Category: Entertainment

Selamat datang di dunia Entertainment, di mana hiburan bertemu dengan kreativitas tanpa batas! Di sini, Anda akan menemukan beragam konten yang dirancang untuk menghibur, menginspirasi, dan menghubungkan Anda dengan sisi paling menyenangkan dari kehidupan.

Kategori ini mencakup segala sesuatu yang bisa membuat hari Anda lebih ceria dan penuh warna, mulai dari film blockbuster terbaru, serial TV yang sedang hits, musik yang sedang trending, hingga video lucu yang viral di media sosial. Tak hanya itu, kami juga menyajikan berita terkini dari dunia selebriti, ulasan mendalam tentang konser dan festival, serta wawancara eksklusif dengan bintang favorit Anda.

Dengan konten yang selalu up-to-date dan bervariasi, kategori Entertainment siap menjadi teman setia Anda untuk melepas penat dan menikmati momen-momen seru setiap hari. Mari bergabung dalam perjalanan penuh kesenangan dan eksplorasi tanpa batas di dunia Entertainment.

  • Mantan Pacar Sebar Video syur Audrey Davis 6 Menit, Ini Motifnya

    Video syur yang melibatkan Audrey Davis, putri mantan vokalis NAIF, terus menjadi perbincangan hangat di media sosial. Meskipun video tersebut telah beredar beberapa waktu lalu, perdebatan publik tetap intens. Fakta-fakta baru yang mengejutkan terus bermunculan, menambah rasa penasaran netizen serta memicu berbagai reaksi.

    Baca Juga: Audrey Davis dan Fakta Link Video 6 Menit

    Kasus ini melibatkan David Bayu, musisi terkenal dan mantan vokalis NAIF. Berdasarkan informasi yang beredar, pelaku penyebaran video tersebut adalah mantan kekasih Audrey, yang diidentifikasi berinisial AP. Motif di balik tindakan ini dikaitkan dengan rasa sakit hati akibat hubungan asmara yang berakhir. 

    AP diduga sengaja menyebarkan video tersebut untuk mempermalukan Audrey. Penangkapan AP yang beredar di media sosial mengungkap lebih lanjut motif tersebut. “Motifnya karena sakit hati setelah diputusin, makanya ingin mempermalukan korban,” tulis seorang netizen di platform X.

    Baca Juga: Video Viral Audrey Davis 1 Menit 36 Detik Banyak Yang Unduh [Cek Disini]

    Dalam video penangkapan tersebut, AP terlihat menunjukkan perangkat komputer dan laptop yang masih menyimpan beberapa file video syur. Ia juga mengungkapkan bahwa ponsel yang digunakan untuk merekam video Audrey Davis tersebut telah dijual kepada temannya. 

    Audrey Davis telah mengakui bahwa dirinya adalah sosok dalam video viral tersebut. Namun, dia mengaku tidak menyadari bahwa AP telah merekam aktivitas mereka. Reaksi netizen terhadap kasus ini masih terus berkembang, dengan perbincangan yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

  • Audrey Davis dan Fakta Link Video 6 Menit

    Nama Audrey Davis, putri dari musisi terkenal David Bayu, baru-baru ini menjadi topik hangat di berbagai platform media sosial. Video pribadi yang diduga melibatkan Audrey telah menarik perhatian banyak orang, dan pencarian terkait video tersebut meningkat pesat dalam beberapa hari terakhir.

    Pencarian Kata Kunci Video Audrey Davis

    Ketertarikan publik terhadap kasus ini tercermin dari data pencarian di internet. Menurut laporan dari Keywordtool.io, berbagai kata kunci seperti “Audrey Davis Video,” “Audrey Davis Anak Musisi,” dan “Audrey Davis Full Durasi” telah mengalami lonjakan pencarian yang signifikan, mencapai ribuan kali pencarian. Tren serupa juga terlihat di Google Trends, di mana pencarian dengan kata kunci “Video Audrey Davis 6 Menit” terus meningkat.

    Pantauan media juga menunjukkan bahwa dalam empat jam terakhir, pencarian terkait kasus ini mencapai puncak popularitas di Indonesia. Ini mencerminkan betapa besarnya perhatian publik terhadap isu ini.

    Baca Juga: Ekslusif! Video Audrey Davis Putri Menjadi Incaran Lewat TeraBox Maupun X Twitter

    Kronologi Kasus yang Menghebohkan

    Kasus ini bermula pada Juli 2024, ketika video viral Audrey davis mulai menyebar di media sosial ‘X’ dan ‘Telegram’. Penyebaran yang cepat membuat video tersebut viral dalam waktu singkat.

    Pada 30 Juli 2024, kepolisian bertindak cepat dengan menangkap dua tersangka, yaitu MRS (22) di Pasuruan, Jawa Timur, dan JE (35) di Padang, Sumatera Barat. Keduanya diduga kuat terlibat dalam penyebaran video tersebut.

