Category: Health

  • Apa itu Stunting? Simak Penjelasan Lengkapnya di Sini

    Sebagian orang mungkin belum mengenal apa itu stunting. Tapi ternyata penyakit yang satu ini penting untuk diketahui, lho. Terutama bagi seorang ibu hamil dan ibu yang memiliki bayi. Umumnya, definisi stunting yaitu kondisi yang terjadi pada anak-anak di bawah 5 tahun ketika pertumbuhan mereka terhambat sehingga tinggi badan mereka jauh lebih pendek dari anak-anak seusianya.

    Stunting merupakan penyakit yang menjadi masalah cukup serius di dunia, termasuk di Indonesia. Penting untuk mengetahui stunting secara mendalam mulai dari pengertian, penyebab, gejala, hingga cara mencegahnya. Nah, agar lebih paham mengenai penyakit yang satu ini, simak pembahasan di bawah ini sampai habis, ya!

    Baca juga: Khawatir Anak Stunting? Kenali Penyebab dan Cara Pencegahannya

    Apa itu stunting?

    Menurut organisasi kesehatan dunia atau WHO, stunting tersendiri memiliki dua definisi berbeda. Seperti dikutip dari laman Kemenkes, menurut WHO (2015), stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat gizi buruk, infeksi berulang, dan stimulasi psikososial yang tidak memadai ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada di bawah standar. 

    Kemudian menurut WHO (2020), stunting adalah pendek atau sangat pendek berdasarkan panjang/tinggi badan menurut usia yang kurang dari -2 standar deviasi pada kurva pertumbuhan WHO. Ini terjadi karena asupan nutrisi yang tidak memadai dalam 1000 hari pertama kehidupan (HPK) seorang anak.

    Jadi, stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan pada anak. Apakah setiap anak atau balita yang pendek itu stunting? Perlu diketahui bahwa nggak semua anak/balita dengan postur pendek itu stunting, tapi anak yang stunting sudah pasti pendek.

    Meski stunting terjadi saat anak masih balita, namun masalah ini tidak boleh diremehkan. Pasalnya, dalam jangka panjang, stunting dapat memberikan dampak buruk seperti penurunan tingkat pengetahuan/kecerdasan, hilangnya produktivitas, masalah ekonomi, hingga timbulnya berbagai penyakit.

    Penyebab stunting

    Stunting adalah gangguan kesehatan yang cukup serius dan sudah ada sejak lama. Umumnya, penyebab stunting memengaruhi kehidupan anak pada 1000 hari pertama kehidupan (HPK). Terdapat sejumlah penyebab stunting seperti gizi buruk, terserang infeksi, kelahiran prematur, dan berat badan lahir yang rendah. Tetapi, penyebab stunting yang paling banyak ditemui yaitu karena kekurangan gizi. 

    Berikut ini merupakan faktor utama penyebab stunting, di antaranya yaitu:

    1. Asupan gizi yang kurang pada ibu hamil

    WHO mengungkapkan bahwa sekitar 20% kasus stunting terjadi sejak anak berada dalam kandungan. Nah, hal ini dapat terjadi karena ketika ibu sedang hamil mengonsumsi makanan yang kurang bergizi sehingga janin nggak mendapatkan cukup nutrisi. Kemudian, pertumbuhan janin dalam kandungan mulai terhambat dan terus berlangsung sampai pasca kelahiran.

    2. Kebutuhan nutrisi anak tidak terpenuhi

    Berikutnya yaitu kebutuhan nutrisi anak yang tidak tercukupi atau terpenuhi. Kapan kondisi ini terjadi? Biasanya terjadi setelah kelahiran, tepatnya saat anak berusia di bawah dua tahun tapi asupan gizinya tak terpenuhi. Asupan yang dibutuhkan oleh anak yaitu mencakup ASI dan MPASI (makanan pendamping ASI).

    Nggak hanya itu, kurangnya asupan makanan juga bisa memicu salah satu faktor penyebab stunting, khusunya makanan yang memiliki kandungan tinggi akan protein, zinc, mineral, serta zat besi yang sangat diperlukan bagi anak usia balita.

    3. Buruknya sanitasi dan akses air bersih

    Lingkungan yang tidak bersih dan akses terhadap air bersih yang terbatas dapat meningkatkan risiko infeksi dan penyakit, tidak terkecuali stunting. Oleh karena itu, sangat penting bagi stakeholder untuk bersinergi menyediakan sanitasi dan air bersih yang dapat menjangkau masyarakat di semua wilayah.

    Penyebab lainnya yang tidak boleh diabaikan

    Selain asupan gizi yang kurang pada ibu hamil, tidak terpenuhinya kebutuhan nutrisi anak, dan buruknya sanitasi/akses air bersih, terdapat sejumlah faktor lain yang dapat menjadi penyebab stunting, apa saja ya? Berikut daftarnya

    • Terbatasnya pengetahuan ibu terhadap pentingnya pemenuhan gizi sebelum hamil, saat hamil, dan setelah melahirkan.
    • Ibu yang memiliki berat badan tidak naik selama hamil atau kenaikan berat badan yang kurang dari ideal.
    • Berat badan bayi yang sangat rendah atau tidak wajar ketika lahir.
    • Stimulasi psikososial yang tidak memadai antara orang tua dan anak
    • Terbatasnya atau minimnya akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan.
    • Anak menderita penyakit yang menghambat penyerapan nutrisi.
    • Kelainan metabolisme bawaan

    Gejala anak stunting

    Apa saja tanda dan gejala stunting pada anak? Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, seorang anak dapat dikatakan stunting kalau telah dilakukan pengukuran panjang/tinggi badan, lalu dibandingkan dengan standar pengukuran tinggi badan menurut umur dari WHO, dan hasil pengukuran berada di bawah standar. Dengan demikian, stunting tidak bisa dilihat hanya berdasarkan perasaan atau secara kasar tanpa ada pengukuran yang pasti.

    Selain panjang/tinggi badan, pengukuran berat badan juga penting untuk mengetahui perawakan pendek karena masalah gizi atau tidak.

    Ada beberapa tanda dan gejala yang membedakan anak yang mengalami stunting, antara lain:

    • Memiliki tubuh yang lebih pendek dari anak seusianya
    • Berat badan tidak bertambah, bahkan cenderung menurun
    • Mengalami keterlambatan perkembangan sesuai dengan usianya
    • Anak menjadi lebih rentan terhadap berbagai penyakit infeksi
    • Anak mengalami gangguan intelektual di kemudian hari
    • Anak cenderung lebih pendiam
    • Fase pertumbuhan gigi pada anak melambat
    • Dalam jangka panjang, bagi anak perempuan berpotensi telat menstruasi pertama

    Anda bisa mengetahui apakah tinggi badan anak normal atau tidak dengan memeriksakan kondisi anak secara rutin ke layanan kesehatan terdekat seperti dokter, bidan, posyandu, atau puskesmas.

    Cara mencegah stunting

    Apa yang bisa dilakukan untuk mencegah stunting? Kasus stunting di Indonesia merupakan masalah yang nggak cuma disebabkan oleh masalah gizi, tetapi juga mencerminkan tingkat sosial ekonomi suatu negara. Penelitian menyatakan bahwa ibu dengan tingkat pendidikan yang rendah lebih rentan memiliki anak yang stunting.

    Di sisi lain, anak yang mengalami stunting berpotensi mengalami gangguan belajar dan memiliki tingkat pendapatan yang lebih rendah ketika dewasa. Data yang dimiliki oleh Pemantauan Status Gizi (PSG) dari Kementerian Kesehatan RI menunjukkan bahwa jumlah anak stunting di Indonesia bisa dikatakan cukup tinggi. Maka dari itu, penanganan stunting pada anak merupakan tugas bersama dari pemerintah, masyarakat, dan keluarga.

    Di tingkat keluarga, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah stunting, antara lain:

    Bagi ibu hamil dan ibu bersalin

    • Pemberian makanan berprotein tinggi untuk ibu hamil
    • Pemeriksaan kehamilan secara rutin dan berkala/perawatan antenatal
    • Pencegahan dan penanganan anemia (kurang darah) pada ibu hamil
    • Melakukan proses persalinan di fasilitas kesehatan terdekat seperti dokter, bidan, atau puskesmas

    Untuk balita

    • Memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan penuh
    • Memberikan makanan pendamping air susu ibu (MP-ASI) yang tepat untuk bayi
    • Memantau pertumbuhan dan perkembangan balita secara rutin dengan menggunakan buku KIA atau kurva tumbuh kembang
    • Deteksi dini penyakit menular dan tidak menular
    • Imunisasi lengkap
    • Melakukan stimulasi dini tumbuh kembang anak
    • Menyediakan air minum bersih dan sanitasi yang layak
    • Memberikan pelayanan dan perawatan kesehatan yang optimal saat anak sakit

    Untuk anak-anak dan remaja

    • Membiasakan anak untuk berperilaku hidup bersih dan sehat, tidak merokok, dan tidak menggunakan narkoba
    • Memberikan pola gizi yang seimbang
    • Melaksanakan imunisasi lanjutan pada usia sekolah
    • Mengajarkan anak tentang kesehatan reproduksi
  • Sangat Mudah! Lakukan 5 Cara Ini untuk Mengatasi Mata Merah dan Berair

    Mata merah dan berair adalah masalah yang umum terjadi oleh siapapun. Hal ini tak lepas dari aktivitas sehari-hari yang berdampak pada kesehatan mata, seperti berkendara menggunakan sepeda motor tanpa menggunakan pelindung mata, menatap layar laptop dan handphone tanpa henti, serta kurangnya waktu tidur.

