Category: Sports

  • Bonjour! Ini Fakta-Fakta Unik Olimpiade Paris 2024 yang Harus Kamu Tahu

    Olimpiade Paris 2024 atau Olimpiade Musim Panas akan segera digelar. Pesta olahraga multievent terbesar ini akan berlangsung mulai 26 Juli – 11 Agustus. Ini merupakan edisi ke-33 sejak Olimpiade Musim Panas pertama yang digelar di Athena, Yunani, pada 1896.

    Sebanyak 206 negara akan ikut memeriahkan Olimpiade Paris 2024 dengan mempertandingkan 42 cabang olahraga.

    Nah sebelum mulai menyaksikan pertandingannya, berikut ini fakta-fakta menarik tentang Olimpiade Paris 2024 yang harus disamak lebih dahulu:

    1. Pembukaan di Sungai Seine

    Sejak Olimpiade pertama di Athena pada tahun 1896, pembukaan acara ini di era modern selalu dilaksanakan di dalam stadion. Olimpiade Paris kali ini rupanya akan mendobrak tradisi tersebut dengan mengadakan upacara di Sungai Seine.

    Diperkirakan, ratusan ribu orang akan memadati tepi Sungai Seine di Paris. Upacara pembukaan dilaksanakan pada, Jumat (26/7/2024), mulai pukul 19.30 waktu setempat. Atlet akan berparade di sungai dengan menggunakan perahu.

    Ribuan atlet dan ofisial akan mengikuti parade tersebut, termasuk 29 atlet Indonesia. Namun, prosesi penyalaan api di cauldron yang merupakan puncak upacara pembukaan masih dirahasiakan.

    Parade ini dimulai dari Jembatan Austerlitz sampai ke Jembatan Iéna yang berada di depan Menara Eiffel. Upacara pembukaan Olimpiade Musim Panas ini juga dibuka untuk umum dan tidak memungut biaya apapun, kecuali di lokasi tertentu.

    Momen ini pun pasti akan menjadi pengalaman unik dan tidak terlupakan bagi penonton yang hadir secara langsung.

    2. Woodkid dipercaya jadi komposer

    Salah satu artis populer asal Prancis, Woodkid, menjadi salah satu perwakilan negaranya untuk hadir di upacara penyerahan dari Olimpiade Tokyo 2020 ke Paris 2024. Kali ini ia terpilih menjadi komposer di Olimpiade Paris 2024.

    3. Paris jadi tuan rumah untuk ketiga kalinya

    Olimpiade Musim Panas kali ini menjadi yang ketiga kalinya bagi Paris sebagai tuan rumah. Sebelumnya, hanya London yang sudah tiga kali jadi tuan rumah Olimpiade. Selain itu, Prancis yang merupakan negara tuan rumah akan mencapai enam kali penyelenggaraan.

    Sebelumnya, Prancis sudah menggelar Olimpiade Musim DINGIN Pada 1924(Chamonix), 1968 (Grenoble), dan 1992 (Albertville), serta Olimpiade Musim Panas 1900 dan 1924 (Paris).

    4. Cabang olahraga baru di Olimpiade Paris 2004

    Olimpiade Paris 2024 akan mempertandingkan cabang olahraga (cabor) baru. Sebanyak empat cabor baru yang bertanding adalah panjang tebing, surfing, breakdance, dan skateboard.

    Adanya cabor baru tersebut menunjukkan bahwa Olimpiade terbuka untuk olahraga-olahraga baru dan membuatnya semakin bervariasi. Selain itu, negara-negara yang kurang mendominasi di Olimpiade bisa unjuk gigi lewat cabor baru ini.

    5. Sepak Bola sudah lebih dulu dipertandingkan

    Cabang olahraga sepak bola sudah lebih dulu dipertandingkan mulai 24 Juli hingga 9 Agustus. Sebanyak 16 tim dibagi dalam empat grup, berikut daftar tim yang lolos ke Olimpiade Paris 2024:

    Grup A: Prancis, AS Guinea, Selandia Baru

    Grup B: Argentina, Maroko, Ukraina, Irak

    Grup C: Uzbekistan, Spanyol, Mesir, Republik Dominika

    Grup D: Jepang, Paraguay, Mali, Israel.

    Baca Juga: Semarak Euro Cup 2024, Ini 4 Pelatih Jerman yang Pernah Rebut Trofi Juara

    6. Maskot Olimpiade 2024

    Maskot Olimpiade Paris 2024 dinamakan Phryge, topi ikonik ini menjadi lambang kebebasan dan persaudaraan. Maskotnya pun hadir dalam beberapa versi yang bukan hanya menggemaskan tapi juga menggambarkan semangat Olimpiade.

    7. Medali dari Menara Eiffel

    Kabarnya, Medali Olimpiade 2024 dibuat dari besi yang diambil dari Menara Eiffel. Ini akan menjadi souvenir yang bersejarah dan istimewa bagi atlet peraih medali.

    Meski rincian pembukaan Olimpiade Paris 2024 masih dirahasiakan, namun bisa dipastikan upacara tersebut akan menampilkan pertunjukkan menakjubkan yang menggabungkan budaya, seni, dan teknologi modern.

    Diperkirakan Yunani akan jadi kontingen di barisan depan. Hal ini untuk menghormati Yunani sebagai negara kelahiran Olimpiade kuno. Urutan parade atlet kemudian akan dilanjutkan berdasarkan alfabet.

    Untuk atlet Indonesia sendiri berada di urutan ke-85. Selain pakaian adat, mereka juga akan mengenakan seragam resmi kontingen Indonesia rancangan Didit Hediprasetyo.

    Upacara pembukaan Olimpiade 2024 bisa disaksikan langsung di Vidio dan SCTV pada, Sabtu (27/7/2024) pukul 00.30 WIB.

  • Hasil Kontras di Matchday 1 Piala AFF U-19, Timnas U-19 Indonesia Tetap Waspadai Kamboja

    Usai menang telak atas Filipina, Timnas U-19 Indonesia kembali fokus menghadapi laga kedua mereka melawan Kamboja di Piala AFF U-19 atau ASEAN U-19 Boys Championship 2024. 

    Timnas Indonesia U-19 dan Kamboja U-19 mencatat hasil yang berbeda pada matchday pertama. Kamboja harus menelan kekalahan tipis 2-3 dari Timor Leste. Sementara Indonesia cukup puas dengan kemenangan telak 6-0 melawan Filipina.

    Laga Timnas U-19 Indonesia vs Kamboja akan berlangsung pada tanggal 20 Juli 2024, pukul 19.30 WIB di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

    Sebelum kedua tim ini bertanding, Filipina dan Timor Leste akan memperebutkan poin di tempat yang sama pada pukul 15.00 WIB.

    Persiapan Timnas U-19 Indonesia

    Indra Sjafri selaku pelatih kepala tim Garuda Nusantara menjelaskan bahwa Piala AFF U-19 merupakan ajang untuk menemukan komposisi terbaik tim.

    Baca Juga: Indonesia vs Kamboja Piala AFF U-19 2024 Hari Ini: Prediksi Susunan Pemain, Head to Head, Link Live Streaming

    Sebagai persiapan menghadapi Kamboja, Timnas U-19 Indonesia terus berlatih dengan fokus pada perbaikan performa dan strategi. 

    Rotasi pemain akan menjadi strategi kunci untuk menjaga kebugaran dan menemukan kombinasi terbaik di lapangan. “Terutama di fase grup ini. Kami akan selalu melakukan rotasi pemain dalam setiap laga, dengan maksimal lima pergantian,” katanya ketika sesi latihan tim, Jumat, 19 Juli 2024, dikutip dari laman resmi PSSI.

    Indra menjelaskan bahwa pergantian pemain dapat dilakukan di awal maupun pertengahan babak. Apapun kesempatannya, ia bertekad akan memanfaatkan kesempatan tersebut. Hal ini juga didukung oleh kondisi seluruh pemain yang dinyatakan fit oleh tim dokter.

