Category: Health

  • Sebuah Apel Berapa Kalori? Ini Penjelasan Lengkap Plus Manfaatnya untuk Kesehatan

    Apel adalah salah satu buah paling populer di dunia, dikenal karena rasanya yang segar, tekstur renyah, dan manfaat kesehatannya. Namun, bagi mereka yang sedang memantau asupan kalori atau menjalani program diet, pertanyaan “sebuah apel berapa kalori?” sering kali muncul. Artikel ini akan menjawab pertanyaan tersebut secara detail, dilengkapi informasi tentang kandungan nutrisi, manfaat kesehatan, dan tips mengonsumsi apel untuk mendukung gaya hidup sehat.


    Sebuah Apel Berapa Kalori? Ini Jawaban Berdasarkan Ukuran

    Sebuah Apel Berapa Kalori?
    Sebuah Apel Berapa Kalori?

    Pertanyaan “sebuah apel berapa kalori?” tidak bisa dijawab dengan angka pasti tanpa memperhatikan ukuran dan varietas apel. Berikut perkiraan kalori berdasarkan ukuran:

    1. Apel Kecil (100-150 gram): 52-78 kalori
    2. Apel Sedang (150-200 gram): 80-104 kalori
    3. Apel Besar (200-250 gram): 110-130 kalori

    Angka ini bervariasi tergantung jenis apel. Misalnya, apel Fuji atau Red Delicious cenderung lebih manis dan mengandung kalori sedikit lebih tinggi dibanding apel hijau (Granny Smith) yang lebih rendah gula.

    Tips: Untuk menghitung kalori secara akurat, gunakan timbangan makanan atau aplikasi penghitung kalori.


    Kandungan Gizi Apel: Lebih dari Sekadar Kalori

    Kandungan Gizi Apel: Lebih dari Sekadar Kalori

    Selain menjawab “sebuah apel berapa kalori?”, penting untuk memahami nutrisi lain yang terkandung dalam apel. Berikut komposisi gizi per 100 gram apel segar:

    • Kalori: 52 kcal
    • Karbohidrat: 14 gram
    • Serat: 2,4 gram
    • Vitamin C: 8% kebutuhan harian
    • Kalium: 3% kebutuhan harian
    • Air: 85%

    Apel juga kaya antioksidan seperti quercetin dan flavonoid yang mendukung kesehatan jantung dan imunitas.


    Manfaat Apel untuk Diet dan Kesehatan

    1. Rendah Kalori, Tinggi Serat
      Dengan jawaban “sebuah apel berapa kalori?” yang relatif rendah (52-130 kalori), apel cocok dikonsumsi sebagai camilan sehat. Kandungan seratnya (2,4-5 gram per buah) membantu memperlancar pencernaan dan memberi rasa kenyang lebih lama, ideal untuk program penurunan berat badan.
    2. Mengontrol Kadar Gula Darah
      Serat larut dalam apel (pektin) memperlambat penyerapan gula ke aliran darah, sehingga mencegah lonjakan glukosa. Ini membuat apel aman untuk penderita diabetes jika dikonsumsi dalam porsi tepat.
    3. Meningkatkan Kesehatan Jantung
      Studi menunjukkan bahwa konsumsi apel rutin dapat menurunkan risiko penyakit jantung berkat kandungan antioksidan dan serat yang mengurangi kolesterol jahat (LDL).
    4. Menjaga Kesehatan Otak
      Quercetin dalam apel melindungi sel-sel otak dari kerusakan oksidatif, yang terkait dengan penurunan risiko Alzheimer dan Parkinson.

    Baca Juga: Awas! 10 Makanan Ini Wajib Dihindari Saat Diet


    Perbandingan Kalori Apel dengan Buah Lain

    Perbandingan Kalori Apel dengan Buah Lain
    Perbandingan Kalori Apel dengan Buah Pisang

    Untuk memahami “sebuah apel berapa kalori?” secara kontekstual, berikut perbandingannya dengan buah populer lainnya (per 100 gram):

    • Pisang: 89 kalori
    • Anggur: 69 kalori
    • Mangga: 60 kalori
    • Jeruk: 47 kalori
    • Stroberi: 32 kalori

    Apel termasuk dalam kategori buah rendah kalori, menjadikannya pilihan tepat untuk diet seimbang.


    Cara Mengonsumsi Apel untuk Memaksimalkan Manfaatnya

    1. Makan dengan Kulitnya
      Kulit apel mengandung 50% lebih banyak serat dan antioksidan dibanding daging buahnya. Pastikan cuci bersih untuk menghilangkan residu pestisida.
    2. Kombinasikan dengan Protein atau Lemak Sehat
      Tambahkan selai kacang atau yogurt tanpa gula untuk meningkatkan rasa kenyang dan menstabilkan energi.
    3. Hindari Apel Olahan
      Jus apel kemasan atau pie apel seringkali tinggi gula tambahan dan kalori. Pilih apel segar atau olahan tanpa pemanis.

    Mitos vs Fakta Seputar Kalori Apel

    • Mitos: “Apel hijau lebih rendah kalori daripada apel merah.”
      Fakta: Perbedaan kalori antar varietas apel tidak signifikan. Apel hijau (Granny Smith) memiliki sekitar 58 kalori per 100 gram, sedangkan apel merah (Red Delicious) 59 kalori.
    • Mitos: “Makan apel sebelum tidur menyebabkan kegemukan.”
      Fakta: Selama total kalori harian tidak melebihi kebutuhan, apel bisa menjadi camilan malam yang sehat.

    FAQ: Pertanyaan Umum tentang Kalori Apel

    1. Apakah apel membuat gemuk?
      Tidak, selama dikonsumsi dalam porsi wajar. Serat dalam apel justru membantu mengontrol nafsu makan.
    2. Berapa batas aman makan apel per hari?
      Konsumsi 1-2 apel sehari dianggap aman dan memberikan manfaat optimal.
    3. Apakah apel cocok untuk diet keto?
      Tidak, karena apel mengandung karbohidrat yang cukup tinggi (14 gram per 100 gram).

    Kesimpulan

    Pertanyaan “sebuah apel berapa kalori?” telah terjawab dengan detail: kalori apel berkisar 52-130 tergantung ukuran, dengan segudang manfaat kesehatan seperti mendukung diet, jantung, dan pencernaan. Dengan mengombinasikan apel ke dalam menu harian secara bijak, Anda bisa menikmati rasa lezat sekaligus menjaga kesehatan tubuh.

  • Memahami Gangguan Bipolar: Gejala, Penyebab, dan Penanganannya

    Apa Itu Gangguan Bipolar?

    Gangguan Bipolar adalah salah satu gangguan kesehatan mental yang ditandai oleh perubahan suasana hati (mood) dan tingkat energi yang ekstrem. Seseorang yang mengalami Bipolar dapat berganti antara episode depresi berat (depresi) dan episode kegembiraan yang berlebihan (mania atau hipomania). Kondisi ini bukan hanya sekadar fluktuasi mood biasa, tetapi dapat sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, hubungan sosial, hingga kualitas hidup penderitanya.


    Gangguan Bipolar dan Dampaknya

    Bipolar, atau sering disebut gangguan manic-depressive, adalah kondisi kronis yang memengaruhi cara seseorang berpikir, merasakan, dan bertindak. Gejala yang muncul sering kali lebih intens dibandingkan dengan perubahan mood biasa. Beberapa dampak yang dapat terjadi akibat gangguan ini meliputi:

    • Gangguan dalam hubungan sosial: Kesulitan memahami atau beradaptasi dengan perubahan mood dapat merenggangkan hubungan dengan keluarga atau teman.
    • Kinerja yang menurun: Episode mood ekstrem dapat memengaruhi kemampuan untuk bekerja atau belajar secara optimal.
    • Risiko bunuh diri: Penderita sering kali memiliki pikiran untuk mengakhiri hidup, terutama saat mengalami depresi berat.

    Meski begitu, gangguan ini dapat dikelola dengan penanganan yang tepat, sehingga penderita tetap bisa menjalani hidup yang produktif.

