Author: Bernadetta Yucki

  • 10 Rekomendasi Serial Terbaik di Prime Video Saat Ini

    Ada banyak serial terbaik di Prime Video yang bisa di-streaming. Mulai dari serial-serial populer saat ini, hidden gems, hingga serial-serial Indonesia. Seri terbaik di Prime Video memiliki kualitas naskah kemudian didukung dengan produksi latar yang maksimal, nyaris mendekati level produksi studio sebesar HBO.

    Tak hanya telah memiliki serial Utama untuk diandalkan, Prime Video terus terbuka untuk merilis serial-serial dengan skala lebih kecil yang eksperimental.

    Mulai dari serial epic fantasy, laga dengan latar sekelas produksi Hollywood, serial superhero ikonik, hingga berbagai miniseries yang telah masuk dalam katalog klasik modern. Banyak juga serial-serial Indonesia yang bisa ditonton di platform streaming ini. Berikut sederet rekomendasi serial terbaik di Prime Video lintas genre.

    1. The Boys

    The Boys Season 4 (13 Juni)

    “The Boys” adalah serial terbaik di Prime Video paling populer saat ini. Rilis musim perdana pada 2019, “The Boys” hadir dengan tren superhero terbaru pasca “Avengers: Endgame” yang menjadi akhir dari puncak kejayaan MCU selama bertahun-tahun sebelumnya. Bukan serial superhero biasa, “The Boys” menyajikan cerita satir yang menyindir steoriotip dan elemen klise akan judul-judul superhero pada umumnya.

    Serial ini dibintangi oleh Karl Urban, Jack Quaid, Erin Moriarty, dan Antony Starr sebagai Homelander yang ikonik saat ini. Perlu diperhatikan bahwa “The Boys” adalah superhero dewasa dengan konten kekerasan brutal, dialog kasar, dan adegan-adegan dewasa lainnya yang vulgar. Daripada fokus pada laga pertarungan, serial superhero terbaik ini lebih menitik beratkan cerita pada eksploitasi dan manipulasi media, politik, dan penyalahgunaan kekuasaan.

    “The Boys” Season 4 rilis di Prime Video pada 13 Juni 2024.

    2. Gen V

    serial terbaik di prime video

    “Gen V” adalah spin-off dari seniornya, “The Boys”. Pertama kali diumumkan, “Gen V” sebetulnya tidak memberikan ekspektasi tinggi, namun setelah rilis perdana pada 2023, serial supehero remaja ini telah menjadi salah satu serial terbaik di Prime Video, berdampingan dengan “The Boys”. “Gen V” berlatar di institusi pendidikan khusus para remaja dengan kekuatan super, Godolkin University.

    Dalam spin-off ini, kita akan menemukan sederet aktor muda dengan karakter-karakter yang memiliki kekuatan super lebih menarik dari “The Boys”.

    Sama seperti serial induknya,”Gen V” juga melampaui ekspektasi penonton dengan latar universitas khusus superhero-nya. Ketika moral, kekerasan, dan elemen kontroversial tidak memiliki batasan. Plot cerita yang disajikan dalam “Gen V” kini telah menjadi bagian dari semesta “The Boys” yang patut ditonton oleh penggemar serial terbaik di Prime Video saat ini.

    3. Mr. & Mrs. Smith

    serial terbaik di prime video

    “Mr. & Mrs. Smith” adalah serial terbaik di Prime Video terbaru yang disutradarai dan dibintangi oleh Donald Glover. Terinspirasi dari versi Brad Pitt dan Angelina Jolie pada 2005 silam, serial ini bukan remake, namun menghadirkan kisah dengan karakter yang benar-benar baru.

    Donald Glover berperan sebagai John Smith, sementara Maya Erskine berperan sebagai Jane Smith. Tidak ada rahasia di antara keduanya, pernikahan John dan Jane Smith adalah misi yang telah mereka terima sebagai agen rahasia.

    Jika versi 2005 kental dengan nuansa komedi romantis dengan plot laga yang klise, “Mr. & Mrs. Smith” satu ini lebih fokus pada kedalaman emosi yang berkembang di antara John dan Jane sembari menjalankan misi. Kita akan lebih banyak mereka bertengkar, tak berbeda dengan pasangan pada umumnya, bedanya mereka bertengkar ketika ada masalah dalam menjalankan misi.

    Serial ini memiliki skala produksi laga yang selevel dengan film laga Hollywood yang menambah keseruan cerita.

    4. Fallout

    serial terbaik di prime video

    Sedang marak adaptasi video game populer sebagai serial, Prime Video bergabung dengan merilis “Fallout”. Serial ini dibintangi oleh Ella Purnell, Walton Goggins, Aaron Moten, Moises Arias, Kyle MacLachlan, dan Johnny Pemberton. Berlatar di masa depan, pasca Great War 2077 dimana orang-orang hidup dalam bunker tertutup yang disebut sebagai Vault.

    “Fallout” sendiri sesungguhnya adalah video game role-playing dengan berbagai objektif, salah satunya mengumpulkan sumber daya. Cukup sulit awalnya membayangkan project ini sebagai serial dengan cerita yang memiliki plot.

    Namun kini “Fallout” telah menjadi salah satu serial terbaik di Prime Video. Baik untuk penggemar video game-nya, maupun penonton baru yang akhirnya tertarik untuk memainkan game “Fallout”. Bersaing dengan “The Last of Us” yang sama-sama diadaptasi dari video game berlatar post-apocalypse, “Fallout” lebih menawarkan eksplorasi epic fantasy dengan elemen komedi, satir, dan petualangan seru. Fokus pada trio utama; Lucy, Maximus, dan Ghoul.

    5. Invincible

    Satu lagi serial bergenre superhero populer saat ini adalah “Invincible” yang merupakan serial terbaik di Prime Video dalam medium animasi. Serial animasi ini melibatkan akto-aktor populer sebagai pengisi, seperti Steven Yeun sebagai Invincible dan J. K. Simmons sebagai Omni-Man. Adapula Mark Hamill, Seth Rogen, Zachary Quinto, hingga Gillian Jacobs.

    “Invincible” juga brutal dan penuh kekerasan seperti “The Boys”, namun masih memiliki muatan superhero tradisional dengan kedalaman topik yang belum dieksplorasi pada judul superhero yang sudah terkenal.

    Mark adalah remaja 17 tahun yang merahasiakan statusnya sebagai anak superhero paling kuat di Bumi, Omni-Man. Setelah bertahun-tahun ingin mewarisi kekuatan seperti ayah yang ia idolakan, Mark akhirnya mendapatkan kekuatan tersebut dan menyandang nama superhero muda baru di kota, Invincible.

    Namun, setelah ia mengetahui jati diri Omni-Man yang sesungguhnya, ia tak tahu apa ia masih ingin menjadi seperti ayahnya lagi.

    6. Good Omens

    serial terbaik di prime video

    “Good Omens” adalah serial terbaik di Prime Video yang populer di skena komedi. Dibintangi oleh Michael Sheen dan David Tennant, keduanya adalah iblis, Crowley, dan Aziraphale, malaikat yang telah lama setuju untuk tidak menyabotase masing-masing tugas di Bumi.

    Ketika Armageddon akan segera terjadi, Crowley dan Aziraphale bekerja sama untuk menghalangi kehadiran Antichrist agar kehidupan tenang mereka di Bumi tidak berakhir. Lepas dari referensi agama yang serius pada temanya, “Good Omens” adalah serial komedi yang menyenangkan untuk diikuti. Terutama karena interaksi Crowley dan Aziraphale yang kocak dengan kekontrasan sekaligus keakurannya.

    Serial ini diangkat dari novel yang ditulis oleh Terry Pratchett dan Neil Gaiman. Neil Gaiman juga ambil bagian dalam produksi serial ini. Ia juga nama dibalik karya lain seperti “Coraline” dan “The Sandman” yang juga menjadi salah satu serial misteri terbaik di Netflix. Berbeda dengan karya-karya adaptasi sebelumnya yang gelap, “Good Omens” adalah serial yang lebih ceria dan unik, namun tanpa melupakan ciri khas semesta Neil Gaiman.

    “Good Omens” juga memiliki episode-episode dengan penampilan spesial dari aktor populer seperti Benedict Cumberbatch dan Frances McDormand.

    7. Fleabag

    serial terbaik di prime video

    “Fleabag” adalah serial komedi dengan konsep dan naskah unik yang ditulis sekaligus dibintangi oleh Phoebe Waller-Brigde, sebagai karakter yang hanya disebut sebagai ‘fleabag’. Wanita dewasa yang berantakan dan tak jelas hendak dibawa kemana hidupnya, kita akan mengikuti petualangan Fleabag di London dengan berbagai keputusan buruk, kecerobohan, dan peristiwa tak habis piker. Namun tak jarang penonton akan menemukan pelajaran kehidupan dari kehidupan Fleabag yang berantakan.

    Hanya terdiri dari dua musim, “Fleabag” musim pertama mengeksplorasi kehidupan kacau protagonis dan trauma yang ia alami pasca sahabatnya yang meninggal. Musim kedua menjadi musim yang membuat serial ini terkenal, dengan bergabungnya Andrew Scott sebagai pendeta Katolik yang menjalin hubungan tak biasa dengan Fleabag. “Fleabag” tak diragukan adalah satu satu sajian drama serial terbaik di Prime Video.

    8. Swarm

    Sebelum “Mr. & Mrs. Smith”, serial pertama Donald Glover di Prime Video adalah “Swarm”. Dibintangi Dominique Fishback sebagai Dre, penggemar berat mega diva pop bernama Ni’Jah. Setelah tragedi tidak terduga, Dre melampiaskan amarahnya dengan membunuh orang-orang yang menghujat idolanya tersebut.

    Serial ini dipromosikan sebagai serial diadaptasi dari kisah nyata, namun lebih tepatnya terinspirasi dengan popularitas Beyonce dan penggemar fanatiknya, Beyhive yang memiliki makna kurang lebih serupa dengan ‘swarm’ yaitu kerumunan lebah atau sarang lebah.

    “Swarm” mengeksplorasi topik fanatisme, parasocial, dan pemujaan yang tidak sehat pada idola yang bisa membahayakan diri sendiri sekaligus sang idola. Penampilan akting Dominique Fishback sangat memukau sebagai protagonis yang semakin terjerumus dalam kegilaan dan obsesinya sendiri.

    Billie Eilish juga menunjukan debut akting yang tak terduga berkualitas dalam salah satu episode. “Swarm” adalah serial terbaik di Prime Video hidden gems yang patut untuk ditemukan.

    9. Induk Gajah

    serial terbaik di prime video

    “Induk Gajah” merupakan salah satu serial terbaik di Prime Video dari Indonesia. Serial ini dibintangi oleh Marshanda dan Tika Panggabean sebagai pasangan ibu dan anak. Serial drama kehidupan ini memiliki muatan kebudayaan Batak. Menceritakan Ira, jurnalis 30 tahun yang tak kunjung memiliki pasangan dan rencana untuk menikah. Kondisi Ira membuat ibunya, Mamak Uli cemas, dan berusaha untuk menjodohkan Ira dengan teman masa kecilnya, Marsel.

    Meskipun bukan serial dengan skena produksi yang megah seperti serial terbaik di Prime Video lainnya, “Induk Gajah” telah berhasil mencuri hati penonton lokal karena relevan dengan realita. Tak hanya untuk etnis Batak, eksplorasi nilai moral dan sosial yang dimuat dalam serial ini mewakili curhatan para pemuda pemudi Indonesia modern dengan berbagai tekanannya. Mulai dari tekanan karir, perkembangan personal, dan kehidupan asmara.

    10. Rencana Besar

    serial terbaik di prime video

    “Rencana Besar” adalah serial terbaik di Prime Video yang juga produski Indonesia. Empat pegawai Universal Bank of Indonesia dicuragai sebagai dalang dari penggelapan dana sebesar 17 miliar rupiah. Makarim adalah seorang detektif yang melakukan investigasi pada kasus ini. Semakin dalam karim melakukan investigasi, ia menemukan banyak informasi dan memulai berpikir bahwa kasus ini lebih besar dari sekadar penggelapan uang biasa.

    “Rencana Besar” memiliki genre yang cukup berani di tengah tren genre yang belum tergoyahkan di Indonesia. Serial ini bergenre drama politik yang seharusnya lebih populer di di Indonesia. Membahas politik negara, Orde baru, korupsi, keadilan hukum, dan topik-topik lainnya yang menyenggol skandal pemerintahan. Genre drama seperti ini sudah populer di skena serial barat, “Rencana Besar” mampu menginspirasi potensi perkembangan eksplorasi pada serial-serial Indonesia.

  • 10 Film Terbaru di KlikFilm, Ada Film Baru Bioskop Juga!

    Ada banyak film terbaru di KlikFilm yang bisa menghibur akhir pekan buat yang sedang malas ke bioskop. Karena banyak juga film terbaru hingga film bioskop yang sudah ada di KlikFilm Premium bisa di-streaming. KlikFilm adalah platform streaming tempat film-film hidden gems para cinephile lokal.

    Mulai dari film drama A24 terbaru, film drama Jepang, dan berbagai rilisan bioskop Internasional yang tidak sempat masuk bioskop Indonesia. Ada film terbaru di KlikFilm yang sempat masuk bioskop Indonesia, namun melewatkan kesempatan untuk menonton. Kebanyakan film-film ini adalah film drama yang tidak terlalu terpengaruh kualitasnya hanya karena tidak ditonton di layer lebar.

    Nonton film berkualitas di rumah saja juga bisa seru, berikut rekomendasi film terbaru di KlikFilm untuk menemani akhir pekan!

    1. Dream Scenario

    film terbaru di klikfilm

      “Dream Scenario” adalah film drama komedi fantasi yang dibintangi oleh Nicolas Cage sebagai Paul Matthews. Paul adalah pria biasa dengan pekerjaan biasa, dan kehidupan biasa saja. Kehidupan biasanya akhirnya berubah menjadi luar biasa ketika ia mulai bermunculan di mimpi banyak orang, baik kenalan hingga orang-orang asing.

