Category: Lifestyle

  • Narasi: Pengertian, Tujuan, Ciri, Jenis, Struktur

    Istilah naratif merupakan salah satu bentuk pengembangan paragraf dalam karangan atau karya tulis yang menjelaskan rangkaian peristiwa atau peristiwa secara berurutan dari waktu ke waktu; yaitu dari awal, tengah hingga akhir.

    Ada pula beberapa pendapat yang menjelaskan makna narasi ini sebagai karangan yang disajikan atas dasar suatu babak atau alur yang di dalamnya terdapat peristiwa, tokoh dan konflik. Sebuah narasi mungkin berisi atau tidak mengandung cerita berbasis fakta (narasi ekspositori) atau cerita fiksi (narasi sugestif).

    Pengertian narasi menurut para ahli

    Untuk lebih memahami apa arti naratif, kami mungkin atau mungkin tidak merujuk pada pendapat beberapa ahli, termasuk yang berikut ini:

    1. Menurut Gorys Keraf (2001: 137)

    Istilah naratif merupakan wacana yang berusaha untuk mengaitkan suatu peristiwa atau kejadian seolah-olah pembaca telah melihat atau mengalami sendiri kejadian / kejadian tersebut. Narasinya lebih banyak bercerita tentang kehidupan yang dinamis melalui beberapa kali.

    2. Menurut Atar Semi (2003: 29),

    Istilah naratif merupakan suatu bentuk percakapan atau tulisan yang mempunyai tujuan untuk menyampaikan atau bahkan menarasikan rangkaian peristiwa atau peristiwa atau pengalaman manusia yang didasarkan pada perkembangan dari waktu ke waktu.

    3. Menurut Widjono H.S. (2007: 175)

    Istilah naratif merupakan suatu uraian yang menceritakan sesuatu atau rangkaian tindakan, peristiwa, keadaan satu persatu dari awal hingga akhir, sehingga rangkaian hubungan antara satu dengan yang lainnya menjadi terlihat.

    4. Menurut Ismail Marahimin (1994: 93)

    Pengertian narasi adalah cerita yang didasarkan pada rangkaian peristiwa yang didalamnya terdapat tokoh yang menghadapi konflik yaitu dengan liku-liku.

    5. Menurut KBBI

    Istilah naratif adalah cerita atau deskripsi peristiwa atau peristiwa, narasi, serta subjek suatu karya seni.

    Tujuan narasi

    Berikut ini adalah tujuan pembuatan narasi yang meliputi:

    • Untuk menyampaikan atau berbagi informasi untuk menambah pengetahuan atau wawasan audiens.
    • Bagikan atau sampaikan pengalaman agar penonton dapat membagikan pengalaman tersebut.

    Fitur naratif

    Berikut ciri-ciri penuturannya, diantaranya sebagai berikut:

    Versi Goys Keraf (2000: 136)

    • Tunjukkan elemen aksi atau aksi
    • Cobalah menjawab pertanyaan “Apa yang terjadi?” Untuk menjawab.
    • Diatur dalam urutan kronologis
    • Ada konflik

    Versi Semi Atar (2003: 31)

    • Berupa cerita tentang peristiwa atau pengalaman penulisnya
    • Berbasis konflik karena penuturan tanpa konflik seringkali tidak menarik
    • Peristiwa atau peristiwa yang diberikan berupa peristiwa atau peristiwa nyata, bisa berupa imajinasi belaka atau kombinasi keduanya.
    • Urutan kronologis pada dasarnya sangat ditekankan. Ciri-ciri penuturan ini adalah mengandung cerita yang menekankan suatu kronologi atau peristiwa yang mengandung konflik dari waktu ke waktu.
    • Memiliki nilai estetika atau estetika

    Jenis narasi

    Di bawah ini adalah jenis-jenis narasi, di antaranya sebagai berikut:

    Narasi informatif

    Narasi informatif ini merupakan narasi yang bertujuan untuk memberikan informasi yang akurat tentang suatu peristiwa guna menambah pengetahuan masyarakat tentang sejarah seseorang.

    Narasi ekspositori

    Exposure Narrative adalah narasi yang dimaksudkan untuk memberikan informasi yang akurat tentang suatu peristiwa atau kejadian untuk menambah pengetahuan orang tentang atau tentang cerita seseorang. Dalam narasi ekspositori ini, penulis menarasikan suatu peristiwa atau kejadian dengan menggunakan data atau sesuai dengan fakta. Aktor dalam narasi ekspositori biasanya hanya satu orang. Pelaku kemudian diceritakan dari masa kecilnya sampai sekarang atau sampai akhir hayatnya.

    Narasi artistik

    Narasi artistik ini merupakan narasi yang berusaha menyampaikan maksud atau makna tertentu dengan mengirimkan pesan tersembunyi kepada pembaca atau pendengarnya sehingga seolah-olah sedang melihat. Ketentuan ini menyangkut penggunaan bahasa logis berdasarkan fakta yang tersedia dan tidak mengandung unsur sugestif atau obyektif.

    Narasi sugestif

    Narasi sugestif ini adalah narasi yang menceritakan hasil fiksi, imajinasi, atau imajinasi pengarang. samaran. Narasi sugestif selalu melibatkan imajinasi atau tipu muslihat, karena yang ingin dicapai adalah kesan peristiwa atau peristiwa tersebut. Narasi sugestif ini juga dikenal sebagai narasi fiksi.

    Baca Juga: Seminar: Pengertian, Tujuan, Jenis, Syarat, Ciri, Unsur, dan Contohnya

    Struktur naratif

    Berikut struktur naratif yang perlu Anda ketahui, diantaranya sebagai berikut:

    1. pengantar
      Bagian ini kemudian berisi tentang pengenalan karakter, latar belakang atau ide dan lain-lain.
    2. Awal kontroversi
      Bagian ini kemudian berisi konflik atau masalah awal yang dikemukakan oleh penulis.
    3. Klimaks konflik
      Bagian ini kemudian memberikan ilustrasi tentang konflik utama, atau inti cerita.
    4. Penyelesaian
      Bagian ini memberikan solusi atas masalah yang muncul dalam cerita dan juga menunjukkan akhir cerita.

    Elemen naratif

    Dalam sebuah narasi tentunya ada unsur-unsur unsur-unsur naratif tersebut, diantaranya sebagai berikut:

    • Karakter, ini adalah aktor dalam sebuah cerita, misalnya “aku”.
    • Latar belakang, ini adalah gambaran tempat, waktu dan suasana.
    • Tempat / ruang, misalnya, “di kampus”.
    • Misalnya, waktu seperti “16.00 WIB”.
    • Urutan peristiwa, yaitu rangkaian peristiwa atau peristiwa yang digambarkan secara kronologis.
    • Sore itu saya bersiap-siap untuk berangkat ke lapangan futsal
    • Saya melihat siaran IG langsung tentang perampokan
    • Perampokan itu terjadi di rumah saya
    • Korban perampokan adalah salah satu warga di wilayah saya

    Metode penulisan naratif

    Metode penulisan naratif

    Di bawah ini adalah langkah-langkah untuk menulis teks esai naratif, diantaranya sebagai berikut:

    • Pertama tentukan subjek dan juga pesan yang akan disampaikan terlebih dahulu
    • Kemudian tentukan target pembaca
    • Mendesain peristiwa atau peristiwa utama, yang kemudian dideskripsikan dalam bentuk skema plot
    • Bagilah peristiwa atau peristiwa utama menjadi awal, pengembangan, dan akhir cerita
    • Merinci peristiwa atau peristiwa utama dalam detail peristiwa yaitu sebagai cerita pendukung
    • Atur tanda dan tanda, sikap dan perspektif
    • Ketahui aturan tanda baca dalam kalimat

    Contoh Teks Narasi

    Di bawah ini adalah contoh teks narasi ekspositori termasuk yang berikut ini:

    Pertarungan Ir. Soekarno
    Pada tanggal 4 Juli 1927 Ir. Soekarno mendirikan Partai Nasional Indonesia (PNI) dengan tujuan kemerdekaan Indonesia segera. Padahal, sejak 29 Desember 1929 hingga 31 Desember 1931, Belanda membawanya ke Lapas Sukamiskin di kawasan Bandung.
    Dia dibebaskan lalu bergabung dengan Partindo, tapi Ir untuk kedua kalinya. Soekarno kemudian ditangkap dan diasingkan pada tahun 1933 ke Ende, Flores. Kemudian dia dipindahkan ke Bengkulu.
    Setelah perjuangan yang panjang dan melelahkan, ia dan Bung Hatta memproklamasikan kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945.

