Author: masel

  • Hasil Imbang Madura United vs PSBS Biak: Dampaknya pada Klasemen Liga 1 2024/2025

    Madura United kembali gagal meraih kemenangan saat menjamu PSBS Biak dalam lanjutan BRI Liga 1 Indonesia 2024/2025. Bermain di Stadion Gelora Bangkalan, Jawa Timur, Sabtu (8/2), kedua tim harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 0-0. Hasil ini berdampak signifikan terhadap posisi mereka di klasemen Liga 1.

    Jalannya Pertandingan: Dominasi Tanpa Gol

    Sejak awal laga, Madura United tampil agresif dengan strategi menyerang yang mendominasi jalannya pertandingan. Peluang emas tercipta di menit ke-12 melalui sepakan Luiz Morais Dos Reis (Lulinha), namun gagal berbuah gol. Meskipun “Laskar Sape Kerrap” terus melancarkan serangan, kokohnya pertahanan PSBS Biak membuat mereka kesulitan menembus gawang lawan.

    Memasuki babak kedua, Madura United berusaha keras mencetak gol kemenangan. Namun, PSBS Biak justru memberikan perlawanan sengit melalui serangan balik cepat yang beberapa kali mengancam gawang Madura United. Pada menit ke-77, PSBS Biak hampir saja memecah kebuntuan lewat peluang emas, tetapi skor tetap bertahan 0-0 hingga peluit panjang dibunyikan.

    Dampak Hasil Imbang pada Klasemen Liga 1

    Hasil imbang ini memperpanjang tren negatif Madura United yang masih terpuruk di zona degradasi. Mereka tertahan di peringkat ke-18 klasemen Liga 1 dengan mengoleksi 17 poin dari 22 pertandingan (4 kemenangan, 5 hasil imbang, dan 13 kekalahan). Situasi ini menuntut Madura United untuk segera berbenah jika ingin keluar dari zona merah.

    Sementara itu, PSBS Biak berhasil mempertahankan posisi mereka di papan tengah. Dengan tambahan satu poin, mereka kini menempati peringkat ke-12 klasemen Liga 1 2024/2025, mengumpulkan 29 poin dari 22 laga (8 kemenangan, 5 hasil seri, dan 9 kekalahan).

    Evaluasi Pelatih dan Harapan ke Depan

    Pelatih Madura United, Alfredo Vera, mengungkapkan kekecewaannya atas hasil imbang ini. Menurutnya, tim sudah bermain maksimal dan menciptakan banyak peluang, tetapi lemahnya penyelesaian akhir menjadi kendala utama.

    “Dari segi permainan, kami sudah tampil bagus dan menciptakan beberapa peluang, tetapi sayangnya belum bisa dikonversi menjadi gol,” ujar Vera usai pertandingan.

    Untuk keluar dari zona degradasi, Madura United perlu meningkatkan efektivitas serangan dan memperbaiki lini depan. Perbaikan ini sangat penting agar mereka bisa meraih poin penuh di laga-laga selanjutnya dan memperbaiki posisi di klasemen Liga 1.

    Update Terbaru Klasemen Liga 1 2024/2025

    Berikut adalah posisi terbaru beberapa tim di klasemen Liga 1 pasca hasil imbang Madura United vs PSBS Biak:

    1. Peringkat 1-5: [Tim A, Tim B, Tim C, dst.]*
    2. Zona Degradasi: Madura United (peringkat 18) — 17 poin
    3. Papan Tengah: PSBS Biak (peringkat 12) — 29 poin

    (*Data klasemen lengkap dapat dilihat di situs resmi Liga 1.)

    Hasil imbang tanpa gol ini menjadi peringatan bagi Madura United untuk segera melakukan perbaikan. Dengan kompetisi Liga 1 2024/2025 yang semakin ketat, setiap poin sangat berarti, terutama dalam upaya keluar dari zona degradasi. Sementara itu, PSBS Biak tetap tampil konsisten di papan tengah, menjaga peluang mereka untuk bersaing di paruh atas klasemen Liga 1.

  • Banjir di Jakarta Barat Rendam 20 RT, 198 Warga Mengungsi ke Musala dan Rusunawa

    Jakarta, 8 Februari 2025 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI melaporkan banjir di Jakarta Barat telah menyebabkan 198 warga mengungsi ke sejumlah lokasi, termasuk musala dan rusunawa, akibat curah hujan tinggi yang memicu genangan air hingga 100 cm. Kejadian ini terjadi di wilayah Kalideres, Cengkareng, dan sekitarnya, dengan 20 RT masih terendam hingga Sabtu sore.

