Category: Sports

  • Jadwal Timnas Indonesia 2025: Laga Penting vs Australia & Persiapan Menuju Piala Dunia 2026

    Cari tahu jadwal Timnas Indonesia terbaru di Kualifikasi Piala Dunia 2026! Artikel ini merangkum detail pertandingan, analisis performa, dan info terkini seputar Timnas Indonesia, termasuk laga sengit Indonesia vs Australia. Simak selengkapnya untuk tidak ketinggalan update!


    Jadwal Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026

    Timnas Indonesia akan menghadapi serangkaian pertandingan krusial di Grup C babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Berikut jadwal Indonesia yang wajib ditandai:

    • 20 Maret 2025: Australia vs Indonesia
    • Lokasi: Sydney Football Stadium, Sydney
    • Waktu: 16.10 WIB
    • Siaran Langsung: RCTI & GTV
    • Prediksi: Laga terberat Timnas Indonesia melawan juara grup Asia.
    • 25 Maret 2025: Indonesia vs Bahrain
    • Lokasi: Stadion GBK, Jakarta
    • Waktu: 20.45 WIB
    • Tiket: Mulai dijual 4 Maret 2025 via Garuda ID.
    • 5 Juni 2025: Indonesia vs China
    • Lokasi: Jakarta (Stadion TBD)
    • Waktu: Menunggu konfirmasi resmi.
    • 10 Juni 2025: Jepang vs Indonesia
    • Lokasi: Saitama, Jepang
    • Waktu: Belum diumumkan.

    Jadwal Timnas ini menempatkan Skuad Garuda melawan raksasa Asia seperti Jepang dan Australia. Pastikan saksikan duel Indonesia vs Australia sebagai laga penentu peringkat grup!

    Baca Juga: Cara Nonton Live Streaming Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Gratis


    Peluang Lolos Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026

    Timnas Indonesia saat ini berada di posisi ketiga Grup C dengan 6 poin, hanya selisih 1 poin dari Australia di peringkat kedua. Untuk lolos otomatis, Skuad Garuda harus finis di dua besar.

    Faktor Pendukung:

    1. Pelatih Baru: Patrick Kluivert menggantikan Shin Tae-yong, membawa strategi ofensif.
    2. Pemain Naturalisasi: Ole Romeny, Emil Audero (Inter Milan), dan Dean James siap memperkuat pertahanan.
    3. Dukungan Kandang: Laga vs Bahrain dan China di Jakarta jadi kesempatan raih poin penuh.

    Analisis Laga Indonesia vs Australia: Kunci Kemenangan

    Jadwal Indonesia vs Australia pada 20 Maret 2025 di Sydney menjadi penentu nasib Skuad Garuda. Australia unggul secara statistik, tetapi Timnas Indonesia punya keunggulan:

    • Strategi Kluivert: Fokus pada serangan balik cepat.
    • Mental Pemain: Semangat tinggi pasca-kemenangan di laga sebelumnya.
    • Dukungan Suporter: Siaran langsung RCTI/GTV diperkirakan ditonton 20 juta penonton.

    Prediksi Skor: Australia 2-1 Indonesia. Namun, dengan performa maksimal, Timnas berpeluang bawa pulang 1 poin!


    Info Terkini Seputar Timnas Indonesia

    • Jersey Baru 2025: Desain terbaru dari Erspo resmi diluncurkan 15 Februari 2025 (harga mulai Rp199.000).
    • Tiket Laga Kandang: Segera daftar Garuda ID untuk akses pre-sale tiket vs Bahrain.
    • Jadwal Latihan: Timnas akan menggelar TC di Turki pada Februari 2025.

    Mengapa Anda Harus Tahu Jadwal Timnas Indonesia?

    1. Dukung Garuda: Setiap laga adalah sejarah menuju Piala Dunia 2026.
    2. Tiket Terbatas: Pertandingan kandang selalu ramai! Pesan tiket cepat disini.
    3. Siaran Langsung: Saksikan momen epic Timnas Indonesia vs Australia di RCTI/GTV.

    FAQ Seputar Jadwal Timnas:
    Q: Kapan tiket laga Indonesia vs Bahrain dijual?
    A: Mulai 4 Maret 2025 via Garuda ID.

    Q: Siapa pemain kunci Timnas di laga vs Australia?
    A: Pratama Arhan (bek sayap) dan Saddil Ramdani (playmaker).


    Jangan lewatkan momen bersejarah Timnas Indonesia! Catat jadwal Timnas di kalender, saksikan siaran langsung, dan dukung Garuda di stadion! Segera dapatkan tiket vs Bahrain di sini!

