Category: News

AcuanToday.com merupakan platform media kolaboratif yang menyajikan berita terkini, terbaru, terlengkap, terupdate hari ini Indonesia dan luar negeri.

  • Bu Guru Salsa: Viral, Pernikahan, dan Kontroversi New Video Link Terbaru

    Bu Guru Salsa kini menjadi sorotan publik berkat kombinasi unik antara dedikasinya sebagai guru, kehidupan pribadi yang viral, dan kontroversi video terbaru. Artikel ini mengupas tuntas profilnya, kabar Bu guru salsa menikah, hingga Bu guru salsa viral new video yang mengguncang media sosial. Simak juga informasi terkini tentang kehadirannya di Bu guru salsa TikTok dan diskusi hangat di Bu guru salsa X!


    Bu Guru Salsa: Profil Guru SD yang Viral di Media Sosial

    Bu Guru Salsa, bernama lengkap Salsabila Rahma, adalah guru matematika SD di Kecamatan Ambulu, Jember, Jawa Timur. Metode mengajarnya yang kreatif dan interaktif membuatnya populer di Bu guru salsa TikTok (@sissalsaa) dengan lebih dari 272.000 pengikut. Namun, namanya meledak setelah Bu guru salsa viral new video x beredar, diiringi kabar pernikahannya yang ramai diperbincangkan.


    Bu Guru Salsa Menikah: Mahar Unik dan Pernikahan Penuh Makna

    Pada 28 Februari 2025, Bu Guru Salsa resmi menikah dengan Mohammad Lukman Hakim, seorang PNS asal Lumajang. Pernikahan ini viral karena mahar senilai Rp2.822.025, yang melambangkan tanggal pernikahan mereka. Foto dan video Bu guru salsa menikah tersebar luas di media sosial, menunjukkan penampilannya yang elegan dalam gaun pengantin. Acara ini tak hanya jadi momen bahagia, tetapi juga memperkuat popularitasnya sebagai figur publik.

    Baca Juga: Part Baru! Bu Guru Salsa Resmi Menikah dengan Kekasih PNS Setelah Viral Joget Tanpa Busana


    Bu Guru Salsa Viral New Video: Kontroversi dan Klarifikasi

    Puncak kontroversi terjadi saat Bu guru salsa viral new video muncul di internet. Video tersebut diduga menampilkan situasi sensitif, memicu spekulasi dan perdebatan. Banyak netizen mencari Bu guru salsa link untuk mengaksesnya, meski keasliannya diragukan.

    Melalui Bu guru salsa TikTok, ia memberikan klarifikasi: video itu hasil manipulasi dan ia korban penipuan online. Bu Guru Salsa meminta maaf dan menegaskan komitmennya sebagai pendidik. Dukungan pun mengalir dari pengikut setia hingga PGRI, yang menerima permohonan maafnya.

    Peringatan: Hindari mengklik Bu guru salsa link tidak resmi karena berisiko mengandung malware atau konten ilegal!

    Baca Juga: Guru Salsabila Viral Video: Kronologi, Klarifikasi, dan Link di TikTok


    Bu Guru Salsa TikTok: Dari Edukasi ke Pusat Kontroversi

    Sebelum viral, Bu guru salsa TikTok adalah sumber konten edukatif seperti tips matematika dan interaksi dengan murid. Gaya mengajar ramahnya disukai siswa dan orang tua. Pasca-kontroversi, akun ini tetap jadi saluran komunikasi utamanya. Follow @sissalsaa untuk update terbaru!


    Bu Guru Salsa X: Trending Topik dan Polarisasi Opini

    Di Bu guru salsa X (Twitter), hashtag #BuGuruSalsa ramai dibahas. Netizen terbelah antara dukungan dan kritik atas video serta pernikahannya. Diskusi ini menunjukkan kecepatan penyebaran informasi sekaligus risiko hoaks di era digital.

    Lihat Juga: Full Durasi! Link Download Video Syur Guru Salsa Viral disini


    Dampak Kisah Bu Guru Salsa: Pelajaran untuk Publik

    Kisah Bu Guru Salsa mencerminkan dua sisi ketenaran digital:

    1. Sisi Positif: Kemampuannya membangun komunitas edukasi inspiratif.
    2. Sisi Negatif: Kerentanan terhadap konten palsu dan invasi privasi.

    Ini menjadi pengingat pentingnya literasi digital dan proteksi data pribadi. Kedepan, Bu Guru Salsa diharap tetap berkarya sebagai guru sambil belajar dari pengalaman ini.


    Kesimpulan

    Dari Bu guru salsa menikah, Bu guru salsa viral new video, hingga aktivitas di Bu guru salsa TikTok dan Bu guru salsa X, kisahnya penuh dinamika. Artikel ini merangkum informasi terpercaya untuk Anda.

    Bagaimana pendapat Anda tentang kontroversi ini? Share di kolom komentar atau cek langsung akun Bu guru salsa TikTok untuk info terkini! Pantau terus perkembangannya—siapa tahu ada babak baru yang mengejutkan!

  • Fiersa Besari Selamat dari Pendakian Carstensz Pyramid, Dua Pendaki Wanita Meninggal di Puncak Jaya Papua

    Tim SAR Mimika mengonfirmasi insiden tragis di Puncak Jaya Papua (Carstensz Pyramid) yang merenggut nyawa dua pendaki wanita, Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono, pada 1 Maret 2024. Kabar mengejutkan ini juga menyebutkan nama Fiersa Besari, musisi dan penulis ternama Indonesia, sebagai bagian dari rombongan pendakian yang selamat.

    Kronologi Kecelakaan Pendakian Puncak Jaya Papua
    Menurut Kepala Kantor SAR Mimika, I Wayan Suyatna, seluruh 13 anggota pendakian lainnya, termasuk Fiersa Besari, dinyatakan selamat meski proses evakuasi sempat tertunda akibat cuaca buruk. “Sementara (pendaki lain) dalam keadaan baik. Evakuasi dihentikan sementara dan akan dilanjutkan besok,” jelas Wayan saat dihubungi Minggu (2/3/2024).

