Author: Audi

  • [Update] Daftar Pinjol Legal Terdaftar di OJK 2024

    Daftar pinjol legal yang terdaftar di OJK 2024 terbaru. Saat ini semakin marak muncul pinjaman online (Pinjol) ilegal yang digunakan oleh masyarakat. Banyak perusahan di bidang Fintech atau financial technologi meluncurkan layanan pinjaman online atau pinjol.

    Hal tersebut membuat masyarakat semakin mudah untuk dapat mengakses layanan pinjaman online. Masyarakat merasa dipermudah dalam meminjam uang tanpa perlu harus repot-repot ke kantor bank konvensional. Selain itu, data yang dibutuhkan saat meminjam online lebih sederhana dan tidak ribet seperti meminjam di bank konvensional.

    Namun kemudahan yang diberikan tersebut justru menimbulkan berbagai hal negatif. Terlebih jika masyarakat melakukan pinjaman online yang tidak terdaftar di OJK atau Otoritas Jasa Keuangan. Hal tersebut perlu diwaspadai oleh masyarakat, agar tidak menjadi korban dari pinjol ilegal.

    Pinjol ilegal biasanya mempunyai daya tarik tersendiri, salah satunya adalah mempunyai syarat dan kemudahan dalam pencarian yang tak rumit. Hal ini tentunya membuat masyarakat tergiur untuk melakukan pinjaman yang kemudian nantinya terlilit bunga yang tak masuk akal.

    Baca Juga: Cara Pinjam Uang Di DANA Langsung Cair, Gampang Banget!

    Oleh karena itu, OJK menghimbau agar masyarakat diharapkan bisa terus berhati-hati dan waspada jiak ingin menggunakan pinjol atau pinjaman online. Sebelum masuk ke pembahasan apa saja daftar pinjol legal terdaftar OJK 2024 terbaru, bisa menyimak ciri-ciri pinjol ilegal di bawah ini.

    Ciri-ciri Pinjol Ilegal Tidak Terdaftar OJK

    Berikut adalah ciri-ciri pinjol ilegal yang dilansir dari Instagram resmi OJK @ojkindonesia:

    • Ciri yang pertama yakni umumnya perusahaan pinjol ilegal memberikan persyaratan yang sangat mudah untuk meminjam dana, contohnya hanya menggunakan KTP saja.
    • Alamat kantor dan pemilik perusahaan pinjol tidak jelas.
    • Menawarkan pinjaman online melalui WhatsApp atau SMS.
    • Ketentuan denda dan bunga yang tak jelas.
    • Tak memiliki layanan pengaduan untuk nasabah.
    • Calon peminjam dimintai akses ke data pribadi.
    • Tak memiliki izin dari OJK atau Otoritas Jasa Keuangan.

    Agar menghindari kerugian yang akan ditimbulkan, konsumen diminta untuk senantiasa memeriksa status legalitas pinjol yang akan digunakan. Lantas bagaimana cara cek pinjol ilegal atau legal? Caranya pun cukup mudah, dapat dilakukan melalui WhatsApp sampai situs resmi OJK.

    Cara Cek Pinjol Ilegal

    Cek Pinjol via WhatsApp WA

    Sebelum melakukan pinjaman ada baiknya anda melakukan pengecekan pada perusahaan Pinjol tersebut apakah sudah terdaftar OJK atau belum.

    Berikut adalah berbagai cara cek pinjol ilegal atau legal yang dilansir dari situs resmi OJK:

    1. Cara Cek Pinjol Ilegal Via WhatsApp OJK

    Konsumen bisa melakukan cek pinjaman online apakah ilegal atau legal yang melalui WhatsApp OJK. Berikut adalah caranya:

    • Simpan kontan WhatsApp (WA) resmi OJK dengan nomor 0811-5715-7157.
    • Lalu buka WhatsApp dan buka kontak OJK yang sudah tersimpan untuk mulai mengirimkan pesan.
    • Kirim pesan dengan menggunakan format, ketik ‘Nama Pinjol’ yang ingin dicek.
    • Tunggu hingga pihak OJK membalas pesan dan memberikan jawaban terkait status legalitas pinjol.

    2. Cara Cek Pinjol Ilegal atau Legal Via Situs OJK

    Konsumen juga bisa mengecek legalitas pinjaman online melalui situs resmi OJK langsung, berikut adalah caranya:

    • Buka situs OJK.
    • Klik menu Industri Keuangan Npn-Bank atau IKBN dan ‘Fintech’.
    • Akan muncul daftar pinjol legal yang termuat di dalam dokumen PDF yang dapat diunduh.
    • Sedangkan, untuk memeriksa legalitas pinjol bisa mengunjungi laman https://www.ojk.go.id/waspada-investasi/id .
    • Lalu pilih menu ‘Daftar Entitas Dihentikan’.
    • Halaman tersebut akan menampilkan seluruh daftar pinjol yang ilegal.

    3. Cek Legalitas Pinjol Lewat Nomor Telepon OJK

    Konsumen dapat memeriksa status legalitas pinjol dengan cara menghubungi nomor telepon OJK: 157.

    4. Cek Legalitas Pinjol Lewat Email

    Konsumen juga dapat memeriksanya dengan menanyakan status legalitas melalui alamat email ‘konsumen@ojk.go.id’ (tanda tanda kutip).

    Daftar Pinjol Ilegal

    Pihak OJK selalu melakukan pembaruan secara berkala terkait daftar pinjol ilegal. Berikut adalah daftar pinjol ilegal yang tidak terdaftar di OJK terbaru per July 2024:

    1. Investree
    2. Danamas
    3. Amartha
    4. DOMPET Kilat
    5. TOKO MODAL
    6. Boost
    7. Modalku
    8. KTA KILAT
    9. Maucash
    10. Kredit Pintar
    11. KlikA2C
    12. Finmas
    13. Ammana.id
    14. Akseleran
    15. KoinP2P
    16. PinjamanGO
    17. Pohondana
    18. MEKAR
    19. AdaKami
    20. KREDITPRO
    21. ESTA KAPITAL FINTEK
    22. RUPIAH CEPAT
    23. FINTAG
    24. CROWDO
    25. JULO
    26. Indodoana
    27. DanaRupiah
    28. Pinjamwinwin
    29. Pinjam Modal
    30. Taralite
    31. ALAMI
    32. Danakini
    33. AwanTunai
    34. Singa
    35. EASYCASH
    36. DANAMERDEKA
    37. FinPlus
    38. PINJAM YUK
    39. UangMe
    40. PinjamDuit
    41. BATUTUMBU
    42. DANA SYARIAH
    43. klikUMKM
    44. Cashcepat
    45. Cicil
    46. Pinjam Gampang
    47. Lumbungdana
    48. Dhanapala
    49. 360 KREDI
    50. Kredinesia
    51. ModalRakyat
    52. Pintek
    53. Cairin
    54. SOLUSIKU
    55. KLIK KAMI
    56. TrustIQ
    57. Invoila
    58. Duha SYARIAH
    59. DanaBagus
    60. Sanders One Stop Solution
    61. UKU
    62. AdaPundi
    63. KREDITO
    64. Modal Nasional
    65. Lentera Dana Nusantara
    66. Komunal
    67. Modal Nasional
    68. Restock.id
    69. Ringan
    70. TaniFund
    71. Gradana
    72. Avantee
    73. IKI Modal
    74. Danacita
    75. Indofund.id
    76. Ivoji
    77. iGrow
    78. DUMI
    79. Danai.id
    80. KrediFazz
    81. Qazwa.id
    82. Aktivau
    83. Doeku
    84. Indosaku
    85. EDUFUND
    86. Jembatan Emas
    87. PAPITUPI SYARIAH
    88. Gandeng Tangan
    89. Danabijak
    90. BantuSaku
    91. AdaModal
    92. Danafix
    93. SamaKira
    94. KlikCair
    95. CROWDE
    96. SAMIR
    97. ETHIS
    98. Findaya
    99. Asetku

    Itulah daftar pinjol legal beserta ciri-ciri dan cara cek pinjol ilegal yang tidak terdaftar di OJK. Semoga informasi di atas dapat membantu, ya.

  • 12 Baju Bridesmaid Non Hijab yang Elegan dan Kekinian

    Ada banyak aspek dalam pernikahan masa kini, selain pemanfaatan WO, ada juga istilah bridesmaid. Bridesmaid merupakan teman dekat atau saudara mempelai yang diajak untuk mendampingi hari bahagia pengantin. Ada baju bridesmaid non hijab yang bisa Anda pilih untuk membuat bridesmaid tampil cantik.

    Baju atau gaun untuk bridesmaid bisa Anda buat dari berbagai bahan, dari lace, velvet, hingga satin. Anda bisa membebaskan masing-masing bridesmaid untuk memilih model baju yang ingin mereka gunakan, sehingga mereka tampil menawan di hari spesial Anda.

    Inspirasi Baju Bridesmaid Hijab Terbaik

    1. Gaun Bridesmaid Satin dengan Kombinasi Brokat

    Gaun-Bridesmaid-Satin-dengan-Kombinasi-Brokat

    Satin dan brokat memang jadi bahan unggulan untuk membuat baju bridesmaid. Kedua bahan ini tak hanya gampang didapatkan, tapi juga bisa memberikan kesan mewah serta elegan. Anda bisa gunakan kain satin sebagai bawahan gaun, sedangkan atasannya menggunakan brokat.

    2. Dress Strap Spaghetti yang Kekinian

    2. Dress Strap Spaghetti yang Kekinian

    Bridesmaid juga bisa menggunakan dress berbahan satin dengan model spaghetti strap. Selain bisa menampilkan look yang elegan, spaghetti strap juga bisa digunakan bridesmaid untuk acara lain. Gayanya yang minimalis malah akan membuat penampilan bridesmaid semakin cantik.

    Jika ingin menggunakan model dress strap spaghetti, Anda bisa memilih kain dari bahan satin.Tidak hanya nyaman digunakan, kain berbahan satin juga bisa membuat bridesmaid lebih leluasa bergerak selama acara pernikahan berlangsung.

    3. Gaun Bridesmaid Berpotongan Mermaid

    3. Gaun Bridesmaid Berpotongan Mermaid

    Ada baju atau gaun bridesmaid yang selalu jadi tren setiap tahun, yakni gaun bridesmaid berpotongan mermaid. Gaun ini memiliki ciri berupa bagian atas yang fit di badan dan melebar di bagian bawah, seperti ekor putri duyung.

    Baju bridesmaid non hijab ini bisa membuat bridesmaid tampak semampai dan langsing. Agar penampilan makin mewah, Anda bisa menambahkan aksen brokat di bagian bahu atau lengan baju. Sedangkan bagian bawahnya bisa Anda tambahkan kain tulle untuk efek yang lebih dramatis.

    4. Dress Model Sabrina

    4. Dress Model Sabrina

    Anda pasti pernah sekali menggunakan atau menemukan seserang menggunakan dres dengan model sabrina. Dress sabrina akan membuat Anda tampak cantik, apalagi ditambah dengan aksesn ruffle di bagian tangan atau pinggang. Karena nyaman dan tak bikin gerah, dress sabrina cocok untuk pernikahan outdoor.

    5. Baju Bridesmaid Non Hijab Selendang

    5. Baju Bridesmaid Non Hijab Selendang

    Selain menggunakan baju atau dress, Anda juga bisa menggunakan kebaya untuk pakaian bridesmaid. Untuk membuatnya lebih menarik, Anda bisa menambahkan selendang di bagian bahu kanan atau kiri. Selendang ini bisa Anda buat menggunakan kain brokat, kain tenun atau organza.

    6. Gaun Bridesmaid Organza Ruffle

    6. Gaun Bridesmaid Organza Ruffle

    Seragam yang digunakan bridesmaid pasti akan terlihat cantik jika Anda menggunakan kain organza sebagai salah satu bahannya. Kain ini tidak hanya lembut, tapi juga nyaman dan bisa membuat bridesmaid lebih anggun dan menawan.

    Salah satu model gaun yang bisa dipilih adalah ruffle, model dress ini akan memberikan tampilan yang unik tapi tetap stylish. Anda bisa menambahkan detail berupa bordir di bagian gaun untuk aksen yang lebih mewah. Karena bahannya yang tipis dan agak menerawang, Anda bisa lapisi dengan furing atau manset.

    7. Perpaduan Kebaya Modern dan Batik Gelap

    7. Perpaduan Kebaya Modern dan Batik Gelap

    Satu lagi model baju bridesmaid kekinian dari kebaya, yakni kebaya model kutu baru dan batik gelap sebagai bawahan. Kebaya bisa jadi pilihan tepat jika Anda ingin melangsungkan pernikahan di dalam gedung, sebab tak membuat bridesmaid kegerahan.

    Anda bisa memodifikasi kebaya kutu baru dengan tampilan yang lebih kekinian, yakni dengan lengan pendek dan potongan pinggang yang slim fit. Sebagai bawahannya, Anda bisa menggunakan kain batik berwarna gelap yang serasi dengan kebaya.

    8. Dress Satin Maxi dengan Aksen Polkadot

    8. Dress Satin Maxi dengan Aksen Polkadot

    Bridesmaid juga bisa tampil cantik dengan menggunakan dress satin model maxi yang chic. untuk membuat penampilan lebih anggun, Anda bisa menggabungkannya dengan aksen polkadot di bagian atasan. Gunakan warna yang gelap seperti navy atau marun jika ingin tampilan lebih mewah.

    9. Dress Satin Polos Panjang Berpita

    9. Dress Satin Polos Panjang Berpita

    Dress berbahan satin memang sering jadi pilihan banyak bridesmaid untuk tampil anggun dan manis. Model yang sedang naik daun adalah dress satin panjang yang jatuh hingga kaki dengan tambahan pita di bagian pinggangnya. Buat bagian bahu strapless dan tambahkan neckline kesayangan sebagai aksesoris.

    10. Gaun Off Shoulder yang Ikonik

    10. Gaun Off Shoulder yang Ikonik

    Inspirasi baju bridesmaid non hijab lainnya adalah gaun off shoulder yang akan membuat tampilan bridesmad jadi lebih ikonik. Anda bisa membuat gaun panjang menjuntai atau gaun midi yang nyaman digunakan, jadi bridesmaid bisa berkreasi sesuai seleranya.

    Potongan off shoulder cocok untuk Anda yang ingin menampilkan bagian bahu dan leher. Keseluruhan look akan tampak menawan dengan aksesoris yang minimalis, misalnya kalung, cincin atau gelang dengan nuansa yang mendukung penampilan baju bridesmaid.

    11. Baju Bridesmaid Bergaya Hanbok

    11. Baju Bridesmaid Bergaya Hanbok

    Anda pasti sudah tidak asing dengan hanbok, pakaian adat asal Korea Selatan ini ternyata juga bisa digunakan sebagai baju bridesmaid. Hanbok punya desain yang sederhana namun anggun di saat yang bersamaan. Anda pun tak perlu menambahkan banyak aksesoris di potongan pakaian adat ini.

    12. Dress Satin dengan Organza Glitter

    12. Dress Satin dengan Organza Glitter

    Tampilan bak putri kerajaan juga bisa bridesmaid bawakan dengan pakaian yang tepat. Anda bisa memadukan dress satin dengan organza glitter untuk kesan yang dreamy. Buat gaun dengan bentuk maxi berlengan terompet, dengan begitu bridesmaid bisa tetap secantik mempelai pengantin.

    Berbagai model baju bridesmaid non hijab diatas bisa coba Anda pertimbangkan gaya dan style-nya. Jangan ragu mengkombinasikan dua atau tiga style sekaligus untuk dapatkan model yang sesuai selera.

  • Apa Arti Red Flag, Ini Tanda-Tandanya!

    Kata red flag kini tengah ramai diperbincangkan warganet, baik di TikTok, Twitter, dan Instagram. Red flag menjadi kata trend yang ramai digunakan anak muda dan kerap dikaitkan dengan hubungan asmara. Sebenarnya apa arti red flag dalam hubungan?

    Selain mengetahui apa arti red flag dalam hubungan, ketahui pula tanda red flag dalam hubungan dari pria ataupun wanita. Untuk yang belum mengetahui apa arti red flag dalam hubungan dan bahasa gaul, bisa menyimak penjelasannya di sini.

    Untuk seluruh konteks, kata red flag menandakan alasan seseorang untuk berhenti. Di dalam sebuah hubungan, red flag atau bendera merah merujuk kepada tanda bahaya di dalam hubugan yang dapat terlihat nyata ataupun tak jelas.

    Bagi yang kini tengah menjalin hubungan dengan seseorang, perlu mengetahui apa arti red flag dalam hubungan dan seperti apa tanda-tanda red flag. Agar bisa waspada jika pasangan mulai menunjukkan tanda-tanda red flag.