    Akan tetapi, mata merah dan berair juga bisa menjadi sinyal dari tubuh karena sedang mengalami mata kering, pelebaran pembuluh darah mata, bengkak pada kelopak mata, dan adanya alergi. Apabila kamu sedang mengalami mata merah dan berair, kamu tak perlu khawatir. Mari simak caranya berikut ini.

    Cara Mengatasi Mata Merah dan Berair dengan Mudah

    Berikut ini cara mudah yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi mata merah dan berair yang kamu alami.

    1. Kompres dengan air dingin 

    Pertolongan pertama yang dapat kamu lakukan apabila sedang mengalami mata merah dan berair adalah dengan mengompresnya dengan menggunakan air dingin. Hal ini dilakukan karena air dingin dapat membantu menyempitkan pembuluh darah sehingga dapat mengurangi penumpukan cairan di sekitar mata. 

    Caranya juga sangatlah mudah, kamu hanya perlu menggunakan handuk lembut dan merendamnya di baskom berisi air dingin beberapa saat. Kemudian peras handuknya dan tempelkan ke area mata selama 5-10 menit hingga mata merah dan berair bisa mereda.

    2. Kompres dengan air hangat

    Selain menggunakan air dingin, kamu juga bisa memanfaatkan air hangat untuk mengompres mata yang merah dan berair. Caranya pun masih sama, kamu hanya perlu merendamnya di baskom berisi air hangat untuk beberapa saat. Kemudian peras dan tempelkan handuk di area mata selama 5-10 menit. 

    Mengompres mata dengan air hangat sangat bermanfaat untuk memberikan efek relaksasi pada otot mata sekaligus mengurangi rasa nyeri yang timbul akibat mata merah dan berair.

    3. Gunakan obat tetes mata

    Opsi selanjutnya yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi mata merah dan berair adalah dengan menggunakan cairan obat tetes mata. Kandungan pada obat tetes mata diketahui dapat mengatasi mata yang merah dan berair akibat iritasi. 

    Kamu bisa mendapatkan obat tetes mata ini di apotek terdekat dan bisa menggunakannya tanpa harus menggunakan resep dokter. Cara penggunaannya juga sangat praktis, kamu hanya perlu meneteskan cairan obat tetes mata sebanyak 1-2 tetes, lalu mengedipkan mata untuk menyerap cairan obat tetes mata hingga terasa lebih segar dan nyaman.

    4. Tempelkan mentimun di mata

    Menempelkan mentimun di mata bisa menjadi cara alami yang bisa kamu pilih untuk mengatasi mata yang merah dan berair. Dengan menempelkan mentimun pada mata diketahui bermanfaat untuk memberikan rasa sejuk sekaligus mengatasi iritasi di area mata. 

    Caranya pun juga sangatlah mudah, kamu hanya perlu mengiris timun sedikit tipis. Lalu, pejamkan mata kamu dalam posisi berbaring, kemudian tempelkan irisan timun tersebut di area mata selama 15-20 menit. Selama itu pula, kamu bisa menikmati sensasi dari khasiat mentimun tersebut untuk mengatasi mata merah.

    5. Istirahatkan mata

    Mata yang merah dan berair juga bisa jadi pertanda mata kamu sedang mengalami kelelahan. Terutama bagi kamu yang setiap hari bekerja harus menatap layar komputer dan handphone, kamu bisa coba untuk mengistirahatkan mata dengan mengalihkan pandangan ke luar ruangan atau memejamkan mata sejenak.

    Namun, jika kamu mengalami mata merah dan berair karena kurang tidur, maka hentikanlah aktivitasmu dan beristirahatlah untuk tidur agar mata yang merah dan berair bisa teratasi, serta mata kamu bisa kembali segar untuk beraktivitas.

    Baca Juga: Sering Menatap Laptop dan Smartphone? Begini Tips Menjaga Kesehatan Mata

    Tips Menghindari Mata Merah dan Berair

    Selain harus mengetahui cara mengatasi mata merah dan berair, kamu juga perlu untuk menghindari segala perilaku yang menyebabkan mata menjadi merah dan berair terjadi diantaranya:

    1. Tidur dengan waktu yang cukup

    Pastikan kamu mendapatkan waktu tidur yang cukup supaya dapat terhindar dari mata lelah yang dapat membuat mata menjadi merah dan berair.

    2. Gunakan kacamata

    Gunakanlah kacamata yang bisa menjadi alat pelindung bagi mata kamu dari terpaan debu dan udara yang dapat mengurangi kelembaban mata. Selain itu, kamu bisa menggunakan kacamata anti radiasi untuk digunakan saat bekerja menggunakan komputer agar terhindar dari mata merah dan berair.

    3. Hindari menyentuh area mata

    Hal yang seringkali dilakukan oleh kebanyakan orang ketika mata gatal adalah dengan menyentuh langsung atau mengucek mata. Padahal hal ini sangatlah dilarang, sebab dapat membuat mata menjadi iritasi dan terancam terkontaminasi bakteri dari tangan yang tidak steril.

    Nah, itu dia cara mengatasi mata merah dan berair. Namun, sangat disarankan bagi kamu untuk terus berhati-hati dan menjaga kondisi mata agar terhindari dari iritasi yang menyebabkan mata menjadi merah dan berair.

  • Sering Menatap Laptop dan Smartphone? Begini Tips Menjaga Kesehatan Mata

    Di era serba digital ini, hampir setiap aktivitas selalu menjadikan laptop sebagai fasilitas penunjang pekerjaan. Mulai dari pelajar, mahasiswa, pegawai, dan berbagai profesi lainnya tidak pernah lepas dari penggunaan laptop dalam kesehariannya.

    Penggunaan laptop yang terlalu sering ternyata juga memiliki ancaman yang cukup buruk bagi kesehatan mata. Pasalnya, saat ini kebanyakan orang menghabiskan waktu berada di depan laptop dalam waktu yang cukup lama, yakni sekitar 7-9 jam dalam sehari. 

    Belum lagi, ditambah penggunaan smartphone yang tak kenal waktu. Smartphone juga telah menjelma menjadi alat yang sangat vital untuk segala urusan, mulai dari kebutuhan komunikasi, informasi, hingga hiburan. Tak heran, jika kesehatan mata menjadi ancaman yang sangat serius apabila tidak diperhatikan.

    Lantas dengan tuntutan keseharian kita yang tak bisa lepas dari penggunan laptop dan smartphone, bagaimana cara menjaga kesehatan mata di era digital ini? Kamu tak perlu khawatir, berikut ini solusinya.

    Tips Menjaga Kesehatan Mata di Depan Laptop dan Smartphone

    Berikut ini beberapa tips menjaga kesehatan mata di era digital yang tidak lepas dari penggunaan laptop dan smartphone dalam aktivitas sehari-hari.

    1. Atur posisi duduk dan layar laptop

    Saat kamu sedang menggunakan laptop, hal yang paling penting untuk dilakukan adalah dengan mengatur posisi duduk. Kamu harus bisa memastikan bahwa posisi duduk kamu sudah cukup nyaman dan ideal dengan posisi duduk tegak, terutama pada jarak pandang mata ke layar laptop.

    Jarak pandang mata ke layar laptop yang dianjurkan berkisar 50 hingga 100 cm. Selain itu, atur juga bagian atas layar berada di posisi sedikit di bawah mata kamu agar pandangan kamu menjadi lebih nyaman dan pastikan juga tidak ada pantulan pada layar.

    2. Alihkan pandangan sesekali

    Ketika kamu sedang beraktivitas menggunakan laptop atau smartphone, biasanya pandangan kamu akan secara konstan terus menatap layar, bahkan sedikit berkedip. Jika hal ini dilakukan terus-menerus, maka yang kamu harus lakukan adalah dengan mengalihkan pandangan sesekali dari layar laptop.