    Lokasi Pengungsian dan Bantuan Darurat
    Kepala BPBD DKI, Isnawa Adji, mengonfirmasi pengungsi tersebar di enam titik, antara lain Masjid Shofatul Ummah Pegadungan (40 orang), Rusunawa V Tegal Alur (11 orang), serta Mushalla Al Hidayah dan RPTRA Alur Anggrek. “Kami telah mendistribusikan 40 kotak makanan siap saji dan empat dus air mineral untuk memenuhi kebutuhan mendesak,” jelas Isnawa. Bantuan darurat ini menjadi prioritas untuk menjaga kesehatan pengungsi banjir di tengah kondisi cuaca ekstrem.

    Titik Genangan dan Dampak pada Akses Jalan
    Hingga pukul 14.00 WIB, genangan air di Jakarta Barat masih melanda sejumlah ruas jalan vital, seperti Jalan Tanjung Duren Raya (60 cm), Jalan Benda Raya, dan Jalan Bumi Cengkareng Indah (25-60 cm). BPBD DKI mencatat ketinggian air bervariasi antara 30-100 cm di 20 RT, terutama di kawasan rawan banjir seperti Kalideres dan Tegal Alur. Kendati demikian, beberapa wilayah seperti Rawa Buaya dan Jelambar mulai surut, sementara genangan di jalan bawah tanah Matraman dan Kedoya Utara telah berkurang.

    Upaya Mitigasi dan Pemantauan BPBD DKI
    Isnawa menegaskan, timnya terus memantau perkembangan banjir di Jakarta Barat dan mengoptimalkan proses evakuasi warga yang terdampak. “Kami berkoordinasi dengan pihak kelurahan dan relawan untuk memastikan distribusi logamg lancar serta kesiapan jalur alternatif bagi pengendara,” ujarnya. Pemantauan intensif juga dilakukan di daerah aliran sungai dan pompa air untuk mencegah meluasnya genangan.

    Peringatan untuk Warga dan Pengendara
    BPBD DKI mengimbau warga di Jakarta Barat, khususnya di wilayah Cengkareng dan Kalideres, tetap waspada terhadap potensi hujan lanjutan. Masyarakat diharapkan menghindari lokasi genangan dalam dan melaporkan keadaan darurat ke nomor layanan 112. Sementara pengendara disarankan menggunakan jalur alternatif seperti Jalan Daan Mogot atau Jalan Kembangan untuk menghindari kemacetan di titik rawan banjir.

    Analisis Penyebab dan Antisipasi Jangka Panjang
    Bencana banjir di Jakarta Barat kali ini kembali menyoroti masalah drainase yang belum optimal dan tingginya curah hujan di awal Februari. BPBD DKI menyatakan akan mengevaluasi sistem polder dan normalisasi sungai untuk mengurangi risiko serupa di masa depan. Data historis menunjukkan, wilayah ini termasuk hotspot banjir Jakarta dengan frekuensi genangan tertinggi selama lima tahun terakhir.

    Update terkini kondisi banjir di Jakarta Barat dapat diakses melalui situs resmi BPBD DKI atau akun media sosial @bpbdjakarta.

  • Dugaan Pemotongan Dana PIP di SMA Negeri 7 Cirebon, Dedi Mulyadi Turun Tangan

    Cirebon, 7 Februari 2025 — Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi, melakukan kunjungan kerja ke SMA Negeri 7 Cirebon pada Jumat (7/2/2025). Kunjungan tersebut tiba-tiba menarik perhatian ketika dua siswi memberanikan diri melaporkan dugaan pemotongan dana bantuan pendidikan Program Indonesia Pintar (PIP).

    Salah satu siswi mengungkapkan bahwa dana PIP yang seharusnya mereka terima penuh telah mengalami pemotongan. “Bantuan PIP kami dipotong. Katanya itu sumbangan dari partai,” ujar siswi tersebut kepada Dedi Mulyadi.

    Menanggapi pernyataan tersebut, Dedi langsung meluruskan bahwa PIP adalah program bantuan pendidikan dari pemerintah, bukan sumbangan dari partai politik. “Program ini biasanya dikelola oleh anggota DPR RI di daerah pemilihan mereka, tapi itu murni program pemerintah,” jelasnya.