  • Hasil Drawing 16 Besar Liga Champions 2024/2025: Jadwal, Duel PSG vs Liverpool, dan Derbi Madrid

    Hasil drawing babak 16 besar Liga Champions 2024/2025 akhirnya diumumkan UEFA di Nyon, Swiss. Duel panas seperti PSG vs Liverpool dan Derbi Madrid antara Real Madrid vs Atletico Madrid menjadi sorotan utama. Simak jadwal lengkap, prediksi, dan cara menyaksikan laga-laga seru ini!


    Hasil Lengkap Drawing 16 Besar Liga Champions 2024/2025

    Berikut daftar pertandingan babak 16 besar UCL 2024/2025:

    1. Aston Villa vs Club Brugge
    2. Borussia Dortmund vs Lille
    3. Real Madrid vs Atletico Madrid (Derbi Madrid)
    4. Bayern Munich vs Bayer Leverkusen (Duel Jerman)
    5. Arsenal vs PSV Eindhoven
    6. Inter Milan vs Feyenoord
    7. Liverpool vs PSG (Laga Blockbuster)
    8. Barcelona vs Benfica

    Pertandingan akan dilaksanakan dalam dua leg:

    • Leg Pertama: 4–5 Maret 2025 (Kandang tim play-off)
    • Leg Kedua: 11–12 Maret 2025 (Kandang tim unggulan)

    Duel PSG vs Liverpool dan Derbi Madrid: Pertandingan Paling Ditunggu

    Liverpool vs PSG: Dua Raksasa Bertemu

    Liverpool (juara fase grup) akan berhadapan dengan PSG yang lolos via play-off. Pertemuan ini menghadirkan duel ofensif antara Mohamed Salah (Liverpool) dan pemain PSG pasca-kepergian Kylian Mbappé. PSG tampil perkasa di play-off dengan agregat 10-0 atas Brest, sementara Liverpool dominan di fase grup. Siapakah yang akan menang?

    Derbi Madrid: Real vs Atletico

    Real Madrid (juara bertahan) kembali berhadapan dengan rival sekota, Atletico Madrid. Los Blancos kini diperkuat Mbappé, sedangkan Atletico mengandalkan strategi defensif Diego Simeone. Laga ini tak hanya soal poin, tapi juga gengsi ibu kota Spanyol!


    Jadwal dan Cara Menonton Babak 16 Besar UCL 2025

    • Jadwal Leg Pertama: 4–5 Maret 2025 (Tayang di Vidio dan UEFA TV).
    • Jadwal Leg Kedua: 11–12 Maret 2025 (Siaran langsung di platform yang sama).

    Pastikan Anda tidak ketinggalan dengan mengakses:

    • Situs resmi UEFA
    • Aplikasi streaming Vidio

    Prediksi Tim yang Lolos ke Perempat Final

    1. Real Madrid vs Atletico Madrid: Los Blancos diunggulkan dengan serangan Mbappé.
    2. Liverpool vs PSG: Peluang seimbang, tapi PSG berpotensi kejutan.
    3. Bayern Munich vs Bayer Leverkusen: Bayern lebih berpengalaman di fase knock-out.
    4. Barcelona vs Benfica: Barcelona diharapkan lolos dengan mudah.

    FAQ: Pertanyaan Seputar Drawing Liga Champions 2025

    1. Kapan jadwal leg pertama babak 16 besar?
      Pertandingan dimulai 4–5 Maret 2025.
    2. Di mana menonton Liga Champions 2025?
      Siaran langsung tersedia di Vidio dan UEFA TV.
    3. Siapa kuda hitam babak 16 besar?
      Lille dan Aston Villa patut diwaspadai!

    Babak 16 besar Liga Champions 2024/2025 menjanjikan drama tak terduga! Dari PSG vs Liverpool hingga Derbi Madrid, siapkan diri untuk aksi spektakuler. Bagaimana prediksimu? Tulis di kolom komentar dan ikuti update terbaru di media sosial @ChampionsLeague!

  • Hasil Imbang Madura United vs PSBS Biak: Dampaknya pada Klasemen Liga 1 2024/2025

    Madura United kembali gagal meraih kemenangan saat menjamu PSBS Biak dalam lanjutan BRI Liga 1 Indonesia 2024/2025. Bermain di Stadion Gelora Bangkalan, Jawa Timur, Sabtu (8/2), kedua tim harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 0-0. Hasil ini berdampak signifikan terhadap posisi mereka di klasemen Liga 1.

    Jalannya Pertandingan: Dominasi Tanpa Gol

    Sejak awal laga, Madura United tampil agresif dengan strategi menyerang yang mendominasi jalannya pertandingan. Peluang emas tercipta di menit ke-12 melalui sepakan Luiz Morais Dos Reis (Lulinha), namun gagal berbuah gol. Meskipun “Laskar Sape Kerrap” terus melancarkan serangan, kokohnya pertahanan PSBS Biak membuat mereka kesulitan menembus gawang lawan.