    Cara ini akan sangat bermanfaat agar mata kamu tidak cepat lelah dan perih yang diakibatkan melihat layar laptop atau smartphone dalam waktu yang cukup lama. Saat mengalihkan pandangan, kedipkan juga mata kamu sesering mungkin agar kembali lembab dan tidak perih karena kering.

    3. Gunakan kacamata anti-radiasi

    Cara selanjutnya yang bisa kamu lakukan untuk melindungi mata dari paparan cahaya layar laptop adalah dengan menggunakan kacamata anti-radiasi. American Optometric Association (AOA) telah menyarankan kepada para pengguna komputer, supaya menggunakan kacamata anti-radiasi yang telah dirancang khusus untuk menatap layar komputer.

    Hal ini disebabkan radiasi yang dihasilkan oleh cahaya komputer dapat mengganggu fungsi penglihatan kamu. Oleh karena itu, jika kamu menggunakan kacamata, pastikan apakah kacamata kamu telah memiliki fitur anti-radiasi supaya mata kamu menjadi lebih nyaman saat beraktivitas di depan laptop.

    4. Aktifkan mode malam

    Saat ini, banyak laptop dan smartphone yang telah menyediakan fitur mode malam yang sangat bermanfaat untuk kenyamanan dan kesehatan mata para penggunanya.  Maka dari itu, cobalah kamu aktifkan mode malam pada laptop atau smartphone kamu.

    Fitur mode malam ini akan menampilkan warna yang lebih hangat dan memberikan kenyamanan bagi mata sehingga tidak tegang saat menatap layar laptop atau smartphone. Bukan hanya itu saja, mode malam ini juga sangat bermanfaat untuk menghemat daya baterai.

    5. Konsumsi makanan bernutrisi untuk mata

    Selain menjaga kesehatan mata dari luar, perlu juga bagi kamu untuk menjaga kesehatan mata dari dalam, yakni dengan mengonsumsi makanan yang memiliki nutrisi khusus untuk mata. Ada banyak sekali makanan yang mengandung nutrisi untuk mata, seperti wortel, bayam, tomat, dan brokoli.

    Nah itu dia beberapa cara menjaga kesehatan mata untuk kamu yang sering menatap layar laptop dan smartphone di dalam aktivitas sehari-hari. Selain melakukan cara-cara di atas, kamu juga harus memastikan waktu tidur telah tercukupi, yakni sekitar 7-9 jam per harinya.

    Sebab, waktu tidur yang kurang akan menyebabkan mata kamu menjadi mudah lelah, yang gilirannya juga akan membuat kamu menjadi pusing dan tidak mampu berkonsentrasi secara penuh. Dengan demikian, hal ini akan berdampak pada menurunnya produktivitas dan kesehatan tubuh secara keseluruhan.

  • Khawatir Anak Stunting? Kenali Penyebab dan Cara Pencegahannya

    Ibu-ibu sepertinya sudah mulai akrab dengan istilah stunting kan ya? Era milenial gini berbagai informasi nampaknya mudah didapatkan.

    Saat Aku mulai kenal istilah stunting Dan entah gimana juga, saat itu aku sering liat postingan kampanye cegah stunting itu. Baik di akun sosial media pemerintah maupun akun lainnya.

    Kayak yang pas banget lah pokoknya lagi rame bahas stunting.

    Terus, pas anakku umur 7 bulan gitu, aku ikut workshop yang diadakan oleh brand ternama. Workshopnya itu bagus banget. Ada ahli yang didatangkan langsung untuk itu. Ada dokter anak yang spesialisasinya tentang pencernaan. Ada juga bagian nutrisinya dan bonus kecenya ada psikolog cantik juga. Beliau punya misi untuk terapi para ibu biar happy.

    In short, workshopnya sangat mengesankan.

    Pada kesempatan itu, dibahas tentang pentingnya waspada soal stunting.

    Apa itu Stunting?

    Stunting adalah keadaan tubuh dimana mengalami gangguan pertumbuhan akibat kekurangan gizi dalam kurun waktu lama. Secara sederhana stunting disebut sebagai keadaan gagal tumbuh pada anak. Jadi, indikator paling mudahnya adalah tinggi badan yang tidak sesuai dengan umurnya. Dimana hal itu berbanding lurus pula dengan berat anak.

    Stunting Pada Anak

    Saat dijelaskan begitu, aku mulai khawatir.

    Lah, anakku gimana nih? Duh, naudzubillah semoga ga stunting yaaaa…

    Aku mengkhawatirkan anakku berpotensi stunting karena pertumbuhannya lambat. Anakku itu lahir dengan berat dan panjang yang bagus. Menurut grafiknya malah masuk dalam kategori tinggi.

    BB lahirnya 3,7kg dan PB lahirnya 50cm.

    Progress pertumbuhannya menyenangkan karena selalu ada kenaikan. Anakku gendut. Tapi, hanya sampai umur 7 bulan. Semenjak genap 7 bulan berat badannya naik dikiiiiit banget.

    Makanya ketika hadir mendengarkan penjelasan dokter di workshop itu, aku mulai deg-degan. Bahkan aku sempat konsultasi kembali dengan beliau setelah acara. Kemudian disarankannya untuk memberikan susu tambahan demi mengejar ‘target’ sebelum 1 tahun.

    Baca Juga: Tahap Tumbuh Kembang Bayi 0 – 6 Bulan

    Rumus Berat Badan Ideal:

    Berat badan bayi 1 tahun baiknya 3 kali berat lahirnya

    Pada usia 1 tahun, idealnya anak saya seharusnya berbobot 11,1 kg, dengan minimal 10 kg menurut dokter. Saat itu, beratnya hampir 7 kg, dan kami harus mencapai kenaikan minimal 3 kg dalam 5 bulan.

    Meskipun optimis, kenyataannya berat anak hanya naik setengah kilo sebulan. Pada usia 1 tahun, beratnya hanya 8,6 kg, jauh dari target minimal. Saya pun mencoba susu pertumbuhan Nestle Lactogrow.

    Kurangnya interaksi dengan ibu-ibu lain membuat saya terlambat tahu tentang susu khusus seperti Infanutri yang bisa meningkatkan berat badan anak dalam seminggu. Pada usia 17 bulan, berat anak masih di bawah 10 kg. Kami mencoba berbagai merek susu: Pediasure menyebabkan feses keras, Bebelac Gold tidak efektif, dan S26 Procal Gold hanya memberikan kenaikan sedikit.

    Akhirnya, kami konsultasi dengan dr. Julius Anzar, Sp.A(K) di Palembang. Dokter mendiagnosis anak kami dengan defisiensi zat besi setelah tes darah. Kami diberikan suplemen zat besi dan panduan makan yang ketat.

    Dalam kunjungan berikutnya pada usia 18 bulan, berat anak naik menjadi 8,76 kg dan tingginya 76,5 cm, meskipun masih jauh dari target. Dokter menyarankan susu Nutren Junior yang kaya nutrisi dan zat besi.

    Jika berat badan anak naik sangat lambat, segera konsultasikan ke dokter spesialis anak dengan fokus nutrisi. Teman saya yang anaknya mengalami masalah serupa berhasil mengatasi dengan susu Infanutri sejak usia kurang dari 1 tahun, dan sekarang berat badannya sesuai grafik pertumbuhan.

    Semoga usaha ini membawa hasil yang baik dan anak saya dapat mencapai pertumbuhan yang optimal tanpa risiko stunting.

    Penyebab Stunting

    Penyebab Stunting pada anak

    Apa penyebab stunting? Banyak aspek yang menjadi penyebab stunting diantaranya: aspek gizi, kesehatan, sanitasi, serta kondisi sosial ekonomi. Kurangnya asupan gizi yang memadai, seringnya terpapar penyakit infeksi, serta lingkungan yang tidak higienis menjadi faktor utama yang berkontribusi terhadap tingginya angka stunting. Oleh karena itu, memahami penyebab dan strategi pencegahan stunting sangat penting untuk memastikan pertumbuhan dan perkembangan anak yang optimal.

    aku akan menguraikan berbagai penyebab utama stunting serta langkah-langkah pencegahan yang efektif untuk mengatasi masalah ini. Dengan pengetahuan yang tepat dan tindakan yang komprehensif, kita dapat membantu anak-anak tumbuh sehat dan mencapai potensi penuh mereka.