    Rincian Dugaan Pemotongan Dana

    Siswi tersebut menjelaskan bahwa dirinya menerima bantuan sebesar Rp 1,8 juta per tahun, namun dana tersebut dipotong sebesar Rp 250.000. Dedi pun menanyakan mekanisme pemotongan tersebut.

    “Bagaimana caranya bisa dipotong?” tanya Dedi.

    Siswi itu mengungkapkan bahwa buku tabungan, kartu ATM, dan PIN mereka dipegang oleh pihak sekolah. Bahkan, nomor PIN diseragamkan untuk semua siswa, yang menurut Dedi sangat tidak wajar. “PIN itu seharusnya rahasia dan tidak boleh diketahui orang lain,” tegasnya.

    Baca Juga: Dana PIP Kemdikbud go id Segera Cair! Begini Cara Cek dan Cairkan

    Dugaan Praktik Tidak Transparan di Sekolah

    Lebih lanjut, siswi tersebut mengatakan bahwa jika ada perubahan PIN, siswa diwajibkan melaporkannya ke pihak sekolah. Dedi menyayangkan praktik ini karena mengancam keamanan dana bantuan.

    Selain dugaan pemotongan PIP, para siswi juga mengeluhkan adanya pungutan sumbangan untuk masjid yang bersifat wajib sebesar Rp 150.000 per siswa. Meski disebut sebagai infak, namun adanya patokan nominal membuat siswa merasa terbebani.

    Karena harus melanjutkan agenda lainnya, Dedi meminta nomor WhatsApp siswi tersebut untuk tindak lanjut. “Nanti kami hubungi lewat WA,” ujarnya.

    Tindak Lanjut dan Komitmen Pemerintah

    Kasus ini menambah daftar panjang dugaan penyelewengan dana bantuan pendidikan di lingkungan sekolah. Dedi Mulyadi menegaskan akan menindaklanjuti laporan ini secara serius dan berjanji untuk melakukan investigasi mendalam guna memastikan transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana PIP.

    Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Dedi Mulyadi berkomitmen untuk melindungi hak-hak siswa dan memastikan setiap bantuan yang disalurkan pemerintah dapat diterima penuh tanpa adanya potongan tidak sah.

  • Link Video Bulan Sutena Terbaru yang Menghebohkan Media Sosial

    Media sosial kembali dihebohkan dengan beredarnya link video Bulan Sutena terbaru yang diduga melibatkan selebgram dan konten kreator asal Bali tersebut. Video berdurasi 1 menit 14 detik ini cepat menyebar di berbagai platform media sosial, memicu rasa penasaran warganet. Namun, apakah benar video viral tersebut melibatkan Bulan Sutena?

    Klarifikasi Resmi dari Bulan Sutena

    Menanggapi viralnya video tersebut, Bulan Sutena tidak tinggal diam. Lewat unggahan di media sosial, ia dengan tegas membantah bahwa perempuan dalam video tersebut adalah dirinya. Dalam video klarifikasinya, Bulan Sutena mengatakan, “Coba deh perhatikan baik-baik, itu loh AI. Wajar saja kalau ada yang mengira itu aku karena masih asing sama wajah aku.”

    Bulan Sutena menegaskan bahwa video tersebut merupakan hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan (AI). Ia merasa kecewa terhadap pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab karena telah menyalahgunakan teknologi untuk membuat konten semacam itu.

    Video Viral Bulan Sutena 1 Menit 14 Detik Banyak yang Download
    Link Video Bulan Sutena Terbaru

    Baca Juga: Bulan Sutena Buka Suara Soal Video Viral Mirip Dirinya

    Reaksi Bulan Sutena Terhadap Penyalahgunaan Teknologi

    Dalam pernyataannya, Bulan Sutena mengungkapkan rasa takut dan kecewanya terhadap orang-orang yang menggunakan teknologi untuk tujuan negatif. “Takut banget ya sama orang-orang yang menyalahgunakan teknologi zaman sekarang, kejam banget lo mereka itu,” ungkapnya.

    Alih-alih memperpanjang masalah, pemain film Eva: Pendakian Terakhir ini memilih untuk mendoakan agar pelaku segera sadar. “Doakan saja semoga mereka cepat sadar dan menjadi ciptaan Tuhan yang berguna. Yuk, kita gunakan teknologi untuk hal yang positif,” tutup Bulan Sutena.

    Siapa Bulan Sutena?

    Bulan Sutena dikenal sebagai penyanyi, konten kreator, dan aktris berbakat asal Bali. Namanya mulai dikenal luas setelah sukses meng-cover lagu “Terpesona” yang sempat viral di media sosial. Kini, ia terus mengembangkan kariernya di dunia hiburan, termasuk merambah dunia akting.