    Memasuki babak kedua, Madura United berusaha keras mencetak gol kemenangan. Namun, PSBS Biak justru memberikan perlawanan sengit melalui serangan balik cepat yang beberapa kali mengancam gawang Madura United. Pada menit ke-77, PSBS Biak hampir saja memecah kebuntuan lewat peluang emas, tetapi skor tetap bertahan 0-0 hingga peluit panjang dibunyikan.

    Dampak Hasil Imbang pada Klasemen Liga 1

    Hasil imbang ini memperpanjang tren negatif Madura United yang masih terpuruk di zona degradasi. Mereka tertahan di peringkat ke-18 klasemen Liga 1 dengan mengoleksi 17 poin dari 22 pertandingan (4 kemenangan, 5 hasil imbang, dan 13 kekalahan). Situasi ini menuntut Madura United untuk segera berbenah jika ingin keluar dari zona merah.

    Sementara itu, PSBS Biak berhasil mempertahankan posisi mereka di papan tengah. Dengan tambahan satu poin, mereka kini menempati peringkat ke-12 klasemen Liga 1 2024/2025, mengumpulkan 29 poin dari 22 laga (8 kemenangan, 5 hasil seri, dan 9 kekalahan).

    Evaluasi Pelatih dan Harapan ke Depan

    Pelatih Madura United, Alfredo Vera, mengungkapkan kekecewaannya atas hasil imbang ini. Menurutnya, tim sudah bermain maksimal dan menciptakan banyak peluang, tetapi lemahnya penyelesaian akhir menjadi kendala utama.

    “Dari segi permainan, kami sudah tampil bagus dan menciptakan beberapa peluang, tetapi sayangnya belum bisa dikonversi menjadi gol,” ujar Vera usai pertandingan.

    Untuk keluar dari zona degradasi, Madura United perlu meningkatkan efektivitas serangan dan memperbaiki lini depan. Perbaikan ini sangat penting agar mereka bisa meraih poin penuh di laga-laga selanjutnya dan memperbaiki posisi di klasemen Liga 1.

    Update Terbaru Klasemen Liga 1 2024/2025

    Berikut adalah posisi terbaru beberapa tim di klasemen Liga 1 pasca hasil imbang Madura United vs PSBS Biak:

    1. Peringkat 1-5: [Tim A, Tim B, Tim C, dst.]*
    2. Zona Degradasi: Madura United (peringkat 18) — 17 poin
    3. Papan Tengah: PSBS Biak (peringkat 12) — 29 poin

    (*Data klasemen lengkap dapat dilihat di situs resmi Liga 1.)

    Hasil imbang tanpa gol ini menjadi peringatan bagi Madura United untuk segera melakukan perbaikan. Dengan kompetisi Liga 1 2024/2025 yang semakin ketat, setiap poin sangat berarti, terutama dalam upaya keluar dari zona degradasi. Sementara itu, PSBS Biak tetap tampil konsisten di papan tengah, menjaga peluang mereka untuk bersaing di paruh atas klasemen Liga 1.

  • Radja Nainggolan Ditangkap Polisi di Brussel Terkait Dugaan Penyelundupan Kokain

    Pesepak bola keturunan Indonesia, Radja Nainggolan, kembali menjadi sorotan media internasional. Pemain yang memiliki karier gemilang di Eropa ini dilaporkan ditangkap polisi di Brussel, Belgia, pada Senin (27/1) pagi. Penangkapan tersebut terkait dugaan keterlibatannya dalam kasus penyelundupan kokain dari Amerika Selatan ke Eropa.

    Kronologi Penangkapan Radja Nainggolan

    Menurut laporan yang dilansir media Belgia AD dan media Belanda De Telegraaf, polisi melakukan penggeledahan pada Senin pagi di Antwerp, Belgia. Dalam operasi tersebut, mobil milik mantan pemain Bhayangkara FC ini turut disita oleh pihak kepolisian sebagai bagian dari pengumpulan barang bukti.

    Kantor Kejaksaan Brussels memberikan pernyataan resmi terkait kasus ini. “Ini merupakan bagian dari penyelidikan terkait dugaan impor kokain dari Amerika Selatan ke Eropa,” ujar perwakilan Kejaksaan Brussels. Mereka juga mengonfirmasi bahwa seorang pesepak bola dengan inisial RN telah ditangkap. Namun, karena penyelidikan masih berlangsung, pihak kejaksaan menolak memberikan keterangan lebih lanjut.

    Keterkaitan Radja Nainggolan dengan Penyelundupan Narkoba

    Nama Radja Nainggolan sebelumnya sempat dikaitkan dengan kasus penyelundupan narkoba. Salah satu mitra bisnisnya di perusahaan jet pribadi pernah terlibat dalam pengangkutan kokain menggunakan jet pribadi untuk organisasi kriminal. Selain itu, Nainggolan juga dikenal sering menghabiskan waktu di kehidupan malam Antwerp, sebuah lingkungan yang kerap diasosiasikan dengan aktivitas peredaran narkoba.