    “Secara keseluruhan, semua pemain dalam keadaan fit, tidak ada yang cedera. Laporan dari tim dokter pagi tadi, semua pemain dalam kondisi yang baik,” tambah Indra Sjafri.

    Meskipun Garuda Nusantara berhasil meraih kemenangan gemilang 6-0 atas Filipina di laga perdana, pelatih asal Sumatera Barat itu terus mengingatkan para pemain dan jajaran pelatih untuk meningkatkan performa di setiap pertandingan.

    Baca Juga: Pesta Gol Tanpa Balas, Timnas Indonesia U-16 Raih Juara Ketiga Piala AFF U-16 2024

    Ia mengaku selalu mengadakan diskusi tim terlebih dahulu sebelum latihan. “Kami melakukan evaluasi dan merefleksi diri masing-masing, tiga hal yang baik yang dilakukan pemain pada laga sebelumnya dan tiga hal tak baik yang dilakukan,” tuturnya.

    Sebagai contoh, Indra memberikan pengandaian seperti pengambilan keputusan yang salah perlu diperbaiki, dan lain-lain.

    “Kalau teknis skill tidak bisa secepat itu diperbaiki tapi kalau cara mengambil keputusan itu tergantung visi masing-masing pemain, tergantung bagaimana mereka melihat situasi. Hal itu yang mungkin bisa diperbaiki dalam waktu dekat,” tambahnya.

    Indra Sjafri juga menekankan bahwa dirinya tidak akan menuntut terlalu banyak dari para pemainnya agar mereka bisa menemukan solusi dan berkembang melalui proses.

    Kata Indra Sjafri Soal Kamboja U-19

    Indra Sjafri menilai Kamboja merupakan lawan yang memiliki daya juang tinggi. Meskipun Kamboja kalah di laga perdana, penampilan mereka saat melawan Timor Leste patut diapresiasi. Kamboja sempat tertinggal 0-3 namun mampu bangkit dengan mencetak dua gol balasan.

    Baca Juga: Piala AFF U-19: Indra Sjafri Sebut Timnas U-19 Indonesia Belum Konsisten Meski Bantai Filipina 6-0

    Maka dari itu, ia meminta tim asuhannya untuk tidak memandang remeh siapapun lawannya. “Secara mental, tidak boleh ada yang jemawa. Tidak boleh ada yang merasa enteng apapun situasinya dan siapapun lawan,” kata Indra. 

    Ia melanjutkan, “Di sepak bola apa saja bisa terjadi. Kita lihat Kamboja main begitu bagus di 10 hingga 20 menit tiba-tiba 3 gol bisa dicetak oleh Timor Leste.”

    “Mereka paham sekali, tidak ada pemain yang over confidence, mereka akan fokus menyelesaikan pertandingan,” tambah Indra Sjafri.

    Indra Sjafri juga mengungkapkan bahwa dirinya sudah cukup mengetahui gaya permainan Kamboja. “Oh sangat tahu banyak soal Kamboja,” ungkapnya saat latihan tim tersebut. 

    Meski demikian, ia tetap mewaspadai Kamboja sebagai satu kesatuan tim. “Kami mewaspadai secara keseluruhan, tidak perorangan,” kata Indra Sjafri.

    Menurut Indra, jika game plan yang dimainkan skuad Garuda Nusantara benar, baik menyerang maupun bertahan, pemain Kamboja U-19 yang menonjol pasti akan tergeser dengan sendirinya.

    Baca Juga: Kabar Baik! PSSI Segera Naturalisasi 3 Calon Pemain Timnas Indonesia U-19

    “Jadi kalau game plan kita benar, bagaimana kita menyerang yang benar, bagaimana kita bertahan yang benar, dengan sendirinya, para pemain yang menonjol pada mereka pasti akan terisolasi,” pungkasnya.

    Pertandingan malam nanti akan menjadi laga krusial bagi kedua tim. Kamboja U-19 akan berusaha bangkit dari kekalahan dan mengatur strategi baru untuk meraih kemenangan.

    Di sisi lain, Timnas U-19 Indonesia pun akan berusaha mempertahankan performa apik dan mengamankan posisi teratas di grup. 

    Dengan persiapan yang matang dan analisis mendalam mengenai lawan, Timnas U-19 Indonesia diharapkan dapat melanjutkan tren positif di turnamen ini. Indra Sjafri menekankan pentingnya menjaga mentalitas yang baik dan fokus dalam setiap pertandingan. 

    Hal ini menjadi kunci untuk menghadapi Kamboja yang memiliki semangat juang tinggi dan kemampuan untuk bangkit dari keterpurukan.***

  • Indonesia vs Kamboja Piala AFF U-19 2024 Hari Ini: Prediksi Susunan Pemain, Head to Head, Link Live Streaming

    Pada matchday pertama Piala AFF U-19 2024, Timnas U-19 Indonesia dan Kamboja menunjukkan performa yang kontras. Kamboja harus mengakui keunggulan Timor Leste dengan skor tipis 2-3, sementara Indonesia meraih kemenangan gemilang dengan mengalahkan Filipina 6-0.

    Kekalahan Kamboja dan kemenangan Timnas U-19 Indonesia di matchday pertama memberikan pandangan jelas bagi kedua tim tentang apa yang perlu dilakukan pada pertandingan berikutnya.

    Strategi dan persiapan yang lebih matang akan menjadi kunci bagi kedua tim dalam menjaga peluang mereka untuk melaju ke semifinal Piala AFF U-19.

    Prediksi Susunan Pemain Timnas U-19 Indonesia vs Kamboja

    Kala menjamu Filipina, formasi 3-4-3 yang diterapkan pelatih Indra Sjafri terbukti efektif membuat Timnas U-19 Indonesia mendominasi permainan. Dengan strategi tersebut, Indonesia berhasil meraih kemenangan telak. 

    Melihat keberhasilan tersebut, besar kemungkinan Indra Sjafri tidak akan melakukan banyak perubahan pada formasi dan susunan pemain untuk pertandingan berikutnya melawan Kamboja U-19.

    Baca Juga: Piala AFF U-19: Indra Sjafri Sebut Timnas U-19 Indonesia Belum Konsisten Meski Bantai Filipina 6-0

    Namun, ada kemungkinan terjadinya rotasi pada posisi ujung tombak. Arkhan Kaka mungkin akan digantikan oleh Jens Raven. Raven berhasil mencetak gol penutup saat masuk sebagai pemain pengganti, sementara Kaka kehilangan kesempatan mencetak gol meski mendapat banyak peluang.

    Performa Raven yang impresif memberikan opsi bagi Indra Sjafri untuk mempertimbangkan rotasi di lini depan guna meningkatkan daya serang tim.

    Di sisi lain, Kamboja U-19 diprediksi akan tetap mengandalkan skuad terbaik mereka. Pelatih Phea Sopheaktra kemungkinan besar akan mempertahankan beberapa pemain kunci.

    Sebut saja Bong Samuel, Mat Lany, Sorm Borith, Pheouk Thathai, Sreng Sokea, bisa masukkan kembali sebagai starter. Kamboja tampaknya akan tetap menggunakan formasi 4-2-3-1 yang telah mereka andalkan sebelumnya.

    Berikut prediksi susunan pemain dari kedua tim:

    Kamboja U-19 (4-2-3-1):

    • Penjaga Gawang: Mat Lany
    • Lini Belakang: Sonn Thavisiv, Chhin Vennin, Em Chhumsideth, Tam Makara
    • Gelandang Bertahan: Bong Samuel, Lim Lucca
    • Gelandang Serang: Eav Sovannara, Sorm Borith, Sreng Sokea
    • Penyerang Tunggal: Pheouk Thathai
    • Pelatih: Phea Sopheaktra

    Baca Juga: Link Live Streaming Timnas U-19 Indonesia vs Filipina Malam Ini: Garuda Muda dalam Kondisi Terbaik!

