Category: Lifestyle

  • Gaslighting: Ciri-Ciri dan Cara Mengatasinya

    Gaslighting adalah bentuk manipulasi psikologis di mana seseorang atau kelompok berusaha membuat orang lain meragukan persepsi, ingatan, atau kewarasan mereka sendiri. Ini adalah taktik yang digunakan untuk mengendalikan seseorang dengan mendistorsi realitas mereka dan membuat mereka mempertanyakan pikiran, emosi, dan pengalaman mereka sendiri.

    Karena tindakan manipulatif inilah maka korban akan merasa tersiksa secara batin atau emosional sehingga merasa stress dan menganggap dirinyalah yang selalu salah. Dalam hal ini pelaku akan dengan mudah mengendalikan sikap dan emosional korban. Sehingga bisa dikatakan korban tidak sadar dengan apa yang sebenarnya terjadi karena mindset korban sudah melekat bahwa semua yang dikatakan pelaku kepadanya adalah benar.

    Hal seperti ini sangat sering terjadi di dalam pernikahan. Namun tidak menutup kemungkinan juga bahwa bisa saja terjadi dalam keluarga, pertemanan maupun pekerjaan.

    CIRI – CIRI GASLIGHTING

    Berdasarkan apa yang telah disampaikan diatas, maka penting sekali mengenali tanda atau ciri gaslighting ini. Karena hal ini termasuk ke dalam penyiksaan secara psikis.

    Mengenai cirinya sendiri bisa dilihat dari dua aspek. Yaitu dari versi pelaku dan juga korban.

    Dilihat Dari Segi Pelaku

    Jika dilihat dari sisi pelaku, biasanya pelaku akan memiliki beberapa sifat sebagai berikut :

    • Selalu beranggapan bahwa korban memiliki emosional yang berlebihan
    • Tidak pernah menghargai perasaan korban
    • Tidak pernah mengakui perlakuan yang dikatakan oleh korban
    • Berusaha mengalihkan topik ketika korban mulai membahas sesuatu yang sensitif untuk dibahas
    • Pandai dalam membuat orang lain yakin bahwa korban merupakan orang yang terlalu mendramatisir masalah
    • Tidak mau diajak berdiskusi

    Dilihat dari Segi Korban

    Sedangkan dari sisi korban, akibat dari sikap dan sifat pelaku akan timbul beberapa ciri ciri seperti :

    • Sering merasa ada yang tidak beres namun tidak mampu mendeskripsikannya dengan baik.
    • Sering mengalami kecemasan
    • Rasa percaya diri menjadi turun
    • Sering menyalahkan diri sendiri karena terlalu sensitif
    • Sering minta maaf padahal sebenarnya bukan kesalahan korban
    • Perlahan sifat dan sikap mulai berubah tidak seperti sebelumnya
    • Sering membela pelaku didepan orang lain
    • Mulai menjauh dari lingkaran sosial, baik itu keluarga, teman maupun secara umum

    Dari apa yang telah dikatakan diatas maka bisa dikatakan bahwa sebenarnya gaslighting ini masuk kedalam kategori kekerasan secara psikis. Yang mana akibatnya adalah emosional korban tersiksa, memicu stress dan tidak menutup kemungkinan akan berimbas pada kesehatan mental dan fisik korban. Untuk itulah memang sebaiknya tindakan ini perlu segera diatasi.

    Baca Juga: Mengenal MBTI: Tes Kepribadian Populer untuk Rekrutmen dan Pengembangan Karier

    CARA MENGATASI

    Berdasarkan penjelasan diatas menyatakan bahwa gaslighting bisa berakibat buruk bagi kesehatan mental korban. Bahkan secara tidak langsung akan membentuk pelaku menjadi pribadi yang memiliki sifat egois terhadap perasaan orang lain. Sehingga penting rasanya untuk segera mengatasi hal ini.

    Jika secara kebetulan anda mengalami hal ini maka perlu ditegaskan kepada diri anda bahwa tidak perlu selalu merasa bersalah. Hal ini karena memang pada dasarnya pelaku selalu berusaha untuk memanipulasi perasaan anda jangan tujuan membuat anda merasa selalu menjadi pihak yang salah dan mempercayai apapun yang dikatakan oleh pelaku.

    Berikut adalah beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi gaslighting.

    • Kenali Karakter Pelaku

    Tindakan manipulasi memang seringkali tidak disadari oleh banyak orang. Namun jika terdapat  seseorang yang sering melakukan manipulasi terhadap anda dan membuat anda selalu merasa bersalah dalam berbagai hal bahkan berimbas pada jatuhnya harga diri maka perlu diketahui bahwa besar kemungkinan orang tersebut sedang cara bukankah gaslighting pada anda.

    • Mengumpulkan Bukti Percakapan

    Ketika anda berhadapan dengan orang yang terindikasi melakukan manipulasi maka ada baiknya anda mengumpulkan dan menyimpan semua bukti percakapan baik itu melalui suara maupun gambar yang berisi tentang semua percakapan yang anda lakukan dengan orang tersebut. Tujuannya adalah jika suatu saat nanti orang tersebut menyangkal dan memutar balikkan fakta untuk membuat anda bermasalah maka anda bisa menjadikan bukti tersebut.

    • Memberikan Batas

    Jika pelaku sudah mulai menunjukkan ciri – ciri memanipulasi atau membicarakan hal yang sudah membuat anda merasa tidak nyaman maka sebaiknya anda mulai memberikan batas untuk menjauhi pelaku tersebut agar pelaku tidak memiliki kesempatan untuk melakukan manipulasi yang lebih jauh terhadap anda.

    • Mulailah Berani Speak Up

    Manipulasi biasanya merupakan tindakan yang identik dengan kebohongan serta memutar balikkan fakta untuk membuat target korbannya merasa bersalah. Maka dari itu untuk menghindari hal ini mulailah untuk berani speak up yaitu mengatakan kebenaran dan membantah hal apapun yang anda rasa tidak benar.

    • Jangan Berdebat

    Semakin banyak berdebat maka semakin banyak pula kesempatan pelaku untuk melakukan manipulasi dan membuat anda merasa terpojok dan stres. Untuk itulah jangan mudah terpancing jika pelaku mulai mengajak anda berdebat. Tanda harus bisa memilah kapan harus menanggapi dan kapan harus menghindarinya.

    • Rileks Dan Berdamai Dengan Diri Sendiri

    Jika anda membiarkan diri anda larut dalam tindakan manipulasi yang dilakukan oleh pelaku maka lambat laun anda akan merasa stress dan frustasi. Selain akan tersiksa secara psikis besar kemungkinan hal ini juga akan berimbas buruk pada kesehatan anda sendiri.

    Baca Juga: ISTP Kepribadian, Cek Sekarang Yuk!

    Ketika anda sudah mulai merasa stres dengan tindakan manipulasi yang dilakukan oleh seseorang maka ada baiknya anda berusaha rileks dan melakukan hal-hal yang dapat membuat anda sedikit merasa lega. Jangan memberikan kesempatan sedikitpun pada pelaku gaslighting untuk mempermainkan emosional anda karena hal tersebut akan berimbas buruk terhadap kesehatan anda sendiri.

  • 18 Cara Move On dari Mantan

    “Move on” adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan proses pemulihan emosional setelah mengalami kehilangan atau pengalaman yang menyakitkan, seperti putus cinta atau kehilangan seseorang. Move on berarti melepaskan perasaan atau ikatan yang masih terikat dengan masa lalu dan melanjutkan hidup dengan pikiran yang lebih positif dan fokus pada masa depan.

    Bagi beberapa orang, masa lalu termasuk salah satu hal yang tidak harus dilupakan begitu saja namun bisa diambil sebagai pembelajaran. Salah satunya adalah mantan kekasih atau pacar.

    Terkadang, masih ada orang yang sulit melupakan mantan kekasih bahkan dengan semua kenangan yang pernah mereka lakukan bersama. Oleh karena itu, sebaiknya Anda menerapkan beberapa cara move on dari mantan kekasih meskipun berat dilakukan.

    Tidak bisa move on berarti seseorang masih terjebak dalam perasaan dan pikiran yang terkait dengan pengalaman yang menyakitkan tersebut. Mereka mungkin masih terus mengingat kenangan, merasa sedih, marah, atau sulit menerima kenyataan bahwa hubungan atau situasi telah berakhir. Tidak bisa move on juga bisa mengacu pada kesulitan dalam menghilangkan perasaan penyesalan, kehilangan harapan, atau membangun kembali kepercayaan pada diri sendiri setelah kejadian tersebut.