    Demikian penjelasan tentang makna narasi, elemen, struktur, ciri, tujuan dan contoh, semoga apa yang sedang dijelaskan dapat bermanfaat bagi anda. Terima kasih

  • Inilah 8 Manfaat Kursus Online yang Bisa Kamu Dapat!

    Di tengah persaingan di dunia kerja yang kian kompetitif, kita tidak hanya mengandalkan latar belakang pendidikan saja, melainkan kita juga bisa melatih dan melakukan pengembangan diri untuk meningkatkan keahlian dan belajar skill baru, salah satu caranya dengan mengikuti kursus.

    Apalagi, di era digital yang semakin berkembang seperti saat ini membuka peluang besar bagi kita untuk bisa meningkatkan kompetensi melalui kursus – kursus online. Keberadaan kursus online saat ini, dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas diri kapanpun dan dimana saja.

    Dengan hadirnya kursus online, membuat kita mampu melakukan beberapa keterampilan diluar dari prestasi akademik.

    Sekarang, banyak penyelenggara kursus online yang fokus pada konten yang berhubungan dengan digital seperti desain grafis, pengembangan website, konten digital, dan lain sebagainya.

    Lalu, apa saja manfaat kursus online yang bisa didapat? Simak penjelasannya di bawah ini!

    1. Waktu dan tempat yang fleksibel
    Dibandingkan dengan kursus yang dilakukan secara offline, pada kursus online anda bisa mengakses kelas dimana saja dan waktu yang bisa disesuaikan dengan jadwal keseharian anda.

    2. Meningkatkan skill saat mencari pekerjaan
    Manfaat kursus online lainnya adalah dapat meningkatkan skill untuk mendukung dalam mencari pekerjaan. Dengan mengikuti kursus online dan mendapatkan sertifikat dalam curriculum vitae (CV), kemungkinan besar perusahaan akan tahu seberapa besar kapasitasmu dalam bidang tertentu.

    3. Perusahaan tentu ingin kandidat yang memiliki kualitas dengan keterampilan yang dikuasai. Usahakan untuk mengikuti kursus yang sesuai dengan pekerjaan yang akan dilamar.

    4. Mendapatkan networking
    Umumnya, kursus online akan ada banyak peserta yang mengikuti dari berbagai macam latar belakang yang berbeda-beda, sehingga dapat membuka peluang untuk menjalin hubungan pertemanan dan memperluas networking di dunia kerja.

    5. Pilihan macam keterampilan yang beragam
    Melalui kursus online, kita dapat mempelajari berbagai macam keterampilan yang disukai atau di luar dari latar belakang pendidikan.

    Hal ini membuat kita tidak merasa terbatas dalam pengembangan diri dan meningkatkan kualitas diri karena bisa mencoba berbagai keterampilan yang baru yang sebelumnya belum pernah kita ketahui.

    6. Mudah mengingat materi yang diberikan
    Umumnya, penyedia kegiatan kursus online akan memberikan materi kursus baik saat kelas berjalan maupun di luar kelas. Hal ini mempermudah peserta kursus untuk memahami dan memperdalam materi yang disampaikan

    7. Hemat biaya, waktu, dan tenaga
    Kursus online bersifat sangat fleksibel, sehingga dapat menghemat biaya karena tidak perlu mengeluarkan cost untuk transportasi, menghemat waktu karena dapat dilakukan dimana saja saat kamu berada, dan menghemat tenaga karena tidak perlu keluar rumah.

    8. Suasana yang interaktif dan terintegritas
    Dalam kursus online, kita bisa berinteraksi langsung dengan pemateri atau ahli dan sesama peserta kursus. Biasanya dilakukan pada sesi diskusi dan tanya jawab.

  • Puasa Dzulhijjah: Keutamaan, Niat dan Tata Cara Berpuasa

    Bulan Dzulhijjah adalah bulan ke-12 dalam kalender Hijriah dan memiliki tempat istimewa dalam Islam. Bulan ini dikenal dengan berbagai amalan ibadah yang sangat dianjurkan, terutama bagi umat Muslim yang menunaikan ibadah haji.

    Selain haji, terdapat juga ibadah lain yang sangat dianjurkan selama bulan ini, yaitu Puasa Dzulhijjah.

    Keutamaan Bulan Dzulhijjah

    Bulan Dzulhijjah memiliki banyak keutamaan. Di bulan ini terdapat Hari Raya Idul Adha, yang juga dikenal sebagai Hari Raya Kurban. Selain itu, 10 hari pertama bulan Dzulhijjah dianggap sebagai hari-hari terbaik dalam setahun untuk melakukan amal ibadah.

    Baca Juga: Keutamaan dan Amalan yang Disyariatkan pada 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah, Umat Muslim Wajib Tahu!

    Puasa Dzulhijjah

    Puasa Dzulhijjah adalah salah satu ibadah yang sangat dianjurkan selama 10 hari pertama bulan Dzulhijjah. Puasa ini memberikan kesempatan bagi umat Muslim untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan mendapatkan pahala yang berlipat ganda.

    Pengertian Puasa Dzulhijjah

    Puasa Dzulhijjah adalah puasa sunnah yang dilaksanakan pada sembilan hari pertama bulan Dzulhijjah, dengan hari kesembilan disebut sebagai Puasa Arafah. Puasa ini merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kualitas ibadah di bulan yang penuh berkah ini.

    Puasa Dzulhijjah telah dianjurkan sejak zaman Rasulullah SAW. Beliau dan para sahabatnya sering melaksanakan puasa ini sebagai bentuk ibadah dan ketaatan kepada Allah. 

    Terdapat banyak hadits yang menganjurkan puasa Dzulhijjah, di antaranya:

    Rasulullah SAW bersabda: “Tidak ada hari-hari dimana amal sholeh lebih dicintai oleh Allah dari hari-hari ini (sepuluh hari pertama Dzulhijjah).” (HR. Bukhari).

    Keutamaan Puasa Dzulhijjah

    Berpuasa pada sembilan hari pertama bulan Dzulhijjah memiliki keutamaan yang luar biasa. Puasa pada hari-hari ini dapat menyamai pahala puasa selama setahun penuh. 

    Amal ibadah yang dilakukan pada 10 hari pertama bulan Dzulhijjah akan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT. Ini mencakup segala bentuk amal shalih seperti puasa, shalat, sedekah, dan lainnya. 

    Rasulullah SAW bersabda, “Tidak ada hari di mana Allah lebih banyak membebaskan hamba dari neraka daripada hari Arafah.” (HR. Muslim).

    Jenis-Jenis Puasa Dzulhijjah

    Puasa Dzulhijjah (Tanggal 1-7 Dzulhijjah)

    Puasa sunnah yang dilakukan pada tujuh hari pertama bulan Dzulhijjah ini sangat dianjurkan karena memiliki keutamaan yang besar.

    Puasa Tarwiyah (Tanggal 8 Dzulhijjah)

    Puasa ini dilakukan pada hari kedelapan bulan Dzulhijjah dan memiliki keutamaan tersendiri. 

    Puasa Arafah (Tanggal 9 Dzulhijjah)

    Puasa Arafah adalah puasa yang paling utama di antara puasa-puasa di bulan Dzulhijjah. Puasa ini sangat dianjurkan bagi yang tidak sedang menunaikan haji karena memiliki keutamaan yang luar biasa.

    Keutamaan Puasa Arafah diantaranya:

    1. Penghapusan Dosa Dua Tahun

    Salah satu keutamaan terbesar dari puasa Arafah adalah penghapusan dosa dua tahun: setahun yang lalu dan setahun yang akan datang. 

    1. Pembebasan dari Siksa Neraka

    Puasa Arafah juga menjadi sebab dibebaskannya seorang Muslim dari siksa neraka.

    Hadits tentang Puasa Arafah:

    Rasulullah SAW bersabda, “Puasa Arafah, aku mengharap kepada Allah agar menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun setelahnya.” (HR. Muslim).

    Tata Cara dan Niat Puasa Dzulhijjah

    Tata Cara Puasa Dzulhijjah

    Tata Cara Puasa dari Tanggal 1-9 Dzulhijjah

    Pelaksanaan puasa Dzulhijjah sama seperti puasa sunnah lainnya, yaitu dengan menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari.