    Baca Juga: Mood Swing Bukan Bipolar, Ketahui Perbedaan dan Cara Mengatasinya


    Penyebab Gangguan Bipolar

    Hingga saat ini, penyebab pasti gangguan Bipolar belum diketahui. Namun, beberapa faktor risiko telah diidentifikasi, antara lain:

    1. Faktor Genetik

    Penelitian menunjukkan bahwa gangguan Bipolar memiliki komponen genetik yang kuat. Jika seseorang memiliki anggota keluarga dengan Bipolar, risiko untuk mengalami kondisi serupa meningkat hingga 10 kali lipat. Studi oleh Finn dan Smoler (2003) mengungkapkan bahwa gangguan ini cenderung diwariskan.

    2. Faktor Lingkungan

    Lingkungan yang penuh tekanan, trauma emosional, atau kejadian hidup yang signifikan dapat memicu munculnya gejala Bipolar, terutama pada individu dengan predisposisi genetik.

    3. Perubahan Struktur Otak

    Studi pencitraan otak menggunakan MRI menunjukkan bahwa korteks prefrontal pada penderita Bipolar cenderung lebih kecil dan kurang berfungsi dibandingkan individu sehat. Bagian otak ini memainkan peran penting dalam pengambilan keputusan dan pengendalian emosi.


    Gejala Gangguan Bipolar

    Gejala utama Bipolar dibagi menjadi dua kategori besar: episode mania dan episode depresi.

    1. Episode Mania

    Pada fase ini, seseorang mengalami peningkatan mood yang ekstrem. Gejala yang dapat muncul meliputi:

    • Bicara dengan sangat cepat dan sulit dihentikan.
    • Lonjakan ide yang berlebihan atau berpindah-pindah topik pembicaraan.
    • Penurunan kebutuhan tidur tanpa merasa lelah.
    • Kepercayaan diri berlebihan atau bahkan delusi.
    • Keterlibatan dalam aktivitas berisiko, seperti pengeluaran uang yang tidak terkontrol.

    2. Episode Depresi

    Sebaliknya, episode depresi ditandai oleh suasana hati yang sangat rendah. Gejalanya meliputi:

    • Kehilangan minat pada aktivitas yang sebelumnya menyenangkan.
    • Merasa tidak berdaya atau putus asa.
    • Kesulitan berkonsentrasi, mengambil keputusan, atau mengingat sesuatu.
    • Pikiran untuk bunuh diri atau tindakan percobaan bunuh diri.

    3. Episode Hypomania

    Hypomania adalah bentuk mania yang lebih ringan. Meski produktivitas seseorang meningkat, perubahan mood ini sering kali tidak disadari sebagai masalah oleh penderita, tetapi dapat dilihat oleh orang terdekat.


    Cara Menangani Gangguan Bipolar

    Gangguan Bipolar adalah kondisi kronis yang memerlukan penanganan jangka panjang. Berikut adalah metode utama yang digunakan:

    1. Pengobatan

    Obat-obatan yang umum digunakan meliputi:

    • Penstabil mood: Seperti lithium, untuk mengontrol perubahan mood.
    • Antipsikotik: Untuk mengatasi gejala mania berat.
    • Antidepresan: Membantu mengurangi gejala depresi, meski harus digunakan dengan hati-hati untuk mencegah mania.

    Penting untuk selalu berkonsultasi dengan psikiater sebelum memulai atau menghentikan pengobatan.

    2. Psikoterapi

    Teknik psikoterapi yang efektif untuk Bipolar antara lain:

    • Cognitive Behavioral Therapy (CBT): Membantu mengenali dan mengubah pola pikir negatif.
    • Family-Focused Therapy: Melibatkan keluarga untuk mendukung pemulihan penderita.
    • Interpersonal and Social Rhythm Therapy (IPSRT): Fokus pada menjaga rutinitas harian yang konsisten untuk mencegah episode mania atau depresi.

    Tips Mendukung Penderita Gangguan Bipolar

    Jika Anda mengenal seseorang dengan Bipolar, berikut cara yang dapat dilakukan untuk membantu:

    1. Berikan dukungan emosional dengan sabar dan pengertian.
    2. Pelajari lebih lanjut tentang Bipolar untuk memahami kondisi mereka.
    3. Dorong penderita untuk mematuhi jadwal pengobatan dan terapi.
    4. Segera konsultasikan ke profesional jika mereka menunjukkan tanda-tanda ingin menyakiti diri sendiri.

    Apa yang Harus Dilakukan Jika Mengalami Gejala Bipolar?

    Jika Anda merasa memiliki gejala gangguan Bipolar, segera lakukan langkah berikut:

    • Konsultasikan dengan psikiater atau psikolog untuk diagnosis dan penanganan.
    • Tetap jaga rutinitas harian, seperti tidur dan makan secara teratur.
    • Hindari menghentikan pengobatan tanpa anjuran dokter.
    • Pelajari tanda-tanda awal episode mania atau depresi untuk mengantisipasi kambuhnya gejala.

    Kesimpulan

    Gangguan Bipolar adalah kondisi kesehatan mental serius yang memengaruhi jutaan orang di seluruh dunia. Meski tidak dapat disembuhkan sepenuhnya, kombinasi pengobatan dan terapi dapat membantu penderita menjalani hidup yang lebih baik. Jika Anda atau orang terdekat mengalami gejala Bipolar, jangan ragu untuk mencari bantuan profesional. Pemahaman, dukungan, dan penanganan yang tepat adalah kunci untuk menghadapi gangguan ini.

  • Obat Sakit Gigi Paling Ampuh: Cara Tepat Mengatasi dan Mencegah Gigi Berlubang

    Sakit gigi merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dialami oleh banyak orang. Penyebab utamanya adalah gigi berlubang, yang tidak hanya menyebabkan rasa sakit tetapi juga dapat memicu berbagai komplikasi jika tidak ditangani dengan baik. Untuk mengatasi masalah ini, penting bagi Anda untuk memilih obat sakit gigi yang ampuh dan terpercaya.

    Dalam artikel ini, kita akan membahas penyebab gigi berlubang, berbagai rekomendasi obat sakit gigi untuk dewasa dan anak-anak, serta solusi alami yang bisa membantu meredakan rasa sakit sementara.

    Baca Juga: Gigi Berlubang (Karies Gigi): Bahaya Makanan Manis bagi Kesehatan Gigi


    Penyebab Gigi Berlubang

    Gigi berlubang, atau dikenal sebagai karies gigi, terjadi akibat kerusakan pada enamel gigi—lapisan pelindung terluar gigi. Penyebab utama dari kondisi ini meliputi:

    1. Pola makan buruk, seperti konsumsi berlebihan makanan atau minuman manis.
    2. Kurangnya kebersihan gigi, seperti jarang menyikat gigi atau tidak menggunakan benang gigi.
    3. Penumpukan plak, yang mengandung bakteri perusak enamel.

    Jika tidak segera ditangani, gigi berlubang dapat menyebabkan infeksi, pembengkakan, atau bahkan kehilangan gigi. Oleh karena itu, sangat penting untuk segera mengambil langkah perawatan.


    Rekomendasi Obat Sakit Gigi untuk Dewasa

    Berikut adalah beberapa obat sakit gigi yang efektif untuk dewasa:

    1. Betadine Mouthwash & Gargle

    Obat kumur ini mengandung povidone-iodine, yang efektif membunuh bakteri, kuman, dan jamur di mulut. Betadine cocok untuk meredakan infeksi di mulut atau tenggorokan, seperti radang tenggorokan dan stomatitis. Gunakan sesuai instruksi pada kemasan.

    2. Ponstan (Mefenamic Acid)

    Obat ini termasuk dalam kelompok obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) yang bekerja mengurangi nyeri dan peradangan. Ponstan efektif untuk nyeri ringan hingga sedang, termasuk sakit gigi. Gunakan sesuai anjuran dokter, terutama jika Anda memiliki riwayat masalah lambung.

    3. Ibuprofen

    Sebagai salah satu OAINS, ibuprofen membantu meredakan rasa sakit, peradangan, dan demam. Tersedia dalam berbagai bentuk, seperti tablet dan sirup, ibuprofen adalah pilihan yang sering direkomendasikan untuk sakit gigi.

    4. Dentasol

    Mengandung benzocaine, Dentasol berfungsi sebagai anestesi lokal yang mengurangi rasa nyeri pada gigi dan gusi. Oleskan langsung pada area yang terasa sakit sesuai petunjuk penggunaan.

