Category: Sports

  • Siap Gabung Timnas Indonesia, Calvin Verdonk Resmi Jadi WNI

    Baru-baru ini, Calvin Verdonk tengah menjadi topik hangat warganet. Calvin Verdonk merupakan pemain sepak bola keturunan Indonesia yang kini membela klub Eredivisie Liga Belanda, NEC Nijmegen.

    Verdonk mengisi posisi bek kiri yang juga bisa menempati bek tengah hingga gelandang bertahan. Lalu, bagaimana profil Calvin Verdonk? Simak informasi lengkapnya berikut ini.

    1. Profil Calvin Verdonk

    Calvin Verdonk lahir di Dordrecht, Belanda pada 26 April 1997. Ia mendapatkan darah Indonesia dari sang ayah yang berasal dari Meulaboh, Aceh.

    Pemain dengan tinggi badan 174 cm ini juga mengaku sudah mengunjungi Indonesia, tepatnya ke Bali untuk berlibur. Ia menyebut makanan di Bali enak dan orang-orangnya sangat baik.

    Verdonk mulai menekuni sepak bola sejak umur 7 tahun. Ia memulainya dengan bergabung di klub SC Amstel Wijck dan VV Wieldrecht. Kemudian, berlanjut dengan bergabung bersama akademi Feyenoord.

    2. Berkarir di Liga Belanda

    Pemain asal akademi Feyenoord ini juga memperkuat tim di level Youth, U-17 dan U-19. Pada tahun 2015, ia resmi dipanggil untuk bergabung ke tim senior Feyenoord. Sayangnya, selama berkarier di Feyenoord, Verdonk lebih sering dipinjamkan ke klub lain.

    Pada 2016, ia dipinjamkan ke klub Liga Belanda, PEC Zwolle selama satu musim. Setelah itu, pada 2017 dia dipinjamkan ke NEC Nijmegen selama semusim.

    Begitu juga pada musim berikutnya, sekembalinya dari NEC Nijmegen, Verdonk dipinjamkan ke Twente FC.

    Kemudian pada 2020, Feyenoord resmi melepas Calvin Verdonk ke klub Liga Portugal, Famalicao, dengan status bebas transfer. Semusim di Portugal, pada 2021 ia kembali dipinjamkan ke NEC Nijmegen.

    Karena merasa lebih cocok di Liga Belanda, NEC Nijmegen akhirnya resmi mengontrak Verdonk secara permanen usai masa pinjamnya berakhir. Verdonk pun memperkuat NEC Nijmegen pada Juli 2022 hingga kini.

    3. Pemain Bek Kiri yang Serba Bisa

    Calvin Verdonk sebenarnya adalah pemain yang berposisi sebagai bek kiri. Tetapi, ia juga mampu bermain di posisi bek tengah dan gelandang bertahan.

    Kehadiran Verdonk pun bisa memperkuat lini kiri Timnas Indonesia yang biasanya ditempati Pratama Arhan, Nathan Tjoe-A-On, Shayne Pattynama, atau Edo Febriansah.

    Selain itu spesialisasi Verdonk, yakni freekick juga bisa diandalkan. Sebagai bek, Verdonk punya naluri mencetak gol yang baik. Total, Calvin Verdonk telah mencetak 13 gol dan 14 assist dari 257 penampilan selama berkarir di klub profesional.

    Sementara di level internasional, Verdonk telah memperkuat skuad Belanda di seluruh level usia. Mulai dari Belanda U-15 sampai U-21. Secara keseluruhan, ia sudah mengumpulkan 50 caps dan 4 gol.

    4. Dirayu jadi WNI sejak 2019

    Sebenarnya, sejak beberapa tahun lalu PSSI sudah memasukkan nama Calvin Verdonk ke dalam daftar program naturalisasi. Pada 2019, namanya tercium setelah Verdonk dikenal sebagai bintang muda yang membela klub besar Feyenoord.

    Kala itu, sudah banyak warganet yang memintanya untuk segera menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) dan memperkuat Timnas Indonesia.

    5. Calvin Verdonk Resmi jadi WNI

    Setelah menjalani proses naturalisasi selama dua hari, Verdonk akhirnya resmi menjadi WNI usai melakukan pengambilan sumpah pada Selasa (4/6/2024) malam.

    “Alhamdulillah Calvin Verdonk sudah resmi menjadi WNI setelah pengambilan sumpah. Ini kerja keras dan kerja bersama semua pihak yang cinta sepakbola Indonesia dan ingin sepakbola kita maju. Setelah proses pengambilan sumpah, Calvin juga langsung membuat KTP dan paspor Indonesia,” ucap Ketua Umum PSSI Erick Thohir melalui rilis resmi.

    Setelah resmi menjadi WNI, kini PSSI tinggal menyelesaikan perpindahan federasi Verconk sebelum bisa membela Timnas Indonesia.

    Jika proses perpindahan federasi Verdonk selesai tepat waktu, maka dia sudah bisa bergabung bersama Timnas Indonesia saat menghadapi Irak (6 Juni) atau Filipina (11 Juni) pada Kualifikasi Piala Dunia 2026.

    Keputusan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong untuk merekomendasikan naturalisasi Verdonk pun tidak membuat penumpukan pemain di bek kiri. Sebab, Verdonk, Shayne dan Nathan bisa dimainkan di beberapa posisi berbeda.

    Nathan misalnya, dia sudah membuktikan mampu menjadi gelandang yang baik saat bermain di Piala Asia bersama Timnas Indonesia U-23. Sedangkan Verdonk juga dapat berposisi sebagai sayap kiri, selain jago dalam eksekusi tendangan bebas.

    Pemain lainnya seperti Shayne Pattynama juga bisa ditempatkan sebagai bek tengah. Sementara Pratama Arhan memiliki kelebihan yang tak dimiliki ketiga bek kiri lainnya, yaitu lemparan ke dalam yang sangat jauh.