    Apabila Anda merasa sulit untuk melupakan mantan. Saat ini sudah ada beberapa cara move on dari mantan yang masih kita sayang, simak di bawah ini:

    1. Berhenti Berinteraksi

    Cara move on pertama dari mantan kekasih, dengan berhenti berkomunikasi. Apabila interaksi tersebut masih terus dilakukan, maka Anda akan terus berharap dengannya. Oleh karena itu, Anda bisa mulai menanamkan diri sendiri untuk menghindari komunikasi baik langsung maupun tidak langsung.

    1. Berhenti Berharap dengan Mantan Kekasih

    Harapan merupakan salah satu hal yang bisa menyedihkan Sekaligus menyenangkan. Apabila Anda sudah berpisah dengan mantan, maka singkirkan perasaan untuk berharap kembali. Oleh karena itu, niatkan dalam diri sendiri agar senantiasa berhenti berharap dengan masa lalu.

    1. Mulai Menutup Kenangan

    Cara move on dari mantan selanjutnya, menutup kenangan yang berhubungan dengannya. Anda hanya perlu menyimpan kenangan manis dan menjadikan masa lalu sebagai pembelajaran berharga serta evaluasi diri. Usahakan untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama pada masa mendatang.

    1. Hadapi Kenyataan

    Mulai menghadapi kenyataan, bisa menjadi cara untuk Anda yang ingin move on dari mantan. Anda bisa saja merasa sedih setelah memutuskan hubungan, namun sebaliknya segera berhenti dari hal tersebut. Anda harus tetap hidup dan tidak boleh selalu memikirkan mantan kekasih walau sudah tidak bersama lagi.

    1. Menghindari Lagu Sedih

    Menghindari lagu bergenre sedih juga bisa menjadi cara untuk move on. Hal ini karena musik bisa mempengaruhi suasana hati manusia. Oleh karena itu, Anda bisa menghindari diri untuk memutar lagu yang bertema tema perpisahan dan kesedihan.

    1. Lakukan Hobi

    Demi menghindari pikiran yang berhubungan dengan mantan, sebaiknya Anda mulai menyibukkan diri  untuk melakukan hobi yang disenangi. Melakukan hobi bisa berguna dapat mengalihkan perhatian serta meningkatkan hormon kebahagiaan. Anda hanya perlu meluangkan waktu dengan melakukan job sesuai keinginan.

    1. Rajin Berolahraga

    Cara move on dari mantan tersayang berikutnya, dengan berolahraga. Saat tubuh melakukan olahraga, maka hormon kortisol yang menimbulkan stres bisa turun. Jadi rasa sedih yang Anda alami bisa tergantikan dengan meningkatkan kesehatan dan kebahagiaan tubuh.

    1. Mengonsumsi Makanan Lezat dan Sehat 

    Mengonsumsi makanan lezat dan sehat juga bisa membuat tubuh kembali menjadi segar. Oleh karena itu, Anda harus tetap memperhatikan asupan gizi meski sedang merasa sedih.

    1. Menyibukkan Diri dengan Beribadah

    Mengisi waktu luang dengan beribadah. Anda harus mendekatkan diri kepada Tuhan dengan meminta pertolongan dan beribadah untuk memperbaiki kehidupan.

    1. Meningkatkan Kemampuan Diri

    Anda bisa memilih kegiatan produktif agar bisa mengasah kemampuan, ketimbang harus menghabiskan energi dan waktu terhadap kenangan masa lalu. Selain itu, Anda bisa mengikuti kegiatan kepemimpinan atau meningkatkan kemampuan berbahasa asing. Cara move on dari mantan dengan cepat yang satu ini, bisa bermanfaat bagi orang lain juga.

    1. Merawat Diri dan Penampilan

    Dengan memperbaiki penampilan, Anda bisa mulai membangkitkan kepercayaan diri kembali. Anda akan merasa bahagia saat melakukan perawatan diri secara rutin.

    1. Menghabiskan Waktu dengan Keluarga

    Berikutnya, Anda tidak boleh menghabiskan waktu seorang diri. Anda bisa melakukannya bersama keluarga dengan membuat kegiatan pada waktu luang.

    1. Menjalin Komunikasi Bersama Teman-teman

    Selain keluarga, Anda bisa juga berinteraksi secara intens bersama teman-teman. Lakukan segala hal  yang seru untuk dapat meningkatkan kepercayaan diri kembali. Anda bisa meluangkan waktu sekadar bertemu dengan teman.

    1. Memberi Apresiasi Diri Sendiri

    Setelah berhasil melalui masa lalu dengan mantan kekasih, beri apresiasi terhadap diri sendiri. Anda hanya perlu memanjakan diri sendiri secara wajar dan tak berlebihan. Luangkan waktu sejenak untuk melakukan liburan ataupun hal lainnya.

    1. Membuka Pertemanan Baru

    Mulai membuka jaringan pertemanan baru. Mulailah untuk berinteraksi dengan orang-orang baru, tentunya orang yang belum Anda kenal sebelumnya. Dengan begini, Anda akan menemukan berbagai macam pengalaman.

    1. Mulai Membuka Lembaran Baru

    Meskipun ada teman baru, namun Anda harus tetap berusaha untuk membuka lembaran baru. Setiap ada kemungkinan, berusaha untuk menjalin hubungan dengan orang yang baru.

    Namun, hal tersebut tetap harus dilakukan dengan cara yang hati-hati.  Anda bisa menanyakan pendapat terkait orang baru yang dikenal tersebut dengan teman.

    1. Lakukan Evaluasi Diri

    Mulailah untuk berkomunikasi pada lingkungan perteman baru. Dengan begini, Anda bisa melakukan evaluasi diri terhadap karakter dan sikap.  Cari tahu kelebihan dan kekurangan diri sendiri, agar membuat Anda lebih nyaman saat berinteraksi dengan orang lain.

    1. Merencanakan Masa Depan

    Anda bisa mulai fokus terhadap masa depan yang ingin diraih dalam hidup dengan merencanakan masa depan lebih cemerlang.

    Tidak ada waktu yang pasti untuk move on dari mantan atau pengalaman yang menyakitkan. Setiap orang memiliki proses pemulihan yang berbeda-beda, dan itu tergantung pada banyak faktor, seperti durasi hubungan, intensitas emosi yang terlibat, dan dukungan sosial yang tersedia. Ada orang yang bisa move on dalam beberapa minggu atau bulan, sementara yang lain mungkin membutuhkan lebih lama, bahkan bertahun-tahun.

    Semoga dari informasi ini, dapat menambah wawasan dan membuat Anda lebih cepat untuk move on dari mantan tersayang.

  • Mie Ayam: Sejarah, Jenis, dan Resep

    Mie ayam merupakan salah satu makanan yang sangat populer di Indonesia. Makanan ini biasanya dijual di warung-warung kecil atau pedagang kaki lima. Mie ayam terdiri dari mie, ayam yang telah direbus, dan berbagai bahan pelengkap seperti sawi, tauge, dan daun bawang. Berikut ini adalah sejarah, variasi, dan cara membuat mie ayam.

    Sejarah Mie Ayam

    Mie ayam pertama kali dibuat di Indonesia pada awal abad ke-20. Makanan ini pertama kali dibuat oleh para imigran Tionghoa yang tinggal di Indonesia. Mie ayam merupakan perpaduan antara masakan Indonesia dan masakan Tionghoa. Meskipun mie ayam dibuat oleh orang Tionghoa, saat ini mie ayam telah menjadi makanan yang sangat populer di kalangan masyarakat Indonesia.

    Variasi Mie Ayam

    Mie ayam memiliki banyak variasi, tergantung pada daerah dan bahan-bahan yang digunakan. Beberapa variasi mie ayam yang populer di Indonesia adalah:

    1. Mie Ayam Jakarta

    Mie ayam Jakarta biasanya menggunakan mie kuning, ayam, tauge, dan bawang goreng. Biasanya mie ayam Jakarta disajikan dengan tambahan pangsit goreng dan bakso.

    1. Mie Ayam Surabaya

    Mie ayam Surabaya menggunakan mie putih, ayam, tauge, sawi, dan kerupuk. Mie ayam Surabaya juga biasanya disajikan dengan tambahan pangsit goreng dan bakso.