    Atau mungkin bisa jadi diri sendiri yang mulai menunjukkan tanda-tanda red flag. Setelah mengetahui arti dan tanda-tandanya, bisa dengan segera untuk mengambil tindakan agar tak lagi bertemu dengan orang yang red flag atau merubah diri menjadi lebih baik.

    Arti Red Flag dalam Bahasa Gaul

    Arti Red Flag

    Red Flag adalah kata yang berasal dari bahasa Inggris yang memiliki arti bendera merah. Dilansir dari situs Collins Dictionary, arti kata red flag adalah kata yang digunakan untuk menunjukkan tanda atau kondisi berbahaya, sehingga harus dihentikan.

    Istilah ini bisa digunakan untuk merujuk kepada sesuatu yang membahayakan dan mencurigakan. Red Flag bisa berupa indikator atau tanda-tanda yang menunjukkan jika sesuatu tak seperti yang diharapkan. Istilah ini kerap digunakan di berbagai konteks, mulai dalam hubungan, bisnis, politik, hingga pekerjaan.

    Kata red flag juga kerap digunakan untuk merujuk kepada sesuatu yang tak seharusnya di dalam bidang politik atau bisnis. Contohnya, red flag bisa mengacu kepada kebijakan yang tak etis atau tak sesuai dengan standar yang diterima.

    Dan saat ini di media sosial, anak muda menggunakan kata red flag sebagai bahasa gaul. Kata ini banyak digunakan anak muda yang merujuk dalam konteks hubungan asmara ataupun pertemanan.

    Apa Arti Red Flag dalam Hubungan Percintaan

    Apa Arti Red Flag dalam Hubungan Percintaan

    Arti kata red flag dapat digunakan di dalam berbagai konteks. Akan tetapi, banyak orang saat ini menggunakan kata tersebut untuk konteks hubungan asmara. Yang berarti, ada tanda bahaya atau menujukkan kondisi tak sehat di dalam hubungan.

    Dan jika sudah terdeteksi adanya red flag, maka hubungan itu sebaiknya diakhiri. Hubungan yang disebut red flag di saat ditemukan adanya tanda-tanda yang menunjukkan hal berbahaya. Contohnya yakni pasangan yang tidak jujur, terlalu posesif, kecurigaan, dan lainnya.

    Seseorang dapat mengenali tanda-tenda red flag melalui perilaku atau sikap pasangan. Baik itu pria menilai wanitanya red flag, ataupun sebaliknya. Banyak orang yang menggunakan kata red flag untuk menunjukkan jika ada sesuatu yang tak beres di dalam hubungan asmara tersebut.

    Contohnya, jika ada seseorang yang kerap mengabaikan pasangannya, hal ini dapat menjadi red flag sebab orang tersebut menunjukkan jika hubungannya sedang tidak baik-baik saja.

    Red flag bisa mengacu ke sikap atau tingkah laku pasangan yang tak sesuai dengan apa yang diharapkan di dalam hubungan. Contohnya adalah pasangan yang kerap berbicara kasar, berperilaku kasar, berselingkuh, atau hal buruk lainnya.

    Jika sudah mengalami beberapa perilaku buruk dari pasangan, maka dapat dipastikan itu adalah red flag. Dan menunjukkan jika hubungan asmara sedang tak baik-baik saja. Dan perilaku atau sikap buruk pasangan yang masuk ke dalam red flag tidak bisa diwajarkan atau dimaklumi.

    Tanda-tanda Red Flag dalam Hubungan

    Tanda-tanda Red Flag dalam Hubungan

    Berikut adalah tanda-tanda red flag dalam hubungan yang harus diketahui dan waspadai:

    1. Overprotektif

    Jika pasangan selalu membatasi kebebasan dan mengontrol kegiatan kita secara berlebihan, itu dapat menjadi red flag. Sikap tersebut menunjukkan jika hubungan tersebut tak sehat.

    2. Emotional Abuse

    Jika pasangan kerap menyalahkan, mengejek, atau menyebalkan secara emosional secara terus-terusan, hal tersebut bisa masuk ke dalam red flag.

    3. Penyiksaan Fisik

    Jika pasangan sudah berani melakukan kekerasan fisik sudah dipastikan itu sebagai sinyal red flag dalam hubungan.

    4. Tak Mau Membicarakan Masalah

    Orang yang kerap menghindari pembicaraan masalah di dalam hubungan, bisa menjadi salah satu tanda red flag.

    5. Tak Bisa Menerima Perbedaan atau Toleransi

    Itulah penjelasan mengenai apa arti red flag dalam hubungan beserta tanda-tanda red flag dalam hubungan. Semoga penjelasan di atas membantu, ya.

  • Doa Qunut Subuh Lengkap, Arab, Latin, dan Artinya

    Doa Qunut adalah doa yang dipanjatkan oleh umat islam ketika melaksanakan sholat subuh, yakni pada saat i’tidal rokaat ke dua.

    Menurut mazhab Imam Syafi’i membaca Doa Qunut hukumnya adalah sunnah ab’ad ya’ni sunnah yang dikuatkan dan ketika tertinggal, maka diganti dengan sujut syahwi.

    Sebagian umat muslim ada juga yang ketika sholat subuh ia tidak membaca doa qunut, dahulu hal semacam ini menjadi sebab terjadinya pemicu perdebatan.

    Namun semakin berkembangnya zaman kali ini dan semakin banyaknya penyampaian para mubaligh diberbagai media sosial. Sehingga semakin banyak umat muslim akan pemahaman terkait hukum membaca doa Qunut.

    Kisah Awal Mulanya Doa Qunut

    Doa Qunut dibaca oleh Rasulullah SAW ini memiliki kisah yang sangat memilukan, pada masa itu ada seseorang dari negeri sebrang yang bertemu Rasulullah SAW.

    Kemudian mengabarkan bahwa dinegerinya banyak warga yang memeluk islam, sehingga antusias untuk mendalami Al-Qur’an sangat memuncak.

    Kedatangan seseorang tersebut meminta kepada Rasulullah SAW untuk mengirimkan 70 sahabat yang hafidz Qur’an kenegeri tersebut.

    Dengan senang hati Rasulullah SAW mengabulkannya, dikumpulkanlah 70 sahabat yang hafal Qur’an dan diutus untuk mengajarkannya dinegeri yang akan dituju.

    Para penghafal Qur’an dengan senang hati mendapat perintah dari Rasulullah SAW dan kemudian berangkatlah mereka.

    Tidak lama kemudian selang beberapa hari mereka berangkat Rasulullah SAW mendengar kabar bahwa 70 penghafal Qur’an dibantai.

    Kemudian Rasulullah berdoa meminta kepada Allah keadilan dari kejadian tersebut. Sehingga sang Rosul mendapat kabar dari Allah untuk mendoakan 70 penghafal Qur’an yang syahid.

    Adapun doa yang dipanjatkan oleh Rasulullah SAW adalah yang sekarang disebut dengan Doa Qunut.

    Bacaan Doa Qunut Arab, Latin Dan Artinya

    Meskipun doa qunut tergolong sunnah untuk dibaca ketika melaksanakan sholat subuh, akan tetapi sangat baik diamalkan. Karena hal ini termasuk salah satu tanda kecintaan umat kepada Rasulullah SAW.

    Selain itu juga disisi lain doa qunut dibaca oleh Rasulullah pada saat ada tragedi pembantaian 70 tahfiz qur’an.

    Padahal zaman saat ini hususnya dinegara indonesia sangat jarang sekali terjadi hal yang demikian, akan tetapi kalau disandingkan dengan kondisi diri yang selalu ada peperangan antara kebaikan dan keburukan.

    Maka doa qunut sangat tepat sebagai sarana untuk memberantas kemungkaran yang ada didalam hati setiap manusia.

    Insya Allah dengan melazimkan doa qunut maka seorang hamba tersebut akan dilindungi oleh Allah SWT dan dijauhkan dari sifat yang mungkar.

    Adapun bacaan doa qunut bahasa arab, latin dan artinya dapat dilihat dibawah ini :

    Doa Qunut Lengkap

    Bacaan doa qunut lengkap ini adalah penganut madzhab imam Sayafi’i, biasanya dibaca oleh ummat muslim aswaja.

    اَللّهُمَّ اهْدِنَا فِيْمَنْ هَدَيْتَ وَعَافِنَا فِيْمَنْ عَافَيْتَ وَتَوَلَّنَا فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ وَبَارِكْ لِنَا فِيْمَا اَعْطَيْتَ وَقِنَا شَرَّمَا قَضَيْتَ فَاِ نَّكَ تَقْضِىْ وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ وَاِ نَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ وَاَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

    Allahummahdinaa fîi man hadait, waafinaa fîi man‘afait, wa tawallanaa fîi man tawallait, wa baariklaa fîii maa ‘ thait, wa qinaa syarra maa qadhait, fa innaka taqdhii wa laa yuqdha ‘ alaik, wa innahuu laa yazillu man waalait, wa laa ya‘izzu man ‘ aadait, tabaarakta rabbanaa wa ta‘aalait, fa lakal hamdu a’laa maa qadhait, wa astagfiruka wa atuubu ilaik, wa shallallahu ‘ alaa sayyidinaa muhammadin nabiyyil ummiyyi wa ‘ alaa aalihi wa shahbihi wa sallam.

    Artinya :

    “Ya Allah, berikanlah petunjuk kepada kami sebagaimana mereka yang telah Engkau beri petunjuk. Dan berilah kesehatan kepada kami sebagaimana mereka yang Engkau telah berikan kesehatan. Peliharalah kami sebagaimana orang yang telah Engkau peliharakan.

    Dan berilah keberkahan kepada kami pada apa- apa yang telah Engkau karuniakan. Dan selamatkanlah kami dari bahaya kejahatan yang Engkau telah tentukan. Maka sesungguhnya Engkaulah yang memberi hukuman dan bukan terkena hukum.

    Maka sesungguhnya tidak hina orang yang Engkau pimpin. Dan tidak mulia orang yang Engkau memusuhinya. Maha Suci Engkau wahai Tuhan aku dan Maha tinggi Engkau. Maha bagi Engkau segala pujian di atas yang Engkau hukumkan.

    Aku memohon ampunan dari Engkau dan aku bertobat kepada Engkau.( Dan semoga Allah) mencurahkan rahmat dan sejahtera untuk junjungan kami Nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya”.

    Doa Qunut Subuh Pendek

    Selain bacaan doa qunut lengkap ada juga bacaan doa qunut subuh pendek yang juga bisa diamalkan oleh umat muslim.

    Simak dibawah ini bacaan doanya :

    اَللّهُمَّ اهْدِنَا فِيْمَنْ هَدَيْتَ وَعَافِنَا فِيْمَنْ عَافَيْتَ وَتَوَلَّنَا فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ وَبَارِكْ لِنَا فِيْمَا اَعْطَيْتَ وَقِنَا شَرَّمَا قَضَيْتَ فَاِ نَّكَ تَقْضِىْ وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ وَاِ نَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ

    Allahummahdinaa fîi man hadait, waafinaa fîi man‘afait, wa tawallanaa fîi man tawallait, wa baariklaa fîii maa ‘ thait, wa qinaa syarra maa qadhait, fa innaka taqdhii wa laa yuqdha ‘ alaik, wa innahuu laa yazillu man waalait, wa laa ya‘izzu man ‘ aadait, tabaarakta rabbanaa wa ta‘aalait.

    Artinya :

    “Ya Allah, berikanlah petunjuk kepada kami sebagaimana mereka yang telah Engkau beri petunjuk. Dan berilah kesehatan kepada kami sebagaimana mereka yang Engkau telah berikan kesehatan.

    Peliharalah kami sebagaimana orang yang telah Engkau peliharakan. Dan berilah keberkahan kepada kami pada apa-apa yang telah Engkau karuniakan. Dan selamatkanlah kami dari bahaya kejahatan yang Engkau telah tentukan.

    Maka sesungguhnya Engkaulah yang memberi hukuman dan bukan terkena hukum. Maka sesungguhnya tidak hina orang yang Engkau pimpin. Dan tidak mulia orang yang Engkau memusuhinya. Maha Suci Engkau wahai Tuhan aku dan Maha tinggi Engkau”.

    Doa Qunut Nazilah

    Qunut nazilah adalah doa yang dibaca oleh umat muslim ketika mendapatkan musibah atau bencana yang pada saat itu melanda kampung atau daerah setempat.

    Beberapa bencana sebagai contoh boleh membaca doa qunut nazilah adalah seperti bencana alam, tanah longsor, tsunami, banyaknya wabah penyakit dan lain semisalnya.

    Terkait pernyataan tentang qunut nazilah Rasulullah SAW menyampaikan dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Bukhori dan Ahmad.

    Artintya :

    Qunut nazilah dilakukan ketika terjadi musibah, seperti bencana alam, wabah penyakit, dan lain sebagainya. Diriwayatkan dalam Bukhari dan Ahmad, dari Abu Hurairah RA mengatakan bahwa “Rasulullah SAW kalau hendak mendoakan untuk kebaikan seseorang atau doa atas kejahatan seseorang, maka beliau doa qunut setelah ruku’.” (HR. Bukhari dan Ahmad)

    Adapun bacaannya qunut nazilah adalah seperti dibawah ini :

    Arab

    اَللّهُمَّ اهْدِنَا فِيْمَنْ هَدَيْتَ وَعَافِنَا فِيْمَنْ عَافَيْتَ وَتَوَلَّنَا فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ وَبَارِكْ لِنَا فِيْمَا اَعْطَيْتَ وَقِنَا شَرَّمَا قَضَيْتَ فَاِ نَّكَ تَقْضِىْ وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ وَاِ نَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ وَاَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ. اَللَّهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا الْغَلاَءَ وَالْبَلاَءَ وَالْوَباَءَ وَالْفَحْشَاءَ وَالْمُنْكَرَ وَالسُّيُوْفَ الْمُخْتَلِفَةَ وَالشَّدَائِدَ وَالْمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ مِنْ بَلَدِنَا هَذَا خَاصَّةً وَمِنْ بُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عَامَّةً إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

    Latin

    Allahummahdinaa fîi man hadait, waafinaa fîi man‘afait, wa tawallanaa fîi man tawallait, wa baariklaa fîii maa ‘ thait, wa qinaa syarra maa qadhait, fa innaka taqdhii wa laa yuqdha ‘ alaik, wa innahuu laa yazillu man waalait, wa laa ya‘izzu man ‘ aadait, tabaarakta rabbanaa wa ta‘aalait.

    Wastaghfiruka wa atuubu ilaik. Allahummadfa’ ‘annal ghalaa’a wal balaa’a wabaa’a wal fahsyaa’a wal munkara was suyuufal mukhtalifata wasy syadaa’ida wal mihana maadhahara minhaa wa maabaathana min balaadinaa haadhaaa khaassatan wa min buldaanil muslimiina aammatan. Innaka ‘alaa kulli syai’in qadiir. Wa shallallahu ‘ala sayyidina muhammadin wa ‘ala alihi washahbihi wa shallam.

    Artinya

    Ya Allah, berilah aku petunjuk di antara orang-orang yang Engkau beri petunjuk. Dan berilah aku keselamatan di antara orang-orang yang telah Engkau beri keselamatan, uruslah diriku di antara orang-orang yang telah Engkau urus, berkahilah untukku apa yang telah Engkau berikan kepadaku.

    Lindungilah aku dari keburukan apa yang telah Engkau tetapkan, sesungguhnya Engkau Yang memutuskan dan tidak diputuskan kepadaku, sesungguhnya tidak akan hina orang yang telah Engkau jaga dan Engkau tolong. Engkau Maha Suci dan Maha Tinggi. Aku mohon ampun kepada Engkau dan aku bertaubat kepada Engkau.

    Ya Allah Tuhan kami. Hindarkanlah kami dari malapetaka, bala dan bencana, kekejian dan kemunkaran, sengketa yang beraneka, kekejaman dan peperangan, yang tampak dan tersembunyi dalam negara kami khususnya, dan dalam negara kaum muslimin umumnya.

    Sesungguhnya Engkau Ya Allah Maha Berkuasa atas segala sesuatu. Semoga Allah mencurahkan rahmat dan kesejahteraan atas junjungan kami Nabi Muhammad, keluarga dan para sahabatnya.

    Doa Qunut Subuh Sendiri

    Ketika melaksanakan sholat subuh sendiri atau sholat lainnya yang dianjurkan untuk membaca doa qunut. Maka cara membacanya sedikit berbesa dari bacaan doa qunut yang mengikuti imam atau sholat berjama’ah sebagai imam.