    Secara detail akan aku jelaskan penyebab Stunting pada anak, diantaranya adalah:

    1. Malnutrisi Kronis
      • Asupan Gizi Tidak Memadai: Anak yang tidak mendapatkan nutrisi yang cukup, terutama pada seribu hari pertama kehidupannya (dari kandungan hingga usia dua tahun), rentan mengalami stunting. Kekurangan protein, zat besi, vitamin A, dan zinc adalah faktor utama.
      • Pemberian MPASI yang Tidak Tepat: MPASI (Makanan Pendamping ASI) yang tidak sesuai kebutuhan gizi anak dapat menyebabkan kekurangan nutrisi penting.
    2. Penyakit Infeksi Berulang
      • Diare dan Infeksi Saluran Pernapasan: Anak yang sering terkena infeksi ini cenderung mengalami penurunan nafsu makan dan gangguan penyerapan nutrisi.
      • Parasit Usus: Infeksi cacing atau parasit lain dapat mengganggu penyerapan nutrisi dan menyebabkan anemia.
    3. Sanitasi dan Kebersihan yang Buruk
      • Lingkungan yang Tidak Higienis: Air minum yang tidak bersih, sanitasi buruk, dan kebiasaan mencuci tangan yang tidak baik meningkatkan risiko penyakit infeksi.
    4. Faktor Sosial Ekonomi
      • Kemiskinan: Keterbatasan ekonomi dapat membatasi akses terhadap makanan bergizi, layanan kesehatan, dan pendidikan yang memadai tentang gizi.
      • Kurangnya Pengetahuan Gizi: Orang tua yang kurang paham tentang kebutuhan gizi anak dapat menyebabkan pemberian makanan yang tidak seimbang.

    Oleh karena itu, memahami penyebab dan strategi pencegahan stunting sangat penting untuk memastikan pertumbuhan dan perkembangan anak yang optimal.

    Pencegahan Stunting

    Pencegahan Stunting

    Pencegahan stunting dapat dilakukan secara optimal dengan beberapa cara diantaranya adalah:

    1. Asupan Nutrisi yang Adekuat
      • Pemenuhan Gizi Seimbang: Pastikan anak mendapatkan ASI eksklusif selama enam bulan pertama, dilanjutkan dengan MPASI yang kaya akan protein, vitamin, dan mineral.
      • Suplementasi: Berikan suplementasi zat besi, vitamin A, dan zinc sesuai anjuran dokter.
    2. Kesehatan dan Kebersihan
      • Imunisasi Lengkap: Pastikan anak mendapatkan imunisasi lengkap sesuai jadwal untuk mencegah penyakit infeksi.
      • Sanitasi dan Air Bersih: Pastikan lingkungan rumah bersih, gunakan air bersih untuk minum dan memasak, serta ajarkan kebiasaan mencuci tangan dengan sabun.
    3. Perawatan Kesehatan Rutin
      • Pemeriksaan Kesehatan Berkala: Lakukan pemeriksaan kesehatan rutin untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan anak serta mendeteksi dini masalah kesehatan.
      • Pengobatan Infeksi: Segera obati anak yang mengalami diare, infeksi saluran pernapasan, atau penyakit lain yang dapat mempengaruhi penyerapan nutrisi.
    4. Edukasi dan Dukungan Sosial
      • Pendidikan Gizi untuk Orang Tua: Tingkatkan pengetahuan orang tua tentang pentingnya gizi seimbang dan praktik pemberian makanan yang benar.
      • Program Kesejahteraan Sosial: Manfaatkan program pemerintah seperti posyandu, bantuan pangan, dan layanan kesehatan gratis untuk keluarga kurang mampu.

    Kesimpulan

    Stunting merupakan masalah yang dapat dicegah dengan pendekatan komprehensif meliputi pemberian nutrisi yang cukup, menjaga kebersihan dan kesehatan, serta edukasi bagi orang tua. Pencegahan stunting pada anak tidak hanya penting untuk pertumbuhan fisik anak tetapi juga untuk perkembangan kognitif dan masa depannya. Dengan upaya yang tepat, kita dapat memastikan generasi mendatang tumbuh sehat.

  • 7 Manfaat Air Kelapa untuk Tubuh yang Tidak Boleh Diabaikan

    Air kelapa merupakan salah satu minuman yang menyegarkan dan cukup mudah ditemukan di Indonesia. Tak jarang terdapat tempat-tempat yang menjual air kelapa di pinggir jalan raya hingga perkampungan. Harganya yang terjangkau dan rasanya yang segar membuat banyak orang menggemari air kelapa ini.

    Air kelapa sering dikonsumsi untuk sekadar melepas dahaga saat cuaca sedang panas terik maupun dijadikan minuman pendamping setelah makan berat. Jenis air kelapa yang cukup sering ditemukan yaitu dari kelapa muda. Sedangkan jika menemukan air kelapa yang jumlah airnya cenderung lebih sedikit kemungkinan itu kelapa tua yang berwarna cokelat.

    Nah, ternyata air kelapa mengandung banyak manfaat, lho. Nggak cuma cita rasanya saja yang segar, tapi juga menyehatkan bagi tubuh manusia. Kamu penasaran apa saja manfaatnya? Dari pada terus bertanya-tanya, simak artikel ini sampai selesai, ya!

    Baca juga: Manfaat Jogging di Pagi Hari, Cocok Dilakukan Saat Akhir Pekan

    Manfaat Air Kelapa untuk Kesehatan Tubuh 

    Mengonsumsi air kelapa tidak hanya dapat melepas dahaga, namun lebih dari itu air kelapa memiliki sejumlah manfaat untuk kesehatan tubuh. Nggak main-main, manfaat yang diberikan dari minum air kelapa merupakan manfaat dasar dan utama bagi tubuh kamu, lho. Nah, berikut ini merupakan beberapa manfaat dari mengonsumsi air kelapa.

    1. Kaya akan nutrisi

    Kelapa (Cocos nucifera) merupakan pohon yang tumbuh di iklim tropis, dan secara botani tergolong sebagai buah.

    Lalu di mana sumber air pada buah kelapa? Air kelapa adalah cairan yang terdapat di bagian tengah kelapa muda yang masih hijau, meskipun juga ditemukan pada buah yang sudah matang. 

    Dalam rentang waktu sekitar 10-12 bulan, kelapa akan mulai menjadi matang. Kemudian sebagian kandungan air tetap ada, sementara sisanya menjadi daging putih padat yang dikenal sebagai daging kelapa.

    Air kelapa merupakan sumber dari sejumlah nutrisi yang baik bagi kesehatan tubuh. Beberapa kandungan dari air kelapa yaitu seperti kalsium, magnesium, potassium, fosfor, hingga karbohidrat. Semua nutrisi ini sangat penting untuk mendukung berbagai fungsi tubuh.

    2. Memenuhi kebutuhan elektrolit

    Salah satu keunggulan air kelapa adalah kandungan elektrolit alaminya. Elektrolit seperti natrium, kalium, kalsium, dan magnesium sangat penting untuk menjaga fungsi sel dan saraf, serta menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. 

    Minum air kelapa secara teratur dapat membantu memenuhi kebutuhan harian elektrolit, terlebih lagi setelah berolahraga atau aktivitas fisik yang intens.

    3. Mencegah penyakit batu ginjal

    Air kelapa dapat membantu mencegah pembentukan batu ginjal dengan mengurangi kristalisasi batu dalam urin. Batu ginjal dapat terbentuk ketika beberapa zat seperti kalsium, oksalat, dan senyawa lainnya mengeras membentuk kristal dalam urin. Lalu, kristal-kristal inilah yang menimbulkan batu-batu kecil.

    Berdasarkan studi mengungkapkan bahwa air kelapa mampu mencegah penumpukan kristal yang menghinggap pada ginjal dan bagian lain dari saluran kemih.

    4. Menjaga kesehatan jantung

    Manfaat minum air kelapa berikutnya adalah dapat menjaga kesehatan jantung atau membantu mengurangi risiko penyakit jantung. Air kelapa dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) di dalam darah. Dengan itu, salah satu faktor risiko penyakit jantung yaitu penumpukan lemak akan berkurang juga.

    5. Menghindari dehidrasi

    Dehidrasi bisa menjadi masalah serius bagi seseorang yang tidak peduli dengan seberapa sering ia minum air, terutama di iklim tropis seperti Indonesia. Nah, dengan mengonsumsi air kelapa maka dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh, terutama dari kelapa muda yang memiliki kandungan air lebih banyak. 

    Hal tersebut tentu dapat mencegah tubuh kamu dari kekurangan cairan yang kemudian dapat menyebabkan dehidrasi.

    6. Meningkatkan stamina tubuh

    Mengonsumsi air kelapa ternyata dapat meningkatkan stamina tubuh juga, lho. Mengapa demikian? Kandungan karbohidrat dalam bentuk gula alami yang mudah dicerna oleh tubuh untuk menghasilkan serta meningkatkan energi. Maka nggak jarang air kelapa kerap dikonsumsi oleh para atlet agar stamina tetap prima ketika bertanding.

    7. Mengontrol tekanan darah

    Kalium dalam air kelapa berperan penting dalam mengontrol tekanan darah. Kalium membantu menyeimbangkan kadar natrium dalam tubuh, yang dapat mengurangi tekanan darah tinggi dan juga menurunkan risiko penyakit jantung.