    Niat Puasa Dzulhijjah (Tanggal 1-7 Dzulhijjah)

    Arab:

    نَوَيْتُ صَوْمَ فِي يَوْمِ هَذَا مِنْ شَهْرِ ذُوْلْحِجَّةِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

    Nawaitu shauma fi yaumi hadza min syahri Dzulhijjah sunnatan lillahi ta’ala.

    Artinya:

    Saya niat puasa pada hari ini di bulan Dzulhijjah sunnah karena Allah Ta’ala.

    Niat Puasa Tarwiyah (Tanggal 8 Dzulhijjah)

    Arab:

    نَوَيْتُ صَوْمَ فِي يَوْمِ تَرْوِيَةَ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

    Nawaitu shauma fi yaumi tarwiyah sunnatan lillahi ta’ala.

    Artinya:

    Saya niat puasa pada hari Tarwiyah sunnah karena Allah Ta’ala.

    Niat Puasa Arafah (Tanggal 9 Dzulhijjah)

    Arab:

    نَوَيْتُ صَوْمَ فِي يَوْمِ عَرَفَةَ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

    Nawaitu shauma fi yaumi Arafah sunnatan lillahi ta’ala.

    Artinya:

    Saya niat puasa pada hari Arafah sunnah karena Allah Ta’ala.

    Jadwal Pelaksanaan Puasa Dzulhijjah

    Jadwal Pelaksanaan Puasa Dzulhijjah
    Kalender Bulan Juni 2024

    Untuk memastikan pelaksanaan puasa sesuai dengan tanggal Hijriah, penting untuk mengkonversi tanggal Hijriah ke kalender Masehi menggunakan kalender yang diakui oleh kementrian Agama

    Tanggal Hijriah yang ditetapkan oleh Kementerian Agama, bulan Dzulhijjah dimulai pada hari Sabtu, 8 Juni 2024.

    Berikut jadwal untuk pelaksanaan puasa 1-9 Dzulhijjah jika mengacu pada kalender Hijriah tersebut yang dikonversi ke dalam kalender Masehi:

    • 1 Dzulhijjah 1445 H: Sabtu, 8 Juni 2024
    • 2 Dzulhijjah 1445 H: Minggu, 9 Juni 2024
    • 3 Dzulhijjah 1445 H: Senin, 10 Juni 2024
    • 4 Dzulhijjah 1445 H: Selasa, 11 Juni 2024
    • 5 Dzulhijjah 1445 H: Rabu, 12 Juni 2024
    • 6 Dzulhijjah 1445 H: Kamis, 13 Juni 2024
    • 7 Dzulhijjah 1445 H: Jumat, 14 Juni 2024
    • 8 Dzulhijjah 1445 H (Puasa Tarwiyah): Sabtu, 15 Juni 2024
    • 9 Dzulhijjah 1445 H (Puasa Arafah): Minggu, 16 Juni 2024

    Amalan Sunnah Lainnya di Bulan Dzulhijjah

    Selain puasa, terdapat banyak amalan sunnah lain yang dianjurkan selama bulan Dzulhijjah, seperti memperbanyak shalat sunnah, berdzikir, dan bersedekah.

    Melakukan shalat sunnah, memperbanyak dzikir, dan bersedekah adalah amalan yang sangat dianjurkan untuk menambah pahala di bulan yang penuh berkah ini.

    Baca Juga; 7 Amalan Bulan Dzulhijjah yang Wajib Diketahui Umat Muslim, Apa Saja?

    Bulan Dzulhijjah juga merupakan bulan persiapan untuk menyambut Hari Raya Idul Adha, termasuk menyiapkan hewan kurban bagi yang mampu. 

    Puasa Dzulhijjah memiliki banyak keutamaan dan manfaat yang sangat besar bagi yang melaksanakannya dengan penuh keikhlasan.

    Mari kita manfaatkan kesempatan di bulan Dzulhijjah ini untuk meningkatkan ibadah dan meraih ridha Allah SWT melalui puasa dan amalan-amalan lainnya.

    Semoga kita semua diberikan kekuatan dan keikhlasan dalam menjalankan ibadah di bulan Dzulhijjah dan mendapatkan pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT. Aamiin.

  • 7 Ide Menu Daging Sapi Idul Adha yang Mudah untuk Masak Bareng Temen Kost

    Sebentar lagi umat Islam akan merayakan Hari Raya Idul Adha. Bagi perantau, perayaan Idul Adha bisa menjadi momen untuk pulang kampung dan berkumpul bersama keluarga. Namun tidak semua orang beruntung bisa merayakan momen Idul Adha di rumah.

    Untuk kamu yang bekerja dan tidak bisa mengambil jatah cuti, biasanya Idul Adha dirayakan secara sederhana bersama teman kosan. Agar momen ini tetap berkesan, kamu bisa memasak bareng. Jika biasanya daging sapi dimasak menjadi sate atau rendang, kali ini coba buat olahan bercita rasa internasional. Berikut beberapa ide menu daging sapi yang patut kamu coba.

    1. Gyudon, Jepang

    Gyudon tentu sudah tidak asing bagi penggemar sajian rice bowl. Menu khas Jepang satu ini terdiri dari telur dan tumisan daging sapi yang dihidangkan di atas nasi hangat.

    Cara pembuatannya pun mudah. Tumis daging sapi bersama bawang bombay, soy sauce, kaldu dan gula, kemudian masak sampai matang. Menu ini lebih cocok menggunakan daging sapi berlemak yang diiris sangat tipis.

    2. Tteokgalbi, Korea

    Olahan ala Korea satu ini juga bisa dijadikan ide masak bareng temen kosan saat Idul Adha karena nggak ribet. Tteokgalbi adalah makanan yang mirip beef patties.

    Menurut resep aslinya, tteokgalbi menggunakan daging iga cincang yang dibentuk seperti patties. Setelah berbentuk patties, selanjutnya dimarinasi dengan irisan bawang putih, bawang bombai, soy sauce, minyak wijen, madu, lada hitam bubuk, dan sedikit air. Masak menggunakan teknik broiling di oven selama 10 menit pada masing-masing sisi.

    3. Milanesa, Argentina

    Bahan-bahan untuk milenisa sangatlah mudah. Kamu hanya perlu menyiapkan tepung, telur, tepung roti, daging sapi yang dipipihkan, garam dan lada bubuk.

    Balut daging pipih dengan tepung berbumbu, kemudian celupkan ke dalam kocokan telur, dan balurkan tepung roti. Setelah seluruh permukaan daging tertutup tepung roti, goreng hingga merata. Kamu bisa menikmati milanesa dengan mashed potatoes atau kentang goreng.

    4. Kway teow neua, Thailand

    Hidangan berkuah ala Thailand ini juga bisa menjadi ide masak daging sapi saat Idul Adha nanti. Berbeda dengan lagman, kway teow neua atau thai beef noodles ini menggunakan mie kwetiau.

    Cita rasa yang kaya dan berempah didapatkan dari bumbu-bumbu seperti daun jeruk, lengkuas, serai, bawang putih, kembang lawang, merica, dan kecap ikan.

    5. Hachee, Belanda

    Makanan single-pot ini banyak disukai masyarakat Belanda karena praktis. Konon, Hachee sudah ada sejak abad pertengahan, ide hidangan ini memanfaatkan sisa daging dan sayuran.

    Saat membuatnya disarankan untuk menggunakan dutch oven atau panci anti lengket. Sebab, irisan bawang bombay dan daging sapi akan ditumis langsung dalam panci sebelum ditambahkan air.

    Masak daging sapi bersama cengkeh, daun salam, merica, dan cuka apel selama dua jam dengan api kecil. Agar lebih lengkap, nikmati hachee dengan irisan kol ungu dan mashed potato.

    6. Lagman, Uzbekistan

    Makanan berkuah lainnya yang cocok untuk disajikan saat Hari Raya Idul Adha adalah Lagman dari Uzbekistan. Lagman adalah hidangan mie berkuah dengan topping sayuran dan daging sapi. Selain di Uzbekistan, kamu juga bisa menjumpai makanan ini di kawasan Asia Tengah dan komunitas Uighur, China.

    Biasanya, lagman menggunakan mie yang dibuat sendiri dari adonan tepung terigu, susu, dan kuning telur. Tapi kalau tidak memungkinkan membuat mie sendiri, kamu juga bisa menggunakan mie tarik atau la mian.

