Anda mungkin pernah mendengar bahwa harus minum delapan gelas 8 air per hari. Sementara ada juga yang menyebut harus minum air 2 liter per hari. Informasi mana yang benar? Berapa banyakkah air yang diperlukan tubuh kita setiap hari?
Institute of Medicine (IOM) merekomendasikan asupan air untuk pria adalah 101 ons air per hari atau jika dikonversi sekitar 2,9 liter. Sedang wanita setidaknya 74 ons atau sekitar 2,1 liter. Ini mengacu pada asupan cairan Anda secara keseluruhan per hari, termasuk apa pun yang Anda makan atau minum yang mengandung air, seperti buah atau sayuran.
Namun jawaban mengenai seberapa banyak takaran air yang harus Anda minum, tidaklah sesederhana itu. Meskipun aturan delapan gelas adalah awal yang baik, tapi aturan ini tidak didasarkan pada informasi yang solid dan telah diteliti dengan baik.
Berat badan Anda terdiri dari 60 persen air. Setiap sistem dalam tubuh Anda membutuhkan air untuk berfungsi. Asupan yang Anda rekomendasikan didasarkan pada faktor-faktor termasuk jenis kelamin, usia, tingkat aktivitas, dan lainnya, seperti jika Anda sedang hamil atau menyusui.
Dewasa
Rekomendasi IOM saat ini untuk usia 19 tahun ke atas adalah sekitar 131 ons (3,87 ltr) untuk pria dan 95 ons (2,8 ltr) untuk wanita. Ini mengacu pada asupan cairan Anda secara keseluruhan per hari, termasuk apa pun yang Anda makan atau minum yang mengandung air, seperti buah atau sayuran.
Anak-anak
Rekomendasi untuk anak-anak banyak berkaitan dengan usia.
Anak perempuan dan laki-laki berusia antara 4 dan 8 tahun harus minum 40 ons per hari, atau 5 cangkir.
Jumlah ini meningkat menjadi 56–64 ons, atau 7–8 cangkir, pada usia 9 hingga 13 tahun.
Untuk usia 14 hingga 18 tahun, asupan air yang disarankan adalah 64–88 ons, atau 8–11 cangkir.
Wanita usia subur
Jika hamil atau menyusui, rekomendasi Anda berubah.
Wanita hamil dari segala usia harus mendapatkan 80 ons, atau sepuluh gelas 8 ons, setiap hari.
Wanita menyusui mungkin perlu menambah total asupan air menjadi 104 ons, atau 13 gelas.
Pertimbangan lainnya
Anda mungkin juga perlu minum lebih banyak air jika tinggal di daerah beriklim panas, sering berolahraga, atau mengalami demam, diare, atau muntah.
Tambahkan 1,5 hingga 2,5 cangkir air tambahan setiap hari jika Anda berolahraga. Anda mungkin perlu menambahkan lebih banyak jika Anda berolahraga selama lebih dari satu jam.
Anda mungkin membutuhkan lebih banyak air jika tinggal di daerah beriklim panas. Jika Anda tinggal di ketinggian lebih dari 8.200 kaki di atas permukaan laut, mungkin juga perlu minum lebih banyak.
Saat Anda demam, muntah, atau diare, tubuh kehilangan lebih banyak cairan dari biasanya, jadi minumlah lebih banyak air. Dokter Anda bahkan mungkin menyarankan untuk minum minuman dengan elektrolit untuk menjaga keseimbangan elektrolit Anda lebih stabil.
Cara Cek Kebutuhan Cairan Tubuh
Untuk mengetahui kebutuhan cairan tubuh,masing-masing orang bisa berbeda-beda. Namun, dapat dengan mudah untuk mengenali atau cek kebutuhan cairan tubuh masing-masing. Apakah tubuh telah cukup minum air putih atau belum.
Berikut adalah cara cek kebutuhan cairan tubuh:
1. Konsultasikan ke Dokter
Cara yang pertama adalah bisa langsung melakukan konsultasi ke dokter. Dokter nantinya akan mengukur kondisi tubuh lain, usia, dan berat badan untuk merekomendasikan jumlah ideal konsumsi air putih yang dibutuhkan setiap hari.
2. Warna Urine
Selain itu, cek kebutuhan cairan tubuh bisa diketahui melalui warna urine. Menurut Scott, warna urine bisa menjadi indikator yang paling mudah untuk seseorang dalam mengukur tingkat kebutuhan cairan masing-masing orang.
Contohnya, jika warna urin cenderung bening atau warna kuning pucat, hal tersebut mengartikan jika tubuh mendapatkan asupan cairan yang cukup. Namun, jika warna urin menunjukkan warna kuning pekat, tua, hingga keemasan, hal ini bertanda jika tubuh kekurangan cairan.
Jika mengalami warna urin seperti itu, tandanya perlu jumlah ideal konsumsi air putih yang cukup.
3. Gejala yang Dirasakan
Hal yang terakhir untuk mengetahui apakah tubuh dehidrasi atau mengalami kekurangan cairan bisa dilihat dari beberapa gejala yang akan dirasakan. Di antaranya adalah migraine, sakit kepala. Sembelit, kesulitan tidur, hingga pusing.
Jika di tengah-tengah aktivitas merasakan gejala tersebut, jangan buru-buru untuk meminum obat. Cara pertama yakni dengan meminum air putih untuk memenuhi kebutuhan cairan di tubuh.
Jika gejala yang dirasakan hilang usai minum air putih, maka kebutuhan cairan sudah terpenuhi dan tak ada gangguan kesehatan yang dialami.
Itulah jumlah ideal asupan air putih dalam sehari. Dan cara cek kebutuhan cairan dalam tubuh. Semoga membantu, ya.
Jepang mencatatkan rekor baru terkait infeksi bakteri pemakan daging. Kementerian Kesehatan Jepang mencatat per 2 Juni, ada 977 kasus streptococcal toxic shock syndrome (STSS). Sejak Januari-Maret, 77 orang dilaporkan meninggal dunia akibat infeksi bakteri ini.
National Institute of Infectious Diseases Jepang juga melaporkan 97 orang meninggal dunia karena STSS. Jumlah tersebut adalah yang tertinggi kedua sejak enam tahun terakhir.
Apa Itu Bakteri Pemakan Daging?
Kamu mungkin pernah mendengar tentang ‘bakteri pemakan daging’. Bakteri tersebut bisa menyebabkan infeksi berbahaya pada luka yang mungkin tampak ringan, seperti luka gigitan serangga atau sayatan. Jika tidak cepat ditangani, bakteri tersebut bisa menyebabkan kecacatan atau yang terburuk kematian.
Meski disebut bakteri pemakan daging, sebetulnya bakteri ini tidak memakan daging. Namun, bisa mengeluarkan racun yang merusak jaringan di sekitarnya, termasuk lemak di bawah kulit, jaringan pembungkus organ atau otot (fascia) dan kulit.
Bakteri ini akan masuk ke dalam tubuh lewat luka terbuka. Tak seperti luka pada umumnya, luka yang terinfeksi bakteri pemakan daging bisa memburuk dengan sangat cepat.
Jika tak ditangani dengan segera, infeksi bakteri tersebut dapat menjadi fatal hingga menyebabkan penderitanya kehilangan jaringan tubuh atau bahkan organ. Yang terparah, infeksi bakteri pemakan daging dapat mengakibatkan kematian.
Penyebab Infeksi Bakteri Pemakan Daging
Infeksi ini bisa menyebabkan kondisi langka bernama necrotizing fasciitis, yaitu kondisi infeksi kulit dan jaringan tubuh. Bakteri ini bisa masuk lewat celah pada luka, seperti luka memar, luka tusuk, luka bakar, atau luka gigitan serangga.