  • Borneo FC vs Bali United: Hujan Gol di Batakan, Pesut Etam Rengkuh Peringkat 3 Championship Series Liga 1

    Borneo FC berhasil mengamankan peringkat ketiga Championship Series Liga 1 2023/2024 setelah menaklukkan Bali United 4-2 di Stadion Batakan, Balikpapan, Kamis (30/5/2024) malam WIB. Dalam jalannya pertandingan leg kedua ini, kedua tim saling berbalas serangan, skor 3-2 untuk keunggulan Borneo menghiasi papan skor di babak pertama.

    Hasil ini membuat Borneo menorehkan kemenangan dengan agregat 4-2. Sebelumnya, pada leg pertama perebutan peringkat ketiga Championship Series Liga 1 kedua tim bermain imbang dengan skor kacamata 0-0 di Stadion Dipta Gianyar, Bali.

    Borneo tancap gas sejak kick off babak pertama, alhasil mereka berhasil mengejutkan Bali United dengan dua gol cepat. Wiljan Pluim mencetak gol di menit ke-3 memanfaatkan umpan Fajar Fathurrahman, kemudian Felipe Cadenazzi menggandakan keunggulan tim tuan rumah pada menit ke-8.

    Keunggulan pasukan Pesut Etam bertambah setelah Wiljan Pluim mencetak brace di menit ke-21 yang lagi-lagi assist dari Fajar Fathurrahman, Borneo perkasa dengan skor 3-0.

    Usaha memperkecil ketertinggalan dilakukan oleh tim tamu, akhirnya Bali United berhasil mencetak gol di menit ke-30 lewat sundulan bek timnas Thailand, Elias Dolah. Sempat terjadi drama dua menit berselang. Ricky Fajrin terjatuh saat berusaha berduel satu lawan satu dengan Nadeo Argawinata di kotak penalti. Setelah bola lewat dari jangkauan Nadeo, Ricky Fajrin kemudian jatuh saat berusaha berduel dengan kiper Borneo itu.

    Kejadian tersebut membuat penggawa Bali United meminta penalti. Wasit Sance Lawita yang memimpin jalannya laga kemudian mengecek VAR, dan tidak menganggapnya sebuah pelanggaran.

    Kemudian delapan menit berselang tepatnya di menit ke-39, Irfan Jaya berhasil menceploskan bola ke gawang Nadeo Argawinata. Skor babak pertama Borneo FC unggul 3-2 atas Bali United.

    Babak kedua dimulai, kedua tim saling melancarkan serangannya demi asa merebut peringkat tiga. Dari kubu Serdadu Tridatu, mereka melakukan sejumlah pergantian pemain agar bisa menyamakan kedudukan.

    Pelatih Stefano Cugurra memasukkan M. Rahmat, Ramdani Lestaluhu, hingga Ilija Spasojevic untuk menambah daya gedor serangan Bali United. Serangan-serangan yang terus dilancarkan oleh pasukan Serdadu Tridatu masih belum bisa merobek jala Nadeo untuk ketiga kalinya. Sebaliknya sundulan dari Felipe Cadenazzi hampir menambah keunggulan tim tuan rumah, tapi sundulannya hanya membentur tiang gawang Bali United.

    Pada menit ke-70 Cadenazzi mencetak gol kemenangan bagi Pesut Etam. Memanfaatkan umpan dari Terens Puhiri, Cadenazzi bisa menyambar bola setelah melakukan pergerakan yang mengelabui bek Bali United. Adilson Maringa tidak mampu menghalau bola yang masuk deras ke pojok kanan gawangnya. Skor menjadi 4-2 untuk keunggulan tim tuan rumah.

    Di waktu tersisa, Serdadu Tridatu tak mampu menambah golnya. Kekalahan 4-2 akhirnya bertahan hingga peluit panjang ditiup wasit Sance Lawita.

    Hasil ini membuat Borneo FC meraih peringkat tiga di Championship Series Liga 1, sementara Bali United di peringkat empat. Selanjutnya, Championship Series tinggal memainkan leg kedua final antara Madura United vs Persib Bandung di Gelora Bangkalan, Madura, Jumat (31/5/2024) malam WIB.

    Susunan Pemain:

    Borneo FC: Nadeo Argawinata; Leo Guntara, Silverio, Alfharezzi Buffon, Fajar Fathurrahman; Adam Alis, Wiljan Pluim, Kei Hirose; Stefano Lilipaly, Felipe Cadenazzi, Terens Puhiri

    Bali United: Adilson Maringa; Ricky Fajrin, Jajang Mulyana, Elias Dolah, Made Andhika; Mohammed Rashid, Luthfi Kamal, I Made Tito; Irfan Jaya, Privat Mbarga, Yabes Roni

    Prestasi yang Cukup Baik bagi Borneo FC

    Raihan peringkat 3 Championship Series Liga 1 menjadi prestasi yang cukup apik dari Borneo FC. Peringkat tiga ini juga menjadi penghibur tersendiri bagi Pesut Etam setelah gagal melaju ke final Championship Series. Seperti diketahui, Borneo FC berhasil meraih juara di Reguler Series Liga 1 2023/2024. Mereka berhasil menjadi juara setelah menjalani musim yang gemilang dengan perolehan 70 poin dari hasil 21 menang, 7 seri, dan 6 kalah.

    Musim depan menjadi musim yang cukup sibuk bagi tim yang bermarkas di Stadion Segiri Samarinda ini. Mereka akan menjadi perwakilan Indonesia dalam ajang ASEAN Club Championship 2024/2025. Turnamen yang mempertemukan klub-klub dari Asia Tenggara itu akan dimulai pada Juli 2024.