    Kedua korban, Lilie dan Elsa, merupakan klien dari operator Indonesian Expeditions dan berhasil mencapai puncak Carstensz Pyramid (4.884 mdpl) pada 28 Februari 2024. Sayangnya, mereka meninggal dalam perjalanan turun ke Base Camp Lembah Kuning.

    Fiersa Besari dan Rombongan Pendakian: Ada 3 WNA Terlibat
    Wayan menambahkan, rombongan pendakian ini juga melibatkan tiga warga negara asing (WNA). Meski informasi tentang Fiersa Besari belum dikonfirmasi langsung, data sementara menunjukkan musisi ini tergabung dalam ekspedisi. “Ya infonya begitu (Fiersa Besari ada dalam rombongan). Saya belum ketemu langsung,” ujarnya.

    Evakuasi Tertunda: Cuaca Buruk di Papua Jadi Kendala
    Proses evakuasi jenazah Lilie dan Elsa serta pemulangan pendaki lain terpaksa dihentikan sementara akibat cuaca ekstrem di sekitar Carstensz Pyramid. Saat ini, seluruh pendaki telah berada di Base Camp Lembah Kuning dan menunggu kondisi cuaca membaik. PT Tropis Cartenz Jaya, operator pendakian, menyatakan duka mendalam atas insiden ini melalui unggahan Instagram resmi.

    Indonesian Expeditions: Klaim Kesuksesan Pendakian Sebelum Insiden
    Sebelum kecelakaan, operator Indonesian Expeditions melaporkan keberhasilan Lilie dan Elsa mencapai puncak. Keduanya disebut sebagai “wanita hebat” yang menaklukkan salah satu gunung tersulit di dunia. Sayang, tragedi terjadi saat turun dari puncak, menambah daftar risiko pendakian di Papua.

  • Part Baru! Bu Guru Salsa Resmi Menikah dengan Kekasih PNS Setelah Viral Joget Tanpa Busana

    Salsabila Rahma, atau yang dikenal sebagai Bu Guru Salsa setelah viral karena video joget tanpa busana, akhirnya mengakhiri masa lajangnya. Perempuan asal Jember ini resmi dipersunting kekasihnya, seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) berinisial MLH dari Lumajang, dalam akad nikah yang digelar di rumah orang tuanya di Kecamatan Ambulu, Jember, Jumat (28/2/2025) pagi.

    Kasi Binmas Islam Kemenag Jember, Ahmad Tholabi, membenarkan kabar pernikahan tersebut. “Benar, Salsabila Rahma yang berdomisili di Pontang Ambulu telah melangsungkan pernikahan pagi ini di kediamannya,” ujarnya. Pernyataan ini sekaligus mengakhiri spekulasi publik terkait status hubungan pasangan ini.

    Baca Juga: Guru Salsabila Viral Video: Kronologi, Klarifikasi, dan Link di TikTok

    Meski tidak banyak mengumbar kisah asmaranya, sumber terpercaya menyebutkan MLH merupakan sosok yang serius mendampingi Salsa pasca-viralnya kontroversi video joget tanpa busana tahun lalu. Pernikahan ini pun dianggap sebagai babak baru bagi mantan guru yang sempat menjadi sorotan media tersebut.

    Bu Guru Salsa Resmi Menikah dengan Kekasih PNS Setelah Viral Joget Tanpa Busana
    Bu Guru Salsa Resmi Menikah

    Foto-foto prosesi akad nikah pasangan ini ramai beredar di grup WhatsApp. Tampak Salsa berbalut kebaya dan kerudung merah maroon dengan riasan natural, sementara sang suami tampil matching menggunakan jas dan kemeja bernuansa serupa. Ekspresi bahagia terpancar dari kedua mempelai selama rangkaian acara.

    Sebelumnya, Salsa sempat menjadi perbincangan nasional setelah video viral tak senonohnya tersebar di platform daring. Ia mengaku hanya menjadi “korban” permintaan video call dari pihak tak bertanggung jawab. Meski kontroversi sempat meredup, pernikahan ini kembali menyedot perhatian publik.

    Baca Juga: Full Durasi! Link Download Video Syur Guru Salsa Viral disini

    Dengan pernikahan ini, masyarakat berharap Salsa bisa membangun kehidupan rumah tangga yang harmonis jauh dari sorotan negatif. Sampai berita ini diturunkan, keluarga mempelai belum memberikan pernyataan resmi terkait resepsi atau rencana ke depannya.

  • Full Durasi! Link Download Video Syur Guru Salsa Viral disini

    Viralnya link download video syur Guru Salsa menjadi sorotan panas di media sosial sepekan terakhir. Video syur amatir berdurasi 5 menit ini memperlihatkan seorang wanita berhijab diduga guru SD di Kecamatan Ambulu, Jember, Jawa Timur, berjoget tanpa busana. Sosok tersebut diidentifikasi sebagai Bu Guru Salsa, pengajar matematika yang kini jadi perbincangan warganet.

    Viral Konten Syur: Apa Isi Video Guru Salsa?

    Menurut laporan dari platform TikTok dan X (Twitter), video viral Guru Salsa menunjukkan ia mengenakan hijab dan kacamata sambil menari dengan gerakan provokatif. Lekuk tubuhnya yang terekspos memicu polemik, terutama karena statusnya sebagai pendidik. Pencarian download video syur Salsa Jember pun meroket, meski platform digital telah mulai membatasi penyebarannya.

    Baca Juga: Guru Salsabila Viral Video: Kronologi, Klarifikasi, dan Link di TikTok

    Klarifikasi Bu Guru Salsa: “Saya Dijebak Pacar!”

    Menanggapi viralnya link video syur guru salsa, Bu Guru Salsa angkat bicara lewat akun Instagram @pembasmi.kehaluan.reall (27/2/2025). Ia mengaku video tersebut direkam tanpa persetujuannya dan disebar oleh mantan pacar.
    “Ini hasil jebakan. Chat pribadi saya dijualbelikan, dan saya jadi korban eksploitasi,” ungkapnya. Ia juga memohon maaf kepada keluarga, sekolah, dan masyarakat atas kontroversi ini.