      Menikmati popularitas dan pengakuan yang selama ini ia impikan, keadaan menjadi mimpi buruk yang mengancam reputasinya.

      “Dream Scenario” memiliki berbagai elemen unik sebagai film surreal ala A24. Ada fantasi, namun juga relevan dengan realita, ada komedinya, namun juga memuat tragedi. Ini adalah film hasil kolaborasi produksi antara sutradara Kristoffer Borgil dengan Ari Aster. Tidak bisa dibilang absurd, “Dream Scenario” lebih tepat disebut sebagai karya surreal dengan muatan psikologi manusia yang haus akan pengakuan.

      Ada juga film Kristoffer Borgil serupa yang bisa ditonton di KlikFilm adalah “Sick of Myself”.

      2. Perfect Days

      film terbaru di klikfilm

        “Perfect Days” adalah film terbaru di KlikFilm yang hangat disanjung di panggung internasional. Meskipun film ini tidak masuk bioskop lokal, sepertinya memang lebih nyaman untuk di-streaming di rumah saja karena latarnya yang sederhana. “Perfect Days” dibintangi oleh Koji Yakusho sebagai Hirayama, pria biasa yang tinggal di Tokyo.

        Terkadang healing dan inspirasi bisa datang dari kisah biasa seorang pembersih toilet umum yang bersyukur atas kehidupan sederhananya. Ini bisa banget jadi film terbaru di KlikFilm yang bikin weekend terasa santai.

        Nyaris tidak ada plot dan drama berlebihan,”Perfect Days” merupakan manifestasi dari slow living dan istilah Jepang ‘Komorebi’. Kontras dengan kultur konsumtif dan era digital yang distraktif, gaya hidup Hirayama bisa menjadi inspirasi untuk penonton dalam mengapreasiasi kehidupan. Jika tukang pembersih toilet umum saja bisa menemukan kedamaian dalam hidup, berarti sesungguhnya kenikmatan hidup bisa dicapai tanpa materi.

        Hirayama puas dengan pekerjaannya, dan menikmati hidup dengan membaca buku, koleksi kaset, serta hobinya memotret pepohonan.

        3. Anatomy of A Fall

        film terbaru di klikfilm

          “Anatomy of A Fall” adalah film terbaru di KlikFilm yang sempat tayang di bioskop Indonesia. Film yang berhasil memenangkan Best Original Screenplay di ajang Oscar 2024 bergenre legal drama. Bercerita tentang pengadilan seorang penulis wanita yang diduga sebagai tersangka dari kematian suaminya yang jatuh dari loteng rumah mereka. Satu-satunya saksi dari peristiwa ini adalah anak tunggal yang buta.

          “Anatomy of A Fall” menuai banyak ulasan positif bahwa di skena penikmat film lokal. Alih-alih focus mencari siapa yang salah, film legal drama ini hendak menantang persepsi penonton, layaknya opini publik di dunia nyata ketika ada sidang terbuka seperti dalam skenario fiksi ini. Akting Sandra Huller dan aktor muda Milo Machado-Graner menuai pujian, tak ketinggalan Messi, anjing terlatih yang memberikan penampilan akting tak terduga dalam film ini.

          4. Monster

          film terbaru di klikfilm

            Satu lagi film Jepang terbaik yang bisa ditonton di KlikFilm adalah “Monster” karya Hirokazu Koreeda. Film terbaru di KlikFilm ini juga sempat tayang di bioskop lokal dan menuai ulasan dengan berbagai reaksi karena dugaan muatan LGBT di skenarionya. Namun “Monster” sebetulnya lebih fokus pada pergulatan pribadi anak-anak dengan atar belakang keluarga dan sistem pendidikan yang kompleks dalam skenario ini.

            Minato adalah anak laki-laki yang dibesarkan oleh ibu tunggal, sementara Yori adalah anak laki-laki periang yang tidak mengalami kekerasan oleh ayahnya. Keduanya menjalin persahabat rahasia untuk menjaga kebahagian yang mereka miliki dari penghakiman sosial.

            Film drama ini disajikan dalam berbagai sudut pandang karakter yang bisa mengubah persepsi kita pada cerita dalam gambaran yang lebih besar. Membuat plot drama yang terkesan biasa saja menjadi lebih bermakna dan eksploratif secara moral.

            5. The Iron Claw

            film terbaru di klikfilm

              “The Iron Claw” adalah film terbaru di KlikFilm bergenre biopic olahraga produksi A24. Disutradarai oleh Sean Durkin, film ini dibintangi oleh Zac Efron, Jeremy Allen, Lily James, Maxmell Jacob Friedman, Harris Dickinson, dan Holt McCallany. “The Iron Claw” menceritakan kisah Von Erich bersaudara yang telah meninggalkan jejak di sejarah dunia gulat profesional pada awal 1980an.

              Melalui tragedi maupun kebangkitan, ketiga bersaudara pegulat ini mencari kemenangan abadi di panggung utama olahraga.

              Biasanya film biopik olahraga bisa menjadi tonton keluarga yang inspiratif, namun tidak dengan “The Iron Claw” yang rated R. Jika kisah sukses Von Erich sudah digaungkan oleh sejarah, film ini lebih banyak mengeksplorasi kesulitan dan rintangan yang tak main-main pada keluarga pegulat ini. Mulai dari toxic masculinity, pergulatan personal yang menimbulkan niatan untuk mengakhiri hidup, hingga penggunaan obat terlarang.

              Deretan aktor utama dalam “The Iron Claw” juga telah menuai pujian berkat penampilan akting mereka.

              6. The Zone of Interest

              film terbaru di klikfilm

                “The Zone of Interest” juga sempat jadi film fenomenal yang tayang di bioskop Indonesia. Film yang berhasil memenangkan Oscar 2024 dalam kategori Foreign Film ini mengangkat topik genosida pada Perang Dunia II oleh Nazi. Diadaptasi dari kisah nyata keluarga Hoss yang tinggal di sebelah kamp konsentrasi. Hanya dipisahkan oleh tembok, Rudolf Hoss bersama istrinya, Hedwig, membangun keluarga yang sejahtera tak jauh dari teriakan dan tangisan tahanan perang.

                Rilis dan memenangkan penghargaan di pada masa-masa ini, “The Zone of Interest” hendak menyadarkan moral dan sisi kemanusian penontonnya menyikapi fenomena yang sedang terjadi di dunia. Bahwa ada dua jenis manusia dalam kekalutan ini; orang yang peduli dan orang-orang yang apatis.

                Meskipun tanpa memperlihatkan genosida secara langsung, justru eksekusi tersebut yang menjadi highlight dari film Jonathan Glazer ini. Film terbaru di KlikFilm ini sayang untuk dilewatkan.

                7. May December

                film terbaru di klikfilm

                  “May December” adalah film terbaru di KlikFilm yang tidak sempat masuk bioskop Indonesia. Namun film ini sempat trending ketika rilis secara global pada Mei 2023 lalu. “May December” disutradarai oleh Todd Haynes, dibintangi oleh dua aktris papan atas Hollywood, Natalie Portman dan Julianne Moore, serta aktor baru berbakat, Charles Melton. Film drama romansa ini memiliki elemen thriller yang diangkat dari kisah nyata pasangan kontroversial pada masanya, Mary Kay Letourneau dan Vili Fualaau.

                  Namun dalam film adaptasi ini, kesemaan hanya terlihat pada detail cerita, nama karakter menggunakan nama fiksi, Gracie dan Joe.

                  Dari pada menjadi film adaptasi kisah nyata yang focus pada reka adegan akurat, “May December” lebih ingin menggaris bawahi pada muatan skandalnya, yaitu eksploitasi dan manipulasi dalam dinamika pasangan yang memiliki perbedaan usia jauh. Diceritakan 20 tahun setelah skandal yang mencuat di tabloid nasional, pasangan Gracie dan Joe merasakan tekanan ketika seorang aktris hadir untuk melakukan research untuk bahan film adaptasi dari kisah mereka.

                  8. Not Friends

                  film terbaru di klikfilm

                    “Not Friends” adalah film drama coming of age dari Thailand. Film terbaru di KlikFilm Premium ini sempat tayang di bioskop Indonesia untuk beberapa saat dan mendapatkan ulasan positif. Ini adalah film debut dari sutradara Atta Hemwadee. Film ini menggabungkan drama coming of age yang populer dengan kecintaan dan hasrat pada dunia perfilman.

                    Banyak yang mengulas bahwa “Not Friends” adalah film persahabatan remaja yang heartwarming sekaligus menjadi manifestasi sempurna akan kecintaan pada dunia filmmaking.

                    Menceritakan murid pindahan bernama Pae yang tidak punya niatan berteman dengan siapa pun karena baru masuk di semester keenamnya. Namun ia bertemu dengan Joe, bintang sekolah yang ramah dan dicintai oleh teman-teman sekolah karena kepribadiannya yang baik. Tiba-tiba Joe meninggal karena kecelakaan tragis dan membuat seluruh murid sekolah berkabung.

                    Meski tidak merasakan sentimen apalagi berkabung, Pae memutuskan untuk membuat film pendek yang didedikasikan untuk Joe agar bisa dijadikan portfolio ke universitas impiannya.

                    9. Our Season

                    film terbaru di klikfilm

                      “Our Season” adalah film terbaru di KlikFilm dari Korea Selatan yang dibintangi oleh Kim Hae-sook dan Shin Min-a sebagai ibu dan anak perempuan. Film yang disutradarai oleh Yook Sang-Hyo ini juga dimeriahkan oleh Kang Ki-Young dan Hwang Bo-Ra.

                      Kalau sesuai judul hasil terjemahan langsungnya, film ini memiliki judul ‘3 Days Vacation’. Bergenre fantasi drama, seorang ibu yang meninggal mendapatkan kesempatan ajaib untuk “berlibur” ke Bumi, bertemu Kembali anak perempuannya selama tiga hari.

                      Diceritakan seorang ibu meninggal sendirian di rumahnya. Jin-joo, anak perempuan yang tak sempat mengucapkan selamat tinggal ke kampung halamannya dan menghabiskan beberapa hari di rumah yang sunyi. Meski tidak hadir dalam wujud sesungguhnya, Jin-joo bisa merasakan kehadiran ibunya. Melalui kesempatan langkah ini, ibu dan anak membicarakan banyak hal yang mereka lewatkan tentang kehidupan.

                      10. The Taste of Things

                      film terbaru di klikfilm

                        “The Taste of Things” adalah film drama romansa dengan tema kuliner yang patut ditonton di KlikFilm. Dibintangi oleh Juliette Binoche dan Benoit Magimel, keduanya adalah aktor yang pernah menikah namun telah bercerai. Lepas dari sejarah personal keduanya, mereka mampu tampil sebagai pasangan dengan chemistry luar biasa dalam film ini.

                        Eugenie adalah juru masak berbakat Dodin Bouffant, seorang pecinta makanan profesional. Meski telah tinggal bersama dan saling mencintai bertahun-tahun, keduanya hanya mengekspresikan cinta melalui kuliner dan eksperimen mereka di dapur.

                        Buat yang sedang mencari tontonan romantis, hangat, dan tenang, “The Taste of Things” bisa jadi sajian yang nikmat. Selain kisah cinta antara Eugenie dan Dodin yang romantis, ada berbagai adegan memasak dan penyajian makanan yang mengugah selera. Selain melalui dialog yang puitis, makanan dalam film ini juga memiliki berbagai simbol yang memaknai cinta romantis dan cinta Eugenie pada kehidupan dan hasratnya sebagai juru masak.

                      1. 10 Rekomendasi Serial Misteri Terbaik di Netflix

                        Serial misteri terbaik di Netflix memiliki ciri khas yang tidak dimiliki oleh platform streaming lainnya. Tak melulu bicara tentang horor dan genre supernatural murni, ada racikan unik pada setiap serial misteri terbaik di Netflix yang terlihat menyenangkan, seru, dan mengundang fandom baru terbentuk yang mendedikasikan diri mereka untuk serial yang memiliki berbagai elemen ikonik.

                        Mulai dari adaptasi novel, komik, hingga karakter ikonik di skena misteri yang populer. Serial-serial Netflix Original ini juga kerap menjadi panggung ditemukannya aktor-aktor muda berbakat. Seperti Millie Bobby Brown yang kini sangat populer berkat penampilannya di “Stranger Things”. Selain penampilan aktor-aktor mudanya yang memikat serta pemilihan materi sumber yang menarik, eksekusi produksinya juga tidak tanggung-tanggung dalam mewujudkan semesta misteri baru yang seru.

                        Mulai dari misteri laga, horor, supernatural, serta berbagai genre fusion unik lainnya, berikut sederet rekomendasi serial misteri terbaik di Netflix!

                        1. Lockwood & Co.

                        Film Lockwood & Co.

                        “Lockwood & Co.” adalah serial misteri terbaik di Netflix yang sayangnya tidak akan dilanjutkan musimnya. Padahal ketika “Stranger Things” akan berakhir tak lama lagi, serial Inggris ini memiliki potensi besar untuk menjadi serial utama Netflix dengan elemen petulangan dan supranaturalnya. “Lockwood & Co.” dibintangi oleh tiga aktor Inggris muda, Ruby Stokes (Bridgerton), Cameron Chapman, dan Ali Hadji Heshmati. Ketiga aktor juga memiliki chemistry yang bagus sebagai tiga sekawan, mengingatkan kita pada trio “Harry Potter”.