    Borneo FC ambil bagian dalam ajang tersebut setelah Persija Jakarta mengundurkan diri. Borneo FC ditemani PSM Makassar yang akan menjadi perwakilan Indonesia di ASEAN Club Championship 2024/2025. Borneo bergabung di Grup B bersama sejumlah tim kuat. Di Grup ini ada Buriram United (Thailand), Kuala Lumpur City FC (Malaysia) Cong An Ha Noi FC (Vietnam), Kaya FC Iloilo (Filipina), dan Lion City Sailors (Singapura).

    Sementara PSM Makassar ada di Grup A yang berisikan BG Pathum United (Thailand), Terengganu FC (Malaysia), Dong A Thanh Hoa FC (Vietnam), dua tim pemenang yang akan berlaga di Play-Off 1 serta Play-Off 2.

  • Olympiakos vs Fiorentina: Menang 1-0, Ayoub El Kaabi dkk Juara UEFA Conference League

    Olympiakos berhasil keluar sebagai juara UEFA Conference League 2024 setelah mengalahkan Fiorentina 1-0 lewat gol tunggal yang dicetak Ayoub El Kaabi pada menit 116 babak extra time di laga final yang digelar di OPAP Arena Stadium, Athena, Yunani, Kamis 30 Mei 2024 dini hari WIB.

    Kedua tim bermain imbang dengan skor kacamata 0-0 sepanjang 90 menit waktu normal. Kemudian laga dilanjutkan babak extra time 15 menit x 2 babak. Barulah pada menit 116 penyerang andalan Olympiakos berkebangsaan Maroko Ayoub El Kaabi berhasil memecah kebuntuan. Memanfaatkan umpan dari Santiago Hezze yang sempat memantul ke tanah, Ayoub El Kaabi langsung menyambar bola dengan kepalanya, sundulan El Kaabi berhasil merobek jala kiper Pietro Terracciano. Pasukan Thrylos unggul 1-0 atas La Viola. 

    Wasit yang memimpin laga ini Arthur Soares Dias sempat mengecek gol sundulan El Kaabi lewat VAR. Setelah meninjau selama beberapa menit, akhirnya gol tersebut disahkan dan menjadi gol semata wayang dalam laga final yang berlangsung selama 120 menit ini. 

    Baca juga: Resmi Bergabung dengan Team Liquid, Inilah 4 Keuntungan yang akan Didapat Tim Aura E-Sports

    Klub Yunani Pertama yang Berhasil Juara Eropa

    Keberhasilan Olympiakos merengkuh trofi UEFA Conference League sekaligus mencatatkan rekor sebagai klub asal Yunani pertama yang berhasil juara di kompetisi antar klub-klub Eropa. Perlu diketahui, Conference League merupakan kompetisi kasta ketiga di benua Eropa, di bawah Champions League dan Europa League.

    Athena menjadi saksi keberhasilan tim Yunani berjaya di negerinya sendiri. Lebih spesialnya lagi Olympiakos juara di OPAP Arena Stadium, markas klub AEK Athens, yang merupakan rival Olympiakos. Gelar juara kompetisi Eropa perdana di umur klub yang ke-99 tahun.

    Catatan menarik lainnya yaitu pelatih Olympiakos, José Luis Mendilibar, berhasil merengkuh gelar juara Eropa untuk kedua kalinya secara beruntun setelah musim lalu menjuarai Europa League bersama Sevilla. Pelatih berkebangsaan Spanyol yang berusia 63 tahun tersebut padahal baru ditunjuk sebagai pelatih Olympiakos pada paruh musim ini tepatnya 11 Februari 2024.

    Olympiakos di bawah asuhan Mendilibar di ajang Conference League berhasil meraih 7 kemenangan (termasuk final), 1 imbang, dan 1 kalah. Menariknya, kekalahan satu-satunya yang diderita Olympiakos yaitu saat leg pertama  babak 16 besar melawan Maccabi Tel Aviv, mereka takluk dengan skor 1-4 di kandang sendiri. Kemudian saat leg kedua Olympiakos justru berhasil comeback dengan skor fantastis 1-6 (agregat 7-5), hasil ini sekaligus membuat Olympiakos melenggang ke babak perempat final.

    Perjalanan berikutnya di babak perempat final hingga semifinal cukup berjalan mulus bagi pasukan Thrylos. Di perempat final berhasil mengandaskan Fenerbahce dengan agregat 6-5, kemudian di semi final menyingkirkan Aston Villa dengan agregat 6-2.

    Final Conference League: Fiorentina Gagal Juara Lagi

    Hasil final dini hari tadi menyisakan luka bagi pasukan La Viola, skuad asuhan Vincenzo Italiano tersebut gagal menjuarai Conference League untuk kedua kalinya secara beruntun. Pada musim sebelumnya mereka takluk 1-2 atas West Ham. 

    Fiorentina mesti bersabar dan harus kembali puasa gelar 23 tahun lamanya. Gelar terakhir yang diraih La Viola yakni di ajang Copa Italia pada 2000-2001 silam. Musim depan Andrea Belotti Cs masih akan berkompetisi di ajang Conference League setelah memastikan finish di peringkat ke-8 Serie A 2023/2024.

    Musim 2024/2025 mendatang menjadi rekor tersendiri bagi tim-tim Serie A yang akan berlaga di kompetisi antar klub Eropa. Terdapat delapan tim yang akan berlaga di kompetisi di bawah naungan UEFA tersebut.

    Di Liga Champions Eropa ada Inter Milan, AC Milan, Bologna, Juventus, dan Atalanta. Kemudian di Europa League ada dua tim ibu kota yakni AS Roma dan Lazio. Sementara di Conference League, Fiorentina akan kembali tampil sekaligus bisa jadi mengobati rasa penasarannya untuk menjuarai ajang antar klub kasta ketiga di Eropa ini.