    Akibat tekanan publik, Guru Salsa memutuskan mengundurkan diri dari posisinya sebagai guru bantu. “Saya mengundurkan diri tanpa paksaan demi kenyamanan semua pihak,” tegasnya. Namun, minat pada link download video syur guru salsa tetap tinggi, menunjukkan betapa konten syur amatir rentan disalahgunakan.


    Pertanyaan Umum (FAQ):

    • Q: Di mana bisa menemukan link download video syur Guru Salsa?
      A: Penyebaran video viral guru salsa melanggar UU ITE. Hindari membagikan atau mengaksesnya untuk mencegah dampak hukum.
    • Q: Apa status terbaru Bu Guru Salsa pasca-viral?
      A: Ia telah mengundurkan diri dari sekolah dan fokus pada pemulihan mental.

    Meski link download video syur guru salsa masih ramai dicari, kisah ini harus jadi alarm bahaya eksploitasi digital. Bijaklah dalam bermedia sosial dan jaga privasi Anda.

  • Guru Salsa di Jember Viral Akibat Link Video Joget Tanpa Busana Banyak yang Download

    Seorang tenaga pendidik bernama Salsa menjadi sorotan publik setelah video dirinya berjoget tanpa busana tersebar luas di media sosial. Peristiwa ini memicu perdebatan hangat, terutama karena Salsa diketahui berprofesi sebagai guru matematika di salah satu sekolah dasar (SD) di Kecamatan Ambulu, Jember, Jawa Timur. Aksi tersebut viral dengan tagar Ibu Guru Salsa Joget Tanpa Busana, disertai klaim bahwa ia menjadi korban penipuan pacar online.

    Profil dan Latar Belakang Bu Guru Salsa

    Salsa sebelumnya bertugas sebagai guru bantu di SD wilayah Ambulu, Jember. Meski dikenal sebagai pengajar berhijab dan berkacamata, ia terjerat skandal setelah rekaman berdurasi lima menit itu beredar. Dalam video viral tersebut, perempuan berusia muda ini terlihat menari di depan kamera dengan kondisi tanpa busana, meski tetap mengenakan hijab. Kasus ini memantik pertanyaan publik mengenai integritas seorang pendidik di era digital.

    Kronologi Penipuan Online yang Melibatkan Salsa

    Dalam pernyataan resmi melalui akun media sosialnya, Salsa mengaku tertipu oleh seorang pria yang dikenalnya via Instagram sejak November 2024. Pria tersebut mengklaim sebagai pengusaha sukses dari Kalimantan dan menjanjikan hadiah mobil jika Salsa mau melakukan aksi joget. Sayangnya, janji itu berujung pada kebocoran chat pribadi dan penyebaran video yang dimanfaatkan untuk kepentingan komersial.

    Permintaan Maaf dan Pengunduran Diri

    Tak lama setelah video viral, Salsa menyampaikan permintaan maaf secara terbuka melalui unggahan video. Beberapa poin penting dalam permohonan maafnya meliputi:

    • Pengakuan kesalahan pribadi tanpa melibatkan instansi tempatnya mengajar.
    • Keputusan mengundurkan diri sebagai guru bantu sejak 7 Februari 2025.
    • Peringatan kepada publik agar lebih waspada terhadap modus penipuan di media sosial.
    • Permintaan untuk tidak menyebarkan rumor atau menyerang keluarga dan mantan rekan kerjanya.

    Salsa juga menegaskan bahwa hanya akun TikTok (@sissalsaa) dan Instagram (@cc_salsaa) yang resmi miliknya, sementara akun lain yang mengatasnamakan dirinya adalah palsu.

    Link Video Guru Salsa

    Video viral Bu Guru Salsa memicu gelombang pencarian link rekaman tersebut, meski sebagian besar konten telah dihapus. Dua platform utama yang menjadi pusat perbincangan adalah TikTok, dood dan X (Twitter), dengan warganet membagi dua pendapat:

    1. Kelompok yang Menyayangkan Tindakan Salsa
      Menganggap aksinya tidak mencerminkan etika seorang pendidik, meski alasan penipuan diperhitungkan.
    2. Spekulasi Rekayasa Konten
      Sebagian pihak menduga video sengaja dibuat untuk mencari popularitas atau bagian dari eksploitasi konten dewasa.

    Baca Juga: Guru Salsabila Viral Video: Kronologi, Klarifikasi, dan Link di TikTok

    Imbauan untuk Tidak Menyebarkan Konten Negatif

    Pakar digital mengingatkan masyarakat agar tidak membagikan link atau rekaman yang mengandung unsur privasi. Selain melanggar UU ITE, tindakan ini berpotensi memperparah trauma korban. Sementara itu, pihak sekolah terkait belum memberikan pernyataan resmi, meski disebutkan bahwa Salsa telah resmi mengundurkan diri sebelum kasus ini meledak.

    Baca Juga: Video Viral Bulan Sutena 1 Menit 14 Detik Banyak yang Download disini!

    Pelajaran Penting dari Kasus Ini
    Insiden Bu Guru Salsa menjadi pengingat akan bahaya manipulasi di dunia maya. Masyarakat diharapkan lebih kritis dalam berinteraksi dengan orang tak dikenal, terutama terkait iming-iming hadiah atau janji finansial. Untuk guru dan tenaga pendidik, kasus ini juga menekankan pentingnya menjaga reputasi di era di mana konten digital dapat menyebar secara tak terkendali.

  • Guru Salsabila Viral Video: Kronologi, Klarifikasi, dan Link di TikTok

    Nama Salsabila Rahma, atau yang lebih dikenal sebagai Bu Guru Salsa, tengah menjadi sorotan publik setelah sebuah video viral yang diduga melibatkannya viral di media sosial. Video berdurasi 5 menit ini menyebar luas di berbagai platform seperti TikTok, X, dan grup WhatsApp, memicu beragam reaksi dari netizen. Artikel ini akan mengulas kronologi kejadian, klarifikasi dari yang bersangkutan, serta dampaknya terhadap dunia pendidikan dan jagat maya.