Berikut beberapa jenis bakteri pemakan daging:
Streptococcus grup A
Aeromonas hydrophila
Staphylococcus aureus
Escherichia coli (E. coli)
Bacteroides, Prevotella, Clostridium, dan Klebsiella
Meski berbahaya, infeksi bakteri ini termasuk cukup jarang terjadi. Namun, seseorang dengan kondisi medis tertentu bisa meningkatkan risiko infeksi bakteri ini, antara lain:
Walau berbahaya, infeksi bakteri ini tergolong cukup jarang terjadi. Akan tetapi, ada beberapa kondisi medis atau penyakit yang dapat meningkatkan resiko seseorang terkena infeksi bakteri berbahaya ini, antara lain:
Diabetes
Kerusakan organ, seperti sirosis hati dan gagal ginjal
Penyakit kardiovaskular, di antaranya penyakit jantung dan penyakit pembuluh darah perifer
Tuberkulosis
Kanker
Daya tahan tubuh lemah, contohnya orang dengan HIV atau malnutrisi
Efek samping obat-obatan, seperti kortikosteroid jangka panjang atau kemoterapi
Kecanduan alkohol atau penggunaan narkoba suntik
Gejala Infeksi Bakteri Pemakan Daging
Ada tiga tahapan gejala akibat bakteri tersebut, yakni tahap awal, tahap lanjutan, dan tahap kritis. Berikut ini penjelasan lengkapnya:
1. Gejala awal
Biasanya, gejala awal infeksi terjadi dalam kurun waktu 24 jam yang ditandai dengan rasa nyeri berat pada bagian yang terluka dan demam. Penderita bisa merasakan rasa sakit yang melebihi ukuran atau bentuk luka.
2. Gejala lanjutan
Gejala ini biasanya terjadi sekitar 3-4 hari setelah bakteri memasuki tubuh. Pada tahap ini, penderita akan merasakan gejala seperti mual, muntah, atau diare.
Selain itu, bagian luka yang terinfeksi terlihat kemerahan, bengkak, dan muncul bercak gelap yang terlihat melepuh berisi cairan.
3. Gejala kritis
Penderita infeksi bakteri pemakan daging akan mengalami gejala kritis setelah 4-5 hari. Pada saat ini, penderita bisa mengalami penurunan tekanan darah cukup drastis akibat racun dari bakteri. Jika tak segera ditangani, penderita dapat mengalami penurunan kesadaran alias koma, bahkan meninggal dunia.
Penanganan Infeksi akibat Bakteri Pemakan Daging
Jika anda mengalami luka, segera rawat luka dengan benar. Jika luka sudah mendapatkan perawatan dengan baik namun semakin memburuk dan tidak kunjung sembuh, apalagi muncul gejala-gejala di atas, sebaiknya segera ke dokter.
Dokter akan melakukan serangkaian pemeriksaan untuk mendiagnosis necrotizing fasciitis. Selain pemeriksaan fisik, dokter juga akan melakukan pemeriksaan lain seperti tes darah, kultur darah, CT scan, dan foto Rontgen.
Setelah dipastikan terinfeksi bakteri pemakan daging, dokter biasanya menyarankan untuk rawat inap dan memberikan penanganan, seperti:
Pemberian obat-obatan
Untuk mengobati infeksi bakteri berbahaya tersebut, dokter akan meresepkan antibiotik dalam bentuk suntik lewat infus. Jenis antibiotik tersebut disesuaikan dengan jenis bakteri penyebab infeksi.
Selain itu untuk meredakan rasa sakit, dokter juga akan memberikan obat anti nyeri. Jika infeksi cukup parah atau bahkan sudah muncul sepsis, dokter dapat memberikan epinephrine untuk mengatasi syok.
Agar terhindar dari infeksi bakteri pemakan daging, selalu pastikan jaga kebersihan diri dan lingkungan. Semoga informasi ini bermanfaat, ya.
Penyakit Glaukoma merupakan salah satu jenis penyakit mata yang dapat menyebabkan kerusakan sistem saraf optik sehingga fungsi mata perlahan-lahan akan menghilang atau tidak dapat melihat secara total. Jenis glaukoma yang paling sering dialami oleh beberapa orang yaitu :
Glaukoma sudut terbuka
Jenis Glaukoma ini ini umumnya akan berkembang secara perlahan-lahan dalam jangka waktu yang lama dan penderita tidak akan merasakan sakit hingga pada akhirnya fungsi penglihatan akan menghilang. jenis glaukoma ini jika tidak segera di obati akan mengakibatkan kebutaan secara permanen.
Glaukoma sudut tertutup
Jenis glaukoma ini sangat jarang terjadi biasanya gejala awal bisa seperti mata terasa perih, merasakan penglihatan menjadi kabur, dan ciri fisik lainnya yaitu pupil mata menjadi besar, sering merasakan mual. sifat dari penyakit glaukoma sudut tertutup ini mengakibatkan kebutaan secara permanen.
Beberapa faktor penyebab yang mengakibatkan seseorang terserang penyakit glaukoma adalah :
Adanya peningkatan tekanan di area mata.
Riwayat keluarga yang pernah mengalami glaukoma.
Memiliki penyakit darah tinggi.
Khusus untuk tekanan di area mata yang disebabkan oleh tekanan darah yang tinggi, nilainya yaitu lebih dari 21 mmHg atau 2.8 kPa. Namun, pada beberapa orang yang memiliki tekanan mata tinggi selama bertahun-tahun tidak mengalami penyakit glaukoma. tetapi sebaliknya, kerusakan saraf optik juga dapat terjadi pada orang yang memiliki tekanan normal, yang sering disebut juga dengan glaukoma tegangan normal.
Mekanisme glaukoma sudut terbuka diyakini keluarnya aqueous humor (merupakan cairan yang terdapat pada ruang mata diantara lensa Mata dan Kornea) secara perlahan -lahan melalui trabecular meshwork (Trabecular meshwork yaitu saluran saringan yang mengelilingi tepi luar dari iris mata dalam sudut ruang anterior, dibentuk di mana sisipan iris ke dalam tubuh ciliary) sementara di glaukoma sudut tertutup iris memblokir meshwork trabecular. diperlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan apakah anda benar-benar terkena glaukoma jenis ini.
Jika dapat ditangani sejak awal maka penyakit glaukoma mungkin masih bisa dihentikan atau diperlambat perkembangannya, dengan beberapa jenis pengobatan antara lain :
Obat-obatan
Perawatan laser
Pembedahan
Tujuan dari pengobatan penyakit glaukoma ini adalah untuk mengurangi tekanan pada mata. sejauh ini pengobatan melalui metode laser adalah yang paling efektif pada jenis glaukoma sudut terbuka dan sudut tertutup. tetapi jika penderita tidak memungkinkan untuk menggunakan pengobatan laser karena kondisi fisik maka bisa dilakukan dengan metode operasi glaukoma.
Menurut data yang dihimpun badan kesehatan dunia, menunjukan jika penyakit glaukoma merupakan penyebab kebutaan terbesar kedua setelah penyakit katarak. penyakit glaukoma sendiri sering di sebut juga sebagai penyakit pencuri karena bisa menyebabkan kebutaan yang terjadi secara perlahan-lahan pada penderitanya.
Memiliki pola makanan yang sehat telah terbukti ampuh dalam menurunkan kolesterol jahat (LDL) dalam darah dan menjaga kadar kolesterol baik (HDL) serta menurukan resiko terkena penyakit jantung ataupun stroke. Apa itu makanan yang sehat? Makanan yang sehat adalah makanan yang tidak memiliki kadar lemak jenuh tinggi, kaya serat dan vitamin.