    1. Mie Ayam Solo

    Mie ayam Solo menggunakan mie kuning, ayam, tauge, dan bawang goreng. Mie ayam Solo juga biasanya disajikan dengan tambahan koya, yang terbuat dari bawang goreng, kedelai goreng, dan cabai bubuk.

    Resep Mie Ayam

    Berikut adalah resep mie ayam bakso yang bisa kamu coba:

    Bahan-bahan:

    • 250 gram mie telur
    • 100 gram bakso sapi, iris tipis
    • 1 batang daun bawang, iris halus
    • 2 siung bawang putih, haluskan
    • 2 cm jahe, haluskan
    • 1 sendok makan kecap manis
    • 1 sendok makan kecap asin
    • 1 sendok teh garam
    • 1/2 sendok teh merica bubuk
    • 1 sendok teh minyak wijen
    • 1 sendok makan minyak sayur
    • 500 ml air kaldu ayam
    • 100 gram tauge
    • 2 butir telur rebus, belah menjadi 2 bagian

    Bahan pelengkap:

    • Bakso sapi goreng
    • Bawang goreng
    • Seledri iris
    • Sambal cabe rawit

    Cara membuat:

    1. Rebus mie hingga matang, tiriskan dan sisihkan.
    2. Panaskan minyak sayur, tumis bawang putih dan jahe hingga harum.
    3. Tambahkan bakso sapi, aduk hingga berubah warna.
    4. Masukkan air kaldu ayam, kecap manis, kecap asin, garam, dan merica bubuk. Aduk rata.
    5. Masak hingga bakso matang dan kuah agak mengental.
    6. Tambahkan daun bawang, minyak wijen, dan tauge. Aduk rata.
    7. Siapkan mangkuk saji, letakkan mie di dalamnya, tambahkan bakso sapi dan kuah di atasnya.
    8. Beri telur rebus yang sudah dipotong menjadi 2 bagian di atasnya.
    9. Taburi dengan bakso sapi goreng, bawang goreng, dan seledri iris.
    10. Sajikan mie ayam bakso dengan sambal cabe rawit sebagai pelengkap.

    Selamat mencoba!

  • Ayam: Jenis, Ciri, dan Fungsi

    Ayam adalah jenis unggas yang sering dipelihara untuk diambil dagingnya, telurnya, dan bulunya. Ayam berasal dari Asia Selatan dan tersebar luas di seluruh dunia. Jenis-jenis ayam yang umum dijumpai antara lain ayam kampung, ayam broiler, ayam petelur, dan ayam hias. Ayam merupakan sumber protein hewani yang cukup penting bagi manusia. Selain itu, ayam juga dianggap sebagai hewan peliharaan yang ramah dan mudah dirawat.

    Seperti yang kita ketahui bahwa ayam termasuk dalam kelas aves (hewan bersayap) yang telah didomestikasi oleh manusia untuk dimanfaatkan daging maupun telurnya. Ayam tersebut berasal dari keturunan dari salah satu subspesies ayam hutan yang banyak dikenal sebagai ayam hutan merah atau ayam bangkiwa (bankiva fowl).

    Ayam umumnya dapat di kawin silangkan dengan kerabat dekatnya seperti ayam hutan hijau yang menghasilkan hibrida mandul yang jantannya dikenal sebagai ayam bekisar. Ayam termasuk hewan yang mudah beradaptasi disembarang tempat, asalkan ketersediaan makanan melimpah. Ayam yang telah didomestikasi saat ini mudah untuk dijinakkan sehingga memudahkan dalam pemeliharaan.

    Ciri unik dari ayam adalah pada sistem perkelaminnannya yang diatur oleh sistem hormon. Apabila terjadi gangguan pada fungsi fisiologi tubuhnya, maka ayam betina dapat berganti kelamin menjadi jantan karena ayam dewasa masih memiliki ovotestis yang dorman (tidak bergerak) dan sewaktu-waktu dapat aktif kembali.

    Ciri-Ciri Ayam

    Ayam Jantan

    • Berukuran lebih besar dari ayam betina
    • Memiliki Jalu panjang, 
    • Memiliki Jengger lebih besar,
    • Bulu Ekornya panjang dan menjuntai

    Ayam Betina

    • Berukuran kecil, 
    • Memiliki Jalu pendek, terkadang tidak memiliki jalu
    • Memiliki Jengger kecil
    • Bulu ekor pendek

    Jenis Ayam

    Banyaknya keturuanan ayam yang populer umumnya dipelihara atau diternakkan untuk diambil daging dan telurnya. Berdasarkan hal tersebut ayam dibagi menjadi 3 jenis berdasarkan produktivitas dan fungsinya yakni sebagai berikut :

    AYAM PETELUR

    • Bobot relatif kecil
    • Seksualitas baik
    • Mulai Bertelur 5-6 bulan
    • Memiliki lemak yang sedikit 

    Contoh ayam petelur adalah Leghorn, Minorca, Ancona, Fayoumi, Lohmann

    CIRI-CIRI AYAM PEDAGING

    CIRI-CIRI AYAM PEDAGING
    • Bobot relatif besar
    • Membutuhkan asupan makanan yang tinggi
    • Pertumbuhan sangat cepat
    • Mengandung banyak lemak pada tubuhnya

    Contoh ayam pedaging adalah starbro, plymouth rock, cornish, sussex

    CIRI-CIRI AYAM DWIGUNA (PETELUR DAN PEDAGING)

    • Memiliki ukuran bobot relatif sedang
    • Induk betina memiliki kecenderungan untuk mengerami telur
    • Pertumbuhan sangat baik

    Contoh ayam dwiguna adalah Rhode Island Red, Australorp, New Hampshire.

  • Domba Garut, Atraksi Adu Ketangkasan Tradisi Daerah

    Domba Garut, juga dikenal dengan nama domba lokal atau domba priangan, adalah jenis domba yang berasal dari daerah Garut, Jawa Barat, Indonesia. Domba ini telah dipelihara oleh masyarakat sejak zaman dahulu karena daging dan kulitnya yang berkualitas.

    Beberapa ciri khas dari Domba Garut antara lain:

    1. Ukuran tubuh: Domba Garut memiliki tubuh yang kecil hingga sedang, dengan berat antara 25-45 kg.
    2. Bulu: Bulu domba Garut berwarna putih atau hitam dengan tekstur yang lembut.
    3. Sifat: Domba Garut dikenal sebagai domba yang tenang, tahan terhadap penyakit, dan mudah dipelihara.
    4. Pemakan: Domba Garut adalah hewan pemakan tumbuhan, seperti rumput dan daun.
    5. Penghasil wol: Wol dari domba Garut termasuk berkualitas dengan serat yang halus dan berwarna putih atau hitam.

    Domba Garut sangat populer di Indonesia dan sering dipelihara oleh peternak untuk diambil dagingnya, diolah menjadi kerajinan tangan, atau digunakan sebagai hewan penghasil wol. Domba Garut juga dianggap sebagai simbol kemakmuran dan kesejahteraan oleh masyarakat setempat.

    Adu Domba

    Adu Domba Garut Bukan hanya untuk sekedar hiburan, pertunjukan adu domba tersebut kini sudah menjadi salah satu seni, tradisi dan budaya bagi masyarakat Garut dari berbagai kalangan.

    Banyak pecinta domba dari berbagai daerah hadir ke Garut untuk menguji ketangkasan domba-domba mereka ada juga sekedar menonton pertunjukan tersebut, tentunya di samping seru dan menegangkan, dapat menciptakan silaturahmi antar sesama pecinta domba. Merupakan adu domba yang bermanfaat bukan.

    Sejarah Adu Domba Garut

    Sejarah adu domba di Garut terbilang sudah cukup lama. Salah satu perintis dari seni tradisi ini ialah Bupati Suryakanta Legawa. Sekitar tahun 1815-1829, ia bersama Haji Saleh, sahabatnya sesama pecinta domba menjodohkan domba jantan miliknya yang bernama Si Dewa Si Lenjang dengan domba betina milik Haji Saleh yang bernama Lenjang. Dari perkawinan ini beranak Si Toblo, yang kemudian beranak-pinak menghasilkan keturunan domba Garut terbesar yang kini banyak dijadikan aduan.