    Audrey Davis sendiri dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi pada 7 Agustus 2024. Dalam pemeriksaan ini, Audrey mengakui bahwa dirinya adalah wanita dalam video tersebut, yang semakin memperkuat keabsahan video yang telah menyebar luas. Hingga kini, penyelidikan masih berlanjut untuk menemukan pelaku utama yang pertama kali menyebarkan video tersebut.

    Baca Juga: Link Video Masih Beredar! Ancaman Pidana untuk Pembuatan dan Penyebar Video pada Kasus Audrey Davis Full

    Dampak Kasus bagi Audrey Davis

    Kasus ini telah memasuki tahap yang lebih serius dengan tertangkapnya dua tersangka, sementara pengejaran terhadap pelaku utama masih berlangsung. Audrey Davis, yang sebelumnya dikenal sebagai sosok berbakat dalam seni dan aktif di berbagai kegiatan kreatif, kini lebih banyak dibicarakan dalam konteks skandal video viral ini.

    Sebagai putri dari David Bayu, mantan vokalis band Naif, dan Shilla Delila, Audrey sebelumnya dikenal dengan kiprahnya di dunia seni. Namun, kini, namanya lebih banyak disebut dalam konteks kasus ini. Publik masih menunggu hasil akhir dari investigasi yang dilakukan oleh pihak kepolisian.

    Kasus yang menimpa Audrey Davis ini menunjukkan betapa pentingnya menjaga privasi di era digital. Penting bagi kita semua untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan internet, serta menghormati privasi orang lain. Mari kita jadikan kasus ini sebagai pengingat bahwa di balik setiap berita sensasional, ada individu yang kehidupannya bisa terdampak serius.

    Dengan demikian, kita sebagai masyarakat perlu lebih berhati-hati dalam menyikapi isu-isu sensitif, dan berusaha untuk tidak memperburuk keadaan dengan tindakan yang tidak bertanggung jawab.

  • Link Video Masih Beredar! Ancaman Pidana untuk Pembuatan dan Penyebar Video pada Kasus Audrey Davis Full

    Polda Metro Jaya mengingatkan masyarakat akan ancaman pidana bagi siapa saja yang terlibat dalam pembuatan dan penyebaran full video syur. Pesan ini disampaikan setelah munculnya kasus viral video syur yang melibatkan Audrey Davis, putri dari musisi ternama, David Bayu alias David Naif.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menegaskan pentingnya berhati-hati dalam mendokumentasikan konten pribadi. “Hati-hati mendokumentasikan foto-foto atau video-video pribadi. Apabila mendokumentasikan, menyimpan, mengoleksi, atau memproduksi dokumen pribadi bermuatan melanggar hukum dengan sengaja, ini dapat dipidana,” ujarnya kepada wartawan pada Jumat (9/8).

    Baca Juga: Kasus Video Syur Audrey Davis: Fakta Baru dan Pengakuan Pemeran Wanita

    Status Hukum Audrey Davis

    Meski demikian, Ade Ary belum bisa memastikan apakah Audrey akan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Proses penyidikan masih terus dilakukan oleh pihak kepolisian.

    “Pembuat foto atau video atau dokumen elektronik bermuatan melanggar UUD dapat dipidana, dan tentunya ada penyebaran. Penyebarnya juga dipidana,” jelasnya.

    Sebelumnya, Audrey Davis telah mengakui bahwa dirinya adalah pemeran dalam video Audrey Davis full yang beredar di media sosial. Pengakuan tersebut diberikan Audrey saat pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, pada Rabu (7/8).

    Dirreskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, menyatakan bahwa Audrey dicecar dengan 27 pertanyaan selama pemeriksaan. “Dari hasil pemeriksaan lanjutan yang dilakukan terhadap saksi AD, saksi AD mengakui bahwa sosok wanita dalam video tersebut adalah dirinya,” ujar Ade Safri.

    Ade Safri menambahkan bahwa Audrey memberikan beberapa keterangan baru yang akan didalami oleh penyidik untuk pengembangan kasus lebih lanjut. Pemeriksaan lanjutan terhadap Audrey dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 7 Agustus 2024, di Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya. Kuasa hukum Audrey, Sandy Arifin, memastikan kliennya siap menjalani pemeriksaan, meski tidak menjelaskan kondisi kesehatannya.

    Dua Tersangka Penyebar Video Ditangkap

    Dalam perkembangan lain, polisi telah menangkap dua orang tersangka yang diduga sebagai penyebar video Audrey Davis dengan durasi 1 menit 36 detik full tersebut. Keduanya adalah MRS (22), warga Gempol, Pasuruan, Jawa Timur, dan JE (35), warga Nanggalo, Padang, Sumatera Barat. Penangkapan dilakukan setelah penyidik menemukan jejak digital penyebaran link video Audrey Davis di ponsel milik kedua tersangka.

    “Untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut, kedua tersangka tersebut selanjutnya dilakukan penangkapan dan penahanan di Rutan Polda Metro Jaya,” kata Ade Safri pada Rabu, 31 Juli 2024.