    5. Dentova Pro Mouthwash

    Obat kumur ini mengandung kombinasi bahan seperti klorheksidin, fluoride, dan xylitol. Klorheksidin membantu menghambat pertumbuhan bakteri, sementara fluoride memperkuat enamel gigi.


    Obat Sakit Gigi yang Aman untuk Anak-Anak

    Sakit gigi pada anak-anak memerlukan perhatian khusus. Berikut adalah beberapa obat yang bisa digunakan:

    1. Parasetamol

    Parasetamol adalah pilihan aman untuk meredakan demam dan nyeri pada anak-anak. Pastikan dosisnya sesuai dengan usia dan berat badan anak.

    2. Ibuprofen

    Selain untuk dewasa, ibuprofen juga aman untuk anak-anak dengan dosis yang disesuaikan. Obat ini efektif mengatasi peradangan dan nyeri.

    3. Cataflam Drops

    Mengandung diklofenak kalium, obat ini membantu meredakan peradangan dan nyeri. Gunakan hanya atas rekomendasi dokter.

    4. Dentasol

    Dentasol juga bisa digunakan untuk anak-anak, tetapi penggunaannya harus diawasi. Oleskan pada gusi atau gigi yang sakit sesuai kebutuhan.

    5. Naproxen

    Obat ini sering diresepkan dokter untuk anak-anak, tetapi penggunaannya memerlukan pengawasan ketat dan dosis yang tepat.

    ⚠️ Catatan: Sebelum memberikan obat apa pun kepada anak-anak, selalu konsultasikan dengan dokter untuk memastikan keamanannya.


    Alternatif Obat Alami untuk Meredakan Sakit Gigi

    Selain obat-obatan, ada beberapa solusi alami yang dapat membantu mengurangi rasa sakit sementara:

    1. Cengkeh

    Cengkeh mengandung eugenol, zat alami yang bersifat antiseptik dan pereda nyeri. Anda bisa mengunyah cengkeh atau mengoleskan minyak cengkeh pada kapas dan menempelkannya di gigi yang sakit.

    2. Air Garam Hangat

    Berkumur dengan larutan garam hangat dapat membantu mengurangi peradangan dan membunuh bakteri. Campurkan setengah sendok teh garam dalam segelas air hangat dan gunakan untuk berkumur.

    3. Minyak Kelapa

    Minyak kelapa memiliki sifat antimikroba. Oleskan sedikit minyak kelapa pada area gigi yang sakit untuk mengurangi rasa sakit.

    4. Jahe

    Jahe memiliki efek analgesik alami. Kunyah potongan kecil jahe segar atau gunakan minyak jahe sebagai olesan.

    5. Teh Peppermint

    Peppermint memiliki efek menenangkan dan analgesik. Seduh teh peppermint, dinginkan, lalu gunakan sebagai obat kumur.

    Baca Juga: Gigi Kuning: Penyebab dan Cara Mengatasi dengan Bahan Alami


    Langkah Pencegahan

    Mengatasi sakit gigi hanyalah solusi sementara. Untuk mencegah masalah ini kembali terjadi, terapkan langkah berikut:

    1. Menjaga kebersihan mulut dengan menyikat gigi dua kali sehari dan menggunakan benang gigi.
    2. Mengurangi konsumsi makanan manis dan minuman bersoda.
    3. Rutin memeriksakan kesehatan gigi ke dokter gigi setiap enam bulan sekali.
    4. Menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride untuk memperkuat enamel gigi.

    Kesimpulan

    Sakit gigi akibat gigi berlubang bisa sangat mengganggu, tetapi dapat diatasi dengan obat yang tepat dan perawatan gigi yang baik. Baik menggunakan obat medis seperti ibuprofen dan Dentasol maupun alternatif alami seperti cengkeh atau air garam, pastikan Anda memilih solusi yang sesuai dengan kebutuhan.

    Yang terpenting, selalu konsultasikan dengan dokter gigi untuk mendapatkan perawatan yang tepat dan mencegah masalah yang lebih serius di kemudian hari.

  • Gigi Berlubang (Karies Gigi): Bahaya Makanan Manis bagi Kesehatan Gigi

    Apakah Anda gemar mengonsumsi makanan manis? Minuman manis, camilan manis…? Jika ya, Anda perlu sedikit menahan keinginan Anda terhadap makanan manis karena berdasarkan penelitian, makanan manis merupakan faktor utama yang menyebabkan gigi berlubang atau karies gigi. Perlu Anda ketahui bahwa gigi berlubang dapat menyebabkan berbagai penyakit, mulai dari yang ringan hingga yang fatal.

    Ketika Anda mengonsumsi makanan manis, gula pada makanan tersebut akan menempel pada permukaan gigi dan menyebabkan pertumbuhan bakteri, yang pada gilirannya memicu gigi berlubang dalam waktu singkat. Jadi, bagi Anda pecinta permen, cokelat, dan makanan manis lainnya, penting untuk memahami risiko ini. Karena, percaya atau tidak, gigi berlubang dapat memiliki konsekuensi yang fatal jika tidak diatasi.

    Baca Juga: Gigi Kuning: Penyebab dan Cara Mengatasi dengan Bahan Alami

    Ketika gigi berlubang, infeksi dapat terjadi di dalamnya. Jika tidak segera ditangani, infeksi ini dapat merambat ke dalam jaringan saraf gigi dan menyebabkan abses di ujung akar gigi. Abses gigi merupakan akumulasi nanah yang disebabkan oleh infeksi pada jaringan saraf gigi, yang bisa sangat menyakitkan. Jika infeksi terus berlanjut, gigi berlubang dapat menyebabkan berbagai penyakit lainnya, seperti:

    1. Peradangan pada dada (mediastinitis)
    2. Sepsis (peradangan sistemik karena infeksi)
    3. Selulitis wajah, Ludwigs angina (penyebaran infeksi ke jaringan lunak, seperti jantung dan hati)
    4. Osteomielitis rahang (penyebaran infeksi ke tulang rahang)
    5. Penyakit serius lainnya, termasuk abses otak dan endokarditis (peradangan pada lapisan jantung dan katup jantung)
    6. Radang paru-paru (pneumonia)

    Jika gigi berlubang tidak ditangani dengan serius, efeknya bisa sangat berbahaya. Oleh karena itu, untuk hidup sehat, penting untuk mengatur pola makan dan konsumsi makanan Anda.

    Berikut beberapa tips agar Anda tetap bisa menikmati makanan manis tanpa mengkhawatirkan gigi berlubang:

    1. Pilih makanan atau minuman dengan kadar gula yang lebih rendah. Hindari menambahkan pemanis berlebihan pada konsumsi Anda karena gula berlebihan dapat mempercepat proses pembentukan gigi berlubang.
    2. Hindari mengonsumsi makanan atau minuman manis sebelum tidur. Saat Anda tidur, produksi air liur berkurang sehingga gigi lebih rentan terhadap kerusakan akibat gula.
    3. Jangan lupa untuk menggosok gigi setelah mengonsumsi makanan manis. Ini membantu menghilangkan sisa-sisa makanan manis dari gigi Anda. Jika Anda tidak bisa langsung menggosok gigi, berkumurlah dengan air bersih atau minumlah air putih banyak-banyak untuk membantu membersihkan mulut.

    Dengan memperhatikan tips-tips di atas, diharapkan Anda bisa tetap menikmati makanan manis tanpa mengorbankan kesehatan gigi Anda.

  • Dislipidemia: Pengertian, Penyebab, Gejala, Penanganan, dan Kode ICD-10

    Dislipidemia adalah gangguan metabolisme lipid dalam tubuh yang ditandai dengan perubahan kadar lipid darah. Perubahan ini bisa berupa peningkatan komponen seperti kolesterol total, LDL (Low-Density Lipoprotein), dan trigliserida, atau penurunan kadar HDL (High-Density Lipoprotein), yang dikenal sebagai kolesterol baik.

    Penyakit ini menjadi salah satu faktor risiko utama berbagai kondisi kardiovaskular, seperti penyakit jantung koroner, stroke, dan aterosklerosis. Pemahaman tentang penyebab, gejala, serta cara penanganannya sangat penting untuk mencegah komplikasi serius.