    Indonesia U-19 (3-4-3):

    • Penjaga Gawang: Ikram Algiffari
    • Lini Belakang: Alfharezzi Buffon, Kadek Arel, Iqbal Gwijangge
    • Gelandang: Mufli Hidayat, Figo Dennis, Dony Tri Pamungkas, Toni Firmansyah
    • Penyerang: Arlyansyah Abdulmanan, Riski Afrisal, Jens Raven
    • Pelatih: Indra Sjafri

    Head to Head Indonesia vs Kamboja di Piala AFF U-19

    Dalam sejarah pertemuan di Piala AFF U-19, Timnas U-19 Indonesia dan Kamboja hanya pernah bertemu dua kali. Pertemuan pertama terjadi pada edisi 2003, di mana gol tunggal dari Putut Waringin Jati berhasil membawa Indonesia meraih kemenangan 1-0 atas Kamboja.

    Pertemuan kedua antara kedua tim terjadi di Piala AFF U-19 tahun 2016. Dalam pertandingan yang berlangsung sengit tersebut, Indonesia keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 4-3.

    Saddil Ramdani memberikan hattrick pada laga tersebut. Meskipun demikian, kemenangan ini tidak cukup untuk membantu Indonesia lolos dari fase grup.

    Hasil Pertemuan Terakhir Timnas U-19 Indonesia vs Kamboja di Piala AFF U-19:

    • 20 September 2016: Indonesia vs Kamboja dengan skor 4-3 (Piala AFF U-19)
    • 7 Juni 2003: Kamboja vs Indonesia dengan skor 0-1 (Piala AFF U-19)

    Lima Pertandingan Terakhir Kamboja U-19:

    • 17 Juli 2024: Timor Leste U-19 vs Kamboja U-19 dengan skor 3-2 (Piala AFF U-19)
    • 10 Juli 2024: Malaysia U-19 vs Kamboja U-19 dengan skor 2-2 (Friendly Match)
    • 18 September 2022: Tajikistan U-20 vs Kamboja U-20 dengan skor 2-1 (Kualifikasi Piala Asia U-20 2023)
    • 16 September 2022: Singapura U-20 vs Kamboja U-20 dengan skor 1-1 (Kualifikasi Piala Asia U-20 2023)
    • 14 September 2022: Kamboja U-20 vs Lebanon U-20 dengan skor 0-1 (Kualifikasi Piala Asia U-20 2023)

    Lima Pertandingan Terakhir Indonesia U-19:

    • 17 Juli 2024: Indonesia U-19 vs Filipina U-19 dengan skor 6-0 (Piala AFF U-19)
    • 29 Juni 2024: Indonesia U-19 vs PON Sumut dengan skor 1-2 (Friendly Match)
    • 14 Juni 2024: Korea Selatan U-23 vs Indonesia U-19 dengan skor 2-1 (Toulon Cup)
    • 12 Juni 2024: Italia U-21 vs Indonesia U-19 dengan skor 1-0 (Toulon Cup)
    • 8 Juni 2024: Jepang U-20 vs Indonesia U-19 dengan skor 4-1 (Toulon Cup)

    Jadwal dan Link Live Streaming

    Jika pertandingan ini berjalan sesuai jadwal, laga Piala AFF U-19 2024 antara Timnas U-19 Indonesia dan Kamboja akan berlangsung di Stadion GBT (Gelora Bung Tomo), Surabaya.

    Baca Juga: Cetak 5 Gol, Zahaby Gholy Jadi Best Player Piala AFF U-16

    Laga dilangsungkan pada hari Sabtu, 20 Juli 2024, pukul 19.30 WIB. Pertandingan ini akan disiarkan secara langsung di SCTV dan juga dapat ditonton melalui layanan streaming Vidio.

    Berikut link live streaming yang bisa ditunggu:

    SCTV: Timnas U-19 Indonesia vs Kamboja Piala AFF U-19 2024

    Vidio: Timnas U-19 Indonesia vs Kamboja Piala AFF U-19 2024

    Pertandingan ini akan menjadi laga yang penting untuk Garuda Nusantara. Kemenangan atas Kamboja bisa memperkuat posisi Timnas U-19 Indonesia di Grup A.***

  • Piala AFF U-19: Indra Sjafri Sebut Timnas U-19 Indonesia Belum Konsisten Meski Bantai Filipina 6-0

    Timnas U-19 Indonesia berhasil menang telak atas Filipina pada laga perdana Grup A Piala AFF U-19 atau dikenal juga sebagai ASEAN U-19 Boys Championship kala menjamu Filipina di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Rabu, 17 Juli 2024.

    Garuda Nusantara menang telak atas Azkals dengan skor 6-0. Dengan kemenangan telak ini, Timnas U-19 Indonesia berhasil mengamankan tiga poin dan memimpin klasemen sementara Grup A Piala AFF U-19. 

    Timor Leste, yang juga meraih kemenangan pada laga pertama mereka dengan skor 3-2 atas Kamboja, memiliki poin yang sama dengan Indonesia. Namun, Garuda Nusantara unggul dalam produktivitas gol, sehingga memimpin klasemen sementara.

    Meski mendapatkan kemenangan besar, Indra Sjafri, pelatih Timnas U-19 Indonesia, memandang tim asuhannya itu belum konsisten. Ia turut menyampaikan pesan untuk skuad Garuda Nusantara dan media sesuai laga.

    Garuda Nusantara Menggebrak di Laga Perdana

    Timnas U-19 Indonesia kontra Filipina di Piala AFF U-19. Foto: PSSI

    Timnas U-19 Indonesia tampil gemilang dalam pertandingan pembuka Grup A Piala AFF U-19 2024. Indra Sjafri menerapkan formasi dinamis 3-4-3 saat menyerang dan 5-4-1 ketika bertahan. Strategi ini berhasil menyumbangkan 6 gol bagi Merah Putih.

    Baca Juga: Kabar Baik! PSSI Segera Naturalisasi 3 Calon Pemain Timnas Indonesia U-19

    Dalam 45 menit pertama, Timnas U-19 Indonesia berhasil mencetak empat gol. Tiga di antaranya datang dari pemain belakang.

    Gol pertama dicetak oleh Arlyansyah Abdulmanan setelah menerima umpan tarik dari kapten Dony Tri di sisi kiri. Gol ini menjadi pemicu serangan bertubi-tubi yang membuat pertahanan Filipina semakin tertekan.

    Gol kedua dilesatkan pada pada menit ke-22 oleh bek Iqbal Gwijangge. Iqbal memanfaatkan umpan dari Muhammad Mufli dan mencetak gol dengan sundulan keras.

    Tim Merah Putih semakin mendominasi ketika Kadek Arel, bek dari Bali United, mencetak gol ketiga di menit ke-28 melalui tandukan kepala dari sepak pojok yang dilepaskan Mufli.

    Menjelang akhir babak pertama, Iqbal belum puas dengan satu gol. Memanfaatkan sundulan dari Muhammad Alfarezzi, ia kembali menyumbang satu gol ke gawang yang dikawal oleh Castro Cesar. Babak pertama berakhir dengan keunggulan 4-0 untuk Indonesia.

    Baca Juga: PSSI Bicarakan Elkan Baggott, Sinyal Positif Kembali Bela Timnas Indonesia?

    Pada babak kedua, Arlyansyah mencetak gol keduanya pada menit ke-63, setelah menerima umpan silang dari Dony Tri. Skor berubah menjadi 5-0.

    Menjelang akhir pertandingan, Jens Raven yang belum lama masuk menutup pesta gol Indonesia dengan mencetak gol pada menit ke-87. Ia memanfaatkan umpan cantik dari M Riski Afrisal dengan kaki kanan yang akurat.

    Kata Indra Sjafri Usai Laga

    Seusai laga, Indra Sjafri memberikan beberapa pesan penting kepada tim dan para pendukung. Indra Sjafri mengawali pernyataannya dengan ungkapan syukur atas hasil positif di pertandingan pertama. 

    “Pertama tentu kita bersyukur pertandingan pertama kita lewati dengan baik, dan seperti yang direncanakan,” ucap Indra Sjafri, dikutip dari laman resmi PSSI.

    Menurutnya, pertandingan pertama memiliki makna penting karena keberhasilan di laga perdana dapat menjadi modal positif untuk pertandingan berikutnya. 