    Cara memasaknya, tumis potongan daging sapi bersama bawang bombay hingga matang lalu tambahkan kacang polong, kentang, pasta tomat, air kaldu, dan bumbu lainnya seperti jintan, lada bubuk, serta garam.

    7. Orman kebabi, Turki

    Momen Idul Adha akan terasa lebih lengkap dengan sajian makanan khas Timur Tengah. Kalau membuat nasi kabsah terlalu merepotkan karena menggunakan banyak bahan, nah orman kebab bisa menjadi pilihan.

    Hidangan sejenis beef stew ini dimasak bersama potongan kentang, wortel, dan kacang polong. Irisan daging sapi harus digoreng lebih dulu dalam balutan tepung hingga matang. Kemudian, daging sapi dimasak dalam panci yang telah berisi sayuran, pasta tomat, dan rempah-rempah lainnya hingga empuk.

    Itulah 7 ide masakan daging sapi untuk masak bersama teman kosan saat Idul Adha nanti. Selain perut kenyang, skill memasak juga bertambah, deh!

  • Cara Pembagian Daging Kurban yang Benar dan Sesuai Syariat Islam

    Hari Raya Idul Adha adalah salah satu hari yang paling istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia. Pada hari tersebut, umat Islam menunaikan berbagai macam ibadah yang sangat dianjurkan, termasuk haji bagi yang mampu dan ibadah kurban.

    Ibadah kurban memiliki aturan dan ketentuan khusus yang harus dipatuhi agar ibadah yang dilakukan sah dan diterima oleh Allah SWT. Salah satu aspek penting dalam ibadah kurban adalah pembagian daging kurban. Memahami dan mengikuti ketentuan ini sangat penting agar ibadah kurban yang dilakukan sesuai dengan syariat Islam.

    Ketentuan Pembagian Daging Kurban

    Pembagian daging kurban tidak bisa dilakukan sembarangan. Terdapat beberapa ketentuan yang harus dipenuhi sebelum daging kurban dibagikan kepada yang berhak. Berikut adalah penjelasan mengenai ketentuan dan cara pembagian daging kurban sesuai syariat Islam.

    Pembagian Daging Kurban dalam Bentuk Mentah

    Daging kurban yang dibagikan kepada fakir dan miskin atau yang berhak harus dalam bentuk mentah. Hal ini memberikan keleluasaan bagi penerima untuk memanfaatkan daging sesuai kebutuhan mereka. Mereka bisa memasaknya sesuai selera atau bahkan menjualnya untuk memenuhi kebutuhan lain. Meski demikian, diperbolehkan juga memberikan sebagian daging setelah dimasak atau dalam bentuk jamuan makan bersama, terutama jika ada keinginan untuk membantu dalam pengolahan daging kurban tersebut.

    Jumlah Daging Kurban Harus Sesuai

    Menurut Al-Buhuti, seorang ulama dari mazhab Hambali, jumlah daging kurban yang layak dibagikan adalah 1 kg. Hitungan ini dianggap sudah masuk dalam kategori sedekah. Oleh karena itu, jumlah daging yang dibagikan kepada penerima harus sesuai dengan ketentuan tersebut. Pastikan tidak ada yang mendapat kurang dari jumlah yang telah ditetapkan agar keadilan dalam pembagian tetap terjaga.

    Penerima Daging Kurban

    Daging kurban harus dibagikan kepada mereka yang berhak menerima sesuai ajaran Islam. Berikut adalah kriteria orang yang berhak menerima daging kurban:

    1. Fakir dan Miskin: Mereka yang paling membutuhkan bantuan, sesuai dengan firman Allah dalam Al-Qur’an surah Al-Hajj ayat 28 dan 36 yang mengutamakan fakir miskin sebagai penerima daging kurban.
    2. Orang yang Berkurban (Shohibul Kurban): Mereka yang berkurban juga berhak untuk mengambil sebagian daging kurban.
    3. Teman, Kerabat, dan Tetangga: Orang-orang terdekat seperti teman, kerabat, dan tetangga juga termasuk dalam golongan yang berhak menerima daging kurban.

    Fakir dan miskin adalah golongan yang paling diutamakan dalam pembagian daging kurban. Jika ada non-Muslim yang sangat membutuhkan bantuan dan termasuk fakir miskin, mereka juga boleh menerima daging kurban.

    Jenis Hewan Kurban

    Hewan yang digunakan untuk kurban harus sesuai dengan ketentuan dalam ajaran Islam. Berikut adalah jenis-jenis hewan yang diperbolehkan untuk kurban:

    1. Unta: Minimal berusia 5 tahun.
    2. Sapi atau Kerbau: Minimal berusia 2 tahun.
    3. Kambing atau Domba: Minimal berusia 1 tahun atau sudah berganti giginya.

    Baca Juga: Idul Adha Segera Tiba, Ini 5 Cara Memilih Hewan Kurban Sesuai Syariat

    Cara Menghitung Pembagian Daging Kurban

    Untuk para panitia kurban yang bertugas, sangat penting untuk bisa menghitung dan memperkirakan jumlah daging yang bisa dibagikan. Hal ini dilakukan agar pembagian bisa adil dan sesuai dengan jumlah mustahik yang ada.

    Contoh perhitungan: Jika satu ekor sapi memiliki berat hidup 350 kg, maka berat karkasnya adalah sekitar 50% dari berat hidupnya, yaitu 175 kg. Dari berat karkas ini, sekitar 70% adalah daging, sehingga akan didapatkan sekitar 122,5 kg daging. Selain daging, ada juga jeroan yang beratnya sekitar 10% dari berat karkas (17,5 kg), kaki rata-rata 4,5 kg, kepala sekitar 14,5 kg, dan ekor sekitar 2,45 kg. Total keseluruhan daging plus jeroan dari satu ekor sapi seberat 350 kg adalah sekitar 161,45 kg.

    Hak Panitia dalam Mendapatkan Daging Kurban

    Panitia kurban sering kali dianggap sebagai wakil dari shohibul kurban. Oleh karena itu, mereka diperbolehkan mengambil bagian dari hasil kurban, sebagaimana shohibul kurban juga boleh memakan daging kurban tersebut. Hal ini berdasarkan keadilan dan juga untuk menghargai kerja keras mereka dalam mengurus proses kurban.

    Cara Pembagian Daging Kurban

    Cara Pembagian Daging Kurban
    Panitia sedang membagikan daging kurban

    Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan saat membagikan daging kurban agar sesuai dengan syariat Islam:

    1. Waktu Penyembelihan Harus Sesuai: Penyembelihan harus dilakukan setelah sholat Idul Adha pada tanggal 10 Dzulhijjah atau pada tiga hari tasyrik (11-13 Dzulhijjah).
    2. Berat Daging Kurban Harus Adil: Pembagian daging harus adil, dengan berat yang sudah ditetapkan tidak boleh dikurangi.
    3. Daging Kurban Sebisa Mungkin Segera Dibagikan: Menurut Fatwa MUI Nomor 37 tahun 2019, daging kurban disunnahkan untuk segera didistribusikan setelah disembelih.
    4. Pembagian Daging Kurban Tidak Menyusahkan atau Menyulitkan: Pembagian harus dilakukan dengan cara yang memudahkan penerima, terutama fakir dan miskin. Pendataan sebelumnya sangat penting untuk memastikan semua yang berhak mendapat daging kurban.

    Memahami dan mengikuti ketentuan pembagian daging kurban sesuai dengan syariat Islam sangatlah penting. Dengan mengikuti aturan yang sudah ditetapkan, ibadah kurban yang dilaksanakan diharapkan dapat diterima oleh Allah SWT.

    Jika ada kendala dalam pelaksanaan kurban, ada baiknya untuk memanfaatkan layanan donasi kurban yang menyediakan hewan kurban sesuai syariat dan membantu dalam proses pembelian hingga pendistribusian kepada penerima yang berhak.

    Dengan demikian, pelaksanaan ibadah kurban dapat berjalan dengan lancar, sesuai dengan syariat Islam, dan membawa kebahagiaan serta manfaat bagi semua pihak yang terlibat. Wallahu a’lam bish-shawab.


    FAQ

    Berikut adalah beberapa pertanyaan yang sering diajukan (FAQ) terkait pembagian daging kurban:

    Apa itu daging kurban?