    Adapun doa qunut subuh sendiri dapat dilihat dibawah ini :

    اَللَّهُمَّ اهْدِنِى فِيمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنِى فِيمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنِى فِيمَنْ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لِى فِيمَا أَعْطَيْتَ، وَقِنِى شَرَّ مَا قَضَيْتَ، فَإِنَّكَ تَقْضِى وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ، وَإِنَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ، تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ

    فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ وَاَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

    Allahummahdinii fîi man hadait, waafinii fîi man‘afait, wa tawallanii fîi man tawallait, wa baariklii fîii maa ‘ thait, wa qinii syarra maa qadhait, fa innii ka taqdhii wa laa yuqdha ‘ alaik, wa innahuu laa yazillu man waalait, wa laa ya‘izzu man ‘ aadait, tabaarakta rabbanaa wa ta‘aalait. Fa lakal hamdu a’laa maa qadhait, wa astagfiruka wa atuubu ilaik, wa shallallahu ‘ alaa sayyidinaa muhammadin nabiyyil ummiyyi wa ‘ alaa aalihi wa shahbihi wa sallam.

    Pentingnya Membaca Doa Qunut Ketika Sholat

    Baca Doa Qunut ketika Sholat

    Membaca doa qunut adalah salah satu sunnah yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW untuk dibaca umatnya ketika sholat.

    Tentunya ketika Nabi SAW telah menganjurkan ada beberapa alasan penting yang perlu kita pahami agar semakin kuat keyakinan pada saat membacanya.

    Berikut dibawah ini beberapa alasan terkait pentingnya membaca doa qunut ketika sholat.

    Memohon Petunjuk Dan Rahmat Allah

    Doa Qunut adalah momen di mana seorang Muslim memohon petunjuk dan rahmat Allah SWT. Dalam doa ini, umat Muslim mengakui kelemahan dan tidak ada sandaran lain yang memberikan petunjuk selain kasih dan sayang dari Allah SWT. Hal ini adalah cara untuk mengakui ketergantungan kita pada Allah dan merendahkan diri di hadapan-Nya.

    Memohon Ampunan Dan Taubat

    Dalam Doa Qunut, umat Muslim juga memohon ampunan dan taubat kepada Allah SWT. Atas segala dosa dan kesalahan yang kerap kali dilakukan baik yang sengaja maupun yang tidak disengaja. Selain daripada itu dalam doa qunut tersurat juga permohonan agar Allah memberi hidayah kita. Untuk menjalani hidup dengan benar, menghindari dosa, dan melakukan perbuatan baik.

    Perlindungan Dari Musibah Dan Bencana

    Salah satu hal yang sangat penting dari Doa Qunut adalah memohon perlindungan kepada Allah SWT dari segala macam musibah, bencana, dan kesulitan. Dalam hal ini kita memohon kepada-Nya agar diberikan perlindungan.

    Dari segala bentuk malapetaka, baik yang bersifat pribadi maupun yang bersifat kolektif. Doa ini menunjukkan kepercayaan kita bahwa hanya Allah yang dapat melindungi kita dari segala ancaman.

    Menjalin Hubungan Dengan Allah SWT

    Doa Qunut juga merupakan salah satu sarana untuk menjalin hubungan yang lebih dekat dengan Allah SWT. Dalam doa ini, umat Muslim mengungkapkan hajat dan keinginannya sebagai manusia baik untuk dunia maupun akahirat. Bagaimana tidak diwaktu subuh sebagian manusia masih terlelap tidur sedangkan sebagian lainnya menjalin hubungan dengan Allah SWT melalui doa qunut.

    Kapan Waktu Yang Tepat Untuk Membaca Doa Qunut

    Doa Qunut Subuh Lengkap, Arab, Latin, dan Artinya

    Pada umumnya doa qunut dibaca pada saat melaksanakan ibadah sholat subuh, akan tetapi banyak riwayat yang mengatakan terkait membaca doa qunut diluar sholat subuh.

    Untuk lebih jelasnya penulis akan merangkumnya didalam artikel vantage.id secara lengkap agar dapat dengan mudah dipahami.

    Ketika Sholat Subuh

    Waktu yang tepat untuk membaca doa qunut adalah ketika melaksanakan sholat subuh tepatnya yakni pada waktu i’itidal dan setelah membaca doa i’tidal.

    Pada saat sholat dan menjadi imam maka cara membacanya dengan suara yang keras sehingga makmum mendengar doa tersebut.

    Akan tetapi ketika sholat sendirian, maka dibaca dengan nada yang tidak keras maksimal terdengar oleh telinga sendiri.

    Sebagaimana hadis Nabi yang diriwayatkan oleh Ahmad yakni :

    Artinya :

    Dari Anas bin Malik, berkata: “Rasulullah Saw terus membaca qunut dalam shalat Fajar (Subuh) sampai meninggalkan dunia.” (HR. Ahmad: III/162)

    Baca Juga: Niat Sholat Subuh Sendiri dan Berjamaah Berikut Tata Caranya

    Ketika Terjadi Bencana Besar

    Pada saat terjadi bencana alam yang cukup besar, belum lama sehingga membuat suatu kampung atau daerah tersebut ketakutan. Maka disunnahkan untuk membaca doa qunut “Nazilah” ketika sholat.

    Untuk memohon pertolongan dan perlindungan dari Allah SWT terkait bencana besar yang terjadi pada tempat atau kampung tersebut.

    Katika Sholat Jum’at

    Sebagian riwayat membaca doa qunut yakni ketika sholat jum’at, terlebih pada hari itu umat muslim sedang merasakan kondisi yang tertekan.

    Seperti halnya tahun kemarin masih sangat hangat di telinga yakni virus covid 19 yang menyebabkan banyak umat manusia terancam kematian.

    Maka pada saat virus covid 19 kemarin menyerang manusia sangat banyak ditemui seseorang yang sholat diluar subuh membaca doa qunut.

    Al-Umm Kitab Karangan Imam Syafi’i

    اَلْقُنُوتُ في الْجُمُعَةِ. قَالَ: الشَّافِعِيُّ رَحِمَهُ اللهُ تَعَالَى: حَكَى عَدَدَ صَلَاةِ النِّبِيِّصَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْجُمُعَةَ، فَمَا عَلِمْتُ أَحَدًا مِنْهُمْ حَكَى أَنَّهُ قَنَتَ فِيهَا، إلَّا أَنْ تَكُونَ دَخَلَتْ في جُمْلَةِ قُنُوتِهِ في الصَّلَوَاتِ كُلِّهِنَّ حين قَنَتَ على قَتَلَةِ أَهْلِ بِئْرِ مَعُونَةَ. وَلَا قُنُوتَ في شَيْءٍ مِنَ الصَّلَوَاتِ إِلَّا الصُّبْحَ، إلَّا أَنْ تَنْزِلَ نَازِلَةٌ، فَيَقْنُتُ في الصَّلَوَاتِ كُلِّهِنَّ إنْ شَاءَ الْإِمَامُ

    Artinya :

    “Qunut dalam shalat Jumat. Imam As-Syafi’i RA berkata, ‘Sejumlah ulama menghikayatkan bilangan (jumlah) shalat Jumat yang dilakukan oleh Nabi SAW, lalu aku tidak mengetahui satu pun dari mereka yang menghikayatkan bahwa Nabi SAW melakukan qunut di dalam shalat Jumat. Hanya saja (qunut dalam) shalat Jumat tersebut masuk dalam sejumlah qunut yang dilakukan oleh Nabi SAW dalam seluruh shalat maktubah saat beliau mengamalkan qunut atas pembunuhan para utusan beliau di Bi’r Ma’unah. Dan tidak ada anjuran qunut dalam shalat apapun kecuali shalat Subuh, kecuali bila terjadi tragedi (bagi kaum muslimin atau sebagiannya), maka orang boleh qunut dalam seluruh shalat (maktubah) bila imam menghendaki.” (As-Syafi’i, Al-Umm)

    Ketika Sholat Witir

    Waktu yang tepat selanjutnya untuk membaca doa Qunut adalah pada saat melaksanakan sholat witir dibulan suci Ramadhan.

    Hal ini juga tidak seterusnya, melainkan ada waktu-waktu tertentu untuk membaca doa qunut ketika sholat witir.

    Terkait doa qunut yang dibaca ketika sholat witir ada sebauh hadis yang menjadi dalil untuk acuan dalam melaksanakan doa qunut tersebut.

    Rasulullah SAW bersabda :

    أن عمر بن الخطاب جمع الناس على أبي بن كعب فكان يصلي لهم عشرين ليلة ولا يقنت الا في النصف الباقى من رمضان. رواه أبو داود

    Artinya :

    “Sesungguhnya Umar bin Khattab berinisiatif mengumpulkan masyarakat agar shalat tarawih bersama (dengan imam) Ubay Ibn Ka’b, maka beliau shalat tarawih bersama mereka selama 20 malam, dan beliau tidak berdoa qunut kecuali dalam separuh yang kedua (malam 16 Ramadhan hingga seterusnya).” (HR. Abu Dawud).

    Penutup

    Demikianlah ringkasan terkait bacaan doa qunut yang dapat penulis rangkum dalam sebuah artikel ini. Besar harapan penulis artikel ini dapat bermanfaat, sekian dan terima kasih. 

  • Bacaan Ayat Seribu Dinar Arab, Latin, Arti, dan Keutamaannya

    Al-Qur’an mempunyai ayat-ayat yang mengandung doa, salah satunya yakni ayat 1000 dinar. Simak, bacaan ayat seribu dinar Arab, latin dan artinya. Dan keutamaan membaca ayat seribu dinar.

    Ayat 1000 dinar dipercaya dapat mendatangkan rezeki yang tak disangka-sangka, jika diamalkan secara khusus. Aya ini disebut dengan amalan kekayaan untuk mendapatkan rezeki di dalam Islam.

    Ayat seribu dinar terdapat di surat At-Talaq ayat 2 dan 3. Para ulama menerangkan jika ayat 1000 dinar ini kerap dikaitkan dengan doa pembuka pintu rezeki. Yang tentunya hal ini dibarengi juga dengan ketetapan rezeki yang sudah ditetapkan oleh Allah SWT.

    Oleh karena itu, ayat seribu dinar ini perlu untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Lantaran mempunyai manfaat dan kebaikan yang besar untuk kehidupan para mukmin. Umat muslim bisa mengamalkan ayat seribu dinar ini di sela aktivitas sehari-hari.

    Berikut di bawah ini adalah bacaan ayat seribu dinar Arab, latin, dan artinya:

    Bacaan Arab, Latin, dan Arti Ayat Seribu Dinar

    Di bawah ini adalah bacaan ayat seribu dinar Arab, latin, dan artinya dalam surat At-Talay ayat 2 dan 3:

    Bacaan Arab:

    وَمَنْ يَّتَّقِ اللّٰهَ يَجْعَلْ لَّهٗ مَخْرَجًا ۙ ٢ وَّيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُۗ وَمَنْ يَّتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِ فَهُوَ حَسْبُهٗ ۗاِنَّ اللّٰهَ بَالِغُ اَمْرِهٖۗ قَدْ جَعَلَ اللّٰهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا

    Bacaan latin:

    wa may yattaqillāha yaj’al lahụ makhrajā wa yarzuq-hu min ḥaiṡu lā yaḥtasib, wa may yatawakkal ‘alallāhi fa huwa ḥasbuh, innallāha bāligu amrih, qad ja’alallāhu likulli syai`ing qadrā

    Artinya:

    “Siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya. dan menganugerahkan kepadanya rezeki dari arah yang tidak dia duga. Siapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)-nya. Sesungguhnya Allahlah yang menuntaskan urusan-Nya. Sungguh, Allah telah membuat ketentuan bagi setiap sesuatu.”

    Kisah Awal Disebut Ayat 1000 Dinar

    Ayat Seribu Dinar

    Di dalam buku karya Zakiyah Ahmad berjudul Shalat Dhuha Untuk Wanita: Disertai Doa-doa Pemanggil Rezeki, dijelaskan kisah mula ayat At-Talaq ayat 2 dan 3 disebut sebagai ayat seribu dinar. Kisah ini bermula ada seorang pedagang yang bermimpi didatangi oleh Nabi Khidir AS.

    Di dalam mimpi tersebut, Nabi Khidir AS menyuruh si pedagang untuk mengeluarkan sedekah sebesar seribu dinar emas untuk fakir miskin. Setelah menunaikan sedekah tersebut, Nabi Khidir AS kembali mendatangi si pedagang melalui mimpi.

    Beliau mengajarkan ayat-ayat suci ke si pedagang untuk diamalkan setiap hari. Hal ini bertujuan agar si pedagang selamat dari malapetaka. Pedagang itupun mengamalkannya sekian lama dan terbukti. Suatu ketika, si pedagang berlayar ke tanah seberang dengan membawa hartanya.

    Di tengah laut kapal yang ditumpangi si pedagang hancur karena diterjang badai, hanya dialah yang selamat. Si pedagang tersebut terdampar di daratan sebrang dengan seluruh harta yang dibawanya, Bahkan, ada kisah yang mengisahkan, bahwa di kemudian hari si pedagang menjadi raja di tempat ia terdampar.

    Dari kisah tersebutlah muncul nama ‘ayat seribu dinar’ yang dikenal sampai sekarang. Ayat tersebut diyakini mempunyai keampuhan. Maka bagi mukmin yang mengamalka ayat ini akan dikeluarkan dari kesulitan, diberikan rezeki dari arah yang tidak terduga, juga dicukupkan seluruh kebutuhannya.

    Keutamaan Membaca Ayat 1000 Dinar

    Keutamaan Membaca Ayat 1000 Dinar

    Dalam buku karya Taufiq FR dijelaskan mengenai keutamaan dari ayat seribu dinar. Ibnu Katsir menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan “Siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya. dan menganugerahkan kepadanya rezeki dari arah yang tidak dia duga”, yakni menunjukkan sebuah pemberitahuan yang diperuntukkan untuk seluruh umat muslim di dunia dalam mencari rezeki.

    Pasalnya, kesalahan di diri kita yakni terlalu sibuk dalam mencari rezeki. Namun, tak tahu di mana letak rezeki tersebut berada. Dan akhirnya membuat kita menjadi merasa lelah, letih, emosi, dan hasil tak sesuai dengan keinginan.

    Di dalam surat At-Talaq ayat 2-3 memiliki makna yakni, ‘barang siapa yang bertakwa kepada Allah SWT dengan menjalankan seluruh perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, niscaya Dia akan memberi rezeki dari arah yang tidak pernah terbesit dalam hatinya.’

    Di dalam surat tersebut dijamin secara pasti jika seseorang mampu untuk berada di jalan Allah SWT, dan menjauhi larangan-Nya dan mengamalkan kebaikan, maka akan memperoleh rezeki yang sesuai dengan keinginan.

    Bacaan doa ayat seribu dinar ini mempunyai keutamaan kebaikan dan manfaat untuk orang yang membacanya. Berikut adalah keutamaannya:

    • Memperoleh pahala yang besar. Umat muslim yang membaca dan mengamalkan doa ini akan memperoleh pahala yang besar dari Allah SWT. Sebab ayat ini merupakan salah satu kalimat yang mulia di dalam Al-Qur’an.
    • Doa ini bisa membantu umat muslim untuk mendapatkan pengampunan dosa. Ayat ini bisa membersihkan diri dari dosa dan mendapatkan keberkahan Allah SWT.
    • Membaca doa ini bisa mendapatkan ketenangan hati dan merasakan kehadiran Allah SWT.
    • Allah SWT menjanjikan akan memberikan rezeli berlimpah untuk hamba-Nya yang mengamalkan doa ini dengan penuh keyakinan.
    • Ayat ini juga bisa memberikan perlindungan diri dari gangguan jin dan kejahatan.

    Ayat Seribu Dinar Dibaca Kapan?

    Banyak yang belum mengetahui kapan ayat 1000 dinar dibaca dan cara mempraktikkannya. Terdapat beberapa waktu yang dapat dipilih untuk mengamalkan doa ini. Waktu mustajab untuk mengamalkannya adalah setiap hari usai salat subuh atau maghrib.

    Dan bisa juga membacanya setelah shalat Isya atau sebelum tidur agar diri merasa tenang. Sebelum melakukan kegiatan seperti berangkat kerja juga bisa membaca doa ini. Dan berharap Allah SWT memberikan kemudahan dan kelancaran dalam bekerja.

    Di sepertiga malam adalah waktu yang sangat mustajab untuk mengamalkan doa ini. Baca doa ini setelah selesai shalat tahajud atau shalat hajad. Jika kesulitan untuk mengamalkan setiap hari, kamu bisa mencoba mengamalkannya rutin selama tiga hari berturut-turut, yakni Rabu hingga Jumat. Sebelumnya melafalkannya, dianjurkan untuk diawali dengan membaca surat Al-Qadr enam kali.