    Penyidik juga telah mengajukan enam pertanyaan kepada Audrey dalam pemeriksaan yang dilakukan pada Selasa, 6 Agustus 2024. Namun, pemeriksaan dihentikan lebih awal karena kondisi kesehatan Audrey yang tidak memungkinkan. “Dikarenakan kondisi kesehatan saksi AD tidak memungkinkan untuk dilanjutkan pemeriksaan pada hari ini, maka pemeriksaan terhadap yang bersangkutan ditutup atau selesai pada pukul 17.10 WIB,” jelas Ade Safri.

    Pemeriksaan akan dilanjutkan kembali pada Rabu, 7 Agustus 2024, pukul 13.00 WIB, dengan status Audrey masih sebagai saksi dalam kasus ini.

    Baca Juga: Ekslusif! Video Audrey Davis Putri Menjadi Incaran Lewat TeraBox Maupun X Twitter

    Link Video Masih Beredar! Ancaman Pidana untuk Pembuatan dan Penyebar Video pada Kasus Audrey Davis Full
    Pencarian Link video Audrey Davis full

    Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi kembali menegaskan agar masyarakat lebih berhati-hati dalam mengelola konten pribadi dan tidak terlibat dalam aktivitas yang melanggar hukum. Polisi akan terus melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan pihak-pihak yang terlibat dalam pembuatan dan penyebaran video asusila ini.

    Polda Metro Jaya berharap masyarakat dapat lebih sadar hukum dan menghindari tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

  • Ekslusif! Video Audrey Davis Putri Menjadi Incaran Lewat TeraBox Maupun X Twitter

    Sebuah video berdurasi 1 menit 36 detik yang mencengangkan dari Audrey Davis telah menghebohkan dunia maya. Tersebar link video Audrey di berbagai platform seperti Twitter, Telegram, TeraBox dan media sosial lainnya, video ini juga telah menjadi incaran di situs berbagi Yandex Ru. Kata kunci pencarian “link video Audrey 1 Menit” tetap berada di puncak daftar pencarian.

    Video ini menjadi viral setelah potongan rekaman menampilkan Audrey dari anak David Naif tersebar luas melalui grup-grup WhatsApp. Video tersebut berdurasi singkat, hanya 1 menit 36 detik, tetapi isinya sangat kontroversial. Bahkan, beberapa adegan dalam video tersebut melibatkan perilaku yang tidak pantas.

    “Itu video yang sangat banyak beredar. Ada adegan individu dan adegan berdua. Awalnya, video ini mulai menyebar di grup-grup WhatsApp, dan kemudian menyebar ke twitter X,” sampai pada tempat penyimpanan file Terabox.

    Audrey Davis

    Polisi Telah mengetahui sosok pria yang menjadi pemeran pria. Polisi sudah tahu identitasnya.

    Ade Safri tidak membeberkan secara rinci bukti baru tersebut. Dia beralasan, hal itu masih perlu didalami oleh penyidik. Namun, dia berjanji akan menyampaikan perkembangan penyidikan ke publik.

    Video syur audrey davis putri twitter X maupun link Terabox dapat dijumpai pada platform tersebut. Simak lebih lanjut perkembangan kasus video Audrey davis disini.

  • Video Viral Audrey Davis 1 Menit 36 Detik Banyak Yang Unduh [Cek Disini]

    Video viral dengan pemeran wanita adalah Audrey Davis anak dari David Bayu atau yang dikenal dengan nama David Naif tengah viral di media sosial.

    Video viral yang bertebaran di media sosial dengan durasi 1 menit 36 detik ini diperankan oleh Audrey Davis.

    Dalam video viral yang beredar, terlihat seorang wanita “Audrey Davis” yang sedang melakukan tindakan kontroversial.

    Wajah sang wanita terlihat begitu kentara, sementara sang pemeran pria yang melakukan aksi nya itu merekam perilaku keduanya.

    Adanya video viral Audrey Davis itu lantas menjadi perbincangan di media sosial, terutama di X.

    Baca Juga: Kasus Video viral Audrey Davis: Fakta Baru dan Pengakuan Pemeran Wanita

    Netizen yang masih penasaran dengan video Audrey Davis berusaha mencari link tautan untuk mengunduhnya. Namun, kami sangat menyarankan agar tidak melakukannya. Tidak hanya karena tindakan tersebut tidak bermoral, tetapi juga karena tautan yang beredar dapat menjadi “jebakan Betman,” yang berpotensi mengandung phising dan mengandung virus atau perangkat berbahaya.

    Ketika link video Audrey Davis Anda dapatkan, tautan yang mengarah ke video viral Audrey Davis 1 Menit 36 Detik, sangat penting untuk berhati-hati dan tidak mengklik tautan tersebut dengan gegabah. Ini karena tautan yang beredar di media sosial dapat mengandung perangkat berbahaya yang dapat merusak perangkat Anda, termasuk ponsel, laptop, komputer, atau tablet.

  • Kasus Video Syur Audrey Davis: Fakta Baru dan Pengakuan Pemeran Wanita

    Kasus video syur yang melibatkan Audrey Davis, putri dari musisi terkenal Indonesia David Bayu alias David Naif, terus menarik perhatian publik. Dalam perkembangan terbaru, Audrey mengakui bahwa dirinya adalah wanita dalam video viral tersebut. Pengakuan ini menambah dimensi baru dalam penyelidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian.