    Baca Juga: Jadwal Lengkap Piala AFF U-19: Garuda Muda Kontra Filipina di Laga Pertama

    “Kalau biasanya pertandingan pertama itu ada sakralnya, dalam arti kata, kalau kita bisa melewati laga pertama dengan baik, mudah-mudahan pertandingan kedua dan ketiga nanti bisa kita lalui juga dengan baik,” tambahnya.

    Indra Sjafri juga menjelaskan bahwa fase grup ini dimanfaatkan untuk mencari komposisi terbaik tim. “Kami dari pelatih, menjadikan fase grup ini untuk mencari bentuk terbaik atau komposisi terbaik dari tim ini, agar nanti bisa menjadi lebih kuat lagi,” pungkas Indra.

    Meskipun meraih kemenangan besar, Indra Sjafri mengakui bahwa timnya masih menghadapi tantangan dalam hal konsistensi.

    “Kami belum konsisten, jadi game plan yang kita rencanakan serta filosofi yang kita bangun di tim ini, konsistensi itu kadang kelihatan, kadang tidak,” jelas pelatih asal Sumatera Barat itu. 

    Ia menekankan bahwa pada usia muda, pemain butuh waktu dan kesabaran untuk mencapai konsistensi. “Makanya saya pikir, memang di usia muda, butuh waktu dan kesabaran. Cuma ya, saya pastikan akan mengawal mereka secara individual dan kualitas untuk selalu meningkat,” tegasnya.

    Indra Sjafri juga memberikan pesan kepada media dan publik untuk tidak berlebihan dalam memuji tim setelah kemenangan perdana ini. Dirinya khawatir skuad Garuda Nusantara akan merasa jumawa dan terlalu dini berbangga diri.

    Baca Juga: Pesta Gol Tanpa Balas, Timnas Indonesia U-16 Raih Juara Ketiga Piala AFF U-16 2024

    “Kita bangun tim ini bersama-sama, kawal mereka, tidak usah dipuja-puji,” katanya. 

    Ia menegaskan pentingnya menjaga sikap rendah hati dan fokus pada pengembangan jangka panjang. “Saya mohon dengan sangat kepada para awak media, jangan sampai para pemain ini merasa jumawa di laga perdana ini, terus merasa hebat,” tambahnya.

    Menurut Indra, kemenangan besar di laga perdana memang menjadi awal yang baik, namun perjalanan masih panjang. Ia melanjutkan,”Kita masih butuh waktu panjang untuk menyiapkan generasi baru pemain-pemain tim nasional Indonesia.”

    Untuk pertandingan berikutnya, Timnas U-19 Indonesia akan menghadapi Kamboja pada Sabtu, 20 Juli 2024 di tempat yang sama.***

  • Link Live Streaming Timnas U-19 Indonesia vs Filipina Malam Ini: Garuda Muda dalam Kondisi Terbaik!

    Pertandingan sepak bola antara Timnas U-19 Indonesia melawan Filipina dalam turnamen Piala AFF U-19 2024 menjadi momen yang dinantikan oleh banyak penggemar. Laga seru ini akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur pada malam hari ini, Rabu, 17 Juli 2024, pukul 19.30 WIB.

    Link live streaming pertandingan tersebut disediakan dalam artikel ini. Maka dari itu, jangan lewatkan kesempatan untuk mendukung Timnas U-19 Indonesia dalam perjuangan mereka meraih kemenangan di ajang bergengsi Piala AFF U-19 2024.

    Sebagai laga perdana bagi Garuda Muda U-19, persiapan telah dilakukan demi menyabet poin dari Filipina. Para pemain telah melalui serangkaian persiapan intensif dan berada dalam kondisi puncak untuk menghadapi tim berjuluk Azkals tersebut.

    Kata Indra Sjafri Soal Kondisi Pemain

    Pelatih Timnas U-19 Indonesia, Indra Sjafri, memberikan informasi mengenai kondisi para pemainnya jelang Piala AFF U-19 2024.

    “Fit semua (pemain) dan bisa dilihat sendiri, tidak ada satu pun pemain yang cedera dan mereka dalam top performanya,” tutur Indra Sjafri seusai memimpin sesi latihan Timnas U-19 pada Selasa, 16 Juli 2024 di Lapangan Thor, Surabaya.

    Baca Juga: Ji Da Bin Dicoret, Berikut Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2024

    Indra menambahkan, skuad Garuda Muda sudah siap untuk menerapkan berbagai taktik dan rencana permainan yang telah mereka siapkan untuk setiap pertandingan di turnamen Piala AFF U-19. 

    Welber dan kawan-kawan bertekad untuk memberikan yang terbaik dan meraih hasil maksimal di setiap laga. “Di dalam turnamen, kita punya strategi bagaimana kita menjalani turnamen. Lolos di grup harus seperti apa, nanti di semifinal seperti apa, dan final seperti apa,” lanjutnya.

    Indra juga menekankan kepada para pemain tentang pentingnya fokus untuk mengamankan poin dalam setiap pertandingan. Apalagi saat ini, Indonesia menjadi tuan rumah dan Timnas U-19 Indonesia bermain di kandang sendiri. 

    “Karena di grup A ada empat tim, main tiga kali, tiga-tiganya harus menang kalau ingin lolos secara langsung tidak dari tiga terbaik,” jelas Indra Sjafri.

    Mengenai lawan mereka, Filipina U-19, Indra mengaku tidak sepenuhnya tahu kekuatan mereka karena jarang disiarkan di televisi. Namun, tim pelatih telah melakukan analisis melalui rekaman video yang ada untuk mengidentifikasi pemain kunci dan menentukan strategi perlawanan. 

    Baca Juga: Kabar Baik! PSSI Segera Naturalisasi 3 Calon Pemain Timnas Indonesia U-19

    Meskipun informasi soal pemain Filipina terbatas, Indra yakin bahwa skuad U-19 Indonesia mampu tampil maksimal dan meraih kemenangan di laga perdana melawan tim Azkals. Persiapan panjang yang telah dijalani oleh Garuda Muda diharapkan bisa membuahkan hasil positif.

    “Optimistis itu keyakinan, dan saya diajarkan selalu optimistis. Kalau pelatihnya tidak optimistis gimana pemainnya optimistis,” tegas Indra Sjafri.

    Sang pelatih tentunya akan berusaha untuk mencapai target yang ditetapkan. “Saya akan berusaha memenuhi target,” tambahnya.

    Lebih lanjut, Indra berujar, “Tapi jangan digiring saya menjadi seperti Tuhan. Karena saya hanya manusia dan akan berusaha maksimal tentang pemenuhan target itu.”

    Pelatih Filipina Akui Timnya Hanya Bersiap Tiga Bulan

    Pelatih Timnas U-19 Filipina, Josep Maria Ferre, memberikan pandangannya mengenai kekuatan Timnas U-19 Indonesia jelang Piala AFF U-19 2024. Menurut Ferre, Indonesia merupakan tim yang kuat dengan persiapan yang matang. 

    “Mereka memiliki pemain yang bagus. Saya sangat terkejut dengan kerja bagus tim Indonesia. Apalagi mereka mempersiapkan turnamen ini dengan baik,” tutur Ferre.

    Ferre mengungkapkan bahwa timnya hanya memiliki waktu persiapan selama tiga bulan. Meski demikian, ia merasa bahwa tim Filipina terus menunjukkan perkembangan yang signifikan dan sudah siap menghadapi turnamen ini. 

    Baca Juga: Justin Hubner Isyaratkan Hengkang dari Cerezo Osaka, Netizen Beri Dukungan!

    “Saya pikir, tim kami hanya persiapan selama 3 bulan. Tapi kami terus berkembang untuk turnamen ini. Untuk turnamen ini kami pikir Indonesia tim kuat, mereka memiliki kesempatan yang baik,” ungkap pelatih Filipina tersebut.