    Berapa kali membaca ayat 1000 dinar? Ada yang menyarankan membacanya sebanyak 1000 kali. Namun, jika keberatan bisa membacanya sebanyak 33 kali dalam sehari atau minimal satu kali dalam sehari pun sudah cukup. Yang terpenting yakni kesungguhan hati kita dalam melafalkannya.

    Itulah bacaan doa ayat seribu dinar Arab, latin, dan artinya lengkap dengan keutamaannya. Semoga bermanfaat, ya.

  • Makna dan Arti Lambang Pancasila 1-5, Siswa Wajib Tahu!

    Tahukah apa saja lambang Pancasila? Dan apa makna atau arti lambang Pancasila 1-5 beserta dengan nilai-nilai Pancasila?

    Pancasila adalah sebuah landasan dan ideolagi bangsa Indonesia. Pancasila menjadi identitas dari NKRI atau Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pancasila mencerminkan makna sekaligus nilai-nilai luhur dari bangsa Indonesia.

    Tepat di 1 Juni 1945 silam, Pancasila diresmikan oleh Presiden Soekarno menjadi dasar Negara Indonesia. Sebelum akhirnya tercantum di Pembukaan UUD 1945, Pancasila beberapa kali mengalami perubahan.

    Dan akhirnya diresmikan pada 18 Agustus 2023. Pancasila memiliki lambang berbentuk burung Garuda yang memiliki lima perisai. Di mana perisai yang ada menggambarkan setiap sila dari Pancasila.

    Seluruh masyarakat terkhusus siswa-siswi harus tahu apa saja lambang Pancasila, dan arti dari lambang Pancasila. Di bawah ini akan dijelaskan mengenai arti dari lambang Pancasila dan nilai-nilai Pancasila.

    Makna Lambang Pancasila

    5 Makna Lambang Pancasila

    Garuda Pancasila merupakan lambang Negara yang terdiri dari lambang-lambang yang mempunyai arti dan makna tertentu, baik yang tersirat ataupun terurat.

    1. Burung Garuda

    Burung Garuda adalah lambang dari Pancasila. Burung ini adalah raja dari segala burung yang dikenal dengan Burung Sakti Elang Rajawali. Burung ini melambangkan sebuah kekuatan dan gerak yang dinamis.

    Hal tersebut terlihat dari sayap yang mengembang, seolah burung Garuda siap untuk terbang ke angkasa. Di mana melambangkan dinamika juga semangat untuk menjunjung tinggi nama baik bangsa Indonesia.

    1. Cengkraman Kaki Garuda

    Di dalam lambang Pancasila, kedua kaki burung Garuda terlihat mencengkram pita putih yang bertuliskan ‘Bhinneka Tunggal Ika’. Kalimat tersebut diambil dari kitab yang dikarang oleh empu Tantular yakni Kitab Sutasoma.

    Bhinneka Tunggal Ika mempunyai arti yakni berbeda-beda namun tetap satu jua. Slogan tersebut adalah kekuatan bangsa Indonesia yang mempunyai banyak perbedaan, yakni agama, suku, hingga budaya.

    1. Warna Emas

    Warna emas pada burung Garuda ini melambangkan keagungan. Yang artinya bangsa Indonesia menjunjung tinggi martabat bangsa yang agung dan luhur.

    1. Jumlah Bulu

    Jumlah bulu di burung Garuda Pancasila memiliki hubungan erat dengan kelahiran NKRI, di antaranya adalah:

    • Bulu sayap kiri dan kanan masing-masing berjumlah 17 helai, yang menunjukkan tanggal 17.
    • Bulu ekor memiliki delapan helai, yang menunjukkan bulan Agustus atau 8.
    • Bulu yang ada di bawah kalung perisai yang menghubungkan ekor berjumlah 19. Dan bulu leher berjumlah 45, yang menunjukkan tahun 1945.

    Jika digabungkan angka merujuk kepada tanggal 17 Agustus 1945. Tanggal tersebut mempunyai makna historis agar masyarakat Indonesia senantiasa untuk menghargai waktu dan mengingat sejarahnya.

    1. Perisai

    Perisai di lambang Pancasila terletak di dada Garuda. Di mana menjadi lambang perlindungan dan perjuangan. Sebab, perisai selalu dibawa ke medan perang oleh prajurit untuk melindungi diri dari musuh.

    Garis yang melintang yang membagi ruang bawah dan atas melambangkan garis khatulistiwa yang diartikan membelah Kepulauan Indonesia. Ada lima bagian yang ada di perisai, masing-masing melambangkan sila dalam Pancasila.

    Arti Lambang Pancasila 1-5

    Dilansir dari situs BPIP atau Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, berikut adalah arti dari lambang Pancasila sila 1-5:

    1. Bintang – Lambang Sila Pertama

    Sila pertama berbunyi ‘Ketuhanan yang Maha Esa’. Bintang adalah simbol sila pertama yang menggambarkan sebuah cahaya. Cahaya ini seperti cahaya kerohanian dari Tuhan.

    Terdapat latar berwarna hitam di bagian bintang. Di mana memiliki arti bahwa warna alam milik Tuhan, bukan rekaan manusia.

    1. Rantai – Lambang Sila Kedua

    Bunyi dari sila kedua adalah ‘Kemanusiaan yang Adil dan Beradab’. Rantai menjadi simbol yang terdiri dari mata rantai berbentuk lingkaran dan segi empat yang berkaitan membentuk lingkaran.

    Keterkaitan tersebut mempunyai makna jika bangsa Indonesia saling terikat erat, saling membutuhkan, dan saling bahu-membahu.

    1. Pohon Beringin – Lambang Sila Ketiga

    Bunyi dari sila ketiga adalah ‘Persatuan Indonesia’. Pohon beringin menjadi simbol sila ketiga, di mana pohon ini merujuk kepada pohon besar yang bisa menampung banyak orang untuk berteduh.

    Hal ini dikaitkan sebagai Negara Indonesia, di mana seluruh rakyat bisa berteduh di bawah naungan Indonesia. Pohon beringin mempunyai akar dan sulur yang menjalar ke seluruh arah. Hal tersebut berhubungan dengan keragaman suku yang menyatu di Indonesia.

    1. Kepala Banteng – Lambang Sila Keempat

    Bunyi dari sila keempat adalah ‘Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan. Simbol dari sila keempat adalah kepala banteng.

    Kepala banteng mempunyai filosofi sebagai hewan sosial yang suka berkumpul. Sama halnya dengan musyawarah, di mana orang-orang melakukan diskusi untuk melahirkan sebuah keputusan.

    1. Padi dan Kapas – Lambang Sila Kelima

    Bunyi dari sila kelima adalah  ‘Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia’. Simbolnya adalah padi dan kapas, di mana melambangkan symbol pangan dan sandang. Hal tersebut menyiratkan sebuah makna yakni syarat utama Negara yang adil yakni yang bisa mencapai kemakmuran untuk rakyat dengan merata

    Demikian penjelasan mengenai makna dan arti lambang sila Pancasila 1-5. Semoga penjelasan di atas mudah dimengerti dan bermanfaat, ya.

  • Doa Sesudah Makan Islam : Arab, Latin, Arti dan Adabnya

    Makan merupakan kebutuhan pokok yang dilakukan setiap hari pada jam-jam tertentu dengan tujuan untuk menambah energi pada tubuh manusia.

    Makanan yang dianjurkan menurut kesehatan adalah dengan menyediakan 4 sehat 5 sempurna, sedangkan menurut agama makanan tersebut hala dan baik.

    Agar makanan yang dijadikan asupan tubuh berkah ketika dimakan, maka ada baiknya membaca doa sesudah makan dan sebelum makan.

    Hal ini sebagai bukti rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat yang telah diberikan sehingga menjadi sesuatu yang baik pula dalam tubuh.

    Salah satu ungkapan rasa syukur seorang hamba atas makanan yang menjadi asupan tubuh yakni mempu dalam melaksanakan ibadah.

    Bacaan Doa Sebelum Makan Dan Doa Sesudah Makan Sesuai Sunnah

    Untuk mengharapkan keberkahan pada makanan yang telah habis dalam hidangan maka sebaiknya membaca doa setelah makan.

    Selaian hal tersebut merupakan ungkapan rasa syukur, membaca doa setelah makan juga termasuk adab setelah makan.

    Pada dasarnya selain membaca doa setelah makan, dianjurkan juga untuk membaca doa sebelum makan.

    Bahkan doa tersebut ketika lupa atau tidak dibaca pada saat makan, dianjurkannya untuk mengganti bacaan doa. Hal tersebut menyatakan bahwa doa sesudah makan sangat penting untuk diamalkan.

    Simak bacaan doa sebelum makan seperti dibawah ini :

    Doa Sebelum Makan

    اللَّهُمَّ بارِكْ لَنا فِيما رَزَقْتَنا وَقِنا عَذَابَ النَّارِ باسم اللَّهِ

    Allahumma baarik lanaa fi maa razaqtana wa qina adzaban nar, bismillah.

    Artinya :

    “Ya Allah, berkahilah kami pada apa yang telah Engkau karuniakan dan lindungilah kami dari siksa neraka. Bismillah (atas nama Allah SWT).”

    Doa Sesudah Makan

    Bukan hanya pada saat sebelum makan, umat muslim dianjurkan juga untuk membaca doa setelah makan. Tentunya hal ini juga merupakan bentuk ungkapan rasa syukur atas nikmat makan yang diperoleh.

    Karena sangat banyak umat manusia yang dicabut kenikmatan makannya, sehingga tidak ada rasa sedikitpun makanan yang masuk dalam mulut.

    Selain ungkapan rasa syukur doa sesudah makan juga termasuk dalam wujud kasih dan sayangnya Allah kepada hambanya. Sebab dalam doa tersebut terkandung makna untuk mendoakan keberkahan rezeki semua umat muslim.

    Berikut dibawah ini bacaan doanya :

    اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِىْ اَطْعَمَنَا وَسَقَانَا وَجَعَلَنَا مُسْلِمِيْنَ

    Alhamdu lillaahil ladzii ath’amanaa wa saqoonaa wa ja’alanaa minal muslimiin.

    Artinya :

    “Segala puji bagi Allah yang telah memberi kami makan dan minum, serta menjadikan kami termasuk golongan orang-orang muslim.”

    Doa Pada Saat Lupa Membaca Doa Sebelum Makan

    Diatasa sekilas sudah disampaikan bahwa ketika seorang muslim sedang makan namun ia lupa membaca doa, maka ada doa lain yang dianjurkan untuk dibaca.

    Adapun bacaan doanya adalah seperti dibawah ini :

    بِسْمِ اللهِ فِىِ أَوَّلِهِ وَآخِرِهِ

    Bismillaahi fii awwalihi wa aakhirihi.

    Artinya :

    “Dengan menyebut nama Allah pada awal dan akhirnya.”

    Dengan membaca doa tersebut diatas insya Allah nikmat dan barokah makan akan selalu hadir menemani seseorang yang sedang makan tersebut.

    Doa Setelah Makan Dan Merasa Kenyang

    Sebaiknya pada saat makan isi perut harus dikondisikan dengan baik salah satunya adalah dengan mengahiri makan ketika sudah terasa sedikit kenyang. Ambillah sesuai porsi makan dan juga kesanggupan dalam menghabiskannya.

    Akan tetapi tidak diperbolehkan makan dengan yang berlebihan, sehingga perut terasa kenyang dan malas untuk beraktifitas.

    Maka dari itu sebaiknya ketika akan mengambil makanan harus dilihat dahulu porsinya agar tidak berlebihan. Karena makan yang berlebihan akan menyebabkan mubazir, sedangkan bahasa mubazir sudah jelas didalam Al-Qur’an adalah teman setan.

    Allah SWT berfirman :

    اِنَّ الْمُبَذِّرِيْنَ كَانُوْٓا اِخْوَانَ الشَّيٰطِيْنِ ۗوَكَانَ الشَّيْطٰنُ لِرَبِّهٖ كَفُوْرًا

    Innal-mubażżirīna kānū ikhwānasy-syayāṭīn(i), wa kānasy-syaiṭānu lirabbihī kafūrā(n).

    Artinya :

    Sesungguhnya para pemboros itu adalah saudara-saudara setan dan setan itu sangat ingkar kepada Tuhannya. (Al-Isra’ : 27)

    Namun jika mengalami hal demikian yakni makan kekenyangan yang menyebabkan boros atau mubazir, untuk menarik keberkahannya lagi dapat membaca doa seperti dibawah ini.

    الْحَمْدُ لِلَّهِ حَمْدًا كَثِيرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيهِ غَيْرَ مكفور وَلَا مُوَدَّعٍ

    Alhamdulillahi hamdan katsiran thoyyiban mubarakan fihi ghaira makfurin wa muwadda’in.

    Artinya :

    ” Segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak, baik, dan berkah, yang senantiasa tidak diingkari nikmatnya dan tidak terputus.”

    Doa Sesudah Makan Dan Minum

    Doa Sesudah Makan Dan Artinya

    Etika Pada Saat Makan Dan Sesudah Makan

    Etika Pada Saat Makan Dan Sesudah Makan
    Makan bersama keluarga

    Membaca doa sebelum dan sesudah makan tentu sudah menjadi anjuran yang diajarkan oleh Rosulullah SAW untuk ummatnya.

    Penting diperhatikan selain membaca doa sesudah makan dan sebelum makan, maka ada beberapa etika atau adap yang harus diterapkan ketika sedang makan.

    Sehingga dapat menambah kenikmatan dan keberkahan dalam makanan yang diasupkan kedalam tubuh. Karena jika sedang makan namun tidak memakai adab yang benar tentunya akan mengurangi rasa nikmat dan barokahnya makanan.

    Berikut dibawah ini beberapa adab ketika makan yang perlu diamalkan :

    Membaca Doa Sebelum Dan Sesudah Makan

    Adab ketika makan yang pertama sudah sangat jelas yakni membaca doa sebelumd an sesudah makan. Dengan berdoa berarti seorang hamba tersebut mengungkapkan rasa syukurnya atas nikmat makan yang diberikan. Selain dari pada itu dengan membaca doa maka otomatis akan ingat kepada Allah SWT.

    Gunakan Tangan Kanan Ketika Sedang Makan

    Etika atau adab makan selanjutnya adalah ketika makan hendaknya menggunakan tangan kanan. Hal ini langsung dianjurkan oleh Rosulullah SAW kepada umatnya agar ketika makan menggunakan tangan kanan.

    Rosulullah SAW bersabda :

    : كُنْتُ غُلاَمًا فِي حِجْرِ رَسُول اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَكَانَتْ يَدِي تَطِيشُ فِي الصَّحْفَةِ، فَقَال لِي رَسُول اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: يَا غُلاَمُ سَمِّ اللَّهَ، وَكُل بِيَمِينِكَ، وَكُل مِمَّا يَلِيكَ

    Artinya :

    “Waktu aku masih kecil dan berada di bawah asuhan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, tanganku bersileweran di nampan saat makan. Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Wahai Ghulam, bacalah Bismilillah, makanlah dengan tangan kananmu dan makanlah makanan yang ada di hadapanmu.” Maka seperti itulah cara makanku setelah itu.” (HR. Bukhari dan Muslim).

    Tidak Dianjurkan Makan Dengan berdiri

    Adabnya seorang muslim ketika makan tidak dianjurkan untuk berdiri, melainkan duduk, hal ini sama halnya dengan memuliakan makanan yang sedang atau akan dimakan.

    Karena jika makan dalam kondisi duduk, maka tidak rentan jatuh dan tumpah yang menyebabkan makanan menjadi berserakan.

    Selain sunnah untuk duduk ketika makan, hal ini juga ada kaitannya dengan kesehatan tubuh yakni makanan dan minuman tidak langsung masuk ke lambung.

    Rosulullah Saw bersabda :

    لاَ يَشْرَبَنَّ أَحَدٌ مِنْكُمْ قَائِمًا فَمَنْ نَسِيَ فَلْيَسْتَقِئْ

    Artinya :

    Janganlah seorang pun di antara kalian minum berdiri, siapa yang lupa, maka muntahkanlah (HR. Muslim no. 2026).

    Makanlah Secukupnya

    Makan secukupnya dan tidak berlebihan termasuk adab atau etika ketika sedang makan. Tidak dianjurkan untuk makan melebihi porsi makan seperti biasanya, karena hal tersebut dapat memicu pemborosan dan mubazir.

    Selain itu makanan yang terlalu banyak masuk kedalam perut akan menjadi sebab perut sakit, mual dan bahkan bisa muntah.