    Pada hari Rabu, 7 Agustus 2024, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Ade Safri Simanjuntak, memberikan keterangan resmi kepada wartawan mengenai status kasus ini. “Dari keterangan saksi AD, penyidik memperoleh beberapa informasi baru yang akan didalami lebih lanjut dalam penyidikan kasus ini,” ujarnya. Kombes Ade Safri juga mengungkapkan bahwa Audrey telah menyerahkan barang bukti kepada penyidik untuk dianalisis lebih lanjut.

    Meskipun demikian, pihak kepolisian belum dapat memerinci lebih jauh mengenai bukti baru tersebut. “Kami akan memberikan update perkembangan kasus ini. Saat pemeriksaan saksi AD, dia juga menyerahkan beberapa dokumen kepada penyidik yang akan dianalisis terkait dugaan tindak pidana yang terjadi,” jelas Kombes Ade Safri.

    Pengakuan Audrey Davis dan Penyelidikan Lanjutan

    Audrey Davis, dengan didampingi pengacaranya Sandi Arifin dan ayahnya David Bayu, menghadiri pemeriksaan lanjutan di Subdirektorat Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. Pemeriksaan ini berlangsung selama tiga jam, mulai pukul 14.00 WIB hingga 17.00 WIB. Sebelumnya, Audrey tiba di lokasi pukul 13.45 WIB.

    Dalam pemeriksaan tersebut, Audrey menerima 27 pertanyaan dari penyidik terkait dugaan tindak pidana dalam kasus video syur. “Saksi AD mengakui bahwa sosok wanita dalam video tersebut adalah dirinya,” ungkap Kombes Ade Safri. Pemeriksaan ini merupakan bagian dari rangkaian tindakan yang sudah dilakukan oleh pihak kepolisian, termasuk penangkapan dua orang tersangka yang diduga bertindak sebagai penyebar video tersebut.

    Penetapan Tersangka dan Upaya Hukum

    Pihak kepolisian telah menetapkan dua tersangka, yakni MRS (22) dan JE (35), yang diduga berperan dalam penyebaran video syur tersebut. Keduanya dijerat dengan Pasal 27 ayat (1) juncto Pasal 45 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE. Selain itu, mereka juga dikenai Pasal 4 ayat (1) juncto Pasal 29 dan/atau Pasal 7 juncto Pasal 33 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008.

    Dalam kasus ini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan apakah pemeran pria dalam video tersebut merupakan penyebar pertama atau bukan. Kombes Ade Safri menegaskan bahwa proses penyidikan akan dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel. “Nanti kami akan memberikan update. Penyelidikan sedang kami lakukan,” tegasnya.

    Baca Juga: Pemeriksaan Audrey Davis Terkait Dugaan Video Syur: Pengacara Ungkap Kondisi Terkini

    Dukungan Keluarga dan Pendapat Publik

    Kasus Video Syur Audrey Davis: Fakta Baru dan Pengakuan Pemeran Wanita
    Audrey davis dan David Bayu setelah pemeriksaan

    Di tengah sorotan media, dukungan dari keluarga menjadi sumber kekuatan bagi Audrey Davis. David Bayu, ayah Audrey, menegaskan dukungannya terhadap putrinya. “Selalu support untuk anak. Intinya selalu support untuk anak. Mohon doanya,” ujar David kepada wartawan.

    Kasus ini juga menimbulkan diskusi publik mengenai dampak dan konsekuensi penyebaran konten sensitif di era digital. Banyak pihak menyerukan pentingnya kesadaran akan privasi dan penggunaan media sosial secara bertanggung jawab.

    Penyelidikan kasus video syur ini masih berlangsung, dan pihak kepolisian terus bekerja untuk mengungkap kebenaran serta memastikan bahwa proses hukum berjalan sesuai aturan. Kombes Ade Safri menutup pernyataannya dengan janji untuk memberikan informasi terkini kepada publik seiring perkembangan kasus ini.

  • Pemeriksaan Audrey Davis Terkait Dugaan Video Syur: Pengacara Ungkap Kondisi Terkini

    Pada hari Selasa, 6 Agustus 2024, Audrey Davis, anak dari musisi David Bayu atau yang lebih dikenal dengan nama David “Naif”, menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya terkait dugaan keterlibatannya dalam video syur yang tengah menjadi sorotan publik. Pengacara Audrey, Sandi Arifin, memberikan klarifikasi mengenai status hukum kliennya serta kondisi terkini yang dialaminya.