    Mencari Link Video Bulan Sutena Terbaru? Hati-hati!

    Bagi warganet yang masih mencari link video Bulan Sutena terbaru, penting untuk berhati-hati. Penyebaran video pribadi tanpa izin merupakan pelanggaran privasi dan bisa berdampak hukum. Selain itu, banyak tautan palsu yang dapat membahayakan perangkat Anda.

    Sebagai pengguna internet yang bijak, mari kita gunakan teknologi untuk hal-hal positif dan tidak turut serta menyebarkan konten yang merugikan orang lain. Tetap dukung karya dan prestasi Bulan Sutena di industri hiburan Indonesia.

  • Video Viral Bulan Sutena 1 Menit 14 Detik Banyak yang Download disini!

    Nama Bulan Sutena sedang menjadi sorotan publik setelah beredar kabar mengenai video viral berdurasi 1 menit 14 detik yang dikaitkan dengannya. Isu ini muncul setelah seorang pengguna media sosial membagikan dua gambar yang disebut mirip dengan sosok Bulan Sutena disertai caption “Ubur-ubur ikan lelle, Bulan Sutena viral le”.

    Menurut laporan, video tersebut telah ditonton lebih dari 964,1 ribu kali dan mengumpulkan 5.802 like di platform TikTok. Meski ramai diperdebatkan, hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari Bulan Sutena terkait kebenaran sosok dalam rekaman tersebut.

    Baca Juga: Video Viral 1 Menit 14 Detik Bulan Sutena {Cek Disini}

    Bulan Sutena, yang memiliki nama asli Wayan Bulan Yurriana Sutena, lahir di Kabupaten Gianyar, Bali, pada 14 Mei 2004. Selain dikenal sebagai konten kreator, ia memiliki segudang prestasi, termasuk juara lomba Bahasa Inggris tingkat SMP se-Gianyar tahun 2018.

    Tidak hanya mahir berbahasa asing, perempuan berparas menawan ini juga menguasai seni bela diri kempo. Bulan bahkan pernah meraih medali emas di Pekan Olahraga dan Seni Pelajar Bali tahun 2019.

    Meski video viral itu terus menjadi perhatian, Bulan Sutena sudah memberikan klarifikasi apakah ia memang terlibat dalam konten berdurasi 1 menit 14 detik tersebut. Kabar ini pun masih menjadi teka-teki di kalangan netizen yang banyak download video viral Bulan Sutena.

  • Link Video Syur Bulan Sutena 1 Menit 14 Detik Viral Dicari Netizen di X

    Nama TikToker asal Bali, Bulan Sutena, tiba-tiba menjadi sorotan publik setelah video syur yang diduga menampilkan dirinya beredar luas. Video berdurasi 1 menit 14 detik tersebut viral di platform X (sebelumnya dikenal sebagai Twitter).

    Dalam video viral tersebut, terlihat seorang perempuan yang diklaim mirip dengan Bulan Sutena. Hal ini membuat namanya langsung trending di berbagai platform digital dan memicu beragam reaksi dari netizen. Video syur yang diduga menampilkan Bulan Sutena ini beredar menjelang rilis filmnya berjudul Made in Bali.

    Tak tinggal diam, Bulan Sutena pun angkat bicara menanggapi kasus ini. Melalui unggahan di akun TikTok-nya, ia mengaku kebingungan karena banyak orang masih percaya bahwa dirinya adalah sosok dalam video tersebut.

    “Hallo how are you, kabar aku bingung. Kenapa? Karena di komen masih pada percaya kalau video yang lagi viral itu adalah aku,” ujar Bulan Sutena dalam videonya.

    Ia menegaskan bahwa video tersebut kemungkinan besar dibuat menggunakan teknologi AI atau Artificial Intelligence. Bulan menyatakan bahwa wajar jika banyak orang tertipu karena belum terlalu familiar dengan wajah aslinya.

    Baca Juga: Bulan Sutena Buka Suara Soal Video Viral Mirip Dirinya

    “Coba diperhatikan baik-baik! Itu lho AI. Ya mungkin, wajar saja buat temen-temen yang masih mengira itu aku karena masih asing sama wajah aku,” lanjutnya.

    Bulan Sutena juga menyayangkan adanya pihak yang memanfaatkan teknologi AI untuk membuat konten manipulatif dan menyesatkan.