  • Manfaat Olahraga Jumping Jack, Ampuh untuk Bakar Lemak!

    Siapa yang tak kenal gerakan jumping jack? Gerakan olahraga yang satu ini terkenal dengan beragam manfaatnya untuk kesehatan dan kebugaran tubuh. Selain mudah untuk dilakukan, untuk melakukan jumping jack kamu juga bisa melakukannya di mana saja dan kapan saja.

    Meski gerakan ini hanya dilakukan dengan lompatan saja, namun ternyata olahraga yang satu ini melibatkan cukup banyak anggota tubuh lainnya selain kaki. Oleh karena itu, jumping jack menjadi salah satu olahraga aerobik yang sangat efektif untuk melatih otot dan menjaga kesehatan kardiovaskular.

    Manfaat Jumping Jack

    Jika kamu sedang ingin berolahraga di rumah saja atau sedang mencari pengganti olahraga yang membutuhkan mobilitas tinggi seperti berlari atau bersepeda, maka gerakan jumping jack bisa menjadi pilihan yang pas untuk kamu lakukan. Berikut ini beberapa manfaat jumping jack untuk kesehatan tubuh:

    1. Ampuh bakar lemak

    Apabila saat ini kamu sedang berada dalam masa proses ingin menurunkan kadar lemak dalam tubuh untuk menciptakan berat badan yang ideal, maka gerakan jumping jack bisa menjadi opsi yang sangat bagus untuk kamu lakukan.

    Diketahui jumping jack yang dilakukan sebanyak 100 kali dalam sehari, dapat membakar sekitar 20 kalori, dengan hitungan 0,2 kalori per satu gerakan jumping jack. Dengan manfaat yang sangat luar biasa tersebut, maka sudah seharusnya kamu jadikan jumping jack sebagai salah satu menu latihan untuk membakar lemak tubuh kamu.

    2. Menjaga kesehatan kardiovaskular

    Jumping jack merupakan salah satu olahraga aerobik yang dapat memacu jantung berdetak lebih cepat. Dengan detak jantung yang cepat, akan melatih otot-otot jantung kamu sekaligus melancarkan sirkulasi darah di dalam tubuh.

    Selain itu, berkat gerakannya yang melibatkan otot tubuh bagian atas dan bawah, dapat meningkatkan daya tahan kardiovaskular serta mengoptimalkan penyerapan oksigen di dalam tubuh yang akan membuat tubuh kamu menjadi lebih bugar.

    3. Menguatkan otot

    Apakah kamu sedang ingin meningkatkan kekuatan otot tubuh kamu agar lebih gesit saat beraktivitas? Cobalah gerakan jumping jack. Gerakan yang termasuk dalam olahraga intensitas tinggi ini, dikethahui dapat melatih otot-otot besar untuk tubuh bagian bawah.

    Gerakan jumping jack sendiri menargetkan otot-otot di bokong, pinggil, paha depan, dan betis. Oleh karena itu, tentunya gerakan ini dapat membangun kekuatan dan daya tahan otot tubuh bagian bawah.

    4. Menjaga kesehatan tulang

    Kesehatan tulang merupakan hal yang harus dijaga mengingat tulang menjadi bagian penting yang berfungsi untuk menopang tubuh kita. Sebagai bagian dari upaya untuk menjaga kesehatan tulang, gerakan jumping jack bisa menjadi opsi yang tepat untuk kamu lakukan.

    Jumping jack menjadi salah satu latihan yang sangat bagus untuk menjaga kesehatan tulang. Menurut penelitian, gerakan ini dapat membantu menjaga kepadatan tulang sehingga bisa terhindar dari resiko osteoporosis dan menjaga tulang tetap kuat.

    5. Meningkatkan fleksibilitas tubuh

    Menjaga fleksibilitas tubuh sangatlah penting karena hal ini dapat berpengaruh terhadap setiap gerakan saat beraktivitas. Jumping jack bisa menjadi salah satu latihan yang dapat melatih otot dan sendi tubuh tetap fleksibel.

    Gerakannya yang dinamis, dapat meningkatkan kelenturan dan mobilitas pada otot, terutama pada bagian pinggul, lutut, dan pergelangan kaki yang mana bagian tersebut sangat berperan penting terhadap setiap gerakan tubuh ketika beraktivitas. Dengan melakukan latihan jumping jack, maka kamu bisa meningkatkan fleksibilitas gerakan dan mengurangi resiko cedera saat melakukan aktivitas fisik.

    Baca Juga: Manfaat Jogging di Pagi Hari, Cocok Dilakukan Saat Akhir Pekan

    Cara Melakukan Jumping Jack

    Dengan manfaat yang luar biasa tersebut, ternyata jumping jack dapat dilakukan dengan mudah. Berikut ini cara melakukan jumping jack.

    1. Ambil posisi bersiap, berdiri dengan kaki rapat dan kedua tangan berada di sisi tubuh

    2. Lompatlah ke atas sambil membuka kedua kaki hingga selebar bahu dan mengangkat kedua tangan ke atas dengan melebar ke samping.

    3. Turun kembali dengan posisi bersiap, ulangi kembali gerakannya hingga 10-20 repetisi sebanyak 3-5 set.

    Tips Jumping Jack

    Ada beberapa tips jumping jack yang bisa kamu lakukan. Berikut ini tipsnya.

    1. Pemanasan

    Jangan sampai kamu lewatkan pemanasan. Meski gerakan jumping jack ini sangat mudah dan sederhana, namun tempo yang dilakukan cukup cepat sehingga bisa beresiko membuat otot tubuhmu cedera apabila tidak dimulai dengan pemanasan.

    2. Lakukan dengan teratur

    Saat kamu melakukan gerakan jumping jack, pastikan kamu dapat melakukannya dengan teratur dan tidak terburu-buru dengan menghitung setiap repetisinya. Hal ini penting untuk dilakukan supaya setiap gerakan jumping jack yang kamu lakukan dapat memberikan manfaat yang optimal untuk kesehatan dan kebugaran tubuh kamu.  

    3. Pendinginan

    Apabila kamu telah selesai melakukan gerakan jumping jack, jangan lewatkan sesi pendinginan ya! Gerakan jumping jack yang dilakukan dengan tempo cepat, tentunya akan membuat otot-otot tubuh kamu menjadi tegang. Maka dari itu, perlu bagi kamu untuk melakukan pendinginan supaya terhindar dari kram atau cedera lainnya.

    Setelah mengetahui berbagai manfaat dari jumping jack, apakah kamu siap untuk melakukannya secara rutin? Jangan lupa bagikan informasi bermanfaat ini agar lebih banyak yang tahu manfaat dan cara melakukan gerakan jumping jack!

  • Manfaat Jogging di Pagi Hari, Cocok Dilakukan Saat Akhir Pekan

    Olahraga merupakan salah satu aktivitas yang wajib dilakukan agar kesehatan dan kebugaran tubuh tetap terjaga. Bahkan wajib juga bagi kita semua untuk melakukannya secara rutin. Saat ini olahraga juga dapat dilakukan secara mudah dengan berbagai cara.

    Olahraga yang sangat familiar bagi kebanyakan orang dan sangat mudah dilakukan adalah jogging. Jogging merupakan olahraga lari yang dilakukan dengan kecepatan yang lambat atau santai, namun memiliki banyak sekali manfaat bagi kesehatan tubuh.

    Mengapa Jogging di Pagi Hari?

    Terdapat beberapa alasan mengapa jogging di pagi hari sangat baik untuk dilakukan. Dikutip dari Medical Society, jogging yang dilakukan di pagi hari dapat menyehatkan paru-paru. Hal ini tentu dikarenakan udara pagi hari masih sangat segar.

    Dengan kondisi seperti ini, tentunya akan berdampak bagus untuk menyegarkan pikiran dan membuat mood kamu lebih baik. Selain itu, pagi hari juga merupakan waktu yang sangat bagus untuk memulai aktivitas fisik.

    Beragam Manfaat Jogging di Pagi Hari

    Ada banyak sekali manfaat yang bisa kamu peroleh dari jogging di pagi hari, diantaranya adalah sebagai berikut.

    1. Menyehatkan jantung

    Jogging yang dilakukan pada pagi hari diketahui sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung. Ketika kamu jogging, jantung akan berdetak lebih cepat untuk memompa lebih banyak darah ke seluruh otot-otot tubuh yang sedang bekerja.  

    Hal ini tentunya juga akan melatih kemampuan dan kekuatan otot jantung serta mengurangi kolesterol pada pembuluh darah, yang pada gilirannya juga akan membuat aliran darah lebih lancar dan meminimalisir ancaman serangan jantung dan stroke.

    2. Meningkatkan fungsi paru-paru

    Apabila kamu ingin meningkatkan kemampuan pernafasanmu, maka olahraga jogging bisa menjadi pilihan yang sangat tepat. Saat jogging, paru-paru kamu akan secara konsisten mengembang dan mengempis untuk mendistribusikan oksigen ke seluruh tubuh.