    Pengacara Radja Nainggolan Memberikan Pendampingan

    Pengacara pribadi Radja Nainggolan, Omar Souidi, saat ini tengah memberikan pendampingan hukum kepada kliennya. Souidi, yang dikenal sebagai pengacara dengan reputasi tinggi di Belgia, sedang menuju ke kantor polisi untuk memastikan hak-hak hukum Nainggolan selama proses interogasi berlangsung.

    Karier Radja Nainggolan Masih Berlanjut di Belgia

    Meski menghadapi masalah hukum, Radja Nainggolan masih aktif sebagai pemain sepak bola. Baru-baru ini, ia bergabung dengan klub Divisi Dua Belgia, KSC Lokeren Temse. Pada Sabtu (25/1), Nainggolan bahkan sempat tampil di laga Liga Belgia, menunjukkan bahwa karier sepak bolanya belum berakhir.

    Baca Juga: Peluang Rizky Ridho Gabung Como 1907: Bek Timnas Indonesia di Radar Serie A


    Radja Nainggolan dan Kontroversi Sepanjang Kariernya

    Radja Nainggolan bukanlah sosok asing dalam dunia kontroversi. Selama bertahun-tahun, gaya hidupnya yang sering terlibat dalam pesta dan lingkaran malam telah menjadi sorotan media. Meskipun begitu, kemampuan Nainggolan di lapangan hijau tetap tidak diragukan. Pemain yang pernah membela AS Roma dan Inter Milan ini memiliki segudang pengalaman di liga top Eropa.

    Namun, kasus hukum yang melibatkan dugaan penyelundupan kokain ini menjadi salah satu isu terbesar yang pernah ia hadapi. Jika terbukti bersalah, kasus ini dapat berdampak besar pada karier dan reputasinya, baik di dunia sepak bola maupun di masyarakat luas.


    Optimisme Penggemar Radja Nainggolan

    Meskipun menghadapi berbagai tantangan, para penggemar Radja Nainggolan di Indonesia dan Belgia masih berharap pemain kesayangan mereka dapat melewati masa sulit ini. Nama Nainggolan, yang memiliki darah Batak, selalu menjadi kebanggaan bagi para pecinta sepak bola Indonesia.

    Namun, dengan proses hukum yang tengah berjalan, masa depan karier Radja Nainggolan kini berada di persimpangan. Banyak yang menantikan perkembangan terbaru dari kasus ini untuk mengetahui apakah ia dapat kembali fokus pada dunia sepak bola atau harus menghadapi konsekuensi hukum yang berat.

  • Marc Klok Klarifikasi Pernyataannya soal Shin Tae-yong: Tegaskan Ada Kesalahan

    Pemain andalan Timnas Indonesia, Marc Klok, mengakui adanya kekeliruan dalam ucapannya yang sempat menyebut pelatih Shin Tae-yong sebagai seorang diktator. Pernyataan tersebut menjadi sorotan usai wawancaranya dengan media asal Belanda, ESPN NL, tersebar luas.

    Dalam wawancara tersebut, Marc Klok berbicara tentang gaya kepemimpinan pelatih asal Korea Selatan itu. Ia menyebut bahwa Shin Tae-yong dikenal sebagai pelatih yang tegas dan berdisiplin tinggi. Namun, dalam pernyataannya, Klok menggunakan istilah yang kemudian diterjemahkan sebagai “diktator,” yang memicu reaksi beragam dari publik.

    Menurut Klok, istilah tersebut sebenarnya tidak mencerminkan maksud sebenarnya. Ia mengungkapkan bahwa gaya kepemimpinan Shin Tae-yong yang tegas lebih ditujukan untuk membangun kedisiplinan dalam tim, bukan untuk menggambarkan sifat yang otoriter.

    Baca Juga: Pernyataan Marc Klok Soal Shin Tae-yong, Sebut Pelatih Korea Itu..

    Kontroversi ini kemudian menyebar dengan cepat, terutama di kalangan pendukung Timnas Indonesia. Gelandang Persib Bandung itu merasa perlu memberikan klarifikasi untuk meluruskan kesalahpahaman yang terjadi. Ia menegaskan bahwa kesalahan terjemahan dari media Belanda menjadi salah satu pemicu utama kontroversi tersebut.

    Marc Klok juga menyampaikan rasa hormatnya kepada Shin Tae-yong sebagai pelatih yang telah banyak berkontribusi bagi perkembangan Timnas Indonesia. Menurutnya, pelatih asal Korea Selatan itu memiliki metode latihan yang keras, tetapi hal itu bertujuan untuk meningkatkan performa para pemain di lapangan.

    Pernyataan kontroversial ini sempat memicu perdebatan di media sosial, terutama di antara penggemar sepak bola Tanah Air. Namun, setelah klarifikasi dari Marc Klok, banyak pendukung yang mulai memahami situasi sebenarnya dan menyadari bahwa terjadi kesalahpahaman dalam proses penyampaian informasi.