    Kriteria Domba Garut

    Sebagai domba aduan, tentunya berbeda dengan domba pada umumnya. Domba Garut secara fisik memiliki postur tubuh yang lebih besar dan tegap, kakinya lebih tangkas dan tampilannya lebih menarik, memiliki tanduk mewah baplang melingkar, serta berbulu lebat dan rapi. Untuk mendapatkan kriteria tersebut domba aduan Garut memiliki perawatan secara khusus di samping harus dilatih secara rutin agar memiliki mental domba petarung. Hal itu sesuai dengan moto dari domba Garut yakni Tandang di Lapang, Gandang di Lapang, Indah Dipandang serta Enak Dipanggang.

    Bobot domba Garut yang ideal sekitar 25-80 kilogram. Bobot tersebut mengacu pada kelas-kelas yang ada pada pertandingan domba Garut: kelas A memiliki bobot sekitar 60 – 80 kilogram, kelas B memiliki bobot 40 – 59 kilogram, terakhir kelas C memiliki rentang bobot sekitar 25 – 39 kilogram. Untuk mendapatkan bobot ideal tersebut maka domba harus diberi makanan yang bergizi seperti rumput segar dan makanan khusus seperti daun lamtoro, rumput gajah, daun pisang, bekatul, ampas tahu, serta daun jagung. Selain itu untuk meningkatkan staminanya pada saat berlaga, domba Garut juga harus diberikan suplemen tambahan.

    Dengan perawatan yang khusus dan banyak tersebut maka tak heran manakala harga domba aduan Garut dikenal cukup mahal, terlebih apabila sang domba tersebut merupakan domba juara. Biasanya domba aduan yang telah memenangkan suatu perlombaan, harga domba garut mejadi semakin tinggi, hal ini karena mental dan fisiknya sudah teruji, juga cocok dijadikan sebagai domba pembibitan.

    Tata Cara dan Aturan Lomba

    Meskipun tema kesenian tersebut berlabel ‘aduan’ namun dalam pelaksanaannya tetap menggunakan aturan. Hal ini untuk menjaga keselamatan domba dan menghindari domba dari kecacatan apalagi kematian.  Oleh karenanya dalam perlombaan adu domba terdapat Dewan Hakim, Dewan Juri, dan Wasit untuk menjaga tata tertib aturan pertandingan. Bahkan semenjak berdirinya himpunan Peternak Domba Garut Kambing Indonesia (HPDKI) istilah “adu” dalam pertandingan domba dihilangkan karena sering kali istilah tersebut mengasosiasikan pada permainan judi.

    Untuk menjaga keselamatan domba, maka pukulan-pukulannya atau istilah khasnya dinamakan kretekan dibatasi menurut pembagian kelasnya masing-masing, umpamanya kelas A sebanyak 25 pukulan, kelas B sebanyak 20 pukulan dan kelas C sebanyak 15 pukulan. 

    Adapun penilaian pertandingan mengacu pada tiga aspek, yakni pukulan, gaya bertanding, ketangkasan dalam bertanding, keindahan fisik, kelincahan dan stamina. Untuk kesehatan, nilai maksimal 10 poin, kemudian adeg-adeg atau performance domba, nilai maksimalnya 25 poin. Kriteria itu, dilihat saat domba melancarkan pukulan atau tandukan, kemudian cara mundur hingga setelah domba beradu tanduk.  Penilaian terakhir yakni soal keberanian domba saat diadu yang memiliki nilai 10 poin. Dengan lima kriteria di atas, maksimal nilai yang diberikan adalah 100 poin. Selain juara, ada juga kriteria favorit tempur. Untuk mendapatkan kriteria ini, domba Garut minimal harus mengantongi tiga penilaian yakni teknik bertanding, teknik pukulan serta keberanian di luar juara. 

    Baca Juga: Wayang Golek: Kesenian Tradisional Jawa Barat Yang Legendaris

    Eurofia

    Sebagai ajang pertandingan dan kesenian, antusias para peserta lomba juga sangat tinggi. Tidak hanya dombanya yang dihias, para pemilik domba dan timnya juga ikut menghias diri.  Dengan menggunakan setelan baju pangsi berwarna serba hitam, plus atribut ikat kepala, para pemilik domba tampak antusias menyemangati domba jagoannya. Selain itu, selama aduan berlangsung, para penonton termasuk pendukung atau bobotoh yang hadir turut menyemangati dengan tabuhan gamelan dan alat kesenian tradisional degung yang dipandu para nayaga podium. Sesekali para juri dan pemandu acara menyemangati penonton, agar acara lebih hidup.

  • Tepung Terigu Protein Sedang, Rendah, Dan Tinggi

    Bagi Anda yang hobi memasak atau membuat kue, membedakan jenis tepung terigu tentu sudah biasa. Namun bagi seorang pemula, mungkin masih sedikit mengalami kesulitan untuk membedakan jenis tepung ini yang sesuai dengan penggunaannya.

    Tepung Terigu adalah suatu jenis tepung yang terbuat dari jenis biji-bijian yaitu gandum, dimana bii-bijian tersebut sampai saat ini masih diimpor dari beberapa negara seperti Australia, Canada, dan Amerika.

    Secara umum jenis tepung terigu yang ada di pasaran saat ini bisa dibedakan menjadi 3 jenis, yaitu :

    1. Tepung terigu protein tinggi (kandungan protein 12%-14%)
    2. Tepung terigu protein sedang (kandungan protein 10,5%-11,5%)
    3. Tepung terigu protein rendah (kandungan protein 8%-9%)

    Dalam hal ini kandungan protein dalam suatu tepung terigu menentukan jumlah gluten-nya. Semakin tinggi kandungan protein dalam tepung, maka semakin tingi jumlah gluten-nya. Hal tersebut akan berpengaruh pada sifat kenyal dan elastis tepung.

    PROTEIN  >>  GLUTEN >>  ELASTISITAS

    Nah, bagi Anda yang masih bingung, kandungan protein yang dimaksud di atas biasanya sudah tercantum pada kemasan yang kita punya. Coba dicek secara teliti. Biasanya pada kemasan akan tertera kandungan  x % (untuk satu bungkus terigu) atau  x gr (untuk 100 gr tepung terigu). Dan biasanya kandungan nilai protein pada tepung terigu tercantum dalam satuan gram.

    Protein Tinggi

    Jenis tepung ini biasa digunakan dalam pembuatan berbagai jenis roti dan mie. Mengapa ? Karena dengan kandungan protein yang tinggi, tentu saja kandungan proteinnya juga semakin banyak, sehingga elastisitas (kekenyalan) semakin besar. Sifat inilah yang terdapat pada roti dan mie.

    Contoh tepung terigu protein tinggi diantaranya adalah Cakra, Gerbang, Tali Emas, Kerang, Kompas, Double Zero, Hyme, dll

    Protein Sedang

    Jenis tepung ini biasa digunakan untuk membuat cake/bolu/sponge. Dengan kandungan protein sedang, jenis tepung ini masih bisa digunakan untuk membuat roti maupun kue kering, yang biasanya menggunakan terigu protein tinggi untuk roti, dan terigu protein rendah untuk kue kering. Oleh karena itulah jenis terigu protein sedang ini biasa juga disebut terigu serbaguna.

    Contoh tepung terigu protein sedang diantaranya adalah: Segitiga Biru, Beruang Biru, Mila, Jade, Falcon, dll

    Protein Rendah

    Jenis tepung ini biasanya digunakan dalam pembuatan kue kering. Mengapa ? Karena jenis kue ini memang tidak harus menjadi besar (mengembang).

    Contoh tepung terigu protein rendah diantaranya adalah: Kunci Biru, Pita Merah, Lencana Merah, Teko Merah, Zircon, dll

    Tips :

    • Pilih terigu yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
    • Pilih terigu yang secara fisik masih bagus (tidak kotor, tidak berkutu, tidak berbau apek)
    • Pilih yang tanggal produksinya belum terlalu lama (tanggal expire masih lama).