    Dengan begitu, paru-paru kamu akan terlatih untuk bekerja lebih baik dan dapat meningkatkan kemampuannya dalam mendistribusikan oksigen ke aliran darah yang dibutuhkan oleh otot-otot tubuh yang sedang bekerja saat berolahraga.

    3. Membuat mood lebih baik

    Jika kamu saat ini sedang mengalami mood yang kurang bagus akibat suatu masalah yang sedang dihadapi, kamu bisa coba atasi masalah tersebut dengan jogging. Aktivitas fisik seperti jogging diketahui dapat merangsang tubuh untuk melepaskan hormon endorfin.

    Hormon ini diketahui berfungsi untuk meredakan rasa sakit atau stres. Maka dari itu, jogging bisa menjadi solusi bagi kamu untuk memperbaiki mood menjadi lebih baik sehigga kamu dapat beraktivitas dengan penuh semangat dan motivasi, serta meningkatkan produktivitas kamu.

    4. Meningkatkan stamina

    Tubuh yang sering melakukan aktivitas fisik diketahui dapat melatih daya tahan stamina. Olahraga jogging bisa menjadi salah satu aktivitas yang dapat kamu pilih untuk melatih stamina tubuh. Sebab, dengan stamina yang baik, tubuh akan mampu mengatur tenaga untuk tetap beraktivitas dengan prima sepanjang hari tanpa khawatir mengalami kelelahan.

    Selain itu, dengan stamina yang bagus juga akan membantu kamu untuk tetap berkonsentrasi dengan baik selama beraktivitas dan meningkatkan produktivitasmu. Lakukanlah jogging paling tidak selama 30-60 menit agar kamu bisa meningkatkan stamina tubuh.

    5. Menguatkan otot tubuh

    Sama seperti olahraga lainnya, jogging di pagi hari juga sangat bermanfaat untuk menguatkan otot-otot tubuh terutama pada bagian otot tubuh bagian bawah. Ketika kamu jogging, otot-otot tubuh mulai dari pinggul ke bawah, seperti otot bokong, paha, dan betis akan menerima tekanan yang cukup besar.

    Dengan tekanan yang cukup besar inilah, otot-otot tersebut terlatih dan dapat memicu perkembangan serta kekuatan otot yang lebih baik. Supaya bisa mendapatkan hasil yang maksimal, kamu bisa mengombinasikannya dengan lari sprint dengan waktu yang singkat, misal kamu jogging selama 2 menit lalu dikombinasikan dengan lari sprint selama 10 detik.

    6. Menjaga berat badan tetap ideal

    Jika kamu saat ini kamu sedang ingin menurunkan berat badan supaya tetap ideal, maka olahraga jogging bisa menjadi pilihan yang sangat tepat untuk kamu. Jogging yang dilakukan di pagi hari tanpa sarapan terlebih dahulu, diketahui secara efektif dapat membakar kalori tubuh kamu. 

    Apalagi, kalori yang terbakar ketika kamu jogging juga cukup besar. Tak tanggung-tanggung, saat kamu jogging paling tidak selama 30 menit, bisa membakar kalori sebanyak 80-150 kalori. Maka dari itu, jogging di pagi hari akan sangat cocok bagi kamu yang ingin menurunkan berat badan.

    Baca Juga: Jangan Remehkan! Ini 8 Manfaat Jalan Kaki untuk Kesehatan Tubuh

    Tips Jogging di Pagi Hari 

    Supaya kamu bisa mendapatkan manfaat yang optimal dari jogging di pagi hari, berikut ini tips jogging yang bisa kamu lakukan.

    1. Istirahat yang cukup

    Pastikan sebelum melakukan jogging di pagi hari, kamu telah mendapatkan waktu tidur yang cukup di malam harinya. Hal ini sangat penting, mengingat jika kamu kurang tidur akan membuat tubuh menjadi tidak bertenaga dan yang paling disayangkan, kamu tidak bisa memperoleh manfaat yang optimal dari aktivitas jogging yang kamu lakukan di pagi hari

    2. Konsumsi cairan yang cukup

    Mencukupi kebutuhan cairan dengan minum air mineral, merupakan hal yang tidak boleh dilewatkan sebelum kamu memulai aktivitas jogging. Asupan cairan yang cukup akan berperan penting untuk menjaga stamina kamu tetap stabil selama melakukan aktivitas jogging.

    3. Pemanasan 

    Sebelum melakukan olahraga, termasuk jogging, pemanasan tentunya menjadi aktivitas yang wajib untuk dilakukan. Dengan pemanasan, kamu bisa mempersiapkan otot-otot tubuh agar lebih siap untuk melakukan jogging dan yang paling penting agar kamu terhindar dari cedera otot.

    Itu dia manfaat jogging di pagi hari beserta tips-nya yang bisa kamu lakukan. Dengan beragam manfaat yang sangat baik tersebut, sudah seharusnya kamu bisa melakukan aktivitas jogging sebagai rutinitas yang tak boleh dilewatkan. Apabila kamu terlalu sibuk, kamu bisa menyempatkan untuk jogging paling tidak seminggu sekali di setiap akhir pekan.

  • Apakah Vitamin K Sama dengan Kalium? Ini Penjelasannya

    Vitamin K dan kalium adalah zat gizi mikro penting yang dibutuhkan tubuh untuk berkembang dan berfungsi dengan baik. Keduanya memiliki beberapa kesamaan, tetapi keduanya tidak sama.

    Masing-masing memiliki seperangkat sifat dan tujuan yang unik. Tidak seperti vitamin K, kalium bukanlah vitamin. Sebaliknya, itu adalah mineral. Pada tabel periodik, simbol kimia kalium adalah huruf K. Jadi, orang terkadang bingung antara kalium dengan vitamin K.

    Artikel healtline kali ini menyoroti beberapa persamaan dan perbedaan utama antara vitamin K dan kalium.

    Bagaimana perbandingan vitamin K dan kalium?

    Vitamin K dan kalium sama-sama dianggap nutrisi penting.

    Tubuh Anda membutuhkan nutrisi penting untuk menyelesaikan tugas dasar. Tubuh tidak dapat memproduksi kalium sendiri dan hanya dapat menghasilkan sedikit vitamin K. Akibatnya, penting untuk mengonsumsi nutrisi ini melalui makanan.

    Meskipun vitamin K dan kalium sama-sama penting, keduanya bukan jenis senyawa yang sama.

    Vitamin K

    Vitamin K adalah sekelompok vitamin yang larut dalam lemak yang dibutuhkan tubuh untuk menghasilkan protein untuk pembekuan darah dan produksi tulang, di antara fungsi-fungsi lainnya.

    Penyedia layanan kesehatan sering memberikan suplemen vitamin K1 kepada bayi tepat setelah lahir untuk mencegah perdarahan akibat defisiensi vitamin K (VKDB). VKDB adalah suatu kondisi yang terjadi ketika tidak ada cukup vitamin K dalam tubuh untuk membantu pembentukan gumpalan darah.

    Jenis vitamin K yang paling umum adalah K1 dan K2.

    Vitamin K1 – juga dikenal sebagai phylloquinone – adalah jenis yang biasanya ditemukan pada sayuran berdaun hijau. Itu juga jenis vitamin K yang paling umum dalam makanan manusia.

    Vitamin K2 adalah sekelompok senyawa yang dikenal sebagai menaquinones. Mereka sering hadir dalam produk hewani dan makanan fermentasi. Bakteri usus juga menghasilkan menaquinones dalam jumlah kecil.

    Namun, jumlah vitamin K2 yang dihasilkan usus bervariasi. Lebih lanjut, para ilmuwan perlu melakukan lebih banyak penelitian untuk menyelidiki bagaimana vitamin K2 yang diproduksi oleh usus dapat mempengaruhi kesehatan.

    Baca Juga: 11 Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan, Ketahui di Sini!

    Kalium

    Kalium merupakan mineral yang berfungsi sebagai elektrolit dalam tubuh manusia. Hampir setiap sel dan jaringan dalam tubuh manusia membutuhkan elektrolit untuk menyelesaikan fungsi dasar.

    Kalium dapat membantu mempertahankan:

    • keseimbangan air
    • pH darah
    • tekanan darah
    • gerakan otot
    • komunikasi antar neuron
    • detak jantung teratur

    Jika didalam tubuh kekurangan Kalium maka akan terkena penyakit Hipokalemia.

    Hipokalemia merupakan keadaan di mana tubuh mengalami kekurangan kalium atau potasium. Kondisi ini bisa dialami oleh siapa saja, terutama oleh mereka yang mengalami diare atau muntah-muntah. Penanganan hipokalemia harus segera dilakukan untuk mencegah terjadinya komplikasi serius, seperti gangguan pada jantung.