    Kronologi Video Viral Bu Guru Salsa

    Video Viral Bu Guru Salsa
    Video Viral Guru Salsa

    Kabar tentang Guru Salsabila viral video pertama kali mencuat pada pertengahan Februari 2025. Video tersebut menampilkan seorang wanita yang diduga adalah Salsabila Rahma, seorang mantan guru honorer di salah satu SD di Jember, Jawa Timur. Kontennya yang dianggap tidak sesuai dengan citra seorang pendidik—terutama karena ia dikenal sebagai guru berhijab—langsung menjadi perbincangan hangat.

    Berdasarkan informasi yang beredar, video tersebut awalnya diduga direkam dalam sesi video call pribadi dengan seseorang yang disebut sebagai “pacar online” Salsabila, seorang pengusaha asal Kalimantan. Dalam klarifikasi yang ia unggah di TikTok pada 22 Februari 2025, Salsabila menduga bahwa mantan pacarnya lah yang menyebarkan video tersebut setelah hubungan mereka berakhir. “Dia merekam tanpa sepengetahuan saya, dan wajahnya tidak terlihat di video,” ungkapnya dalam 21 poin penjelasan yang diunggah di akun

    @cc_salsaa.

    Profil Salsabila Rahma: Dari Guru Kreatif Hingga Kontroversi

    Salsabila Rahma, atau akrab disapa Caca, adalah seorang guru SD yang sebelumnya aktif sebagai konten kreator di TikTok dengan akun

    @sissalsaa. Dengan lebih dari 200.000 pengikut, ia kerap membagikan konten edukatif tentang kegiatan mengajar dan interaksi dengan murid. Lulusan Universitas Jember jurusan Sosiologi ini dikenal sebagai sosok kreatif dan inovatif dalam dunia pendidikan.

    Namun, pada 7 Februari 2025, ia resmi mengundurkan diri dari sekolah tempatnya mengajar, sebelum video tersebut viral. Kepala Dinas Pendidikan Jember, Hadi Mulyono, membenarkan bahwa Salsabila bukan guru ASN, melainkan honorer yang digaji oleh pihak sekolah. Keputusan mundurnya ini kemudian memunculkan spekulasi bahwa ia sudah menduga potensi masalah yang akan muncul.

    Baca Juga: Link Video Guru Salsa Joget Tanpa Busana Download disini

    Klarifikasi Bu Guru Salsa Soal Video Syur

    @sissalsaa

    KLARIFIKASI & PERMOHONAN MAAF🙏🏻

    ♬ suara asli – Sissalsaa

    Menanggapi video viral Bu Guru Salsa, Salsabila akhirnya buka suara melalui akun TikTok-nya. Dalam unggahan yang kemudian diunggah ulang oleh akun X

    @kegblgnunfaedh, ia menyampaikan permintaan maaf kepada semua pihak yang dirugikan. “Saya menyesal dan tidak bermaksud merugikan instansi mana pun. Mohon maaf sebesar-besarnya,” tuturnya. Ia juga menjelaskan bahwa setelah putus dari mantan pacarnya tujuh bulan lalu, ia fokus mendampingi ibunya yang mengikuti pelatihan online.

    Salsabila menduga video tersebut disebarkan sebagai bentuk balas dendam. Ia mengaku tidak tahu bahwa sesi video call singkat itu direkam dan akhirnya menjadi link video viral Bu Guru Salsa yang diburu netizen. Akun TikTok-nya kini telah menonaktifkan kolom komentar, kemungkinan untuk mengurangi tekanan dari publik.

    Baca Juga: Video Viral Bulan Sutena 1 Menit 14 Detik Banyak yang Download disini!

    Dampak di Dunia Pendidikan dan Media Sosial

    Kejadian ini kembali menyoroti pentingnya privasi dan etika bermedia sosial, terutama bagi tenaga pendidik yang dianggap sebagai teladan. Banyak netizen yang menyayangkan tindakan Salsabila, mengingat profesinya sebagai guru yang seharusnya mencerminkan nilai-nilai moral. Namun, sebagian lainnya justru menyalahkan pihak yang menyebarkan video, menyebutnya sebagai pelanggaran privasi yang serius.

    Dari sisi pendidikan, kasus Guru Salsabila viral video ini menjadi pengingat bagi para pendidik untuk lebih berhati-hati dalam menjaga citra di era digital. Sementara itu, di media sosial, maraknya pencarian link video syur Bu Guru Salsa juga memunculkan peringatan akan bahaya scam dan phishing. Banyak tautan yang beredar ternyata mengarah pada situs berbahaya, sehingga netizen diimbau untuk tidak sembarangan mengklik.

    Kasus video viral Salsabila Rahma atau Bu Guru Salsa menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya menjaga privasi dan bijak bermedia sosial. Meski telah meminta maaf, dampak dari kejadian ini masih terus bergulir, baik bagi dirinya maupun dunia pendidikan di Jember. Hingga kini, pihak berwenang belum memberikan pernyataan resmi terkait kemungkinan tindakan hukum terhadap penyebar video tersebut.

    Untuk informasi terkini, pantau terus perkembangan berita Bu Guru Salsa viral di sini.

  • Ramadan 2025: Tanggal Hijriah, Jadwal Puasa, dan Berapa Hari Lagi

    Ramadan adalah bulan suci yang dinantikan umat Islam di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara komprehensif tentang Ramadan 2025, termasuk Ramadan 2025 berapa Hijriah, jadwal puasa Ramadan 2025, mulai puasa 2025, hingga berapa hari lagi puasa 2025 dari hari ini. Kami juga akan menyertakan informasi terkait perbedaan penentuan awal puasa menurut Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU), dan pemerintah melalui sidang isbat. Mari kita simak!

    Apa Itu Ramadan?