    Kode ICD-10 untuk Dislipidemia

    Kode ICD-10 untuk Dislipidemia
    Kode ICD-10 untuk Dislipidemia

    Dalam sistem klasifikasi penyakit internasional (ICD-10), dislipidemia memiliki kode spesifik untuk membantu dokter dan tenaga medis dalam diagnosis dan pelaporan. Berikut adalah kode yang relevan:

    • E78 – Gangguan metabolisme lipoprotein dan hiperlipidemia lainnya
      Rincian dari kode ini meliputi:
      • E78.0 – Hiperlipidemia murni (hiperkolesterolemia).
      • E78.1 – Hipertrigliseridemia.
      • E78.2 – Hiperlipidemia campuran (kombinasi LDL tinggi dan trigliserida tinggi).
      • E78.3 – Hiperkilomikronemia.
      • E78.4 – Gangguan metabolisme lipoprotein lainnya.
      • E78.5 – Hiperlipidemia yang tidak spesifik.

    Kode-kode ini digunakan dalam dokumentasi medis untuk pengobatan, klaim asuransi, dan penelitian epidemiologi terkait dislipidemia.


    Penyebab dan Faktor Risiko Dislipidemia

    Dislipidemia dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor genetik dan gaya hidup. Berikut adalah beberapa penyebab dan faktor risiko yang umum:

    1. Faktor Genetik
      Orang dengan riwayat keluarga yang menderita dislipidemia atau penyakit kardiovaskular memiliki risiko lebih tinggi. Kondisi ini dikenal sebagai familial hypercholesterolemia, di mana tubuh memiliki kesulitan memetabolisme kolesterol dengan baik.
    2. Pola Makan Tidak Sehat
      Diet tinggi lemak jenuh, lemak trans, gula, dan kolesterol merupakan salah satu pemicu utama dislipidemia. Konsumsi makanan seperti daging berlemak, produk susu tinggi lemak, makanan olahan, dan gorengan dapat meningkatkan kadar LDL dan trigliserida.
    3. Kurangnya Aktivitas Fisik
      Gaya hidup sedentari atau minim aktivitas fisik dapat menyebabkan penurunan kadar HDL dan peningkatan LDL serta trigliserida.
    4. Obesitas
      Berat badan berlebih berhubungan erat dengan kadar lipid darah yang tidak normal. Obesitas visceral atau lemak yang terkonsentrasi di sekitar perut merupakan faktor risiko utama.
    5. Kondisi Medis Tertentu
      Penyakit seperti diabetes mellitus, hipertensi, dan sindrom metabolik dapat meningkatkan risiko dislipidemia asupan tinggi kalori yang berlebihan turut memperburuk situasi.
    6. Penggunaan Obat-obatan
      Beberapa obat, seperti steroid, kontrasepsi hormonal, dan diuretik, dapat memengaruhi kadar lipid darah.
    7. Kebiasaan Merokok dan Konsumsi Alkohol
      Merokok menurunkan kadar HDL dan meningkatkan risiko aterosklerosis, sementara konsumsi alkohol berlebihan dapat meningkatkan trigliserida.

    Baca Juga: Asam Folat: Nutrisi Penting bagi Ibu Hamil dan Program Hamil


    Gejala Dislipidemia

    Dislipidemia sering kali disebut sebagai “silent killer” karena tidak memiliki gejala yang jelas pada tahap awal. Banyak kasus baru terdeteksi ketika pasien menjalani pemeriksaan rutin atau mengalami komplikasi serius seperti serangan jantung atau stroke.

    Pada beberapa kasus yang lebih parah, gejala berikut dapat muncul:

    • Timbulnya xanthelasma (plak kekuningan pada kelopak mata) atau xanthoma (penumpukan lemak di bawah kulit).
    • Nyeri dada (angina) akibat aliran darah ke jantung yang terganggu.
    • Kelelahan berlebihan dan sesak napas selama aktivitas fisik.

    Cara Mendiagnosis Dislipidemia

    Pemeriksaan laboratorium adalah metode utama untuk mendiagnosis dislipidemia. Berikut adalah tes yang umumnya dilakukan:

    1. Profil Lipid
      Tes ini mengukur kadar kolesterol total, LDL, HDL, dan trigliserida dalam darah.
    2. Puasa Sebelum Pemeriksaan
      Untuk pengukuran trigliserida, pasien biasanya diminta berpuasa selama 10-12 jam agar hasil lebih akurat. Namun, pengukuran kolesterol total dan HDL tidak memerlukan puasa.

    Pencegahan dan Penanganan Dislipidemia

    Penanganan dislipidemia melibatkan perubahan gaya hidup dan, jika diperlukan, penggunaan obat-obatan. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat dilakukan:

    1. Perubahan Pola Makan

    Mengatur pola makan adalah langkah pertama untuk mengontrol kadar lipid darah. Beberapa tips diet sehat meliputi:

    • Mengurangi Asupan Lemak Jenuh
      Lemak jenuh ditemukan pada daging berlemak, produk susu tinggi lemak, margarin keras, dan makanan olahan. Batasinya hingga kurang dari 10% total asupan kalori harian.
    • Meningkatkan Konsumsi Lemak Tak Jenuh
      Ganti lemak jenuh dengan minyak sehat seperti minyak zaitun, minyak kanola, atau minyak biji bunga matahari yang kaya akan lemak tak jenuh.
    • Mengurangi Asupan Gula dan Karbohidrat Sederhana
      Gula tambahan dalam makanan dapat meningkatkan kadar trigliserida. Pilih karbohidrat kompleks seperti biji-bijian utuh, buah-buahan, dan sayuran.
    • Meningkatkan Konsumsi Serat
      Serat larut dalam oatmeal, kacang-kacangan, dan buah dapat membantu menurunkan LDL.

    Baca Juga: Awas! 10 Makanan Ini Wajib Dihindari Saat Diet

    2. Olahraga Secara Teratur

    Olahraga tidak hanya membantu menurunkan LDL dan trigliserida, tetapi juga meningkatkan HDL. Aktivitas seperti, Jogging, jalan cepat, berenang, atau bersepeda selama 30 menit minimal 3-5 kali seminggu sangat dianjurkan.

    3. Menghindari Kebiasaan Merokok dan Alkohol

    Berhenti merokok dapat meningkatkan kadar HDL dan mengurangi risiko penyakit jantung. Batasi konsumsi alkohol, terutama jika Anda memiliki kadar trigliserida yang tinggi.

    4. Menjaga Berat Badan Ideal

    Penurunan berat badan sebanyak 5-10% dapat membantu menurunkan kadar LDL, trigliserida, dan meningkatkan HDL.

    5. Penggunaan Obat-obatan (Jika Diperlukan)

    Dalam kasus di mana perubahan gaya hidup tidak cukup efektif, dokter dapat meresepkan obat, seperti:

    • Statin untuk menurunkan kadar LDL.
    • Fibrat untuk menurunkan trigliserida.
    • Niacin untuk meningkatkan HDL.
    • Inhibitor PCSK9 pada pasien dengan risiko kardiovaskular sangat tinggi.

    Mengapa Penanganan Dislipidemia Penting?

    Mengelola dislipidemia sangat penting untuk mencegah komplikasi serius seperti penyakit jantung koroner, serangan jantung, dan stroke. Penelitian menunjukkan bahwa menurunkan LDL sebesar 1 mmol/L dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular hingga 20-25%.


    Kesimpulan

    Dislipidemia adalah gangguan lipid darah yang dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular jika tidak ditangani dengan baik. Dengan menerapkan pola makan sehat, olahraga teratur, serta menjaga gaya hidup aktif, kadar lipid darah dapat dikontrol tanpa perlu menggunakan obat-obatan dalam banyak kasus. Namun, bagi individu dengan risiko tinggi atau kadar lipid yang sangat abnormal, konsultasi dengan dokter dan penggunaan obat mungkin diperlukan.

    Kode ICD-10 memberikan panduan untuk klasifikasi dislipidemia yang mempermudah diagnosis dan pengelolaan. Pemeriksaan rutin dan perubahan gaya hidup tetap menjadi langkah pencegahan terbaik.

  • Manfaat Vitamin D dan Sumbernya

    Vitamin D adalah sekelompok sekosteroid yang larut dalam lemak yang bertanggung jawab untuk meningkatkan penyerapan kalsium, magnesium, dan fosfat usus, dan banyak efek biologis lainnya. Pada manusia, senyawa terpenting dalam kelompok ini adalah vitamin D₃ dan vitamin D₂

    Pada umumnya orang awam akan mengenal Vitamin D ini adalah Vitamin untuk tulang, bagi orang yang mengalami kekurangan kalsium tentu sangat membutuhkan Vitamin yang satu ini yaitu adalah D. Kalsiferol adalah satu-satunya jenis Vitamin yang mampu memproduksi sendiri oleh tubuh kita.