    Oleh karena itu, memiliki kadar kalium darah dalam batas normal penting untuk menjaga kesehatan yang optimal.

    Manfaat Vitamin K dan Kalium

    Mengkonsumsi makanan yang kaya vitamin K dan kalium secara teratur dapat berkontribusi pada pola makan sehat secara keseluruhan. Masing-masing mikronutrien ini memiliki manfaatnya sendiri-sendiri, dan mereka bahkan dapat berbagi beberapa manfaat serupa. Misalnya, para ilmuwan telah mempelajari baik untuk efek potensial kedunya pada tulang dan kesehatan jantung.

    Manfaat Vitamin K

    Vitamin K memainkan peran penting dalam pertumbuhan dan metabolisme tulang. Kekurangan nutrisi telah dikaitkan dengan cedera tulang. Ini mungkin termasuk patah tulang dan penyakit tulang, seperti osteoporosis.

    Suplemen vitamin K telah menunjukkan potensi dalam penelitian awal untuk membantu mengurangi tingkat patah tulang. Manfaat ini mungkin sangat membantu bagi wanita pascamenopause dengan osteoporosis.

    Namun, para ilmuwan masih perlu melakukan penelitian yang lebih ketat untuk memahami sepenuhnya hubungan antara suplemen dan kesehatan tulang.

    Vitamin K juga dapat membantu menghambat akumulasi kalsium di pembuluh darah, yang merupakan prediktor penting penyakit jantung. Para peneliti percaya vitamin K2 dapat membantu menghambat penumpukan ini.

    Dengan demikian, mendapatkan cukup vitamin K2 dalam makanan Anda dapat membantu mencegah penumpukan kalsium dan bermanfaat bagi kesehatan jantung. Namun, peneliti perlu melakukan lebih banyak penelitian untuk memahami sepenuhnya hubungan antara vitamin K dan kesehatan jantung.

    Selain itu, tampaknya nutrisi lain, termasuk vitamin D, dapat mempengaruhi keefektifan suplemen vitamin K untuk kesehatan jantung. Penelitian yang muncul menunjukkan bahwa vitamin K dapat memiliki manfaat tambahan dalam mencegah kondisi terkait usia dan peradangan seperti diabetes dan kanker. Ilmuwan perlu melakukan lebih banyak penelitian berkualitas tinggi untuk menyelidiki efek potensial ini.

    Manfaat Kalium

    Kalium dapat berperan dalam kesehatan tulang. Namun, hanya beberapa penelitian berkualitas tinggi yang menemukan bahwa suplemen kalium meningkatkan ukuran kesehatan tulang.

    Seperti vitamin K, kalium dapat membantu kesehatan tulang pada wanita pascamenopause. Sebuah studi baru-baru ini menemukan kalium mungkin memiliki efek yang lebih nyata pada kesehatan tulang dan risiko osteoporosis pada populasi tersebut.

    Kapasitas kalium untuk membantu mengatur tekanan darah tampaknya berdampak signifikan pada kesehatan jantung. Tapi masih belum jelas bagaimana suplemen kalium dibandingkan dengan kalium makanan. Peneliti juga perlu menyelidiki bagaimana asupan garam mempengaruhi dampak kalium pada penyakit jantung.

    Apa Makanan Penambah Kalium?

    Makanan yang dianjurkan untuk menambah kadar Kalium diantaranya: Jeruk, Sayur-sayuran termasuk kacang-kacangan, air degan.

    Bagaimana Cara Mengecek Kadar Kalium dalam Tubuh?

    Untuk mengecek kadar Kalium dalam tubuh dapat dilakukan dengan tes darah. Kadar kalium normal adalah 3.7-5.2 mmol/L.
  • Jangan Remehkan! Ini 8 Manfaat Jalan Kaki untuk Kesehatan Tubuh

    Gaya hidup aktif di zaman yang serba cepat ini menjadi sebuah pilihan. Hal ini tentu dilakukan bukan tanpa alasan, sebab kesibukan yang sangat padat menuntut orang untuk memanfaatkan waktu sebaik mungkin, termasuk tetap menyempatkan waktu untuk berolahraga supaya kesehatan tetap terjaga.

    Salah satu olahraga ringan yang sangat bermanfaat terhadap kesehatan tubuh adalah dengan berjalan kaki. Aktivitas berjalan kaki yang dilakukan secara rutin dapat membantu memaksimalkan proses metabolisme dan pembakaran kalori, yang dapat menurunkan lemak. 

    Manfaat Jalan Kaki Setiap Hari

    Apabila kamu sulit untuk mengatur waktu supaya dapat berolahraga secara rutin, kamu bisa jadikan aktivitas berjalan kaki sebagai pilihan alternatif. Berikut ini manfaat jalan kaki jika kamu melakukannya setiap hari.

    1. Memperkuat tulang dan otot tubuh bagian bawah

    Jika kamu ingin menjaga kekuatan tulang dan otot tubuh bagian bawah, terutama kaki, kamu bisa lakukan jalan kaki. Hal ini diperkuat oleh hasil penelitian yang dilakukan oleh National Library of Medicine, dimana jalan kaki sangat efektif untuk memperlambat laju pengeroposan tulang pada kaki. 

    Dengan manfaat seperti itu, tentunya kamu bisa memaksimalkan aktivitas jalan kaki dan mengombinasikannya dengan medan menanjak atau menurun, seperti menggunakan tangga di kantor.

    2. Menjaga kesehatan sendi

    Jalan kaki yang dilakukan secara rutin ternyata juga dapat menjaga kesehatan dan fleksibilitas sendi pada tubuh. Arthritis foundation menyebutkan bahwa aktivitas jalan kaki merupakan salah satu hal terpenting yang dapat dilakukan bagi penderita radang sendi.

    Proses ini terjadi dimana aktivitas jalan kaki dapat menurunkan berat badan, sehingga mampu mengurangi tekanan pada persendian dan menyembuhkan gejala radang sendi. Selain itu, berjalan kaki selama 30 menit juga dapat melatih untuk mengalihkan tekanan beban dari sendi ke otot kaki.

    3. Meningkatkan daya tahan tubuh

    Dengan berjalan kaki, kamu bisa meningkatkan daya tahan yang dapat membuat tubuhmu terhindar dari berbagai macam penyakit. Sebuah studi yang dilakukan oleh National Library of Medicine, berjalan kaki selama 30 menit dapat membantu meningkatkan imunitas.

    4. Mengurangi stres

    Apakah kamu sedang merasa stres akibat pekerjaan atau hal lainnya? Nah, jika kamu ingin mengurangi rasa stres yang dialami, kamu bisa coba untuk berjalan kaki. Meskipun ringan, aktivitas jalan kaki ternyata dapat mengurangi stes. 

    Saat berjalan kaki, tubuh akan melepaskan hormon endorfin, yaitu suatu hormon alami tubuh  yang dapat membuat perasaan seseorang lebih bahagia dan mengurangi rasa depresi. Agar lebih optimal, kamu bisa melakukan jalan kaki dengan tempo yang cepat.

    5. Menjaga berat badan

    Sama seperti aktivitas fisik lainnya, jalan kaki juga sangat bermanfaat untuk menjaga berat badan tetap ideal. Berdasarkan penelitian, berjalan kaki selama 30 menit setiap harinya, dapat membantu meningkatkan proses metabolisme dan dan pembakaran sebanyak 100-200 kalori. Bahkan, kamu bisa membakar 500-1000 kalori dalam seminggu jika melakukannya secara konsisten 5 hari dalam seminggu.

    Selain itu, jika kamu meningkatkan durasi berjalan kaki menjadi 45 menit akan bermanfaat untuk membantu menurunkan berat badan yang berlebih secara keseluruhan. Namun, dengan catatan agar kamu bisa mendapatkan manfaat ini secara optimal, lakukanlah aktivitas jalan kaki dengan tempo yang cepat, hingga nafasmu sedikit terengah-engah.

    6. Menjaga gula darah tetap stabil

    Penyakit diabetes menjadi salah satu penyakit yang sangat berbahaya dan mengintai siapa saja, baik dari kalangan muda maupun tua. Penyakit ini disebabkan oleh pola makan yang tidak teratur dan kebiasaan mengonsumsi makanan yang mengandung tinggi gula.

    Supaya terhindar dari ancaman penyakit ini, cobalah kamu lakukan jalan kaki secara konsisten setiap hari agar tetap bisa menjaga gula darah tetap stabil. Dikutip dari American Diabetes Association, berjalan kaki dengan tempo yang sedang atau cepat, merupakan salah satu latihan aerobik yang bermanfaat untuk menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin.