    Dan sebaliknya ketika makan terlalu sedikit akan menyebabkan timbulnya rasa lapar berkesinambungan. mak dari itu sebaiknya makanlah dengan yang sedang-sedang saja tidak banyak dan juga tidak sedikit tepatnya sesuai porsi.

    Makan Tidak Sambil Berbicara Atau Tergesa-Gesa

    Ketika sedang menikmati hidangan makanan sebaiknya dalam keadaan yang baik dansopan. Tidak banyak berbicara yang memicu suara-suara keras tertawa terbahak-bahak. Sehingga hal tersebut bisa mengganggu tetangga lain yang seadng makan.

    Apalagi ketika sedang makan bersama tentunya etika sopan santun wajib dijaga untuk kenyamanan dalam perkumpulan.

    Memakai Alas Makanan / Piring

    Sebaiknya ketika makan menggunakan alas seperti piring dan semisalnya, tidak dianjurkan makan langsung dalam bejana.

    Jagalah Kebersihan Makanan

    Menjaga kebersihan makanan juga termasuk etika atau adab seseorang ketika sedang makan. Seperti halnya mencuci tangan sebelum makan, memperhatikan tempat makan jika kotor dibersihkan dahulu.

    Sehingga makanan yang dihidangkan tidak terkontaminasi dengan kotoran atau najis yang membawa kuman penyakit.

    Makanan Harus Halal Dan Baik

    Adab yang sangat perlu diperhatikan juga ketika makan adalah makanan yang dihidangkan harus halal dan baik.

    Dengan adanya kehalalan makan tersebut akan menjadikan berkah sedangkan maknan yag baik akan meningkatkan gizi yang baik pula.

    Terkait makanan yang halal dan baik Allah SWT berfirman :

    يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ كُلُوْا مِمَّا فِى الْاَرْضِ حَلٰلًا طَيِّبًا ۖوَّلَا تَتَّبِعُوْا خُطُوٰتِ الشَّيْطٰنِۗ اِنَّهٗ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِيْنٌ

    Yā ayyuhan-nāsu kulū mimmā fil-arḍi ḥalālan ṭayyibā(n), wa lā tattabi‘ū khuṭuwātisy-syaiṭān(i), innahū lakum ‘aduwwum mubīn(un).

    Artinya :

    Wahai manusia, makanlah sebagian (makanan) di bumi yang halal lagi baik dan janganlah mengikuti langkah-langkah setan. Sesungguhnya ia bagimu merupakan musuh yang nyata. (Al-Baqoroh : 168)

    Pentingnya Berdoa Setelah Makan

    Membaca doa setelah makan tidak kalah pentingnya dengan membaca doa sebelum makan karena keduanya sangat dianjurkan dalam Islam.

    Terkait hal tersebut diatas simak penjelasan dibawah ini :

    Menjadi Pernyataan Rasa Syukur

    Salah satu yang menyebabkan pentingnya membaca doa setelah makan adalah sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas semua nikmat rezeki yang dihidangkan.

    Sedangkan didalam islam makanan termasuk nikmat dari Allah untuk makhluknya. Sehingga ketika dibarengi dengan membaca doa maka semua ummat muslim secara tidak langsung mengakui bahwa nikmat datangnya dari Allah SWT.

    Membaca doa setelah makan juga termasuk sarana untuk mempertahankan kesadaran dalam mensyukuri nikmat yang mungkin sering dilalaikan.

    Sadar Semua Rezeki Milik Allah SWT

    Selanjutnya doa setelah makan dapat dengan mudah membantu seorang muslim untuk bisa sadar dan mensyukuri kenikmatan dalam hidupnya. Dengan mengamalkan doa sesudah makan, tentunya seseorang tersebut tidak tamak, rakus dan semisalnya.

    Sebagai hamba Allah harus bisa menghargai nikmat yang telah diberikan oleh-Nya yakni dengan tidak boros dengan makanan melainkan makan secukupnya dan lebih baiknya lagi dapat berbagi kepada sesama.

    Dijauhkan Dari Penyakit

    Hal yang menjadi penting dalam membaca doa setelah makan adalah dijauhkan dari penyakit, karena disisi lain makna doa tersebut adalah memohon perlindungan dari penyakit.

    Isi dari doa sesudah makan tersebut salah satunya adalah memohon kekuatan dan kesehatan sehingga bisa melaksanakan kegiatan sehari-hari dengan baik.

    Sarana Untuk Mengingat Allah

    Salah satu cara untuk mengingat Allah SWT adalah dengan memanjatkan doa, begitupulah pada saat membaca doa sesudah makan. Secara tidak langsung seorang tersebut ingat kepada Allah yang selama ini telah memberikan nikmat sehat dan makan terasa enak.

    Karena dalam ilmu tasawuf dalam kondisi apapun harus ingat kepada Allah, jika sedang melakukan sesuatu namun tidak mengingat Allah, maka penglihatanya batal.

    Termasuk Etika Dan Adab Makan

    Dalam isalam membaca doa setelah makan merupakan adab dan etika yang sangat dianjurkan untuk diamalkan. Hal ini juga dicontohkan oleh Rosulullah SAW agar umatnya ketika hendak makan atau sesudah makan membaca doa.

    Makanan Yang Halal Dan Haram Dalam Islam

    Makanan Yang Halal Dan Haram Dalam Islam
    Makanan Halal

    Sebagai umat islam pada dasarnya boleh makan apa saja, namun yang halal dan baik untuk dikonsumsi. Simak dibawah ini beberapa makanan yang halal dan baik sebagai berikut :

    Makanan Yang Halal Dan baik

    Makanan yang halal dan baik dalam agam islam bisa ditentukan dari bentuk dan juga dari proses pembuatannya. Seperti zat yang campur didalam makanan tersebut mengandung produk yang halal.

    Berikut dibawah ini contoh makanan yang halal dan baik :

    Daging Hewan Yang Halal

    Daging hewan yang halal yakni berasal dari hewan sembelihan dengan menerapkan aturan dan syariat islam. Salah satunya adalah penyembelihan hewan tersebut dengan orang islam dan menyebut nama Allah SWT serta alat yang digunakan untuk menyembelih tajam.

    Unggas

    Hewan unggas yang halal seperti ayam, itik, bebek, angsa, ayam kalkun dan semisalnya semua unggas tersebut disembelih dengan menyebut nama Allah SWT.

    Ikan Dan Bangkai Ikan

    Ikan dan semisalnya yang hidupnya hanya di air juga termasuk makanan yang halal untuk dikonsumsi bahkan bangkainya juga halal. Akan tetapi meskipun bangkainya halal harus diperhatikan baik atau tidaknya jika untuk dikonsumsi.

    Buah-buahan Dan Sayuran

    Semua buah-buahan dan sayuran adalah makanan yang halal kecuali buah yang mengandung racun atau sayuran yang dapat memabukkan.

    Biji-bijian

    Biji-bijian juga termasuk makanan yang halal selagi tidak membuat mabuk jika dikonsumsi.

    Susu Dari Hewan Yang Halal

    Susu merupakan makanan yang halal lagi baik jika mendapatkannya dari hewan yang halal. Berbeda jika merahnya dari hewan yang haram maka susus tersebut tidak halal dikonsumsi.

    Semua Hewan Yang Hidup Di Laut

    Perlu dipahami bahwa semua hewan yang hidupnya dilaut dan satu alam tidak dapat hidup dialam lain kecuali hanya laut adalah halal untuk dikonsumsi.

    Makanan Yang Haram

    Setelah mengetahui sebagaian besar makanan yang halal lagi baik untuk dikonsumsi, maka selanjutnya adalah mengupas beberapa makanan yang haram untuk dikonsumsi.

    Simak dibawah ini ragam makanan yang haram :

    Bangkai

    Semua bangkai adalah termasuk makanan yang haram tidak boleh dimakan, kecuali hanya dua yakni bangkai ikan dan belalang.

    Darah

    Darah juga termasuk bukan makanan yang halal, dibuat seperti apapun dan disajikan menjadi makanan apapun tetap ia haram.

    Daging Babi

    Hewan babi merupakan hewan yang haram untuk dimakan, karena ia tergolong hewan najis seluruh badan. Baik bulu daging kulit darah dan anak keturunannya.

    Daging Hewan Yang Disembelih Tidak Menyebut Nama Allah

    Hewan yang tidak najis namun pemotongannya tidak menyebut nama Allah juga termasuk haram untuk dikonsumsi.

    Daging Anjing

    Anjing adalah hewan najis keseluruhan baik bulu, kulit daging, tulang ataupun air liurnya, tentunya daging hewan ini haram untuk dikonsumsi.

    Hewan Yang Bertaring

    Selain beberapa makanan yang haram dikonsumsi seperti diatas, ada makanan lain yang juga haram dimakan yakni hewan yang bertaring. Seperti kucing, harimau, singan dan semisalnya.

    Terkait beberapa hal yang dihukumi haram jika dimakan, Allah SWT telah memberikan dalil yang jelas didalam Q.S. Al-Baqoroh : 173.

    اِنَّمَا حَرَّمَ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةَ وَالدَّمَ وَلَحْمَ الْخِنْزِيْرِ وَمَآ اُهِلَّ بِهٖ لِغَيْرِ اللّٰهِ ۚ فَمَنِ اضْطُرَّ غَيْرَ بَاغٍ وَّلَا عَادٍ فَلَآ اِثْمَ عَلَيْهِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ

    Innamā ḥarrama ‘alaikumul-maitata wad-dama wa laḥmal-khinzīri wa mā uhilla bihī ligairillāh(i), fa maniḍṭurra gaira bāgiw wa lā ‘ādin falā iṡma ‘alaih(i), innallāha gafūrur raḥīm(un).

    Artinya :

    Sesungguhnya Dia hanya mengharamkan atasmu bangkai, darah, daging babi, dan (daging) hewan yang disembelih dengan (menyebut nama) selain Allah. Akan tetapi, siapa yang terpaksa (memakannya), bukan karena menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Q.S. Al-Baqoroh : 173)

  • Niat Sholat Dhuha 2, 4, 6 dan 12 Rakaat Berikut Tata Caranya

    Niat dalam melaksanakan sholat adalah salah satu rukun yang tidak boleh ditinggalkan, karena jika ditinggalkan maka sholatnya tidak sah.

    Dalam pelaksanaannya niat boleh dibaca melalui lisan atau melalui hati, akan tetapi perlu dipahami. Bahwa sebaiknya niat tidak hanya dibaca melalui lisan ataupun hati melainkan diikut sertakan mulai dari takbir hingga salam.

    Sehingga tujuan sholat yang dilaksanakan sesuai dengan makna dari niat tersebut yakni karena Allah SWT, tidak keluar dari niat yang sudah dii’tiqodkan.

    Pengertian Sholat Dhuha

    Sholat dhuha adalah sholat sunah yang dianjurkan Rosulullah untuk dikerjakan yakni bisa dua rokat, empat rokaat, enam rokaat atau delapan rokaat dan seterusnya.

    Akan tetapi pelaksanaannya dikerjakan dua rokaat salam kemudian dilanjutkan kembali mengerjakan dua rokaat selanjutnya.

    Meskipun sholat dhuha ini dianjurkan Rosdulullah untuk dilaksanakan akan tetapi tidak semua muslim diberi keluangan waktu untuk mengerjakannya.

    Karena diwaltu tersebut sudah disibukkan dengan pekerjaan yang terkadang dalam tempat kerja tersebut tidak ada waktu untuk sholat dhuha.

    Kapan Waktu Sholat Dhuha

    Agar dapat menjadwalkan setiap harinya untuk melaksanakan sholat dhuha maka sangat penting mengetahui kapan waktu sholat dhuha.

    Seiring dengan kesibukan yang kerapkali membuat terlena dan tidak sempat untuk melaksanakan ibadah sholat dhuha.

    Berikut adalah waktu yang tepat untuk mengerjakan sholat dhuha :

    Menuqil dari kitab Fathul Qorib terkait waktu sholat dhuha yakni mulai dari matahari setinggi satu tombak hingga masuknya waktu istiwak yakni ketika matahari pas diatas kepala atau sejajar dengan kepala.

    Jika disandingkan dengan waktu yang ada diindonesia yakni berkisar pukul 06 : 30 Wib hingga 12.00 Wib.

    Bagi yang ingin melaksanakan sholat dhuha namun berbenturan dengan waktu kerjanya, maka waktu upayakan sebelum berangkat kerja sholat terlebih dahulu.

    Terkait wktu sholat dhuha Rosulullah SAW menyampaikan didalam hadisnya :

    HR. Muslim no. 832

    قدِم النبيُّ صلَّى اللهُ عليه وسلَّم المدينةَ، فقدِمْتُ المدينةَ، فدخلتُ عليه، فقلتُ: أخبِرْني عن الصلاةِ، فقال: صلِّ صلاةَ الصُّبحِ، ثم أَقصِرْ عن الصَّلاةِ حين تطلُعُ الشمسُ حتى ترتفعَ؛ فإنَّها تطلُع حين تطلُع بين قرنَي شيطانٍ، وحينئذٍ يَسجُد لها الكفَّارُ، ثم صلِّ؛ فإنَّ الصلاةَ مشهودةٌ محضورةٌ، حتى يستقلَّ الظلُّ بالرُّمح

    Artinya :

    “Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam datang ke Madinah, ketika itu aku pun datang ke Madinah. Maka aku pun menemui beliau, lalu aku berkata: wahai Rasulullah, ajarkan aku tentang shalat. Beliau bersabda: kerjakanlah shalat shubuh. Kemudian janganlah shalat ketika matahari sedang terbit sampai ia meninggi. Karena ia sedang terbit di antara dua tanduk setan. Dan ketika itulah orang-orang kafir sujud kepada matahari. Setelah ia meninggi, baru shalatlah. Karena shalat ketika itu dihadiri dan disaksikan (Malaikat), sampai bayangan tombak mengecil” (HR. Muslim no. 832).

    Kapan Batas Waktu Sholat Dhuha

    Seperti yang telah disampaikan diatas bahwa batasan waktu sholat dhuha yakni waktu istiwak “posisi matahari berada tepat diatas kepala”

    Dalam posisi tersebut bayangan suatu benda akan menyatu dengan benda itu sendiri, jika suha melewati sedikit saja benda tersebut maka masuklah waktu zuhur.

    Berapa Rokaat Sholat Dhuha

    Sholat dhuha pada umumnya yakni dikerjakan dua Rokaat, namun boleh juga ditambah menjadi empat Rokaat dan seterusnya hingga tak terbatas.

    Akan tetapi pelaksanaannya dua rokaat salam kemudian dilanjutkan kembali sholat dua rokaat salam dan seterusnya.

    Terkait jumlah rokaat sholat dhuha ini Rosulullah SAW bersabda :

    HR. Muslim no. 719

    عن عائشةَ رَضِيَ اللهُ عنها، قالت: كان رسولُ الله صلَّى اللهُ عليه وسلَّم يُصلِّي الضحى أربعًا، ويَزيد ما شاءَ الله

    Artinya :

    “Dari Aisyah RA, dia berkata bahwa Rasulullah SAW biasa sholat dhuha empat rakaat. Dan beliau menambah berapa pun yang dikendaki Allah SWT.” (HR Muslim No. 719).

    HR. Bukhari no. 1103

    أنَّ النبيَّ صلَّى اللهُ عليه وسلَّم عامَ الفتحِ صلَّى ثمانَ ركعاتٍ سُبحةَ الضُّحى

    Artinya :

    “Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam di tahun terjadinya Fathu Makkah beliau shalat delapan rakaat shalat dhuha” (HR. Bukhari no. 1103, Muslim no. 336).

    Fadhilah Melaksanakan Sholat Dhuha

    Ibadah yang dianjurkan oleh Rosulullah SAW tentunya memiliki fadhilah atau keutamaan yang sangat luarbiasa.

    Begitu pula dengan sholat dhuha tentunya banyak fadhilah atau keutamaan yang perlu diketahui oleh umat muslim.

    Sebelum membahas tentang niat sholat dhuha ada baiknya pahami terlebih dahulu beberapa keutamaan yang ada didalamnya.

    Agar ketika melaksanakan ibadah sholat dhuha semakin semangat dan memiliki tujuan sesuai dengan niat sholat tersebut yakni karena Allah SWT.

    Simak dibawah ini keutamaan atau fadhilah melaksanakan sholat dhuha :

    Mengikuti Sunah Rosulullah SAW

    Sebagaimana telah diketahui bahwa hukum melaksanakan sholat dhuha adalah sunnah yang dianjurkan oleh Rosulullah SAW.

    Tentunya ketika melaksanakannya maka otomatis mengikuti sunnah yang diajarkan oleh sang Nabi. Dan perlu juga dipahami bahwa ibadah yang dianjurkan oleh Rosulullah tentu memiliki fadhilah yang sangat banyak.