    Harga Tepung Terigu

    Harga Tepung Terigu

    DAFTAR HARGA TEPUNG TERIGU POPULER:

    No.Daftar Tepung TeriguHarga
    1Tepung Terigu Pak Tani 500grRp 6.695
    2Tepung TeriguKita 1 kgRp 9.200
    3Bogasari Segitiga Biru Premium Tepung Terigu 1 KgRp 10.000
    4Tepung Terigu Segitiga Biru 1 kgRp 10.000
    5Tepung Terigu Segitiga BIru 1kgRp 10.000
    6SEGITIGA BIRU Tepung Terigu 1kgRp 10.500
    7Tepung Terigu Segitiga Biru 1 Kg Kemasan EkonomisRp 10.700
    8Tepung Terigu Segitiga Biru 1KgRp 10.700
    9Tepung Terigu Hanamas 1kgRp 11.000
    10Tepung Terigu segitiga Biru Kemasan 1kgRp 11.300
  • Kun Fayakun Artinya Lengkap dengan Tulisan Arab

    Kun Fayakun (bahasa Arab: كُنْ فَيَكُونُ) adalah sebuah ungkapan dan kalimat yang disebutkan di beberapa ayat Alquran. Namun secara spesifik dijabarkan pada surat Yasin ke 36, ayat 82.

    Arti Kun Fayakun Pada Surat Yasin

    “Kun fayakun” adalah sebuah frase dalam bahasa Arab yang berasal dari Al-Quran. Frase ini ditemukan dalam Surah Yasin, Surah ke-36, ayat 82, di mana Allah berfirman:

    “إِنَّمَا أَمْرُهُ إِذَا أَرَادَ شَيْئًا أَنْ يَقُولَ لَهُ كُنْ فَيَكُونُ”

    Artinya: “Sesungguhnya jika Allah menghendaki sesuatu, maka Dia hanya mengatakan kepadanya: ‘Jadilah’, maka jadilah ia.”

    Jadi, “Kun fayakun” secara harfiah berarti “Jadilah, maka terjadilah”. Ungkapan ini mencerminkan kekuasaan Allah yang Maha Kuasa untuk menciptakan sesuatu hanya dengan kehendak-Nya. Ketika Allah menginginkan sesuatu terjadi, Dia hanya mengatakan “Jadilah” dan itu terjadi tanpa kesulitan.

    Sebagai doa, “Kun fayakun” menjadi ungkapan dari keyakinan dan harapan seseorang kepada Allah untuk memenuhi keinginan atau memperbaiki keadaan. Dalam konteks doa, “Kun fayakun” menggambarkan kepercayaan akan kekuasaan absolut Allah untuk mengubah dan menciptakan apa pun yang Dia kehendaki. Orang-orang menggunakan ungkapan ini dalam doa mereka sebagai penegasan keyakinan bahwa Allah memiliki kuasa untuk memenuhi permohonan mereka dan mengubah segala sesuatu.

    Baca Juga : Surat Yasin: Arab, Latin dan Artinya

    Kun Fayakun Pada Ayat Alquran

    Berikut ini adalah surat-surat lain dalam Al-Quran yang mengandung ayat-ayat yang berbicara tentang kekuasaan Allah dalam menciptakan dengan firman-Nya:

    1. Surah Al-Baqarah (Surah ke-2), Ayat 117:

    “بَدِيعُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۖ وَإِذَا قَضَىٰ أَمْرًا فَإِنَّمَا يَقُولُ لَهُ كُنْ فَيَكُونُ”

    Artinya: “Dia Pencipta langit dan bumi. Dan apabila Dia berkehendak untuk sesuatu, maka cukuplah Dia hanya mengatakan kepadanya: ‘Jadilah’, maka jadilah ia.”

    2. Surah Ali Imran (Surah ke-3), Ayat 47:

    “قَالَتْ رَبِّ أَنَّىٰ يَكُونُ لِي وَلَدٌ وَلَمْ يَمْسَسْنِي بَشَرٌ ۖ قَالَ كَذَٰلِكِ اللَّـهُ يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ ۚ إِذَا قَضَىٰ أَمْرًا فَإِنَّمَا يَقُولُ لَهُ كُنْ فَيَكُونُ”

    Artinya: “Musa berkata, ‘Ya Tuhanku, bagaimana mungkin aku mendapatkan seorang anak, padahal tidak ada manusia yang menyentuhku?’ Allah berfirman, ‘Demikianlah Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya. Apabila Dia telah menentukan sesuatu, maka cukuplah Dia hanya mengatakan kepadanya: ‘Jadilah’, maka jadilah ia.’”

    3. Surah Al ‘Imran (Surah ke-3), Ayat 59:

    “إِنَّ مَثَلَ عِيسَىٰ عِندَ اللَّـهِ كَمَثَلِ آدَمَ ۖ خَلَقَهُ مِن تُرَابٍ ثُمَّ قَالَ لَهُ كُن فَيَكُونُ”

    Artinya: “Sesungguhnya perumpamaan (penciptaan) Isa di sisi Allah itu seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: ‘Jadilah’, maka jadilah ia.”

    4. Surah Maryam (Surah ke-19), Ayat 35:

    “مَا كَانَ لِلَّـهِ أَن يَتَّخِذَ مِن وَلَدٍ ۖ سُبْحَانَهُ ۚ إِذَا قَضَىٰ أَمْرًا فَإِنَّمَا يَقُولُ لَهُ كُن فَيَكُونُ”

    Artinya: “Allah tidaklah mempunyai anak, Mahasuci Allah. Apabila Dia berkehendak untuk sesuatu, maka cukuplah Dia hanya mengatakan kepadanya: ‘Jadilah’, maka jadilah ia.”

    5. Surah Al-An’am (Surah ke-6), Ayat 73:

    “وَهُوَ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ بِالْحَقِّ ۖ وَيَوْمَ يَقُولُ كُن فَيَكُونُ ۚ قَوْلُهُ الْحَقُّ ۚ وَلَهُ الْمُلْكُ يَوْمَ يُنفَخُ فِي الصُّورِ ۚ عَالِمُ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ ۚ وَهُوَ الْحَكِيمُ الْخَبِيرُ”

    Artinya: “Dan Dialah yang menciptakan langit dan bumi dengan sebenarnya. Dan (ingatlah) pada hari Dia berfirman, ‘Jadilah!’ maka jadilah. Lalu firman-Nya: ‘Kun fayakun’. Dan kepunyaan-Nya-lah kerajaan pada hari ditiupnya sangkakala. Yang Maha Mengetahui yang ghaib dan yang nyata; dan Dia Maha Bijaksana lagi Maha Mengenal.”

    Baca Juga: Pengertian dan Makna “Masyaallah Tabarakallah” dalam Kehidupan Sehari-hari

    Inilah beberapa surat dalam Al-Quran yang mengandung ayat-ayat yang menekankan kekuasaan Allah dalam menciptakan dengan firman-Nya.

  • Effort: Arti dan Penggunaan dalam Bahasa Gaul di Media Sosial

    Kata “effort” merupakan salah satu kosakata yang populer di media sosial. Selain itu, kata ini juga sering digunakan dalam bahasa gaul. Bahasa gaul sendiri merupakan bagian dari ciri khas masyarakat Indonesia, yang melahirkan beragam kosakata yang unik dan kreatif. Biasanya, bahasa gaul digunakan oleh anak muda atau orangtua yang aktif di media sosial.

    Pengertian Effort

    Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan “effort”? Secara sederhana, “effort” mempunyai arti sebagai upaya. Dalam konteks ini, upaya merujuk pada suatu usaha yang dilakukan seseorang untuk mencapai sesuatu. Misalnya, jika ada seseorang di dunia sosial yang mengatakan, “Effort gue udah banyak banget, waktu tenaga dan fikiran yang dikeluarin udah to the max”, artinya orang tersebut telah melakukan usaha yang sangat besar, termasuk penggunaan waktu, tenaga, dan pikiran.

    Secara umum Effort adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan upaya atau usaha yang dilakukan seseorang dalam mencapai suatu tujuan atau hasil.

    Effort Bahasa Gaul

    Penggunaan kata “effort” semakin umum di kalangan masyarakat Indonesia, terutama di kalangan anak muda. Kata ini digunakan sebagai pengganti untuk menyampaikan makna usaha atau upaya yang dilakukan seseorang. Dengan menggunakan kata “effort”, komunikasi dalam bahasa gaul menjadi lebih ekspresif dan kreatif.

    Dalam era digital dan media sosial, kosakata bahasa gaul seperti “effort” menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya berkomunikasi di dunia maya. Anak muda seringkali menggunakan kata ini dalam berbagai konteks, baik untuk menyampaikan usaha yang telah mereka lakukan, memberikan semangat kepada orang lain, atau sekadar menyindir situasi yang membutuhkan usaha lebih.