5 Jenis Makanan Penurun Kolesterol:
1. Gandum (Oatmeal)
Mulailah menambahkan menu gandum di makanan pagi atau malam anda. Menkonsumsi gandum telah terbukti dapat menurunkan kadar kolesterol hingga 6% dalam waktu 6 minggu. Mengapa gandum efektif? Gandum mengandung beta-glucan yang merupakan zat penyerap kolesterol jahat (LDL) yang dihasilkan oleh tubuh kita.
Gandum juga kaya akan serat larut (Soluble fiber) yaitu serat yang dapat memperlambat pencernaan sehingga dapat membuat anda tahan lapar lebih lama.
Contoh makanan yang terbuat dari gandum antara lain adalah sereal gandum, oatmeal dan juga roti yang terbuat dari gandum. Makanan gandum ini sudah banyak tersedia di supermarket dan anda tidak akan kesulitan menemukannya.
2. Salmon
Lemak yang terdapat pada ikan Salmon atau yang biasa kita kenal dengan minyak ikan mengandung Omega-3 yang telah terbukti dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL), Trigliserida dalam darah dan meningkatkan kolesterol yang baik (HDL). Omega 3 yang terdapat dalam ikan Salmon disebut EPA dan DHA dan sangat baik untuk menjaga kesehatan jantung anda.
Saat ini ada banyak produk Omega 3 dari ikan salmon yang sudah dalam bentuk gel sehingga memudahkan kita untuk mengkonsumsinya setiap hari.
3. Coklat
Tidak dapat dipungkiri kalau coklat adalah makanan kesukaan semua orang. Dan selain rasa manisnya yang membuat ketagihan, ternyata coklat juga memiliki manfaat yang besar untuk kesehatan anda terutama coklat hitam dan bukan coklat yang tinggi kadar gulanya. Sebuah penelitian yang pernah dilakukan oleh American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa memakan coklat dapat menurunkan jumlah kolesterol jahat (LDL) hingga lebih dari 5 mg/dl.
Pilihlah colklat yang mengandung 70% atau lebih cocoa, organic dan bukan coklat yang hanya berisi gula saja. Coklat hitam tentunya juga mengandung coklat tetapi tidaklah banyak, semakin hitam coklatnya, kandungan gulanya akan semakin sedikit.
4. Kacang Almond
Kacang Almond banyak mengandung vitamin E, magnesium, phytochemicals, Omega3-s yang banyak memberi manfaat untuk kesehatan jantung maupun penurun kolesterol.
5. Beras Merah
Sudah bukan rahasia lagi kalau beras merah sangatlah dianjurkan terutama untuk penderita diabetes karena beras merah tidak mengandung gula sebanyak beras putih dan selain dapat menurunkan kadar gula dalam darah, beras merah juga memiliki kandungan serat 6 kali lebih banyak daripada beras putih. Beras merah juga sangatlah ampuh dalam menurunkan berat badan dan juga kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL).
5 Jenis Sayuran Penurun Kolesterol
1. Bayam
Di film Popeye the sailorman, kita melihat bagaimana Popeye bisa mendapatkan tenaga yang luar biasa setelah memakan sekaleng bayam. Dan ternyata bayam memang memiliki manfaat yang besar sekali bagi tubuh kita terutama sebagai makanan penurun kolesterol.
Bayam banyak sekali mengandung lutein yang juga dapat membantu mencegah penyakit mata degenari makular yang menyebabkan seseorang tidak bisa melihat sebuah titik fokus pada area penglihatan mereka, penyakit ini banyak dialami oleh para manula di atas 50 tahun. Lutein ini juga mampu mencegah terjadinya penumpukan kolesterol di arteri.
2. Kacang Kedelai
Ada banyak makanan yang mengandung kacang kedelai antara lain adalah tahu, tempe, susu kedelai. Kacang kedelai bisa membantu menurunkan kadar kolesterol jahat hingga 3%. Meskipun terlihat kecil tetapi tetap merupakan alternatif makanan yang anda layak coba untuk menurunkan kolesterol.
Kacang kedelai merupakan sumber protein nabati yang kaya serat dan juga bebas kolesterol serta memiliki lemak jenuh yang rendah sehingga sangatlah tepat ditambahkan pada menu diet anda.
3. Terong
Terong kaya akan serat, zat besi dan juga kalsium dan dapat menurunkan kadar kolesterol, darah tinggi dan berbagai macam masalah pencernaaa. Fitonutrisi yang terdapat dalam kulit terong dapat memperlancar sirkulasi darah dalam tubuh dan juga sangat bagus untuk perkembangan otak.
Vitamin K yang terdapat dalam terong juga dapat mencegah pembekuan darah. Anda bisa menambahkan terong pada sayuran atau dijadikan jus.
4. Bawang Putih
Jenis tanaman herbal yang satu ini sudah pasti ada di semua dapur keluarga Indonesia. Selama ribuan tahun, bawang putih telah banyak sekali pakai sebagai pengobatan tradisional untuk menurunkan kolesterol juga untuk mengobati penyakit darah tinggi.
Menkonsumsi 2-3 siung bawang putih setiap hari dapat menurunkan total kolesterol hingga 12%. Anda juga bisa menambahkan irisan bawang putih pada sup ataupun roti isi. Meskipun bawang putih baik untuk dikonsumsi setiap hari akan tetapi apabila berlebihan dapat membahayakan hati anda. Sebuah penelitian pernah menyimpulkan untuk tidak menkonsumsi bawang putih lebih dari 0,25 Kg perhari.
5. Kayu Manis
Kayu manis ternyata banyak sekali manfaatnya terutama untuk penderita diabetes dan juga kolesterol. Diabetes Journal pernah memuat sebuah penelitian untuk melihat khasiat kayu manis dalam menurunkan kadar glukosa, kolesterol, HDL kolesterol pada penderita diabetes tipe 2.
Penelitian melibatkan 60 orang penderita diabetes tipe 2 yang terdiri dari 30 pria dan 30 wanita yang berusia di atas 50 tahun. Dan mereka diberikan asupan kayu manis dalam jangka waktu 40 hari dan hasilnya terjadi penurunan glukosa, total kolesterol (12-26%)
5 Jenis Buah Penurun Kolesterol
1. Alpukat
Alpukat mengandung lemak tak jenuh tunggal (monounsaturated fat) yang dapat meningkatan kolesterol baik (HDL) dan menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL). Alpukat juga kaya akan vitamin (E dan B), potasium, serat dan juga merupakan sumber antioksidan yang dapat mencegah penyakit kanker dan jantung.
Penelitian juga membuktikan kalau alpukat dapat menekan kadar gula darah sehingga sangat baik dikonsumsi oleh penderita diabetes.
2. Anggur
Anggur mengandung senyawa yang disebut pterostilbene yang dapat menurunkan kadar kolesterol dan Trigliserida. Anggur juga mengandung senyawa flavonoids yang merupakan antioksidan alami dan dapat menurunkan tekanan darah tinggi dan mengurangi resiko terkena serangan jantung,
Kulit Anggur juga memiliki senyawa polyphenols yang mampu mencegah terjangkitnya penyakit Alzheimer dan membuat ingatan. Senyawa-senyawa penting ini banyak terdapat di bagian kulit dan juga biji anggur sehingga banyak orang menyarankan untuk memakan biji anggur juga dan bukan membuangnya.