    “Takut banget sama orang-orang yang menggunakan teknologi zaman sekarang. Kejam banget mereka itu,” ungkapnya.

    Baca Juga: Ekslusif! Video Audrey Davis Putri Menjadi Incaran Lewat TeraBox Maupun X Twitter

    Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam memanfaatkan teknologi, terutama untuk hal-hal yang positif.

    “Yuk kita gunakan teknologi untuk hal-hal yang positif,” pesannya.

  • Video Viral 1 Menit 14 Detik Mirip Bulan Sutena {Cek Disini}

    Sebuah video berdurasi 1 menit 14 detik yang diduga menampilkan sosok mirip Bulan Sutena sedang viral di media sosial. Netizen ramai-ramai mencari link asli video Bulan Sutena tersebut sambil membandingkan kemiripan wajah wanita dalam rekaman dengan TikToker asal Bali itu. Meski belum ada konfirmasi resmi dari pihak Bulan Sutena, video ini telah memicu spekulasi dan debat di kalangan pengguna internet. Apakah benar itu dirinya? Atau hanya sekadar kemiripan belaka? Simak fakta selengkapnya di artikel ini!

    Video Viral: Benarkah Itu Bulan Sutena?

    Video berdurasi 1 menit 14 detik ini pertama kali muncul tanpa konteks yang jelas. Namun, kemiripan wajah wanita dalam video dengan Bulan Sutena membuat banyak netizen penasaran. Meski begitu, hingga saat ini, belum ada bukti konkret yang mengonfirmasi identitas wanita tersebut.

    Bulan Sutena, yang memiliki lebih dari 9,6 juta pengikut di TikTok, dikenal sebagai sosok multitalenta. Ia tidak hanya pandai bermain gitar, tetapi juga memiliki suara merdu yang membuatnya semakin populer. Namun, terkait video ini, ia belum memberikan pernyataan resmi.

    Baca Juga: Bulan Sutena Buka Suara Soal Video Viral Mirip Dirinya


    Siapa Bulan Sutena? Sosok yang Bikin Netizen Penasaran

    Bulan Sutena, atau Wayan Bulan Yurrina Sutena, adalah TikToker asal Gianyar, Bali. Ia mulai dikenal luas setelah merilis single berjudul “Ghosting” pada 2021. Selain itu, ia juga merambah dunia akting dengan membintangi film horor “Rambut Kafan” pada 2024.

    Sebelum video ini viral, Bulan sempat menarik perhatian publik dengan video jogetnya di kamar mandi tiga tahun lalu. Video tersebut menunjukkan sisi energik dan ceria yang menjadi ciri khasnya.

    link Video viral Bulan Sutena
    Link Video Viral 1 Menit 14 Bulan Sutena

    Jejak Karier dan Popularitas Bulan Sutena

    Karier Bulan Sutena terus menanjak sejak pertama kali muncul di media sosial. Ia tidak hanya mengandalkan kecantikan, tetapi juga bakatnya yang luar biasa. Hal ini membuatnya memiliki banyak penggemar setia yang selalu menantikan karya-karyanya.

    Namun, popularitasnya juga sering kali dibarengi dengan berbagai isu dan kontroversi. Seperti video 1 menit 14 detik ini, yang kini menjadi perbincangan hangat di kalangan netizen.

    Baca Juga: Link Video Syur Bulan Sutena 1 Menit 14 Detik Viral Dicari Netizen di X


    Jangan Langsung Percaya!

    Meskipun video ini terus viral, penting untuk tidak langsung percaya tanpa bukti yang jelas. Publik diharapkan tetap bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial. Sampai saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari Bulan Sutena terkait isu ini.

  • Bulan Sutena Buka Suara Soal Video Viral Mirip Dirinya

    Bulan Sutena, seorang konten kreator dan selebgram, ramai diperbincangkan di media sosial setelah sebuah video berdurasi 1 menit 14 detik tersebar luas. Video tersebut menampilkan seorang wanita yang diduga berasal dari Bali sedang melakukan hohohihi!, dan wajahnya diklaim memiliki kemiripan dengan Bulan Sutena.

    Video viral dan beredar di berbagai platform media sosial ini memicu berbagai spekulasi di kalangan netizen. Meski tidak terlibat secara langsung, Bulan Sutena akhirnya memberikan tanggapan terkait isu tersebut. Melalui kolom komentar di akun media sosialnya, ia menjawab pertanyaan netizen yang menanyakan keterkaitannya dengan video tersebut.