    Prosesnya yaitu senyawa senyawa precursor -7 dejidrokolesterol dengan bantuan sinar matahari akan di ubah menjadi senyawakolelsiferol. Selanjutnya senyawa kolekalsiferol di ubah lagi menjadi senyawa kalsiferol dalam tubuh.

    Vitamin D dihasilkan dalam tubuh melalui proses paparan sinar matahari di bawah wajah, lengan tangan, maupun punggung selama kurang lebih 10-15 menit dalam kurun waktu 2 kali dalam seminggu.

    Selain dengan cara berjemur di bawah sinarv matahari vitamin D juga bisa kita proleh dari makanan tertentu seperti minyak ikan, mentega, margarine, jamur tiram, maupun telur.

    Vitamin ini mempunyai peran utama dalam proses pertumbuhan tulang. Tidak hanya itu Vitamin D juga bisa memperkuat sistim imun dalam tubuh kita. Berperan penting dalam proses penyerapan serta metabolisme kalsium dan phosphorus.

    Dengan demikian orang-orang yang kekurangan Vitamin D akan mengalami gangguan pada jaringan tulang,. Hal tersebut dikarenakan asupan mineral dalam tubuh tidak memadai akibat jumlah kalsium yang tersedia hanya sedikit ,sehingga tulang tidak dapat di bangun secara kuat. Akhirnya tulang rangka yang terbentuk tidak kokoh, pada kasus anak-anak, kekurangan kalsium ini sering di sebut dengan penyakit Rakhitis, sedangkan pada orang dewasa disebut dengan osteomalsia atau tulang lunak.

    Mungkin disinilah perlunya kita untuk melakukan kegiatan atau berolah raga walaupun hanya selama 10 menit sampai 15 menit stiap harinya, agar kita selalu mendapat suplai Vitamin yang cukup dengan bantuan sinar matahari  pagi . Dengan demikian tubuh kita akan menjalankan kinerja organ-organ nya dengan optimal, sehingga kita akan selalu sehat dan bugar.

    Sumber Vitamin D

    Sumber Vitamin D
    Sumber Vitamin D

    Ada banyak bahan makanan lain yang kaya kandungan vitamin D. Berikut beberapa diantaranya:

    1. Minyak ikan 

    Minyak ikan kerap digunakan sebagai bahan untuk membuat suplemen, baik yang berbentuk pil, kapsul maupun cairan. Bahan makanan ini menjadi begitu spesial karena kaya akan kandungan vitamin D yang sangat dibutuhkan tubuh. Sedangkan tubuh tak memproduksinya sendiri secara langsung.

    Tak cuma bisa diperoleh dengan konsumsi suplemen saja, tetapi minyak ikan juga bisa dengan mengkonsumsi daging ikan secara langsung. Meskipun dikenal dengan reputasi rasa yang kurang enak, suplemen minyak ikan nyatanya kaya akan kandungan vitamin D yang dibutuhkan tubuh.

    Tetapi jangan khawatir,  dipasaran saat ini sudah banyak tersedia bermacam suplemen minyak ikan dengan rasa bervariasi yang lebih disukai. Dalam suplemen tersebut, nyatanya juga kaya akan kandungan omega-3 yang cukup tinggi dan sangat baik untuk tubuh.

    2. Ikan Salmon

    Sumber makanan kaya vitamin D yang selanjutnya ialah ikan salmon. Selain vitamin D, ikan yang satu ini juga kaya akan kandungan omega-3. Ikan salmon sendiri tersedia dalam berbagai piliham, dari mulai ikan beku, segar hingga kalengan.

    Menurut penelitian, kandungan vitamin D dalam ikan salmon ternyata empat kali jauh lebih banyak dari pada bahan makanan dari hasil produk pertanian. 

    3. Ikan Tuna 

    Selain ikan salmon, ikan tuna juga cukup kaya akan kandungan vitamin D. Tak hanya itu, ikan laut jenis ini juga mengandungi protein serta omega-3 yang lebih tinggi dibanding daging ayam maupun sapi. Sehingga sangat baik dikonsumsi oleh anak-anak yang berada dalam masa pertumbuhan. 

    Konsumsi ikan tuna secara rutin, juga dianjurkan untuk mengurangi risiko serangan kanker kolorektal. Kandungan omega-3 di dalam ikan tuna juga sangat baik untuk menjaga kesehatan mata.

    4. Susu 

    Susu merupakan salah satu sumber vitamin D yang cukup penting bagi tubuh. Tetapi bukan cuma itu saja, karena masih ada banyak kandungan nutrisi baik yang lainnya dalam susu.

    Misalnya saja vitamin A, vitamin B12, kalsium, magnesium, kalsium, fosfor, protein, lemak, asam amino dan lain sebagainya. Secara alami susu sapi, baik susu skim maupun full lemak semuanya sangat kaya akan kandungan vitamin D. 

    Dalam segelas susu sapi murni memiliki kandungan vitamin D kurang lebih 100 IU. Untuk mencukupi kebutuhan harian minimal minum segelas susu atau sesuai kebutuhan.

    5. Telur

    Dalam satu butir telur setidaknya terdapat kandungan vitamin D sebanyak 40 IU. Disamping itu, telur juga kaya akan protein yang bagus untuk mencukupi kebutihan nutrisi harian. Tak heran jika telur kerap jadi pilihan bahan pangan bernutrisi yang jadi konsumsi wajib bagi sebagian besar orang.

    Pasalnya telur sangat mudah didapat dan harganya pun sangat terjangkau, hampir semua lapisan masyarakat mampu membeli telur. Namun, konsumsi telur secara berlebihan juga sangat tidak dianjurkan.

    Sebab, bukan cuma vitamin D dan protein, telur juga mengandung kolesterol yang cukup tinggi sekitar 200 mg. Sementara kebutuhan harian tak boleh melebihi 300 mg. Karenanya, konsumsi telur secara terkontrol dan jangan berlebihan.

    6. Jamur 

    Sumber makanan lainnya yang juga mengandung vitamin D ialah jamur. Sebuah riset menyebutkan jika bahwa jamur kancing berwarna putih yang dijemur selama beberapa jam di bawah sinar ultraviolet B mengandung vitamin D sekitar 400 % lebih tinggi. 

    Mengkonsumsi jamur kering tersebut pun disebutkan setara dengan konsumsi suplemen vitamin D. Jamur pun rendah kaalori sehingga aman untuk program diet.

    7. Udang 

    Selanjutnya, bahan makanan yang tak kalah banyak mengandung vitamin D ialah Udang. Udang sendiri adalah sumber makanan yang juga kaya akan omega-3 dan tinggi protein tetapi rendah kalori dan lemak. 

    Udang seberat 4 ons atau sekitar 15 ekor udang berukuran besar memiliki kandungan vitamin D sekitar 162 IU. Jumlah ini cukup untuk memenuhi kebutuhan vitamin D per hari sekitar 40 persen.

    Baca Juga: Apakah Vitamin K Sama dengan Kalium? Ini Penjelasannya

    Seperti yang kita tahu bahwa vitamin D cukup penting bagi tubuh. Terutama untuk mendukung penyerapan kalsium dan juga fosfor yang sangat bermanfaat untuk membuat tulang dan gigi tetap terjaga.

    Nah, itu tadi informasi menarik tentang sumber vitamin D yang bisa diperoleh selain dari sinar matahari. Dengan mengetahui apa saja jenis makanannya, semoga bisa membantu Anda mencukupi kebutuhan vitamin D harian secara lebih optimal. Semoga bermanfaat.

  • Obat Batuk Kering dan Berdahak Alami + Apotik Paling Ampuh

    Batuk kering dan berdahak, meskipun mereka tidak mematikan, mereka sudah pasti mengganggu. Itu sebabnya banyak orang mengandalkan mengambil obat-obatan dengan harapan bahwa itu akan meringankan masalah batuk kering.

    Anda tidak perlu untuk mengambil obat-obatan karena ada banyak solusi alami yang tersedia di dapur Anda yang dapat membantu Anda dengan batuk yang kering. Pada kenyataannya, di sini adalah daftar obat-obatan alami tentang bagaimana untuk menyingkirkan batuk yang kering.