                        Dalam semesta “Lockwood & Co.”, Inggris tak lagi aman di malam hari semenjak hantu gentanyangan meneror manusia. Anak-anak remaja pun dikirim ke sekolah khusus untuk dilatih menjadi pemburu hantu. Lucy adalah remaja pemburu hantu berbakat. Setelah tragedi yang menimpanya saat bertugas di agensi, Lucy pun kabur ke London dan bekerja untuk agensi pemburu hantu swasta amatir, Lockwood & Co. Meskipun tidak lanjut musim berikutnya,”Lockwood & Co.” masih bisa dinikamti karena akhir musimnya tidak terlalu mengantung.

                        2. Dead Boy Detectives

                        Dead Boy Detectives

                        “Dead Boy Detectives” adalah serial misteri terbaru di Netflix. Dibintangi oleh George Rexstrew dan Jayden Revri, Edwin dan Charles adalah dua hantu remaja yang berlari dari Kematian sembari menjalankan agensi detektif khusus hantu. Serial yang diadaptasi dari karya Neil Gaiman berbagai semesta dengan serial misteri terbaik di Netflix, “The Sandman”.

                        Dalam musim pertamanya, diceritakan Edwin dan Charles terjebak di kota Washington. Dimana keduanya memiliki dua teman manusia, Crystal dan Niko. Setiap episodenya kita akan mengikuti petualangan Edwin dan Charles memecahkan misteri dan teka-teki supranatural, baik untuk membantu hantu maupun manusia. “Dead Boy Detectives” adalah perpaduan “Stranger Things” dengan “Lockwood and Co.”.

                        3. The Sandman

                        The Sandman

                        “The Sandman” adalah serial misteri terbaik Netflix yang sudah dikonfirmasi akan kembali dengan musim terbaru. Dibintangi oleh Tom Sturridge sebagai Dream atau Morpheus sebagai protagonis yang menjalin berbagai skenario supranatural di setiap episodenya. Serial bertema kematian dan kehidupan ini memiliki berbagai karakter personifikasi seperti Desire (Hasrat), Death (Kematian), Despair (Putus Asa), hingga sosok mitologi familiar seperti Lucifer dari neraka yang dibintangi oleh Gwendoline Christie.

                        Tak selalu fokus dengan kisah Morpheus sebagai protagonis, “The Sandman” memiliki banyak elemen cerita dan skenario semi-antologi yang mengeksplorasi berbagai peristiwa manusia, menyangkut kehidupan dan kematian. Mulai dari kisah tragis pria yang menuntut kebenaran setelah hidup dalam kebohongan seumur hidupnya, pertarungan puitis Morpheus dengan Lucifer, hingga episode konferensi pembunuh berantai yang unik.

                        4. The Umbrella Academy

                        The Umbrella Academy

                        “The Umbrella Academy” awalnya populer karena diadaptasi dari komik karya Gerard Way dan Gabriel Ba. Namun dengan promosi dan desain produksi yang maksimal, serial misteri terbaik di Netflix ini memiliki fanbase yang tak kalah kuat seperti “Stranger Things”. “The Umbrella Academy” Season 4 akan menjadi musim penutup yang akan rilis pada Agustus 2024. Serial ini dibintangi oleh Elliot Page, Tom Hopper, David Castaneda, Emmy Raver-Lampman, Robert Sheehan, dan Aidan Gallagher.

                        Di tengah maraknya demam superhero, “The Umbrella Academy” hadir sebagai salah satu dalam genrenya, namun dengan gaya dan nuansa yang berbeda. Jika supehero MCU dan DC adalah superhero tradisional yang heroik, “The Umbrella Academy” lebih nyentrik dan disfungsional. Tak hanya diisi dengan deretan cast utama yang memikat, villain di setiap episodenya juga selalu memiliki gaya yang tak kalah ikonik dan memikat.

                        5. Deadly Class

                        Deadly Class

                        Satu lagi serial yang masih dalam skena superhero/supervillain adalah “Deadly Class”. Sayangnya, serial misteri terbaik di Netflix ini juga memiliki nasib yang serupa dengan “Lockwood & Co.” dengan tidak mendapatkan musim terbaru setelah debut pada 2019. Berlatar pada 1980an, King’s Dominion adalah sekolah swasta underground khusus para pembunuh berbakat muda. Mulai dari remaja jalanan hingga anak-anak mafia elit menuntut ilmu dan menjalin koneksi di sekolah ini.

                        Dibintangi oleh Benjamin Wadsworth sebagai Marcus Lopez Arguello, ia adalah remaja jalanan yang hidupnya luntang-lantung. Ia direkrut untuk bersekolah di King’s Dominion agar bakat bertarung dan membunuhnya tidak tersiakan. Sebagai kepala sekolah, Master Lin (Benedict Wong) melatih Marcus untuk menjadi pembunuh profesional dengan kode etik dan metode yang membuat derajatnya lebih tinggi daripada pembunuh gila kelas jalanan.

                        6. Girl from Nowhere

                        Tidak selalu dari barat saja, “Girl from Nowhere” adalah serial misteri terbaik di Netflix dari Thailand. Dibintangi oleh Chicha Amatayakul, ia adalah Nanno, perempuan misterius, rupawan, cerdik, dan berbahaya. Kita akan mengikuti Nanno berpindah-pindah sekolah untuk menyudutkan setiap pihak di institusi pendidikan, mengekspos sisi terburuk mereka, kemudian memberikan pelajaran yang sepadan secara brutal. Mulai dari guru hidung belang, tukang perundung, dan berbagai jenis kenakalan remaja lainnya.

                        Bernaung dalam genre thriller dan misteri, “Girl from Nowhere” memiliki episode-episode antologi. Semua episode berlatar di sekolah baru dengan protagonis baru, bedanya akan selalu ada Nanno sebagai karakter yang mengendalikan jalannya cerita dengan manipulasi yang menarik untuk disimak. Beberapa episode memiliki nuansa yang terlalu aneh hingga rasanya menggangu secara psikologi, ada juga episode-episode yang menunjukan kesadisan tak tanggung.

                        7. Wednesday

                        Wednesday

                        Wednesday sudah memiliki fanbase yang cukup besar bahkan sebelum “Wednesday” menajdi serial misteri terbaik di Netflix. Sebelum Jenna Ortega, Wednesday Addams adalah putri pertama keluarga Addams yang dicintai berkat penampilan Christina Ricci muda yang juga bermain dalam serial yang diproduseri oleh Tim Burton ini. Sebelumnya belum ada serial yang fokus pada Wednesday sebagai karakter utama dalam semesta “The Addams Family”, membuat serial menjadi mimpi yang menjadi kenyataan bagi para penggemar Wednesday.

                        Selalu mendapatkan masalah di sekolah umum, Wednesday akhirnya dikirim untuk bersekolah di almamater orang tuanya, Nevermore Academy. Di Nevermore, Wednesday memiliki teman sekamar dari keluarga manusia serigala, ditaksir oleh laki-laki yang bisa membuat lukisan menjadi nyata, hingga tak sengaja bemusuhan dengan peri duyung yang populer. “Wednesday” ibarat Hogwart namun khusus para makhluk mistis yang belajar untuk mengendalikan kekuatan mereka agar bisa hidup bekerja sama dengan manusia sekitar.

                        8. The Fall of the House of Usher

                        “The Fall of the House of Usher” menjadi karya terakhir Mike Flanagan yang ia rilis di Netflix. Sutradara horror berbakat ini telah merilis banyak serial misteri terbaik di Netflix seperti ‘The Haunting Series’, “Midnight Mass”, dan “The Midnight Club”. ‘House of Usher’ diadaptasi dari karya klasik Edgar Allan Poe yang di modernisasi oleh Flanagan. Bercerita tentang keluarga Usher yang telah membangun kerajaan bisnis farmasi sukses selama bertahun-tahun. Dengan segala kesuksesan, keuntungan, dan kekuasaan, keturunan Usher harus bayar harga besar ketika pimpinan keluarga, Roderick Usher mendekati ajalnya.

                        ‘House of Usher’ bisa dibilang karya paling berani dan sadis dari Mike Flanagan selama karirnya menjadi sutradara horor. Jika karya-karya sebelumnya lebih kental dengan nuansa drama yang melankolis dan senduh, ‘House of Usher’ diisi dengan kisah sederet karakter dengan dosa masing-masing dan konsekuensi yang harus mereka hadapi. tak sedikit dari anak-anak Roderick Usher harus menghadapi akhir yang brutal dan menyakitkan. Serial horor misteri ini bisa dikategorikan sebagai horor splatter ala “Final Destination” namun dengan naskah yang lebih berkualitas.

                        9. Guillermo del Toro’s Cabinet of Curiosities

                        Guillermo del Toro's Cabinet of Curiosities

                        Satu lagu sutradara berbakat yang berkolaborasi dengan Netflix adalah Guillermo del Toro. “Guillermo del Toro’s Cabinet of Curiosities” adalah serial misteri terbaik di Netflix, mengumpulkan karya-karya horor sutradara berbakat yang masih merintis karir, dikurasi langsung oleh Guillermo del Toro. Percaya dengan ahlinya, selera horor del Toro memang tak main-main. Mulai dari misteri sci-fi, body horror, supranatural, ‘Cabinet of Curiosities’ membuat berbaai judul terbaik dengan eksekusi kaya subgenre dari genre misteri dan horor.

                        Ada 8 episode yang bisa dinikmati dari ‘Cabinet of Curiosities’, semuanya tidak berhubungan dan bisa ditonton secara acak. Beberapa judul terbaik di antaranya; ‘The Autopsy’ oleh David Prior yang menegangkan, ‘The Outside’ oleh Ana Lily Amirpour dengan tema lookism dan body horror, ‘The Viewing’ oleh Panos Cosmatos dengan sinematografi misteri sci-fi yang unik, dan ‘The Murmuring’ oleh Jennifer Kent yang mengharukan.

                        10. Creeped Out

                        Creeped Out

                        “Creeped Out” adalah serial misteri terbaik di Netflix yang termasuk hidden gems. Buat penggemar serial horor anak-anak seperti “Goosebumps” yang sempat populer pada era 90an, “Creeped Out” bisa jadi tontonan yang seru di Netflix bersama anggota keluarga anak-anak menuju dewasa. Tak hanya menghibur dengan berbagai episode misteri horornya, beberapa skenario dalam serial ini juga memiliki muatan moral untuk penonton remaja anak-anak.

                        “Creeped Out” mungkin bukan serial dengan penampilan akting dan produksi terbaik, namun setuhan produksi yang minim memberikan nuansa campy dan nostalgia meskipun ini adalah serial produksi 2010an. Ada kisah tentang anak yang menjual jiwa orang tuanya, ponsel yang mampu membuat penggunanya populer, remaja yang menerima konsekuensi karena suka menjahili teman-temannya di sosial media, video game misterius di internet, dan berbagai skenario misteri menarik lainnya.

                      2. 10 Serial & Film Tentang Pelecehan Seperti Film Vina yang Tidak Eksploitatif

                        Film Vina (Vina, Sebelum 7 Hari) masih menjadi topik trending di dunia perfilman Indonesia. Film yang disutradarai oleh Anggy Umbara tersebut diangkat dari kisah nyata tragis Vina Cirebon yang terjadi pada 2016 silam. Vina yang masih remaja dengan pasangannya menjadi korban pelecehan dan kekerasan seksual kemudian dibunuh secara mengenaskan oleh sekelompok geng motor. Anggy sebagai sutradara mengungkapkan bahwa ia hendak mengkampayekan anti-bullying dan membantu menguak kasus Vina Cirebon yang masih belum tuntas.

                        Nyatanya, film Vina telah mengundang pro dan kontra di kalangan masyarakat dan pakar film. Lepas dari kesuksesan dengan pencapaian angka penonton yang telah mencapai 5 juta lebih, banyak pula pihak yang kritisi eksekusi dan muatan dari film Vina yang tidak etis dalam mengangkat isu pelecehan seksual. Padahal ada banyak cara untuk menulis naskah dengan isu sensitif tersebut untuk lebih mengedukasi dan menimbulkan simpati tanpa eksploitasi.

                        Hal tersebut juga telah terbukti dengan banyak karya-karya yang mengangkat topik pelecehan dan kekerasan seksual tanpa ada adegan kekerasan, eksploitasi tragedi, dan romantisasi pada pelakunya. Berikut sederet serial dan film tentang pelecehan seksual yang tidak eksploitatif seperti film Vina.

                        1. Patrick Melrose (2018)

                        seperti film vina

                          “Patrick Melrose” adalah miniseries yang dibintangi oleh aktor papan atas Benedict Cumberbatch sebagai karakter titular. Patrick adalah putra tunggal keluarga keluarga kaya. Namun jauh dari kata sejahtera, ia ditelantarkan oleh ibunya dan mengalami pelecehan seksual oleh ayahnya sendiri. Sama sekali tidak memperlihatkan adegan pelecehannya, serial ini lebih fokus pada dampak yang terjadi pada Patrick sepanjang hidupnya.

                          Meskipun dalam narasinya diceritakan hanya sekali Patrick mengalami pelecehan, penonton tetap bisa merasakan trauma, luka, dan dampak psikologi yang akhirnya mempengaruhi Patrick dengan kehidupannya yang problematik di kala dewasa. Akting Benedict Cumberbatch juga punya andil besar dalam mengeksekusi karakter yang jelas bukan panutan, namun tetap membutuhkan simpati sebagai korban pelecehan seksual.

                          2. Unbelievable (2019)

                            seperti film vina

                            “Unvelievable” adalah serial Netflix yang diangkat dari kasus nyata, kurang lebih seperti film Vina. Serial Amerika ini diangkat dari kasus pemerkosaan berantai yang terjadi di Washington dan Colorado pada tahun 2008 sampai 2011. Serial ini lebih didominasi oleh sudut pandang investigasi oleh dua detektif wanita yang dibintangi oleh Toni Collette dan Merritt Wever.