    Daging kurban adalah daging dari hewan yang disembelih sebagai bagian dari ibadah kurban pada Hari Raya Idul Adha. Hewan kurban ini meliputi sapi, kerbau, kambing, unta, atau domba yang memenuhi syarat tertentu dalam Islam.

    Siapa saja yang berhak menerima daging kurban?

    Penerima daging kurban meliputi fakir dan miskin, orang yang berkurban (Shohibul Kurban), teman, kerabat, dan tetangga sekitar. Prioritas utama diberikan kepada fakir dan miskin.

    Bagaimana cara membagikan daging kurban sesuai syariat Islam?

    Pembagian daging kurban harus dilakukan sesuai dengan aturan diantaranya; dalam bentuk mentah, Jumlahnya harus sesuai ketentuan 1kg per penerima, dan dibagikan segera mungkin.

    Kapan waktu yang tepat untuk menyembelih hewan kurban?

    Waktu penyembelihan dimulai setelah sholat Idul Adha pada tanggal 10 Dzulhijjah dan dapat dilakukan hingga tiga hari tasyrik (tanggal 11-13 Dzulhijjah).

    Apakah non-Muslim bisa menerima daging kurban?

    Ya, daging kurban bisa diberikan kepada non-Muslim, terutama jika mereka termasuk fakir dan miskin yang membutuhkan.

  • Idul Adha Segera Tiba, Ini 5 Cara Memilih Hewan Kurban Sesuai Syariat

    Hari Raya Idul Adha hanya menghitung hari, umat Muslim pun mulai mencari hewan kurban terbaik. Berikut ini cara memilih hewan kurban sesuai kriteria syariat Islam.

    Tidak sedikit orang yang menjadikan hari ini sebagai momentum untuk bersedekah dengan berkurban.

    Mengutip dari NU Online, Idul Adha adalah momen untuk merenungkan peristiwa pengorbanan yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim. Ia mendapatkan perintah dari Allah SWT melalui mimpi untuk mengorbankan Nabi Ismail, yang tak lain adalah putranya.

    Hari Raya Idul Adha juga menjadi waktu yang tepat untuk memupuk rasa empati kepada sesama dengan cara berbagi serta bertujuan untuk menjauhkan diri dari sifat serakah, tamak, dan egois.

    Baca Juga: Cara Pembagian Daging Kurban yang Benar dan Sesuai Syariat Islam

    Untuk memilih hewan yang sehat dan sesuai dengan sunnah, penting untuk mempersiapkannya secara matang. Lalu, bagaimana cara memilih hewan kurban untuk Idul Adha sesuai ketentuan agama Islam? Simak ulasannya berikut ini.

    Cara Memilih Hewan Kurban sesuai Sunnah

    Bagi umat Muslim yang akan berkurban, tidak ada salahnya untuk melakukan persiapan sebelum memilih hewan. Agar hewan yang akan dikurbankan sehat dan sesuai dengan syariat. Selain itu, dianjurkan pula untuk memilih hewan terbaik dalam berkurban.

    Secara umum, hewan yang layak dikurbankan haruslah halal dan sehat. Namun banyaknya penjual hewan kurban, tentu membuat orang awam bingung saat memilih hewan kurban yang sesuai sunnah. Berikut ini 5 cara memilih hewan kurban Idul Adha yang baik:

    Melansir dari situs resmi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), berikut ini adalah beberapa cara memilih hewan kurban untuk Idul Adha sesuai syariat Islam.

    1. Hewan ternak yang diperbolehkan

    Umat Islam diperintahkan untuk mengorbankan hewan ternak. Unta, domba, kambing, sapi, dan kerbau adalah hewan-hewan yang diperbolehkan untuk kurban. Seluruh hewan tersebut juga harus memenuhi persyaratan untuk dikurbankan.

    2. Hewan telah cukup umur

    Cara memilih hewan kurban Idul Adha sesuai sunnah selanjutnya yaitu, harus telah cukup umur. Dilarang hukumnya mengorbankan hewan yang masih kurang usia. Berikut ini kriteria usia hewan kurban yang diperbolehkan untuk disembelih:

    1. Domba: Minimal berumur satu tahun, atau sudah berganti gigi (musinnah).
    2. Kambing: Minimal berumur dua tahun, dan sudah memasuki tahun ketiga.
    3. Sapi atau kerbau: Minimal berumur lima tahun, dan sudah mulai memasuki tahun ke-6.

    Cara sekilas untuk mengetahui usia hewan, kamu bisa melihat giginya apakah sudah tanggal atau belum. Bila belum, artinya hewan tersebut belum dewasa dan belum layak untuk dijadikan hewan kurban Idul Adha.

    3. Hewan tidak cacat

    Sangat penting untuk memerhatikan kondisi hewan, karena menurut syariat hewan yang boleh disembelih harus dalam kondisi sehat dan tidak cacat. Pastikan hewan tidak pincang, tidak buta, telinga dalam kondisi yang baik (menurut kesepakatan ulama, jika telinga hewan kurban terdapat bekas eartag atau penanda lainnya, maka dianggap tidak cacat).

    Tanda-tanda hewan yang sehat di antaranya tidak demam, mata jernih dan tidak cekung, nafsu makan baik, cuping hidung basah (bukan karena flu), bulu bersih dan mengkilap, pernapasan serta detak jantungnya normal.

    Selain itu, pastikan hewan tidak dikebiri, testis masih lengkap serta letaknya simetris. Tidak ada salahnya untuk memeriksa kotoran hewan yang akan dibeli. Jika padat, maka hewan tersebut sehat. Namun jika kotoran cenderung caik, kemungkinkan hewan tersebut sedang sakit.

    Jika perlu, mintalah Surat Keterangan Kesehatan hewan (SKKH) sebelum membelinya untuk memastikan hewan kurban sehat. Sebab, hewan yang memiliki kecacatan tidak sah dijadikan sebagai kurban.

    4. Badannya tidak kurus

    Perhatikan pula kondisi fisik hewan. Pastikan hewan kurban lincah, nafsu makannya baik, mata bersinar, dan bulunya tidak kusam. Umumnya, hewan yang sehat memiliki badan yang gemuk dan tidak kurus.

    5. Perhatikan lokasi pembelian

    Pilihlah tempat pembelian hewan yang terpercaya. Belilah hewan kurban yang diternak di lingkungan yang bersih serta jauh dari lokasi pembuangan sampah. Sebab, hewan yang diternak di lokasi seperti ini, berpotensi mengandung zat berbahaya bagi tubuh jika dikonsumsi.

    Tidak hanya itu, sebaiknya pilih hewan kurban yang diternak jauh dari polusi udara, karena kondisi lingkungan akan memengaruhi tingkat stress hewan.

    Periksalah, apakah ada tumpukan kotoran yang tak dibersihkan dan cenderung jorok? Karena kondisi tempat tinggal hewan juga mempengaruhi kesehatan mereka.

    Jadi, itu dia beberapa cara memilih hewan kurban untuk Idul Adha sesuai dengan syariat Islam. Semoga 5 cara di atas bisa membantu kamu untuk memilih hewan kurban dengan baik agar ibadah kurban bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

  • Surat Yasin Lengkap (MP3): Keutamaan, Manfaat, dan Cara Membacanya

    Surat Yasin adalah salah satu surat dalam Al-Quran yang sangat dikenal dan sering dibaca oleh umat Islam di seluruh dunia. Terletak di urutan surat ke-36, surat ini terdiri dari 83 ayat dan memiliki kedudukan istimewa dalam praktik keagamaan sehari-hari. Artikel ini akan membahas secara mendalam mengenai keutamaan, manfaat, serta beberapa cara praktis dalam membaca Surat Yasin, dan tanya jawabnya.

    Keutamaan Surat Yasin

    Surat Yasin dikenal sebagai ‘jantung’ Al-Quran, dan ini bukan tanpa alasan. Beberapa hadis Rasulullah SAW menggarisbawahi keutamaan dari membaca surat ini. Berikut beberapa keutamaan utama yang perlu diketahui:

    1. Mempermudah Urusan: Membaca Surat Yasin diyakini dapat mempermudah berbagai urusan hidup. Ada keyakinan bahwa ketika seseorang membaca Surat Yasin dengan niat tulus, Allah SWT akan mempermudah segala urusannya.
    1. Pahala Berlipat Ganda: Setiap ayat yang dibaca dari Surat Yasin memberikan pahala yang besar. Ini dijelaskan dalam beberapa hadis yang menyatakan bahwa membaca Surat Yasin sama dengan membaca Al-Quran sepuluh kali.
    1. Mendapatkan Perlindungan: Membaca Surat Yasin di malam hari dapat memberikan perlindungan dari segala bahaya. Dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa surat ini bisa menjadi pelindung dari berbagai marabahaya dan gangguan.
    1. Pengampunan Dosa: Surat Yasin juga dikenal sebagai salah satu surat yang dapat menghapus dosa-dosa kecil bagi siapa saja yang membacanya dengan hati yang ikhlas dan niat yang baik.