    Status Audrey Masih Sebagai Saksi

    Sandi Arifin menegaskan bahwa saat ini Audrey Davis berstatus sebagai saksi dalam kasus tersebut. “Untuk statusnya saat ini masih saksi, tetapi yang jelas bisa dipertanyakan kepada penyidik kepolisian ya,” ujar Sandi Arifin ketika ditemui di Polda Metro Jaya. Ia juga menjelaskan bahwa dirinya baru saja menerima surat kuasa dari David “Naif” untuk mewakili putrinya dalam kasus ini. “Karena kita baru mendapatkan surat kuasa dan juga pemeriksaan belum masuk ke materi lebih lanjut. Jadi kami minta waktu untuk mempelajari, mungkin besok bisa lebih detail kita sampaikan,” tambahnya.

    Kondisi Audrey Masih Tertekan

    Sandi Arifin mengungkapkan bahwa Audrey mengalami kondisi syok akibat situasi yang dihadapinya saat ini. Ia mengapresiasi pihak kepolisian yang memahami kondisi psikologis Audrey yang masih membutuhkan waktu untuk menenangkan diri sebelum memberikan keterangan lebih lanjut. “Mungkin masih syok dan juga masih butuh waktu untuk memberikan keterangan,” kata Sandi. “Kami meminta secara resmi tadi untuk menunda atau pun meminta pemeriksaan menjadi besok siang karena klien kami juga kondisinya masih belum fit dan masih belum siap,” jelasnya lebih lanjut.

    Sayangnya, Sandi Arifin belum dapat memberikan komentar lebih jauh mengenai dugaan video syur tersebut. “Nanti, ya. Mungkin karena kita juga baru beberapa pertanyaan dan kita minta ditunda pemeriksaan lebih lanjut, karena alasan kesehatan klien kami. Mungkin baru besok kita jelaskan,” tandasnya.

    Pemeriksaan Singkat Karena Kondisi Kesehatan

    Pemeriksaan terhadap Audrey Davis di Polda Metro Jaya tidak berlangsung lama. Direskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Ade Safri Simanjuntak, menyatakan bahwa pemeriksaan dimulai sekitar pukul 16.30 WIB dan berakhir pukul 17.10 WIB dengan total enam pertanyaan yang diajukan kepada Audrey. “Dikarenakan kondisi kesehatan saksi AD tidak memungkinkan untuk dilanjutkan pemeriksaan pada hari ini, maka pemeriksaan terhadap yang bersangkutan ditutup atau selesai pada pukul 17.10 WIB,” tutur Kombes Ade Safri.

    Hingga kini, belum ada kepastian mengenai jadwal pemeriksaan lanjutan terhadap Audrey. Pihak kepolisian masih mempertimbangkan kondisi kesehatan Audrey sebelum melanjutkan proses hukum lebih lanjut.

    Penangkapan Pelaku Penyebar Video

    Sementara itu, pihak kepolisian telah berhasil menangkap dua orang pelaku yang diduga terlibat dalam penyebaran video asusila yang diduga diperankan oleh Audrey. Kedua pelaku tersebut berinisial MRS (22) dan JE (35). Penangkapan ini didasarkan pada laporan polisi dengan nomor LP/B/3944/VII/2024 tertanggal 12 Juli 2024 dan LP/B/4343/VII/2024 tertanggal 29 Juli 2024.

    Tersangka JE diketahui sebagai pemilik akun X (Twitter) dengan username @HwanDongZhou yang digunakan untuk menyebarkan video tersebut. Sementara itu, MRS mengaku sebagai admin serta pengelola channel Telegram yang digunakan untuk mendistribusikan konten video asusila. “Tersangka mengiklankan konten video pornografi, salah satunya video yang diduga melibatkan anak seorang musisi, melalui channel Telegram milik tersangka,” ungkap pihak kepolisian.

    Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 27 Ayat (1) Juncto Pasal 45 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan/atau Pasal 4 Ayat (1) Jo Pasal 29 dan/atau Pasal 7 Jo Pasal 33 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.

  • Perjalanan Cinta Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid hingga ke Pelaminan

    Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid telah resmi menjadi suami istri. Mereka melangsungkan pernikahan pada Jumat (26/7/2024) di Hotel Raffles, Jakarta Selatan, pukul 09.00 WIB.

    Dalam ijab Kabul, Thariq meminang Aaliyah dengan maskawin uang tunai sejumlah Rp26.072.024. Jumlah tersebut merepresentasikan tanggal pernikahan Thariq dan Aaliyah, yaitu 26 Juli 2024.

    Pernikahan mereka juga berlangsung kurang dari setahun setelah Thariq Halilintar dan Aaliyah resmi menjalin hubungan pada September 2023.

    Cerita Cinta Thariq dan Aaliyah

    Kisah cinta mereka berawal ketika Aurel Hermansyah, kakak ipar Thariq yang juga sahabat Aaliyah, mengaku mengenalkan keduanya.

    Sejak perkenalan tersebut, Thariq mengaku tidak ingin lama-lama berpacaran. Dia mengatakan siap mengajak putri Reza Artamevia dan almarhum Adjie Massaid itu menuju jenjang yang lebih serius, yaitu pernikahan.

    Youtuber dengan jumlah subscribers lebih dari 5,9 juta itu, sejak awal sudah menyatakan keseriusannya pada Aaliyah karena mengaku tidak ingin menjaga jodoh orang lain.