    Shin Tae-yong dan Prestasi Bersama Timnas Indonesia
    Shin Tae-yong sendiri dikenal sebagai pelatih yang berhasil membawa Timnas Indonesia mencapai berbagai pencapaian penting. Gaya kepemimpinannya yang tegas sering dianggap sebagai faktor utama dalam membangun kedisiplinan dan kekompakan tim.

    Klarifikasi dari Marc Klok ini diharapkan dapat meredakan polemik yang sempat terjadi, sekaligus menunjukkan pentingnya komunikasi yang lebih hati-hati dalam wawancara internasional.

  • Pernyataan Marc Klok Soal Shin Tae-yong, Sebut Pelatih Korea Itu..

    Pernyataan gelandang Persib Bandung, Marc Klok, yang menyebut Shin Tae-yong sebagai sosok ‘diktator’ memicu kontroversi.

    Mantan asisten pelatih Timnas Indonesia, Kim Jong-jin, memberikan tanggapan keras terhadap tudingan tersebut, yang disampaikan Marc Klok dalam sebuah wawancara.

    Baca Juga: Peluang Rizky Ridho Gabung Como 1907: Bek Timnas Indonesia di Radar Serie A

    Dalam podcast bersama Deddy Corbuzier, Kim Jong-jin menyebut klaim Klok sebagai tidak benar dan tidak berdasar.

    “Saat saya membaca berita ini dan mengetahui siapa yang mengatakannya, saya langsung menghubunginya,” ujar Kim Jong-jin, Rabu (22/1/2025).

    “Saya mengatakan kepadanya, ‘Cukup sudah Anda menyebarkan kebohongan ke media. Apa yang Anda katakan sama sekali tidak baik. Anda satu-satunya pemain yang membuat pernyataan tidak benar di media,’” tambah Kim dengan tegas.

    Kim juga menjelaskan bahwa Marc Klok beralasan adanya kesalahan penerjemahan dalam pernyataan tersebut.

    “Dia bilang seolah-olah Coach Shin adalah seperti ‘pintu yang tertutup’, tidak mau mendengarkan pemain. Padahal, saya tahu persis bahwa Coach Shin selalu membuka pintu bagi siapa saja. Dia kerap mengundang para pemain untuk berbicara dan menyampaikan keluhan. Dia adalah pendengar yang baik,” jelas Kim Jong-jin.

    Baca Juga: Marc Klok Klarifikasi Pernyataannya soal Shin Tae-yong: Tegaskan Ada Kesalahan

    Sementara itu, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, dalam beberapa kesempatan sebelumnya menyatakan bahwa salah satu alasan pemutusan kerja sama dengan Shin Tae-yong adalah kendala komunikasi antara pelatih dan pemain.

    Namun, pernyataan terbaru Kim Jong-jin seolah membantah tudingan tersebut, mempertegas bahwa Shin Tae-yong memiliki hubungan baik dengan para pemain.

    Di tengah polemik ini, Shin Tae-yong dikabarkan tengah menikmati waktu libur di Indonesia dan dijadwalkan kembali ke Korea Selatan pada Minggu (26/1/2025) malam WIB.

  • Peluang Rizky Ridho Gabung Como 1907: Bek Timnas Indonesia di Radar Serie A

    Rizky Ridho, bek tengah andalan Timnas Indonesia dan Persija Jakarta, menjadi sorotan terkait rumor kepindahannya ke klub Serie A, Como 1907. Isu ini menarik perhatian publik sepak bola, terutama karena Como 1907 sedang mengalami krisis bek. Berikut ulasan lengkap mengenai peluang Rizky Ridho bermain di Liga Italia, termasuk analisis kemampuan, profil, dan potensi dampaknya bagi Como 1907.


    Rizky Ridho dan Rumor Transfer ke Como 1907

    Como 1907

    Kabar Rizky Ridho bergabung dengan Como 1907 berhembus melalui media sosial, termasuk unggahan akun Instagram @goalpost-asia. Meski disebutkan belum ada pembicaraan serius, nama Rizky Ridho disebut-sebut sebagai kandidat potensial untuk memperkuat lini belakang tim asuhan Cesc Fabregas.

    Beberapa alasan menguatkan rumor ini:

    1. Krisis Bek di Como 1907: Klub Serie A tersebut hanya memiliki tiga bek tengah aktif setelah Federico Barba mengalami cedera. Kehadiran Rizky Ridho dapat memberikan kedalaman skuad yang lebih baik.
    2. Harga Pasar Terjangkau: Dengan nilai transfer hanya Rp8,69 miliar, Ridho menjadi opsi ekonomis bagi Como 1907, terutama untuk klub yang bermain di kompetisi level atas Eropa.
    3. Koneksi Indonesia: Kepemilikan Como 1907 oleh investor Indonesia dan keterlibatan Kurniawan Dwi Yulianto sebagai staf pelatih menambah peluang transfer ini menjadi kenyataan.