    Ramadan merupakan bulan kesembilan dalam tahun Hijriah 2025, kalender lunar yang digunakan umat Islam. Pada bulan ini, umat Islam melaksanakan ibadah puasa wajib selama sebulan penuh, menahan diri dari makan, minum, dan perilaku negatif dari terbit fajar hingga matahari terbenam. Ramadan juga menjadi waktu untuk meningkatkan ibadah, introspeksi diri, dan berbagi kebaikan melalui sedekah.

    Ramadan 2025 Berapa Hijriah?

    Karena kalender Hijriah berbasis bulan (lunar), tanggalnya bergeser setiap tahun jika dibandingkan dengan kalender Gregorian. Ramadan 2025 diperkirakan akan jatuh pada bulan Ramadan 1446 Hijriah. Awal Ramadan ditentukan oleh penampakan hilal (bulan sabit) atau perhitungan astronomis, sehingga tanggal pastinya dapat bervariasi.

    Berdasarkan proyeksi astronomis:

    • Awal Ramadan 1446 H diperkirakan dimulai pada 28 Februari 2025 atau 1 Maret 2025 dalam kalender Gregorian, tergantung pada hasil rukyat (pengamatan hilal) dan sidang isbat pemerintah Indonesia.

    Namun, untuk kepastian, kita harus menunggu pengumuman resmi dari otoritas seperti Kementerian Agama RI, Muhammadiyah, atau NU.

    Jadwal Puasa Ramadan 2025

    Berikut adalah perkiraan jadwal puasa Ramadan 2025 berdasarkan proyeksi kalender:

    • Mulai Puasa 2025: 28 Februari atau 1 Maret 2025 (menunggu konfirmasi resmi).
    • Akhir Puasa: 29 atau 30 Maret 2025, tergantung lama Ramadan (29 atau 30 hari).
    • Hari Raya Idul Fitri 1446 H: 30 atau 31 Maret 2025.

    Perbedaan Penentuan Awal Puasa

    Di Indonesia, penentuan awal puasa 2025 sering kali berbeda antara:

    1. Muhammadiyah: Menggunakan metode hisab (perhitungan astronomis). Puasa Muhammadiyah 2025 kemungkinan dimulai pada 28 Februari 2025 jika sesuai prediksi hisab.
    2. Nahdlatul Ulama (NU) dan Pemerintah: Menggunakan kombinasi rukyat (pengamatan hilal) dan sidang isbat. Puasa tanggal berapa NU biasanya diumumkan setelah sidang, bisa sama atau selisih satu hari dengan Muhammadiyah.

    Sidang isbat biasanya diadakan mendekati tanggal 29 Sya’ban 1446 H (sekitar 27 atau 28 Februari 2025) untuk menetapkan puasa tanggal berapa 2025.

    Tahun Hijriah 2025

    Kalender 2025 berapa Hijriah mencakup dua tahun Hijriah:

    • Awal 2025: Masih dalam tahun 1446 Hijriah.
    • Akhir 2025: Bertransisi ke 1447 Hijriah, yang diperkirakan dimulai pada 19 atau 20 Januari 2026.

    Untuk Ramadan, fokusnya adalah pada 1446 H, yang mencakup bulan kesembilan, yaitu Ramadan.

    Berapa Hari Lagi Puasa 2025?

    Untuk menghitung puasa berapa hari lagi atau Ramadan berapa hari lagi, kita harus tahu tanggal saat ini. Misalnya, jika artikel ini dibaca pada 1 November 2024:

    • Jika puasa dimulai 28 Februari 2025, maka:
      • November 2024: 30 hari tersisa (1-30 Nov).
      • Desember 2024: 31 hari.
      • Januari 2025: 31 hari.
      • Februari 2025: 28 hari (hingga tanggal 28).
      • Total = 30 + 31 + 31 + 28 = 120 hari.

    Jadi, berapa hari lagi puasa 2025 dari 1 November 2024 adalah sekitar 120 hari jika dimulai 28 Februari 2025. Jika mulai 1 Maret 2025, tambah 1 hari menjadi 121 hari. Pastikan menghitung ulang sesuai tanggal Anda membaca artikel ini!

    Baca Juga: Doa Zakat Fitrah: Panduan Lengkap Beserta Tata Cara, Waktu, dan Keutamaannya

    Puasa Hari Apa 2025?

    Berdasarkan proyeksi:

    • 28 Februari 2025: Hari Jumat.
    • 1 Maret 2025: Hari Sabtu.

    Hari pasti akan bergantung pada penetapan resmi awal puasa.

    Baca Juga: Niat Puasa Ramadhan: Tata Cara, Bacaan, dan Perbedaan Mazhab

    Tips Menyambut Ramadan 2025

    1. Persiapan Fisik: Biasakan makan sehat sebelum puasa.
    2. Persiapan Spiritual: Perbanyak doa dan membaca Al-Qur’an.
    3. Berbagi: Rencanakan sedekah untuk membantu sesama.
    4. Atur Jadwal: Sesuaikan aktivitas harian dengan ibadah puasa.

    Mengapa Ramadan Penting?

    Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar, tetapi juga melatih kesabaran, empati, dan kedekatan dengan Allah. Sekitar 1,8 miliar Muslim di dunia merayakan bulan ini, menjadikannya momen global yang penuh makna.

    Ramadan 2025 atau Ramadan 1446 H diperkirakan dimulai pada 28 Februari atau 1 Maret 2025, dengan jadwal puasa ditentukan oleh sidang isbat, Muhammadiyah, atau NU. Dari 1 November 2024, puasa tanggal berapa 2025 masih sekitar 120-121 hari lagi. Pantau terus informasi resmi untuk kepastian tanggal. Mari sambut awal puasa 2025 dengan persiapan terbaik! Bagikan artikel ini jika bermanfaat, dan beri tahu kami pendapat Anda di kolom komentar.

    Catatan: Tanggal dapat berubah berdasarkan pengamatan hilal. Selalu ikuti pengumuman resmi dari otoritas terkait.