    Jadwal Pertandingan dan Link Live Streaming

    Timnas U-19 Indonesia tergabung dalam Grup A di Piala AFF U-19 2024 bersama Filipina, Timor Leste, dan Kamboja. Pertandingan perdana akan mempertemukan Indonesia dengan Filipina pada Rabu, 17 Juli 2024. 

    Pertandingan kedua, Garuda Muda kontra Kamboja akan berlangsung pada Sabtu, 20 Juli 2024. Kemudian pada pertandingan ketiga melawan Timor Leste, laga akan diadakan pada Selasa, 23 Juli 2024. Semua pertandingan akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya.

    Bagi para penggemar yang ingin menyaksikan jalannya pertandingan, laga Indonesia vs Filipina di Piala AFF U-19 2024 dapat disaksikan secara live streaming melalui aplikasi Vidio pada Rabu, 17 Juli 2024 dengan kick off pukul 19.30 WIB. 

    Berikut link-nya:

    Link live streaming Timnas U-19 Indonesia vs Filipina Piala AFF U-19 2024

    Dukung terus Garuda Muda dalam perjuangan mereka di Piala AFF U-19 2024 dan jangan lewatkan kesempatan untuk menyaksikan aksi mereka secara langsung!***

  • Ji Da Bin Dicoret, Berikut Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF U-19 2024

    Timnas Indonesia U-19 bakal segera memulai perjuangan mereka di ajang Piala AFF U-19 atau ASEAN U-19 Boys Championship 2024 pada Rabu, 17 Juli 2024. Pada pertandingan pembuka, Garuda Muda akan kontra Filipina di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

    Sebagai persiapan menuju Piala AFF U-19, pelatih Indra Sjafri telah melakukan serangkaian latihan intensif dan seleksi ketat. Awalnya, Indra memanggil 44 pemain untuk pemusatan latihan (TC). Dia juga menjelaskan proses penyaringan ketat dilakukan untuk memilih pemain terbaik. 

    Sistem promosi dan degradasi juga diterapkan. Setelah dilakukan penyaringan, tersisa 28 pemain yang mengikuti pemusatan latihan di Surabaya. “Ada 28 pemain yang kami bawa ke Surabaya. Ada evaluasi setiap individu pemain. Setiap pemilihan secara objektif,” tutur Indra saat jumpa pers jelang laga, Selasa, 16 Juli 2024, dikutip dari laman resmi PSSI.

    Dari 28 pemain tersebut, lima pemain harus mundur dan tidak dapat mengikuti Piala AFF U-19, termasuk Ji Da Bin. Akhirnya, tersisa 23 pemain yang akan membawa nama Indonesia dalam turnamen yang berlangsung dari 17 Juli hingga 29 Juli 2024 mendatang.

    Evaluasi dan Pengembangan Pemain

    Indra Sjafri menyatakan bahwa proses pemilihan pemain telah melalui beberapa tahap evaluasi. Selama pemusatan latihan di Surabaya, para pemain menunjukkan perkembangan signifikan dalam kemampuan mereka. 

    “Seleksi ini tidak hanya tentang pemilihan talenta di lapangan tapi juga tentang attitude pemain di luar lapangan, juga ada psikotes, kami bicara tidak orang perorang tapi secara permainan, kolektif, yang kita pilih secara objektif,” pungkas Indra.

    Menghadapi Filipina di pertandingan pembuka, Indra menekankan bahwa setiap tim di Grup A memiliki potensi dan telah mengalami perubahan. Hal ini membuat persaingan semakin ketat dan tidak ada ruang untuk meremehkan lawan. Filipina akan menjadi tantangan yang harus dihadapi dengan serius.

    “Semua tim peserta grup A bagus, ada banyak perubahan, pembinaan di setiap negara. Jadi kami tidak akan menganggap remeh lawan. Kami tidak terlalu jauh mengomentari lawan, kami fokus pada tim sendiri. Tentu saja kami ingin menang,” tambah Indra.

    Baca Juga: Kabar Baik! PSSI Segera Naturalisasi 3 Calon Pemain Timnas Indonesia U-19

    Selain fokus pada Piala AFF U-19, Indra juga memandang turnamen ini sebagai bagian dari persiapan menuju Piala AFC U-20 yang akan diadakan pada bulan September mendatang. Oleh karena itu, setiap pertandingan dalam Piala AFF U-19 menjadi momen penting untuk menguji kekuatan tim dan strategi yang telah disiapkan.

    Daftar Nama Pemain Timnas Indonesia U-19

    Dalam skuad final Timnas Indonesia U-19 untuk Piala AFF U-19 2024, tidak tertera nama Ji Da Bin. Padahal, ia termasuk pemain yang sering dipanggil untuk membela Merah Putih di kelompok usia.

    Pemain muda ASIOP itu sudah cukup lama membersamai Timnas Indonesia U-19. Indra Sjafri juga membawanya di ajang Toulon Cup beberapa waktu lalu. Ji Da Bin membuktikan kualitasnya lewat laga uji coba melawan China pada bulan Maret 2024 lalu dengan menyumbang satu gol.

    Sebelum mencatatkan namanya di skuad U-19, Ji Da Bin turut membela Indonesia di ajang Piala Dunia U-17 2023. Ia selalu menjadi starter pada beberapa laga di ajang bergengsi tersebut.  

    Baca Juga: Jadwal Lengkap Piala AFF U-19: Garuda Muda Kontra Filipina di Laga Pertama

    Selain Ji Da Bin, empat pemain yang dicoret dari daftar akhir diantaranya adalah Muhammad Darel Valentino Erlangga, Muhammad Farhan Sopiulloh, Fandi Bagus Pamungkas, serta Rahmat Syawal.

    Meski beberapa pemain harus dikeluarkan karena Indra hanya bisa mendaftarkan 23 pemain, ia masih tetap mempertahankan dua pemain keturunan. Jens Raven dan Welber Jardim turut dibawa untuk bermain dalam turnamen. 

    Berikut adalah daftar lengkap 23 pemain yang akan berlaga di Piala AFF U-19 2024:

    1. Ikram Algiffari – Semen Padang
    2. I Wayan Artha Wiguna – Bali United
    3. Fitrah Maulana Ridwan – Persib Bandung
    4. Sulthan Zaky Pramana Putra Razak – PSM Makassar
    5. M. Iqbal Gwijangge – Barito Putera
    6. Kadek Arel Priyatna – Bali United
    7. Meshaal Hamzah Bashier Oman – Persija Jakarta
    8. Muhammad Alfahrezi Buffon – Borneo FC
    9. Dony Tri Pamungkas – Persija Jakarta
    10. Alexandro Felix Kamuru – Barito Putera
    11. Muhammad Mufli Hidayat – PSM Makassar
    12. Rizdjar Nurviat Subagja – Borneo FC
    13. Muhammad Kafiatur – Dewa United
    14. Muhammad Ragil – Bhayangkara FC
    15. Tony Firmansyah – Persebaya Surabaya
    16. Figo Dennis Saputrananto – Persija Jakarta
    17. Welberlieskoot De Jardim – Sao Paolo FC
    18. Muhammad Mufdi Iskandar – Malut Selection
    19. Muhammad Riski Afrisal – Madura United
    20. Marselinus Ama Ola – UD Logrones
    21. Arlyansyah Abdulmanan – Persija Jakarta
    22. Arkhan Kaka Putra Purwanto – Persis Solo
    23. Jens Raven – FC Dordrecht

    Garuda Muda U-19 akan mengawali perjalanan di Piala AFF U-19 dengan menghadapi Filipina pada tanggal 17 Juli 2024 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Kick-off akan dimulai pada pukul 19.30 WIB.

    Setelah itu, Tim Merah Putih akan bertanding melawan Kamboja pada tanggal 20 Juli dan Timor Leste pada tanggal 23 Juli 2024, di lokasi dan waktu yang sama.***

  • Kabar Baik! PSSI Segera Naturalisasi 3 Calon Pemain Timnas Indonesia U-19

    Kabar baik datang dari pemain keturunan Indonesia yang saat ini berkiprah di Belanda. Jelang Piala AFF U-19 2024, PSSI berencana melanjutkan proses naturalisasi untuk tiga pemain keturunan yang akan memperkuat Garuda Muda U-19. 