    Terkait anjuran Rosulullah SAW untuk umatnya agar melaksanakan sholat dhuha disampaikan dalam sebuah hadis qudsi.

    HR. Tirmidzi no. 475

    قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ يَا ابْنَ آدَمَ لاَ تَعْجِزْ عَنْ أَرْبَعِ رَكَعَاتٍ مِنْ أَوَّلِ النَّهَارِ أَكْفِكَ آخِرَهُ

    Artinya :

    “Allah Ta’ala berfirman : Wahai anak Adam, janganlah engkau tinggalkan empat raka’at shalat di awal siang (di waktu Dhuha). Maka itu akan mencukupimu di akhir siang” (HR. Tirmidzi no. 475, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Al Jami’ no. 4342).

    Allah Berikan Ampunan

    Bgi seorang muslim yang taat dan rutin menjalankan ibadah sholat dhuha maka Allah SWT akan mengampuni dosa-dosanya. bahkan digambarkan meskipun dosa yang milikinya seperti buih dilautan.

    Meskipun sangat disadari bahwa manusia tempatnya salah dan dosa, berarti tidak pernah luput dari kedua hal tersebut.

    Akan tetapi jika seorang hamba tersebut bertaubah dan rutin melaksanakan sholat dhuha dengan ikhlas mengharap pertolongan Allah semata. Maka sangat layak mendapatkan pengampunan seperti yang tersirat didalam sebuah hadis dibawah ini.

    عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ، أَنّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، قَالَ : ” مَنْ حَافَظَ عَلَى سُبْحَةِ الضُّحَى غُفِرَتْ ذُنُوبُهُ ، وَإِنْ كَانَتْ أَكْثَرَ مِنْ زَبَدِ الْبَحْرِ “

    Artinya :

    “ Barangsiapa menjaga sholat dhuha, maka Allah akan mengampuni segala dosanya walaupun sebanyak buih di lautan.”

    Allah Cukupkan Kebutuhan Rezeki Dunia Dan Akhirat

    Fadhilah bagi seorang muslim yang rutin melaksanakan ibadah sholat dhuha selanjutnya adalah Allah SWT cukupkan kebutuhan rezeki dunia dan akhirat.

    Tak bisa dipungkiri sebagai menusia yang hidup dialam dunia tentu sangat membutuhkan banyak keperluan, baik untuk urusan agama, dunia dan akhirat.

    Hal ini tidak bisa didapatkan hanya sekedar bersantai ria, tentunya harus dibarengi dengan kerja keras dan jangan lupa selipkan doa dalah sholat dhuha.

    Rosulullah SAW bersabda :

    عن أبي الدرداء وأبي ذرِّ ( رضي الله عنهما ) عن رسول الله صلى الله عليه وسلم : عن الله تبارك وتعالى أنه قال ابن آدم ، اركع لي أربع ركعاتٍ من أول النهار أكفك آخره “

    Artinya :

    “ Dari Abi Darda’ dan Abi Dzar dari Rasulullah saw (langsung) dari Allah Tabaraka wa Ta’ala ‘ruku’lah untukku empat rakaat di permulaan hari (pagi), maka aku akan mencukupi-Mu di sisa hari-Mu’.”

    Termasuk Hamba Yang Taat

    Melaksanakan sholat dhuha tidak semudah yang dibayangkan karena banyak godaan dan tantangan. Disisi lain waktu sholat dhuha ini bertepatan dengan waktu kerja sehingga tidak mudah bagi kebanyakan orang untuk secara rutin melaksanakan ibadah sholat dhuha.

    Maka dari itu menjadi hal yang wajar ketika ada seorang hamba yang rutin melaksanakan ibadah sholat dhuha. Maka ia termasuk dalam golongan orang-orang yang taat.

    Allah Siapkan Rumah Di Surga

    Fadhilah selanjutnya bagi seorang muslim yang melaksanakan sholat dhuha adalah Allah siapkan rumah disurga.

    Hal ini pernah disampaikan oleh Rosulullah SAW dalam sebuah hadisnya :

    Artinya :

    “Barang siapa sholat Dhuha 12 rakaat, Allah akan membuatkan untuknya istana di surga.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah).

    Allah Berikan Pahala Naik Haji Dan Umroh

    Tidak semua ummat islam bisa mendapatkan pahala haji dan umroh, termasuk bagi seserang yang telah atau sedang haji sekalipun.

    Karen semua itu tergantung daripada niat yang ada pada diri manusia itu sendiri dalam melaksanakan ibadah.

    Bagi seorang muslim yang ingin mendapatkan pahala layaknya seperti haji dan umroh, maka rutin saja melaksanakan sholat dhuha dengan ikhlas hanya mengharap ridho Allah SWT.

    Insya Allah akan mendapatkan pahala seperti orang yang haji dan umroh, karena Allah dan Rosulullah tidak pernah mengingkari janjinya.

    Pengganti Sedekah Diri

    Banyak ummat muslim sibuk akan sedekah, dinilai melalui sesuatu yang nampak seperti sedekah harta dan semisalnya.

    Padahal ada beberapa sedekah yang sangat ringan namun jika dilaksanakan insya Allah akan berbuah sebagai sedekah.

    Salah satunya adalah sedekah senyum dan melaksanakan sholat dhuha minimal dua rokaat namun denga ikhlas.

    Rosulullah SAW bersabda :

    يصبح على كل سلامي من أحدكم صدقة، وأمر بالمعروف صدقة، ونهي عن المنكر صدقة، ويجزئ عن ذلك ركعتان يركعهما من الضحي

    Artinya :

    Setiap pagi, ruas anggota tubuh kalian harus dikeluarkan sedekahnya. Amar ma’ruf adalah sedekah, nahi munkar adalah sedekah, dan semua itu dapat diganti dengan salat Duha dua rakaat. (HR Muslim).

    Dijaga Kesehatannya Oleh Allah

    Fadhilah sholat Dhuha lainnya adalah bahwa Allah SWT menjaga kesehatan bagi seorang muslim yang melaksanakannya. Salah satu alasannya yakni sholat Dhuha dilakukan pada waktu pagi setelah terbitnya matahari minimal dua rakaat atau lebih.

    Dengan hal ini melaksanakan sholat Dhuha secara rutin dapat memberikan dampak positif pada kesehatan fisik dan mental.

    Jauh Dari Sifat Lalai

    Keutamaan dari sholat Dhuha selanjutnya adalah bahwa ibadah ini membantu menghindarkan seseorang dari sifat lalai atau lengah dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

    Sholat Dhuha melibatkan waktu yang biasanya dianggap sebagai saat istirahat atau waktu luang. Akan tetapi dengan melaksanakan sholat ini, seseorang terhindar dari kecenderungan untuk menjadi lalai atau terlena.

    HR. Baihagi dari Abi Dzar/’anatut Tholibin, Juz. 1. hal. 254

    Rosulullah SAW bersabda :

    Artinya :

    “Kalau kamu melaksanakan sholat Dhuha sebanyak dua raka’at maka kamu tidak ditulis dari golongan orang yang lalai, atau sebanyak empat raka’at maka kamu ditulis dari golongan orang-orang yang berbuat kebagusan, atau sebanyak enam raka’at maka kamu ditulis sebagai orang-orang yang selalu beribadah kepada Allah, atau sebanyak delapan raka’at maka kamu ditulis dari golongan orang-orang yang memperoleh keberuntungan, atau sebanyak sepuluh raka’at maka tidak ditulis atasmu pada hari itu dosa, kalau kamu melaksanakannya sebanyak dua belas raka’at maka Allah membangun untukmu rumah di surga.” (HR. Baihagi dari Abi Dzar/’anatut Tholibin, Juz. 1. hal. 254) |

    Bacaan Niat Sholat Dhuha

    Bacaan Niat Sholat Dhuha 2 rokaat
    Bacaan Niat Sholat Dhuha 2 Rokaat

    Terkait penjelasan sholat dhuha dan juga fadhilah yang akan didapatkan oleh seorang yang melaksanakan ibadah sholat dhuha telah disampaikan pada laman atas.

    Kali ini penulis akan merangkum terkait niat sholat dhuha yang benar sesuai dengan yang telah diajarkan oleh para ulama.

    Simak ulasan dibaawah ini beberapa bacaan niat sholat dhuha yang d apat diamalkan ketika hendak melaksanakannya.

    Niat Sholat Dhuha Berjamaah

    اُصَلِّى سُنَّةَ الضَّحٰى رَكْعَتَيْنِ (مَأْمُوْمًا/إِمَامًا) ِللهِ تَعَالَى

    Ushalli sunnatadh dhuhaa rak’ataini Imaman / Makmuman lillahi ta’aalaa

    Artinya :

    “Saya niat sholat sunnah dhuha dua rakaat, Menjadi Imam / Menjadi Makmum karena Allah ta’ala,”

    Niat Sholat Dhuha Sendiri

    اُصَلِّى سُنَّةَ الضَّحٰى رَكْعَتَيْنِ ِللهِ تَعَالَى

    Ushalli sunnatadh dhuhaa rak’ataini lillahi ta’aalaa

    Artinya :

    “Saya niat sholat sunnah dhuha dua rakaat dikerjakan sendiri karena Allah ta’ala,”

    Niat Sholat Dhuha 2 Rakaat

    اُصَلِّى سُنَّةَ الضَّحٰى رَكْعَتَيْنِ ِللهِ تَعَالَى

    Ushalli sunnatadh dhuhaa rak’ataini lillahi ta’aalaa

    Artinya :

    “Saya niat sholat sunnah dhuha dua rakaat karena Allah ta’ala,”

    Niat Sholat Dhuha 4 Rakaat 2 Kali Salam

    اُصَلِّى سُنَّةَ الضَّحٰى أربع ركعات مرتين السلام ِللهِ تَعَالَى

    Ushalli sunnatadh dhuhaa arba’a rakaatin marotaina salam lillahi ta’aalaa

    Artinya :

    “Saya niat sholat sunnah dhuha 4 rokaat dua salam karena Allah ta’ala,”

    Niat Sholat Dhuha Latin

    Ushalli sunnatadh dhuhaa rak’ataini lillahi ta’aalaa

    Artinya :

    “Saya niat sholat sunnah dhuha dua rakaat dikerjakan sendiri karena Allah ta’ala,”

    Niat Sholat Dhuha 6 Rakaat

    اُصَلِّى سُنَّةَ الضَّحٰى ست ركعات ِللهِ تَعَالَى

    Ushalli sunnatadh dhuhaa situ rakaatin lillahi ta’aalaa

    Artinya :

    “Saya niat sholat sunnah dhuha enam rakaat karena Allah ta’ala,”

    Niat Sholat Dhuha 12 Rakaat

    اُصَلِّى سُنَّةَ الضَّحٰى اثنتي عشرة ركعات ِللهِ تَعَالَى

    Ushalli sunnatadh dhuhaa athnatay eashrat rakaatin lillahi ta’aalaa

    Artinya :

    “Saya niat sholat sunnah dhuha dua belas rakaat karena Allah ta’ala,”

    Niat Sholat Dhuha Sendiri 4 Rakaat

    اُصَلِّى سُنَّةَ الضَّحٰى أربع ركعات ِللهِ تَعَالَى

    Ushalli sunnatadh dhuhaa arba’a rakaatin lillahi ta’aalaa

    Artinya :

    “Saya niat sholat sunnah dhuha 4 rokaat karena Allah ta’ala,”

    Tata Cara Sholat Dhuha

    Layaknya seperti sholat sunnah lainnya sholat dhuha juga untuk pelaksanaannya memiliki 13 rukun sholat yang wajib dikerjakan.

    Jika salah satu rukun sholat tersebut ditinggalkan dengan sengaja, maka sholat dhuha yang dikerjakan tidak sah.

    Berikut tata cara melaksanakan sholat dhuha dapat disimak dibawah ini :

    Niat

    Yang pertama kali sebelum melaksanakan sholat dhuha yang wajib diterapkan adalah niat, yakni keinginan yang kuat untuk melaksanakan sholat hanya karena Allah SWT.

    Takbir

    Setelah niat kemudian disambut dengan membaca Takbirotul Ikhrom “الله أكبر” yang artinya Allah maha besar.

    Ketika sudah mengucapkan takbir berarti ikrar tersebut mengi’tiqodkan bahwa tidak ada lagi sesuatu yang lebih agung, lebih mulia, lebih besar, lebih kuasa selain Allah.

    Berdiri Tegak Lurus

    Kemudian berdiri tegak lurus layaknay seperti huruf Alif yang menyatakan bahwa tuhan itu satu.

    Sunnah Membaca Doa Iftitah

    Dalam posisi tegak yakni membaca doa iftitah, hal ini sunah namun sangat dianjurkan untuk dibaca, karena makna dari doa tersebut adalah penyerahan diri kepada Allah.

    Baca Surat Al-Fatihah

    Kemudian dilanjutkan membaca surat Al-Fatihah mulai dari ayat pertama hingga akhir, usahakan bacaannya jelas dan sesuai dengan kaidah tajwid.

    Membaca Surat Pendek

    Membaca surat pendek dalam sholat ini juga termasuk hal yang sunnah, jika melaksanakan sholat sendiri boleh membaca ayat yang panjang.

    Akan tetapi jika menjadi imam maka harus melihat kondisi makmumnya sebaiknya ambil ayat yang pendek saja.

    Ruku’

    Setelah membaca surat pendek kemudian merubah gerakan dari berdiri menjadi ruku’, hal ini adalah rukun. Didalam posisi ruku’ sunnah membaca tasbih 3 kali yakni memuji Allah.

    Tumakninah

    Tumakninah ini masih dalam keadaan ruku’ maksudnya adalah posisi rukuk harus tenang baik kodisi luarnya maupun hatinya.

    I’tidal

    Kemudian merubah posisi dari ruku’ menjadi i’tidal yakni bangun dari rukuk, berdiri tegak lurus seperti pada permulaan sholat. Disunahkan membaca doa pada umumnya sholat.

    Tumakninah

    Dalam posisi I’tidal juga harus tumakninah yitu tenang tidak gelisah, tidak banyak bergerak terutama posisi hati harus manteng hanya kepada Allah.

    Sujud

    Setelah i’tidal maka posisi sholat berubah dalam keadaan sujud, hal ini adalah rukun yang tidak dapat ditinggalkan.

    Dalam kondisi sujud disunnahkan membaca tasbih yakni memuji Allah SWT boleh satu kali sampai 3 kali.

    Tumakninah

    Posisi sujud juga wajib tumakninah terutama posisi hati harus tetap ingat kepada Allah SWT

    Lungguh

    Lungguh ini adalah duduk diantara dua sujud

    Tumakninah

    Posisi lungguh juga wajib tumakninah atau tenang tidak boleh banyak bergerak, jaga posisi hati untuk selalu zikir kepada Allah.

    Sujud Yang Kedua

    Setelah duduk diantara dua sujud kemudian posisi sholat berubah kembali menjadi sujud yang kedua. Bacaannya sama yakni tasbih memuji Allah SWT wajib tumakninah.

    Duduk Tahiyat Akhir

    Kemudian setelah sujud yang kedua dilanjutkan dengan duduk tahiyat akhir, posisi duduk adalah rukun jadi tidak boleh ditinggal.

    Membaca Doa Tahiyat Akhir

    Dalam posisi duduk tahiyat akhir maka wajib membaca doa didalamnya, yang sering disebut dengan doa tahiyat akhir

    Membaca Sholawat Nabi

    Setelah doa tahiyat akhir selesai dibaca, kemudian dilanjutkan dengan membaca sholawat nabi.

    Salam

    Dan yang terakhir adalah salam, rukunnya adalah salam pertama sedangkan salam yang kedua adalah sunnah.

    Baca Juga: Beberapa Doa Setelah Sholat Dhuha

    Penutup

    Demikianlah ulasan tentang bacaan niat sholat dhuha berikut pengertian, fadhilah dan tata caranya. Semua sudah penulis sampaikan menjadi sebuah artikel yang ada di website acuantoday.com. Semoga dapat bermanfaat untuk menambah pengetahuan juga semangat dalam melaksanakan ibadah sholat sunah dhuha.

  • Beberapa Doa Setelah Sholat Yang Dapat Dipanjatkan

    Dalam kitab fathul mu’in dijelaskan shalat adalah beberapa ucapan / doa dan perbuatan yang diawali dari takbirotul ikhram hingga salam. Sedangkan menurut istilah shalat merupakan doa yang dipanjatkan pada waktu-waktu tertentu.

    Adapun waktu waktu tertentu salah satunya adalah sholat wajib lima waktu zuhur, ashar, maghrib, isya dan subuh. Meskipun sebenarnya bukan hanya sholat wajib lima waktu yakni sholat-sholat sunnah didalamnya juga ada doa dan perbuatan.