    “Dua minggu setelah kami ketemu terus aku langsung omong sama dia ‘aku harap kita satu visi misi nih, aku enggak mau terlalu lama pacaran, sudah capek juga, kalau harus buang buang waktu ngejagain jodoh orang buat apa,” ungkap Thariq pada 24 Maret.

    Sejak saat itu, Thariq juga tidak membantah kabar dirinya akan melamar Aaliyah setelah Lebaran 2024. Ia juga meminta doa untuk rencananya tersebut. Thariq Halilintar mengatakan akan menyiapkan semaksimal mungkin jika bisa segera menikah.

    Terlebih, hubungan mereka juga sudah mendapat restu dari masing-masing keluarga, “Yang terpenting orang tua sudah tahu,” kata Aaliyah.

    Sejak berpacaran, keduanya pun tak malu menunjukkan kemesraan di depan keluarga dan publik. Mereka juga saling mengunggah foto momen kebersamaan saat berpacaraan.

    Hingga pada 15 Mei 2024, Thariq mengunggah foto melamar Aaliyah Massaid. Prosesi lamaran resmi kemudian digelar di The Manor Andara, Depok, pada Minggu (23/6/2023), dan dihadiri oleh keluarga, kerabat, dan sahabat dari kedua belah pihak.

    Satu bulan kemudian, yakni pada 20 Juli, keduanya mengadakan pengajian dan dilanjutkan acara akad nikah serta resepsi pada Jumat (26/7/2024), di Jakarta.

    Selama ini, Thariq Halilintar dan Aaliyah hingga keluarga diketahui cukup tertutup soal informasi jadwal pernikahan mereka.

    Namun, Thariq kala itu terpantau telah mengajukan surat rekomendasi menikah. Kepala KUA Kebayoran Lama Chalabi, ketika itu mengakut tidak bisa mengungkapkan tanggal pernikahan keduanya kepada awak media karena permintaan pihak calon pengantin.

    Presiden Jokowi Hadiri Pernikahan Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid

    Presiden RI Joko Widodo dan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menghadiri dan menjadi saksi pernikahan Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid.

    Jokowi tampak mengenakan setelan jas dan dasi berwarna ungu serta peci. Ia menjadi saksi dari mempelai pria.

    Sedangkan Bambang Soesatyo memakai setelan jas warna hitam dan peci. Bambang dipercaya menjadi saksi untuk Aaliyah Massaid selaku mempelai wanita.

    Jokowi dan Bamsoet tampak duduk di meja akad nikah di samping masing-masing mempelai. Thariq dan Aaliyah terlihat mengenakan busana berwarna putih dan sudah berada di meja tersebut.

    Akad nikah tersebut juga dihadiri penghulu dan Tjandra Mudji Massaid yang merupakan paman Aaliyah selaku wali nikah.

    Rupaya Thariq merasa gugup saat akad nikah karena nama Aaliyah yang sangat panjang.

    “Jujur itu deg-degan banget sih, karena nama kamu cukup panjang ya. Tapi alhamdulillah (lancar). Tadi nggak satu tarikan napas sayang, jadi pada saat aku ngomong jadi langsung saja, makanya cepat banget,” ungkap Thariq Halilintar di The Raffles, Jakarta Selatan, Jumat (26/7/2024).

    Baca Juga: 12 Baju Bridesmaid Non Hijab yang Elegan dan Kekinian

    Setelah menikah, pasangan suami istri baru itu terlihat menampilkan maskawin berupa uang tunai. Uang tersebut dibingkai dan dipegang Thariq dan Aaliyah. Di atas uang lebih dari Rp26 juta itu juga terlihat inisial nama keduanya, AT (Aaliyah dan Thariq).

    Prosesi pernikahan kemudian dilanjutkan dengan prosesi penandatangan buku nikah oleh kedua pengantin. Selanjutnya, Habib Husein Ja’far menyampaikan nasihat pernikahan dalam acara tersebut.

    Selain groomsman dan bridesmaid, acara pernikahan tersebut juga turut dihadiri keluarga terdekat. Seluruh sesi acara pernikahan ini juga disiarkan langsung lewat saluran YouTube mereka.

  • Profil Wanda Hara, Pria Bercadar yang Ikut Kajian Ustadz Hanan Attaki

    Kamu mungkin pernah mendengar nama Wanda Hari. Ya, pria ini memang berkecimpung di industri hiburan bersama artis Tanah Air, terutama soal urusan fashion stylist atau tata busana.

    Bahkan, tidak sedikit artis populer Indonesia yang mempercayakan gaya busana mereka kepada Wanda Hara. Sebut saja seperti Nagita Slavina, Titi Kamal, Luna Maya, hingga Raffi Ahmad.

    Meski tidak asing dengan namanya, kamu mungkin penasaran dengan biodata dan profil Wanda Hara. Nah, untuk itu langsung saja simak ulasan berikut ini sampai selesai!