3. Tomat
Menurut anda tomat itu termasuk sayur atau buah? Meskipun perdebatan itu masih berlangsung hingga kini, tetap saja satu hal yang tidak diperdebatkan adalah popularitas dari penggunaan tomat di hampir semua masakan yang lezat dan merupakan makanan favorit banyak orang di dunia ini.
Lalu bagaimana dengan manfaat tomat bagi kesehatan? Tomat mengandung banyak sekali antioksidan termasuk senyawa yang bernama lycopene, banyak penelitian yang menunjukan bahwa tomat dapat menurunkan kadar LDL dalam darah dan meningkatkan HDL dan memakan tomat setiap hari dapat menghindari seseorang terkena penyakit jantung.
Pada sebuah eksperimen yang berlangsung selama 3 bulan, sejumlah pria diberi makan 60mg lycopene setiap hari yang sama dengan 1kg tomat dan pada akhir periode, hasilnya menunjukan adanya penurunan kolesterol LDL hingga 14 persen.
4. Mangga
Buah asli dari asia tenggara ini tentunya sudah sangat akrab dengan kehidupan kita. Buah mangga sangatlah kaya serat dan juga mengandung vitamin A, B, C, potasium, pectin dan omega3 yang sangat dibutuhkan oleh tubuh dan dapat membantu menekan jumlah kolesterol dalam darah serta baik untuk penderita darah tinggi.
5. Buah Naga
Banyak yang mengatakan kalau buah naga adalah salah satu buah yang paling sehat di Asia. Buah naga tidak mengandung kolesterol, lemak jenuh ataupun lemak trans. Dan meskipun ada buah naga yang manis (berwarna merah) akan tetapi tidak mengandung kadar gula yang tinggi. Buah naga mengandung asam lemak tak jenuh tunggal dan ganda yang terbukti bagus untuk jantung, otak dan juga sebagai penurun jumlah kolesterol, Trigliserida.
Manfaat lain dari buah naga antara lain adalah sebagai obat anti keriput karena memiliki kandungan vitamin E yang tinggi, pencegahan penyakit kanker prostat dan memperlancar pencernaan.
Minuman Penurun Kolesterol
Teh sebagai minuman yang dapat menurunkan kadar kolesterol
1. Minuman Ber-alkohol
Minuman yang mengandung alkhohol ternyata terbukti dapat meningkatkan kolesterol baik dan juga menurunkan resiko serangan jantung karena minuman beralkohol seperti anggur merah mengandung bahan kimia tumbuhan alami seperti resveratrol yang dapat melindungi dinding arteri dari penumpukan kolesterol.
Di luar negeri bahkan disarankan untuk minum 2 gelas anggur merah setiap hari supaya dapat menurunkan kadar kolesterol, akan tetapi perlu diingat kalau berlebihan justru dapat berbahaya untuk hati dan juga meningkatkan resiko terkena penyakit jantung, kanker dan juga stroke.
2. Teh hijau
Teh hijau adalah minuman yang banyak disukai oleh semua orang di seluruh dunia. Teh hijau memiliki antioksidan yang dapat melindungi seseorang dari radikal bebas dan juga menurunkan total kolesterol dalam darah. Teh hijau juga dapat menurunkan resiko seseorang terkena penyakit kanker, diabetes dan jantung.
Meminum 2 cangkir teh hijau dianjurkan bagi yang ingin menurunkan kolesterol akan tetapi mengandalkan teh hijau saja tentunya tidaklah cukup, oleh sebab itu anda juga harus
mengkombinasikannya dengan makanan penurun kolesterol lainnya.
Minyak zaitun banyak mengandung Lemak Tak Jenuh Tunggal (monounsaturated fats) yang sangat baik untuk tubuh dan merupakan pilihan yang tepat untuk ditambahkan ke setiap masakan anda. Bahkan sudah banyak ahli gizi yang menyarankan penggunaan minyak zaitun sebagai pengganti mentega dan lemak hewani. Minyak Zaitun juga memiliki berbagai campuran antioksidan yang mampu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL). Disarankan menkonsumsi 2 sendok makan minyak zaitun perhari.
Kesimpulan
Kondisi kesehatan seseorang dapat berubah menjadi lebih baik apabila dimulai dengan perubahan gaya hidup termasuk di dalamnya adalah pola makanan yang sehat. Dan perubahan membutuhkan komitmen untuk menjadikannya sebuah gaya hidup baru yang sehat dan memberikan dampak positif bagi kesehatan anda untuk jangka yang panjang.
Mulailah menambahkan makanan, sayuran dan buah-buahan penurun kolesterol seperti yang telah dibahas di artikel ini dan jangan lupa berolahraga serta berdoa. Salam Sehat!
Selain jerawat, masalah yang seringkali membuat seseorang merasa sangat terganggu adalah ketombe. Sebab tidak hanya menyebabkan rasa gatal pada rambut namun juga bisa mengganggu penampilan seseorang terlebih lagi jika orang tersebut sedang mengenakan atasan warna hitam polos. Oleh sebab itulah banyak orang selalu berusaha untuk menghilangkan ketombe dengan berbagai cara, namun sayangnya terkadang ketombe tersebut selalu datang kembali walaupun sudah bersih.
Dan pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang cara alami menghilangkan ketombe, dan perlu anda tahu bahwa cara alami menghilangkan ketombe ini seringkali disepelekan, tapi efektif.
Kita selama ini sering menggunakan shampo anti ketombe sebagai cara terbaik menghilangkan ketombe. Padahal jika kita bisa lebih jeli lagi, di sekitar kita sangat banyak sekali bahan-bahan alami untuk menghilangkan ketombe membandel sekaligus bisa merawat kesehatan kulit kepala. Seperti apa cara menghilangkan ketombe secara alami yang akan kita bahas? Simak ulasannya di bawah ini.
Cara Alami Menghilangkan Ketombe Paling Ampuh dengan bahan alami
Pada pembahasan kali ini, ada beberapa bahan-bahan alami yang bisa kita gunakan untuk melenyapkan ketombe yang membandel. Bahan-bahan alami tersebut diantaranya adalah sebagai berikut:
Menggunakan Minyak kelapa
Banyak orang yang masih merasa tidak nyaman ketika menggunakan minyak kelapa, padahal minyak kelapa sangat bagus sekali untuk membuat kulit kepala terhidrasi dengan baik. Jadi, minyak kelapa bisa kita gunakan untuk menjaga kelembaban kulit kepala yang mana akan membuat rambut tetap bersih bebas ketombe.
Cara menggunakannya juga tidak susah, kita cukup mengoleskan minyak kelapa tersebut secukupnya ke kulit kepala. Setelah itu kita diamkan terlebih dahulu selama kira-kira 15 hingga 20 menitan. Tapi perlu diingat bahwa hal ini juga harus kita lakukan secara rutin selama kurang lebih 4 sampai 5 minggu untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
Menggunakan Soda kue
Langkah mudah untuk menghilangkan ketombe selanjutnya adalah dengan menggunakan soda kue. Manfaat soda kue ini adalah bisa menghilangkan ketombe dengan sangat cepat sebab soda kue memiliki sifat anti jamur.
Cara menggunakannya juga mudah, yaitu dengan cara membubuhkan soda kue tersebut ke permukaan rambut yang masih basah dan mendiamkannya terlebih dahulu selama beberapa menit saja. Setelah itu anda bisa membilasnya dengan cara keramas hingga bersih. Perlu diingat lagi bahwa langkah ini perlu dilakukan secara rutin juga selama beberapa minggu.
Menggunakan Lidah buaya
Lidah buaya memiliki kandungan asam lemak yang sifatnya antiinflamasi, oleh karena itulah lidah buaya menjadi salah satu tanaman yang ampuh untuk membuat kulit kepala tetap sehat dan lembab sehingga ketombe pun tidak akan muncul.