    Manfaat Membaca Surat Yasin

    Selain keutamaannya yang begitu luar biasa, membaca Surat Yasin juga memiliki berbagai manfaat yang dapat dirasakan baik dari segi spiritual maupun kesehatan mental.

    1. Mendekatkan Diri kepada Allah

    Membaca Surat Yasin dapat menjadi bentuk ibadah yang mendekatkan kita kepada Allah SWT. Ini adalah salah satu cara untuk meningkatkan iman dan ketakwaan. Dengan membaca Surat Yasin secara rutin, kita dapat merasakan kedekatan yang lebih intens dengan Sang Pencipta.

    1. Menenangkan Hati

    Surat Yasin memiliki efek menenangkan bagi siapa saja yang membacanya dengan penuh penghayatan. Ayat-ayatnya yang penuh makna mampu memberikan ketenangan jiwa dan mengurangi beban pikiran. Ini sangat bermanfaat bagi mereka yang sering merasa cemas atau stres.

    1. Memohon Kesembuhan

    Banyak orang yang membaca Surat Yasin sebagai doa untuk kesembuhan. Keyakinan ini berdasarkan pada hadis-hadis yang menyatakan bahwa ayat-ayat Al-Quran dapat menjadi obat bagi berbagai penyakit. Dengan niat yang ikhlas, membaca Surat Yasin dapat menjadi bagian dari doa penyembuhan.

    1. Memperoleh Petunjuk

    Surat Yasin berisi banyak pelajaran hidup dan petunjuk yang dapat membantu kita dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Ayat-ayatnya mengandung pesan moral dan etika yang sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan modern.

    1. Meningkatkan Keimanan dan Ketakwaan

    Dengan rutin membaca Surat Yasin, kita akan semakin memahami kebesaran Allah SWT dan semakin taat dalam menjalankan perintah-Nya. Ini akan membantu meningkatkan kualitas ibadah dan memperkuat keimanan.

    Kandungan Surat Yasin

    Untuk lebih memahami keutamaan dan manfaat Surat Yasin, penting untuk mengetahui kandungan yang terdapat dalam surat ini. Surat Yasin berisi berbagai topik yang sangat penting, antara lain:

    1. Keimanan kepada Allah SWT: Surat Yasin menekankan pentingnya keimanan kepada Allah sebagai satu-satunya Tuhan yang patut disembah.
    1. Kisah Para Nabi: Surat ini juga mengandung kisah-kisah nabi terdahulu yang memberikan pelajaran berharga bagi umat manusia.
    1. Hari Kiamat: Surat Yasin memberikan gambaran mengenai Hari Kiamat dan kehidupan setelah mati, yang bertujuan untuk mengingatkan umat manusia akan pentingnya beriman dan beramal saleh.
    1. Tanda-Tanda Kekuasaan Allah: Berbagai tanda kekuasaan Allah yang terdapat di alam semesta juga dijelaskan dalam surat ini, mengajak kita untuk selalu bersyukur dan menyadari kebesaran-Nya.

    Cara Membaca Surat Yasin dengan Efektif

    Agar manfaat dan keutamaan Surat Yasin dapat dirasakan secara maksimal, berikut beberapa tips dalam membaca surat ini:

    1. Niat yang Ikhlas: Pastikan membaca Surat Yasin dengan niat yang tulus dan ikhlas semata-mata karena Allah SWT. Niat yang baik dan benar akan membuka pintu-pintu keberkahan dari bacaan kita.
    1. Kondisi yang Tenang: Pilih waktu dan tempat yang tenang untuk membaca Surat Yasin. Ini akan membantu kita lebih fokus dan khusyuk dalam membaca.
    1. Memahami Makna: Usahakan untuk memahami makna dari setiap ayat yang dibaca. Membaca terjemahan dan tafsir dari Surat Yasin dapat membantu dalam menghayati dan meresapi pesan-pesan yang terkandung dalam surat ini.
    1. Konsistensi: Membaca Surat Yasin secara rutin, misalnya setiap hari Jumat, dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan. Konsistensi dalam membaca akan membantu memperkuat kebiasaan baik ini.
    1. Menggunakan Tajwid yang Benar: Penting untuk membaca Surat Yasin dengan tajwid yang benar agar bacaan kita sesuai dengan yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.

    Surat Yasin Lengkap

    Berikut surat Yasin Lengkap Ayat 1-83 Arab Latin Terjemahan dan Audio murotal MP3:

    Kesimpulan

    Surat Yasin bukan hanya sekadar bacaan, tetapi juga sumber pahala dan ketenangan jiwa bagi yang membacanya dengan penuh penghayatan. Dengan memahami keutamaan dan manfaatnya, kita dapat lebih menghargai dan rutin membaca Surat Yasin dalam kehidupan sehari-hari. Surat ini mengandung berbagai pesan penting yang dapat menjadi pedoman dalam menjalani kehidupan yang lebih baik.

    Dengan membaca Surat Yasin, kita tidak hanya mendekatkan diri kepada Allah SWT, tetapi juga mendapatkan perlindungan, ketenangan hati, dan berbagai manfaat lainnya. Maka dari itu, mari kita biasakan membaca Surat Yasin dan mengamalkan ajaran-ajaran yang terkandung di dalamnya.

    FAQ

    Apa itu Surat Yasin?

    Surat Yasin adalah surat ke-36 dalam Al-Qur’an yang terdiri dari 83 ayat. Surat ini dikenal sebagai “jantung Al-Qur’an” dan sering dibaca oleh umat Muslim untuk berbagai keperluan spiritual dan keagamaan.

    Apa keutamaan membaca Surat Yasin?

    Membaca Surat Yasin memiliki banyak keutamaan, termasuk mendapatkan pahala yang besar, memudahkan segala urusan, mendapatkan keberkahan, dan diampuni dosa-dosa. Beberapa hadis menyebutkan bahwa membaca Surat Yasin dapat memberikan ketenangan dan perlindungan.

    Kapan waktu yang baik untuk membaca Surat Yasin?

    Waktu yang baik untuk membaca Surat Yasin adalah kapan saja, namun seringkali dibaca pada malam Jumat, setelah shalat fardhu, atau saat ada orang yang sedang sakit atau dalam kondisi kritis.

    Bagaimana cara membaca Surat Yasin untuk orang yang sudah meninggal?

    Surat Yasin sering dibaca untuk orang yang sudah meninggal sebagai bentuk doa dan harapan agar ruh mereka mendapatkan rahmat dan ampunan dari Allah. Membacanya dapat dilakukan secara sendiri atau bersama-sama dalam suatu majelis tahlilan.

    Apakah ada doa khusus setelah membaca Surat Yasin?

    Tidak ada doa yang secara khusus diwajibkan setelah membaca Surat Yasin, namun banyak orang yang mengamalkan doa-doa yang berisi permohonan ampunan, keberkahan, dan rahmat Allah setelah selesai membacanya.

    Bagaimana cara menghafal Surat Yasin dengan mudah?

    Untuk menghafal Surat Yasin dengan mudah, disarankan untuk mengulanginya secara rutin setiap hari, membaca sambil memahami artinya, menggunakan aplikasi atau rekaman audio untuk mendengarkannya, dan berdoa memohon kemudahan dari Allah dalam menghafalnya.

    Apa yang dimaksud dengan yasinan?

    Yasinan adalah tradisi membaca Surat Yasin bersama-sama dalam suatu majelis. Kegiatan ini biasanya dilakukan untuk memperingati hari tertentu, seperti malam Jumat, acara tahlilan, atau mendoakan seseorang yang sudah meninggal.
  • Tak Perlu Bingung, Coba Cara Ini untuk Mengatasi Helm Bau Apek

    Sepeda motor di Indonesia telah menjadi pilihan utama bagi sebagian besar masyarakat sebagai sarana transportasi. Selain lebih praktis, dengan menggunakan sepeda motor juga lebih efisien dalam hal menghemat waktu dan pengeluaran untuk bahan bakar.