    Starting Line-up kedua tim:
    Olympiakos: 88-K. Tzolakis, 23-Rodinei, 45-P. Retsos, 3-F. Ortega, 16-David Carmo, 8-Iborra, 7-K. Fortounis, 56-Daniel Podence, 6-Chiquinho, 32-S. Hezze, 9-A. El Kaabi. Pelatih: José Luis Mendilibar

    Fiorentina: 1-P. Terracciano, 3-C. Biraghi, 28-L. Martínez Quarta, 2-Dodo, 4-N. Milenkovic, 5-G. Bonaventura, 6-Arthur, 38-R. Mandragora, 20-A. Belotti, 99-C. Kouamé, 10-N. Gonzalez. Pelatih: Vincenzo Italiano

  • Final Persib Bandung vs Madura United: Jadwal Leg 1 Live Streaming

    Laga final leg pertama Championship Series Liga 1 2023/2024 akan mempertemukan Persib Bandung vs Madura United. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, pada Minggu (26/4/2024) pukul 19.00 WIB.

    Pertandingan final leg pertama Championship Series Liga 1 2023/2024 antara Persib Bandung vs Madura United akan disiarkan di stasiun televisi nasional, Indosiar. Selain itu, para penggemar juga dapat menyaksikannya melalui aplikasi dan situs web live streaming Vidio.

    Persib Bandung, yang dikenal dengan julukan Maung Bandung, dan Madura United, dengan julukan Laskar Sape Kerrab, melaju ke final setelah mengalahkan lawan kuat di babak semifinal.

    Baca Juga: Jadwal Lengkap Championship Series Liga 1 2024

    Persib Bandung berhasil membungkam Bali United dengan agregat 4-1. Pada leg pertama, Persib ditahan imbang 1-1, namun pada leg kedua mereka menang telak dengan skor 3-0.

    Sementara itu, Madura United menaklukkan Borneo FC dengan agregat 4-2. Madura United memenangkan kedua leg, dengan skor 1-0 di leg pertama dan 3-2 di leg kedua.

    Kedua tim melaju ke laga final tanpa melalui drama adu penalti, sehingga berhak mendapatkan tiket ke laga puncak.

    Menjelang laga final, pelatih Persib, Bojan Hodak, mewaspadai gelandang serang Madura United, Malik Risaldi. Pemain berusia 27 tahun ini mendapat perhatian khusus karena perannya yang signifikan dalam keberhasilan Madura United mengalahkan Borneo FC di semifinal, di mana ia mencetak dua gol pada leg kedua di Stadion Batakan (19/5).

    “Malik Risaldi saat ini sedang dalam performa mencetak gol yang konsisten. Mereka juga memiliki striker yang bagus dan pemain-pemain yang pekerja keras. Jadi bukan hanya satu pemain yang harus diwaspadai, tetapi keseluruhan tim. Jika fokus pada satu pemain, pemain lainnya bisa bebas,” ujar Bojan, Kamis (23/5).

    Namun, Bojan tetap fokus pada persiapan timnya untuk menghadapi Madura United. Baginya, yang terpenting adalah mempersiapkan tim sebaik mungkin jelang final leg pertama.

    Bojan juga mewaspadai gaya bermain Madura United yang memiliki transisi cepat dan selalu mengutamakan penguasaan bola. Menurutnya, Madura United semakin kuat sejak babak Reguler Series hingga melaju ke Final Championship Series.

    “Mereka bermain sangat baik dalam penguasaan bola pada pertemuan terakhir dengan kami. Meskipun mendominasi penguasaan bola, mereka belum begitu membahayakan,” kata Bojan.

    Di sisi lain, Madura United tidak gentar menghadapi Persib. Mereka bertekad untuk berusaha ekstra keras demi mengalahkan Persib dan meraih gelar juara.

    “Kami akan melawan Persib Bandung di final. Permainan mereka dalam beberapa laga terakhir sangat luar biasa. Namun, kami akan mempelajari cara untuk mengalahkan mereka, karena kami masih punya waktu,” ujar karteker Madura United, Rakhmad Basuki, Selasa (21/5).

    Madura United sendiri memiliki catatan pertemuan yang kurang baik melawan Persib musim ini, dengan satu hasil imbang dan satu kekalahan dari dua pertemuan.

    “Kami akan melakukan persiapan dengan baik dan berusaha memberikan yang terbaik di final,” tambahnya.

    Akankah Persib dapat melanjutkan tren positif dan mengalahkan Madura United di leg pertama final Championship Series Liga 1 2023/2024? Persib perlu meraih kemenangan besar agar tidak kesulitan pada leg kedua nanti.

  • Resmi Bergabung dengan Team Liquid, Inilah 4 Keuntungan yang akan Didapat Tim Aura E-Sports.

    Organisasi e-sports dunia, Team Liquid resmi mengakuisisi tim esports asal Indonesia yaitu Aura e-sports. Dari bergabungnya tim esports Indonesia dengan Team Liquid tersebut meningkatkan kemungkinan untuk meningkatkan daya saing dan memperluas jangkauan di pasar e-sports global.

    Tak hanya tim e-sports asal Indonesia, Echo Philippines sebagai tim asal Filipina juga turut diakuisisi oleh Team Liquid.

    Team Liquid merupakan organisasi e-sports asal Belanda yang menaungi beberapa tim di aneka game populer seperti di Dota 2, Counter Strike Global Offensive (CSGO), Apex Legends, Fotrnite, League of Legends, dan masih banyak lagi.

    Chief Brand Officer AURA Daniel Santoso mengatakan, bergabung dengan Team Liquid merupakan impian AURA dan ECHO. Impian itu menjadi kenyataan dengan kehadiran merek Liquid yang kuat, fokus kompetitif, dan strategi global yang menjanjikan diklaim akan memberdayakan tim untuk mencapai tujuan dalam skala yang lebih besar.