    Keunggulan Rizky Ridho sebagai Bek Tengah

    Rizky Ridho dikenal sebagai bek tengah yang tenang, memiliki kemampuan membaca permainan dengan baik, serta tangguh dalam duel udara. Berikut kelebihan Rizky Ridho yang dapat menjadi solusi bagi Como 1907:

    • Kemampuan Taktis: Pengalaman bermain dengan formasi tiga bek dan empat bek membuatnya fleksibel dalam skema permainan.
    • Postur Ideal: Tinggi 1,83 meter menjadi modal penting dalam menghadapi duel fisik di Serie A.
    • Pengalaman Internasional: Ridho telah membela Timnas Indonesia dari kelompok usia hingga senior, termasuk di bawah asuhan pelatih Shin Tae-yong.

    Profil Rizky Ridho

    • Nama Lengkap: Rizky Ridho Ramadhani
    • Tanggal Lahir: 21 November 2001
    • Tempat Lahir: Surabaya, Jawa Timur
    • Tinggi Badan: 1,83 meter
    • Posisi: Bek Tengah
    • Klub Saat Ini: Persija Jakarta
    • Kontrak Berakhir: Juni 2026

    Rizky Ridho memulai karirnya bersama Persebaya Surabaya sebelum bergabung dengan Persija Jakarta pada 2023. Di Persija, ia menjadi salah satu pilar penting dan bahkan dipercaya sebagai kapten tim.

    Baca Juga: Kevin Diks Bakarbessy Pemain Elite yang Menuai Sukses di Liga Champions dan Membela Timnas Indonesia


    FAQ tentang Rizky Ridho dan Peluang di Serie A

    1. Apakah Rizky Ridho sudah resmi bergabung dengan Como 1907?
    Belum. Saat ini, rumor transfer Rizky Ridho ke Como 1907 masih dalam tahap spekulasi dan belum ada pembicaraan resmi antara kedua belah pihak.

    2. Apa yang membuat Rizky Ridho menarik bagi Como 1907?
    Rizky Ridho menawarkan solusi ekonomis untuk mengatasi krisis bek di Como 1907. Postur, pengalaman internasional, dan fleksibilitas taktisnya menjadi nilai tambah.

    3. Apa saja klub lain yang dikaitkan dengan Rizky Ridho?
    Selain Como 1907, Rizky Ridho juga sempat dikaitkan dengan FC Tokyo dari Liga Jepang dan Gimpo FC dari Liga Korea. Namun, negosiasi dengan Gimpo FC dikabarkan gagal.

    4. Berapa harga pasar Rizky Ridho saat ini?
    Menurut laporan terbaru, harga pasar Rizky Ridho berada di kisaran Rp8,69 miliar.

    Baca Juga: Irfan Bachdim Masuk dalam Rumor Asisten Patrick Kluivert di Timnas Indonesia

    Jika Como 1907 serius mendatangkan Rizky Ridho, ini akan menjadi langkah besar bagi karier pemain asal Surabaya tersebut. Bermain di Serie A tidak hanya memberikan pengalaman berharga bagi Ridho tetapi juga menjadi kebanggaan bagi sepak bola Indonesia. Sebagai bek muda potensial, Ridho memiliki semua atribut untuk bersaing di kompetisi level tinggi seperti Liga Italia.

    Terus ikuti perkembangan kabar ini untuk mengetahui apakah Rizky Ridho akan benar-benar menyusul jejak Jay Idzes bermain di Serie A!

  • Irfan Bachdim Masuk dalam Rumor Asisten Patrick Kluivert di Timnas Indonesia

    PSSI tengah mencari dua sosok pelatih lokal untuk mendampingi Patrick Kluivert di Timnas Indonesia. Salah satu nama yang santer dibicarakan adalah Irfan Bachdim, mantan pemain naturalisasi yang pernah membela Timnas Indonesia di berbagai kompetisi internasional. Nama Irfan Bachdim mencuat di media sosial sebagai kandidat asisten pelatih lokal bersama Raphael Maitimo.

    Irfan Bachdim dan Kiprahnya di Sepak Bola Indonesia

    Sebagai mantan pemain naturalisasi, Irfan Bachdim memiliki rekam jejak yang solid di kancah sepak bola Indonesia. Dia dikenal karena pengalamannya di berbagai klub tanah air serta kontribusinya bagi Timnas Indonesia. Popularitasnya di kalangan pecinta sepak bola tanah air membuat rumor keterlibatannya sebagai asisten pelatih menjadi topik hangat.