    7. Menjaga kesehatan kardiovaskular

    Sama seperti aktivitas olahraga lainnya, berjalan kaki juga menjadi aktivitas yang sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan kardiovaskular. Dengan berjalan kaki, kamu dapat menurunkan tekanan darah dan mengurangi kadar kolesterol yang akan mencegah terjadinya gangguan pada jantung.

    Dikutip dari Heart Foundation Walking, berjalan kaki dengan rata-rata waktu selama 30 menit dalam sehari dapat menurunkan resiko penyakit jantung dan penyakit stroke sebesar 35%. Dengan manfaat yang luar biasa ini, maka jadikanlah aktivitas jalan kaki dalam kegiatan sehari-harimu.

    8. Meningkatkan kualitas tidur

    Apakah saat ini kamu sedang merasakan kesulitan tidur? Atau kamu tetap merasa lelah meskipun sudah tidur dengan waktu yang cukup? Jika kamu merasakan kedua hal tersebut, cobalah untuk melakukan aktivitas jalan kaki sebelum tidur.

    Menurut penelitian yang dilakukan, berjalan kaki sebelum tidur dapat membantu kamu untuk tidur lebih cepat dan meningkatkan kualitas tidur lebih baik. Hal ini disebabkan oleh hormon endorfin yang dihasilkan setelah berjalan, yang memberikan efek relaksasi pada tubuh saat tidur.

    Nah, itu dia manfaat luar biasa yang bisa kamu dapatkan dari berjalan kaki. Supaya kamu bisa mendapatkan hasil yang optimal, tentunya kamu harus bisa melakukan aktivitas jalan kaki ini secara konsisten minimal 30 menit setiap harinya, sesuai dengan rekomendasi dari beberapa penelitian.

    Baca Juga: Manfaat Jogging di Pagi Hari, Cocok Dilakukan Saat Akhir Pekan

    Jadikanlah aktivitas berjalan kaki menjadi menu yang tidak boleh terlewatkan dalam kegiatan sehari-hari. Bila perlu, kamu bisa membagi waktu untuk berjalan kaki dengan komposisi 15 menit di pagi hari, 10 menit di sore hari, dan 5 menit di malam hari di saat sebelum tidur.

    Jangan lupa, selain menerapkan kebiasaan berjalan kaki, perhatikan juga asupan kamu mulai dari mengonsumsi makanan yang bernutrisi dan mencukupi kebutuhan cairan setiap hari, yang akan menjadi sumber energi dan gizi bagi tubuh kamu dalam melakukan berbagai aktivitas.

  • 11 Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan, Ketahui di Sini!

    Daun kelor, tanaman yang memiliki nama ilmiah Moringa oleifera, telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional. Daun yang memiliki bentuk khas kecil dan bundar ini menawarkan berbagai manfaat kesehatan yang sangat diperlukan bagi manusia, lho.

    Kamu penggemar pengobatan herbal dengan menggunakan tanaman? Nah, daun kelor ini cocok banget untuk dijadikan pilihan dalam mengatasi sejumlah penyakit. Penasaran apa saja manfaat daun kelor untuk kesehatan tubuhmu? Yuk, simak artikel ini sampai selesai!

    Mengenal Daun Kelor

    Kelor merupakan varietas tanaman obat lokal dari India dan sering ditemukan di negara tropis dan subtropis. Maka dari itu, termasuk di Indonesia, sebagian besar masyarakat sudah mengenal daun yang satu ini. Gimana, sih, bentuk daun kelor itu? Nah, ciri fisik dari daun ini yaitu berbentuk kecil bundar dan berwarna hijau sampai hijau kecokelatan.

    Daun kelor kaya akan vitamin A, B, C, dan E, serta mineral penting seperti kalsium, kalium, magnesium, dan zat besi. Kandungan tersebut membuat daun kelor menjadi sumber nutrisi yang sangat baik untuk tubuh kita.

    Nggak hanya itu, daun kelor juga mengandung berbagai antioksidan kuat yang bersumber dari flavonoid dan polifenol. Maka daun ini dapat membantu melawan radikal bebas dan melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan.

    Baca juga: 10 Manfaat Kopi Hitam Tanpa Gula untuk Kesehatan

    Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan: Sejumlah Manfaat untuk Tubuhmu

    1. Meningkatkan sistem imun atau daya tahan tubuh

    Sistem imun merupakan pertahanan tubuh kita terhadap penyakit dan infeksi yang berpotensi menyerang. Daun kelor, dengan kandungan vitamin C yang tinggi, dapat membantu meningkatkan sistem imun dan menjaga tubuh tetap sehat.

    2. Mengendalikan kadar gula darah

    Kadar gula yang tak terkendali hingga menjadi gula darah tinggi dapat menyebabkan risiko sejumlah penyakit yang serius, seperti diabetes.

    Bagi penderita diabetes, daun kelor dapat menjadi opsi pengobatan yang tepat. Dengan kandungan hormon insulin, ini berkhasiat untuk mencegah gula darah dan resistensi insulin.

    3. Manfaat daun kelor menjaga kesehatan jantung

    Kadar kolesterol yang tinggi dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan serius bagi tubuh, lho. Mengonsumsi daun kelor dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah, sehingga mengurangi risiko penyakit jantung.

    Antioksidan dalam daun kelor mampu membantu melindungi jantung dari kerusakan akibat radikal bebas dan meningkatkan fungsi jantung.

    4. Melancarkan pencernaan

    Tanaman herbal ini mampu membantu melancarkan sistem pencernaan. Kandungan serat yang tinggi membantu melancarkan proses pencernaan dan mencegah masalah seperti sembelit atau susah buang air besar.

    5. Menurunkan tekanan darah

    Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi serius yang dapat menyebabkan penyakit jantung. Daun kelor membantu menurunkan tekanan darah dengan melebarkan pembuluh darah dan meningkatkan sirkulasi darah.

    6. Menjaga kesehatan kulit

    Manfaat selanjutnya dari daun ini yaitu menjaga kesehatan kulit. Kulit yang sehat adalah cerminan dari kesehatan tubuh kita. Daun kelor kaya akan kandungan vitamin E dan antioksidan yang membantu menjaga kulit tetap sehat dan tidak mudah kerutan.

    Penggunaan topikal daun kelor juga dapat membantu mengatasi masalah kulit seperti jerawat dan bekas luka. Kini, daun kelor juga sudah dimanfaatkan untuk produk-produk perawatan kulit, seperti sabun badan, sabun muka, losion, pelembab, hingga masker wajah.

    7. Menjaga kesehatan mata

    Vitamin A dan antioksidan yang tinggi dalam daun kelor sangat penting untuk kesehatan mata. Mengonsumsi daun kelor secara teratur dapat membantu menjaga penglihatan tetap tajam dan mencegah masalah mata seperti degenerasi makula dan katarak.

    8. Membantu menurunkan berat badan

    Kamu sedang berusaha menerunkan berat badan? Nah, tanaman herbal ini bisa menjadi opsi yang baik untuk diet. Daun kelor membantu meningkatkan metabolisme dan mengurangi rasa lapar, sehingga membantu proses penurunan berat badan.

    9. Mengurangi peradangan

    Peradangan kronis dapat menyebabkan berbagai penyakit. Daun kelor memiliki sifat anti-inflamasi yang kuat, yang dapat membantu mengurangi peradangan dalam tubuh dan mencegah penyakit terkait peradangan.

    10. Mengatasi Anemia

    Dengan kandungan vitamin C dan zat besi yang tinggi, tanaman herbal ini bisa membantu penyerapan zat besi, lho. Nah, karena kandungan tersebut daun kelor dapat menjadi pilihan makanan bagi seorang pengidap anemia, terlebih lagi yang dipicu oleh kekurangan zat besi.

    11. Meningkatkan energi

    Terakhir, daun kelor dapat membantu meningkatkan tingkat energi Anda. Kandungan zat besi dan vitamin C dalam daun kelor membantu meningkatkan produksi energi dalam tubuh, sehingga Anda merasa lebih segar dan bersemangat sepanjang hari.

    Cara Mengkonsumsi Daun Kelor

    Teh Daun Kelor

    Salah satu cara paling populer untuk mengkonsumsi daun kelor adalah dengan membuat teh. Caranya gampang banget, lho, Anda bisa menyeduh daun kelor kering dalam air panas dan menikmatinya sebagai minuman hangat.

    Suplemen Daun Kelor

    Jika Anda mencari cara yang lebih praktis, suplemen daun kelor tersedia dalam bentuk kapsul atau bubuk. Pastikan memilih produk yang berkualitas tinggi untuk mendapatkan manfaat maksimal.

    Masakan dengan Daun Kelor

    Anda juga bisa menambahkan daun kelor segar atau kering ke dalam masakan sehari-hari, seperti sup, tumis, atau salad. Ini adalah cara lezat untuk menikmati manfaat kesehatan dari daun kelor.