    Baca Juga: Feeling Lonely Artinya dalam Bahasa Gaul

    Penggunaan kata “effort” dalam bahasa gaul juga memberikan warna dan keunikan tersendiri dalam kekayaan bahasa Indonesia. Bahasa adalah cermin budaya suatu bangsa, dan penggunaan bahasa gaul dengan kata-kata seperti “effort” merupakan bentuk adaptasi budaya dalam perkembangan zaman.

    Baca Juga: Arti See You on Top, Lebih dari Sekadar Ucapan Perpisahan

    Dalam kesimpulan, kata “effort” memiliki arti “upaya” dalam bahasa Indonesia. Kata ini telah menjadi bagian dari bahasa gaul yang digunakan di media sosial dan menjadi populer di kalangan anak muda. Penggunaan kata “effort” memberikan dimensi baru dalam komunikasi dan memperkaya kekayaan bahasa Indonesia. Jika kamu ingin menyampaikan usaha atau upayamu, tak ada salahnya menggunakan kata “effort” untuk memberikan nuansa yang lebih kreatif dan ekspresif.

  • Arti Singkatan etc. et al. i.e e.g

    Banyak yang belum mengetahui apa Arti Singkatan etc. – et al. – i.e. – e.g.? Berikut penjabaran arti singkatan etc. – et al. – i.e. – e.g. :

    Arti Singkatan etc.

    Singkatan etc. berasal dari bahasa latin yaitu “et cetera”, dalam bahasa Inggrisnya “and other things”, jadi dalam, bahasa Indonesia singkatan etc. artinya adalah “dan lain-lain” atau “dan sebagainya”
    Contoh:

    • My Mom go to market to buy cooking oil, banana, some vegetables, chili, etc.
      My Mom go to market to buy cooking oil, banana, some vegetables, chili, and other things
      (Ibuku pergi ke pasar untuk membeli minyak goreng, sayuran, cabe, dan lain-lain)
    • I want to master programming languages like C, C++, Fortran, Turbo Pascal, Java, etc.
      I want to master some programming languages like C, C++, Fortran, Turbo Pascal, Java, and other things
      (Saya ingin menguasai beberapa bahasa pemrograman seperti C, C++, Fortran, Turbo Pascal, Java, dan sebagainya)

    Arti et al.

    Arti et al.

    Singkatan et al. berasal dari bahasa latin yaitu “et alii”, dalam bahasa Inggrisnya “and others”, jadi dalam bahasa Indonesia singkatan et al. artinya adalah “dan kawan-kawan”
    Contoh:

    • Besides Albert Einstesin, Stephen Hawkings or Bill Gates, there are also Islamic Scientists like Ibnu Sina, Al-Khazini, Al-Khawarizmi, Ibnu Khaldun, et al.
      Besides Albert Einstesin, Stephen Hawkings or Bill Gates, there are also Islamic Scientists like Ibnu Sina, Al-Khazini, Al-Khawarizmi, Ibnu Khaldun, and others
      (Selain Albert Einstein, Stephen Hawkings atau Bill Gates, ada juga ilmuwan Islam seperti Ibnu Sina, Al-Khazini, Al-Khawarizmi, Ibnu Khaldun, dan kawan-kawan)
    • There are several badminton athlete who contributed gold medal for Indonesia. they are Anneke Feinya, Nitya Krishida, Bona Septano, Mohammad Ahsan, Simon Santoso, et al.
      There are several badminton athlete who contributed gold medal for Indonesia. they are Anneke Feinya, Nitya Krishida, Bona Septano, Mohammad Ahsan, Simon Santoso, and others
      (Ada beberapa atlet bulu tangkis yang meyumbangkan emas untuk Indoensia. Mereka adalah Anneke Feinya, Nitya Krishida, Bona Septano, Mohammad Ahsan, Simon Santoso, dkk)

    Arti Singkatan i.e.

    e.g e.i

    Singkatan i.e. berasal dari bahasa latin yaitu “id est”, dalam bahasa inggrisnya “that is”, jadi dalam bahasa Indonesia singkatan i.e. artinya “yaitu” atau “yakni”
    Contoh:

    • Moslems read their Holy Book every day, i.e. Qur-an
      Moslems read their Holy Book every day, that is Qur-an
      (Orang Islam membaca Buku Sucinya setiap hari, yaitu Qur-an)
    • There are two binary numbers, i.e. 1 and 0
      There are two binary numbers, that is 1 and 0
      (Ada dua bilangan biner, yaitu 1 dan 0)

    Baca Juga: Simple Present Tense: Fungsi, Rumus dilengkapi dengan Contoh

    Singkatan dan Arti e.g.

    Singkatan e.g. berasal dari bahasa latin yaitu “exempli gratia”, dalam bahasa inggrisnya “for example”, jadi dalam bahasa Indonesia singkatan e.g. artinya “misalnya”
    Contoh:

    • I like to eat vegetables, e.g. carrots and broccoli
      I like to eat vegetables,for example carrots and broccoli
      (Saya suka makan sayur, misalnya wortel dan brokoli)
    • My boyfriend is happy to exercise, e.g. swimming and badminton
      My boyfriend is happy to exercise, for example swimming and badminton
      (Kekasihku senang berolahraga, misalnya berenang dan bulutangkis)

    itulah arti dan singkatan dari Arti Singkatan etc. – et al. – i.e. – e.g.

  • Surat Al Mulk Ayat 1-30 Lengkap dengan Artinya

    Surat Al Mulk adalah surah ke-67 dalam Al-Quran. Surah ini terdiri dari 30 ayat dan termasuk dalam golongan surah Makkiyah, yang artinya diturunkan di Mekah sebelum hijrah Nabi Muhammad SAW ke Madinah. Surat Al Mulk mengandung berbagai pesan dan pelajaran, termasuk tentang kekuasaan dan keagungan Allah, ciptaan-Nya, dan akhirat.

    Salah satu tujuan utama Surat Al Mulk adalah untuk mengajak manusia untuk merenungkan tentang ciptaan Allah di alam semesta ini dan mengambil pelajaran dari tanda-tanda kebesaran-Nya. Surat Al Mulk juga mengingatkan tentang pentingnya bersyukur kepada Allah atas nikmat-Nya dan menjalankan perintah-perintah-Nya.

    Surat Al Mulk sering dibaca oleh banyak umat Muslim karena terdapat hadits dari Nabi Muhammad SAW yang menyatakan bahwa surah Al Mulk memberikan perlindungan bagi pembacanya di alam kubur. Karena itu, banyak orang Islam membiasakan membaca Surat Al Mulk setiap hari sebagai bentuk ibadah dan perlindungan.

    Baca Juga: Surat Yasin Lengkap (MP3): Keutamaan, Manfaat, dan Cara Membacanya

    Berikut Surat Al Mulk Latin, Arab, beserta artinya:

    Surat Al Mulk (QS.67)

    بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

    Bismillahirrahmanirrahim

    تَبٰرَكَ الَّذِيْ بِيَدِهِ الْمُلْكُۖ وَهُوَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌۙ
    Tabārakal-lażī biyadihil-mulk(u), wa huwa ‘alā kulli syai’in qadīr(un).
    Artinya: Mahaberkah Zat yang menguasai (segala) kerajaan dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu,


    ۨالَّذِيْ خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيٰوةَ لِيَبْلُوَكُمْ اَيُّكُمْ اَحْسَنُ عَمَلًاۗ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْغَفُوْرُۙ
    Allażī khalaqal-mauta wal-ḥayāta liyabluwakum ayyukum aḥsanu ‘amalā(n), wa huwal-‘azīzul-gafūr(u).
    Artinya: yaitu yang menciptakan kematian dan kehidupan untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dia Mahaperkasa lagi Maha Pengampun.


    الَّذِيْ خَلَقَ سَبْعَ سَمٰوٰتٍ طِبَاقًاۗ مَا تَرٰى فِيْ خَلْقِ الرَّحْمٰنِ مِنْ تَفٰوُتٍۗ فَارْجِعِ الْبَصَرَۙ هَلْ تَرٰى مِنْ فُطُوْرٍ
    Allażī khalaqa sab‘a samāwātin ṭibāqā(n), mā tarā fī khalqir-raḥmāni min tafāwut(in), farji‘il-baṣara hal tarā min fuṭūr(in).
    Artinya: (Dia juga) yang menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu tidak akan melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pengasih ketidakseimbangan sedikit pun. Maka, lihatlah sekali lagi! Adakah kamu melihat suatu cela?