    Obat Batuk Kering dan Berdahak Alami

    Ada beberapa obat batuk alami yang dapat membantu meredakan batuk kering. Namun, penting untuk dicatat bahwa jika batuk berlangsung dalam waktu yang lama, parah, atau disertai dengan gejala lain yang mengkhawatirkan, Anda harus berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis yang tepat. Berikut ini adalah beberapa obat batuk alami yang umumnya digunakan:

    1. Gunakan Minyak Gosok
    Berdasarkan penelitian, mereka yang menderita dari batuk yang kering dapat menemukan bantuan gejala dan tidur lebih baik setelah menerapkan minyak  menggosok di dada mereka. Meskipun alasan yang tepat mengapa uap menggosok kerja masih belum terungkap. Banyak ahli percaya bahwa kehadiran kamper, mentol dan eucalyptus mungkin bisa alasan mengapa hal ini cukup efektif dalam mengobati batuk kering.

    2. Madu
    Madu telah dianggap sebagai yang tertua, namun obat rumah yang paling efektif untuk batuk kering. Pada kenyataannya, hal ini juga salah satu komponen yang paling umum dalam sirup batuk karena alasan itu. Sifat-sifat analgesik yang hadir dalam madu menghilangkan lendir dan menenangkan tenggorokan. Alasan mengapa madu cukup efektif untuk mengobati batuk yang kering adalah karena itu dikemas dengan anti mikroba dan antioksidan properti – keduanya efektif dalam menghilangkan sakit tenggorokan.

    Cara ideal untuk mengambil obat ini adalah dengan mencampurkan madu dengan susu hangat. Selain menghilangkan batuk yang kering, itu juga dapat meringankan nyeri dada.

    3. Minum cairan hangat
    Walaupun batuk kering tidak mengancam kehidupan, tidak boleh diabaikan baik karena dapat menyebabkan komplikasi serius jika tidak diobati. Minum air hangat atau teh adalah cara terbaik untuk menenangkan peradangan di tenggorokan. Demikian juga, sup hangat juga dapat menjadi solusi.

    4. Air Garam
    Saat nyeri di leher, membuat suatu kebiasaan untuk berkumur dengan air garam hangat yang diencerkan. Garam dapat menguras kelebihan cairan yang berasal dari daerah yang meradang di tenggorokan, dan itulah bagaimana mengurangi gejala. Sebagai soal fakta, menurut para ahli, berkumur garam juga dapat membantu dalam menghilangkan iritasi yang menipis lendir dan penyebab batuk kering.

    5. tidur kepala tinggi
    Untuk beberapa, batuk kering adalah hasil dari lendir yang menetes dari bagian belakang hidung, ke dalam tenggorokan. Masalah ini cenderung menjadi lebih buruk pada malam hari, terutama ketika posisi tidur rentan terhadap menetes tersebut. Kepala harus ditinggikan berfungsi untuk mengurangi drainase. Juga, banyak orang menemukan posisi ini cukup berguna seperti itu dapat mengurangi terjadinya batuk yang kering, mempromosikan tidur yang lebih baik.

    6. Kunyit
    Salah satu zat utama yang hadir di kunyit adalah curcumin. Ini adalah agen aktif yang memiliki antibakteri, anti-virus, dan sifat anti-inflamasi. Oleh karena itu, hal itu dapat secara efektif mengobati infeksi virus, seperti batuk kering.

    Satu sendok teh bubuk kunyit dapat melakukan keajaiban. Hanya mencampurnya dengan biji carom dan larut dalam air mendidih. Biarkan mendidih sampai hanya setengah dari air tetap. Dapat juga ditambahkan satu sendok teh madu di solusi ini dan harus diambil setidaknya tiga kali sehari. Jika Anda ingin, Anda juga dapat menambahkan satu sendok teh bubuk kunyit dalam segelas susu hangat untuk mengalami bantuan instan.

    Anda juga dapat mencoba menggabungkan bubuk kunyit dengan satu sendok teh madu. Ambil ini obat alami 3 – 4 kali sehari untuk meringankan batuk kering. Selain itu, kunyit teh juga menawarkan manfaat yang sama.

    7. Uap
    Uap efektif melonggarkan lendir dan dahak, sambil meningkatkan kondisi Anda secara keseluruhan. Demikian juga, apa baik tentang ini obat alami adalah kenyataan bahwa Anda dapat menambahkan minyak esensial favorit Anda dan menikmati sifat anti-virus, antibakteri dan anti-inflamasi.

    Mempersiapkan semangkuk air hangat, eucalyptus minyak, 3 tetes minyak pohon teh, dan handuk bersih. Rebus air dan menambahkan minyak esensial untuk itu. Kemudian, bersandar di atas mangkuk dan menghirup uap selama sekitar 5-10 menit, tiga kali sehari jika mungkin. Untuk menikmati manfaat yang optimal, tutup kepala Anda dengan handuk sehingga uap tidak akan melampaui itu.

    8. Jahe
    Untuk batuk kering, salah satu cara terbaik untuk mengucapkan selamat tinggal untuk itu adalah dengan memotong jahe segar, percikan garam dan mengunyah di atasnya selama beberapa menit. Masalahnya adalah, tidak semua orang menikmati rasa aromatik yang kuat jahe. Dalam kasus tersebut, mengubahnya menjadi teh ini juga ideal.

    Untuk mempersiapkan teh jahe, potong jahe menjadi potongan-potongan yang baik, dan tempat dalam casserole air mendidih. Biarkan air mendidih sampai volume dikurangi setengah dari jumlah asli. Kemudian, tambahkan satu sendok teh madu untuk meningkatkan rasa dan menikmati lebih banyak manfaat. Minum jahe Anda sementara itu hangat, karena itu adalah cara terbaik untuk menenangkan batuk yang kering.

    9. Bawang putih
    Sifat antimikroba dan ekspektoran bawang putih membuatnya rumah obat yang efektif untuk memerangi batuk kering. Menurut penelitian, telah diusulkan bahwa bawang putih bisa benar-benar membantu dalam mencegah pilek dan mengurangi gejala mereka. Selain itu, mereka yang mengambil suplemen bawang untuk beberapa bulan mengalami peningkatan kondisi mereka. Batuk mereka tidak biasa seperti dulu.

    Ringan menghancurkan beberapa siung bawang putih dan sautee mereka dalam satu sendok teh ghee. Mengkonsumsi sementara masih hangat untuk mengalami bantuan instan.

    Obat Batuk di Apotik

    Obat Batuk di Apotik

    Ada beberapa merek obat batuk yang populer dan dianggap efektif dalam meredakan batuk kering. Namun, efektivitas obat dapat bervariasi untuk setiap individu, tergantung pada penyebab dan kondisi kesehatan yang mendasarinya. Sebaiknya konsultasikan dengan apoteker atau dokter sebelum menggunakan obat batuk apa pun. Berikut ini adalah beberapa merek obat batuk yang direkomendasikan:

    1. Benadryl
    2. Mucinex
    3. Robitussin
    4. Vicks
    5. Bisolvon
    6. Prospan
    7. Toplexil
    8. Tussinex
    9. Strepsils Batuk Kering
    10. Cough-X

    Ingatlah bahwa ini hanya beberapa merek obat batuk yang umum di pasaran, dan hasilnya dapat bervariasi. Penting untuk mengikuti petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan obat dan selalu berkonsultasi dengan Dokter kesehatan jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran.

    Tips

    Selain itu, beberapa langkah yang dapat membantu mengatasi batuk berdahak adalah:

    • Hindari merokok dan asap rokok, karena dapat memperparah iritasi tenggorokan dan mengganggu proses penyembuhan.
    • Hindari minuman beralkohol dan minuman berkafein, karena dapat menyebabkan dehidrasi dan mengiritasi tenggorokan.
    • Hindari makanan yang dapat memicu produksi dahak berlebihan, seperti produk susu atau makanan berlemak berat.
  • Cara Menghitung Masa Subur dalam Siklus Menstruasi

    Menstruasi adalah masa pendarahan yang terjadi pada wanita secara rutin setiap bulan selama masa suburnya kecuali apabila terjadi kehamilan. Masa menstruasi disebut dengan mens, haid atau datang bulan. Pada saat mens darah yang keluar sebenarnya merupakan darah akibat peluruhan dinding rahim (endometrium). Darah haid tersebut mengalir dari rahim menuju ke leher rahim, untuk kemudian keluar melalui vagina.