Sama seperti minyak kelapa tadi, cara menggunakan llidah buaya untuk menghilangkan ketombe adalah dengan mengambil gelnya kemudian mengoleskannya ke permukaan kulit kepala sampai merata. Bedanya, jika menggunakan lidah buaya ini kita perlu mendiamkannya lebih lama lagi, yaitu sekitar 1 jam untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
Menggunakan Cuka apel
Cara selanjutnya untuk menghilangkan ketombe membandel adalah dengan menggunakan cuka apel. Cara terakhir ini sebenarnya masih membutuhkan penelitian lebih lanjut lagi. Namun, menurut beberapa orang yang pernah mengalami ketombean, banyak dari mereka yang juga menggunakan cuka apel untuk menghilangkan ketombe.
Masuk akal memang, sebab di dalam cuka apel ini terdapat kandungan asam yang mampu mengangkat sel-sel kulit mati yang mana sel kulit mati itu jugalah yang menjadi salah satu penyebab munculnya ketombe.
Sementara itu cara menggunakan cuka apel untuk menghilangkan ketombe adalah cukup mencampurkan cuka apel tersebut dengan air secukupnya (asalkan takarannya seimbang sudah cukup), kemudian kita bisa mengoleskannya ke kulit kepala secara merata. Diamkan selama beberapa menit kemudian bilas dengan air bersih. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, tetap lakukan cara ini secara rutin selama beberapa minggu.
Mengapa kita perlu melakukan cara-cara diatas secara rutin? Jawabannya adalah agar ketombe tidak lagi muncul dan mengganggu kita. Sebab ketika kondisi kulit kepala kering dan sering terkena panas, maka ketombe akan mudah sekali muncul dan kembali lagi. Oleh sebab itulah, perawatan secara rutin akan membuat kulit kepala menjadi benar-benar sehat dan bebas ketombe.
Pengecualian jika perawatan secara berkala atau rutin tersebut ketombe masih saja muncul, bisa jadi itu adalah pertanda bahwa terdapat masalah pada sistem kekebalan tubuh seseorang. Jika sudah begitu maka sangat disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter ahli agar segera mendapatkan perawatan medis.
Apa itu Azithromycin? Azithromycin adalah antibiotik golongan makrolida yang digunakan untuk mengobati berbagai infeksi bakteri pada saluran pernapasan, mata, kulit, dan alat kelamin.
Azithromycin tersedia dalam bentuk tablet, sirup, suspensi, suntikan, dan tetes mata, dan hanya dapat digunakan dengan resep dokter.
Antibiotik ini bekerja dengan cara menghentikan pertumbuhan bakteri dan tidak efektif untuk infeksi virus.
Merk Dagang Azithromycin
Beberapa merk dagang Azithromycin antara lain Azithromycin Dihydrate, Infimycin, Zithromax IV, Zithrolan, Zistic, Mezatrin 500, Zithromax, Zitromed, dan Zibramax.
Penggunaan Azithromycin pada Dewasa dan Anak-anak
Azithromycin dapat digunakan oleh dewasa dan anak-anak. Kategori kehamilan B menunjukkan bahwa studi pada binatang tidak memperlihatkan risiko pada janin, namun belum ada studi terkontrol pada wanita hamil. Pada wanita menyusui, Antibiotik ini dapat diserap ke dalam ASI. Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakannya jika Anda sedang menyusui.
Dosis dan aturan penggunaan Azithromycin ditentukan oleh dokter sesuai dengan jenis penyakit yang dialami.
Pneumonia
Tablet/Kapsul: Dewasa: 500 mg pada hari pertama, diikuti 250 mg sekali sehari pada hari kedua hingga kelima.
Suspensi: Anak-anak (usia 6 tahun ke atas): 10 mg/kgBB pada hari pertama, diikuti dengan 5 mg/kgBB pada hari kedua hingga kelima.
Suntikan: Dewasa: 500 mg sekali sehari selama dua hari, dilanjutkan dengan kapsul atau tablet 500 mg selama 7-10 hari.
Konjungtivitis Akibat Infeksi Bakteri
Tetes Mata: Dewasa dan anak di atas 1 tahun: 1 tetes ke mata 2 kali sehari selama dua hari, kemudian 1 tetes sekali sehari selama 5 hari.
Otitis Media Akut
Suspensi: Anak-anak (usia di atas 6 bulan): Dosis awal 30 mg/kgBB/hari atau 10 mg/kgBB/hari selama 3 hari.
Sinusitis
Tablet/Suspensi: Dewasa: 500 mg sekali sehari selama 3 hari.
Suspensi: Anak-anak: 10 mg/kgBB/hari selama 3 hari.
Infeksi Saluran Pernapasan, Kulit, dan Jaringan Lunak
Tablet: Dewasa: 500 mg per hari selama 3 hari.
Suspensi: Anak-anak (usia di atas 6 bulan): 10 mg/kgBB/hari selama 3 hari.
Pelvic Inflammatory Disease (PID)
Suntikan: Dewasa: 500 mg per hari selama 1-2 hari, kemudian tablet 250 mg per hari selama 7 hari.
Infeksi Genital akibat Chlamydia trachomatis (Chancroid)
Tablet: Dewasa: 1 gram dosis tunggal.
Gonore
Obat Minum: Dewasa: 1-2 gram dosis tunggal dikombinasikan dengan ceftriaxone.
Pencegahan TBC
Tablet: Dewasa: 1,2 gram per minggu.
Efek Samping Azithromycin
Beberapa efek samping yang umum terjadi setelah mengkonsumsi Azithromycin antara lain:
Sakit kepala
Mual
Muntah
Sakit perut
Diare
Efek samping serius yang mungkin terjadi termasuk:
Penurunan kemampuan pendengaran atau tuli
Pandangan kabur atau kesulitan mengangkat kelopak mata
Kesulitan menelan atau berbicara
Kelemahan otot
Detak jantung yang cepat dan tidak teratur
Gangguan hati yang ditandai dengan kelelahan, mual, muntah parah, serta mata dan kulit yang menguning
Azithromycin merupakan antibiotik yang efektif untuk mengobati berbagai infeksi bakteri. Namun, penggunaannya harus sesuai dengan resep dokter untuk menghindari efek samping yang berbahaya. Jika Anda mengalami efek samping serius, segera hubungi tenaga medis.
Masalah gigi kuning banyak dialami oleh masyarakat. Apabila tidak diatasi bisa mengurangi rasa percaya diri. Tidak banyak yang tahu bahwa penyebab dan cara mengatasi gigi kuning sangat bervariasi, dari faktor kebiasaan sehari-hari hingga kondisi medis tertentu.
Seiring bertambahnya usia, lapisan enamel gigi yang putih dapat menipis, memperlihatkan lapisan dentin berwarna kuning di bawahnya, sehingga gigi tampak kuning. Selain itu, gigi kuning juga bisa disebabkan oleh beberapa faktor lain, seperti konsumsi makanan dan minuman yang mengandung kromogen dan asam, merokok, serta kurangnya perawatan gigi yang baik.
Penyebab Gigi Kuning
Seperti yang telah disebutkan, gigi kuning bisa muncul karena kebiasaan tertentu. Gigi tidak berubah warna secara tiba-tiba, melainkan secara bertahap dan dalam jangka waktu yang lama akibat kebiasaan yang dapat menyebabkan perubahan warna gigi. Berikut adalah penjelasannya:
1. Kebiasaan Makan dan Minum
Minuman seperti Kopi, teh, dan Wine mengandung zat tanin yang dapat menodai enamel gigi. Konsumsi berlebihan akan meninggalkan noda yang sulit dihilangkan. Selain itu, minuman bersoda dapat membuat gigi menjadi kuning karena mengandung asam dan pewarna yang dapat mengikis enamel gigi.