    “Kami percaya pada pencarian Team Liquid untuk membangun organisasi e-sports global dan multigenerasi, dan itu adalah faktor kunci dalam kemitraan ini,” ujar Daniel dikutip dari hypeabis, Selasa (21/5).

    Dilansir Indogamers, ada empat fakta penting dari bergabungnya Aura dan Echo ke Team Liquid yang akan meberi dampak positif bagi kedua tim tersebut, yaitu:

    • Team Liquid sebagai brand global

    Team Liquid dilabeli sebagai brand global yang sudah mumpuni dan memiliki banyak pengalaman dalam menyediakan platform yang solid untuk ekspansi dan visibilitas di masa depan.

    Stabilitas keuangan yang dimiliki Team Liquid pun menjadi daya tarik yang menawarkan sumber daya untuk kebutuhan proyek-proyek ambisius dan usaha strategis, hal ini bisa menjadi peluang kemajuan yang stabil di masa mendatang.

    • Kemampuan berinovasi dan keberlanjutan

    Team Liquid diketahui memiliki kemampuan alam berinovasi an pertumbuhan berkelanjutan sehingga hal ini menjadi pertimbangan Tim Aura dan Echo bergabung dengan Team Liquid.

    Kedua tim tersebut berharap nantinya dapat membentuk fondasi yang kuat dalam kemitraan ini dengan menyelaraskan nilai-nilai dan tujuan.

    • Adanya rebranding

    Aura & Echo dengan bangga mengumumkan rencana integrasi bertahap mereka. Selama playoff mendatang di Indonesia dan Filipina yang dijadwalkan pada bulan Juni, mereka akan bekerja sama secara erat dengan Team Liquid untuk menyoroti sinergi kemitraan mereka.

    Kemudian, saat musim baru dimulai, Aura dan Echo akan bertransisi secara mulus untuk beroperasi sepenuhnya di bawah bendera Team Liquid. Entitas mereka di Indonesia dan Filipina akan berubah sebagai Team Liquid ID dan Team Liquid PH, dimana masing-masing melambangkan komitmen bersama mereka terhadap keunggulan dan visi bersama untuk masa depan e-sports di wilayah tersebut.

    • Dampak finansial

    Akuisisi ini diperkirakan akan memperkuat posisi keuangan Aura & Echo secara signifikan melalui akses yang lebih luas ke modal dan sumber daya. Posisi fiskal yang meningkat ini akan mendukung strategi ekspansi ambisius kedua pihak sambil mengoptimalkan manajemen arus kas.

  • Venezia Taklukan Palermo di Leg Pertama Semifinal Play-Off Serie B, Kapan Jadwal Leg Kedua?

    Venezia sukses meraih kemenangan melawan Palermo pada leg pertama semifinal play-off pada Selasa (21/5) dini hari WIB. Atas kemenangan yang diraih Jay Idzes dan kawan-kawan menjadi gerbang untuk mendapat promosi ke Serie A 2024/2025.

    Pertandingan yang berlangsung di kandang Palermo, di Renzo Barbera tersebut berakhir dengan skor tipis 0-1 untuk kemenangan Venezia. Jay Idzes tampil optimal sejak menit pertama pertandingan.

    Selanjutnya, Venezia kembali akan bertemu dengan Palermo dalam pertandingan semifinal leg kedua play-off serie A. Pertandingan akan berlangsung di Stadion Pier Luigi Penzo, pada Sabtu (25/5) dini hari WIB.

    Di pertandingan Leg pertama, pemain bertahan yang kini menjadi bagian vital dari Timnas Indonesia ini diturunkan sebagai bek kanan dalam formasi 3-2-4-1 oleh pelatih Venezia. Idzes buktikan kemampuannya di lini belakang hingga membawa timnya promosi ke serie A.

    Saat pertandingan dimulai didominasi dengan serangan dari Palermo. Tercatat 14 tembakan Palermo meskipun hanya dua yang tepat sasaran. Sedangkan, Venezia tercata hanya lakukan tujuh tembakan yang tiga di antaranya mengarah ke gawang.

    Babak pertama belum ada yang mencetak gol dari keduanya. Serangan bertubi-tubi dari Palermo dapat dihalau dengan baik oleh bek Venezia sehingga serangan lawan tak mampu memembus gawang.

    Di menit ke-62, Venezia akhirnya mampu mencetak gol melalui tendangan tegas milik Nicholas Pierini, ia berhasil mencatat namanya berada di papan skor setelah mendapat umpan dari Joel Pohjanpalo.

    Gol tersebut menjadi satu-satunya gol dalam pertandingan leg pertama ini dan memberikan keunggulan bagi Venezia. Namun, di menit ke-64 Jay Idzes menerima kartu kuning dari sang wasit. Walaupun demikian, Jay Idzes Cs mampu menjaga disiplin pertahanan Venezia dengan baik.

    Di samping itu, Palermo tetap terus mencoba mengejar ketertinggalannya dari Venezia. Sayangnya, lagi-lagi Venezia mampu membentuk benteng pertahanan kuat membuat serangan Palermo gagal menembus pertahanan hingga pluit panjang dibunyikan dan Venezia unggul satu skor dari Palermo.

    Venezia optimis untuk bisa promosi ke kompetisi kasta tertinggi musim depan. Hal ini merupakan rangakaian dari perebutan satu tiket promosi ke Serie A 2024/2025.

    Adapun bagan pertandingan semifinal lainnya, Cremonese akan menjalani leg pertama play-off bertemu dengan US Catanzaro pada Rabu (22/5) dini hari WIB kemudian selanjutnya leg kedua digelar pada Minggu (26/5) dini hari WIB.