    Bukan hanya ketika sholat setelah sholat juga sangat dianjurkan untuk berdoa kepada Allah SWT, terutama doa memohon ampun atas sholat yang sudah dikerjakan.

    Beberapa Doa Setelah Sholat Yang Dapat Dipanjatkan

    Seperti yang telah penulis sampaikan diatas bahwa sholat yang dikerjakan oleh umat islam bukan hanya sholat wajib lima waktu.

    Akan tetapi banyak sholat sunnah lainnya yang juga sangat dianjurkan untuk dikerjakan, dalam hal ini setelah sholat ada beberapa doa yang bisa dipanjatkan.

    Doa Setelah Sholat Hajat

    Sholat Hajat adalah sholat sunnah yang dikerjakan ketika seseorang memiliki hajat atau keperluan tertentu yang ingin dicapai atau dimohonkan kepada Allah SWT.

    Terkait pelaksanaannya dapat dilakukan kapan saja kecuali pada waktu-waktu yang dilarang untuk melakukan sholat. Sholat Hajat terdiri dari dua rakaat dengan niat yang disertai dengan doa-doa pribadi yang diharapkan dikabulkan oleh Allah SWT.

    Adapun bacaan doa sholat hajat adalah seperti dibawah ini :

    لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ الْحَلِيْمُ الْكَرِيْمُ سُبْحَانَ اللهِ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ .اَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. اَسْأَلُكَ مُوْجِبَاتِ رَحْمَتِكَ وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ وَالْعِصْمَةَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ وَّالْغَنِيْمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ وَّالسَّلاَمَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ لَاتَدَعْ لِيْ ذَنْبًا إِلاَّ غَفَرْتَهُ وَلاَ هَمًّا إِلاَّ فَرَّجْتَهُ وَلاَ حَاجَةً هِيَ لَكَ رِضًا إِلاَّ قَضَيْتَهَا يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

    Laa illaaha illallaahul-haliimul-kaarim, subhaanallaahi rabbil’arsyil-‘adzim. Al-hamdu lillaahi rabbil-‘aalamiin. As’aluka muujibaati rahmatika wa ‘azaa’ima magfiratika wal -‘ismata min kulli dzambiw wal-ganiimata min kulli birriw was-salaamata min kulli istmin, laa tada’ lii dzamban illaa gafartahuu wa laa hamman illaa farrajtahuu wa laa haajatan hiya laka ridan illaa qadaitahaa yaa arhamar-raahimiin.

    Artinya :

    “Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Penyantun lagi Mahamulia, Mahasuci Allah Tuhan yang memiliki Arsy yang besar. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.

    Aku memohon kepada-Mu hal-hal yang mendatangkan rahmat-Mu dan hal-hal yang memastikan ampunan-Mu, dan terpelihara dari semua dosa yang menjarah setiap kebaikan dan selamat dari semua dosa.

    Janganlah Engkau tinggalkan suatu dosa pun bagiku, melainkan Engkau mengampuninya, dan tidak pula kesusahan melainkan Engkau berikan penawar kepadanya dan tidak pula suatu keperluan yang diridhai oleh-Mu melainkan Engkau memastikan buatku, wahai Yang Maha Penyayang diantara para penyayang.”

    Doa Setelah Sholat Dhuha

    Doa Setelah Sholat Dhuha
    Doa Setelah Sholat Dhuha

    Sholat Dhuha adalah sholat sunnah yang dikerjakan setelah terbitnya matahari dan sebelum waktu masuknya sholat Zuhur. Sholat dhiuha dilakukan dengan mengerjakan minimal 2 rakaat dan maksimal 12 rakaat. Waktu pelaksanaan sholat Dhuha dimulai setelah terbitnya matahari hingga sebelum masuk waktu sholat Dzuhur.

    Banyak keterangan yang menjelaskan akan mendapatkan pahala yang besar dan memiliki banyak keutamaan. Meskipun tidak diwajibkan, sholat Dhuha dianjurkan untuk dilakukan oleh umat Muslim sebagai bentuk ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

    Adapun bacaan doa sholat dhuha adalah seperti dibawah ini :

    اَللّٰهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ اَللّٰهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

    “Allahumma innadhdhuha-a dhuha-uka, walbahaa-abahaa-uka, wal jamaala jamaaluka, wal quwwata quwaatuka, wal qudrota qudrotuka, wal ‘ishmata ishmatuka. Allahuma inkaana rizqii fissamma-i fa anzilhu, wa inkaana fil ardhi fa-akhrijhu, wa inkaana mu’siron fayassirhu, wainkaana harooman fa thohhirhu, wa inkaana ba’idan fa qoribhu, bihaqqidhuhaa-ika wa bahaaika, wa jamaalika wa quwwatika wa qudrotika, aatini maa ataita ‘ibaadakash shoolihiin.”

    Artinya:

    “Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu, Ya Allah, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, keagungan-Mu, keindahan-Mu dan kekuatan-Mu, berikanlah kepadaku apa yang Engkau berikan kepada hamba-hambaMu yang shalih.”

    Baca Juga: Bacaan Niat Sholat Tahajud 4 Rokaat Berikut Doanya Wajib Tahu

    Doa Setelah Sholat Tahajud

    Sholat Tahajud adalah sholat sunnah yang dikerjakan pada malam hari setelah tidur dengan istirahat sejenak.

    Sholat ini dilakukan setelah sholat Isya’ dan sebelum waktu masuk sholat Subuh, sholat Tahajud dapat dilakukan dengan mengerjakan dua rakaat salam.

    Kemudian ditambah dengan rakaat-rakaat tambahan sesuai dengan keinginan dan kemampuan individu.

    Sholat Tahajud memiliki keutamaan yang besar, di antaranya adalah mendekatkan diri kepada Allah SWT, memohon ampunan, serta mendapatkan pahala yang berlimpah.

    Meskipun tidak diwajibkan, sholat Tahajud sangat dianjurkan dilakukan oleh umat Muslim yang ingin mendapatkan keberkahan dan keistimewaan dalam ibadahnya.

    Adapun bacaan doa setelah sholat tahajud adalah seperti dibawah ini :

    Arab

    اَللّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُوْرُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، أَنْتَ الْحَقُّ، وَوَعْدُكَ الْحَقُّ، وَقَوْلُكَ الْحَقُّ، وَلِقَاؤُكَ الْحَقُّ، وَالْجَنَّةُ حَقٌّ، وَالنَّارُ حَقٌّ، وَالسَّاعَةُ حَقٌّ، اَللّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ، وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ، وَبِكَ خَاصَمْتُ، وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ. فَاغْفِرْ لِيْ مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ، أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ، أَنْتَ إِلٰهِيْ لاَ إِلٰهَ إِلاَّ أَنْتَ

    Latin

    Allahuma lakal hamdu Anta nuurussamaawaati wal ardli wa man fiihinna. Walakalhamdu Anta qayyimussa maawaati wal ardli wa man fihinna. Walakalhamdu Anta rabbus samaa waati walardli wa man fiihinna.

    Antal haqqu wa wa’dukal haqqu, wa qaulukal haqqu, wa liqaa ukal haqqu. Waljannatu haqqun wannaru haqqun. Wannabiyyuuna haqqun, wa Muhammadun haqqun, wassaa ‘atu haqqun.

    Allahuma laka aslamtu. Wa ‘alaika tawakkaltu, wabika aamantu, wa ilaika aanabtu, wabia khaashamtu. wa ilaika haakamtu. Faghfirlii maa qaddamu wa maa akhkhartu wa maa asrartu wa maa a’lantu antal muqaddimu wa antal mu akhkhiru, laa ilaa ha illaa anta ilaihi laa ilaaha illa anta.

    Artinya

    “Ya Allah, bagi-Mu segala puji, Engkau cahaya langit dan bumi serta seisinya, bagi-mu segala puji, Engkau yang mengurusi langit dan bumi serta seisinya, bagi-Mu segala puji, Engkau Tuhan yang menguasai langit dan bumi serta seisinya, bagi-Mu segala puji dan bagi-Mu kerajaan langit dan bumi serta seisi-Nya, bagi-Mu segala puji, Engkau benar, janji-Mu benar, firman-Mu benar, bertemu dengan-Mu benar, surga adalah benar, neraka adalah benar (ada), (terutusnya) para nabi adalah benar, (terutusnya) Muhammad adalah benar (dari-Mu), peristiwa hari kiamat adalah benar.

    Ya Allah, kepada-Mu aku pasrah, kepada-Mu aku bertawakkal, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku kembali, dengan pertolongan-Mu aku berdebat (dengan orang-orang kafir), kepada-Mu (dan dengan ajaran-Mu) aku menjatuhkan hukum. Oleh karena itu, ampunilah dosaku yang telah lalu dan yang akan datang. Engkaulah yang mendahulukan dan mengakhirkan, tiada Tuhan yang haq disembah kecuali Engkau, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan yang haq disembah kecuali Engkau.”

    Doa Setelah Sholat Taubat

    Sholat Taubat adalah sholat sunnah yang dilakukan sebagai bentuk tobat dan memohon ampunan kepada Allah SWT atas dosa-dosa yang telah dilakukan.

    Sholat Taubat dapat dilakukan kapan saja selama tidak berada dalam waktu-waktu yang dilarang untuk melakukan sholat.

    Terkait rokaat sholat taubat yakni terdiri dari minimal dua rakaat satu salam, yang dilakukan dengan niat khusus untuk bertaubat kepada Allah SWT.

    Selama sholat, seseorang dapat berdoa dengan memohon ampunan, mengakui kesalahan, dan berjanji untuk meninggalkan dosa-dosa tersebut.

    Sholat Taubat merupakan salah satu cara untuk membersihkan hati, memperbaiki hubungan dengan Allah SWT, dan memperoleh pengampunan-Nya.

    Dengan sungguh-sungguh bertaubat dan melakukan sholat Taubat, seseorang diharapkan mendapatkan rasa lega, kedamaian, dan keberkahan dari Allah SWT.

    Adapun bacaan doa setelah sholat taubat adalah seperti dibawah ini :

    اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّ يْ لَا إِلَه َ إِلَّا أَن ْتَ خَلَقْتَ نِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ وَ أَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَو َعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ. أَعُوْذُ بِ كَ مِنْ شَرّ ِ مَا صَنَعْ تُ. أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْ مَتِكَ عَلَي َّ. وَأَبُوْ ءُ بِذَنْبِي ْ. فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنّ َهُ لَا يَغْ فِرُ الذُّنُ وْبَ إِلَّا أَنْتَ

    Allahumma anta robbi laa ilaaha illaa anta, kholaqtanii wa ana abduka wa ana ‘abduka wa ana ‘ala ‘ahdika wa wa’dika mastatho’tu. A ‘udzu bika min syarri maa shona’tu abuu-u laka bini’matika ‘alayya wa abuu-u bidzanbii, faghfirlii fainnahuu alaa yaghfirudz dzunuuba illa anta.

    Artinya

    “Ya Allah Engkau adalah Tuhanku. Tidak ada sesembahan yang hak kecuali Engkau. Engkau yang menciptakanku, sedang aku adalah hamba-Mu dan aku di atas ikatan janjimu dan akan menjalankannya dengan semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari segala kejahatan yang telah aku perbuat, aku mengakuimu atas nikmatmu terhadap diriku dan aku mengakui dosaku pada-Mu, maka ampunilah aku. Sesungguhnya tiada yang mengampuni segala dosa kecuali Engkau.”

    Baca Juga: Niat Sholat Subuh Sendiri dan Berjamaah Berikut Tata Caranya

    Doa Setelah Sholat Subuh

    Sholat Subuh adalah salah satu dari lima waktu sholat wajib yang dikerjakan oleh umat Muslim setiap harinya. Jumlah rokaatnya ada dua dan ada sedkit perbedaan dengan sholat lainnya yakni ketika i’tidal pada rokaat kedua membaca doa qunut.

    Pelaksanaan Sholat Subuh merupakan kewajiban bagi setiap Muslim, baik laki-laki maupun perempuan, yang telah mencapai usia baligh (dewasa) dan memiliki kesehatan yang memadai.

    Adapun bacaan doa setelah sholat subuh adalah seperti dibawah ini :

    لَا إِلَهَ إِلَّا اللهَ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَئْ ٍقَدِيْرٌ

    Laailaha illalah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu, yuhyi wa yumit wa huwa ‘ala kulli syai’in qodiir

    Artinya

    “Tidak ada tuhan selain Allah yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan pujian. Allah maha menghidupkan dan mematikan. Allah itu maha kuasa atas segala sesuatu.”

    Doa Setelah Sholat 5 Waktu

    Kumpulan Doa setelah Sholat Fardhu
    Kumpulan Doa setelah Sholat Fardhu

    Sholat lima waktu adalah sholat wajib yang dikerjakan oleh umat islam dalam kesehariannya dengan waktu yang telah ditentukan oleh syariat.

    Nama-nama dari sholat lima waktu tersebut adalah Dzuhur, ashor, maghrib, isya dan subuh. Cara mengerjakannya sama seperti halnya melaksanakan sholat pada umumnya yakni dimulai dengan membaca takbirotul ikhrom dan diakhiri sala.

    Terkait jumlah rokaat sholat lima waktu adalah Dzuhur, Ashar dan Isya empat rokaat, kemudian Maghrib 3 rokaat dan Subuh 2 rokaat.

    Adapun bacaan doa setelah sholat lima waktu adalah seperti dibawah ini :

    اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ وَمِنْكَ السَّلاَمُ وَإِلَيْكَ يَعُوْدُ السَّلاَمُ فَحَيِّنَا رَبَّنَا بِالسَّلاَمِ وَأَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ دَارَ السَّلاَمِ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ يَاذَالْجَلاَلِ وَالْأِ كْرَامِ

    Allahumma antassalam, wa minkassalam, wa ilaika ya’uudussalam, fahayyina robbana bissalam, wa adkhilnal jannata daarossalam, tabarokta robbana wa ta’aalayta, yaa dzal jalaali wal ikram.

    Artinya

    “Ya Allah, Engkau adalah Dzat yang mempunyai kesejahteraan, dari-Mu kesejahteraan itu, kepada-Mu akan kembali lagi segala kesejahteraan itu, Ya Tuhan kami, hidupkanlah kami dengan sejahtera. Masukkanlah kami ke dalam surga kampung kesejahteraan. Engkaulah yang berkuasa memberi berkah yang banyak dan Engkaulah Yang maha Tinggi, wahai Dzat yang memiliki keagungan dan kemuliaan.”

    Doa Setelah Sholat Istikhoroh

    Sholat Istikharah adalah sholat sunnah yang dilakukan oleh umat Muslim untuk meminta petunjuk dari Allah SWT dalam mengambil keputusan penting. Istikharah berasal dari kata Arab yang berarti “meminta bimbingan” atau “meminta petunjuk”.

    Terkait pelasanaan sholat Istikharah yakni ketika seseorang menghadapi situasi di mana ia harus membuat keputusan yang penting.

    Seperti menentukan jalan hidup, pekerjaan, pernikahan, atau keputusan lain yang memiliki dampak yang signifikan dalam kehidupannya.

    Tujuan dari Sholat Istikharah adalah meminta kepada Allah agar diberikan petunjuk yang terbaik dan dikehendaki-Nya.

    Proses pelaksanaan Sholat Istikharah melibatkan sholat dua rakaat, yang dapat dilakukan pada waktu yang tidak diharamkan untuk sholat sunnah.

    Setelah selesai melakukan sholat, seorang Muslim mengucapkan doa istikharah yang merupakan permohonan kepada Allah SWT untuk memberikan petunjuk yang terbaik.

    Doa istikharah adalah doa pribadi yang bisa diucapkan dalam bahasa Arab atau bahasa ibu masing-masing.

    Setelah melakukan Sholat Istikharah, seseorang diharapkan untuk memperhatikan tanda-tanda atau pertanda yang muncul dalam kehidupan sehari-hari.

    Dalam mengambil keputusan, seseorang perlu memperhatikan hati nurani, niat yang baik, mendengarkan nasihat orang yang berpengalaman, serta mempertimbangkan faktor-faktor praktis dan kebijaksanaan.

    Penting untuk diingat bahwa hasil dari Sholat Istikharah tidak muncul dalam bentuk mimpi atau penglihatan langsung.

    Allah SWT memberikan petunjuk melalui berbagai cara, seperti memberikan ketenangan hati, membuka pintu kemudahan, atau menghilangkan hambatan dalam melangkah ke arah yang dikehendaki.

    Sebagai seorang Muslim, penting untuk memercayai dan menerima keputusan yang diambil sebagai hasil dari Sholat Istikharah dengan tawakkal (pasrah) kepada kehendak Allah SWT.