    Baca Juga: Netizen Temukan Link Video Viral 12 Menit Lydia onic

    “Itu AI, please,” tulis Bulan Sutena dalam salah satu komentarnya, menyangkal keterlibatannya dan menyebut bahwa video tersebut kemungkinan dibuat menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI). Tanggapan ini menjadi upayanya untuk meredam kegaduhan yang timbul akibat beredarnya video tersebut.

  • Film Semi Jepang: 17 Rekomendasi Terpopuler dengan Nuansa Romantis dan Drama

    Menyaksikan film semi Jepang bersama pasangan bisa menjadi cara yang intim untuk meningkatkan keharmonisan hubungan. Industri perfilman Jepang dikenal unik dalam menyajikan konten yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengangkat cerita kompleks dengan estetika visual memukau. Artikel ini akan membahas secara komprehensif rekomendasi film semi Jepang terbaik dengan nuansa romantis dan drama, sejarah, serta tips memilih konten yang sesuai dengan selera Anda. Simak ulasan lengkapnya untuk menemukan film yang cocok ditonton bersama pasangan!


    Apa Itu Film Semi Jepang?

    Film semi Jepang adalah genre sinema yang menggabungkan elemen emosional dengan narasi mendalam dan sentuhan sensualitas yang disajikan secara artistik. Berbeda dengan film konvensional, karya-karya ini kerap mengangkat tema sosial, psikologis, atau bahkan komedi, sehingga cocok untuk penonton yang mencari hiburan berkualitas tanpa meninggalkan kedalaman cerita.

    Industri ini berkembang pesat sejak era 1960-an, dengan studio seperti Nikkatsu memproduksi film-film berkonsep Roman Porno. Ciri khasnya adalah penggunaan simbolisme, sinematografi artistik, dan karakter yang kompleks. Tidak heran jika film semi Jepang sering dianggap sebagai bentuk seni yang memadukan emosi, estetika, dan intelektualitas.


    Mengapa Memilih Film Semi Jepang?

    1. Kualitas Narasi: Alur cerita tidak hanya fokus pada hubungan romantis, tetapi juga menyentuh konflik manusia, seperti cinta terlarang, tekanan sosial, atau pencarian identitas.
    2. Estetika Visual: Sinematografi Jepang terkenal dengan pencahayaan dramatis dan komposisi frame yang indah, menonjolkan keindahan artistik dalam setiap adegan.
    3. Variasi Genre: Mulai dari drama psikologis, romantis, hingga komedi satir—semua bisa ditemukan dalam film semi Jepang.

    Baca Juga: 20 Film Semi Terbaru!, Bikin Tegang Saat Menonton


    17 Rekomendasi Film Semi Jepang Terbaik

    Berikut daftar lengkap rekomendasi film semi Jepang yang layak ditonton, dilengkapi sinopsis mendalam, tahun rilis, dan keunikan masing-masing karya:

    1. Wife to be Sacrificed (1974) – Eksplorasi tema kekuasaan dan psikologi dalam hubungan dengan fokus pada dinamika emosional yang intens.
    2. Tampopo (1985) – Sentuhan metaforis tentang hubungan manusia melalui makanan, mengeksplorasi keintiman dalam kehidupan sehari-hari.
    3. Love Hotel (1985) – Drama intens tentang pasangan yang menghadapi dilema moral, dengan nuansa sinematografi yang gelap dan penuh simbolisme.
    4. Tokyo Decadence (1992) – Gambaran kehidupan urban dengan pendekatan surealis, menyoroti pencarian identitas di tengah hiruk-pikuk kota.
    5. A Snake of June (2002) – Simbolisme mendalam tentang hasrat tersembunyi dan perjalanan emosional karakter utama yang penuh makna.
    6. Ambiguous (2003) – Refleksi sosial di era digital awal 2000-an, mengangkat tema keterasingan dan pencarian koneksi manusia.
    7. The Glamorous Life of Sachiko Hanai (2003) – Parodi politik dengan nuansa komedi gelap yang cerdas, menampilkan kritik sosial yang tajam.
    8. Uncle’s Paradise (2006) – Humor absurd dengan elemen mitologi Jepang yang unik, menawarkan pandangan segar tentang hubungan keluarga.
    9. Heavenly Forest (2006) – Romansa puitis yang menyentuh hati, menggambarkan keindahan cinta platonis dan kedekatan emosional.
    10. Norwegian Wood (2010) – Adaptasi melankolis dari novel Haruki Murakami, mengeksplorasi tema cinta, kehilangan, dan depresi.
    11. The Liar and His Lover (2013) – Kisah cinta sederhana dengan musik sebagai latar, menyoroti perjuangan dan pengorbanan dalam hubungan.
    12. Otoko no Isshou (2015) – Hubungan cinta lintas generasi yang penuh makna, menantang norma sosial tentang perbedaan usia.
    13. L-DK: Two Loves Under One Roof (2019) – Komedi romantis ringan dengan dinamika menarik, mengangkat tema hidup bersama dan penemuan diri.
    14. Kabukicho Love Hotel (2014) – Kisah rahasia di balik gemerlap distrik hiburan Tokyo, mengeksplorasi kehidupan ganda para karakternya.
    15. Wet Woman in the Wind (2016) – Eksplorasi seni dengan adegan penuh improvisasi, menghadirkan karakter yang kompleks dan penuh misteri.
    16. Love Exposure (2009) – Film kultus dengan kombinasi genre yang unik, menggabungkan elemen cinta, agama, dan pemberontakan remaja.
    17. It Feels So Good (2019) – Refleksi moral dalam hubungan yang kompleks, menampilkan emosi mendalam dan dilema batin karakter utamanya.