    “Kami tahu bahwa Palermo akan menjadi tim yang benar-benar berbeda dibandingkan di kejuaraan, tapi kami berhasil mengatasinya dengan baik,” kata Vanoli setelah pertandingan, dikutip dari laman resmi klub.

    “Saya meminta para pemain untuk menguji kepribadian mereka, memanfaatkan hal-hal baik yang kami lakukan sepanjang musim dan juga kesalahan yang kami buat dan saya puas dengan sikap mereka.” tambah Vanoli.***

  • Liverpool vs Wolves 2-0, Laga Perpisahan yang “Manis” untuk Jurgen Klopp

    Liverpool vs Wolves tersaji di pekan ke-38 Liga Premier Inggris. The Reds berhasil memetik kemenangan meyakinkan atas tamunya Wolves dengan hasil akhir 2-0 pada Minggu (19/5/24) di Anfield Stadium. Laga ini sekaligus menjadi pertandingan terakhir Jurgen Klopp sebagai Manajer Liverpool.

    Tim tamu asuhan Gary O’Neil melakukan perlawanan yang sempat merepotkan The Reds sejak sepak mula dimulai. Namun, Virgil van Dijk dkk tampil solid dan kembali memegang jalannya laga dengan sejumlah serangan berbahaya bagi Wolves. 

    Trisula Liverpool di lini depan yakni Salah, Gakpo, dan Diaz silih berganti melancarkan serangan yang membuat lini pertahanan Wolves kocar-kacir. Beberapa tendangan ke arah gawang dari penggawa The Reds masih bisa dipatahkan oleh pemain bertahan Wolves, termasuk tendangan jarak jauh on target dari Virgil van Dijk yang berhasil ditangkap Jose Sa.

    Wolves semakin sulit untuk menguasai laga setelah Nelson Semedo diganjar kartu merah karena pelanggaran kerasnya ke Alexis Mac Allister pada menit ke-28. Wasit Chris Kavanagh awalnya memberikan kartu kuning, tapi setelah melihat VAR ia mengubahnya menjadi kartu merah untuk Semedo.

    Tak berselang lama, tepatnya pada menit ke-34, Liverpool berhasil membuka keunggulan lewat gol sundulan Alexis Mac Allister memanfaatkan umpan silang dari Harvey Elliott. 

    Jarrel Quansah berhasil menggandakan keunggulan The Reds. Tendangan Mo Salah yang membentur pemain Wolves berhasil disambar Quansah di depan mulut gawang Wolves. Bagi Quansah, gol ini menjadi gol keduanya dari dua pertandingan terakhir di Liga Inggris.

    Wolves bukan tanpa peluang berbahaya, Hwang Hee Chan sempat mengagetkan lini pertahanan Liverpool dengan tendangan kerasnya pada menit  yang masih bisa ditepis oleh Alisson Becker.

    Wasit memberikan tambahan waktu 8 menit di babak pertama, sejumlah peluang berbahaya dari Salah, Quansah, hingga Elliott masih belum mampu menggetarkan jala gawang Jose Sa untuk ketiga kalinya. Babak pertama berakhir dengan kedudukan 2-0 bagi tim tuan rumah.

    Di babak kedua, Liverpool yang unggul jumlah pemain masih terus melancarkan serangan-serangan untuk menambah keunggulan.

    Pada menit ke-50 Liverpool menciptakan peluang emas, pressing dari Cody Gakpo berhasil merebut bola di kotak penalti Wolves, umpan silangnya disambar Luis Diaz dengan kaki kirinya. Bola hanya membentur tiang gawang dan memantul ke tanah, namun masih belum melewati garis gawang. Lalu bola berhasil diamankan Jose Sa.

    Wolves sempat beberapa kali mencoba peruntungan lewat serangan balik dari Mateus Cunha, Rayan Ait-Nouri, hingga Pedro Neto yang baru masuk di babak kedua. Namun pemain-pemain belakang Liverpool masih bisa mengantisipasinya.

    Liverpool melakukan beberapa pergantian, seperti Nunez dan Szoboszlai yang menggantikan Gakpo dan Diaz. Serangan-serangan dari pemain pengganti The Reds juga belum membuahkan hasil sehingga tidak ada lagi gol yang tercipta di babak kedua.

    Dengan hasil ini, Liverpool finish di peringkat ketiga mengoleksi 82 poin sementara Wolves finish di peringkat 14 dengan 46 poin.

    Baca Juga: Man City Menang di Liga Inggris Taklukan West Ham United 3-1, Benarkah Pep Guardiola akan Pamit Darinya?

    Liverpool vs Wolves: Laga Perpisahan Jurgen Klopp

    Pertandingan melawan Wolves merupakan pertandingan terakhir Klopp bersama Liverpool. Meski sudah mengumumkan secara resmi bahwa akan meninggalkan klub sejak Januari kemarin, momen tersebut masih tetap terasa emosional bagi fans dan pemain-pemain Liverpool di laga kemarin.

    Sejak awal laga, publik Anfield menampilkan mozaik khusus untuk Jurgen Klopp. Chants dari supporter Liverpool juga lantang terdengar sejak sepak mula dimulai.

    Dihadiri 60.000 supporter, nama Jurgen Klopp kerap dinyanyikan di hari terakhirnya bersama klub Merseyside tersebut. Kesuksesannya mengantarkan segudang prestasi bagi The Reds membuat fans menaruh respect terhadap dirinya.