Tidak hanya minuman, makanan juga dapat menyebabkan gigi menjadi kuning seperti Saus, kecap, dan lainnya yang memiliki kandungan pigmen kuat.
2. Kebiasaan Merokok
Nikotin dan tar dalam rokok adalah penyebab utama noda kuning pada gigi. Bahan-bahan kimia ini menempel pada enamel dan seiring waktu, membuat gigi tampak kuning.
3. Kebersihan Gigi yang Buruk
Kurangnya kebersihan mulut seperti tidak menggosok gigi dengan benar atau jarang membersihkan gigi menggunakan benang gigi akan menyebabkan penumpukan plak dan tartar, yang membuat gigi tampak kuning.
4. Penuaan
Seiring bertambahnya usia, enamel gigi akan semakin tipis dan lapisan dentin di bawahnya yang berwarna kuning akan semakin terlihat. Ini adalah proses alami yang sulit dihindari.
5. Genetika
Beberapa orang secara genetik memiliki enamel yang lebih tipis atau warna dentin yang lebih gelap, yang membuat gigi mereka tampak lebih kuning.
6. Penggunaan Obat-obatan
Beberapa jenis antibiotik seperti tetrasiklin dan doksisiklin dapat menyebabkan perubahan warna gigi jika digunakan pada anak-anak yang giginya masih dalam tahap perkembangan. Selain itu, obat kumur yang mengandung chlorhexidine dan cetylpyridinium chloride juga dapat menyebabkan noda.
7. Penyakit dan Kondisi Medis
Beberapa kondisi medis seperti penyakit hati, penyakit ginjal, dan beberapa jenis anemia dapat menyebabkan perubahan warna gigi. Juga, perawatan medis seperti kemoterapi dan radiasi pada kepala dan leher dapat menyebabkan gigi kuning.
Jika Anda memiliki masalah gigi kuning seperti ini jangan khawatir, gigi kuning dapat putih kembali dengan melakukan perawatan dan menggunakan bahan alami.
Cara Memutihkan Gigi Kuning
Gigi Kuning
Biasanya seseorang apabila memiliki masalah gigi kuning akan datang ke dokter gigi untuk melakukan perawatan. Namun memang biaya yang dibutuhkan untuk memutihkan gigi di dokter tidaklah murah. Jika Anda ingin mencoba perawatan yang lebih hemat, maka bisa mengikuti cara memutihkan gigi kuning dengan bahan alami berikut ini:
1. Gunakan Pasta Gigi Pemutih
Cara untuk memutihkan gigi pertama yang bisa dilakukan yaitu dengan memilih pasta gigi dengan kandungan pemutih. Cara ini paling simpel karena tidak perlu meracik sendiri bahan untuk memutihkan gigi.
Dengan rutin menyikat gigi menggunakan pasta gigi berpemutih, Anda bisa melihat hasil gigi terlihat lebih bersih. Biasanya pasta gigi dengan pemutih memiliki kandungan seperti hidrogen peroksida dan soda kue. Kedua bahan ini dipercaya mampu memutihkan gigi dari noda kuning.
2. Memanfaatkan Soda Kue
Cara agar gigi putih yang kedua adalah dengan mencampurkan bahan pemutih gigi secara langsung. Pertama-tama siapkan soda kue dan juga hidrogen peroksida, kemudian campur kedua bahan tersebut. Jika sudah, Anda bisa mengambil sikat gigi yang sudah diberi pasta gigi lalu tambahkan campuran soda kue dan hidrogen peroksida secukupnya.
Gunakan soda kue untuk menyikat gigi. Pastikan takaran untuk campuran soda kue tidak terlalu banyak yaitu satu sendok makan saja dan 2 sendok makan hidrogen peroksida. Setelah membersihkan gigi dengan soda kue, langsung berkumur-kumur hingga benar-benar bersih.
3. Menggunakan Buah Lemon Atau Jeruk
Bahan alami seperti lemon dan yang sejenisnya memiliki banyak kandungan vitamin C. Buah seperti ini juga bisa membantu Anda untuk mendapatkan gigi yang lebih bersih dan putih. Anda bisa memanfaatkan buah ini untuk langsung digosokkan pada gigi. Namun jangan lupa juga untuk memperbanyak konsumsi buah dan sayur yang kaya akan kandungan vitamin C.
Jika ingin memanfaatkannya secara langsung, cara yang bisa dilakukan yaitu mengambil buah lemon lalu memerasnya. Campurkan air perasan lemon dengan sedikit soda kue. Gunakan campuran tersebut untuk menggosok gigi lalu diamkan sekitar 5 menit. Setelah itu, bilas dengan air hingga benar-benar bersih.
4. Minyak Kelapa
Bahan alami berikutnya juga bisa digunakan untuk merawat gigi adalah minyak kelapa. Bahan ini sangat mudah ditemukan dan harganya juga terbilang murah. Cara mengatasi gigi kuning dengan minyak kelapa adalah dengan menggunakan minyak kelapa untuk menggosok gigi.
Mungkin Anda akan merasa kurang nyaman ketika menggunakan minyak kelapa untuk menggosok gigi. Akan tetapi jika dilakukan secara rutin, minyak kelapa bisa membantu memutihkan gigi dan mengurangi penumpukan plak. Agar gigi tidak terasa licin, Anda bisa menggosok gigi dengan pasta gigi setelah selesai menggunakan minyak kelapa.
5. Memakai Kulit Pisang
Siapa sangka jika ternyata kulit pisang juga bisa membantu memutihkan gigi kuning. Cara memutihkan gigi menggunakan kulit pisang sangatlah mudah. Setelah selesai memakan buah pisang, ambil kulit pisang lalu gosokkan pada permukaan gigi. Diamkan selama kurang lebih 10 menit kemudian kumur-kumur menggunakan air.
Kulit pisang memiliki kandungan alami seperti kalsium, magnesium, mangan, dan mineral lain. Kandungan ini dipercaya mampu memutihkan gigi dan menyehatkannya. Untuk hasil maksimal, dibutuhkan perawatan secara rutin dan teratur.
Hasil dari cara memutihkan gigi dengan bahan alami memang tidak seefektif ketika Anda melakukan perawatan dokter. Namun tidak ada salahnya jika Anda mencoba cara-cara yang telah disebutkan di atas. Hal yang terpenting adalah melakukan perawatan secara konsisten. Semoga informasi ini bermanfaat.
Amankah retinol untuk ibu menyusui? Retinol kerap menjadi pilihan utama sebagai bahan perawatan wajah untuk mengatasi berbagai masalah kulit, seperti jerawat, kerutan, dan tanda-tanda penuaan lainnya. namun, retinol termasuk senyawa yang kuat dan memiliki beberapa dampak negatif jika salah dalam penggunaannya.
Contohnya, produk dengan kandungan retinol dapat menyebabkan iritasi pada kulit sensitif, terutama ketika pertama kali menggunakannya.
Lebih serius lagi, bila menggunakan retinol saat menyusui, zat kimia tersebut bisa diserap ke dalam darah dan berpotensi diteruskan pada bayi. Lalu, apakah retinol untuk ibu menyusui aman digunakan? Jawabannya tidak.
Apa Itu Retinol?
Retinol merupakan jenis retinoid, yaitu bentuk vitamin A yang larut dalam lemak. Vitamin ini akan disimpan dalam lemak tubuh, jadi perhatikan jumlah yang digunakan karena bisa menumpuk dan menjadi racun. Tidak seperti vitamin C yang larut dalam air, vitamin jenis ini perlu waktu untuk dikeluarkan dari tubuh.