    Bersama Raphael Maitimo, Irfan dianggap memenuhi kriteria pelatih lokal yang paham akan karakter sepak bola Indonesia. Kombinasi pengalaman internasional dan pengetahuan lokal dinilai dapat mendukung Patrick Kluivert dalam membangun strategi bagi Timnas.

    Proses Pemilihan Asisten Pelatih Lokal

    Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengungkapkan bahwa Patrick Kluivert diberikan wewenang penuh untuk menentukan siapa yang akan mendampinginya. “PSSI memberikan slot dua pelatih lokal untuk mendampingi Coach Patrick. Kami akan menyusun database calon pelatih, tetapi keputusan akhir berada di tangan Kluivert,” ujar Erick Thohir.

    Menurut Erick, PSSI akan menyodorkan hingga 10 nama pelatih lokal yang dianggap layak. Namun, ia menegaskan bahwa rumor yang beredar di media sosial mengenai nama-nama calon tersebut tidak sepenuhnya akurat.

    Kandidat Lain yang Masuk Daftar

    Selain Irfan Bachdim dan Raphael Maitimo, beberapa mantan pemain Timnas Belanda seperti Dirk Kuyt dan Maarten Stekelenburg juga disebut-sebut menjadi bagian dari tim pelatih Kluivert. Namun, saat ini PSSI baru memastikan dua nama yang akan mendampingi eks pemain Barcelona tersebut, yakni Denny Landzaat dan Alex Pastoor.

    Apakah Irfan Bachdim Akan Dipilih?

    Keputusan terkait siapa yang akan menjadi asisten pelatih lokal akan ditentukan melalui wawancara dan seleksi langsung oleh Patrick Kluivert. Jika Irfan Bachdim terpilih, ini akan menjadi langkah baru dalam kariernya, sekaligus memberikan kontribusi besar bagi pengembangan Timnas Indonesia.

    Kesimpulan
    Rumor mengenai Irfan Bachdim sebagai calon asisten pelatih Patrick Kluivert semakin menarik perhatian publik. Dengan pengalaman dan dedikasinya di dunia sepak bola, nama Irfan menjadi salah satu opsi yang layak dipertimbangkan. Namun, hingga pengumuman resmi dirilis, proses seleksi tetap menjadi hal yang dinanti-nantikan oleh pecinta sepak bola tanah air.

  • Nasib Shin Tae-yong di Timnas Indonesia: Erick Thohir Akan Buka Suara Besok

    Akun Instagram resmi Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, dipenuhi berbagai pertanyaan dari warganet menyusul kabar pemecatan Shin Tae-yong (STY) sebagai pelatih Tim Nasional Indonesia. Isu ini mencuat setelah pelatih asal Korea Selatan itu gagal membawa Timnas Indonesia ke semifinal Piala AFF 2024.

    Dalam unggahan terbarunya pada Minggu (5/1/2025), Erick mengumumkan bergabungnya pemain keturunan Indonesia, Ole Romeny, dengan klub Oxford United. “Tahun baru, klub baru, dan semangat baru untuk memberikan yang terbaik. Selamat datang di Oxford United, Ole!” tulis Erick di akun Instagram-nya, @erickthohir. Postingan ini disambut hangat oleh Ole Romeny, yang turut berkomentar, “Thank you Erick ??.”

    Namun, fokus warganet justru tertuju pada kabar masa depan Shin Tae-yong. Kolom komentar dibanjiri pertanyaan dan kritik terkait keputusan PSSI. “Pak Erick, tolong beri kejelasan tentang status Coach STY,” tulis salah satu akun. Tak sedikit yang mengungkapkan kekhawatiran atas nasib Timnas Indonesia jika STY benar-benar diberhentikan. Hashtag seperti #STYStay dan #SaveSTY pun ramai digunakan.

    Netizen Desak Kejelasan Nasib Shin Tae-yong

    Ribuan komentar dari warganet menunjukkan dukungan kuat kepada Shin Tae-yong. Mereka menyuarakan keberatan atas rencana pemecatan pelatih yang dinilai telah membawa perubahan signifikan pada Timnas Indonesia. Beberapa netizen menilai keputusan ini terlalu dini, mengingat target utama PSSI adalah melangkah ke Piala Dunia 2026.

    “Kami tidak rela kalau STY dipecat hanya karena Piala AFF. Fokus kita adalah babak ketiga kualifikasi. Optimisme untuk ke Piala Dunia sedang naik, jangan sampai rusak,” ujar salah satu warganet.

    Konferensi Pers untuk Menjawab Spekulasi

    Menanggapi polemik ini, Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali, mengonfirmasi bahwa Erick Thohir akan menggelar konferensi pers pada Senin (6/1/2025) pukul 12.00 WIB di Menara Danareksa, Jakarta. Acara ini diharapkan menjawab spekulasi terkait masa depan Shin Tae-yong.

    Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Vivin Cahyani, menekankan pentingnya mendukung transformasi besar PSSI demi mewujudkan mimpi lolos ke Piala Dunia 2026. “Kami membutuhkan sinergi dari berbagai pihak untuk membawa sepak bola Indonesia ke level lebih tinggi,” ujarnya.

    Baca Juga: Shin Tae-yong Terancam Diganti? PSSI Ungkap Rencana Besar!

    Transformasi Sepak Bola Indonesia Tetap Jadi Prioritas

    Terlepas dari kontroversi ini, PSSI menyatakan bahwa fokus utama mereka tetap pada target jangka panjang, termasuk keberhasilan di panggung internasional. Keputusan terkait Shin Tae-yong akan menjadi indikator penting bagi masa depan sepak bola nasional.

    Dengan banyaknya perhatian publik terhadap isu ini, hasil konferensi pers Erick Thohir diharapkan membawa kejelasan dan menjawab tuntutan warganet.

  • Shin Tae-yong Terancam Diganti? PSSI Ungkap Rencana Besar!

    Isu pergantian pelatih Shin Tae-yong sebagai nahkoda Timnas Indonesia kembali mencuat di tengah persiapan besar menuju Piala Dunia 2026. Rumor ini semakin gencar diberitakan setelah laporan dari media Italia, Tuttosport, mengindikasikan kemungkinan PSSI mendatangkan pelatih asal Eropa untuk memperbesar peluang Indonesia lolos ke turnamen sepak bola terbesar dunia.

    Komentar PSSI soal Pergantian Shin Tae-yong

    Anggota Komite Eksekutif PSSI, Vivin Cahyani, memberikan tanggapan terkait rumor Shin Tae Yong di pecat PSSI. Meskipun tidak memberikan kepastian, ia menegaskan bahwa PSSI terbuka terhadap berbagai opsi demi mencapai target besar menuju Piala Dunia.

    “PSSI jelas punya target besar menuju ke Piala Dunia, perlu dukungan semua pihak untuk bertransformasi menuju ke yang lebih baik dari segala sisi,” kata Vivin dalam wawancaranya.

    Namun, Vivin juga menambahkan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan resmi terkait masa depan Shin Tae-yong. “Formasi pemain dan tim pelatih terbaik selalu jadi salah satu pokok bahasan setiap kami meeting, tapi belum ada keputusan apa pun yang diambil,” jelasnya.

    Rekam Jejak Shin Tae-yong di Timnas Indonesia

    Sejak ditunjuk pada Desember 2019, Shin Tae-yong telah mencatatkan sejumlah prestasi yang membanggakan, antara lain:

    • Runner-up Piala AFF 2020
    • Medali Perunggu SEA Games 2021
    • Babak 16 besar Piala Asia 2023
    • Semifinalis Piala Asia U23 2024
    • Lolos ke Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026

    Prestasi ini menunjukkan bahwa di bawah kepemimpinannya, Timnas Indonesia telah mengalami kemajuan signifikan, meskipun belum mencapai target maksimal.

    Fokus PSSI: Transformasi Menuju Piala Dunia 2026

    Saat ini, fokus utama PSSI adalah memastikan Timnas Indonesia tetap berada di jalur menuju Piala Dunia 2026. Dalam putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, Indonesia berhasil mengalahkan Arab Saudi di Stadion Gelora Bung Karno, membawa mereka ke posisi ketiga klasemen Grup C dengan enam poin.

    Agar bisa melaju ke fase keempat kualifikasi, Timnas Indonesia harus minimal mengamankan posisi empat besar. Pertandingan melawan Australia, Bahrain, China, dan Jepang pada 2025 akan menjadi penentu langkah berikutnya.

    Mengapa Isu Penggantian Pelatih Muncul?

    Beberapa pihak menyebut bahwa pelatih asal Eropa dianggap lebih cocok untuk membawa Timnas Indonesia ke panggung dunia. Strategi Shin Tae-yong, yang menitikberatkan pada fisik dan kecepatan, dinilai kurang efektif jika dibandingkan dengan pendekatan yang lebih taktis dari pelatih Eropa, terutama dengan semakin banyaknya pemain Indonesia yang berkiprah di liga internasional.

    Namun demikian, hingga kini belum ada keputusan final. “Semua sangat dinamis dan terbuka terhadap perubahan yang lebih baik. Tidak ada yang permanen, semua bergerak menuju arah yang tepat sesuai misi,” tambah Vivin.

    Meski isu pergantian Shin Tae-yong terus mencuat, PSSI belum memberikan pernyataan resmi terkait hal ini. Fokus utama saat ini adalah mendukung langkah Ketua Umum Erick Thohir dalam menyiapkan Timnas Indonesia agar tetap kompetitif di kualifikasi Piala Dunia 2026. Dengan dukungan berbagai pihak dan transformasi menyeluruh, PSSI optimis dapat mendekatkan Indonesia ke panggung dunia.