    Statistik Jurgen Klopp di Liverpool (Oktober 2015-Mei 2024):

    • 491 pertandingan
    • 299 menang
    • 109 seri
    • 83 kalah
    • 1x juara Liga Inggris 2019/2020
    • 1x juara Liga Champions Eropa 2018/2019
    • 1x juara Piala Dunia Antar Klub 2019/2020
    • 1x juara Piala Super UEFA 2019
    • 1x juara Piala FA 2021/2022
    • 2X juara Carabao 2021/20222 dan 2023/2024
    • 1x Community Shield 2022

    Susunan pemain:

    Liverpool: Alisson, Endo, Van Dijk, Diaz (Nunez, 69), Mac Allister (Gravenberch, 69), Salah, Gakpo (Szoboszlai, 80), Elliott (Jones, 80), Robertson, Alexander-Arnold (Bradley, 69), Quansah.

    Wolves: Jose Sa, Kilman, Toti, Bueno, Bellegarde (Traore 63′), Gomes, Lemina, Ait-Nouri (Bueno 81′ (Doyle 84′)), Semedo, Hee-Chan (Doherty 62′), Cunha.

  • Man City Menang di Liga Inggris Taklukan West Ham United 3-1, Benarkah Pep Guardiola akan Pamit Darinya?

    Manchester City, Phill Foden dkk raih juara Liga Inggris empat musim mengalahkan West Ham United dengan skor 3-1 pada Minggu (19/5/24) di Etihad Stadium, Kota Manchester, Inggris.

    Man City sebagai tim asuhan Pep Guardiola kini telah membuat sejarah emas usai juara di Premier League pada musim 2023/204. Sebelumnya, Man City masih harus melawan Arsenal dan berhasil ungguli Arsenal dua poin.

    Man City unjuk gigi dengan tampil superior di kandang sendiri dan unggul dua gol melalui aksi mantap Foden dan satu gol oleh Rodri. Mohammed Kudus pun membantu West Ham memperkecil ketinggalan dengan mencetak satu gol.

    Laga baru saja berjalan dua menit namun Man City sudah mampu mengungguli West ham satu poin lewat gol Phil Foden.

    Setelah tendangan melengkung Foden dari luar kotak penalti menuju di sudut gawang Alphonse Areola, Foden langsung semakin membuktikan kemampuannya sebagai pemain terbaik di Liga Premir Inggris dengan menggandakan keunggulan Man City pada menit ke-18.

    Mohammed Kudus mencoba memberi asa kepada West Ham dengan memberikan satu gol apik dari situasi sepak pojok menjelang waktu break.

    Pada menit ke-59, Rodri sang pencetak gol kemenangan Man City di final Liga Champions 2023 akhirnya menyumbang gol yang semakin menekan West Ham dengan tembakan mendatar tepat dari luar kota penalti.

    Secara keseluruhan, Man City telah meraih delapan gelar dan menjadi kesebelasan pertama yang meraih gelar dalam empat musim berturut-turut sejak 2020/2021.

    Pep Guardiola selaku manajer Man City pun menyebut kerja keras dan dukungan penuh dari klub menjadi faktor penting atas kesuksesan saat ini. Hal tersebut juga menjadi konsistensi Man City yang enam kali juara Liga Inggris pada tujuh musim terakhir.

    “Arsenal mendorong kami ke level lain, sebelumnya Liverpool, dan dalam dua musim terakhir adalah Arsenal. Musim ini sudah luar biasa. Kami dapat pesannya, kami tahu mereka akan ada di persaingan bertahun-tahun ke depan,” kata Guardiola dikutip dari detiksport.

    Sayangnya, beredar kabar Guardiola akan pamit dari Stadion Etihad setelah mengantarkan Man City meraih gelar juara ke delapan.

    “Pada kenyataannya saya lebih dekat untuk pergi ketimbang bertahan. Ini sudah delapan tahun dan akan masuk tahun ke sembilan,” ujar Guardiola dilansir CNN Indonesia.

    “Kami telah berbicara dengan klub, saya merasa ingin bertahan sekarang. Saya akan bertahan hingga musim depan karena saya juga harus melihat pemain, jika mereka mengikuti saya maka mereka akan mengikuti kami dan selama musim ini kami akan berbicara, tetapi delapan atau sembilan tahun kita akan lihat,” tambahnya.

    Pep Guardiola dianggap sebagai salah satu sosok yang menghadirkan perubahan gaya permainan sepak bola di dunia dan telah menyatakan keinginannya untuk pindah dari Man City bukan baru-baru ini. Padahal, Guardiola datang mengasuh Man City sejak 2016 dan masih memiliki kontrak hingga musim depan.

  • Anindya Bakrie dan Erick Thohir Tersenyum, Oxford United Berhasil Genggam Tiket Promosi ke Championship

    Oxford United, klub sepak bola milik pengusaha asal Indonesia Anindya Bakrie resmi promosi ke Championship musim 2024/2025 usai menang 2-0 atas Bolton Wanderers pada Sabtu (18/5).

    Oxford United memenangkan pertandingan melawan Bolton Wanderers pada laga playoff League One di Wembley Stadium, London.

    Susunan Pemain

    Bolton Wanderers: Nathan Baxter, Gethin Jones, Ricardo Santos, Eoin Toal, Josh Sheehan, Josh Dacres-Cogley, Paris Maghoma, George Thomason, Nathanel Ogbeta, Dion Charles, Aaron Collins.

    Oxford United: Jamie Cumming, Joe Bennett, Ciaron Brown, Elliott Moore, Sam Long, Cameron Brannagan, Josh Murphy, Tyler Goodhram, Ruben Rodrigues, Owen Dale, Mark Harris.

    Pada musim reguler, Oxford United berada di posisi ke-5 klasemen akhir League One dengan meraih 77 poin dari 46 laga yang dimainkan yaitu 22 kali menang, 11 kali imbang, dan 13 kali kalah.

    Kemenangan Oxford United dalam pertandingan itu dicetak dua gol oleh Josh Murpy pada menit ke-31 dan 42.

    Di awal pertandingan, Oxford United sudah langsung mengambil langkah penyerangan yang dimotori oleh Cameron Brannagan, tim asuhan Des Buckingham dan beberapa kali mendapatkan peluang.