    Adapun bacaan doa setelah sholat Istikhoroh adalah seperti dibawah ini :

    Arab

    اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْتَخِيْرُكَ بِعِلْمِكَ، وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ، وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ، فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلاَ أَقْدِرُ، وَتَعْلَمُ وَلاَ أَعْلَمُ، وَأَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوْبِ. اَللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا اْلأَمْرَ -وَيُسَمَّى حَاجَتَهُ- خَيْرٌ لِيْ فِيْ دِيْنِيْ وَمَعَاشِيْ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ فَاقْدُرْهُ لِيْ وَيَسِّرْهُ لِيْ ثُمَّ بَارِكْ لِيْ فِيْهِ، وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا اْلأَمْرَ شَرٌّ لِيْ فِيْ دِيْنِيْ وَمَعَاشِيْ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ فَاصْرِفْهُ عَنِّيْ وَاصْرِفْنِيْ عَنْهُ وَاقْدُرْ لِيَ الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ثُمَّ أَرْضِنِيْ بِهِ

    Latin

    “Allohumma inni astakhiruka bi ilmika, wa astaqdiruka bi qudratika, wa as-aluka min fadhlika, fa innaka taqdiru wa laa aqdiru, wa talamu wa laa alamu, wa anta allaamul ghuyub.”

    “Allahumma fa-in kunta talamu hadzal amro (menyebutkan persoalannya) khoiron lii fii aajili amrii wa aajilih (aw fii diinii wa maaasyi wa aqibati amrii) faqdur lii, wa yassirhu lii, tsumma baarik lii fiihi.”

    “Allahumma in kunta talamu annahu syarrun lii fii diini wa maaasyi wa aqibati amrii (fii aajili amri wa aajilih) fash-rifnii anhu, waqdur liil khoiro haitsu kaana tsumma rodh-dhinii bih.”

    Artinya :

    “Ya Allah, sesungguhnya aku meminta pilihan yang tepat kepada-Mu dengan ilmu pengetahuan-Mu dan aku mohon kekuasaan-Mu (untuk mengatasi persoalanku) dengan kemahakuasaan-Mu.

    Aku mohon kepada-Mu sesuatu dari anugerah-Mu Yang Maha Agung, sesungguhnya Engkau Maha Kuasa, sedang aku tidak kuasa, Engkau mengetahui, sedang aku tidak mengetahuinya dan Engkau adalah Maha mengetahui hal yang gaib.”

    “Ya Allah, apabila Engkau mengetahui bahwa urusan ini ….. lebih baik dalam agamaku, dan akibatnya terhadap diriku sukseskanlah untukku, mudahkan jalannya, kemudian berilah berkah.”

    Penutup

    Demikianlah ringkasan terkait bacaan doa setelah sholat yang penulis rangkum dalam artikel ini. Semoga dapat bermanfaat terutama bagi seorang hamba yang ingin mengamalkannya.

  • Niat Mandi Wajib Setelah Berhubungan Pria Wanita (Tata Cara)

    Mandi wajib merupakan salah satu cara untuk menghilangkan hadas besar, meskipun sebenarnya tayamum juga bisa. Akan tetapi harus ada syaratnya seperti tidak adanya air yang dapat digunakan untuk bersuci. Jika kondisi air melimpah ruah bersuci dengan tayamum tidak diperbolehkan.

    Dalam pelaksanaan mandi wajib ada beberapa rukun yang harus diketahui yaitu satu Niat kedua meratakan air keseluruh tubuh.

    Jangan sampai kedua rukun tersebut tidak dilakukan, karena jika terlewatkan maka mandi wajib yang dilaksanakan tidak sah.

    Dalil Mandi Wajib Dalam Al-Qur’an dan Hadits

    Didalam Al-Qur’an dan Hadis Allah SWT dan Rosulullah telah menyampaikan perintahnya untuk membersihkan hadas besar.

    Adapun beberapa hal yang menjadi penyebab mandi wajib atau besar adalah Berhubungan badan suami istri, Keluar mani baik sengaja maupun tidak, Haidh, Nifas, Wiladah dan semisalnya.

    Untuk lebih jelasnya kita simak dalil tentang mandi wajib dibawah ini :

    Allah SWT Berfirman :

    يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ

    Yā ayyuhal-lażīna āmanū iżā qumtum ilaṣ-ṣalāti fagsilū wujūhakum wa aidiyakum ilal-marāfiqi wamsaḥū biru’ūsikum wa arjulakum ilal-ka‘bain(i), wa in kuntum junuban faṭṭahharū, wa in kuntum marḍā au ‘alā safarin au jā’a aḥadum minkum minal-gā’iṭi au lāmastumun-nisā’a falam tajidū mā’an fa tayammamū ṣa‘īdan ṭayyiban famsaḥū biwujūhikum wa aidīkum minh(u), mā yurīdullāhu liyaj‘ala ‘alaikum min ḥarajiw wa lākiy yurīdu liyuṭahhirakum wa liyutimma na‘matahū ‘alaikum la‘allakum tasykurūn(a).

    Artinya :

    Wahai orang-orang yang beriman, apabila kamu berdiri hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku serta usaplah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai kedua mata kaki. Jika kamu dalam keadaan junub, mandilah. Jika kamu sakit,202) dalam perjalanan, kembali dari tempat buang air (kakus), atau menyentuh203) perempuan, lalu tidak memperoleh air, bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menjadikan bagimu sedikit pun kesulitan, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu agar kamu bersyukur.

    Selain dalil yang ditegas dalam Al-Qur’an terkait mandi wajib Rosulullah SAW juga menegaskan perintah mandi wajib.

    Rosulullah SAW Bersabda

    Artinya :

    Dari Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha, bahwasanya Ummu Sulaim–ia adalah istrinya Abu Thalhah–berkata, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya Allah tidaklah malu menyebutkan kebenaran. Apakah wanita tetap mandi junub jika mimpi basah?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Iya, tetap mandi junub jika ia melihat air.” (Muttafaqun ‘alaih)

    Dari kedua dalil tersebut sudah sangat jelas bahwa ketika tubuh ini memiliki hadas besar maka setelah nya melaksanakan mandi wajib.

    Baca Juga: Niat Wudhu dan Tata Cara Wudhu Lengkap Dengan Doanya

    Niat Mandi Wajib Yang Benar Sesuai Sunnah

    Niat Mandi Wajib
    Niat Mandi Wajib

    Seperti yang telah disampaikan diatas bahwa mandi wajib memiliki dua rukun salah satunya adalah Niat.

    Sedangkan niat adalah keinginan melakukan sesuatu yang kemudian direalisasikan dengan pekerjaan yang berhubungan dengan dniat tersebut.

    Sama halnya dengan melaksanakan mandi wajib maka harus disertakan niat saat melaksanakannya.

    Pada dasarnya untuk bacaan niat mandi wajib secara umum sangat simpel dan jika dibaca niat tersebut sudah mewakili.

    Adapun bacaan niat mandi wajib yang benar adalah :

    نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ اْلحَدَثِ اْلأَكْبَرِ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى

    Nawaytul ghusla lirof’il hadastil akbari fardhu lillahi ta’ala

    Artinya :

    “Sengaja aku mandi wajib untuk menghilangkan hadats besar fardhu karena Alloh SWT”

    Niat Mandi Wajib Haid

    Terkait darah haid Rosulullah SAW menyampaikannya dalam sebuah hadist :

    إِنَّ دَمَ اَلْحَيْضِ دَمٌ أَسْوَدُ يُعْرَفُ, فَإِذَا كَانَ ذَلِكَ فَأَمْسِكِي مِنَ اَلصَّلَاةِ, فَإِذَا كَانَ اَلْآخَرُ فَتَوَضَّئِي, وَصَلِّي

    Artinya :

    ‘Sesungguhnya darah haidh adalah darah hitam yang memiliki bau yang khas. Jika memang darah itu yang keluar, hendaklah tidak mengerjakan shalat. Namun, jika darah yang lain, berwudhulah dan shalatlah.’” (HR. Abu Daud),

    Hidh hanya dirasakan oleh seorang wanita jika haidh datang maka seseorang tersebut tidak diperbolehkan untuk melaksanakan Sholat.

    Dalam kitab Safinatun Naja dijelaskan bahwa paling cepatnya masa haidh adalah satu hari datu malam. Untuk waktu yang sedang yaitu 7 hari dan waktu yang paling lama adalah 15 hari.

    Selebihnya jika setelah 15 hari darah pada vagina tersebut masih keluar maka bukanlah haidh melainkan darah istihadoh atau darah penyakit.

    Setelah haid tersebut selesai maka wajib untuk melaksanakan mandi tentunya harus dibarengi dengan niat.

    Adapun bacaan niat mandi wajib haidh adalah :

    نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ مِنَ الحَيْضِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

    Nawaitul ghusla lirof’il khadatsil akbari minal khaidhi fardol lillahi ta’ala.

    Artinya :

    Sengaja aku niat mandi untuk menghilangkan hadats besar disebabkan haid karena Allah Ta’ala.

    Niat Mandi Wajib Pria Keluar Mani

    Untuk laki-laki yang beberapa hal menyebabkan mandi wajib yakni berhubungan badan suami istri, keluar mani baik dengan sengaja maupun tidak.

    Jika mengalami hal seperti diatas maka wajib melaksanakan mandi wajib, terkait bacaan niat mandi wajib pria dapat dilihat dibawah ini :

    نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ اْلحَدَثِ اْلأَكْبَرِ من خروج السائل المني فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى

    Nawaitul ghusla lirof’il hadatsil akbari minkhurujis saailil maniyyi fardon lillahi ta’ala…

    Artinya:

    “Aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari keluarnya mani, fardhu karena Allah Ta’ala.”

    Niat Mandi Wajib Wanita

    Pada dasarnya untuk bacaan niat mandi wajib bagi wanita bisa saja membaca niat seperti pada umumnya.

    Akan tetapi sebaiknya jika seorang wanita tersebut ingin mandi setelah haidh, nifas wiladah, berhubungan suami istri dan sejenisnya.

    Maka bacaan niat mandi wajib tersebut dikhususkan dengan keadaan pada sesuatu yang menyebabkan mandi wajib.

    Adapun bacaan niat mandi wajib wanita adalah seperti dibawah ini :

    Nawaitul ghusla lirof’il hadastil akbari fardhu lillahi ta’ala

    Artinya :

    “Sengaja aku mandi wajib untuk menghilangkan hadats besar fardhu karena Alloh SWT”

    Niat Mandi Wajib Setelah Berhubungan

    Selain mengeluarkan Mani baik sengaja maupun tidak sengaja, berhubungan badan antara suami dengan Istri juga setelahnya wajib mandi.

    Karena sudah dihukumi junub dan harus disucikan agar dapat melaksanakan ibadah kepada Allah SWT seperti sholat dan lainnya.

    Adapun bacaan Niat mandi wajib setelah berhubungan adalah seperti dibawah ini :

    نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ اْلحَدَثِ اْلأَكْبَرِ مِنَ الجماع فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى

    Nawaitul ghusla lirof’il hadastil akbari minal jima’i fardhu lillahi ta’ala

    Artinya :

    “Sengaja aku mandi wajib untuk menghilangkan hadats besar karena kumpul dengan suami/istri fardhu karena Alloh SWT”

    Niat Mandi Wajib Setelah Berhubungan Wanita

    Terkait bacaan mandi wajib bagi laki-laki maupun wanita setelah hubungan badan sebenarnya sama saja. Hanya saja pada saat pelaksanaan mandi wajib laki-laki dan wanita tidak sama.

    Seperti pada saat menyiram rambut bagi perempuan yang memiliki rambut panjang tidak perlu menyela-nyela rambutnya, Sedangkan untuk lelaki diharuskan meratakannya.

    Selain dari pada itu etika ketika mandi yakni menutupi aurat, untuk laki-laki cukup tertutup pusat hingga luitut, sedangkan untuk aurat perempuan tidak demikian.

    Adapun bacaan niat mandi wajib setelah berhubungan wanita adalah seperti dibawah ini :

    Nawaitul ghusla lirof’il hadastil akbari minal jima’i fardhu lillahi ta’ala

    Artinya :

    “Sengaja aku mandi wajib untuk menghilangkan hadats besar karena kumpul dengan suami/istri fardhu karena Alloh SWT”

    Bagi pasangan suami istri yang telah melakukan hubungan badan baik keluar mani ataupun tidak. Bahkan didalam sebuah kitab dikatakan baru bertemu saja antara ujung kepala laki-laki dengan pintu yang dimiliki wabnita keduanya wajib melaksanakan mandi.

    Niat Mandi Wajib Memandikan Jenazah

    Sebab selanjutnya yang menjadikan wajibnya mandi adalah memandikan jenazah, baik jenazah laki-laki, perempuan, anak-anak ataupun dewasa.

    Semuanya wajib dimandikan sebebelum ia dikafankan yang nantinya akan dikubur diliang lahat untuk tempat istirahat terahir.

    Terkait kewajiban untyuk memandikan jenazah termaktub dalam hadis Rosulullah SAW yang diriwayatkan Bukhori dan Muslim.

    بينَا رجلٌ واقفٌ مع النبيِّ صلَّى اللهُ عليهِ وسلَّمَ بعَرَفَةَ ، إذْ وَقَعَ عن راحلتِهِ فَوَقَصَتْهُ ، أو قال فأَقْعَصَتْهُ ، فقالَ النبيُّ صلَّى اللهُ عليهِ وسلَّمَ : اغْسِلوهُ بماءٍ وسِدْرٍ ، وكَفِّنُوهُ في ثَوْبَيْنِ ، أو قالَ : ثَوْبَيْهِ ، ولا تُحَنِّطُوهُ ، ولا تُخَمِّروا رأسَهُ ، فإنَّ اللهَ يبْعَثُهُ يومَ القيامةِ يُلَبِّي

    “Ada seorang lelaki yang sedang wukuf di Arafah bersama Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam. Tiba-tiba ia terjatuh dari hewan tunggangannya lalu meninggal. Maka Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda : mandikanlah ia dengan air dan daun bidara. Dan kafanilah dia dengan dua lapis kain, jangan beri minyak wangi dan jangan tutup kepalanya. Karena Allah akan membangkitkannya di hari Kiamat dalam keadaan bertalbiyah”

    Adapun bacaan niat mandi untuk memandikan jenazah adalah seperti dibawah ini :

    نويت الغسل لاستباحة الصلاة عليه \ نويت الغسل عن هذه الميت

    Artinya :

    “Saya niat memandikan mayyyit ini / saya niat memandikan untuk memperbolehkan menyolatinya”

    Jenazah Yang Tidak Wajib Dimandikan

    Akan tetapi ada beberapa jenazah yang tidak perlu dimandikan karena beberapa sebab yakni :

    Orang Yang Mati Syahid

    Menuqil dari penjelasan kitab Fiqih Sunnah Sayyid Sabiq, bahwa Syaikh Sulaiman Ahmad Yahya Al-Faili menjelaskan. Seorang muslim yang meninggal karena syahid ditangan orang-orang kafir pada saat ia berperang dijalanAllah SWT. Maka tidak ada kewajiban untuk muslim lainnya yang masih hidup untuk memandikan jenazah tersebut.

    Hal ini berkaitan dengan hadis Rosulullah SAW yang diriwayatkan oleh “Ahmad” terkait jenazah yang mati syahid.

    Rosulullah SAW bersabda yang artinya :

    “Jangan kalian memandikan mereka yakni orang yang mati syahid dalam jihad, karena setiap luka dan setiap darah akan mengeluarkan aroma minyak kasturi pada hari kiamat. (HR. Ahmad)

    Meskipun jenazah yang mati karena syahid tidak dimandikan, akan tetapi tetap harus dikafankan sebelum dimasukkan kedalam liang kubur.

    Calon Bayi Yang Keluar Sebelum Waktunya

    Untuk anak yang lahir karena keguguran dalam artian yang lahir sebelum waktunya, maka jenazahnya tidak wajib dimandikan layaknya jenazah manusia pada umumnya.

    Keterangan ini menuqil dari sebuah hadis Rosulullah SAW yang diriwayatkan oleh “Tirmidzi”.

    Rosulullah SAW bersabda yang artinya :

    Bayi yang meninggal dunia ketika dilahirkan maka tidak disholatkan, tidak dapat mewarisi dan tidak dapat diwarisi hingga ia menangis “terdengar jeritan tanguisan bayi ketika selesai persalinan” (HR Tirmidzi)

    Penutup

    Demikianlah ringkasan terkait bacaan niat mandi wajib yang penulis sampaikan dalam sebuah artikel. Semoga dapat bermanfaat untuk menambah pemahaman terkait mandi wajib.