    Penggunaan sepeda motor yang telah menjadi kebiasaan ini, tentu juga dibarengi oleh penggunaan helm sebagai perlengkapan yang wajib dikenakan untuk menjaga keselamatan diri. Nah, penggunaan helm yang wajib dilakukan setiap mengendarai motor, tentunya menimbulkan masalah lain yaitu timbulnya bau apek pada helm.

    Bau apek pada helm tentunya disebabkan oleh kurang baiknya sirkulasi udara di dalam helm saat dikenakan, serta bercampur dengan keringat dan debu di jalan. Namun, kamu tak perlu bingung karena berikut ini akan dijelaskan bagaimana cara untuk mengatasi helm bau apek.

    Cara Menghilangkan Bau Helm

    Berikut ini cara mudah yang bisa kamu lakukan untuk menghilangkan bau pada helm.

    1. Gunakan parfum helm

    Jika saat ini helm kamu sedang bau, kamu bisa gunakan cara yang paling mudah adalah dengan menyemprotkan parfum khusus helm. Pilihlah parfum yang harum dan memiliki kandungan alkohol yang cukup untuk menghilangkan bakteri penyebab bau pada helm.

    Kamu bisa lakukan cara ini secara rutin, yakni setiap setelah kamu bepergian menggunakan helm. Dengan cara ini, kamu bisa mendiamkan helm beberapa saat dan membiarkan parfum helm bekerja untuk menghilangkan bau.

    2. Jemur helm di bawah sinar matahari

    Cara selanjutnya yang bisa kamu lakukan untuk menghilangkan bau helm adalah dengan menjemurnya di bawah sinar matahari langsung. Apalagi jika keadaan helm kamu dalam keadaan sedikit basah atau lembab, cara ini akan sangat efektif untuk menghilangkan bau pada helm.

    Selain itu, menjemur helm di bawah sinar matahari ini akan membuat helm menjadi lebih nyaman saat dikenakan dan juga bermanfaat untuk menjaga kondisi sponge helm menjadi lebih awet. Namun, jangan sampai kamu menjemur helm terlalu lama karena bisa menyebabkan lapisan helm lainnya menjadi rusak.

    3. Gunakan teh dan kopi

    Teh dan kopi terkenal sebagai minuman yang memiliki harum yang khas dan rasanya yang nikmat untuk diminum. Tapi tahukah kamu, jika teh dan kopi juga memiliki manfaat lain, yakni dapat menghilangkan bau pada helm?

    Caranya pun juga sangatlah mudah untuk menggunakan teh dan kopi sebagai parfum alami helm. Kamu cukup letakkan kantung teh celup atau tisu yang telah diisi bubuk kopi ke dalam helm. Setelah itu, biarkan semalaman agar teh dan kopi bisa bekerja optimal untuk menghilangkan bau apek pada helm

    4. Cuci helm

    Apabila cara-cara di atas telah kamu lakukan namun bau helm tak kunjung menghilang, kamu bisa cuci helm kamu. Kamu bisa secara total membersihkan helm hingga ke bagian yang paling dalam. Kamu bisa melepas busa dan kain helm lalu mencucinya dengan sabun dan pewangi.

    Setelah dicuci, pastikan kamu menjemurnya langsung di bawah sinar matahari hingga benar-benar kering. Dengan cara ini, kamu bisa mengatasi bau apek pada helm dengan maksimal sekaligus menghilangkan akumulasi bakteri penyebab bau pada helm, sehingga helm kamu bisa bebas bau dalam jangka waktu yang cukup lama.

    5. Simpan helm di tempat yang baik

    Selain mengupayakan cara-cara di atas untuk menghilangkan bau apek pada helm, kamu juga perlu melakukan upaya lain supaya helm kamu tetap segar dan terhindar dari bau yaitu dengan cara menyimpannya di tempat yang baik.

    Pastikan tempat penyimpanan helm kamu memiliki suhu yang sejuk dan kering, serta memiliki sirkulasi udara yang baik sehingga helm kamu terhindar dari bau apek. Selain itu, supaya kondisi helm dan kaca tetap awet, kamu juga perlu menyediakan tempat dengan permukaan rata supaya tidak terguling jatuh dan jauh dari benda-benda tajam atau tumpul yang membuat helm menjadi gores.

    Nah, itu 5 dia cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi bau apek pada helm. Sangat disarankan bagi kamu untuk melakukan cara-cara tersebut secara rutin, meskipun helm kamu belum bau. Hal ini untuk meminimalisir potensi bau pada helm kamu.

  • Resep Rendang Daging Sapi Hitam Padang Spesial

    Rendang merupakan kuliner khas Sumatera Barat yang diolah dari resep rendang daging sapi, lalu dimasak dengan santan, cabai merah, beragam bumbu rempah, serta dedaunan yang makin menambah kelezatan.

    Seiring perkembangan zaman, serta budaya masyarakat Minang yang gemar merantau, rendang pun terkenal hingga ke seluruh Indonesia. Bahkan negara luar pun mengakui, bahwa rendang merupakan salah satu makanan terlezat di dunia.

    Perjalanan rendang ke daerah lain, bahkan ke luar negeri, menghadirkan beragam citarasa. Hingga terkadang timbul pertanyaan, seperti apa cara memasak rendang yang orang Minang sendiri buat. Apa saja bumbunya, serta bagaimana proses memasaknya.

    Pada beberapa daerah di Sumatera Barat, terkadang memiliki bumbu yang berbeda. Namun, untuk sebuah proses memasak, masyarakat Minang memiliki cara yang kurang lebih sama. Di antaranya adalah… Rendang khas Minang bumbunya tidak ditumis.

    Serta, pada rendang khas Minang, santan juga dimasak terlebih dahulu hingga berminyak, barulah daging dimasukkan.

    Berikut ini bahan-bahan serta cara memasak rendang daging sapi khas Padang Pariaman:

    Bahan-bahan:

    Bahan-bahan yang diperlukan untuk memasak rendang hitam padang:

    • 1 kilo daging sapi – daging untuk rendang
    • 3 butir kelapa – untuk 1,5 liter santan
    • 2 sdt garam
    • ½ sdt penyedap
    • 200 gram cabe giling
    • 1 batang sereh, geprek
    • 10 lembar daun jeruk, buang tulang tengahnya
    • 1 lembar daun kunyit, sobek
    • +_ 3 sdm air asam jawa

    Bumbu yang dihaluskan:

    • 100 gram bawang merah
    • 80 gram bawang putih
    • 35 gram jahe
    • 70 gram lengkuas
    • 50 gram cabe rawit merah
    • Sangrai, lalu haluskan:
    • ½ sdt jinten
    • 1 sdm ketumbar
    • ¼ butir buah pala
    • ½ sdt lada
    • 4 butir kapulaga
    • 3 butir bunga lawang
    • 6 butir cengkeh

    Catatan:

    Orang Minang memasak rendang menggunakan cabai merah giling saja, karena di cabai di Sumatera Barat memang lebih pedas. Namun kalau di Jakarta, umumnya cabai merah tidak pedas. Jadi untuk citarasa yang pedas, sebaiknya dicampurkan dengan cabai rawit merah.

    Baca Juga: 3 Resep Opor Ayam Mudah Dan Enak Untuk Sajian Spesial Lebaran

    Resep ini menggunakan air asam jawa untuk memasak rendang daging sapi. Sementara asam kandis digunakan untuk memasak rendang ayam.

    Resep Rendang Daging Sapi Hitam Padang Spesial
    Rendang Hitam Khas Minang

    Cara Memasak:

    Berikut ini cara memasak rendang hitam khas Minang:

    1. 1 kilo daging sapi, biasanya menjadi 20 potong. Jangan potong daging terlalu tipis, agar tidak hancur ketika dimasak. Sebaiknya minta potong dengan penjual dagingnya saja, untuk hasil yang lebih baik.
    2. Cuci bersih daging sapi yang sudah dipotong, lalu tiriskan.
    3. Aduk daging sapi dengan bumbu giling, garam, penyedap, dan setengah cabai giling.
    4. Siapkan kuali, lalu masukkan santan, setengah sisa cabai giling, dan semua dedaunan. Masak dengan api pelan hingga kurang lebih 1 jam. Menjelang mendidih, jangan lupa sering-sering diaduk, agar santan tidak menggumpal.
    5. Setelah 1 jam, santan akan terlihat mulai berminyak. Masukkan potongan daging, lalu aduk. Masak dengan api pelan dan sesekali diaduk. Jangan buang minyak dari santan, terus dimasak hingga mengering.
    6. Setelah 3 jam, kuah santan akan terlihat makin kental dan minyaknya pun mulai berlompatan. Jangan lupa untuk lebih sering diaduk, agar bagian bawahnya tidak lengket.
    7. Menjelang matang, masukkan air asam jawa, kemudian aduk kembali hingga rendang terlihat kering dan warnanya pun kehitaman.