    Pada menit ke-31 Oxford united unggul atas Bolton melalui tendangan ke sisi kanan Josh Murpy dan “Goal!”. Cetekannya berawal dari umpan silang Ruben Rodrigues di sisi kiri yang dituntaskan dengan baik dan diakhir dengan tembakan.

    Oxford United memperlihatkan keunggulan dengan mencetak skror 2-0 menjelang babak pertama berakhir yaitu di menit ke-42.

    Josh Murpy mencetak gol keduanya dalam laga tersebut. Lagi-lagi cetakan tersebut karena assist Ruben Rodrigues. Josh Murpy menjebol gawang lawan lewat sudut sempit.

    Hingga babak pertama berakhir, Oxford United berhasil mengungguli Bolton dengan skor 2-0.

    Waktu break selesai, Bolton pun mencoba untuk memperkecil ketertinggalan,amun ternyata rapatnya ini pertahanan Oxford United cukup sulit itembus oleh Bolton.

    Pada menit ke-57, Murpy hampir saja mencetak hattrick, sudah melewati bek Bolton yaitu Gethin Jones, sayangnya tendangan kaki kanannya masih menyamping.

    Di sisa pertandingan, Bolton terus meluncurkan serangan ke area pertahanan Oxford, namun lagi-lagi pertahanan Oxford united yang cukup kuat sulit untuk mencetak gol bagi Bolton.

    Laga pertandingan pun berakhir dan tercatat skor 2-0 untuk keunggulan Oxford United. Hal ini yang membuat Oxford United dipastikan akan bermain di Championship musim depan.

    Keberhasilannya pada laga ini, merupakan kali pertama bagi Oxford United u=bermain di divisi kedua Liga Inggris setelah pertandingan terakhir pada tahun 1999.

    Keberhasilan Oxford United semakin spesial karena mereka menjadi tim ketiga yang promosi ke Divisi Championship setelah Portsmouth dan Derby County yang sudah berada di tempat otomatis sebagai juara dan runner-up klasemen reguler League One 2023/2024.

    Penantian panjang selama 25 tahun akhirnya terwujud untuk bisa naik ke divisi Championship. Hal tersebut juga tak lepas dari peran besar Anindya Bakrie dan Erick Thohir selaku pemilik Klub Oxford United sejak tahun 2018, bersama Pengusaha asal Thailand Sumrith “Tiger” Thanakarnjanasuth dan Pengusaha Vietnam, Horst Geicke.

    “Oxford United telah melakukannya an untuk pertama kalinya dalam 25 tahun mereka berhasil mencapai Championship”, dikutip dari laman resmi Oxford United Club pada Minggu (19/5).

    Keterlibatan Anindya Bakrie dan Erick Thohir dengan Oxford United memang bukan hal yang baru. Sejak tahun 2022, Anindya Bakrie dan Erick Thohir mengusai 51 persen saham Oxford.

    Tak hanya di dunia sepak bola, Anindya Bakrie juga bekerja sama dengan Oxford University dalam penelitian life science.

    Nama Oxford United pernah menjadi bahan perbincangan di Indonesia pada tahun 2021 dalam korsorsium Indonesia yang dipimpin oleh Erick Thohir saat membeli Klub tersebut.

    Erick Thohir juga pernah berada dalam barisan manajemen Oxford United di tahun 2018 hingga 2019.

    Oxford United sebagai pelengkap kisah sukses klub-klub Eropa yang dimiliki pengusaha Indonesia yang sebelumnya ada FC Dender milik Sihar Sitorus dan Como milik Hartono Bersaudara.

  • Jadwal Lengkap Championship Series Liga 1 2024

    Championship Series Liga 1 Indonesia musim 2023/2024 bakal dimulai pada Selasa 14 Mei 2024. Babak semifinal pertama akan menampilkan duel sengit antara Bali United vs Persib Bandung. Kedua tim ini berjumpa karena berhasil menempati posisi kedua dan ketiga dalam klasemen akhir seri reguler.

    Sementara itu, laga semifinal Championship Series Liga 1 akan mempertemukan juara seri reguler Liga 1, Borneo FC Samarinda, melawan Madura United yang menempati peringkat keempat. Babak semifinal akan menggunakan format kandang tandang dengan dua pertandingan untuk mencari dua tim yang akan bertarung di laga final.

    Baca Juga: Persib Vs Bali United: Jadwal, Prediksi, dan Persiapan Bojan Hodak

    Bagi tim yang kalah, akan ada laga perebutan tempat ketiga. Tim dengan peringkat lebih rendah akan menjadi tuan rumah terlebih dahulu dalam babak semifinal. Format dua pertandingan akan berlanjut hingga laga perebutan tempat ketiga dan partai final Championship Series Liga 1.

    Jadwal Championship Series Liga 1

    Berikut adalah jadwal lengkap babak Championship Series Liga 1 Indonesia 2023/2024 yang akan berlangsung bulan ini:

    Semifinal Leg 1

    • 14 Mei 2024 Pukul 19.00 WIB: Bali United vs Persib Bandung
    • 15 Mei 2024 Pukul 19.00 WIB: Madura United vs Borneo FC

    Semifinal Leg 2

    • 18 Mei 2024 Pukul 19.00 WIB: Persib Bandung vs Bali United
    • 19 Mei 2024 Pukul 19.00 WIB: Borneo FC vs Madura United

    Jadwal Perebutan tempat ke-3

    • Leg 1: 25 Mei 2024, pukul 19.00 WIB
    • Leg 2: 30 Mei 2024, pukul 19.00 WIB

    Jadwal Final Championship Series Liga 1

    • Leg 1: 26 Mei 2024, pukul 19.00 WIB
    • Leg 2: 31 Mei 2024, pukul 19.00 WIB