                            Selain memalsukan identitas para korban, serial ini juga mengeksplorasi isu ‘victim blaming’ yang kerap terjadi pada kasus-kasus seperti ini. Ada satu sudut pandang cerita diambil dari korban remaja perempuan yang dibintangi oleh Kaitlyn Dever. Dimana menunjukan kesulitannya menghadapi penghakiman sosial dan penegak hukum yang tidak memihak pada korban dalam kasus pemerkosaan yang sensitif dan tricky.

                            3. Promising Young Woman (2020)

                            seperti film vina

                              Banyak yang mengkritik bagaimana film Vina seharusnya tidak dijadikan film horror, namun film documenter saja. Masalahnya lebih karena muatan dan naskah daripada pemilihan genre. “Promising Young Woman” adalah film dengan isu pelecehan dan kekerasan seksual dengan korban yang akhirnya bunuh diri, dikemas dalam naskah thriller revenge yang mencerahkan sekaligus menghibur. Dibintangi oleh Carey Mulligan sebagai Cassie, ia adalah mantan mahasiswa kedokteran yang dropout pasca tragedi yang terjadi pada sahabatnya, Nina.

                              Dihantui trauma, Cassie mendedikasikan hidupnya untuk memberi pelajaran pada pria hidung belang dan balas dendam pada pelaku yang melecehkan sahabatnya. “Promising Young Woman” tetap sasaran dalam mengkritisi dan memberikan pelajaran pada setiap pihak yang bertanggung jawab ketika terjadi pelecehan seksual. Mulai dari institusi, penegak hukum, saksi mata yang memilih untuk diam, hingga akhirnya para pelaku.

                              4. The Assistant (2019)

                              seperti film vina

                                “The Assistant” adalah film debut dari sutradara film dokumenter, Kitty Green. Sebelumnya ia banyak membuat film dokumenter bermuatan feminisme dan kasus pembunuhan anak “Casting JonBenet” dengan cara paling sensitif dan tidak mengeksploitasi tragedi. “The Assistant” adalah narasi fiksi, namun terinspirasi oleh praktek manipulasi dan pelecehan seksual yang terjadi di rumah produksi hiburan besar.

                                Dibintangi Julia Garner sebagai Jane, ia adalah asisten baru seorang produser pria di rumah produksi besar. Ia mulai melihat berbagai bukti dan indikasi bahwa telah terjadi pelecehan seksual oleh produsernya pada banyak wanita muda yang ingin menjadi aktris. Bahkan tanpa sedikit pun adegan pelecehan dalam film, penonton bisa memahami bahwa pelecehan telah terjadi namun pilihannya ada dua; melaporkan atau pura-pura tidak tahu. “The Assistant” terlihat sangat brutal melalui narasinya bahkan tanpa adegan eksplisit sama sekali.

                                5. The Perks of Being a Wallflower (2012)

                                seperti film vina

                                  “The Perks of Being a Wallflower” memiliki muatan isu pelecehan seksual, namun tidak dipromosikan dengan film dengan topik tersebut. Dibintangi oleh Logan Lerman sebagai Charlie, ia adalah remaja 15 tahun yang gelisah akan kehidupan barunya sebagai siswa SMA. Bertemu dan akhirnya dengan senior yang ramah, ini adalah kisah Charlie dalam menjalani hidup baru dan menangani masalah mental yang ia miliki karena berbagai trauma dari masa lalu.

                                  Selain trauma karena sahabatnya meninggal, Charlie juga dinarasikan sempat mengalami pelecehan seksual oleh tantenya sendiri. Namun tanpa ada adegan yang menampilkannya secara eksplisit, film ini lebih fokus pada dampak emosional Charlie yang telah dieksekusi dengan berkualitas oleh Lorgan Lerman.

                                  6. Women Talking (2022)

                                  seperti film vina

                                    “Women Talking” adalah film drama yang bercerita tentang sekelompok wanita dari koloni agama terisolasi. Rahasia terungkap ketika para wanita memutuskan untuk membicarakan situasi mereka, dimana alih-alih gangguan gaib, ternyata selama bertahun-tahun para wanita muda maupun dewasa menjadi korban pemerkosaan para pria di koloni tersebut. Mereka dicekoki obat-obatan agar tidak sadar ketika sedang dilecehkan, kemudian menyalahkan tragedi tersebut pada iblis.

                                    Sesuai dengan judulnya, film ini benar-benar didominasi dengan sekelompok wanita muda hingga lanjut usia tentang pelecehan yang terjadi. Mulai dari sekelompok wanita muda yang mengalami pelecehan dan sedang dalam mengalami trauma, ibu-ibu yang mengkhawatirkan anak-anak mereka, dan para petuah yang merasa kabur bukan pilihan paling bijak. Film ini mengangkat topik seperti film Vina, namun lebih memilih untuk ‘tell, not show’ yang eksploitatif untuk isu demikian.

                                    7. Marlina, Si Pembunuh dalam Empat Babak (2017)

                                    seperti film vina

                                      Tidak hanya film dan serial Hollywood, film Indonesia juga ada banyak yang angkat isu pelecehan dan kekerasan seksual namun tidak eksploitatif seperti film Vina. Salah satunya adalah “Marlina, Si Pembunuh dalam Empat Babak” yang dibintangi oleh Marsha Timothy. Kalau ini tidak brutal ke korbannya, namun kebrutalan ditujukan pada pelakunya. Marlina adalah janda yang tidak bisa memakamkan suaminya karena tidak ada biaya. Keadaan semakin buruk ketika ia dirampok dan diperkosa. Marlina pun bertekad balas dendam dan menuntut keadilan.

                                      Film Marlina mungkin tidak mengeksplorasi trauma korban dengan pendekatan emosi yang depresi, namun lebih kemarahan dan balas dendam yang juga bisa menjadi manifestasi korban pelecehan seksual. Satu lagi isu yang dibahas dalam film ini adalah penegak hukum di daerah terpencil di Indonesia yang masih tidak peka apalagi sensitif dengan kasus pelecehan seksual ketika ada korban melapor.

                                      8. 27 Steps of May (2018)

                                      seperti film vina

                                        Satu lagi film Indonesia yang belakangan disandingkan oleh film Vina adalah “27 Steps of May”. Film ini dibintangi oleh Raihaanun sebagai May, wanita yang menjadi korban pemerkosaan pada Kerusuhan Mei 1998, kala itu ia masih 14 tahun. Karena trauma yang mendalam dan tak berujung, ia pun mengisolasi diri dari dunia dalam perlindungan ayahnya dibintangi Lukman Sardi. Alih-alih menambah trauma dengan adegan eksploitatif, film ini mengajak penonton untuk memahami trauma dalam kesunyian.

                                        Sepanjang narasi, May tak lagi berkomunikasi, tak ingin merasakan emosi apapun, apalagi melihat dunia luar. Hingga suatu hari ia bertemu berkomunikasi dengan pesulap melalui lubang di rumahnya. Tak hanya mengangkat perspektif korban, “27 Steps of May” juga mengeksplorasi ketidakberdayaan keluarga korban yang sama-sama larut dalam trauma. Kemudian melalui pesulap yang dibintangi Ario Bayu, diperlihatkan sepatutnya penonton menanggapi korban pelecehan dengan lebih sensitif.

                                        9. Penyalin Cahaya (2021)

                                        seperti film vina

                                          “Penyalin Cahaya” juga menjadi film Indonesia dengan isu pelecehan seksual di kalangan remaja. Dibintangi oleh Shenina Cinnamon sebagai Suryani, ia merasa dirinya adalah korban ketika foto tidak senonohnya tersebar di media sosial, mengancam status beasiswa kuliahnya. Ia merasa dirinya telah dipermainkan oleh para senior klub teater dalam pesta kemenangan mereka yang sempat ia datangi. Bersama dengan petugas foto copy kampus, Suryani memutuskan melakukan investigasi yang membawanya pada kebenaran yang lebih besar dari yang duga.

                                          “Penyalin Cahaya” bisa jadi film tentang pelecehan seksual dengan narasi dan muatan yang cukup berbeda pada skenanya. Alih-alih mengeksplorasi trauma atau emosi-emosi yang murung dan depresif, film ini lebih menekankan pada pentingnya penegakan hukum dan pelaku yang harusnya diadili. Meskipun para korban terlihat biasa-biasa a dan masih bisa melanjutkan hidup, bukan berarti tidak terjadi apa-apa.

                                          10. Silenced (2011)

                                          seperti film vina

                                            Sempat bikin gempar Korea Selatan seperti film Vina yang menggeparkan Indonesia, “Silenced” adalah film drama tentang pelecehan seksual yang terinspirasi dari kisah nyata. “Silenced” dibintangi oleh aktor Korea Selatan populer, Gong Yoo sebagai guru Bernama Kang In-ho. Mulai mengajar di sekolah khusus pelajar tuna rungu di Gwangju, ia mulai menyadari bahwa beberapa siswa mengalami pelecehan seksual oleh staf sekolah namun tak bisa mengadu karena bisu.

                                            Dalam “Silenced” teror dan horor yang dialami setiap anak di bawah umur memiliki presentasi yang mengerikan meskipun tanpa menunjukan adegan pelecehan seksual sama sekali. Ini menjadi salah satu film tentang kasus pelecehan seksual yang sulit untuk ditonton meskipun sama sekali tidak mengandung kebrutalan visual meskipun ada korban jiwa juga seperti film Vina. Sama juga seperti film Vina, “Silenced” membuat kasus pelecehan pada siswa-siswa tuna rungu dan tuna wicara di Gwangju pada 2000an diangkat lagi ke pengedalian Korea Selatan.

                                          1. 10 Rekomendasi Film Horor Terbaik di Disney+ Hotstar Saat Ini

                                            Ada banyak film horror terbaik di Disney+ Hotstar yang bisa di-streaming saat ini. Mulai dari film horor klasik ikonik, hingga sederet tontonan terbaru yang mungkin sempat dilewatkan ketika sedang tayang di bioskop. Mulai dari koleksi film horor lokal hingga film horor barat. Kali ini mari menemukan koleksi barat film horor terbaik di Disney+ Hotstar.

                                            Mungkin buat yang sedang bosan dengan film horor lokal bernuansa supranatural dan hantu melulu, film horor barat memiliki keberagaman n subjek horor yang berbeda dari masyarakat lokal. Mulai dari alien horror, psychological, hingga survival horror yang memacu adrenalin. Berikut sederet rekomendasi film horor terbaik di Disney+ Hotstar!

                                            1. Alien (1979)

                                            film horor terbaik di disney+ hotstar_alien

                                            “Alien” adalah film horor terbaik di Disney+ Hotstar saat ini. Film horor klasik ini disutradarai oleh Ridley Scott, salah satu sutradara papan atas di Hollywood yang juga mengerjakan “Gladiator” (2000) dan “Napoleon” (2023). “Alien ” dibintangi oleh Sigourney Weaver sebagai Ellen Ripley, salah satu astronot dalam ekspedisi luar angkasa.

                                            Berlatar di masa depan, sekelompok kru pesawat luar angkasa menemukan koloni telur makhluk asing. Penemuan tersebut menjadi awal dari sekuen horor dan teror yang menimpah setiap kru akan sesuatu yang mereka belum pahami. “Alien” sebetulnya memiliki plot yang sama dengan film horor slasher survival. Dimana sekelompok orang terjebak dalam satu lokasi dan satu per satu dibantai. Namun, yang bikin “Alien” semakin menakutkan; mau lari kemana jika terjebak di pesawat luar angkasa?

                                            2. The Sixth Sense (1999)

                                            film horor terbaik di disney+ hotstar_the sixth sense

                                            “The Sixth Sense” juga menjadi film horor terbaik di Disney+ Hotstar dalam katalog klasik. Film ini menjadi salah satu karya terbaik dari sutradara horor eksentrik, M. Night Shyamalan. Film horor ini dibintangi oleh aktor anak popular pada masanya, Haley Joel Osment sebagai Cole Sear, anak laki-laki yang memiliki indera keenam. Dibintangi pula oleh Bruce Willis dan Toni Collette yang dalam era modern ini terkenal melalui film horor “Hereditary” (2018).

                                            “The Sixth Sense” mengikuti kisah psikolog anak, Dokter Malcolm Crowe yang mengunjungi Cole Sear. Ketika sedang memahami Cole dengan indera keenamnya, Dokter Malcolm justru menemukan rahasia yang belum terungkap tentang dirinya. Film ini menjadi salah satu yang terbaik berkat penampilan duo anak dan ibu yang emosional ari Osment dan Collette. Tidak terlalu mengerikan, “The Sixth Sense” justru menjadi film horor yang mengharukan.

                                            3. The Omen (2006)

                                            film horor terbaik di disney+ hotstar_the omen

                                            “The Fist Omen” adalah film horor terbaru yang bakal tayang juga di Disney+ Hotstar. Sambil menunggu film prekuelnya tersebut,”The Omen” versi 2006 sudah ada Disney+ Hotstar untuk beberapa saat untuk di-streaming. Dibintangi oleh Julia Stiles dan Liev Schreiber sebagai pasangan Katherine Thorn dan Robert Thorn yang kaya raya, namun terkena musibah setelah sang istri hamil dan keguguran. Mereka kemudian mengadopsi bayi laki-laki yang diberi nama Damien Thorn.

                                            Bukan suatu kebetulan Damien diadopsi oleh keluarga Thron yang kaya raya, Damien adalah anak titisan iblis yang memiliki misi di balik sosok naifnya. Setelah berbagai musibah janggal di rumahnya, Robert Thorn mungkin harus melakukan hal yang terasa mustahil, yaitu membunuh Damien yang masih bocah.

                                            4. No Exit (2022)

                                            film horor terbaik di disney+ hotstar_no exit

                                            “No Exit” merupakan salah satu film horor terbaru yang bisa ditonton di Disney+ Hotstar. Film dari sutradara Damien Power ini diadaptasi dari novel bertajuk serupa. Film ini bergenre horor misteri dengan latar whodunit dalam lokasi yang menjebak.