    Kapan pertama kali terjadi menstruasi? Ketika seorang gadis mulai memasuki masa puber (biasanya dimulai dari usia 10-14 tahun, bahkan ada literatur yang menyebutkan usia 8-13 tahun ), maka tubuh dan pikiran si gadis akan mulai berubah untuk berkembang menjadi seorang wanita muda. Pada awal masa pubertas, kadar hormon LH (luteinizing hormone) dan FSH (follicle-stimulating hormone) akan meningkat, sehingga merangsang pembentukan hormon seksual.

    Pada remaja putri, peningkatan kadar hormon tersebut menyebabkan pematangan payudara, ovarium, rahim, dan vagina serta dimulainya siklus menstruasi. Di samping itu juga timbulnya ciri-ciri seksual sekunder, misalnya tumbuhnya rambut kemaluan dan rambut ketiak. Usia pubertas dipengaruhi oleh faktor kesehatan dan gizi, juga faktor sosial-ekonomi dan keturunan.

    Menstruasi merupakan pertanda masa reproduktif pada kehidupan seorang perempuan, yang dimulai dari menarche (mens pertama)  sampai terjadinya menopause. Usia pertama kali mengalami menstruasi pun bisa beragam, ada yang sudah mens sejak usia 10 tahun tetapi ada juga yang baru mengalaminya saat menginjak usia 15 tahun.

    Siklus Menstruasi

    Menghitung Masa Subur siklus mens

    Lama haid biasanya terjadi antara 3-5 hari, walaupun pada beberapa orang bisa saja mengalami masa menstruasi yang lebih panjang ataupun lebih pendek. Jumlah hari antara periode mens yang satu dengan periode berikutnya disebut dengan siklus menstruasi (dihitung dari hari pertama mendapat mens sampai dengan hari sebelum datang bulan berikutnya).

    Contoh cara menghitung siklus menstruasi :

    • Mens pada bulan Juli : Tanggal 16
    • Mens pada bulan Agustus : Tanggal 14
    • Siklus mens : 29 hari

    Pada masa awal haid biasanya siklus menstruasi tidak teratur, karena tubuh perlu menyesuaikan diri. Misalnya di 2 bulan pertama siklus mentruasi terjadi setiap 28 hari  kemudian tidak mendapat mens selama 1 bulan atau bisa saja dalam 1 bulan terjadi 2 kali haid. Biasanya setelah 2-3 tahun siklus menstruasi akan menjadi teratur. Apabila sudah terbiasa kita dapat memperkirakan waktu mens kita berikutnya.

    Ada baiknya juga untuk selalu menandai masa menstruasi kita di kalender setiap bulannya untuk mengetahui lama ataupun siklus haid kita.  Lamanya siklus mens bisa bervariasi antara 21-40 hari (pada awal haid bisa sampai 45 hari) walaupun biasanya berlangsung sekitar 28 hari.

    Menghitung Masa Subur

    Masa subur wanita akan mudah diketahui jika siklus haid anda setiap bulannya lancar dan normal. Ada ahli yang berpendapat sikulus haid normal 28 hari, pertengahan siklusnya hari ke – 14 ( 28 : 2 ), masa suburnya 3 haari sebelum hari ke -14, yaitu ( 14 – 3 ) dan 3 hari setelah hari ke -14 yaitu hari ke -17 ( 14 + 3 ) adi masa subur terjadi pada hari ke -11 dan hari ke -17

    Ada pula cara / rumus lainnya dalam menghitung masa subur wanita dengan sistem kalender, seperti berikut ini :

    Masa Subur = Hari Terakhir Haid Menstruasi + 13

    Masa Prasubur = Masa Subur -3 & Masa Subur + 3

    sebelum menggunakan metode ini disarankan pasangan suami – istri harus mengetahui masa subur masing-masing, siklus masa subur wanita tidak sama dengan wanita lainnya, dpat dilakukan pengamatan secara minimal 6 kali siklus haid / menstruasi.

    jika siklus haid teratur ( 28 hari ) :

    • Hari pertama dalam siklus haid dihitung sebagai hari ke-1
    • Masa subur adalah hari ke-12 hingga hari ke- 16 dalam siklus haid

    Jika siklus haid tidak teratur :

    * Catat jumlah hari dalam satu siklus haid selama 6 bulan (6 siklus). Satu siklus haid dihitung mulai dari hari pertama haid saat ini hingga hari pertama haid berikutnya.

    * Jumlah hari terpendek dalam 6 kali siklus haid dikurangi 18. Hitungan ini menentukan hari pertama masa subur. Jumlah hari terpanjang selama 6 siklus haid dikurangi 11. Hitungan ini menentukan hari terakhir masa subur.

    * Rumus

    Hari pertama masa subur = Jumlah hari terpendek – 18

    Hari terakhir masa subur = Jumlah hari terpanjang – 11

    Keluhan

    Biasanya wanita mengalami perubahan baik secara fisik ataupun secara emosional, hal ini berkaitan erat dengan kadar hormon yang melonjak naik & turun didalam tubuh. Berikut adalah beberapa keluhan yang biasanya terjadi saat menstruasi :

    Nyeri Haid

    Nyeri haid umum dirasakan oleh wanita pada hari-hari pertama menstruasi. Sebagian dokter beranggapan bahwa nyeri haid terjadi karena prostaglandin, yaitu zat yang menyebabkan otot rahim berkontraksi. Pada sebagian orang nyeri haid yang dirasakan dapat berupa nyeri yang samar tetapi bagi sebagian yang lain nyeri yang dirasakan dapat terasa kuat yang bahkan bisa membuat aktifitas terganggu.

    Penggunaan obat pereda nyeri yang dijual bebas dapat meredakan rasa nyeri tersebut, atau bisa juga dengan cara mengoleskan obat gosok atau di kompres dengan handuk hangat. Apabila dengan cara diatas rasa nyeri tak juga hilang, sebaiknya di konsultasikan dengan dokter untuk penanganan rasa nyeri tersebut.

    Baca Juga: Makan Mie Instan Saat Menstruasi, Bahayakah?

    PMS (PRA MENSTRUAL SYNDROME)

    Beberapa wanita merasakan pada beberapa hari menjelang menstruasi, mereka menjadi lebih emosional, seperti lebih mudah marah, gampang menangis ataupun sedih. Pada sebagian yang lain ada yang merasakan keinginan untuk makan makanan tertentu. Perubahan emosional ini merupakan gejala dari PMS (Pre Menstrual Syndrome).

    PMS sering dikaitkan dengan perubahan hormone yang melonjak naik-turun di dalam tubuh selama masa menstruasi yang mengakibatkan perubahan baik secara fisik ataupun emosional. Perubahan fisik yang terjadi dapat berupa rasa kembung akibat retensi cairan, payudara terasa tegang ataupun sakit kepala. Gejala PMS biasanya akan menghilang dengan sendirinya tetapi dapat juga hadir setiap bulan.

    Dengan pola makan yang tepat, cukup istirahat dan olahraga dapat membantu mengatasi beberapa gejala PMS. Apabila gejala PMS yang anda rasakan cukup mengganggu sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk penanganannya.

    Jerawat

    Biasanya awal-awal mentruasi juga ditandai dengan hadirnya jerawat, sekali lagi hal ini disebabkan oleh kadar hormon yang melonjak di dalam tubuh. Biasanya sesudah dewasa masalah jerawat saat awal menstruasi ini akan hilang dengan sendirinya.

  • Virus Mpox: Gejala , Penularan dan Pencegahan Cacar Monyet

    Mpox Virus atau Penyakit cacar monyet, yang dikenal secara internasional sebagai monkeypox, kembali menjadi perhatian dunia. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menerima laporan mengenai kasus monkeypox dari negara-negara non-endemis. Penyakit ini telah menyebar ke 12 negara non-endemis di tiga wilayah WHO, yaitu Eropa, Amerika, dan Western Pacific. Hal ini mengundang kekhawatiran di kalangan para pengambil kebijakan kesehatan global dan juga memunculkan pertanyaan dari masyarakat umum. Apa sebenarnya penyakit cacar monyet ini?