    Profil Wanda Hara

    Berikut ini biodata, perjalanan karir, hingga kehidupan pribadi Wanda Hara:

    1. Biodata

      • Nama lahir: Irwansyah
      • Tempat/tanggal lahir: Medan, 6 April 1985
      • Usia: 39 tahun
      • Agama: Islam
      • Jenis kelamin: Laki-laki
      • Pekerjaan: Penata busana
      • Instagram: @wanda_haraa

      2. Perjalanan Karir

      Sebelum sukses seperti sekarang, Wanda pernah bekerja di Jakarta sebagai penulis di salah satu majalah perempuan yang membahas fashion. Ia mulai menekuni bidang fashion sejak tahun 2006. Meski awalnya Wanda ingin menjadi makeup artis, namun ia justru lebih senang dengan dunia tata busana.

      Wanda pun akhirnya mantap berprofesi sebagai fashion stylist. Pada awalnya ia menjadi penata busana pribadi Titi Kamal.

      Dikutip dari channel YouTube Ronal dan Tike “RoTiVi”, Wanda mengaku sebagai alumni SMAN 28. Ia tidak pernah mengenyam pendidikan di perguruan tinggi, dan semua hal yang ia tahu tentang fashion stylish dipelajarinya secara otodidak.

      Jadi, Wanda tidak pernah belajar di sekolah khusus tata busana ataupun tata rias. Selain itu, ia juga pernah mendapatkan undangan dan tampil di Bangkok Fashion Week tahun 2012 silam. Sekarang, Wanda dipercaya menangani gaya busana para artis ternama.

      3. Kehidupan Pribadi

      Karena berprofesi sebagai fashion stylist artis, Wanda Hara pun memiliki lingkungan pertemanan dari kalangan selebritas. Sebut saja seperti Jefri Nichol, Anya Geraldine, Nia Ramadhani, Luna Maya, Nagita Slavina, dan banyak lainnya.

      Bersama teman-teman artisnya itu, Wanda juga sering melakukan berbagai kegiatan bersama seperti liburan atau olahraga. Momen itu pun kerap ia bagikan di akun Instagram miliknya @wanda_haraa. Selain momen bersama rekan-rekannya, Wanda juga sering membagikan aktivitasnya saat mengikuti event fashion di luar negeri lewat media sosial pribadinya.

      Setelah namanya semakin terkenal, ia pun mulai mendapatkan tawaran endorsement lewat Instagram miliknya dan beberapa kali menjadi brand ambassador dari brand tertentu.

      Menurutnya, profesi sebagai penata busana sangat menjanjikan. Selain dapat membangun relasi dengan kalangan yang memiliki potensi untuk karir, pekerjaan ini juga dapat memperbaiki serta meningkatkan perekonomian.

      Viral karena Memakai Cadar di Kajian Ustadz Hanan Attaki

      Baru-baru ini Wanda Hara menjadi sorotan netizen setelah tampil bercadar di kajian Ustadz Hanan Attaki. Ia datang bersama selebritis lainnya seperti Syahnaz Sadiqah, Nisya Ahmad, hingga Nagita Slavina. Foto-fotonya saat ikut pengajian pun beredar dan menjadi viral di media sosial pada Minggu, (21/7/2024).

      Menanggapi hal tersebut, panitia pengajian Ustadz Hanan Attaki memutuskan untuk tidak berkomentar. Melalui akun Instagram @ayah_amanah, panitia mengaku bahwa mereka tidak mengetahui bahwa sosok bercadar tersebut sebenarnya adalah seorang pria.

      Pihak panitia juga mengonfirmasi bahwa Wanda tidak bergabung dengan jamaah wanita lainnya. Ia diketahui hanya duduk di pojok jamaah wanita dan tidak ikut membaur. Selain itu, panitia juga memastikan Wanda tidak masuk ke toilet wanita.

      “Dan setelah kami telusuri dia pun duduk di pojokan shaf perempuan, bukan dihimpit (membaur) di tengah-tengah peserta perempuan,” jelas panitia.

      Wanda Hara Minta Maaf dan Mengakui Kesalahannya

      Setelah kegaduhan tersebut, Wanda akhirnya meminta maaf karena mengikuti pengajian Ustadz Hanan Attaki dengan menggunakan cadar. Melalui unggahan di Instagram pribadinya, ia juga mengakui kesalahannya.

      Baca Juga: Perjalanan Spiritual Dali Wassink Kembali Jadi Sorotan, Sudah Mualaf?

      “Saya Wanda Hara dari hati yang paling dalam mohon maaf atas kegaduhan ini dalam kajian yang diselenggarakan Ustadz Hanan Attaki kemarin. Atas kejadian yang telah terjadi karena perbuatan saya yang menyinggung banyak pihak. Saya menyadari ini adalah kesalahan saya,” kata Wanda.

      Wanda Hara juga menambahkan bahwa dirinya telah meminta maaf pada Ustadz Hanan Attaki dan tim Ayah Amanah, penyelenggara pengajian, dan pihak-pihak yang terseret dalam kejadian itu.