    ثُمَّ ارْجِعِ الْبَصَرَ كَرَّتَيْنِ يَنْقَلِبْ اِلَيْكَ الْبَصَرُ خَاسِئًا وَّهُوَ حَسِيْرٌ
    Ṡummarji‘il-baṣara karrataini yanqalib ilaikal-baṣaru khāsi’aw wa huwa ḥasīr(un).
    Artinya: Kemudian, lihatlah sekali lagi (dan) sekali lagi (untuk mencari cela dalam ciptaan Allah), niscaya pandanganmu akan kembali kepadamu dengan kecewa dan dalam keadaan letih (karena tidak menemukannya).


    وَلَقَدْ زَيَّنَّا السَّمَاۤءَ الدُّنْيَا بِمَصَابِيْحَ وَجَعَلْنٰهَا رُجُوْمًا لِّلشَّيٰطِيْنِ وَاَعْتَدْنَا لَهُمْ عَذَابَ السَّعِيْرِ
    Wa laqad zayyannas-samā’ad-dun-yā bimaṣābīḥa wa ja‘alnāhā rujūmal lisy-syayāṭīni wa a‘tadnā lahum ‘ażābas-sa‘īr(i).
    Artinya: Sungguh, Kami benar-benar telah menghiasi langit dunia dengan bintang-bintang, menjadikannya (bintang-bintang itu) sebagai alat pelempar terhadap setan, dan menyediakan bagi mereka (setan-setan itu) azab (neraka) Sa‘ir (yang menyala-nyala).


    وَلِلَّذِيْنَ كَفَرُوْا بِرَبِّهِمْ عَذَابُ جَهَنَّمَۗ وَبِئْسَ الْمَصِيْرُ
    Wa lil-lażīna kafarū birabbihim ‘ażābu jahannam(a), wa bi’sal-maṣīr(u).
    Artinya: Orang-orang yang kufur kepada Tuhannya akan mendapat azab (neraka) Jahanam. Itulah seburuk-buruk tempat kembali.


    اِذَآ اُلْقُوْا فِيْهَا سَمِعُوْا لَهَا شَهِيْقًا وَّهِيَ تَفُوْرُۙ
    Iżā ulqū fīhā sami‘ū lahā syahīqaw wa hiya tafūr(u).
    Artinya: Apabila dilemparkan ke dalamnya (neraka), mereka pasti mendengar suaranya yang mengerikan saat ia membara.


    تَكَادُ تَمَيَّزُ مِنَ الْغَيْظِۗ كُلَّمَآ اُلْقِيَ فِيْهَا فَوْجٌ سَاَلَهُمْ خَزَنَتُهَآ اَلَمْ يَأْتِكُمْ نَذِيْرٌۙ
    Takādu tamayyazu minal-gaiẓ(i), kullamā ulqiya fīhā faujun sa’alahum khazanatuhā alam ya’tikum nażīr(un).
    Artinya: (Neraka itu) hampir meledak karena marah. Setiap kali ada sekumpulan (orang-orang kafir) dilemparkan ke dalamnya, penjaga-penjaganya bertanya kepada mereka, “Tidak pernahkah seorang pemberi peringatan datang kepadamu (di dunia)?”


    قَالُوْا بَلٰى قَدْ جَاۤءَنَا نَذِيْرٌ ەۙ فَكَذَّبْنَا وَقُلْنَا مَا نَزَّلَ اللّٰهُ مِنْ شَيْءٍۖ اِنْ اَنْتُمْ اِلَّا فِيْ ضَلٰلٍ كَبِيْرٍ
    Qālū balā qad jā’anā nażīr(un), fa każżabnā wa qulnā mā nazzalallāhu min syai'(in), in antum illā fī ḍalālin kabīr(in).
    Artinya: Mereka menjawab, “Pernah! Sungguh, seorang pemberi peringatan telah datang kepada kami, tetapi kami mendustakan(-nya) dan mengatakan, ‘Allah tidak menurunkan sesuatu apa pun.’” (Para malaikat berkata,) “Kamu tidak lain hanyalah (berada) dalam kesesatan yang besar.”


    وَقَالُوْا لَوْ كُنَّا نَسْمَعُ اَوْ نَعْقِلُ مَا كُنَّا فِيْٓ اَصْحٰبِ السَّعِيْرِ
    Wa qālū lau kunnā nasma‘u au na‘qilu mā kunnā fī aṣḥābis-sa‘īr(i).
    Artinya: Mereka juga berkata, “Andaikan dahulu kami mendengarkan atau memikirkan (peringatan itu), tentulah kami tidak termasuk ke dalam (golongan) para penghuni (neraka) Sa‘ir (yang menyala-nyala).”


    فَاعْتَرَفُوْا بِذَنْۢبِهِمْۚ فَسُحْقًا لِّاَصْحٰبِ السَّعِيْرِ
    Fa‘tarafū biżambihim, fasuḥqal li’aṣḥābis-sa‘īr(i).
    Artinya: Mereka mengakui dosanya (saat penyesalan tidak lagi bermanfaat). Maka, jauhlah (dari rahmat Allah) bagi para penghuni (neraka) Sa‘ir (yang menyala-nyala) itu.


    اِنَّ الَّذِيْنَ يَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ بِالْغَيْبِ لَهُمْ مَّغْفِرَةٌ وَّاَجْرٌ كَبِيْرٌ
    Innal-lażīna yakhsyauna rabbahum bil-gaibi lahum magfiratuw wa ajrun kabīr(un).
    Artinya: Sesungguhnya orang-orang yang takut kepada Tuhannya dengan tanpa melihat-Nya akan memperoleh ampunan dan pahala yang besar.


    وَاَسِرُّوْا قَوْلَكُمْ اَوِ اجْهَرُوْا بِهٖۗ اِنَّهٗ عَلِيْمٌ ۢبِذَاتِ الصُّدُوْرِ
    Wa asirrū qaulakum awijharū bih(ī), innahū ‘alīmum biżātiṣ-ṣudūr(i).
    Artinya: Rahasiakanlah perkataanmu atau nyatakanlah. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala isi hati.


    اَلَا يَعْلَمُ مَنْ خَلَقَۗ وَهُوَ اللَّطِيْفُ الْخَبِيْرُ ࣖ
    Alā ya‘lamu man khalaq(a), wa huwal-laṭīful-khabīr(u).
    Artinya: Apakah (pantas) Zat yang menciptakan itu tidak mengetahui, sedangkan Dia (juga) Mahahalus lagi Maha Mengetahui?


    هُوَ الَّذِيْ جَعَلَ لَكُمُ الْاَرْضَ ذَلُوْلًا فَامْشُوْا فِيْ مَنَاكِبِهَا وَكُلُوْا مِنْ رِّزْقِهٖۗ وَاِلَيْهِ النُّشُوْرُ
    Huwal-lażī ja‘ala lakumul-arḍa żalūlan famsyū fī manākibihā wa kulū mir rizqih(ī), wa ilaihin-nusyūr(u).
    Artinya: Dialah yang menjadikan bumi untuk kamu dalam keadaan mudah dimanfaatkan. Maka, jelajahilah segala penjurunya dan makanlah sebagian dari rezeki-Nya. Hanya kepada-Nya kamu (kembali setelah) dibangkitkan.


    ءَاَمِنْتُمْ مَّنْ فِى السَّمَاۤءِ اَنْ يَّخْسِفَ بِكُمُ الْاَرْضَ فَاِذَا هِيَ تَمُوْرُۙ
    A’amintum man fis-samā’i ay yakhsifa bikumul-arḍa fa’iżā hiya tamūr(u).
    Artinya: Sudah merasa amankah kamu dari Zat yang di langit, yaitu (dari bencana) dibenamkannya bumi oleh-Nya bersama kamu ketika tiba-tiba ia terguncang?


    اَمْ اَمِنْتُمْ مَّنْ فِى السَّمَاۤءِ اَنْ يُّرْسِلَ عَلَيْكُمْ حَاصِبًاۗ فَسَتَعْلَمُوْنَ كَيْفَ نَذِيْرِ
    Am amintum man fis-samā’i ay yursila ‘alaikum ḥāṣibā(n), fa sata‘lamūna kaifa nażīr(i).
    Artinya: Atau, sudah merasa amankah kamu dari Zat yang di langit, yaitu (dari bencana) dikirimkannya badai batu oleh-Nya kepadamu? Kelak kamu akan mengetahui bagaimana (akibat mendustakan) peringatan-Ku.