                                            Seorang mahasiswi sedang dalam perjalanan pulang setelah mengunjungi ibunya,terjebak dengan sekelompok orang asing karena badai salju di area pegunungan. Keadaan berubah menegangkan ketika sang mahasiswi menemukan seorang anak yang diculik di mobil salah satu orang-orang asing yang sedang bersamanya.

                                            Situasi antara hidup dan mati pun terjadi ketika rasa kepercayaan menipis. Tak hanya memikirkan cara kabur, ada beban untuk mengungkap siapa penculik sesungguhnya dan usaha menyelamatkan yang tidak akan mudah.

                                            5. Haunted Mansion (2023)

                                            film horor terbaik di disney+ hotstar_haunted mansion

                                            Termasuk salah satu entry terbaru, “Haunted Mansion” merupakan film horor remake Disney yang sebelumnya dibintangi oleh Eddie Murphy pada 2003 lalu. Versi terbaru ini dibintangi oleh LaKeith Stanfield, Owen Wilson, Danny DeVito, dan masih banyak aktor-aktor Hollywood popular terkini. Sama-sama berlatar di mansion mewah yang berhantu, intisari kedua film jauh berbeda.

                                            Jika “The Haunted Mansion” 2003 memiliki tema petualangan keluarga di rumah berhantu, veri 2023 ini lebih tentang eksplorasi emosional di kala karakter-karakternya sedang berkabung pasca ditinggal oleh orang yang mereka sayangi. Baik versi dan terbaru bisa ditonton Disney+ Hotstar. Kedua film horor terbaik di Disney+ Hotstar ini juga ramah keluarga.

                                            6. The Menu (2022)

                                            film horor terbaik di disney+ hotstar_the menu

                                            “The Menu” adalah film horor terbaik di Disney+ Hotstar berlatar survival dengan sentuhan kuliner yang baru dalam skenanya. Film ini dibintangi oleh Anya Taylor-Joy sedang popular berkat penampilannya di “Furiosa: A Mad Max Saga”. Film ini juga dibintangi oleh Raplh Fiennes sebagai chef misterius dan Nicholas Hoult.

                                            Margot dan Tyler adalah pasangan yang hendak menikmati jamuan eksklusif di restoran yang berlokasi di pulau terpencil. Tidak sendirian, mereka hendak menikmati jamuan Bersama tamu-tamu dari kalangan social atas lainnya. Memiliki ekspektasi tinggi, Chef Slowik telah menyiapkan jamuan yang melampaui ekspektasi para tamunya.

                                            7. Ready or Not (2019)

                                            film horor terbaik di disney+ hotstar_ready or not

                                            “Ready or Not” adalah film horor terbaik di Disney+ Hotstar yang populer. Ini menjadi film yang membuat nama Samara Weaving relevan di Hollywood. Grace resmi menjadi bagian dari keluarga konglomerat setelah menikah dengan Daniel Le Domas. Sesuai dengan tradisi keluarga Le Domas, malam pertama pernikahan harus dirayakan dengan bermain bersama keluarga, kebetulan Grace memilih untuk bermain petak umpat.

                                            Ketika berpikir dirinya hanya akan main petak umpat biasa, permainan berubah menjadi teror di malam yang seharusnya membahagiakan bagi Grace. Sebetulnya sudah bukan tema yang biasa lagi, “Ready or Not” adalah survival horror dengan protagonist wanita, terjebak di mansion besar dalam balutan gaun pengantin yang lama-lama semakin lusuh. Namun penampilan Samara Weaving memikat dan plotnya tetap menegangkan untuk ditonton.

                                            8. The Night House (2020)

                                            film horor terbaik di disney+ hotstar_the night house

                                            Buat yang tertantangan untuk berpikir keras, “The Night House” adalah film horor terbaik di Disney+ Hotstar yang tergolong sebagai hidden gems. Beth adalah seorang guru yang masih berduka pasca meninggalnya suami karena bunuh diri di danau tak jauh dari rumahnya. Lebih dari sekadar bersedih, ada rasa kesal dan kebingungan yang menimpah Beth karena suami hanya meninggalkan pesan kecil yang tidak jelas maknanya.

                                            Ketika banyak pertanyaan masih tidak terjawab, fenomena supernatural mulai terjadi di rumah yang dibangun oleh suaminya tersebut di pinggir danau. Bukan film horor berlatar rumah “berhantu” biasa, “The Night House” menyajikan misteri berlapis yang akan mempermainkan pemahaman dan visual penontonnya.

                                            9. Prey (2022)

                                            film horor terbaik di disney+ hotstar_prey

                                            Sangat disayangkan bagaimana “Prey” hanya rilis sebagai film di platform streaming. Padahal film ini memiliki visual yang patut banget dinimakti di layer lebar. “Prey” dibintangi oleh Amber Midthunder sebagai Naru, wanita suku asli yang hendak membuktikan pada kelompoknya bahwa ia memiliki kemampuan untuk berburu. Kesempatan tersebut kemudian muncul ketika makhluk asing tidak terindentifikasi muncul di wilayah mereka.

                                            “Prey” adalah instalasi terbaru dari franchise “The Predator”. Bisa dibilang memiliki konsep baru dan berbeda dari sekuel-sekuel sebelumnya, yang mayoritas dibintangi aktor pria dan aksi alien melawan pasukan militer. “Prey” menampilkan perpaduan tema survival suku asli melawan alien sci-fi yang kontras dan unik. “Prey” jelas salah satu koleksi film horor terbaik di Disney+ Hotstar yang wajib ditonton.

                                            10. No One Will Save You (2023)

                                            film horor terbaik di disney+ hotstar_no one will save you

                                            Sedang ramai menanti film Indonesia “Monster” yang akan rilis di Netflix, dikabarkan film thriller tersebut nyaris tidak memiliki dialog. Bukan yang pertama, film dengan premis serupa sudah ada duluan di Disney+ Hotstar berjudul “No One Will Save You”. Film yang disutradarai oleh Brian Duffield tersebut dibintangi oleh aktris muda yang sedang naik daun, Kaitlyn Dever sebagai Brynn Adams.

                                            Brynn Adams telah hidup dalam pengasingan selama bertahun-tahun karena insiden yang terjadi semasa ia muda. Ia semakin kesepian setelah ibunya tak lagi tinggal bersamanya, serta warga kota yang masih menganggap ia bukan bagian dari mereka. Ketika makhluk asing menyerang kota, Brynn terpaksa melawan dan bertahan hidup tanpa bantuan siapa-siapa. Sepanjang film, karena Brynn tidak memiliki siapa-siapa, ia lari dari kejaran alien tanpa mengeluarkan dialog.

                                            “No One Will Save You” sudah diakui sebagai film yang bagus oleh sutradara kawakan Guillermo del Toro. Tak diragukan lagi, ini memang film horor terbaik di Disney+ Hotstar yang patut ditonton.

                                          2. Jeane Victoria Dikeluarkan Karena Pelanggaran, Apa Saja 8 Golden Rules JKT48?

                                            Pada 22 Mei 2024, Jeane Victoria resmi dikeluarkan dari idol grup JKT48 diduga melanggar Golden Rules JKT48. Pemecatan ini berawal dari foto mesra Jeane yang beredar di media sosial dengan seorang pria yang bukan keluarganya. Netizen pun berasumsi bahwa Jeane kemungkinan berfoto dengan pacarnya. Kegaduhan ini wajar terjadi karena salah satu Golden Rules JKT48 adalah dilarang berpacaran.

                                            Operation Team JKT48 pun telah berusaha berdiskusi dengan Jeane Victoria tentang permasalahan ini. Sayangnya, kesepakatan tak kunjung tercapai dan berakhir pada pemutusan kontrak antara JKT48 dengan Jeane Victoria.

                                            “Tidak adanya lagi rasa saling percaya mempersulit kami untuk melanjutkan kerjsama dengan yang bersangkutan dan situasi ini sangat kami sayangkan,” ungkap Team Operation JKT48 dalam pengumumannya.

                                            Jeane Victoria adalah perempuan kelahiran Tangerang , Banten pada 5 Juni 2006, tahun ini akan menginjak usia 18 tahun. Jeane pertama kali diperkenalkan melalui JKT48 Halloween Event pada 31 November 2021. Ia baru resmi menjadi trainee pada 31 Oktober 2022. Selama menjadi trainee di JKT8, ia telah berpartisipasi dalam album ‘Mira ga Me ni Shimiru” dan “Mahagita vol.2”.

                                            Perbedaan Graduation dengan Dikeluarkan dari JKT48

                                            golden rules jkt48

                                            Member idol grup keluar atau mengundurkan diri sebetulnya siklus yang sudah biasa di JKT48, begitu pula idol grup pada umumnya terutama di Jepang. ‘Graduation’ atau ‘Kelulusan’ adalah keputusan yang biasanya diambil oleh member bersangkutan dengan kesepakatan Operation Team JKT48. Sesuai dengan sebutannya, kelulusan member JKT48 akan dirayakan oleh segenap member lain dan penggemar, seperti melepas kepergian sang idola secara terhormat. Member akan mengenakan gaun indah dan menjadi bintang utama pada konser kelulusan di teater mereka.

                                            Mantan member JKT48 seperti Haruka Nakagawa dan Adhisty Zara memutuskan untuk lulus agar memiliki kebebasan berkarir. Haruka lulus dengan gelar “Member Legendaris JKT48” mengingat dirinya adalah salah satu member populer generasi pertama. Sementara Adhisty Zara masih aktif berkarya di bidang seni peran, berakting di berbagai serial dan film layar lebar.

                                            Nabilah Ratna Ayu dan Stella Cornelia juga member populer JKT48 yang kelulusannya ditangisi sekaligus dirayakan. Setelah lulus, keduanya melanjutkan pendidikan hingga lulus dan kini telah menikah. Begitu pula Melody Laksani member paling populer dari JKT48 yang menikah setelah lulus dari idol grup yang membesarkan namanya tersebut. Bersama dengan Kinal Devi Putri yang juga lulusan JKT48, keduanya kini masih aktif sebagai Team Operational idol grup tersebut.

                                            Berbeda dengan graduation, dalam kasus seperti Jeane Victoria, ia dikeluarkan atau dipecat karena melanggar Golden Rules JKT48. Pemberhentian kontrak seperti ini hanya disampaikan melalui pengumuman resmi tanpa ada kesempatan bagi member untuk berpamitan dengan layak oleh penggemarnya. Sebelumnya, mantan member seperti Amanda Sukma, Zahra Nur, hingga Aiko Harumi juga dikeluarkan dengan “tidak terhormat” dengan alasan yang serupa dengan Jeane Victoria.

                                            8 Golden Rules JKT48

                                            golden rules jkt48

                                            Istilah ‘Golden Rules’ sebetulnya sudah tidak asing di skena bisnis professional. Mengingat JKT48 sendiri adalah idol grup komersil, berinduk di Akihabara Jepang dan telah membuka ‘cabang’ idol grup dengan jangkauan internasional di berbagai negara. Keberadaan Golden Rules atau prinsip-prinsip dasar suatu institusi diyakini mampu mendukung pencapaian target suatu kelompok dengan lebih efektif dan efisien jika dilaksanakan.

                                            8 Golden Rules JKT48 adalah peraturan yang diturunkan dari AKB48. Tak hanya oleh JKT48, unit lokal dan internasional lainnya seperti HKT48, NMB48, NGT48, dan grup-grup lainnya juga wajib menerapkan Golden Rules ini demi menghasilkan kesuksesan yang serupa dengan AKB48. Aturan ini terungkap setiap kali member idol grup ini memberikan penjelasan pada berbagai wawancara media. Saking ikoniknya aturan ini dan terlihat jelas hasil kesuksesannya, banyak pula idol grup Jepang mengadaptasi aturan serupa. Baik diterapkan secara langsung maupun tidak langsung.

                                            Golden Rules yang paling terkenal adalah love-ban, padahal ada banyak tujuh Golden Rules JKT48 yang harus dipatuhi oleh segenap member aktif. Pelanggaran bisa berdampak dinonaktifkan hingga pemecatan secara tidak terhormat. 8 Golden Rules JKT48 adalah;Dilarang memiliki kekasih/pacar.

                                            1. Dilarang memiliki kekasih/pacar.
                                            2. Dilarang merokok dan mengkonsumi alcohol.
                                            3. Dilarang pergi ke klub malam selama menjadi member aktif.
                                            4. Dilarang memakai pakaian dan make-up mencolok.
                                            5. Dilarang mengabaikan pendidikan.
                                            6. Dilarang berinteraksi dengan penggemar di media sosial.
                                            7. Dilarang memberikan tanda tangan selain di merchandise resmi.
                                            8. Dilarang bepergian tanpa didampingi wali.

                                            Tak hanya demi kepentingan JKT48 sebagai idol grup komersil yang memiliki berbagai target, berbagai larangan ini juga ditujukan untuk melindungi para member JKT48 yang masih remaja belasan tahun alih-alih memberikan batasan yang mengekang.

                                            Asal-Usul Larangan Berpacaran dalam 8 Golden Rules JKT48

                                            golden rules jkt48

                                            Larangan berpacaran, kerap disebut ‘Love-Ban’ atau ‘Dating-Ban’ merupakan salah satu dari Golden Rules JKT48 yang paling kontroversial. Ada yang dilegakan dengan aturan ini (terutama dari pihak penggemar) tapi tak sedikit juga yang menentang. Berpacaran dianggap bagian dari masa remaja, mengingat para member JKT48 adalah remaja-remaja perempuan yang sedang dalam masa puber. Namun, ada sejarah dari dicanangkannya aturan dilarang berpacaran dalam Golden Rules JKT48 ini yang menjadi kunci kesuksesan idol grup induknya di Jepang, AKB48.