    Sebelumnya, PSSI telah menyelesaikan proses naturalisasi Jens Raven. Ia resmi disumpah menjadi WNI pada 27 Juni 2024. Saat ini, Jens Raven sudah bergabung dengan Pemusatan Latihan (TC) Timnas Indonesia U-19 sebagai persiapan untuk menghadapi Piala AFF U-19 2024.

    Tiga pemain keturunan yang rencananya akan segera menjalani proses naturalisasi adalah Mauresmo Hinoke, Tim Geypens, dan Dion Markx. Manajer Timnas U-19, Ahmed Zaki, menjelaskan bahwa ketiga pemain tersebut memiliki posisi yang berbeda-beda di lapangan.

    Dia juga berharap ketiga pemain ini dapat tampil bersama Timnas Indonesia U-19 pada Kualifikasi Piala Asia U-20 2025. Namun, Ahmed Zaki belum dapat memberikan kepastian mengenai hal tersebut karena proses naturalisasi memerlukan waktu yang cukup lama.

    Berkas-berkas dan persyaratan yang harus disiapkan menjadi faktor yang mempengaruhi durasi proses ini. “Nanti kita lihat proses kewarganegaraan Indonesia-nya seperti apa, karena (akan) memakan waktu, seperti berkas yang harus dilengkapi dan persyaratan lainnya,” ungkapnya saat ditemui wartawan pada Rabu, 10 Juni 2024.

    Berikut ini profil singkat tiga calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia U-19.

    Tim Geypens

    Tim Geypens lahir di Oldenzaal, Belanda, pada 1 Juni 2005.  Meskipun asal-usul tepat dari keluarganya masih belum banyak terungkap di media massa, bakatnya di dunia sepak bola tidak dapat disangkal. Baru-baru ini, Tim menyelesaikan kepindahannya dari FC Twente U-21 ke FC Emmen yang berlaga di Eerste Divisie 2024/2025, kasta kedua Liga Belanda.

    Pada musim lalu, Tim Geypens mencatatkan total 20 penampilan untuk FC Twente U-21 dan U-18 dengan jumlah menit bermain mencapai 1.643 menit. Ia juga berhasil mencetak satu gol dan mendapatkan satu kartu kuning. 

    Salah satu pencapaian penting dalam kariernya adalah ketika ia masuk tim senior FC Twente di Eredivisie pada musim lalu dan menjadi pemain cadangan dalam pertandingan melawan AFC Ajax pada 27 Januari 2024.

    Mauresmo Hinoke

    Nama lengkap dari pemain muda berbakat ini adalah Hinoke Mauresmo Johannes Jacob Danny Silvinho, namun lebih akrab dikenal sebagai Mauresmo Hinoke. Ia lahir di Breda, Belanda. Darah Indonesianya didapatkan dari kedua orang tuanya yang berasal dari Maluku. 

    Saat ini, Mauresmo Hinoke tengah mengasah bakatnya di FC Dordrecht U-21. Musim lalu, pemain berusia 19 tahun ini mencatatkan penampilan impresif dengan mencetak tiga gol dari 18 pertandingan sebagai seorang winger. 

    Performanya yang cemerlang membuatnya menjadi salah satu pemain yang paling menonjol di Timnas Indonesia U-20 selama perhelatan Toulon Cup 2024. Ia berhasil menyumbang satu gol dari lima laga. 

    Dion Markx

    Darah Indonesia mengalir kuat dalam diri Dion Markx, terutama karena ayahnya berasal dari Palembang, Sumatera Selatan. Markx juga memiliki banyak kerabat yang tinggal di Jakarta. Pemain muda ini memiliki tinggi badan 188 cm.

    Saat ini, Dion Markx tercatat sebagai pemain NEC Nijmegen U-21. Pada musim lalu, ia mencatatkan 24 penampilan dengan total waktu bermain mencapai 1.871 menit. Selain itu, Dion Markx juga dua kali membela Timnas Indonesia U-20 di Toulon Cup 2024.

    Tanggapan Menpora Dito

    Menanggapi keinginan PSSI menambah pemain baru untuk memperkuat skuad U-19, Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo, mengungkapkan bahwa rencana untuk menaturalisasi ketiga pemain tersebut masih dalam tahap penelusuran terkait persyaratannya. 

    Baik Tim Geypens, Mauresmo Hinoke, dan Dion Markx, ketiganya sempat memperkuat Timnas Indonesia U-20 dalam Toulon Cup 2024 atau Maurice Revello Tournament yang diadakan di Prancis pada bulan Juni 2024.

    Dito menyebutkan bahwa dirinya telah menerima laporan dari Manajer Timnas Indonesia U-19 yang menemani para pemain saat mereka berlatih untuk persiapan mengikuti Toulon Cup 2024. Meski demikian, pihak Kemenpora belum menindaklanjuti permintaan PSSI.

    Menurut Dito, ada kemungkinan bagi ketiganya untuk mendapatkan paspor Indonesia tanpa harus melalui proses naturalisasi. Maka dari itu, pihaknya masih melakukan penelusuran lebih lanjut.

    “Apakah (rencana tambahan tiga pemain diaspora) melalui naturalisasi atau ternyata di usianya mereka ini masih bisa memilih warga negara. Masih ditelusuri,” ujar Dito pada Kamis, 11 Juni 2024 kepada awak media di Jakarta.

    Kemungkinan ketiganya bisa menjadi WNI tanpa naturalisasi dapat terwujud jika mereka berstatus sebagai anak berkewarganegaraan ganda terbatas (ABG). 

    Merujuk Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia, ABG adalah anak yang lahir dari perkawinan sah antara seorang ayah warga negara Indonesia dan ibu warga negara asing, atau sebaliknya. 

    Dengan status ini, mereka berhak mendapatkan paspor Republik Indonesia hingga usia maksimal 21 tahun. Ini merupakan usia di mana mereka harus memilih salah satu kewarganegaraan orang tuanya.***

  • Bukan Lolos Piala Dunia 2026, Ini Target Shin Tae-yong di Kontrak Terbaru Bersama Timnas Indonesia

    Beberapa waktu lalu, pecinta sepak bola Indonesia dikhawatirkan dengan perpanjangan kontrak Shin Tae-yong yang tidak kunjung ditandatangani. Kekhawatiran semakin menjadi lantaran Coach STY, sapaan akrab Shin Tae-yong diisukan menjadi kandidat kuat sebagai pelatih Timnas Korea Selatan.

    Menepis berbagai rumor, baru-baru ini Shin Tae-yong menandatangani perpanjangan kontrak sebagai pelatih Timnas Indonesia. Kontrak baru tersebut akan berlangsung hingga tiga tahun ke depan, atau sampai tahun 2027. 

    Rangkaian prestasi gemilang yang dicapai Shin Tae-yong lah yang membuat PSSI yakin untuk memberikan perpanjangan kontrak kepadanya hingga tahun 2027. Dengan perpanjangan kontrak ini, tentunya ada target baru yang harus dicapai oleh Shin Tae-yong bersama Timnas Indonesia.

    Kiprah Shin Tae-yong Bersama Garuda Muda

    PSSI kembali mengontrak Shin Tae-yong lantaran mantan pesepak bola Korea Selatan itu berhasil mencapai target yang telah ditetapkan sebelumnya. Pada saat itu, Shin Tae-yong ditugaskan untuk membawa Timnas Indonesia senior lolos dari fase grup Piala Asia 2023. Sementara untuk Timnas U-23, ia ditugasi untuk mencapai babak perempat final di Piala Asia U-23.

    Dengan kerja keras dan strategi yang matang, Shin Tae-yong tidak hanya berhasil mencapai target tersebut, tetapi juga mampu melampauinya. Timnas Indonesia U-23 berhasil melaju hingga babak semifinal Piala Asia U-23. Ini merupakan sebuah pencapaian yang mengejutkan banyak pihak.