    Proses memasak rendang bisa mencapai 4 hingga 6 jam lamanya. Ada banyak cara untuk memasak rendang dalam waktu singkat. Namun, untuk menghasilkan bumbu yang lebih meresap, serta rendang pun jadi lebih awet, setidaknya dimasak dengan kompor gas menggunakan api pelan selama berjam-jam lamanya.

  • Tanpa Perlu Dicuci, Ini 7 Cara Mudah Menghilangkan Bau Sepatu 

    Sepatu merupakan alas kaki yang didesain untuk menutup seluruh bagian kaki, mulai dari telapak, jari, hingga punggung kaki. Dengan berbagai desainnya yang menarik, sepatu juga telah menjadi bagian yang tak terpisahkan untuk mempercantik penampilan di berbagai aktivitas, seperti saat berolahraga, bepergian, bekerja, pergi ke sekolah, dan lainnya. 

    Namun, penggunaan sepatu yang terlalu sering ini juga menimbulkan masalah yaitu bau sepatu. Hal ini tentunya akan mengganggu kenyamanan dan kepercayaan diri kamu saat beraktivitas di luar. Sebab, sepatu yang bau juga bisa mengganggu kenyamanan orang-orang di sekitar.

    Bentuknya yang menutupi seluruh bagian kaki, membuat sepatu tidak memiliki sirkulasi udara yang cukup baik sehingga menyebabkan kaki mudah berkeringat dan menghasilkan bakteri yang menimbulkan bau tak sedap.

    Meskipun begitu, jika kamu telah mengalami masalah ini, tak perlu khawatir. Sebab, ada berbagai cara yang bisa kamu lakukan untuk menghilangkan bau sepatu dengan mudah, bahkan tanpa harus mencuci sepatu. 

    Cara Menghilangkan Bau Sepatu dengan Mudah

    Kamu bisa menggunakan bahan-bahan yang mudah ditemukan untuk menghilangkan bau sepatu. Yuk simak caranya dibawah ini!

    1. Teh

    Siapa yang tak mengenal tanaman yang satu ini? teh dikenal sebagai tanaman yang dapat dihidangkan menjadi minuman yang nikmat dan menyehatkan. Akan tetapi, ternyata teh tidak hanya bisa dijadikan minuman saja, namun juga dipercaya bisa menghilangkan bau sepatu. Caranya juga sangatlah mudah, lamu bisa memanfaatkan teh celup dengan meletakkannya di dalam sepatu. 

    Selain teh celup, kamu juga bisa menggunakan teh tubruk dengan cara meletakkannya di dalam selembar tisu. Setelah itu, letakkan selembar tisu yang sudah diisi dengan teh tubruk ke dalam sepatu kamu. Diamkan teh berada di dalam sepatu selama 1-2 jam. Kandungan tanin yang ada pada teh sangat bermanfaat untuk menghilangkan bakteri penyebab bau pada sepatu.

    2. Kopi

    Selain teh, kopi juga bisa kamu manfaatkan untuk menghilangkan bau sepatu. Sebab, kopi memiliki harum yang khas dan cukup kuat, sehingga bisa dimanfaatkan untuk menghilangkan bau tak sedap pada sepatu. Namun perlu dicatat, kopi yang digunakan haruslah kopi murni bukan kopi yang memiliki campuran gula atau bahan lainnya.

    Cara menggunakan kopi untuk menghilangkan bau sepatu kamu juga sangatlah mudah, kamu cukup memasukkan 1-2 sendok teh serbuk kopi ke dalam selembar tisu atau filter kopi. Setelah itu, masukkan serbuk kopi yang telah dibungkus ke dalam sepatu dan diamkan semalaman.

    3. Baking soda

    Bahan selanjutnya yang bisa kamu temukan di dapur untuk menghilangkan bau sepatu kamu adalah dengan menggunakan baking soda. Pada baking soda, terhadap kandungan basanya yang dapat berfungsi untuk menetralkan pH asam dari bakteri yang menjadi penyebab bau sepatu. 

    Kamu bisa menggunakan baking soda dengan cara menaburkannya ke dalam sepatu, lalu diamkan semalaman supaya efektif menghilangkan bau sepatu. Namun perlu diingat, penggunaan baking soda ini hanya dapat diaplikasikan untuk sepatu berbahan kain, bukan sepatu berbahan kulit.

    4. Cuka putih

    Selain baking soda, bahan lain yang dapat kamu peroleh di dapur untuk menghilangkan bau sepatu adalah dengan memanfaatkan cuka putih. Cara menggunakan bahan ini pun juga cukuplah mudah, kamu hanya perlu menyampurkan cuka dan air dengan perbandingan 50:50 di dalam sebuah botol semprot. 

    Selanjutnya kocok botol hingga cuka putih dan air tercampur dengan rata, lalu semprotkan larutan tersebut ke dalam sepatumu yang bau. Diamkan sepatu beberapa saat hingga benar-benar kering sebelum kamu gunakan kembali untuk beraktivitas.

    5. Parfum khusus sepatu

    Cara selanjutnya yang sangat umum dan mudah untuk dilakukan adalah dengan menggunakan pewangi sepatu. Kamu bisa menemukan berbagai pilihan parfum sepatu di marketplace atau toko, yang dapat digunakan untuk menghilangkan bau tak sedap pada sepatu.

    Kandungan khusus dan varian wangi yang sesuai selera pada parfum sepatu, sangat efektif untuk menghilangkan bau dan membuat sepatu kamu menjadi lebih segar ketika digunakan saat beraktivitas. Kamu bisa menggunakan parfum sepatu baik sebelum maupun setelah menggunakan sepatu.

    Caranya menggunakannya pun sangatlah mudah, karena biasanya parfum sepatu hadir dalam bentuk botol semprot. Kamu hanya tinggal menyemprotkan parfum sepatu tersebut ke dalam sepatu kamu agar kembali menjadi wangi dan segar saat digunakan.

    Tips Agar Sepatu Tidak Bau

    Selain mengetahui cara menghilangkan bau sepatu, sebaiknya kamu juga harus mengetahui tips agar sepatu tidak mudah bau. Yuk simak tipsnya berikut ini.

    1. Pilih sepatu yang memiliki sirkulasi udara

    Pemilihan sepatu yang memiliki fitur sirkulasi udara yang baik menjadi faktor yang sangat penting. Mengingat, sepatu dengan fitur sirkulasi udara yang bagus dapat meningkatkan kenyamanan dan membuat kaki kamu menjadi lebih sejuk saat mengenakannya.

    Selain itu, sirkulasi udara yang baik juga dapat membantu menghambat berkembangnya bakteri penyebab bau sepatu.

    2. Pilih kaus kaki yang sesuai

    Saat menggunakan sepatu, pemilihan kaus kaki yang tepat merupakan hal yang sangat penting.

    Selain memilih kaus kaki yang dapat menunjang gaya, sebaiknya kamu juga menggunakan kaus kaki yang berbahan katun agar tetap nyaman dan sejuk saat dikenakan. Dengan begitu, kamu dapat meminimalisir potensi bau sepatu.

    3. Ganti kaus kaki secara berkala

    Mengganti kaus kaki secara teratur turut menjadi faktor penting agar sepatu tidak menjadi bau.

    Akumulasi keringat dan bakteri pada kaos kaki yang terlalu lama digunakan, dapat menyebabkan bau yang tidak sedap pada sepatu serta membuat kulit kaki menjadi gatal-gatal. Oleh karena itu, pastikan kamu mengganti kaus kaki paling tidak sehari sekali.

    Itulah beberapa cara mudah yang dapat kamu lakukan untuk menghilangkan bau sepatu, beserta tips untuk mencegah sepatu menjadi bau. Selain melakukan hal-hal di atas, sebaiknya kamu juga menjemur sepatu secara rutin paling tidak seminggu sekali, untuk mengurangi kelembaban yang membuat bakteri penyebab bau sepatu jadi berkembang.