    Penyakit Monkeypox

    Monkeypox adalah penyakit langka yang disebabkan oleh infeksi virus Mpox, yang termasuk dalam genus Orthopoxvirus dalam famili Poxviridae. Genus ini juga mencakup virus penyebab cacar, virus vaccinia yang digunakan dalam vaksin cacar, dan virus cacar sapi.

    Penyakit ini pertama kali ditemukan pada tahun 1958 saat terjadi wabah yang menyerang koloni monyet penelitian, sehingga diberi nama cacar monyet atau monkeypox. Kasus pertama pada manusia tercatat pada tahun 1970 di Republik Demokratik Kongo, dan sejak itu, penyakit ini telah menjangkiti orang-orang di beberapa negara Afrika Tengah dan Barat lainnya, seperti Kamerun, Pantai Gading, Liberia, Nigeria, dan lainnya.

    Cara Penularan Virus Mpox

    Mpox virus dapat menular melalui kontak dengan hewan yang terinfeksi, orang yang terinfeksi, atau bahan yang terkontaminasi virus. Penularan juga dapat terjadi melalui gigitan atau cakaran hewan yang terinfeksi, saat menangani hewan buruan, atau melalui produk yang berasal dari hewan yang terinfeksi. Selain itu, virus dapat menyebar melalui kontak langsung dengan cairan tubuh atau luka pada penderita monkeypox.

    Meskipun memiliki nama cacar monyet, monyet bukanlah reservoir utama virus ini, dan masih banyak yang perlu diteliti mengenai sejarah alamiah virus ini.

    Gejala dan Tanda Monkeypox

    Virus Mpox: Gejala , Penularan dan Pencegahan Cacar Monyet
    Virus Mpox

    Pada manusia, gejala monkeypox mirip dengan cacar air, namun lebih ringan. Gejala awal meliputi demam, sakit kepala, nyeri otot, dan kelelahan. Salah satu perbedaan utama adalah pembengkakan kelenjar getah bening yang terjadi pada monkeypox, yang tidak terjadi pada cacar air. Masa inkubasi biasanya berkisar antara 6 hingga 13 hari, tetapi dapat lebih lama.

    Beberapa gejala dan tanda monkeypox meliputi sakit kepala, demam akut, limfadenopati (pembesaran kelenjar getah bening), nyeri otot, sakit punggung, kelemahan tubuh, dan lesi cacar pada tubuh. Ruam biasanya muncul 1-3 hari setelah gejala awal dan dapat menyebar dari wajah ke bagian tubuh lainnya. Penyakit ini berlangsung selama 2-4 minggu dan dapat berakibat fatal pada beberapa kasus.

    Pencegahan Virus Mpox

    Untuk mencegah infeksi monkeypox, beberapa tindakan dapat diambil:

    1. Hindari kontak dengan hewan yang berpotensi menjadi reservoir Mpox virus.
    2. Jauhi bahan yang pernah bersentuhan dengan hewan yang sakit.
    3. Pisahkan pasien terinfeksi dari individu lain yang berisiko.
    4. Lakukan cuci tangan secara cermat setelah kontak dengan hewan atau orang terinfeksi.
    5. Gunakan alat pelindung diri saat merawat pasien terinfeksi.
    6. Pastikan memasak daging dengan benar dan matang.

    Penting untuk tetap waspada dan mengenali gejalanya. Jika Anda atau seseorang mengalami gejala seperti yang telah disebutkan, segera berkonsultasi dengan fasilitas kesehatan untuk penanganan yang tepat.

    Kasus cacar monyet/Monkey Pox telah terkonfirmasi masuk ke Indonesia. Kabar terbaru dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat bahwa telah ada 27 kasus monkeypox yang terkonfirmasi, dengan mayoritas (21 kasus) terjadi di DKI Jakarta, sementara sisanya tersebar di Bandung, Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang.

  • Makan Mie Instan Saat Menstruasi, Bahayakah?

    Makan mie instan saat haid, bahayakah? – Mie instan merupakan makanan yang begitu digemari oleh orang-orang, mulai dari yang muda hingga yang tua. Selain memiliki cita rasa yang siap menggiurkan lidah, juga tidak perlu menunggu waktu lama untuk memasaknya. Hanya butuh waktu beberapa menit saja, mie instan pun sudah siap untuk disantap. Hal inilah yang membuat mie instan ini memiliki banyak penggemar, terutama bagi mereka yang tidak memiliki waktu untuk memasak.

    Akan tetapi, mie instan ini tidak dianjurkan untuk dikonsumsi setiap hari, apalagi buat para pemilik lambung yang sensitive. Karena sifat mie instan yang mudah mengembang dan sulit dicerna oleh tubuh, hingga memerlukan waktu agar tercerna dengan sempurna. Kalau kamu terus-terusan mengkonsumsi mie instan, dikhawatirkan akan mengganggu system pencernaan kamu dan tentunya sakit perut. Nah, bagaimana kalau kamu makan mie instan saat haid? Apakah juga akan mempengaruhi menstruasi kamu? Mari kita bahas berikut ini, biar pengetahuan kamu semakin bertambah.

    Menstruasi merupakan hal yang alamiah terjadi pada setiap wanita yang telah memasuki masa pubertas. Dimana hormone estrogen dan progesterone sedang aktifnya, tak heran jika kamu memiiki tingkat emosi yang cukup tinggi, begitupula keinginan untuk mengkonsumsi makanan. Biasanya hal ini sering disebut dengan PMS, yang mana bukan hanya peningkatan emosi saja. Tetapi biasanya juga akan merasakan kram di perut, sakit bagian punggung, hingga sulit untuk melakukan aktivitas seperti biasanya.

    Pada saat menstruasi, kamu harus memperhatikan asupan makanan yang boleh dikonsumsi atau tidak saat menstruasi. hal tersebut sangat penting untuk diperhatikan, karena pada saat menstruasi tubuh kita mengeluarkan darah meskipun hanya darah kotor. Tetapi jika melebihi batasan normal, maka bukan tidak mungkin kamu akan terkena anemia atau kekurangan dara. Jadi, sangat penting untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin B dan B komplek, yang mana dapat membantu memenuhi asupan nutrisi tubuh kamu.

    Begitu pula untuk tetap memperhatikan makanan yang sebenarnya tidak baik dikonsumsi saat menstruasi. Dikarenakan akan mengganggu siklus menstruasi kamu. Nah, bagaimana dengan mengkonsumsi mie instan, makanan yang begitu lekat dengan keseharian kita itu? sebenarnya mengkonsumsi mie instan itu boleh-boleh saja. Tetapi jangan setiap hari dan harus dalam batasan yang wajar.

    Kalau kita lihat lebih dalam lagi, mie instan ini mengandung kadar garam dan MSG yang cukup tinggi. selain itu juga mie yang sulit dicerna oleh tubuh dan membutuhkan waktu yang agak lama agar bisa tercerna dengan sempurna. Tak heran jika setelah mengkonsumsi mie instan perut terasa kembung dan gak enak.

    Apalagi kamu mengkonsusminya saat menstruasi, tentunya akan membuat kondisi keseimbangan tubuh kamu akan terganggu. Biasanya ditandai dengan merasakan nyeri pada bagian perut bawah, mual setelah makan mie instant, sakit kepala, perut kembung, hingga berakibat pada gangguan lambung.

    Baca Juga : Perut Mual Setelah Makan Mie Instan, kenapa ya?

    Nah, sekarang sudah tahukan jawabannya. Bahwa mengkonsumsi mie instan itu bisa membuat perut sakit dan kembung. Apalagi kalau mengkonsumsinya saat haid, bisa tambah parah sakit perut kamu. Biasanya hal tersebut dikarenakan kondisi perut dan lambung bersifat sensitive ataupun punya penyakit maag. Makanya, mengkonsumsi mie instan itu dalam batasan yang wajar saja dan juga jangan setiap hari. Beri batasan waktu untuk mengkonsumsi mie instan ini, karena siapa tahu perut dan lambung kamu bersifat sensetif.

    Selain mie instan, ternyata juga banyak makanan yang dilarang untuk dikonsumsi saat menstruasi. seperti usahakan untuk menghindari camilan yang terbuat dari tepung terigu, makanan yang banyak mengandung garam, minuman berkafein, dan juga tentunya minuman mengandung soda dan alkohol.