    وَلَقَدْ كَذَّبَ الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِهِمْ فَكَيْفَ كَانَ نَكِيْرِ
    Wa laqad każżabal-lażīna min qablihim fakaifa kāna nakīr(i).
    Artinya: Sungguh, orang-orang sebelum mereka pun benar-benar telah mendustakan (rasul-rasul-Nya). Maka, betapa hebatnya kemurkaan-Ku!


    اَوَلَمْ يَرَوْا اِلَى الطَّيْرِ فَوْقَهُمْ صٰۤفّٰتٍ وَّيَقْبِضْنَۘ مَا يُمْسِكُهُنَّ اِلَّا الرَّحْمٰنُۗ اِنَّهٗ بِكُلِّ شَيْءٍۢ بَصِيْرٌ
    Awalam yarau ilaṭ-ṭairi fauqahum ṣāffātiw wa yaqbiḍn(a), mā yumsikuhunna illar-raḥmān(u), innahū bikulli syai’im baṣīr(un).
    Artinya: Tidakkah mereka memperhatikan burung-burung yang mengembangkan dan mengatupkan sayapnya di atas mereka? Tidak ada yang menahannya (di udara) selain Yang Maha Pengasih. Sesungguhnya Dia Maha Melihat segala sesuatu.


    اَمَّنْ هٰذَا الَّذِيْ هُوَ جُنْدٌ لَّكُمْ يَنْصُرُكُمْ مِّنْ دُوْنِ الرَّحْمٰنِۗ اِنِ الْكٰفِرُوْنَ اِلَّا فِيْ غُرُوْرٍۚ
    Am man hāżal-lażī huwa jundul lakum yanṣurukum min dūnir-raḥmān(i), inil-kāfirūna illā fī gurūr(in).
    Artinya: Atau, siapakah yang akan menjadi bala tentara bagimu yang dapat menolongmu selain (Allah) Yang Maha Pengasih? Orang-orang kafir itu tidak lain hanyalah dalam (keadaan) tertipu.


    اَمَّنْ هٰذَا الَّذِيْ يَرْزُقُكُمْ اِنْ اَمْسَكَ رِزْقَهٗ ۚ بَلْ لَّجُّوْا فِيْ عُتُوٍّ وَّنُفُوْرٍ
    Am man hāżal-lażī yarzuqukum in amsaka rizqah(ū), bal lajjū fī ‘utuwwiw wa nufūr(in).
    Artinya: Atau, siapakah yang dapat memberimu rezeki jika Dia menahan rezeki-Nya? Sebaliknya, mereka terus-menerus dalam kesombongan dan menjauhkan diri (dari kebenaran).


    اَفَمَنْ يَّمْشِيْ مُكِبًّا عَلٰى وَجْهِهٖٓ اَهْدٰىٓ اَمَّنْ يَّمْشِيْ سَوِيًّا عَلٰى صِرَاطٍ مُّسْتَقِيْمٍ
    Afamay yamsyī mukibban ‘alā wajhihī ahdā ammay yamsyī sawiyyan ‘alā ṣirāṭim mustaqīm(in).
    Artinya: Apakah orang yang berjalan dengan wajah tertelungkup itu lebih mendapatkan petunjuk ataukah orang yang berjalan tegap di atas jalan yang lurus?


    قُلْ هُوَ الَّذِيْٓ اَنْشَاَكُمْ وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْاَبْصَارَ وَالْاَفْـِٕدَةَۗ قَلِيْلًا مَّا تَشْكُرُوْنَ
    Qul huwal-lażī ansya’akum wa ja‘ala lakumus-sam‘a wal-abṣāra wal-af’idah(ta), qalīlam mā tasykurūn(a).
    Artinya: Katakanlah, “Dialah Zat yang menciptakanmu dan menjadikan bagimu pendengaran, penglihatan, dan hati nurani. (Akan tetapi,) sedikit sekali kamu bersyukur.”


    قُلْ هُوَ الَّذِيْ ذَرَاَكُمْ فِى الْاَرْضِ وَاِلَيْهِ تُحْشَرُوْنَ
    Qul huwal-lażī żara’akum fil-arḍi wa ilaihi tuḥsyarūn(a).
    Artinya: Katakanlah, “Dialah yang menjadikan kamu berkembang biak di muka bumi dan kepada-Nyalah kamu akan dikumpulkan.”


    وَيَقُوْلُوْنَ مَتٰى هٰذَا الْوَعْدُ اِنْ كُنْتُمْ صٰدِقِيْنَ
    Wa yaqūlūna matā hāżal-wa‘du in kuntum ṣādiqīn(a).
    Artinya: Mereka berkata, “Kapankah (datangnya) janji (azab) ini jika kamu orang-orang benar?”


    قُلْ اِنَّمَا الْعِلْمُ عِنْدَ اللّٰهِ ۖوَاِنَّمَآ اَنَا۠ نَذِيْرٌ مُّبِيْنٌ
    Qul innamal-‘ilmu ‘indallāh(i), wa innamā ana nażīrum mubīn(un).
    Artinya: Katakanlah (Nabi Muhammad), “Sesungguhnya ilmu (tentang hari Kiamat itu) hanya ada pada Allah. Aku hanyalah seorang pemberi peringatan yang jelas.”


    فَلَمَّا رَاَوْهُ زُلْفَةً سِيْۤـَٔتْ وُجُوْهُ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا وَقِيْلَ هٰذَا الَّذِيْ كُنْتُمْ بِهٖ تَدَّعُوْنَ
    Falammā ra’auhu zulfatan sī’at wujūhul-lażīna kafarū wa qīla hāżal-lażī kuntum bihī tadda‘ūn(a).
    Artinya: Ketika mereka melihat azab (pada hari Kiamat) sudah dekat, wajah orang-orang kafir itu menjadi muram. Dikatakan (kepada mereka), “Ini adalah (sesuatu) yang dahulu kamu selalu mengaku (bahwa kamu tidak akan dibangkitkan).”


    قُلْ اَرَءَيْتُمْ اِنْ اَهْلَكَنِيَ اللّٰهُ وَمَنْ مَّعِيَ اَوْ رَحِمَنَاۙ فَمَنْ يُّجِيْرُ الْكٰفِرِيْنَ مِنْ عَذَابٍ اَلِيْمٍ
    Qul ara’aitum in ahlakaniyallāhu wa mam ma‘iya au raḥimanā, famay yujīrul-kāfirīna min ‘ażābin alīm(in).
    Artinya: Katakanlah (Nabi Muhammad), “Tahukah kamu jika Allah mematikan aku dan orang-orang yang bersamaku atau memberi rahmat kepada kami (dengan memperpanjang umur kami,) lalu siapa yang dapat melindungi orang-orang kafir dari azab yang pedih?”


    قُلْ هُوَ الرَّحْمٰنُ اٰمَنَّا بِهٖ وَعَلَيْهِ تَوَكَّلْنَاۚ فَسَتَعْلَمُوْنَ مَنْ هُوَ فِيْ ضَلٰلٍ مُّبِيْنٍ
    Qul huwar-raḥmānu āmannā bihī wa ‘alaihi tawakkalnā, fasata‘lamūna man huwa fī ḍalālim mubīn(in).
    Artinya: Katakanlah (Nabi Muhammad), “Dialah Zat Yang Maha Pengasih, kami beriman kepada-Nya dan hanya kepada-Nya kami bertawakal. Kelak kamu akan tahu siapa yang berada dalam kesesatan yang nyata.”


    قُلْ اَرَءَيْتُمْ اِنْ اَصْبَحَ مَاۤؤُكُمْ غَوْرًا فَمَنْ يَّأْتِيْكُمْ بِمَاۤءٍ مَّعِيْنٍ ࣖ
    Qul ara’aitum in aṣbaḥa mā’ukum gauran famay ya’tīkum bimā’im ma‘īn(in).
    Artinya: Katakanlah (Nabi Muhammad), “Terangkanlah kepadaku jika (sumber) air kamu surut ke dalam tanah, siapa yang akan memberimu air yang mengalir?”