    1. Rangkuman Film Hijack 1971, yang Diangkat dari Kisah Nyata Pembajakan Pesawat Korea Selatan

      Setelah sukses dirilis di Korea Selatan pada 21 Juni 2024, film Hijack 1971 akhirnya resmi tayang di Indonesia pada 17 Juli 2024. Film debut sutradara Kim Sung Han ini mengangkat kisah nyata pembajakan pesawat Korean Air F27 pada tahun 1971.

      Seorang pria Korea bernama Yong Dae (Yeo Jin Goo) adalah pelaku pembajakan pesawat tersebut. ia meminta agar pesawat itu diterbangkan menuju Korea Utara.

      Pesawat dengan rute penerbangan domestik dari Gangneung ke Seoul ini berisi kurang dari 100 penumpang.

      Sang sutradara mengatakan, film Hijack 1971 dibuat tanpa drama berlebihan karena ingin menggambarkan situasi ketika tragedi tersebut terjadi.

      Lalu, bagaimana akhir ceritanya? Apakah sang pembajak berhasil mendapatkan keinginannya?

      Cerita Film Hijack 1971

      1. Tujuan Yong Dae membajak pesawat

      Yong Dae nekat membajak pesawat yang dikemudikan oleh co-pilot Tae In (Ha Jung Woo). Bahkan, ia tak segan menyakiti penumpang dan kru pesawat yang melawannya.

      Tindakan Yong Dae memang salah. Namun, latar belakang masa lalunya yang menyedihkan mampu menggoyahkan perasaan penonton.

      Sebab, Yong Dae yang tinggal di Sokcho, Provinsi Gangwon, mengalami diskriminasi karena saudaranya bergabung sebagai Tentara Rakyat Korea Utara saat Perang Korea. Setelah ibunya, ia membajak pesawat tersebut karena ingin bertemu kembali dengan saudaranya.

      2. Perjuangan co-pilot Tae In hingga titik darah penghabisan

      Yang paling menonjol dari film Hijack 1971 adalah perjuangan dan pengorbanan co-pilot Tae In. Mantan pilot pesawat tempur ini berjuang hingga titik darah penghabisan supaya pesawatnya tidak memasuki wilayah Korea Utara.

      Tae In bahkan sampai kehilangan salah satu tangannya setelah menutupi bom rakitan dari Yong Dae. Pengorbanan Tae In ini pun memancing penumpang dan kru lainnya untuk ikut bersama-sama berjuang, hingga aksi Yong Dae dapat mereka hentikan.

      3. Seluruh penumpang selamat, namun kematian Tae In buat perasaan jadi emosional

      Dibuat dengan efek visual dan sinematografi yang memukau, Tae In sukses menjauh dari Korea Utara dan kembali menerbangkan pesawatnya ke Korea Selatan. Ia mendaratkan pesawat tersebut di pinggir pantai dan seluruh penumpang di dalamnya selamat.

      Hijack 1971 memang berakhir bahagia. Namun, juga membuat sisi kemanusiaan penonton tersentuh, karena setelah pengorbanan Tae In yang begitu besar, ia meninggal.

      Kisahnya semakin emosional, karena ini adalah penerbangan pertama sekaligus terakhir baginya.

      4. Nasib akhir Yong Dae

      Akhir film ini memperlihatkan nashi Yong Dae yang dibiarkan terkapar sendirian di dalam pesawat setelah diberondong peluru. Selain itu, film Hijack 1971 juga menyertakan video asli pembajakan pesawat itu.

      Apakah Film Hijack 1971 Layak Ditonton?

      Bisa dibilang, premis film ini cukup umum. Mulai dari tema sampai plotnya bisa ditebak dengan mudah, terutama bagi penonton yang terbiasa menonton film serupa.

      Namun, Hijack 1971 berhasil mengemas premis yang umum tersebut dengan visual dan sinematografi yang apik. Berbagai aspek seperti framing, pencahayaan, dan pergerakan kamera akan membawa penonton ikut merasakan kekacauan di dalam pesawat.

      Efek visualnya pun terasa membekas, karena bisa membuat adegan, seperti pesawat berpindah arah dengan ekstrem hingga pesawat lepas kendali dari sang pilot, terasa nyata.

      Alur filmnya pun dibuat secara perlahan dengan perjuangan kru pesawat dan penumpang sebagai sorotan. Hal ini membang membuat film menjadi lebih berwarna. Namun sisi lain, penonton juga bisa merasa bosan karena ceritanya digambarkan dengan formula yang sangat klise.

      Baca Juga: LayarKaca21 Berbahaya? ini Daftar List Alternatif Link Streaming Film Online

      Hal lain yang menarik dari film ini adalah music scoring. Aspek satu ini dapat meningkatkan ketegangan dengan nada-nadanya yang mengerikan di momen yang tepat, selain itu porsinya juga pas.

      Begitu pula dengan sound effect yang terdengar di sepanjang film. Mulai dari suara tembakan, ledakan, hingga suara cipratan darah, terdengar natural.

      Secara keseluruhan, Hijack 1971 sangat layak ditonton. Sebelumnya, film yang lebih dahulu tayang di Korea Selatan ini sukses meraih 1 juta penonton usai sembilan hari penayangan.