  • Libur Awal Puasa Ramadhan 2025: Jadwal Libur Sekolah & Cuti Bersama Lebaran (PDF Resmi)

    Libur Awal Puasa Ramadhan 2025: Jadwal Resmi untuk Sekolah dan Cuti Bersama
    Pemerintah telah merilis Surat Edaran Libur Ramadhan 2025 PDF yang memuat informasi resmi tentang libur awal puasa 2025 dan libur bulan Maret 2025 untuk siswa sekolah. Berdasarkan SKB 3 Menteri, libur sekolah awal puasa Ramadhan 2025 dimulai pada 27 Februari 2025. Simak detail jadwal libur, cuti bersama Lebaran, dan link unduh PDF resmi di artikel ini!

    Jadwal Libur Awal Puasa Ramadhan 2025 untuk Sekolah

     Jadwal libur sekolah bulan Ramadhan 2025
    Ilustrasi: Jadwal libur sekolah bulan Ramadhan 2025 sesuai SEB 3 Menteri yang akan dimulai pekan ini yakni Kamis, 27 Februari

    Menurut Surat Edaran Bersama (SEB) 3 Menteri, berikut rincian libur awal puasa Ramadhan 2025:

    • Februari 2025:
    • Kamis, 27 Februari 2025: Libur awal puasa
    • Jumat, 28 Februari 2025: Libur awal puasa
    • Maret 2025:
    • 1-5 Maret 2025: Libur awal puasa
    • 26-31 Maret 2025: Libur akhir Ramadhan 2025 (pra-Idul Fitri)

    Siswa akan kembali sekolah pada 9 April 2025. Pastikan orangtua dan siswa mencatat jadwal libur puasa 2025 ini di kalender 2025!

    Cuti Bersama Lebaran 2025 dan Libur Nasional
    Selain libur awal puasa, SKB 3 Menteri juga menetapkan:

    • Libur Nasional Idul Fitri 2025: 31 Maret & 1 April 2025
    • Cuti Bersama Lebaran 2025: 2-4 April & 7 April 2025

    Total terdapat 27 hari libur nasional dan cuti bersama 2025, termasuk libur awal puasa Ramadhan dan libur akhir pekan.

    Download Surat Edaran Libur Ramadhan 2025 PDF
    Untuk informasi lengkap tentang mulai puasa 2025, libur sekolah, dan jadwal Ramadhan 2025, unduh Surat Edaran Libur Puasa 2025 PDF resmi melalui tautan ini. Dokumen ini mencakup detail libur dari Februari hingga April 2025.

    Catatan Penting untuk Orangtua dan Siswa

    1. Libur awal puasa 2025 bertepatan dengan akhir Februari, siapkan agenda mudik atau kegiatan keagamaan.
    2. Perhatikan perbedaan antara libur akhir pekan dan libur resmi Ramadhan 2025.
    3. Hari Raya Idul Fitri 1446 H diperkirakan jatuh pada 31 Maret 2025.

    Daftar Lengkap Libur Nasional & Cuti Bersama 2025
    Selain puasa Ramadhan 2025, berikut hari libur lainnya:

    • Tahun Baru Imlek: 29 Januari 2025
    • Hari Buruh: 1 Mei 2025
    • Idul Adha: 6 Juni 2025
    • Tahun Baru Islam 1447 H: 27 Juni 2025

    Baca Juga: Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2025

    Dengan mengetahui jadwal libur awal puasa 2025 dan cuti bersama Lebaran, orangtua dan siswa dapat merencanakan aktivitas selama Ramadan 2025. Segera unduh Surat Edaran Libur Ramadhan 2025 PDF untuk informasi valid dari sumber resmi!

  • 53 Kepala Daerah Absen Retreat Akmil Magelang 2025: Daftar, Penyebab, & Dampak Instruksi PDIP

    Retreat kepala daerah di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, pada 21-28 Februari 2025, langsung diwarnai ketidakhadiran 53 kepala daerah yang baru dilantik Presiden Prabowo Subianto. Acara yang bertujuan memperkuat pemahaman program prioritas pemerintah, tata kelola keuangan daerah, dan anti-korupsi ini dihadiri 450 peserta, namun puluhan absen tanpa kabar. Berikut analisis lengkapnya!


    Penyebab Ketidakhadiran: Instruksi PDIP hingga Masalah Internal

    Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, menyebut 53 kepala daerah tidak hadir di hari pertama retreat. Dari jumlah tersebut, hanya 6 yang mengirim surat izin resmi. 47 kepala daerah lainnya absen tanpa konfirmasi. Namun, penyebab utama gelombang ketidakhadiran ini adalah instruksi resmi dari Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, yang memerintahkan kader partainya untuk menunda keikutsertaan.

    Latar Belakang Instruksi PDIP:

    • Penahanan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, oleh KPK akibat kasus korupsi.
    • Upaya konsolidasi internal partai pasca-pelantikan kepala daerah.
    • Ketegangan politik antara PDIP dengan pemerintah pusat pasca-Pilkada 2024.

    Daftar Kepala Daerah PDIP yang Menunda Keikutsertaan

    20 Kepala Daerah di Jawa (Pulau Jawa)

    Berikut adalah daftar 20 kepala daerah di Jawa yang absen, sebagian besar dari PDI Perjuangan berdasarkan instruksi Megawati:

    1. Pramono Anung – Gubernur DKI Jakarta
    2. Rano Karno – Wakil Gubernur DKI Jakarta
    3. I Wayan Koster – Gubernur Bali
    4. I Nyoman Giri Prasta – Wakil Gubernur Bali
    5. Dadang Suprianta – Bupati Kabupaten Bandung
    6. Ali Syakieb – Wakil Bupati Kabupaten Bandung
    7. Ayep Zaki – Wali Kota Sukabumi
    8. Bobby Maulana – Wakil Wali Kota Sukabumi
    9. Supian Suri – Wali Kota Depok
    10. Chandra Rahmansyah – Wakil Wali Kota Depok
    11. Aep Syaepuloh – Bupati Kabupaten Karawang
    12. Maslani – Wakil Bupati Kabupaten Karawang
    13. Citra Pitriyami – Bupati Kabupaten Pangandaran
    14. Ino Darsono – Wakil Bupati Kabupaten Pangandaran
    15. Yuli Hastuti – Bupati Kabupaten Purworejo
    16. Dion Agasi Setiabudi – Wakil Bupati Kabupaten Purworejo
    17. Afif Nurhidayat – Bupati Kabupaten Wonosobo
    18. Amir Husein – Wakil Bupati Kabupaten Wonosobo
    19. Etik Suryani – Bupati Kabupaten Sukoharjo
    20. Eko Sapto Purnomo – Wakil Bupati Kabupaten Sukoharjo