    Prestasi Shin Tae-yong tidak berhenti di situ. Timnas Indonesia U-23 juga hampir mendapatkan tiket untuk berlaga di Olimpiade Paris 2024, jika saja tidak terkalahkan oleh Guinea dalam laga play-off Juni lalu.

    Baru-baru ini, Shin Tae-yong kembali membuat gebrakan mengejutkan dengan membawa Timnas Indonesia melaju ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Ini menambah daftar panjang prestasi yang diraih di bawah kepemimpinannya.

    Target PSSI untuk Shin Tae-yong

    Ada target baru yang harus dicapai oleh Shin Tae-yong dalam kontrak terbarunya. Berdasarkan penuturan Arya Sinulingga, anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, target utama Shin Tae-yong adalah membawa Timnas Indonesia menembus peringkat 100 besar dunia. 

    Hal tersebut disampaikan Arya setelah diskusi riset Football Institute di Barito Mansion, Jakarta pada 9 Juli 2024. Arya menjelaskan bahwa Shin Tae-yong hanya dibebani untuk membawa Timnas Indonesia masuk ke peringkat 100 besar dunia. 

    “Gini, kalau target kan kita untuk pelatih sendiri kan kita berharap mencapai (ranking) 100,” kata Arya pada Selasa, 9 Juli 2024.

    Sementara untuk lolos ke Piala Dunia 2026, Arya mengaku target tersebut tidak masuk ke dalam kontrak Shin Tae-yong. Meski begitu, hal itu tetap perlu diupayakan semaksimal mungkin.

    “Target itu (lolos ronde 3) tidak masuk dalam kontrak, tapi kalau kami ingin lewat ronde 3 atau lewat Piala Dunia ya ini ya kami sih berharap jangan sampai play-off,” pungkas Arya.

    Selain tidak adanya target untuk lolos putaran ketiga Piala Dunia 2026 zona Asia, target Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 juga tidak disebutkan. Hal ini karena masa jabatan Ketua Umum PSSI Erick Thohir akan berakhir pada 2027.

    Piala Dunia 2026 Bisa Jadi Ajang untuk Menaikkan Ranking FIFA

    Keikutsertaan Garuda Muda dalam putaran ketiga Piala Dunia 2026 zona Asia membuka peluang untuk meningkatkan peringkat FIFA Timnas Indonesia. Setiap kemenangan atau hasil imbang melawan tim-tim kuat akan memberikan tambahan poin yang signifikan dalam peringkat dunia. 

    Ini sejalan dengan salah satu tujuan jangka panjang PSSI, yaitu membawa Timnas Indonesia ke peringkat 100 besar dunia. Saat ini, berdasarkan pemeringkatan FIFA per 20 Juni 2024, skuad Garuda menduduki posisi ke-134.

    Pada putaran ketiga Piala Dunia 2026 zona Asia, Timnas Indonesia tergabung dalam grup C. Tim Merah Putih akan berhadapan dengan Jepang, Arab Saudi, Australia, China, dan Bahrain.

    Putaran ketiga akan dimulai September mendatang. Meski memiliki kesempatan untuk menambah poin FIFA, jalan yang perlu dilewati tentu tidak mudah. Lawan Garuda Muda di grup C terbilang tangguh. Semua tim dikenal memiliki sejarah dan reputasi yang kuat dalam sepak bola internasional.

    Sebut saja Arab Saudi, Jepang, dan Australia, ketiga negara tersebut merupakan langganan Piala Dunia. Dengan kualitas lawan yang tinggi itulah, federasi tidak memasang target untuk lolos. Meski demikian, PSSI berharap setidaknya Timnas Indonesia bisa melanjutkan kiprahnya ke Ronde 4. 

    “Gini ya, kita harus tahu nih, yang namanya di grup kita ini tiga itu adalah langganan Piala Dunia. Sementara yang lolos round 3 itu dua, artinya ada satu langganan yang tidak bisa lolos,” tutur Arya.

    “Berharapnya ketika Ronde 4 memang (peringkat) 3-4 ya, peringkat 4 (di Ronde 3) lah. Kan begitu ya. Jadi ya, udah tau ini berat banget grup, tapi kita nothing to lose kan. Kita realistis tapi berjuang habis-habisan.” tambahnya.***

  • Sukses Rebut Tiket Final Euro 2024, Inggris Akhiri Kutukan ‘Tim Jago Kandang’

    Inggris akhirnya melaju ke partai final Euro 2024 dan mengakhiri kutukan tim jago kendang. Tim Harry Kane itu mengalahkan Belanda pada babak semifinal, Kamis (11/7) dini hari WIB. Inggris sempat tertinggal dari De Oranje sebelum menang 2-1 di Signal Iduna Park, Dortmund.

    Harry Kane dan kawan-kawan melakukannya setelah mengalahkan Belanda di babak semifinal, Kamis (11/7) dini hari WIB. Inggris yang tertinggal lebih dulu mampu comeback untuk menang 2-1 atas De Oranje di Signal Iduna Park, Dortmund.

    Hasil ini merupakan pencapaian tertinggi bagi Inggris di turnamen besar ketika berlaga di luar kendang. Di beberapa ajang, baik Euro atau Piala Dunia, Inggris mencatatkan prestasi terbaik dengan menempati urutan keempat di Piala Dunia 2018.

    Sebelum itu, Inggris hanya memberikan catatan terbaiknya ketika bermain sebagai tuan rumah.

    Untuk pertama kalinya, Inggris menjuarai Piala Dunia pada tahun 1966. The Three Lions yang tampil di depan publik sendiri mengalahkan Jerman dengan skor 4-2 lewat babak perpanjangan waktu.

    Di Euro 1996, Paul Gascoigne dan kawan-kawan juga berhasil melangkah jauh, langkah Inggris baru terhenti pada babak semifinal.

    Inggris kemudian melawan Jerman untuk memperebutkan tempat ketiga. Namun tuan rumah harus tunduk dari Jerman setelah kalah adu penalti karena 120 menit sebelumnya skor tetap imbang 1-1.

    Inggris juga membuat torehan apik lainnya di Euro 2020. Namun, saat itu Inggris bukan satu-satunya tuan rumah karena ada 10 negara lain yang ditunjuk.

    Inggris mampu melangkah jauh. Namun keinginan untuk mengangkat trofi juara harus kandas setelah kalah dari Italia melalui adu penalti dengan skor 2-3.

    Ollie Watkins jadi Pahlawan Inggris di Euro 2024

    Ollie Watkins menjadi pahlawan Inggris setelah negaranya dipastikan masuk ke final Euro 2024. Watkins menjebol gawang Belanda pada babak semifinal Euro 2024 di masa injury time babak kedua. Pertandingan Inggris vs Belanda itu ditutup dengan skor 2-1.

    Ia adalah satu dari tiga penyerang murni yang dibawa Inggris untuk tampil di Euro Cup 2024. Dua penyerang lainnya yaitu kapten tim Harry Kane dan Ivan Toney.

    Sebelum bermain di Aston Villa, penyerang berusia 28 tahun itu harus melewati jalan berliku. Pemilik nama lengkap Oliver George Arthur Watkins ini meniti karirnya dari bawah.

    Watkins mulai menekuni karirnya sebagai pemain sepak bola saat membela Exeter City. Kala itu Exeter bermain di kompetisi kasta keempat Inggris atau League Two.

    Ia juga sempat menjadi pemain pinjaman selama satu musim di klub kasta keenam sepak bola Inggris, Weston-super-Mare.

    Bermain di Exeter selama tiga musim, Watkins lalu bergabung dengan Brentford yang tampil di Championship. Selama tiga musim bermain di sana, Watkins mencatatkan 45 gol dari 132 pertandingan.

    Di musim 2019/2020 ia berhasil membukukan 26 gol di seluruh kompetisi. Sayangnya, Brentford gagal promosi setelah kalah di babak final playoff.

    Baca Juga: Italia Vs Albania: Diwarnai Rekor, Sang Juara Bertahan Buka Euro 2024 dengan Menang Comeback

    Ketajamannya dalam bermain bola ternyata membuat Aston Villa terpikat. The Villans merekrut Watkins senilai 28 juta poundsterling yang saat itu menjadi rekor transfer klub.