Meski lebih lemah dibandingkan retinoid yang diresepkan dokter, namun retinol tetap bisa membantu merawat kulit. Retinol mampu mendukung produksi kolagen untuk menyamarkan kerutan.
Retinol juga bisa mendukung pergantian sel dan membantu mengangkat sel kulit mati, mengatasi komedo, dan menghaluskan tekstur kulit.
Keamanan Retinol untuk Ibu Menyusui
Kalau rutin menggunakan retinol dan sudah merasakan manfaatnya, mungkin kamu ragu untuk melewatkan penggunaannya. Namun, secara umum retinol untuk ibu menyusui dan bumil sangat tidak dianjurkan. Jadi, sebaiknya segera hentikan pemakaian hingga selesai menyusui.
Retinoid sistemik, termasuk isotretinoin, diketahui berisiko mengakibatkan cacat lahir. Karenanya dokter tidak menyarankan penggunaan retinoid selama kehamilan maupun menyusui, meski minim penyerapan sistemik.
Meski diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui jumlah retinol yang dapat diserap ke dalam aliran darah, tapi para ahli mengetahui bahwa retinol bisa menyebabkan dampak negatif terhadap janin jika digunakan oleh ibu hamil, termasuk keguguran dan bisa memengaruhi perkembangan bayi yang disusui.
Hal yang diketahui oleh para ahli yaitu penggunaan retinoid oral selama masa kehamilan dapat menyebabkan cacat lahir yang cukup parah. Kondisi ini disebut retinoid janin atau fetal retinoid syndrome (FRS). Cacat lahir fisik dan mental seperti malformasi wajah, keterlambatan pertumbuhan, ketidakmampuan belajar, sampai kelainan jantung.
Karena belum ada data maupun penelitian pasti mengenai penggunaan retinol oral atau retinol topical selama menyusui, jadi sebaiknya hindari penggunaannya.
Hindari penggunaan semua bentuk perawatan yang mengandung retinol, baik krim maupun serum retinol selama menyusui.
Kapan Retinol Bisa Digunakan Kembali?
Karena risiko bahaya retinol pada bayi akan hilang setelah tidak lagi menyusui, retinol bisa digunakan kembali dalam rutinitas perawatan kulit setelah kamu tidak menyusui.
Meski begitu, sebaiknya konsultasikan lebih dulu dengan dokter kulit sebelum menggunakannya, baik retinol untuk ibu menyusui maupun tidak.
Alternatif yang Aman untuk Ibu Menyusui
Ada beberapa pilihan yang lebih aman untuk ibu menyusui yang manfaatnya serupa dengan retinol. Berikut ini beberapa bahan yang diklaim aman digunakan ketika menyusui.
Glycolic acid
Glycolic acid atau asam glikolat yaitu asam alfa hidroksi yang dapat mengangkat sel kulit mati. Zat ini bisa membantu menyamarkan kerutan dan garis-garis halus, memudarkan noda di kulit wajah, dan membuka pori-pori.
Secara umum, asam ini aman digunakan selama menyusui dalam dosis rendah (<10%) dan tidak digunakan pada area puting susu.
Azelaic acid
Azelaic acid atau asam azelaic merupakan senyawa alami yang berasal dari jenis biji-bijian tertentu. Asam azelaic digunakan untuk mengatasi jerawat selama kehamilan. Meski tidak mengandung efek anti penuaan seperti retinol, namun asam ini bisa membantu mengobati dan mencegah jerawat setelah melahirkan.
Vitamin C
Vitamin C bisa mengatasi jaringan parut dan hiperpigmentasi. Vitamin jenis ini juga berperan dalam produksi kolagen, yang dibutuhkan untuk menjaga elastisitas dan meratakan warna kulit.
Selain itu, vitamin C juga dapat membantu memudarkan noda hitam akibat kerusakan kulit karena sinar matahari.
Hyaluronic acid
Hyaluronic acid atau asam hialuronat tidak sama seperti asam tradisional. Asam ini merupakan senyawa alami yang ada di dalam tubuh dan bertugas sebagai pelembab humektan.
Menariknya, asam hialuronat mampu mengikat 1.000 kali beratnya dalam air. Setelah menggunakannya, kulit akan terasa lebih kencang dan terlihat lebih muda.
Itu dia ulasan singkat tentang bahaya penggunaan retinol untuk ibu menyusui. Semoga informasi tersebut bermanfaat, ya.
Perut kembung menjadi masalah umum dan seringkali dirasakan oleh kebanyakan orang. Meskipun demikian, rasa yang ditimbulkan akibat perut kembung sangat mengganggu kenyamanan. Apalagi jika berlangsung dalam waktu yang lama, tentunya akan sangat mengganggu aktivitas kamu.
Saat mengalami kembung, perut cenderung lebih besar seperti terisi angin dan terasa nyeri seperti tertusuk. Ada banyak penyebab terjadinya perut kembung, biasanya terjadi karena telat makan, masuk angin, sembelit, atau alergi terhadap makanan tertentu.
Selain itu, perut kembung juga menjadi pertanda adanya masalah pada saluran pencernaan, yaitu kesulitan untuk buang air besar. Kesulitan buang air besar bisa menyebabkan penumpukan gas pada usus besar sehingga membuat perut kembung disertai rasa sakit.
Cara Mengatasi Perut Kembung
Ada beragam cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi perut kembung yang umumnya terjadi di sebelah kiri. Berikut ini cara mengatasi perut kembung.
1. Berbaring ke sebelah kiri
Langkah pertama yang dapat kamu lakukan untuk mengatasi perut kembung adalah dengan berbaring ke sebelah kiri. Meskipun mudah, tapi ternyata cara ini cukup efektif untuk mengatasi perut kembung
Berbaring ke sebelah kiri akan membantu tubuh kamu untuk mengeluarkan angin penyebab perut kembung. Ketika berbaring ke sebelah kiri, bagian lambung sedikit tertekan sehingga mendorong angin yang terjebak di dalam perut untuk keluar.
2. Menggunakan minyak esensial
Minyak esensial terkenal dengan manfaatnya untuk membantu mengatasi perut kembung. Biasanya minyak esensial yang digunakan adalah minyak yang memiliki kandungan peppermint, sehingga saat digunakan akan memberikan sensasi dingin.
Dari sensasi dingin itu akan memberikan relaksasi pada otot-otot perut dan membantu perut untuk mengeluarkan angin yang terjebak di dalam perut, yang menjadi penyebab terjadinya perut kembung. Caranya pun sangat mudah, kamu tinggal mengoleskannya ke area perut sambil memberikan sedikit pijatan untuk mengatasi perut kembung.
3. Mengonsumsi air jahe
Rempah-rempah yang satu ini terkenal dengan khasiatnya yang dapat memberikan kehangatan untuk tubuh dan mengatasi perut kembung. Kandungan anti inflamasi pada jahe dapat membantu meredakan perut yang sedang mengalami kembung.
Cara mengonsumsinya pun juga cukup mudah, kamu bisa mengonsumsi jahe dengan cara memarutnya, untuk kemudian diseduh dengan air panas. Setelah itu biarkan beberapa saat hingga cairan jahe tercampur dengan air, lalu minumlah air jahe dalam keadaan hangat.
4. Mengonsumsi probiotik
Asupan probiotik sangat terkenal manfaatnya untuk kesehatan usus. Kandungan di dalam asupan probiotik, diketahui terdapat banyak bakteri yang baik dan bermanfaat untuk memelihara kesehatan usus, termasuk meredakan perut kembung.