    Tips Memilih Film Semi Jepang yang Tepat

    1. Perhatikan Rating Usia: Pastikan film sesuai dengan kematangan emosional penonton.
    2. Cek Genre: Pilih sesuai selera—apakah romantis, drama, atau komedi satir?
    3. Baca Ulasan: Cari review dari platform seperti IMDb atau MyDramaList untuk memahami konten film.

    Baca Juga: Nonton Film Layarkaca21 Dutamovie21 IndoXXI Bisa Diakses Gratis


    FAQ Seputar Film Semi Jepang

    Q: Apakah film semi Jepang legal di Indonesia?
    A: Film dengan konten dewasa harus melalui sensor BPPM. Pastikan menonton via platform legal seperti Netflix atau Viu yang telah menyaring konten.

    Q: Apa beda film semi Jepang dengan film konvensional?
    A: Film semi Jepang memiliki alur cerita dan nilai artistik yang mendalam, sementara film konvensional mungkin lebih fokus pada hiburan umum.

    Baca Juga: Film Romantis Indonesia: Rekomendasi Terbaik dari Masa ke Masa


    Penutup

    Film semi Jepang dengan nuansa romantis dan drama menawarkan pengalaman menonton yang tak hanya menghibur, tetapi juga memicu refleksi tentang hubungan manusia. Dari klasik seperti Wife to be Sacrificed hingga modern seperti L-DK, setiap film punya keunikan cerita dan visual. Jadikan rekomendasi di atas referensi untuk merencanakan movie night spesial bersama pasangan. Selamat menonton dan jaga keintiman hubungan!

    • THR dan Gaji 13 PNS 2025: Benarkah Dihapus? Berikut Fakta Terbarunya

      Gaji ke-13 dan Tunjangan Hari Raya (THR) atau gaji ke-14 bagi aparatur sipil negara (ASN) tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial. Isu ini muncul setelah kabar bahwa pemerintah akan menghapuskan gaji ke-13 dan ke-14 pada tahun 2025. Lantas, benarkah gaji 13 ASN dihapus? Simak penjelasan selengkapnya.

      Isu Penghapusan Gaji 13 dan 14 ASN Beredar di Media Sosial

      Dalam beberapa hari terakhir, beredar informasi di media sosial X (dulu Twitter) mengenai kebijakan efisiensi anggaran oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Dalam foto yang beredar, BRIN disebutkan akan menghapus belanja pegawai ke-13 dan ke-14 untuk mencapai target efisiensi anggaran sebesar Rp 2,07 triliun.

      “Meskipun untuk mencapai efisiensi sesuai target Rp 2,07 T, BRIN harus menghapuskan seluruh anggaran riset dan inovasi di 12 Organisasi Riset, menangguhkan seluruh pembiayaan SBSN, menangguhkan sebagian pembiayaan PLN, serta menghapuskan belanja pegawai ke-13 dan ke-14 bagi seluruh ASN BRIN,” tulis keterangan dalam gambar yang dibagikan oleh akun X @tukin_dosenASN.