                                            Akimoto Yasushi adalah produser AKB48 sekaligus orang pertama yang mencentuskan aturan dating-ban pada AKB48. Dalam suatu wawancara dengan tabloid Jepang, ia membeberkan asal-usul Golden Rules AKB48 yang terinspirasi dari insiden yang terjadi pada member sebelum AKB48 menjadi idol grup sepopuler sekarang.

                                            Sama seperti grup-grup idola perintis di Jepang pada masanya, AKB48 juga memulai dari bawah. Kala itu AKB48 masih memiliki status idol grup amatir, melakukan pertunjukan pada malam hari di teater dengan fanbase yang masih berkembang. Suatu hari, member generasi pertama, Takahashi Minami dan Atsuko Maeda tidak tampil maksimal untuk menghibur penonton yang hadir pada pertunjukan mereka.

                                            Sebagai idol grup amatir, memberikan penampilan ceria dan enerjik haruslah konsisten demi mencapai kepuasan penonton setiap kali meluangkan waktu untuk hadir.

                                            Yasushi Akimoto pun melakukan evaluasi dan meminta kedua member yang perfomanya kurang maksimal pada pertunjukan tersebut lebih terbuka akan kondisi mereka. Akhirnya Takahashi Minami pun mencurahkan isi hatinya, penyebab dari performanya yang kurang maksimal adalaha karena ia sedang sedih pasca dikhianati oleh kekasihnya. Begitu pula Atsuko Maeda yang kala itu masih 16 tahun juga mengatakan ia baru saja putus dengan kekasihnya.

                                            Melihat dampak putus cinta yang mampu mempengaruhi performa member AKB48, Akimoto pun mencetuskan aturan dating-ban atau love-ban. Awalnya aturan kontroversial ini dicetuskan untuk meningkatkan profesionalitas member dalam menjaga performa panggung.

                                            Namun, ketika aturan semakin banyak dan menjadi Golden Rules yang mencuat ke publik, para penggemar lebih menangkap aturan dating-ban untuk menjaga ‘kesucian’ dan citra idola naif nan ceria yang hanya mencintai penggemarnya. Sehingga berpacaran seakan dianggap tindakan “mengkhianati” penggemar.

                                          3. 5 Fakta Film Deadpool & Wolverine, Salah Satunya Sebagai “Kesalahan Terbesar” Marvel Studios

                                            “Deadpool & Wolverine” adalah film terbaru Marvel Cinematic Universe (MCU) paling antisipatif yang akan rilis pada 26 Juli mendatang. Dalam film ketiganya yang masih dibintangi oleh Ryan Reynolds sebagai Deadpool, Hugh Jackman bergabung memeriahkan film anti-hero eksentrik ini sebagai Wolverine.

                                            Hadir pula Matthew Macfadyen sebagai cast terbaru yang beberapa tahun belakangan pamornya melambung kembali melalui aktinya dalam serial HBO terbaik, “Succession”. Tak ketinggalan aktris muda yang sedang naik daun, Emma Corrin juga akan bergabung dalam jajaran cast.

                                            Terlihat mengusung konsep multiverse kembali, “Deadpool & Wolverine” mempertemukan Deadpool dengan Wolverine untuk mengubah Marvel Cinematic Universe. Semenjak pertama kali diumumkan, instalasi terbaru dari “Deadpool” dipromosikan dengan cara yang unik dan penuh kejutan yang masih meninggalkan tanya pada penonton.

                                            Dimana akhirnya efektif untuk membangun rasa penasaran dan mengantisipasi film terbaru MCU ini pada Juli 2024. Berikut beberapa fakta yang telah dikumpulkan sepanjang masa promosi “Deadpool & Wolverine”!

                                            Berbagai Kejutan Deadpool & Wolverine yang Telah Diungkapkan Ryan Reynolds

                                            deadpool & wolverine

                                            Highlight terbesar dalam film MCU terbaru ini pastinya duo Deadpool dan Wolverine, dua karakter anti-hero dengan latar belakang problematik dalam MCU. Sejak pengumuman pertama di kanal Youtube pribadinya, Ryan Reynolds mengatakan bahwa Wolverine satu ini berbeda dari Wolverine alias Logan yang dikisahkan telah meninggal pada “Logan” (2017). Namanya juga MCU dengan multiverse-nya, selalu ada cara untuk menemukan versi lain dari karakter yang masih hidup di semesta lainnya.

                                            Konsep ini menimbulkan ekspektasi akan banyak kejutan dalam wujud cameo seperti pada “Spider-Man: No Way Home” (2021) yang sukses memberikan nostalgia pada penggemar Spider-Man lintas generasi. Salah satu aktor “Deadpool & Wolverine”, Karan Soni yang berperan sebagai Dopinder pun menyatakan bahwa akan ada banyak cameo pada film MCU kali ini.

                                            Spekulasi tentang cameo yang tidak habisnya ini bahkan menimbulkan prediksi penonton akan munculnya Taylor Swift. Mendengar spekulasi dan antusiasme penggemar soal cameo, Reynolds pun memberikan tanggapan dalam wawancaranya dengan Fandango, “Film seperti ini pasti menimbulkan banyak spekulasi tentang orang-orang yang akan muncul. Saya bahkan melihat teori yang begitu yakin bahwa Elvis bakal muncul d film ini. Apa pun bisa terjadi dan itulah yang saya sukai dari semesta ini. Kejutan adalah inti dari Deadpool.”

                                            Apa Film Deadpool & Wolverine akan Memiliki Post Credit?

                                            deadpool & wolverine

                                            Bicara tentang film MCU, pastinya semua penonton ingin memastikan; apa akan ada post credit scene di akhir film “Deadpool & Wolverine”? Pada April kemarin, ada bocoran dari internet tentang post credit dalam film ini yang menakjubkan. Robe Liefeld sebagai kreator “Deadpool” pun akhirnya mengkonfirmasi kebenaran bocoran tersebut.

                                            Namun penggemar MCU dibikin bingung kembali ketika Ryan Reynolds menyanggah informasi tersebut melalui video di kanal YouTube pribadinya. Dimana pada titik ini, kita bisa melihat bagaimana sang aktor juga menggunakan kanalnya tersebut untuk mempromosikan berbagai filmnya dengan cara unik.

                                            Dikutip dari video klarifikasinya, Reynolds mengungkapkan, “(Di film ini) Kami kebanyakan akan saling mengalahkan secara tidak masuk akal, bermusuhan dengan Disney, membuat beberapa lelucon kotor, membuat banyak lelucon yang mengorbankan saya dan Hugh Jackman, dan sepenuhnya menghindari adegan after credit yang diamanatkan oleh Marvel, yang jika kamu belum mengetahuinya,adegan post credit sebenarnya adalah iklan untuk film lain.”

                                            Pada akhirnya, kebenaran akan ada atau tidaknya adegan post credit dalam film ini masih simpang siur. Kemungkinan besar memang disengajah sebagai salah satu upaya promosi unik dari film MCU terbaru ini.

                                            Deadpool & Wolverine Adalah Kesalahan Terbesar Marvel

                                            sinopsis deadpool & wolverine

                                            Bagi penggemar setia MCU, pastinya sudah tidak asing lagi dengan krisis konten yang sedang dialami partai superhero terbesar di Hollywood ini pasca ‘Endgame’ pada 2019. Banyak film-film judul terbaru, sekuel, hingga serial rilisan Disney+ menuai kritik dan ulasan yang menyebutkan penurunan kualitas cerita. Ditengah-tengah keengganan penonton, masih ada beberapa judul yang menampilkan kualitas baik dan rilisan mendatang yang masih diantisipasi, salah satunya “Deadpool & Wolverine”.

                                            Namun, dalam rangkaian promosi terbaru, “Deadpool & Wolverine” disebut-sebut sebagai kesalahan terbesar bagi Marvel Studios. Dilansir dari Comic Book, MCU merilis synopsis terbaru dari film terbaru “Deadpool” ini yang sedikit janggal sebagai materi promosi. Berikut kutipan lengkapnya;

                                            “Marvel Studios menghadirkan kesalahan paling signifikan mereka hingga saat ini, “Deadpool & Wolverine”. Wade Wilson yang lelah bekerja keras dalam kehidupan biasa. Hari-harinya sebagai tantara bayaran yang fleksibel secara moral, Deadpool, telah berlalu. Ketika kampung halamannya menghadapi ancaman nyata, Wade harus dengan enggan menyesuaikan dirinya lagi dengan yang lebih enggan…Paling enggan? Dia harus menyakinkan Wolverine yang enggan untuk- Persetan. Sinopsisnya sangat bodoh.”

                                            Tentu saja hal ini adalah bagian dari gimmick promosi “Deadpool & Wolverine”. Sinopsis ini ditampilkan pada poster versi Rating R khusus penonton dewasa.

                                            Deadpool & Wolverine Mendapatkan Izin Rating R oleh Disney

                                            deadpool & wolverine

                                            Ketika rilis instalasi pertamanya,”Deadpool” sudah tampil berani sebagai film MCU pertama yang diberi Rating R. Kala itu “Deadpool” masih berada di bawah naungan 20th Century Studios. Sukses di box office, “Deadpool 2” pun dirilis pada 2018, mempertahankan konsep komedi laga supehero dengan konten dewasanya. Ketika MCU berada di bawah naungan Disney, kelanjutan nasib “Deadpool” sempat dipertanyakan.

                                            Disney Studios populer sebagai studio yang memproduksi berbagai film dan serial yang ramah keluarga. Namun Ryan Reynolds dibuat terkejut ketika Disney menginjikan film yang ia bintangi tersebut dipertahankan sebagai film MCU Rating R atau dewasa.

                                            “Saya terkejut mereka memberikan kami R yang keras, tapi sangat bersyukur untuk itu. Maksudnya, tidak ada cara lain untuk melakukannya”, ungkap Reynolds. Bagi sang bintang, tidak ada cara lain untuk mengeksekusi “Deadpool” tanpa menampilkan kekerasan, adegan bertarung brutal, lelucon kotor, dan umpatan dalam dialognya. Deadpool adalah anti-hero yang tengil, begitu pula Wolverine adalah anggota X-Men yang terkenal paling keras, emosional, dan brutal dalam menggunakan kekuatannya.

                                            Tak hanya menjadi film yang diberi Rating R oleh Disney, “Deadpool & Wolverine” juga menjadi film MCU pertama yang dirilis di bawah naungan Disney Studios. Itu mengapa izin ini sangat mengejutkan sekaligus melegakan bagi Ryan Reynolds dan pihak-pihak yang memproduksi film ini.

                                            Mengenal Cassandra Nova, Penjahat dalam Deadpool & Wolverine

                                            deadpool & wolverine cassandra nova

                                            Selain antusias melihat aksi duo Deadpool dan Wolverine yang akan tampil sebagai “superhero”, kehadiran villain atau penjahat utama dalam film MCU pastinya tidak kalah penting. Emma Corrin yang populer melalui peran manisnya sebagai Putri Diana dalam “The Crown”, kini akan tampil sebagai villain MCU bernama Cassandra Nova.

                                            Dalam trailer “Deadpool & Wolverine”, sudah dilihatkan potongan penampilan Corrin sebagai Cassandra Nova, mengendalikan Wolverine layaknya boneka. Ternyata penjahat kali ini memiliki kekuatan telekinesis, mirip dengan Profesor X alias Charles Xavier dari X-Men.

                                            Cassandra Nova sendiri pertama kali diperkenalkan dalam semesta X-Men melalui komik “New X-Men #114” pada 2001. Jika ditelusuri asal-usulnya, secara teknis ia adalah saudara kembar Charles Xavier. Cassandra Nova disebut sebagai Mummudrai yaitu anggota dari ras ekstra. Mummudrai juga disebut sebagai Revenants, makhluk yang lahir sebagai kesadaran, bersama dengan janin sesungguhnya dalam rahim.

                                            Makhluk ini membentuk diri menyerupai janin, namun tumbuh bersama sebagai anti-diri,atau versi jahat dari Charles Xavier. Diyakini lahir mati karena telah dibunuh oleh Xavier berkat insting alami, ternyata bayi tersebut selamat dan tumbuh sebagai Cassandra Nova. Setidaknya ini penjelasan tentang Cassandra Nova berdasarkan materi sumbernya.

                                          4. 10 Rekomendasi Serial Jepang Terbaik dan Terbaru

                                            Serial Jepang terbaik banyak bisa kita nikmati di berbagai platform streaming utama. Baik di Netflix hingga Disney+ Hotstar, dari yang terbaik hingga yang terbaru dari berbagai genre. Mulai dari drama berlatar sejarah, slice of life yang popular di skena hiburan Jepang, romansa, dan pastinya horor yang populer di Indonesia.

                                            Kebanyakan serial terbaik Jepang ini hanya limited series yang sudah tamat, jadi tak perlu menanti season terbaru. Namun ada juga yang bersiap untuk kembali dengan season terbaru. Bisa di-binge dulu musim pertamanya supaya bisa ikutan hype-nya ketika musim terbaru rilis nanti.

                                            Baca Juga: 10 Rekomendasi Serial Terbaru Juni 2024 Paling Antisipatif

                                            Berikut sederet rekomendasi serial Jepang terbaik sampai yang terbaru di berbagai platform streaming!

                                            1. Shogun

                                            “Shogun” adalah serial Jepang terbaik yang diciptakan oleh Rachel Kondo dan Justin Marks. Berdasarkan novel klasik oleh James Clavell pada 1975, “Shogun” sebelumnya juga telah diangkat sebagai serial pada 1980. Namun “Shogun” versi terbaru ini tak kalah memikat untuk dintonton dengan eksekusi dan arahan yang berbeda sepanjang 10 episodenya. “Shogun” dibintangi oleh Cosmos Jarvis, Hiroyuki Sanada, dan Anna Sawai.