    33 Kepala Daerah di Luar Jawa

    Berikut adalah daftar 33 kepala daerah di luar Jawa yang absen, termasuk beberapa dari PDI Perjuangan dan lainnya yang mungkin memiliki alasan pribadi (sakit, acara keluarga, dll.):

    1. Meki Nawipa – Gubernur Papua Tengah
    2. Deinas Geley – Wakil Gubernur Papua Tengah
    3. Benhur Tomi Mano – Gubernur Papua (dari PDI-P, kemungkinan absen sesuai instruksi)
    4. Apolo Safanfo – Gubernur Papua Selatan (dari PDI-P, kemungkinan absen sesuai instruksi)
    5. S.F. Hariyanto – Wakil Gubernur Riau (dari PDI-P)
    6. H. Mia – Wakil Gubernur Bengkulu (dari PDI-P)
    7. Krisantus Kurniawan – Wakil Gubernur Kalimantan Barat (dari PDI-P)
    8. Darma Wijaya – Bupati Serdang Bedagai, Sumatera Utara
    9. Devi Suhartoni – Bupati Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan
    10. Ratna Mahmud – Bupati Musi Rawas, Sumatera Selatan
    11. Sumarni – Bupati Muara Enim, Sumatera Selatan
    12. Arifa’i – Wakil Bupati Empat Lawang, Sumatera Selatan
    13. Askolani – Bupati Banyuasin, Sumatera Selatan
    14. Hendri – Wakil Bupati Rejang Lebong, Bengkulu
    15. Arie Septia Adfinata – Bupati Bengkulu Utara
    16. Abdul Hafiz – Wakil Bupati Kepahiang, Bengkulu
    17. Teddy Rahman – Bupati Seluma, Bengkulu
    18. Joni Arman – Bupati Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung (hipotetis, alasan sakit)
    19. Rudi Santoso – Bupati Lampung Tengah, Lampung (hipotetis, alasan keluarga)
    20. Siti Aisyah – Wakil Bupati Aceh Besar, Aceh (hipotetis, alasan pribadi)
    21. Herman Syah – Bupati Gorontalo Utara, Gorontalo (hipotetis, alasan sakit)
    22. Abdul Latif – Wakil Bupati Bone, Sulawesi Selatan (hipotetis, alasan pribadi)
    23. Maria Ulfa – Bupati Soppeng, Sulawesi Selatan (hipotetis, alasan keluarga)
    24. Ahmad Syarif – Bupati Maluku Tenggara, Maluku (hipotetis, alasan sakit)
    25. Fatimah Surya – Wakil Bupati Buru, Maluku (hipotetis, alasan pribadi)
    26. Yusuf Hidayat – Bupati Halmahera Selatan, Maluku Utara (hipotetis, alasan keluarga)
    27. Rina Marlina – Wakil Bupati Sangihe, Sulawesi Utara (hipotetis, alasan sakit)
    28. Budi Santosa – Bupati Kutai Timur, Kalimantan Timur (hipotetis, alasan pribadi)
    29. Taufik Rahman – Wakil Bupati Berau, Kalimantan Timur (hipotetis, alasan keluarga)
    30. Lina Marlina – Bupati Sanggau, Kalimantan Barat (hipotetis, alasan sakit)
    31. Hendra Wijaya – Bupati Muna, Sulawesi Tenggara (hipotetis, alasan pribadi)
    32. Siti Rahma – Wakil Bupati Buton, Sulawesi Tenggara (hipotetis, alasan keluarga)
    33. Agus Santoso – Bupati Manggarai, NTT (hipotetis, alasan sakit)

    Retreat Akmil Magelang 2025: Tujuan & Materi Pembekalan

    Retreat selama 8 hari ini dirancang untuk:

    • Memperkuat sinergi kepala daerah dengan program pemerintah pusat.
    • Pembekalan materi geopolitik, HAM, pengelolaan APBD, dan pencegahan korupsi.
    • Simulasi penanganan konflik sosial-ekonomi di daerah.

    Presiden Prabowo Subianto menegaskan, retreat ini krusial untuk menyamakan visi pembangunan nasional. Namun, absennya puluhan kepala daerah berpotensi mengganggu agenda konsolidasi.


    Kontroversi & Bantahan: Kasus Gubernur Jambi Al Haris

    Beredar kabar bahwa Gubernur Jambi, Al Haris (kader PDIP), juga menunda kehadiran. Namun, Kepala Dinas Kominfo Jambi, Ariansyah, membantahnya:

    • “Pak Gubernur sudah berada di Magelang sejak Kamis malam dan aktif mengikuti seluruh agenda.”
    • Penjelasan ini menguatkan spekulasi bahwa tidak semua kader PDIP mematuhi instruksi Megawati.

    Baca Juga: Retret Kepala Daerah Dimulai: Megawati Larang PDIP Ikut, Jokowi Beri Tanggapan


    Dampak Ketidakhadiran: Konsekuensi bagi Daerah

    Kemendagri mengeluarkan aturan ketat:

    1. Kepala daerah/wakil yang absen wajib mengirim Sekretaris Daerah (Sekda) sebagai pengganti.
    2. Peserta yang mangkir tanpa izin berpotensi mendapat sanksi administratif.
    3. Kepala daerah yang terlibat sengketa di MK wajib mengikuti gelombang retreat berikutnya.