    Langkah Villa terbukti tidak salah. Pemain yang mengantarkan Inggris ke final Euro 2024 ini menjelma sebagai salah satu mesin gol terbaik di Liga Inggris.

    Jadwal Spanyol vs Inggris di Final Euro 2024

    Spanyol akan berhadapan dengan Inggris di final Euro 2024 setelah sama-sama menang di babak semifinal.

    Sebelumnya, Spanyol menjadi tim pertama yang merebut tiket final. La Furia Roja berhasil mengalahkan Prancis di babak semifinal dengan skor 2-1, Rabu (10/7) dini hari WIB.

    Hasil ini memaksa Inggris untuk melawan Spanyol di partai final Euro 2024. Pertandingan Spanyol vs Inggris akan digelar di Olympiastadion, Berlin, Senin (15/7) pukul 02.00 WIB.

    Spanyol sendiri berhasil masuk final dengan rapor yang sangat apik. Yamal dan kawan-kawan sukses menyapu bersih enam pertandingan sejak fase grup.

    Sedangkan Inggris tidak mencatatkan skor sempurna seperti Spanyol untuk meraih final Euro 2024. Performa Inggris naik dan turun meski akhirnya sampai di babak final.

    Partai final ini akan menjadi kesempatan emas bagi Inggris untuk meraih gelar pertama mereka di Piala Eropa.

    Jadwal Final Euro 2024 Spanyol vs Inggris

    Spanyol vs Inggris/Final Euro 2024/ Olympiastadion, Berlin/ Senin (15/7) pukul 02.00 WIB.

  • Justin Hubner Isyaratkan Hengkang dari Cerezo Osaka, Netizen Beri Dukungan!

    Beredar kabar bahwa para petinggi Wolverhampton Wanderers memiliki rencana untuk memulangkan Justin Hubner ke klub dalam waktu dekat. Bek muda berbakat tersebut tidak akan melanjutkan masa peminjamannya di Cerezo Osaka meskipun masih terikat kontrak hingga Desember 2024.

    Kabarnya, Wolves merasa kecewa dengan perkembangan menit bermain yang diperoleh Justin Hubner selama masa peminjamannya di Cerezo Osaka.

    Menurut laporan dari Transfermarkt, klub lebih memilih untuk memasukkan Justin dalam persiapan pramusim bersama skuad yang dipimpin oleh Gary O’Neil, daripada membiarkannya menghabiskan waktu lebih lama di bangku cadangan Cerezo Osaka.

    Keputusan ini diambil demi memaksimalkan potensi dan perkembangan karir pemain Timnas Indonesia itu di lingkungan yang lebih kompetitif.

    “Muncul rumor di permukaan bahwa Wolves ingin memanggil pulang Justin lebih awal dari perjanjian karena kurangnya kesempatan bermain di klub jepang tersebut. Terlebih tim EPL sedang mempersiapkan skuadnya untuk Liga Inggris musim 2024/2025 yang akan segera bergulir,” tulis Transfermarkt Indonesia melalui laman Instagram-nya.

    Senada dengan laporan Transfermarkt, postingan X @/idn_abroard menuliskan bahwa Justin memberi isyarat melalui Instagram Ekslusifnya bahwa dirinya akan meninggalkan Cerezo Osaka bulan ini. Pemain yang lahir di Den Bosch pada 14 September 2023 itu akan kembali ke parent club-nya alias Wolves atau mungkin saja kembali dipinjamkan.

    Perjalanan Justin Hubner di Cerezo Osaka

    Ketika pertama kali menyetujui kesepakatan peminjaman Justin Hubner dari Wolverhampton Wanderers, Cerezo Osaka telah berjanji akan memberikan tempat reguler bagi bek berusia 20 tahun tersebut. Namun, kenyataan yang dihadapi Hubner ternyata jauh berbeda.

    Pada Maret 2024, Wolves memutuskan untuk meminjamkan Justin Hubner ke Cerezo Osaka dengan harapan sang pemain muda akan mendapatkan banyak pengalaman bermain yang signifikan. Masa peminjaman ini direncanakan berlangsung selama satu tahun, atau hingga akhir 2024.

    Menit bermain yang cukup sangat penting bagi pemain muda seperti Justin Hubner untuk meningkatkan jam terbang dan pengembangan kariernya.

    Namun, situasi yang dialami bek keturunan Belanda-Indonesia ini di Cerezo Osaka tidak seperti yang diharapkan. Justin Hubner kesulitan menembus tim utama dan hanya tampil dalam delapan pertandingan di semua kompetisi. 

    Total waktu bermain Justin Hubner hanya 190 menit sejak bergabung pada Maret lalu. Rinciannya, di Liga 1 Jepang 2024 Justin Hubner tampil selama 83 menit. Ia bermain enam kali dan hanya sekali sebagai starter. Justin tidak bermain penuh, hanya 75 menit saat melawan Vissel Kobe pada pekan ke-13.

    Penampilan preman Timnas itu sedikit lebih baik di Piala Liga Jepang dengan total waktu bermain sebanyak 107 menit. Di putaran kedua melawan Iwate Grulla Morioka, Justin bermain penuh. Dia kembali menjadi starter di babak ketiga melawan FC Ryukyu. Namun, pada laga tersebut, dia harus meninggalkan lapangan lebih awal setelah menerima kartu merah di menit ke-17. 

    Selebihnya, peran Justin lebih sering sebagai pemain pengganti yang masuk pada menit-menit akhir pertandingan. Bahkan, dalam tiga pertandingan terakhir, Justin lebih lama menghangatkan bangku cadangan dan hanya dimainkan selama satu menit sebelum peluit panjang berbunyi.

    Sebagai pemain yang dianggap memiliki prospek cerah oleh manajemen Wolverhampton Wanderers, perjalanan Justin di Cerezo Osaka sangat mengecewakan. Kondisi Justin Hubner di Cerezo Osaka sangat kontras dengan pengalamannya saat masih bermain untuk Wolves. 

    Meski hanya di tim U-21, di sana Justin bisa mengasah kemampuannya secara teratur melalui pertandingan dan bahkan dipercaya sebagai kapten tim.

    Wolves mengambil keputusan untuk meminjamkan Justin ke Jepang dengan tujuan memberikan tantangan baru dan meningkatkan pengalaman internasionalnya. Namun, apa yang terjadi di Cerezo Osaka tidak sesuai dengan ekspektasi. 

    Situasi ini tidak hanya mengecewakan Wolverhampton tetapi juga merugikan perkembangan karier Justin Hubner yang masih muda dan penuh potensi.

    Dukungan Pecinta Sepak Bola Indonesia

    Kabar hengkangnya Justin Hubner dari Cerezo Osaka didukung oleh para pecinta sepak bola Indonesia. Justin yang hanya mendapat sedikit bermain di Cerezo Osaka dianggap lebih baik pulang ke klub utama atau bermain di Eropa.

    Bagus, mungkin bisa dpt club di League one. Lagian random bngt loan ampe ke Jepang, liganya emng bagus, tapi disana di harus adaptasi ama culture, makanan & bahasa yg berbeda. Kalo masih di Inggris/Eropa senggaknya di udah lebih kenal budayanya,” tulis akun @/Juliann_felix.

    Emang ngga cocok pemain muda tanpa pengalaman ke J league nih, soalnya disana jelas lebih mengutamakan pemain lokal toh pemain lokal mereka emang bagus-bagus,” timpal akun @/LevyAckerman9.

    Bagus lah, moga2 aja dia ntar di loan ke tim Championship atau League One yg bisa ngasih banyak menit maen biar mkn berkembang. J-League ini emg keliatan kurang ramah sama pemain Indo, dulu lilipaly lmyn moncer di liga Belanda pindah ke J-League malah cm dijadiin camat.” tutur akun @/Kecubung_Sakti.

    Apapun keputusan Wolves kedepannya untuk Justin Hubner, netizen berharap bek potensial tersebut bisa mendapatkan kesempatan bermain yang layak di klub selanjutnya.***