                                            Diceritakan John Blackthrone adalah pria Inggris pertama yang menginjakan kaki di Jepang karena terdampar bersama kapalnya pada 1600. Pada saat yang bersamaan, sedang terjadi perebutan tahta politik di Osaka yang menyudutkan Lord Toranaga. Kehadiran Blackthrone bisa menjadi kesempatan bagi Toranaga untuk membalik keadaan. Begitu demikian Blackthrone membutuhkan bantuan Toranaga untuk bertahan hidup di negara asing. “Shogun” bisa di-streaming di Disney+ Hotstar, baru-baru ini juga dikabarkan akan mendapatkan musim baru.

                                            2. House of Ninjas

                                            House of Ninjas

                                            Jika Amerika punya FBI, CIA, dan IMF (dari Mission Impossible), sementara Inggris punya James Bond, Jepang ternyata punya shinobi alias ninja. “House of Ninjas” adalah serial Netflix terbaru yang dikembangkan oleh Dave Boyle dan Kento Kaku, actor Jepang yang juga membintangi serial ini.

                                            Setelah kehilangan putra sulung mereka dalam misi, keluarga ninja Tawara berusaha meninggalkan kehidupan lamanya. Namun munculnya sekte misterius di Jepang membuat Badan Pengendalian Shinobi membutuhkan jasa mereka kembali. “House of Ninjas” adalah serial Jepang terbaik dengan latar modern yang segar dari materi sumbernya. Serial ini juga komplit dengan elemen drama keluarga, komedi, romansa, dan pastinya laga ninja yang epik.

                                            3. Alice in Borderland

                                            “Alice in Borderland” adalah serial Jepang terbaik dan terpopuler di Netflix. Menjadi adaptasi live-action dari manga bertajuk serupa, serial yang telah memiliki dua season sukses ini bergenre death game, dimana seorang pengangguran yang hobi gaming terdepak ke dimensi lain bersama orang-orang lainnya. Kemudian diadu dalam berbagai permainan menguras otak maupun fisik yang mampu merenggut nyawa mereka.

                                            “Alice in Borderland” dibintangi oleh Kento Yamazaki sebagai Arisu dan love intrest-nya Usagi dibintangi oleh Tao Tsuchiya. Namun serial ini diisi oleh jajaran actor yang memerankan karakter-karakter dengan kelebihan masing-masing yang tak kalah memikat. Setiap permainan mematikan dipresentasikan dengan ketegangan dan keunikan yang tak akan bikin bosan. “Alice in Borderland” sedang bersiap merilis season ketiga yang belum dikonfirmasi jadwalnya.

                                            4. A Town Without Seasons

                                            A Town Without Seasons

                                            Ada banyak serial Jepang terbaik yang menjaddi hidden gems di Disney+ Hotstar, salah satu yang terbaru adalah “A Town Without Seasons”. Serial ini memiliki 10 episode yang langsung tamat satu season. Dibintangi oleh Sosuke Ikematsu, ia seorang penulis yang menerima pekerjaan untuk tinggal di hunian sementara untuk para korban bencana alam.

                                            Namun, meski telah 13 tahun pasca bencana alam, “hunian sementara” tersebut telah berubah menjadi pemukiman liar dengan berbagai penduduk yang memiliki kisah unik. Mulai dari seorang pria yang berpura menjadi masinis kereta, seorang pria yang menanggung beban keluarga, pasangan yang saling bertukar suami istri, idol yang memiliki anak dari setiap penduduk pria, bahkan kisah petualangan kucing sang penulis yang jenaka. Ini bisa menjadi tontonan yang heartwarming dan mengundang tawa bagi penggemar slice of life Jepang.

                                            5. Because We Forget Everything

                                            Satu lagi hidden gems di Disney+ Hotstar adalah “Because We Forget Everything”. Serial Jepang terbaik ini dibintangi oleh Hiroshi Abe sebagai penulis novel misteri tanpa nama. Suatu hari, kekasihnya menghilang setelah terakhir kali terlihat pada malam Halloween. Di tengah mempersiapkan buku terbarunya, sang novelis juga disibukan dengan urusan mencari kekasihnya tersebut.

                                            Sekilas terdengar seperti serial thriller, namun “Because We Forget Everything” adalah drama slice of life tentang kehidupan pria modern di Tokyo. Jauh dari kata menegangkan, serial ini sangat tenang, heartwarming, dan bahkan lucu. Setiap akhir episode selalu ada penampilan live music di cafe yang kerap dikunjungi oleh protagonisnya.

                                            6. Gannibal

                                            Kalau mau yang beneran menegangkan, “Gannibal” adalah serial Jepang terbaik di Disney+ Hotstar dalam skena genre horror thriller. Diangkat dari manga bertajuk serupa, dibintangi oleh Yagira Yuya sebagai Agawa Daigo, polisi yang ditugaskan di desa terpencil Bernama Kuge. Dari judulnya, semua pasti memiliki asumsi akan serial bertema kanibal yang sadis, namun “Gannibal” lebih fokus pada perspektif Daigo yang melakukan investigasi.

                                            Meskipun tanpa ada penampakan sadis maupun praktek kanibal secara langsung, sepanjang tujuh episode dijamin tetap menegangkan. Setelah tayang perdana pada 2022, “Gannibal” telah diumumkan akan mendapatkan musim baru, meskipun belum dikonfirmasi jadwal rilisnya.

                                            7. The Makanai: Cooking for the Maiko House

                                            Buat penggemar film-film drama Jepang, siapa yang tidak mengenal sutradara Hirokazu Kore-eda? Sutradara ini terkenal juga di kalangan penikmat film Indonesia berkat karya-karya seperti “Shoplifters”, “Broker”, dan yang terbaru “Monster”. Ada juga nih, serial Jepang terbaik Kore-eda yang bisa di-streaming di Netflix judulnya “The Makanai: Cooking for the Maiko House”.

                                            Serial live-action ini diangkat dari manga slice of life bertajuk “Kiyo in Kyoto” oleh Aiko Koyama. Bercerita tentang dua remaja bersahabat, Kiyo dan Sumire yang bercita-cita untuk jadi Geisha di Kyoto. Mereka berdua pun merantau bersama sekalipun masa depan berbeda dari dugaan mereka. Serial ini menjadi tontonan yang otentik dan akurat buat yang penasaran dengan kehidupan para Maiko dan Geisha masih kerap disalahpahami definisinya secara global.

                                            8. The Days

                                            The Days

                                            Mirip serial HBO “Chernobyl”, “The Days” juga diangkat dari insiden Nuklir Fukushima Daiichi di Jepang pada 2011. Peristiwa tersebut memakan 7 hari untuk ditanangin oleh sederet ahli dibidangnya. Serial ini menangkap peristiwa buruk tersebut dari tiga perspektif; pemerintahan, organisasi korporat, dan para tenaga yang mengadu nyawa di lokasi insiden.

                                            “The Days” adalah serial Jepang terbaik dengan genre tragedi sejarah dengan total 8 episode yang bisa di-streaming di Netflix. Dibintangi oleh Koji Yakusho, aktor Jepang yang terkenal di kancah internasional. Baru-baru ini Yakusho kembali popular berkat penampilannya dalam film drama “Perfect Days”.

                                            9. Ju-On: Origins

                                            “Ju-On” merupakan salah satu franchise horor populer dari Jepang. Selain berbagai film lokalnya hingga adaptasi Hollywood, instalasi ini juga memiliki miniseries yang bisa di-streaming di Netflix. Dengan total enam episode, “Ju-On: Origins” tak hanya serial horor yang fokus pada kengerian teror arwah penuh dendam yang bersemanyam di suatu properti. Sesuai dengan judulnya, ini menjadi awal dari kisah kutukan yang dilahirkan dari kekerasan dan kekejaman dunia.

                                            “Ju-On: Origins” termasuk serial dengan material yang gelap dan depresif. Mengandung perundungan, kekerasan, hingga kekerasan seksual yang bisa membuat tidak nyaman beberapa penonton. Namun jika tahan menonton film horor yang mengeksplorasi kejahatan dan sisi terburuk manusia, secara objektif, “Ju-On: Origins” adalah serial Jepang terbaik dalam skena temanya.

                                            10. Midnight Diner: Tokyo Stories

                                            Midnight Diner: Tokyo Stories

                                            Ada satu lagi rekomendasi serial Jepang terbaik bergenre slice of life yang cukup ikonik dalam skenanya yaitu “Midnight Diner: Tokyo Stories”. Kedua season pertama serial ini bisa di-streaming di Netflix. Dibintangi oleh Kaoru Kobayashi, seorang juru masak misterius yang hanya diperkenalkan sebagai The Master. The Master memiliki kedai makanan sederhana yang hanya buka pada tengah malam dan tutup saat 7 pagi.

                                            Dari perspektif The Master, kita bisa menyimak kisah-kisah para pelanggan dan pengunjung lainnya ketika melepas penat setelah seharian berkegiatan. Sambil menyimak kisah kehidupan yang bisa relatable, kita juga bisa melihat keahlian The Master menyiapkan hidangan sesuai request pengunjungnya.

                                          5. 10 Rekomendasi Serial Terbaru Juni 2024 Paling Antisipatif

                                            Serial terbaru Juni 2024 diramaikan oleh berbagai rilisan paling antisipatif yang udah dinanti-nanti. Mulai platform streaming seperti HBO GO, Netflix, Prime Video, hingga Disney+ Hotstar, semuanya memiliki setidaknya satu serial terbaru yang popular. Baik serial baru maupun kembalinya serial-serial populer lintas genre, bulan Juni ini tidak akan ada masa sepi tontonan.

                                            Mulai dari serial fantasi, drama romansa, serial thriller, hingga drama kehidupan, adapula serial terbaru Indonesia ikut memeriahkan musim serial terbaru. Berikut sederet update serial terbaru Juni 2024 yang bisa ditonton di berbagai platform streaming!

                                            1. Star Wars: The Acolyte (4 Juni)

                                            1. Star Wars: The Acolyte (4 Juni)

                                            “The Acolyte” adalah serial terbaru Juni 2024 dalam semesta Star Wars. Dibintangi oleh Amandla Stenberg, Dafne Keen, Manny Jacinto, Rebecca Henderson, Carrie-Anne Moss, dan aktor Korea Selatan yang terkenal melalui “Squid Game”, Lee Jung-jae.

                                            Serial fantasi sci- fi ini akan rilis di Disney+ Hotstar pada 4 Juni dengan dua episode perdana. Totalnya ada enam episode yang kemudian akan rilis setiap minggunya. “The Acolyte” memiliki sentuhan thriller berlatar pada akhir era High Republic. Penonton akan mengikuti kisah Pandawan yang bergabung Bersama Jedi Master untuk menginvestigasi kekuatan dari sisi gelap dan berbagai rahasia dalam bayangan.

                                            2. Sweet Tooth Season 3 (6 Juni)

                                            Sweet Tooth Season 3 (6 Juni)

                                            “Sweet Tooth” telah menjadi salah satu serial populer di Netflix yang akan segera mengakhiri musim. Dibintangi oleh aktor muda, Christian Convery sebagai Gus akan segera menemukan konklusi dari petualangan dunia berlatar post-apocalypse. Bagi penggemarnya, Season 3 diharapkan mampu menutup serial ini dengan jawaban akan pandemi dan misteri para Hybrid.

                                            “Sweet Tooth” adalah serial fantasy sci-fi tentang virus mematikan yang telah memusnahkan sebagaian besar populasi manusia. Bertepatan dengan pandemi, lahir generasi baru manusia dalam wujud manusia setengah binatang yang disebut dengan Hybrid.

                                            3. Bridgerton 3 – Part 2 (13 Juni)

                                            3. Bridgerton 3 - Part 2 (13 Juni)

                                            “Bridgerton” merupakan serial terbaru Juni 2024 period drama terpopuler di Netflix. Telah menuai kesuksesan sejak season perdana, serial ini terus dinantikan oleh penggemarnya meskipun karakter utamanya ganti tiap season.

                                            Setelah menyimak kisah cinta Daphne Bridgerton, Anthony Bridgerton, dan Ratu Charlotte dalam spin-off, kini giliran kisah Penelope Featherington yang sejak awal jatuh hati dengan Colin Bridgerton.

                                            “Bridgerton” Season 3 Part 1 sudah rilis sejak 16 Mei dan bisa di-streaming di Netflix. Namun kisah belum selesai, karena ada Part 2 yang rilis terpisah pada 13 Juni mendatang.

                                            4. Nightmares and Daydreams (14 Juni)

                                            Nightmares and Daydreams (14 Juni)

                                            Belakangan ini semakin banyak tontonan Indonesia yang masuk Netflix, “Nightmares and Daydreams” adalah serial terbaru karya Joko Anwar yang akan rilis pada 14 Juni. Serial terbaru Juni 2024 bergenre sci-fi supernatural ini dibintangi oleh 65 aktor Indonesia. Mulai dari Ario Bayu, Marissa Anita, Asmara Abigail, Fachry Albar, Lukman Sardi, Nirina Zubir, Yoga Pratama, Sita Nursanti, dan masih banyak lagi.

                                            Dengan total tujuh episode, penonton akan mengikuti kisah karakter-karakter yang berbeda setiap episodenya. Setiap episode juga mengangkat berbagai fenomena supranatural yang tidak biasa untuk ditelusuri dan dipahami. Terkenal sebagai sutradara horor beberapa tahun belakangan, Joko Anwar menyebutkan, ini saatnya ia juga mengeksplorasi topik lain yang juga ia gemari yaitu tentang alien.

                                            5. The Boys Season 4 (13 Juni)

                                            The Boys Season 4 (13 Juni)

                                            “The Boys” adalah serial superhero brutal dan sadis yang sangat populer di skenanya saat ini. Selain melanjutkan dari Season 3, ini juga berkaitan dengan serial spin-off-nya, “Gen V”. Dimana plot baru yang signifikan terjadi, yaitu kehadiran virus yang bisa membunuh superhero. Akan muncul juga beberapa superhero baru yang semakin bikin penggemar penasaran.