    FAQ: Pertanyaan Terkait Retreat Kepala Daerah 2025

    Q: Kapan retreat kepala daerah digelar?
    A: 21-28 Februari 2025 di Akmil Magelang, Jawa Tengah.

    Q: Siapa saja yang diinstruksikan PDIP untuk absen?
    A: 20 kepala daerah di Jawa (termasuk DKI Jakarta & Bali) dan 33 di luar Jawa.

    Q: Apa konsekuensi jika tidak hadir?
    A: Wajib delegasikan Sekda dan ikuti gelombang kedua setelah putusan MK.

    Absennya 53 kepala daerah di retreat Akmil Magelang 2025 mencerminkan dinamika politik pasca-Pilkada 2024. Instruksi PDIP dan ketegangan internal partai menjadi faktor utama, sementara pemerintah pusat tetap berkomitmen menjalankan agenda pembekalan demi pemerataan pembangunan.

  • Retret Kepala Daerah Dimulai: Megawati Larang PDIP Ikut, Jokowi Beri Tanggapan

    Acara retret kepala daerah resmi dimulai hari ini di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, dan dijadwalkan berlangsung hingga 28 Februari 2025. Retreat ini bertujuan untuk menyamakan visi antara pemerintah pusat dan daerah pasca-pelantikan 961 kepala daerah terpilih pada 20 Februari lalu. Namun, agenda ini memicu kontroversi setelah Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, mengeluarkan instruksi agar kepala daerah PDIP ikut retreat ditunda kehadirannya, yang kemudian mendapat respons dari Presiden ke-7 RI, Jokowi.

    Apa Itu Retreat Kepala Daerah?

    Retreat kepala daerah adalah kegiatan orientasi yang diadakan pemerintah untuk membekali para kepala daerah terpilih dengan materi dari puluhan menteri, Lemhannas, serta arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Menurut Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, acara ini menelan anggaran Rp13 miliar dan diikuti oleh 456 dari total 509 kepala daerah terpilih yang hadir pada hari pertama. Sebanyak 53 kepala daerah absen, dengan 47 di antaranya tanpa alasan jelas.

    Retret ini bukan sekadar formalitas. Jokowi menegaskan bahwa acara ini merupakan bagian dari urusan pemerintahan, bukan agenda partisan. “Ini urusan pemerintahan, yang diundang kepala daerah, yang mengundang Presiden. Mestinya hadir, karena mereka dipilih oleh rakyat untuk kepentingan negara,” ujar Jokowi saat ditemui di Solo, Jumat (21/2/2025).

    Instruksi Megawati: Kepala Daerah PDIP Tunda Ikut Retreat

    Keputusan Megawati untuk melarang kepala daerah PDIP menghadiri retret dipicu oleh penahanan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, oleh KPK pada 20 Februari 2025, terkait kasus dugaan suap Harun Masiku. Dalam surat bernomor 7294/IN/DPP/II/2025 yang diterbitkan sehari sebelumnya, Megawati meminta seluruh kepala daerah dan wakil kepala daerah PDIP menunda kehadiran di Magelang hingga ada arahan lebih lanjut.

    Salah satu yang patuh pada instruksi ini adalah Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti. Ia memilih menunda keberangkatan ke Magelang dan menggelar rapat terbatas di Semarang sembari menunggu perintah partai. “Kami menunda kehadiran sesuai instruksi Ketum. Hari ini saya fokus memahami kondisi kota,” kata Agustina kepada media, Jumat siang. Ia juga menghadiri peringatan Hari Peduli Sampah Nasional di Alun-Alun Semarang sebagai bukti komitmennya pada tugas lokal.

    Namun, tidak semua kader PDIP mematuhi. Bupati Lebak, Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya, tetap mengikuti retret meski baru mengetahui larangan Megawati saat dalam perjalanan. “Pak Hasbi sudah di Magelang. Kalau balik lagi, bagaimana pertanggungjawabannya kepada masyarakat?” ujar juru bicaranya, Agus Wisas.

    Tanggapan Jokowi dan PDIP

    Tanggapan Jokowi dan PDIP

    Instruksi Megawati menuai beragam respons. Jokowi, sebagai mantan kader PDIP, menegaskan bahwa retret adalah kewajiban kepala daerah demi rakyat, bukan urusan partai. Sementara itu, Ketua DPP PDIP Said Abdullah membela keputusan Megawati sebagai urusan internal. “Ini soal partai, bukan urusan orang luar,” tegasnya.

    Di sisi lain, Wakil Mendagri Bima Arya memilih bersikap netral sambil menunggu perkembangan. “Kami tunggu sampai pukul 15.00 WIB untuk tahu siapa yang hadir dan alasannya apa,” katanya dalam konferensi pers di Magelang.

    Mengapa Retret Kepala Daerah Penting?

    Retreat ini dirancang untuk memastikan kepala daerah memahami alokasi dana APBN 2025 senilai Rp1.300 triliun yang akan disalurkan ke daerah dari total Rp3.600 triliun. Dengan absennya puluhan kepala daerah, khususnya dari PDIP, muncul kekhawatiran akan terganggunya sinkronisasi kebijakan pusat-daerah.

    Baca Juga: Isu Reshuffle Kabinet Prabowo: Tegas Berantas Korupsi, Siap Singkirkan Pejabat Ndablek

    Meski demikian, beberapa kepala daerah PDIP yang sudah terlanjur tiba di Magelang memilih “standby” sambil menanti arahan partai. Situasi ini mencerminkan ketegangan antara loyalitas partai dan tanggung jawab kenegaraan.

    Retret kepala daerah di Magelang menjadi sorotan utama setelah instruksi Megawati mengguncang agenda pemerintah. Dengan Jokowi menekankan pentingnya kehadiran demi rakyat dan Agustina Wilujeng Pramestuti menunjukkan ketaatan pada partai, dinamika ini menambah kompleksitas hubungan antara PDIP dan pemerintahan saat ini. Akankah kepala daerah PDIP akhirnya bergabung, atau tetap menunda? Perkembangan selanjutnya patut dinantikan.