      Baca Juga: Isu THR Gaji 13 PNS dan Gaji 13-14 ASN Dihapus: Penjelasan Resmi Pemerintah

      Pemerintah Tegaskan Gaji 13 dan THR ASN Tetap Cair

      Pemerintah Tegaskan Gaji 13 dan THR ASN Tetap Cair

      Menanggapi isu tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa gaji ke-13 dan THR ASN tetap akan dicairkan. Sri Mulyani menyatakan bahwa pencairan tersebut sudah dianggarkan dalam belanja negara tahun 2025.

      “Insya Allah (cair), sudah dianggarkan,” kata Sri Mulyani saat ditemui di Mal Grand Indonesia, Jakarta, pada Kamis, 6 Februari 2025.

      Jadwal Pencairan THR dan Gaji 13 ASN 2025

      Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 14 Tahun 2024, jadwal pencairan THR dan gaji ke-13 untuk ASN diperkirakan sebagai berikut:

      • THR akan diberikan sekitar 10 hari kerja sebelum Hari Raya Idul Fitri, yaitu pada sekitar tanggal 20 Maret 2025.
      • Gaji ke-13 akan dicairkan pada Juni atau Juli 2025, bersamaan dengan awal tahun ajaran baru untuk membantu ASN dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak.

      ASN yang Berhak Menerima Gaji 13 dan THR

      Tidak semua ASN berhak mendapatkan gaji ke-13 dan THR. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2024, kategori ASN yang berhak menerima pembayaran ini antara lain:

      • Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Calon PNS
      • Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)
      • Anggota TNI
      • Anggota Polri
      • Pejabat Negara

      Namun, ada beberapa kategori ASN yang tidak berhak menerima gaji ke-13 dan THR, yakni:

      • PNS yang sedang cuti di luar tanggungan negara
      • PNS yang sedang bertugas di luar instansi pemerintah dengan gaji dibayarkan oleh instansi tempat penugasan

      Berapa Besaran THR dan Gaji ke-13 ASN?

      THR dan gaji ke-13 ASN diberikan sebesar gaji pokok ditambah tunjangan yang melekat, seperti:

      • Tunjangan keluarga
      • Tunjangan jabatan
      • Tunjangan kinerja

      Berikut estimasi besaran THR dan gaji ke-13 ASN berdasarkan golongan:

      Pimpinan dan Anggota Lembaga Non-Struktural

      • Ketua/Kepala: Rp26.299.000
      • Wakil Ketua/Wakil Kepala: Rp24.721.200
      • Sekretaris: Rp23.420.250
      • Anggota: Rp23.420.250

      Pegawai Non-ASN pada Lembaga Non-Struktural

      • Eselon I: Rp20.738.550
      • Eselon II: Rp16.262.400
      • Eselon III: Rp11.535.300
      • Eselon IV: Rp8.844.150

      Berdasarkan Jenjang Pendidikan dan Masa Kerja

      SD/SMP/Sederajat

      • Masa kerja ≤ 10 tahun: Rp3.571.050
      • Masa kerja 10–20 tahun: Rp3.866.100
      • Masa kerja > 20 tahun: Rp4.210.500

      SMA/Diploma I

      • Masa kerja ≤ 10 tahun: Rp4.089.750
      • Masa kerja 10–20 tahun: Rp4.456.200
      • Masa kerja > 20 tahun: Rp4.884.600

      Diploma II/Diploma III

      • Masa kerja ≤ 10 tahun: Rp4.573.800
      • Masa kerja 10–20 tahun: Rp4.971.750
      • Masa kerja > 20 tahun: Rp5.436.900

      Strata I/Diploma IV

      • Masa kerja ≤ 10 tahun: Rp5.492.550
      • Masa kerja 10–20 tahun: Rp5.967.150
      • Masa kerja > 20 tahun: Rp6.521.550

      Strata II/Strata III

      • Masa kerja ≤ 10 tahun: Rp6.470.100
      • Masa kerja 10–20 tahun: Rp6.964.650
      • Masa kerja > 20 tahun: Rp7.542.150

      Kesimpulan

      Isu mengenai gaji 13 ASN dihapus dan gaji 13 dan 14 ASN dihapus sempat membuat resah banyak pihak. Namun, pemerintah telah memastikan bahwa THR dan gaji ke-13 PNS tetap akan cair pada 2025. Pembayaran ini sudah masuk dalam perencanaan anggaran dan akan diberikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

      Dengan adanya kepastian ini, ASN tidak perlu khawatir terkait tunjangan yang selama ini menjadi hak mereka. Namun, tetap disarankan untuk memantau informasi resmi dari pemerintah agar tidak termakan hoaks terkait kebijakan keuangan ASN.