                                            Sambil mempromosikan Season 4, “The Boys” Season 5 juga sudah dikonfrimasi oleh Prime Video. Pada musim terbaru ini, kita akan melihat Homelander bersekutu dengan Victoria Neuman. Sementara Butcher masih dengan The Boys juga belum kehabisan sumber daya untuk menandingi musuh besar mereka. “The Boys” adalah serial terbaru Juni 2024 paling antisipatif.

                                            6. House of the Dragon Season 2 (16 Juni)

                                            House of the Dragon Season 2 (16 Juni)

                                            Satu lagi serial terbaru Juni 2024 paling antisipatif adalah “House of the Dragon” di HBO. Semenjak akhir dari season perdananya yang sukses, Season 2 dipromosikan dengan kehadiran kubuh Hijau yang mendukung Raja Aegon II dan kubuh Hitam yang mendukung Rhaenyra Targaryen dibintangi oleh Emma D’Arcy. Keduanya bertarung untuk memperebutkan Iron Throne yang ikonik dalam semesta “Games of Thrones”.

                                            “House of the Dragon” Season 2 sangat dinanti karena perang yang sudah semakin memanas, dimana menjadi potensi munculkan adegan-adegan bertarung dengan naga oleh para darah Targaryen yang semakin epik dibandingan dengan musim pertamanya.

                                            7. Hierarchy (7 Juni)

                                            Hierarchy (7 Juni)

                                            Buat penggemar k-drama, “Hierarchy” adalah serial terbaru Juni 2024 yang akan tayang di Netflix. Serial ini dibintangi oleh Ji Hye-won, Lee Won-jung, Kim Jae-won, dan Lee Chae-Min. “Hierarchy” berlatar di sekolahan swasta bergengsi, Jooshin High School. Dimana 0.01% murid-murid unggulan mengontrol hierarki sosial sekolahan berdasarkan kekayaan serta status.

                                            “Hierarchy” menjadi latar sempurna untuk scenario drama sosial yang sedang populer di skena k-drama, kehidupan sekolah dengan sentuhan dystopia, thriller, dan pastinya romansa remaja yang tidak bisa ketinggalan dari sajian k-drama.

                                            8. Presumed Innocent (12 Juni)

                                            serial terbaru juni 2024_persumed innocent

                                            “Persumed Innocent” adalah serial drama kriminal terbaru Apple+ yang dibintangi oleh Jake Gyllenhaal sebagai Rusty Sabich. Rusty adalah seorang deputi di Chicago, yang kehidupan berubah drastis ketika menjadi tersangkah utama kasus pembunuhan yang mengenaskan. Serial ini akan mengeksplorasi kompleksitas sistem hukum, kekuatan media, dan problematika yang dihadapi seseorang dalam menghadapi tuduhan yang bisa jadi salah.

                                            Selain dibintangi oleh Jake Gyllenhall, “Persumed Innocent” juga diisi oleh penampilan sederet aktor ternama lainnya. Mulai dari Ruth Negga, Bill Camp, O-T Fagbenle, dan Elizabeth Marvel. Serial ini akan memiliki total delapan episode.

                                            9. The Bear Season 3 (22 Juni)

                                            The Bear Season 3 (22 Juni)

                                            “The Bear” Season 3 juga menjadi serial terbaru Juni 2024 paling antisipatif setelah kesuksesan dua season pertamanya. Masih dibintangi oleh Jeremy Allen White, Ayo Edebiri, dan Ebon Moss-Bachrach, kembali ke restoran mereka yang telah mengalami re-branding dari kedai roti lapis menjadi restoran fine dining. Namun, apakah bisnis kuliner mereka berjalan dengan lancar pasca malam pembukaan pada akhir Season 2?

                                            Jika Season 1 menjadi sekuen kekacauan dan kekalutan di dapur yang bikin penonton stress, Season 2 diselingi dengan momen-momen tenang hingga kisah tentang kesempatan kedua yang inspiratif. Eksekusi yang tidak bertahan dengan resep main aman tersebut membuat penonton menebak-nebak apa yang mungkin akan disajikan oleh Christopher Storer sebagai kreator untuk “The Bear” Season 3.

                                            10. Tsuiraku JK to Haijin Kyoshi Lesson Season 2 (18 Juni)

                                            Tsuiraku JK to Haijin Kyoshi Lesson Season 2 (18 Juni)

                                            Buat penggemar drama Jepang alias dorama, Tsuiraku JK to Haijin Kyoshi Lesson (Fallen High School Girl and Disabled Teacher) kembali dengan Season 2. Serial ini bercerita tentang seorang siswi SMA yang mencoba bunuh diri, Mikoto Ochiai. Tindakan ekstrimnya tersebut berhasil digagalkan oleh seorang guru Bernama Jin Haiba.

                                            Keduanya menjalin hubungan untuk memberikan alas an Mikoto tetap hidup. Serial Jepang ini masih akan dibintangi oleh Ryo Hashimoto dan Akari Takaishi. Tsuiraku JK to Haijin Kyoshi Lesson Season 2 akan rilis pada 18 Juni.

                                          6. 10 Film Terpopuler Anya Taylor-Joy Pemeran Furiosa: A Mad Max Saga

                                            Anya Taylor-Joy sedang ramai diperbicangkan di panggung utama Hollywood. Terutama karena penampilannya sebagai Imperator Furiosa di film prekuel terbaru, “Furiosa: A Mad Max Saga”. Meskipun sangat terkenal dan telah membintangi banyak film, ini menjadi pertama kalinya ia menjadi protagonis perempuan garang di latar fantasi laga.

                                            Anya Taylor-Joy juga sempat bermain dalam beberapa serial. “The Queen’s Gambit” menjadi salah satu serial Netflix yang turut membesarkan namanya. Ia juga sempat tampil sebagai pemeran tamu dalam serial mafia populer “Peaky Blinders”.

                                            Sebelumnya, Anya lebih banyak menjadi protagonis di film horor. Sebelum perilisan “Furiosa: A Mad Max Saga”, Anya juga memberikan kejutan dengan tampil dalam “Dune: Part Two”. Menjamin popularitas untuk beberapa tahun kedepan lagi dengan bergabung di franchise film fantasi tersukses saat ini.

                                            Sambil menunggu “Furiosa: A Mad Max Saga” masuk bioskop Indonesia, bisa nonton dulu sederet film populer Anya Taylor-Joy!

                                            1. The Witch (2015)

                                            The Witch (2015)

                                            Anya Taylor-Joy memiliki debut solid dengan membintangi film folk horror “The Witch”. Anya masih berusia 18 tahun kala itu. Berlatar pada abad ke-17, “The Witch” berkisah tentang keluarga yang diasingkan dari komunitas agama karena memiliki kepercayaan baru. Hendak mendirikan pemukiman baru tak jauh dari hutan misterius, keluarga tersebut mulai mengalami banyak kesialan.

                                            Anya berperan sebagai Thomasin, putri sulung dari William yang diperankan oleh Ralph Ineson. Tak hanya Anya, seluruh cast dalam “The Witch” beserta Kate Dickie dan aktor muda Harvey Scrimshaw memberikan penampilan terbaik mereka sebagai keluarga yang kepanikan dalam teror.

                                            2. Split (2016)

                                            Split (2016)

                                            “Split” menjadi salah satu film ikonik sutradara horor nyentrik, M Night Shyamalan yang dibintangi oleh James McAvoy. Anya memerankan salah satu dari tiga remaja, Casey Cooke yang diculik oleh pria dengan kepribadian diasosiatif, Kevin.

                                            Tak kalah dengan McAvoy dengan peran menantangnya, Anya juga memberikan penampilan yang tak kalah berkesan sebagai final girl dalam film ini. Film memang didominasi dengan Casey dan Kevin berinteraksi. Anya kemudian muncul lagi dalam film sekuel “Spilt”, “Glass”.

                                            3. Thoroughbreds (2017)

                                            Thoroughbreds (2017)

                                            “Thoroughbreds” menjadi film non-komersial yang menarik dalam filmografi Anya Taylor-Joy. Dimana ia beradu akting dengan Olivia Cooke yang sedang populer berkat penampilannya dalam serial HBO, “House of the Dragon”. Akhirnya keluar dari skena horor, “Thoroughbreds” adalah film black comedy oleh Cory Finley.

                                            Olivia berperan sebagai Amanda, remaja yang tidak memiliki perasaan. Sementara Lily yang diperankan oleh Anya adalah remaja dari kalangan sosial elit. Keduanya menemukan koneksi dan merencanakan pembunuhan ayah Lily yang kejam.

                                            4. Emma. (2020)

                                            Semakin melebarkan jangkauan genre filmnya, Anya membintangi film drama period “Emma.”. Berbeda pada film period drama pada umumnya, film yang diangkat dari novel Jane Austen ini dieksekusi dengan sentuhan komedi romantis serta sinematografi yang lebih segar dan penuh warna. Penampilan Anya juga memberikan pesona terbaru dari karakter Emma yang menawan dan cerdik.

                                            Daripada mencari pasangan untuk dirinya sendiri di tengah gaya hidup periode Regensi Inggris, Emma mengklaim dirinya sebagai mak comblang handal di antara teman-temannya. Namun, setelah melihat banyak pasangan mengalami pasang surut romansa, akan ‘kah Emma akhirnya tersadar untuk menemukan kisah cintanya sendiri?

                                            5. The New Mutants (2020)

                                            The New Mutants (2020)

                                            “The New Mutants” mungkin bukan film dengan rating terbaik dalam skena film superhero, namun penampilan Anya Taylor-Joy sebagai Magik meninggalkan kesan lepas dari statusnya sebagai aktor pendukung saja kali ini. Selain karena akurasi penampilannya, Anya membuat Magik tampil keren dengan kekuatan supernya yang unik.

                                            Illyana Rasputin alias Magik adalah remaja dengan kekuatan sihir antar dimensi. Ia memiliki Pedang Jiwa dan menggunakan dimensi yang bisa ia akses untuk teleportasi. Bisa dibilang penampilan sebagai Magik adalah penampilan terbaik dalam salah satu film Marvel yang kurang sukses tersebut.

                                            6. Last Night in Soho (2021)

                                            Last Night in Soho (2021)

                                            Kembali tampil dalam film horor, Anya Taylor-Joy berperan sebagai perempuan dalam mimpi di “Last Night in Soho”. Dibintangi oleh Thomasin McKenzie sebagai Eloise, ia pindah ke London untuk mengejar mimpinya sebagai desainer. Namun setiap malam ia selalu bermimpi menjalankan hidup seorang perempuan dari era lain yang memiliki impian sebagai penyanyi.

                                            Anya Taylor-Joy beradu akting dengan aktor yang sedang naik daun juga era ini, Matt Smith. Salah satu adengan ikoniknya adalah ketika ia berdansa dengan Matt. Anya juga menunjukan kemampuannya bernyanyi dalam salah satu adegan.

                                            7. The Menu (2022)

                                            The Menu (2022)

                                            Bukan thriller horror biasa, “The Menu” adalah sajian unik dalam skenanya. Anya sebagai protaginis beradu akting dengan aktor kawakan, Ralph Fiennes dan Nicholas Hoult. Margot berkencan dengan seorang elitis makanan ke restoran terpencil di suatu pulau dengan juru masak ternama, Chef Slowik. Chef Slowik bersama staff-nya telah menyiapkan hidangan yang akan mengejutkan para tamu ekslusifnya.

                                            Anya tak hanya berhasil mencuri layar karena kecantikan alaminya sepanjang film, ia mendapatkan peran dengan penulisan karakter yang kuat dan berhasil mengeksekusinya. Sebagai Margot, ia tampil memikat sebagai protagonis yang selalu kita dukung hingga akhir film.

                                            8. Amsterdam (2022)

                                            Amsterdam (2022)

                                            “Amsterdam” merupakan salah satu film trending pada akhir 2022, karena kebanyakan aktor ternama dan figur ikonik berkumpul dalam daftar pemain, termasuk Anya Taylor-Joy. Meskipun bukan sebagai bintang utama kali ini, Anya berperan sebagai Libby Voze, istri Tom Voze yang diperankan oleh Rami Malek.

                                            “Amsterdam” sendiri merupakan film drama komedi misteri yang dibintangi oleh Christian Bale, Margot Robbie, dan John David Washington sebagai tiga sekawan yang memecahkan kasus pembunuhan keluarga kaya. Film ini juga meriahkan oleh Taylor Swift, Robert de Niro, Zoe Saldana, Michael Shannon, dan bintang Hollywood lainnya.

                                            9. The Northman (2022)

                                            anya taylor-joy the northman

                                            “The Northman” adalah film laga petualangan yang disutradarai oleh Robert Eggers. Dibintangi oleh Alexander Skargard sebagai Pangeran Amleth,yang ayahnya dibunuh sementara ibunya diculik oleh pamannya yang keji. Ia kemudian melakukan perjalanan yang mengungkap kebenaran gelap tentang keluarganya sendiri.

                                            Anya Taylor-Joy Kembali bermain dalam film sutradara yang telah membesarkan namanya melalui “The Witch”. Kali ini ia berperan sebagai Olga the Birch Forest, seorang penyihir Slavic.

                                            10. The Super Mario Bros. Movie (2023)

                                            The Super Mario Bros. Movie (2023)

                                            Selain “Furiosa: A Mad Max Saga” dan penampakannya di “Dune: Part Two”, “The Super Mario Bros.” yang rilis pada 2023 termasuk kesempatan bagi sang aktris makin relevan di panggung utama Hollywood. Dalam film animasi adaptasi video game ikonik tersebut, Anya berkesempatan mengisi suara Princess Peach.

                                            Anya mengisi suara Princess Peach yang dalam versi film animasi ini menjadi pemimpin dan pahlwan untuk warga kerajaannya. Bekerja sama dengan Mario yang suaranya diisi oleh Chris Pratt, melawan Bowser yang dengan Jack Black sebagai pengisi suara.