Adapun asupan probiotik yang bisa kamu konsumsi adalah susu yoghurt, susu kefir, tempe, tapai singkong, dan acar. Dengan mengonsumsi asupan probiotik tersebut, dapat memberikan banyak bakteri baik di dalam usus besar sekaligus mendorong gas penyebab perut kembung.
5. Hindari asupan yang menyebabkan gas
Penting bagi kamu untuk mengenali juga beberapa jenis asupan yang menjadi pemicu terjadinya produksi gas berlebih di dalam saluran pencernaan. Adapun asupan yang harus kamu hindari supaya tidak terjadi gas yang berlebih di saluran pencernaan adalah kacang-kacangan, kembang kol, brokoli, kubis, jamur, dan susu, dan keju.
Meskipun asupan-asupan tersebut memiliki banyak nutrisi dan kandungan serat yang baik untuk tubuh, namun kamu harus tetap memperhatikan kuantitas yang dikonsumsi agar tidak berlebihan supaya terhindar dari perut kembung.
6. Rutin berolahraga
Rajin melakukan aktivitas fisik dengan rutin berolahraga, juga bermanfaat untuk mengatasi sekaligus mencegah terjadinya perut kembung. Gerakan-gerakan fisik yang dilakukan saat berolahraga seperti jogging ataupun jalan kaki, selain menyehatkan untuk tulang dan otot, ternyata juga dapat memicu kontraksi otot pada usus.
Dengan begitu, usus dapat mengeluarkan gas dari saluran pencernaan sekaligus menghindari terjadinya penumpukan gas yang berlebih. Ada banyak sekali pilihan olahraga ringan yang bermanfaat untuk mengatasi sekaligus mencegah terjadinya perut kembung, diantaranya adalah berjalan kaki dengan tempo cepat, jogging, berlari, bersepeda, angkat beban, dan yoga.
Itu dia 6 cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi perut kembung. Sangat disarankan bagi kamu tetap menjalani kebiasaan pola hidup sehat supaya dapat mencegah terjadinya perut kembung dan menjaga lambung dalam keadaan tetap sehat.
Kejadian satu keluarga mengalami keracunan makanan akibat masakan buatannya yakni susu evaporasi dengan ikan Tuna menjadi viral di media sosial. Seorang tiktoker menceritakan pengalaman pahitnya setelah percobaan memasak yang dilakukannya menyebabkan seluruh keluarganya keracunan makanan(29/5).
Lantas, Apa itu susu evaporasi? Apakah susu evaporasi benar-benar memiliki efek samping terlebih jika dicampur dengan ikan tuna?
Susu Evaporasi
Susu evaporasi adalah susu sapi yang telah melalui proses pengurangan kandungan airnya hingga sekitar 60%, sehingga menghasilkan susu yang lebih kental dengan rasa yang lebih kaya. Proses ini melibatkan pemanasan susu sampai sebagian besar airnya menguap, tetapi tidak sampai mendidih. Setelah itu, susu yang sudah kental ini biasanya dipasteurisasi untuk membunuh bakteri dan memperpanjang masa simpan.
Berikut adalah beberapa ciri-ciri susu evaporasi:
Kandungan Air yang Lebih Rendah: Susu evaporasi memiliki kandungan air yang jauh lebih rendah dibandingkan susu biasa, membuatnya lebih kental.
Tekstur dan Rasa: Karena proses pengurangan air, tekstur susu ini lebih kental dan rasanya lebih pekat dibandingkan susu biasa.
Tidak Mengandung Gula Tambahan: Berbeda dengan susu kental manis, susu evaporasi tidak ditambahkan gula. Ini membuatnya lebih fleksibel untuk digunakan dalam berbagai resep, baik manis maupun gurih.
Kegunaan dalam Masakan: Susu evaporasi sering digunakan dalam berbagai resep seperti sup, saus, dan makanan penutup. Bisa juga digunakan sebagai pengganti krim dalam resep masakan untuk mengurangi kandungan lemak.
Penyimpanan: Susu evaporasi biasanya dikemas dalam kaleng, sehingga memiliki umur simpan yang cukup panjang jika belum dibuka. Setelah dibuka, susu ini perlu disimpan dalam lemari pendingin dan digunakan dalam beberapa hari.
Susu evaporasi sering digunakan sebagai bahan dalam berbagai resep, seperti puding, pai, sup krim, dan makanan penutup lainnya. Karena tidak mengandung gula tambahan, penggunaannya sangat fleksibel dan dapat disesuaikan dengan berbagai jenis masakan.
Merk Susu Evaporasi
Apa saja merk susu evaporasi yang beredar di Indonesia? Berikut beberapa merek susu evaporasi yang populer antara lain:
Indomilk
Diamond
Greenfields
Frisian Flag
Tiga Sapi
Ultra Milk
Enfagrow
Bear Brand
Apakah Aman Susu Evaporasi dengan ikan tuna?
Memasak dengan susu evaporasi dan ikan tuna umumnya aman, asalkan bahan-bahannya segar dan disiapkan dengan benar. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk memastikan keselamatan dan kualitas makanan:
Kandungan Merkuri dalam Tuna
Ikan tuna, terutama varietas besar seperti albacore dan tuna sirip biru, dapat mengandung merkuri dalam jumlah yang tinggi. Konsumsi berlebihan merkuri dapat menyebabkan masalah kesehatan, terutama bagi wanita hamil, menyusui, dan anak-anak. Untuk meminimalkan risiko, gunakan tuna dalam jumlah moderat dan pilih varietas yang lebih rendah merkuri seperti tuna skipjack atau tongkol.
Kualitas dan Penyimpanan Bahan
Ikan Tuna Kaleng: Pastikan untuk memeriksa tanggal kedaluwarsa dan kondisi kaleng. Jangan gunakan tuna dari kaleng yang penyok atau rusak karena dapat mengindikasikan kontaminasi.
Susu Evaporasi: Periksa juga tanggal kedaluwarsa dan kondisi kaleng. Setelah dibuka, simpan susu evaporasi yang tidak terpakai dalam wadah tertutup di lemari pendingin dan gunakan dalam beberapa hari.
Pengolahan dan Penyimpanan Makanan
Higiene: Pastikan tangan, peralatan, dan area dapur bersih saat menyiapkan makanan untuk mencegah kontaminasi bakteri.
Cara Memasak: Pastikan semua bahan dimasak dengan suhu yang cukup untuk membunuh patogen yang mungkin ada. Ikan tuna dan saus harus dipanaskan hingga mencapai suhu internal yang aman.
Alergi dan Intoleransi
Alergi Susu: Susu evaporasi adalah produk susu sapi, jadi hindari jika ada alergi terhadap susu.
Alergi Ikan: Tuna adalah ikan, dan mereka yang memiliki alergi terhadap ikan harus menghindarinya.
Nutrisi dan Keseimbangan Makanan
Kandungan Lemak: Susu evaporasi memiliki kandungan lemak yang lebih rendah dibandingkan krim, tetapi tetap mengandung lemak. Pastikan untuk menjaga keseimbangan dalam diet Anda.
Garam: Tuna kaleng sering mengandung garam yang tinggi. Perhatikan asupan garam Anda dan, jika perlu, gunakan tuna dengan kadar garam rendah.
Kesimpulan
Secara umum, tidak ada bahaya signifikan dalam memasak susu evaporasi dengan ikan tuna selama Anda memperhatikan kualitas bahan dan praktik keamanan makanan. Mengikuti pedoman di atas akan membantu memastikan bahwa makanan Anda aman, sehat, dan lezat.