian integral dari perjalanan spiritual seorang Muslim. Nama-nama yang mulia ini tidak hanya memberikan wawasan tentang sifat-sifat Allah, tetapi juga menjadi panduan dalam membentuk karakter yang lebih baik dan lebih dekat dengan Allah. Mengamalkan Asmaul Husna bisa membawa ketenangan, kebahagiaan, dan keberkahan dalam hidup kita di dunia dan akhirat.

    Baca Juga: Keutamaan dan Manfaat Sholawat Nabi: Pujian Mulia untuk Rasulullah SAW

    Catatan Penutup

    Artikel ini disusun berdasarkan sumber-sumber yang dapat dipercaya, seperti Al-Qur’an, Hadis, dan literatur Islam lainnya. Semoga pengetahuan tentang Asmaul Husna ini memperkaya iman Anda dan memberi inspirasi dalam menjalani kehidupan sehari-hari.